cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JCES (Journal of Character Education Society)
ISSN : 27153665     EISSN : 26143666     DOI : 10.31764
Core Subject : Education,
Journal of Character Education Society (JCES) | ISSN 2614-3666, is one of the devotion journals managed by the Faculty of Teacher Training and Education of Muhammadiyah University of Mataram and published every January and July. The publication of JCES aims to disseminate conceptual thinking and ideas, especially the results of community service, including: (1) science, applied, social, economic, cultural, ICT development, and administrative services, (2) training and improvement of educational technology outcomes, agriculture, information and communication, and religion (3) Teaching and empowering community and community of students, youth and community institutions on an ongoing basis. All scope is realized to the community to form a society of character and uphold the values of education.
Arjuna Subject : -
Articles 524 Documents
GOVERNMENT ACCOUNTING COMPETENCY IMPROVEMENT FOR TEACHERS Dani Sugiri; Budi Mulyana; Tanda Setiya
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i1.2899

Abstract

Abstrak: Kegiatan peningkatan kompetensi akuntansi instansi pemerintah bertujuan membantu guru akuntansi yang tergabung dalam MGMP Kabupaten Lebak. Para guru mengalami kesulitan dalam memahami dan menyampaikan materi mata pelajaran akuntansi instansi pemerintah. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan selama tiga hari untuk guru akuntansi sebanyak 30 orang. Materi pelatihan berisi mengenai konsep pengelolaan keuangan daerah, konsep akuntansi pemerintah daerah serta praktik akuntansi instansi pemerintah daerah. Kegiatan pelatihan juga diisi dengan microteaching bagi peserta pelatihan dan diskusi mengenai kendala pengajaran laboratorium akuntansi instansi pemerintah daerah di lingkup SMK pada Kabupaten Lebak. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan kemampuan peserta dalam memahami dan menyelesaikan tiga kasus akuntansi pemerintah daerah yang dapat digunakan sebagai bahan pengajaran di kelas. Kegiatan ini juga dapat merumuskan beberapa kebutuhan penyesuaian kurikulum dan bahan ajar mata pelajaran akuntansi instansi pemerintah di lingkup SMK Kabupaten Lebak.Abstract: Activities to increase the accounting competence of government agencies aim to assist accounting teachers who are members of the MGMP of Lebak Regency. Teachers have difficulty understanding and delivering government agency accounting subject matter. Activities carried out in the form of training for three days for accounting teachers as many as 30 people. The training material contains regional financial management concepts, local government accounting concepts and accounting practices of local government agencies. The training activities were also filled with microteaching for training participants and discussions about the constraints of teaching accounting laboratories of local government agencies in the scope of SMK in Lebak Regency. This activity resulted in an increase in the ability of participants to understand and solve three accounting cases in SKPD that could be used as classroom teaching materials. This activity can also formulate some needs for curriculum adjustments and teaching materials for government agencies in the scope of SMK in Lebak Regency.
UTILIZATION OF MADING SCHOOL AS AN EFFORT TO IMPROVE CREATIVE WRITING SKILLS OF HIGH SCHOOL STUDENTS Nurmiwati, Nurmiwati; Milandari, Baiq Desi; Waluyan, Roby Mandalika; Bilal, Arpan Islami; Suyasa, I Made
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 3 (2021): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i3.4909

