cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,601 Documents
Pendampingan mendesain media pembelajaran berbasis etnomatika pada guru sekolah dasar Eka Fitriana HS; Satriawati Satriawati; Muh. Reski Salemuddin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.26543

Abstract

AbstrakArtikel ini sebagai laporan kegiatan kolaborasi dosen, mahasiswa, dan guru di kota Makassar sebagai upaya meningkatkan kreativitas guru menggunakan media pembelajaran yang menarik dengan mengaitkan budaya lokal Sulawesi Selatan. Tujuan dilaksanakan pengabdian ini untuk melakukan pendampingan mendesain media pembelajaran berbasis etnomatika pada guru sekolah dasar. Pelaksanaan kegiatan ini di salah satu sekolah di kota Makassar, yakni UPT SPF SD Inpres Manggala. Kegiatan diawali dengan sosialisasi media pembelajaran berbasis etnomatematika dilakukan dengan metode ceramah disertai pemberian contoh sederhana yang bisa guru pahami, kemudian mengenalkan jenis-jenis aplikasi yang bisa digunakan membuat dan mengembangkan media pembelajaran dan contoh menggunakan aplikasi membuat media pembelajaran etnomatika. Guru diberikan tantangan untuk merancang dan mengembangkan media pembelajaran berbasis etnomatika sesuai contoh-contoh media pembelajaran yang diberikan, untuk selanjutnya berkolaborasi merancang desain yang baru. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa guru dapat menggunakan beberapa budaya dan kearifan lokal Sulawesi Selatan dalam mengembangkan media pembelajaran etnomatika. Selain itu guru juga mampu memeragakan penggunaan media pembelajaran berbasis etnomatematika dengan baik. Kata kunci: pendampingan; media pembelajaran; etnomatika. AbstractThis article is a report on collaborative activities of lecturers, students and teachers in the city of Makassar as an effort to increase teacher creativity using interesting learning media that links the local culture of South Sulawesi. The aim of this service is to provide assistance in designing ethnomatics-based learning media for elementary school teachers. This activity was carried out in one of the schools in Makassar city, namely UPT SPF SD Inpres Manggala. The activity begins with the socialization of ethnomathematics-based learning media using the lecture method accompanied by simple examples that teachers can understand, then introduces the types of applications that can be used to create and develop learning media and examples of using applications to create ethnomatics learning media. Teachers are given the challenge to design and develop ethnomatics-based learning media according to the examples of learning media provided, then collaborate to design new designs. The results of the service show that teachers can use some of the local culture and wisdom of South Sulawesi in developing ethnomatics learning media. Apart from that, teachers are also able to demonstrate the use of ethnomathematics-based learning media well. Keywords: mentoring; instructional media; ethnomatics.
Penguatan karakter anti bullying pada siswa melalui penyuluhan tentang bullying Andi Pramesti Ningsih; Syafriani Syafriani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25269