Abstract

Abstrak: Menulis merupakan salah satu kegiatan yang begitu kompleks. Dengan sifatnya yang kompleks tersebut, banyak siswa yang belum mampu melakukan kegiatan menulis secara baik. Ketidak mampuan tersebut diakibatkan oleh beberapa faktor yaitu, kurangnya intensitas kegiatan menulis bagi siswa serta Kurangnya media dalam menyalurkan kreativitas siswa dalam kegiatan tulis menulis. Untuk itu, tim melakukan kegiatan pengabdian berupa pemanfaatan majalah dinding (mading) sekolah sebagai upaya meningkatkan keterampilan menulis kreatif siswa di SMA Negeri 1 Gunungsari. Adapun hasil dari kegiatan pengabdian ini  sebagai berikut: 1) Pada pertemuan I, tim menjelaskan tentang prosedur kegiatan dan apa saja yang akan dilakukan oleh mitra selama kegiatan pengabdian ini berlangsung; 2) pertemuan II, tim menyampaikan materi tentang majalah dinding serta bagaiamana proses memuat majalah dinding; 3) Pertemuan III berisi tentang kegiatan penyiapan serta pengumpulan bahan melaui kegiatan menulis kreatif yang dilakukan oleh siswa; dan 4) pertemuan IV dilakukannya produksi majalah dinding pada etalase-etalase yang ada di lingkungan sekolah.Abstract: Writing is one of the most complex activities. many students have not been able to do writing activities well. The cause is the lack of intensity of writing activities for students and the lack of media in channeling students' writing creativity. Therefore, the team carried out community service activities in the form of using school bulletin boards as an effort to improve students' creative writing skills at SMA Negeri 1 Gunungsari. The results of this service activity are as follows: 1) the first meeting, the team explained about the activity procedure and what the partners would do during this service activity; 2) the second meeting, the team delivered material about school bulletin boards and how the process of loading school bulletin boards was; 3) third meeting contains the preparation and collection of materials through creative writing activities carried out by students; and 4) the fourth meeting, the production of wall magazines was carried out in the windows in the school environment.
CHILD-FRIENDLY FAMILY PROGRAM AS A MEDIUM OF CHILD RIGHTS EDUCATION FOR PARENTS Misbahul Anwar; Sutrisno Wibowo; Kholifah Fil Ardhi
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i2.3922

Abstract

Abstrak: Tujuan program pengabdian kepada masyarakat dalam artikel ini yaitu meningkatkan penerapan keluarga ramah anak dalam keluarga dan lingkungan sekitar pada Dusun Banjarsari, Desa Wonokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Adapun permasalahan yang terjadi di masyarakat tersebut yaitu hak anak yang kurang terpenuhi karena kurangnya pemahaman orang tua. Program pengabdian kepada masyarakat berupa ‘Program Keluarga Ramah Anak’ ini terdiri atas kegiatan sosialisasi, penyuluhan, dan edukasi permainan interaktif. Adapun hasil dari kegiatan ini, yaitu (1) meningkatnya pemahaman orang tua terhadap hak anak, (2) semakin terpenuhinya hak anak berupa fasilitas fisik maupun non fisik, (3) terciptanya lingkungan layak anak yang baik digunakan untuk mengembangkan atau membesarkan anak, (4) meningkatnya peran orang tua dalam kegiatan yang berkaitan dengan perlindungan anak, dan (5) anak mendapatkan hak dan mampu melaksanakan kewajiban mereka.Abstract: Tujuan program pengabdian kepada masyarakat dalam artikel ini yaitu meningkatkan penerapan keluarga ramah anak dalam keluarga dan lingkungan sekitar Dusun Banjarsari, Desa Wonokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Permasalahan yang terjadi di masyarakat tersebut adalah hak anak yang kurang terpenuhi karena pemahaman orang tua. Program pengabdian kepada masyarakat berupa 'Program Keluarga Ramah Anak' terdiri atas kegiatan sosialisasi, penyuluhan, dan edukasi permainan interaktif. Adapun hasil kegiatan ini, yaitu (1) pemahaman orang tua terhadap hak anak, (2) semakin terpenuhinya hak anak berupa fasilitas fisik maupun non fisik, (3) terciptanya lingkungan layak anak yang baik digunakan untuk mengembangkan atau membesarkan anak, (4)) peran orang tua dalam kegiatan yang berkaitan dengan perlindungan anak, dan (5) anak mendapatkan hak dan mampu melaksanakan kewajiban mereka.
DEVELOPMENT OF ANTENATAL CARE AND PRENATAL YOGA CLASSES FOR PREGNANT WOMEN IN MIDWIFE CLINICS DURING THE COVID-19 PANDEMIC Wahyuni, Islah; Hanim, Busyra; Suryani, Linda; Hayati, Susani
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 3 (2021): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i3.4899