Abstract

Abstrak Bullying adalah salah satu kenakalan remaja yang dilakukan secara sengaja untuk menyakiti orang lain baik secara fisik maupun psikis. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi memasukkan bullying sebagai salah satu dari tiga dosa besar pendidikan. Bullying dapat menimbulkan dampak bukan hanya kepada korban tetapi kepada pelaku. Besarnya dampak yang dapat terjadi membuat perilaku bullying harus dicegah sedini mungkin. Penyuluhan menjadi salah satu metode yang dipilih untuk memberikan informasi kepada remaja mengenai bullying, mulai dari definisi hingga dampaknya. Penyuluhan bullying ditujukan kepada 29 siswa/siswi SMP. Kuesioner mengenai bullying dibagikan melalui google form. Diantara para siswa, sebagian besar pernah mengalami kasus bullying yaitu 21 siswa (72.4%). Setelah dilakukan penyuluhan didapatkan hasil pengetahuan siswa yang baik meningkat dari 41,4% menjadi 62,1%. Hal ini membuktikan bahwa para siswa masih membutuhkan informasi mengenai bullying. Namun, kegiatan penyuluhan yang dilakukan hanya satu kali belum cukup untuk menumbukan kesadaran perilaku anti bullying secara berkelanjutan. Para guru di sekolah diharapkan dapat mengawasi perilaku siswa dan terus memberikan informasi untuk pembentukan perilaku anti bullying  di sekolah. Kata kunci: bullying;  karakter; penyuluhan; siswa Abstract Bullying is a type of juvenile delinquency that is carried out intentionally to hurt other people both physically and psychologically. The Ministry of Education, Culture, Research and Technology includes bullying as one of the three major educational sins. Bullying can have an impact not only on the victim but also on the perpetrator. The large impact that can occur means that bullying behavior must be prevented as early as possible. Counseling is one of the methods chosen to provide information to teenagers about bullying, from its definition to its impact. Bullying counseling was aimed at 29 junior high school students. Questionnaires regarding bullying were distributed via Google Form. Among the students, the majority had experienced cases of bullying, namely 21 students (72.4%). After the counseling was carried out, it was found that students' good knowledge increased from 41.4% to 62.1%. This proves that students still need information about bullying. However, outreach activities carried out only once are not enough to raise awareness of anti-bullying behavior on an ongoing basis. Teachers at schools are expected to monitor student behavior and continue to provide information for the formation of anti-bullying behavior at school. Keywords: bullying; character; counseling; students
Program skrining, edukasi, dan senam hipertensi pada masyarakat RT 01 desa Tiwingan Lama kabupaten Banjar Anggun Wulandari; Cindy Agnesia; Luthfi Azizah; Bima Setiyawan; Nur Sabrina Aminullah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.22276

Abstract

AbstrakBerdasarkan hasil analisis situasi yang dilakukan di RT 01 Desa Tiwingan Lama Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar ditemukan sebanyak 42 orang dari 110 responden (38,1%) mengalami hipertensi. Jumlah ini lebih besar dibandingkan dengan data Riskesdas 2018 terkait prevalensi hipertensi di Indonesia sebesar 34,1%. Oleh karena itu, diperlukan upaya mengendalikan prevalensi hipertensi di RT 01 Desa Tiwingan Lama dengan program gerakan pengendalian hipertensi.Tujuan dari program ini adalah untuk meminimalisir faktor risiko hipertensi pada masyarakat di Desa Tiwingan Lama dengan meningkatkan pengetahuan mengenai hipertensi dan aktivitas fisik melalui edukasi dan senam. Program ini dimulai kegiatan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi program gerakan pengendalian hipertensi. Adapun metode yang digunakan saat pelaksanaan adalah diskusi, ceramah, serta demonstrasi. Instrumen yang digunakan adalah berupa kuesioner pre dan post test kegiatan edukasi hipertensi serta video senam hipertensi. Berdasarkan hasil skrinning, ditemukan 14 dari 34 peserta yang mengikuti senam terdiagnosis hipertensi. Program ini memberikan perubahan pada variabel pengetahuan yang rata-rata awalnya 75.29 meningkat menjadi 95.29 dan pada variabel sikap yang awalnya 23.41 menjadi 24.70. Selain itu, aktivitas fisik masyarakat juga meningkat dengan kegiatan senam hipertensi yang diadakan rutin setiap minggunya. Hasil uji wilcoxon pada variabel pengetahuan p-value 0,000 sedangkan pada variabel sikap p-value 0,000 yang berarti Ho ditolak karena < 0,05. Kesimpulannya terdapat pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 88% masyarakat puas dengan kegiatan senam hipertensi. Kata kunci: hipertensi; skrining; edukasi; senam Abstract Based on the results of the situation analysis conducted in RT 01 Tiwingan Lama Village, Aranio Subdistrict, Banjar Regency, 42 out of 110 respondents (38.1%) had hypertension. This number is greater than the 2018 Riskesdas data related to the prevalence of hypertension in Indonesia of 34.1%. The aim of this program is to minimize the risk factors for hypertension in the community in Tiwingan Lama Village by increasing knowledge about hypertension and physical activity through education and gymnastics. This program began with preparation, implementation, and evaluation of the hypertension control movement program. The methods used during implementation were discussion, lecture, and demonstration. The instruments used were pre and post test questionnaires of hypertension education activities and hypertension exercise videos. Based on the screening results, 14 out of 34 participants who participated in the exercise were diagnosed with hypertension. This program provides changes in the knowledge variable, which initially averaged 75.29 increased to 95.29 and in the attitude variable which initially 23.41 to 24.70. In addition, the physical activity of the community also increased with hypertension gymnastics activities held regularly every week. The results of the Wilcoxon test on the knowledge p-value 0.000 while on the attitude variable the p-value 0.000 which means Ho is rejected because <0.05. In conclusion, there is an effect of counseling on knowledge. The evaluation results showed that 88% of the community was satisfied with hypertension gymnastics activities. Keywords: hypertension; screening; education; gymnastics
Peningkatan kapasitas kader di desa Wisata Margaluyu mengenai perilaku hidup bersih dan sehat Sondang Ratnauli Sianturi; Indriati Kusumaningsih
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.26253