Abstract

Abstrak: Banyaknya komplikasi yang terjadi pada ibu maternal, maka sejak dari   kehamilan sangat diperlukan pengawasan Ante Natal Care (ANC)  dengan baik dan tepat, apalagi dalam situasi pandemi COVID-19 saat ini menyebabkan bangsa Indonesia mesti memulai beradaptasi dengan kebiasaan baru agar tetap dapat hidup sehat. Perlu upaya peningkatan kualitas pelayanan ANC yang dapat diterapkan dalam masa pandemic COVID-19 dalam memperbaiki dan mencegah timbulnya masalah komplikasi selama kehamilan, yang dapat dilakukan melalui Kelas ANC secara berkelompok sebagai sarana belajar bersama tentang kesehatan ibu hamil. Tujuan kegiatan PKM ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu mengenai kehamilan,   persalinan, nifas, bayi baru lahir dan meningkatkan kesehatan ibu hamil dengan Prenatal Yoga selama masa pandemic ini. Pelaksanaannya di Klinik Bidan Praktek Mandiri Islah Wahyuni desa Kualu Kampar oleh tim PKM dosen Prodi Sarjana Kebidanan dan Profesi Bidan beserta mahasiswa. Teknis pelaksanaannya luring tatap muka dan dilanjutkan online via WhatsApps. Keberhasilan kegiatan PKM tampak dari antusias  ibu hamil dalam bertanya seputar masalah kebutuhan Yoga selama hamil dan respon ibu hamil dalam melakukan ulang latihan Prenatal Yoga saat dirumah mereka, ibu hamil tertarik dan sadar akan pentingnya kegiatan kelas ANC dan Prenatal Yoga ini dalam menjawab masalah dan kebutuhan mereka saat hamil masa pandemic ini. Abstract:   Many complications that occur in maternal, Ante Natal Care (ANC) supervision is needed, especially in the current situation of the COVID-19 pandemic which causes the Indonesian people to start adapting to new habits. An effort is needed to improve the quality of ANC services that can be applied during the COVID-19 pandemic to improve and prevent complications, which can be done through group ANC classes, as a means of learning together about the health of pregnant women. The purpose of PKM is to increase the knowledge, skills of mothers regarding pregnancy, childbirth, postpartum, newborns and improve the health of pregnant women with Prenatal Yoga during pandemic. The implementation at the Islah Wahyuni Independent Practice Midwife Clinic, by PKM team of lecturers and students of Program Study Midwifery. The technical implementation by face-to-face and continued online via WhatsApps. The result of PKM   can be seen from the enthusiasm of pregnant women in asking questions about the problem of yoga needs during pregnancy and the response of participants in re-practicing Prenatal Yoga at their home, pregnant women are interested and aware of the importance of  ANC and Prenatal Yoga classes in answering their problems and needs. when pregnant during this pandemic.
VILLAGE SOCIOECONOMIC POTENTIAL IDENTIFICATION TRAINING COMMUNITY PARTICIPATION PATTERNS Nani Harlinda Nurdin; Muhammad Nasir Mahmud; Agustan Agustan; Suparman Mekka
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i1.3514

Abstract

Abstrak: Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 tentang; Desa, mengamanahkan bahwa pembangunan desa hendaknya mengedepankan sikap gotong royong, kebersamaan, kekeluargaan, guna mencapai kemajuan bersama, baik social, ekonomi, budaya juga politik dan demokrasi berdasarkan Pancasila. Untuk mewujudkan itu, setidaknya terdapat beberapa prinsip yang harus dipertimbangkan, yakni diantaranya. (a) Pemberdayaan politik, (b) Pelibatan perempuan, (c) Keterbukaan Informasi, (d) Swadaya Masyarakat, (e) Keberlanjutan Program, (f) Partisipasi Masyarakat. Sedangkan pemberdayaan di wilayah sosial budaya dilakukan dengan memberikan masyarakat agar memiliki kesempatan, dalam membangun kekutan yang dimilikinya, baik individual maupun kelompok, yang berimplikasi pada komunitas atau masyarakat desa secara keseluruhan. Untuk memberikan kontribusi pemikiran yang memungkinkan hal itu terwujud, dosen Universitas Indonesia Timur (UIT), melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), di Desa Parangmata, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. PKM yang diselenggarakan selama dua hari, diikuti tokoh masyarakat, pemuda dan perempuan. Hasilnya dinilai menjawab kebutuhan warga masyarakat dan pemerintah desa.Abstract:  Law No. 6 of 2014 concerning; The village,  mandates that village development should prioritize mutual cooperation, togetherness, kinship, in order to achieve mutual progress, both social, economic, cultural as well as political and democracy based on Pancasila. To achieve this, there are at least a number of principles that must be considered, including. (a) Political empowerment, (b) Women's involvement, (c) Information Disclosure, (d) Community Self-Help, (e) Program Sustainability, (f) Community Participation.  Meanwhile, empowerment in socio-cultural areas is carried out by providing society so that they have the opportunity, in building the strength they have, both individually and in groups, which has implications for the community or village community as a whole. To contribute ideas that make this possible, a lecturer at the University Indonesia Timur (UIT), carried out Community Service (PKM), in Parangmata Village, Galesong District, Takalar Regency, South Sulawesi. PKM which was held for two days, followed by community leaders, youth and women. The results were judged to answer the needs of the community and village government.
AUDIO VIDEO-BASED LEARNING MEDIA ON PLANT THEMES FLASHCARD FOR PAUD NURUL HUDA’S STUDENTS DURING COVID-19 PANDEMIC Puspasari, Novi; Fuada, Syifaul
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 3 (2021): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i3.4457