Abstract

Abstrak Pemeliharaan dan peningkatan kesehatan individu hendaknya menjadi kesadaran seluruh masyarakat dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat mencegah munculnya penyakit sekaligus meningkatkan produktifitas. PHBS merupakan langkah yang harus dilakukan untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal bagi setiap individu. Tujuan dari kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan kader posyandu mengenai kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Wisata Margaluyu dengan sasaran kegiatan yaitu kader kesehatan sebanyak 15 orang yang dilakukan pada 1-2 Maret 2024. Metode yang digunakan yaitu metode ceramah dengan media power point. Hasil implementasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu didapatkan data bahwa sebagian besar kader berusia pada rentang dewasa pertengahan yaitu usia 41-60 tahun sebanyak 53,3%, memiliki jenis kelamin perempuan 100% dan memiliki latar belakang SMP sebesar 86,6% serta peningkatan pengetahuan kategori baik 26,7% menjadi 90%. Dari hasil praktek mencuci tangan yaitu 100% kader dapat melakukan dengan baik. Edukasi kesehatan yang diberikan dapat meningkatkan pengetahuan dan akan berdampak pada perilaku yang positif dari kader dan masyarakat. Kata kunci: kader; phbs; mencuci tangan; edukasi Abstract Maintaining and improving individual health should become the awareness of the entire community and be implemented in daily life so that it can prevent the emergence of disease whole increasing productivity. PHBS is a step that must be taken to achieve optimal health for each individual. This activity was carried out in the Margaluyu Tourism Village with the target activity being 15 cadres which was carried out on March 1st – 2nd , 2024. The method used is the lecture method using power point media. The results of the implementation of community service activities include data that the majority of cadres are in the middle adult range, namely 41-60 years old, 53.3%, 100% female and 86.6% have a junior high school background and an increase in category knowledge. either 26.7% to 90%. From the results of the practice of washing hands, 100% of cadres can do it well. The health education provided can increase knowledge and will have an impact on positive behavior from cadres and the community. Keywords: cadres; phbs; hand hygiene; education
Model penanganan kendala kepuasan belajar matematika tingkat SMA/sederajat Mohamad Rif&#039;at; Yulis Jamiah; Ahmad Yani; Bistari Bistari; Agung Hartoyo; Nurfadilah Siregar; Nabila Muthia Ayu; Dona Fitriawan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.21524

Abstract

Abstrak             Program ini bertujuan untuk mengeksplorasi kendala-kendala dan mencatat kebuntuan sehingga pertentangan (konflik) yang sama tidak akan muncul lagi untuk selanjutnya dengan menganalisis dan menyimpan alasan jalan buntu, dan menggunakannya untuk memandu keputusan doing math masa depan. Satu kendala proses pembelajaran matematika selama ini adalah karena dijalankannya latihan pra-pemrosesan atau tetapi melakukan pencarian mundur. Sementara, kendala baru disajikan dari suatu algoritma yang menemui situasi jalan buntu, atau melalui pendekatan induksi pada saat seharusnya tidak dilakukan. Kendala ini tidak membantu sewaktu strategi kendali mundur digunakan dan tidak akan pernah terulang kembali. Sebaliknya, fakta matematis yang muncul akan bertentangan dengan struktur sistem, sehingga terekam informasi dalam bentuk kendala eksplisit baru. Bahan ajar (modul pembelajaran) yang ada saat ini masih bersifat mandiri, jauh dari skema representasi masalah dan algoritma untuk memecahkannya. Peserta pengabdian adalah guru MGMP Pendidikan Matematika di Kabupaten Mempawah. Metode pelaksanaan dilakukan dalam tujuh tahap. Hasil kegiatan ini adalah guru MGMP Pendidikan Matematika di Mempawah teramati selalu berhadapan dengan kemampuan penyelesaian masalah. Ternyata, mereka masih harus dibekali agar berkemampuan: representasi, operasionalisasi, menyusun hipotesis-hipotesis alternatif dan prosedur kerja, mengetes hipotesis untuk memperoleh hasilnya, dan memeriksa kembali. Kata kunci: kendala kepuasan; model penanganan; matematika. AbstractThis program aims to explore obstacles and record deadlocks so that similar conflicts will not arise again in the future by analyzing and storing the reasons for deadlocks, and using them to guide future math doing decisions. One obstacle in the mathematics learning process so far is due to carrying out pre-processing exercises or doing backward searches. Meanwhile, new constraints are presented from an algorithm that reaches a deadlock situation, or through an induction approach when it should not be used. This constraint is not helpful when a reverse control strategy is used and will never be repeated. On the other hand, the mathematical facts that emerge will conflict with the structure of the system, so that information is recorded in the form of new explicit constraints. The current teaching materials (learning modules) are still independent, far from problem representation schemes and algorithms for solving them. Service participants are MGMP Mathematics Education teachers in Mempawah Regency. The method for implementing community service activities is carried out in seven stages. The result of this activity was that MGMP Mathematics Education teachers in Mempawah were observed to always be dealing with problem solving abilities. Apparently, they still have to be equipped to be able to: represent, operationalize, develop alternative hypotheses and work procedures, test hypotheses to obtain results, and check again. Keywords: satisfaction constraints; handling model; mathematics.
Pemberdayaan kader kesehatan : pengenalan posyandu sehat jiwa di RW 1 kelurahan Sukoharjo kota Malang Yafet Pradikatama Prihanto; Felisitas A. Sri; Oktavia Indriyani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.21307