Abstract

Abstrak: Selama masa belajar di rumah, PAUD Nurul Huda, Kabupaten Cirebon melaksanakan proses pembelajaran yang monoton dimana siswa hanya diberikan tugas berupa mengisi lembar kerja selama satu minggu tanpa memberikan penjelasan materi pembelajaran kepada siswa. Media pembelajaran diperlukan untuk anak usia dini agar materi lebih konkret.  Oleh sebab itu pelaksana berinisiatif untuk memberikan penguatan pembelajaran daring untuk mendesain, membuat, dan menerapkan media pembelajaran kepada siswa di sekolah sasaran, yaitu khusus kepada kelompok A yang berjumlah 26 siswa, dilakukan pada tanggal 27 November 2020. Flashcard berbasis audio visual dipilih sebagai media pembelajaran. Tema pembelajaran dalam flashcard dipilih buah-buahan sesuai dengan permintaan guru, dalam hal ini secara khusus tentang tanaman pisang. Media dibuat menggunakan bantuan web tool gratis, yaitu SuperMii, Canva, dan Filmora. Hasil menunjukkan media flashcard berbasis audio visual dapat menjadikan siswa mudah dalam mengenal bagian-bagian tanaman pisang dan menambah kosa kata baru. Selain itu, pembelajaran daring di PAUD Nurul Huda yang awalnya monoton dapat lebih bervariasi dengan adanya penggunaan media pembelajaran flashcard ini.Abstract:  During the study period at home, PAUD Nurul Huda Cirebon carried out a tedious learning process, where students were only given assignments without explaining the learning material to students, i.e., filling out worksheets for one week. Learning media is needed for early childhood so that the material is more concrete. Therefore, we took the initiative to reinforce online learning to design, create, and apply learning media to students in target schools, specifically for group A, which consisted of 26 students, carried out on November 27, 2020. Audio visual-based flashcards were chosen as learning media. The theme of learning in the flashcard was selected fruits according to the teacher's request, specifically about banana plants. Media created using free web tools, namely SuperMii, Canva, and Filmora. The results show that audio visual-based flashcard media can make it easy for students to recognize parts of the banana plant and add new vocabulary. In addition, online learning at PAUD Nurul Huda, which was initially tedious can be more varied using this flashcard learning media.
THE CHANGES IN COMMUNITY KNOWLEDGE ABOUT COVID-19 VACCINE TROUGH ONLINE EDUCATION Sarah Puspita Atmaja; Novena Adi Yuhara; Felik Felik; Losi Yenni Florindha
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i2.4140

Abstract

Abstrak: Kasus Covid-19 sudah menjadi pandemi di Indonesia maupun dunia. Berbagai macam vaksin sudah dikembangkan dan sudah diedarkan di masyarakat, namun masih banyak masyarakat yang meragukan keamanan dan efektivitas vaksin Covid-19. Edukasi daring ini bertujuan untuk memberikan informasi yang benar kepada masyarakat sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai vaksin Covid yang sedang beredar di Indonesia. Metode yang digunakan adalah pemaparan materi oral secara daring dengan menggunakan fasilitas google meet. Sebelum dan sesudah pemaparan materi, peserta diharapkan mengisi soal pre-test dan post-test melalui google form yang nantinya akan dianalisis perbedaan rerata pengetahuan sebelum dan sesudah menerima materi menggunakan uji Wilcoxon melalui program SPSS. Rerata pengetahuan peserta edukasi daring sebelum pemaparan materi adalah 59,09 sedangkan setelah pemaparan materi didapatkan rerata skor 76,13. Pengaruh edukasi secara daring memberikan perbedaan yang signifikan terhadap tingkat pengetahuan peserta dengan p=0.004.Abstract: The case of Covid-19 has become a pandemic in Indonesia and the world. Various vaccines have been developed and have been circulated in the community, but there are still many people who doubt the safety and effectiveness of the Covid-19 vaccine. This online education aims to provide correct information to the public to increase knowledge and understanding about the Covid vaccine that is circulating in Indonesia. The method used is the exposure of oral material online using the google meet facility. Before and after the material exposure, participants are expected to fill in pre-test and post-test questions through google form which will be analyzed the difference in average knowledge before and after receiving the material using the Wilcoxon test through SPSS program. The average knowledge of online education participants before material exposure was 59.09 while after material exposure was obtained an average score of 76.13. The influence of online education made a significant difference to participants' knowledge levels with p=0.004.
COMMUNITY EMPOWERMENT THROUGH FISH FARMING IN BUCKETS Retno Cahya Mukti; Mohamad Amin; Dade Jubaedah; Yulisman Yulisman
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i1.3471

Abstract

Abstrak: Penyebaran virus Covid-19 menyebabkan terjadinya pembatasan aktivitas masyarakat oleh pemerintah baik pusat maupun pemerintah daerah di berbagai wilayah di Indonesia termasuk di Desa Sakatiga. Pembatasan aktivitas masyarakat di Desa Sakatiga menyebabkan perubahan sosial ekonomi karena banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan sehingga mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Tujuan dari kegiatan ini adalah masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari berupa sumber protein hewani yaitu ikan dan sayuran melalui budidaya ikan dalam ember dan akuaponik. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada bulan November-Desember 2020 di Dusun I Desa Sakatiga, Kecamatan Indralaya, Ogan Ilir. Kegiatan pengabdian dilakukan melalui beberapa tahapan antara lain tahap persiapan, tahap penyuluhan dan pelatihan, tahap pendampingan dan tahap monitoring dan evaluasi. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah masyarakat antusias dalam mengikuti kegiatan, bertambahnya pengetahuan masyarakat tentang budidaya ikan dalam ember mulai dari pembuatan instalasi hingga panen ikan dan sayuran. Berdasarkan pendampingan pemeliharaan ikan dalam ember diperoleh bahwa pertumbuhan ikan lele yang dibudidayakan menghasilkan pertumbuhan panjang mutlak 3,53 cm, pertumbuhan bobot mutlak 7,86 g, laju pertumbuhan spesifik 4,41%/hari, jumlah konsumsi pakan 571 g, efisiensi pakan 71,86%, kelangsungan hidup 92,50%, serta tinggi kangkung 40 cm.Abstract:  The spread of the Covid-19 virus has caused restrictions on community activities by both the central and local governments in various regions in Indonesia, including in Sakatiga Village. The limitation of community activities in Sakatiga Village caused socio-economic changes because many people lost their jobs so that it was difficult to meet their basic daily needs. The purpose of this activity is that people can meet their daily needs in the form of animal protein sources, namely fish and vegetables through fish cultivation in buckets and aquaponics. Community service activities were carried out from November to December 2020 in Dusun I Sakatiga Village, Indralaya District, Ogan Ilir. The service activities are carried out in several stages, including the preparation stage, the extension and training stage, the mentoring stage and the monitoring and evaluation stage. The results obtained from this activity were that the community was enthusiastic about participating in the activity, increased community knowledge about fish farming in buckets, starting from making installations to harvesting fish and vegetables. Based on fish maintenance, it was found that the growth of cultivated catfish resulted absolute length growth 3.53 cm, absolute weight growth 7.86 g, specific growth rate 4.41%/day, total feed consumption 571 g, feed efficiency 71.86%, survival rate 92.50%, and high of water spinach 40 cm.
IMPROVING UNDERSTANDING OF MANGROVE ECOSYSTEM FOR SUSTAINABILITY OF MANGROVE CRAB FISHERIES Ismail Ismail; Amir Suruwaky; Mustasim Mustasim; Hendra Poltak; Arhandy Arfah
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i2.4133