Abstract

AbstrakStudi pendahuluan yang telah dilaksanakan pada bulan Juli 2023, ditemukan data primer dari kader kesehatan yang mengatakan bahwa terdapat 5 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di RW 1 Kelurahan Sukoharjo Kecamatan Klojen Kota Malang. Kasus ODGJ tersebut belum tertangani oleh Puskesmas, sedangkan kader kesehatan tidak berani memberikan perawatan karena belum memiliki pengalaman. Berdasarkan data tersebut kader kesehatan ingin mengenal Posyandu sehat jiwa supaya dapat mengenal dan merawat ODGJ. Temuan data di lapangan tersebut dijadikan dasar oleh pelaksana kegiatan pengabdian masyarakat untuk membuat sebuah kegiatan penyuluhan yang berjudul “pemberdayaan kader kesehatan : pengenalan Posyandu sehat jiwa di RW 1 Kelurahan Sukoharjo”, dengan target seluruh kader kesehatan di RW 1 berjumlah 18 orang. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan gambaran tentang kegiatan yang dilakukan di Posyandu sehat jiwa. Proses kegiatan ini dimulai dari perijinan kepada Puskesmas Bareng, Dinas Kesehatan Kota Malang dan ketua kader kesehatan. Koordinasi dilakukan dengan Ketua Kader Kesehatan RW 01 Kelurahan Sukoharjo setelah surat perijinan keluar. Telah disepakati bahwa kegiatan PKM dilaksanakan selama 3 hari, yaitu pada tanggal 4, 5 dan 6 Desember 2023. Kegiatan di hari pertama diawali dari pengisian pre test, dan didapatkan nilai rata-rata 4,66, kemudian dijelaskan mengenai teori orang dengan masalah kejiwaan (ODMK) dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Materi pada hari kedua adalah teori mengenai 5 meja Posyandu sehat jiwa. Hari ketiga pemberian materi cara mengisian kartu menuju sehat jiwa (KMSJ), kemudian evaluasi dan diakhiri dengan post test untuk mengevaluasi kognitif kader kesehatan dan didapatkan nilai 8,61. Berdasarkan proses yang telah terjadi dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini berjalan dengan efektif dan berhasil, dibuktikan dengan kenaikan nilai pre dan post test sebesar 84,76%. Tidak ada kendala dalam pelaksanaan kegiatan PKM ini. Keberhasilan kegiatan ini juga karena dukungan penuh dari STIKes Panti Waluya Malang, Dinkes Kota Malang, Puskesmas Bareng dan Kader Kesehatan RW 01  Kelurahan Sukoharjo.  Kata Kunci : kader kesehatan; pengenalan; posyandu sehat jiwa AbstractA preliminary study carried out in July 2023, health cadres said that there were 8 people with mental disorders (ODGJ) in the Sukoharjo sub-district and 3 in the RW 1 area. Health cadres also said that they often encountered mental health problems in the form of anxiety. Due to this phenomenon, cadres cannot do much, because they do not have sufficient knowledge and skills to handle people with mental disorders. Health cadres stated that they needed education and training regarding mental health Posyandu. Responding to the needs of health cadres, the community service team (PKM) held outreach regarding the introduction of mentally healthy Posyandu with a target cadre of 18 people. This activity started with obtaining permits and contacting the Bareng Community Health Center, the Malang City Health Service and the head of the health cadre. Coordination was carried out with the Head of Health Cadre RW 01 Sukoharjo Village after the permit letter was issued. It has been agreed that the PKM activities will be carried out for 3 days, namely on 4, 5 and 6 December 2023. The activities on the first day begin with completing a pre-test, and an average score of 4.66 is obtained, then the theory of people with mental problems is explained (ODMK) and people with mental disorders (ODGJ). The material on the second day was the theory regarding mental health Posyandu tables. On the third day, material was provided on how to fill out the card for mental health (KMSJ), then evaluation and ending with a post test to evaluate health cadres' cognitive abilities and a score of 8.61 was obtained. Based on the process that has occurred, it can be concluded that this activity was carried out effectively and successfully, as evidenced by changes in pre and post test scores. There are no obstacles in implementing this PKM activity. The success of this activity was also due to the full support of STIKes Panti Waluya Malang, Malang City Health Office, Puskesmas Bareng and Health Cadres RW 01 Sukoharjo Village. Keywords: health cadre;  introduction; mental health posyandu.
Sistem informasi putusan tarjih muhammadiyah di Pengurus Daerah Muhammadiyah Ponorogo berbasis web dan android Wawan Kusnawan; Ghulam Asrofi Buntoro; Rizal Arifin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25701

Abstract

Abstrak Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Ponorogo sebagai salah satu organisasi di bawah naungan Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah yang memiliki tanggung jawab untuk memberikan panduan dan fatwa dalam hal-hal yang berkaitan dengan agama Islam kepada umatnya. Putusan tarjih yang dikeluarkan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pengurus Pusat Muhammadiyah memiliki peranan penting dalam pengambilan keputusan terkait isu-isu keagamaan yang dihadapi oleh masyarakat. Pada halaman website PDM Ponorogo https://muhammadiyahponorogo.or.id/ belum ada himpunan putusan tarjih Muhammadiyah yang dapat dijadikan sumber rujukan warga muhammadiyah ponorogo untuk mencari dan membaca putusan tarjih muhammadiyah. Jumlah putusan tarjih PP Muhammadiyah terus bertambah semakin banyak seiring berjalannya waktu, hal tersebut menjadikan semakin sulit untuk mengelola dan mengakses putusan-putusan tersebut dengan efisien. Tujuan dari pengabdian ini adalah membangun dan sosialisasi sistem informasi putusan tarjih muhammadiyah di PDM Ponorogo berbasis website dan android dilaksanakan pada hari Kamis 09 Mei 2024, mayoritas masyarakat saat ini mempunyai smartphone android yang terkoneksi dengan internet sehingga putusan tarjih muhammadiyah akan lebih mudah, cepat diakses dan dibaca kapan saja dan dimana saja. Hasil dari pengabdian ini adalah sistem informasi putusan tarjih muhammadiyah berbasis website dan android, dari pengujian blackbox  dengan Skema pengujian, Aktifitas pengujian, Hasil yang diharapkan, Hasil pengujian dan keterangan pengujian yang telah dilakukan pada sistem web dan android menunjukkan semua menu-menu yang ada di dalam sistem berfungsi dengan Valid sesuai perancangan. Sistem yang telah dibangun harus selalu di-update dan di-maintenance untuk menjadikan sistem terus bermanfaat. Kata kunci: sistem informasi; putusan tarjih muhammadiyah; muhammadiyah ponorogo; website; android. Abstract The Muhammadiyah Regional Board (PDM) Ponorogo is one of the organizations under the auspices of the Muhammadiyah Central Board (PP), which has the responsibility to provide guidance and fatwas to its people on matters related to Islam. The tarjih decisions issued by the Tarjih and Tajdid Councils of the Muhammadiyah Central Board have an important role in decision-making related to religious issues faced by the community. Residents of Muhammadiyah Ponorogo cannot search for and read Muhammadiyah tarjih decisions on the PDM Ponorogo website page, https://muhammadiyahponorogo.or.id/, as there is no collection of such decisions. The number of PP Muhammadiyah tarjih decisions continues to increase over time, making it increasingly difficult to manage and access these decisions efficiently. The aim of this service is to develop and disseminate the Muhammadiyah tarjih decision information system at PDM Ponorogo, which is based on the website and Android. This system will be implemented on Thursday, May 9, 2024, at PDM Ponorogo. Since the majority of people currently own Android smartphones are connected to the internet, it will be easier and faster to access and read Muhammadiyah tarjih decisions anytime and anywhere. This service has resulted in a Muhammadiyah Tarjih decision information system that utilizes both the website and Android platforms. Blackbox testing, which includes a Test Scheme, Test Activities, Expected Results, Test Results, and Test Descriptions, on both the web and Android systems, confirms that all menus in the system operate as intended. We must always update and maintain the built system to ensure its continued usefulness. Keywords: information systems; tarjih muhammadiyah decision; muhammadiyah ponorogo; website; android.
Pembuatan website autospares untuk penjualan online suku cadang kendaraan pada PT SPM di Jakarta Tommy Wijaya Putra; Teny Handhayani; Wasino Wasino; Jeanny Pragantha
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25275