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di wilayah komunitas mangrove bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mitra sasaran terkait fungsi, nilai, dan manfaat mangrove sehingga mitra sasaran bertindak melestarikan mangrove, keberlanjutan ekonomi, dan keseimbangan pembangunan. Rangkaian program yang dilakukan berupa focus group discussion yang dipandu oleh moderator untuk mengidentifikasi masalah , penyuluhan sebagai solusi pemecahan masalah, dan evaluasi. Metode penyuluhan dilaksanakan dengan ceramah. Kegiatan diikuti oleh 30 peserta berasal dari empat wilayah ekosistem mangrove yaitu Kladufu, Tampa Garam, Remu Selatan, dan SP IV. Hasil evaluasi kegiatan yang dilakukan dengan wawancara dan observasi diperoleh 100% mitra menggunakan alat tangkap ramah lingkungan, 80 % menangkap dengan ukuran dan berat sesuai regulasi, dan 40% menanam mangrove untuk keberlanjutan.Abstract: Community service activities in the mangrove community area aim to increase the target partners' understanding of the functions, values and benefits of mangroves so that target partners act to conserve mangroves, economic sustainability, and balance development. The series of programs carried out in the form of focus group discussions guided by the moderator to identify problems, counseling as a solution to problem solving, and evaluation. The extension method is carried out by lecturing. The activity was attended by 30 participants from four areas of the mangrove ecosystem, namely Kladufu, Tampa Garam, Remu Selatan, and SP IV. The results of the evaluation of activities carried out by interviews and observations obtained that 100% of partners used environmentally friendly fishing gear, 80% caught the size and weight according to regulations, and 40% planted mangroves for sustainability.
DIGITAL LITERACY IN TACKLING THE SPREAD OF COVID-19 IN VILLAGES Arie Setyo Dwi Purnomo
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i1.3137

Abstract

Abstrak: Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan kemampuan dalam mengantisipasi penyebaran covid-19. Universitas Trunojoyo  Madura melalui LPPM melaksanakan kegiatan pengabdian.  Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan media webinar serta sosialisasi door to door dengan materi pola hidup bersih untuk mengantisipasi pencegahan penyebaran virus, penggunaan masker dan kebiasaan cuci tangan dengan sabun. Adapun jumlah peserta adalah 50 pemuda dan pedagang pasar pumara yang terletak di Kelurahan Mlajah Kecamatan Bangkalan Kabupaten Bangkalan. Hasil kegiatan abdimas ini agar para pemuda dan para pedagang memahami bagaimana pencegahan serta menjadi agen sosialisasi kepada lingkungan sekitar. Sehingga para pemuda dan pedagang ikut serta dalam langkah sinergis bersama pemerintah serta perguruan tinggi dalam upaya pencegahan penularan Covid-19.Abstract:  The literacy gap related to the understanding of Covid-19 prevention and health protocols in the Madurese community requires the role of the community in disseminating correct information. Youth and traders in PUMARA need to get education related to digital literacy that is easy to understand about Covid-19 and how to prevent it. This has made the basis for the LPPM Community Service Team at Trunojoyo Madura University to take part in preventing and breaking the chain of the spread of Covid-19 by providing counseling and socialization about Covid-19 to youth and traders in Mlajah village, Bangkalan sub-district, Bangkalan district through webinars and door-to-door socialization along with distribution of hand sanitizers and masks. The purpose of this activity is so that young people and traders understand how to prevent and become agents of socialization to the surrounding environment. So that young people and traders participate in synergistic steps with the government and universities in efforts to prevent the transmission of Covid-19 starting from yourself.