Abstract

Abstrak Ecommerce didefinisikan sebagai kegiatan penjualan dan pembelian barang dan jasa secara elektronik melalui internet. Pandemi Covid-19 menjadi salah saatu faktor perkembangan ecommerce. Keterbatasan modal dan sumber daya menjadi kendala pelaku bisnis untuk beralih dari pasar konvensional ke ecommerce. Kegiatan Pengabdiaan Kepada Masyarakat (PKM) menjembatani akademisi untuk berberan membantu menyelesaikan permasalahan di masyarakat. Kegiatan PKM ini bekerja sama dengan mitra PT SPM pada bulan Agustus 2023 sampai Juni 2024. Mitra merupakan badan usaha pemasaran suku cadang kendaraan. Kegiatan PKM dilakukan dengan metode wawancara dan diskusi. Permasalahan utama mitra adalah belum memiliki website untuk transaksi penjualan secara online. Kegiatan utama PKM  ini yaitu pembuatan website ecommerce untuk mitra. Website AutoSpares dikembangkan dengan teknologi Progressive Web App. Website AutoSpares dikembangkan untuk tiga jenis pengguna yaitu pengunjung, pelanggan dan admin. Fitur utama pada halaman pelanggan dilengkapi dengan fasilitas belanja online dan sistem pembayaran. Halaman Admin memiliki fitur pengaturan data dan pembuatan laporan secara otomatis.  Berdasarkan hasil evaluasi menggunakan kuesioner, website AutoSpares sudah memenuhi kebutuhan pengguna. Kata kunci: diskusi; ecommerce; progressive web app; wawancara; website. Abstract Ecommerce is defined as an activity of selling and purchasing goods and services electronically via the internet. The Covid-19 pandemic is one of the factors in the development of ecommerce. Limited funding and resources are obstacles for business to change from conventional markets to e-commerce. Community Service Activities acts as a way for academics to participate of problem solving in the society. This community services activity collaborates with PT SPM as a partner. The project has been done from August 2023 to June 2024. The partner sells vehicles spare parts. This community services activity uses interview and discussion methods. The main problem for partners is that they don't have a website for online sales. The main activity is developing e-commerce websites for partners. The AutoSpares website was developed with Progressive Web App technology. The AutoSpares website was developed for three types of users, namely visitors, customers and admins. The main features on the customer page are equipped with online shopping facilities and payment systems. The Admin page has features for managing data and creating reports automatically. Based on the evaluation results using questionnaires, the AutoSpares website has met user requirements. Keywords: discussion; ecommerce; interview; progressive web app; website.
Pendampingan penyusunan monografi dan profil kampung Wambena Distrik Depapre kabupaten Jayapura Dirk Y. P. Runtoboi; Octolia Togibasa; Henderite L. Ohee; Alvian Sroyer; Abraham Abraham; Hardi Hamzah; Grasela Waimbo; Makdalena I. Dimara; Savonarola G. Y. Edowai; Yaseya P. Rumaterai; Muhammad Nurkhalis Agriawan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.22221

Abstract

Abstrak Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan di Kampung Wambena Distrik Depapre, dengan melibatkan dosen dan mahasiswa KKN Universitas Cenderawasih. . Kegiatan ini bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Papua. Tujuannya adalah untuk memberikan pendampingan kepada perangkat Kampung Wambena dalam menyusun monografi dan profil kampung. Pendampingan ini sangat penting dilakukan karena sebagai sebagai Kampung yang megalami pemekaran, maka sangat penting untuk memberikan data informasi secara sistematis, lengkap, akurat, dan terpadu kepada masyarakat kaitannya dalam penyelengaraan pemerintahan. Kegiatan ini difokuskan pada pendampingan dalam penyusunan Monografi dan Profil Kampung dengan menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif. Implementasi kegiatan ini sejalan dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2012 tentang Monografi Desa dan Kelurahan serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 12 Tahun 2007 tentang Pedoman Penyusunan dan Pendayagunaan Data Profil Desa dan Kelurahan. Survei lapangan menunjukkan bahwa Kampung Wembena belum memiliki Profil dan Monografi yang dapat menjadi sumber informasi mengenai potensi kampung. Karena pentingnya keakuratan data dalam perencanaan pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, pendampingan dianggap sebagai bagian dari implementasi "Tri Dharma" Perguruan Tinggi, khususnya dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Kata kunci: monografi; kampung wambena; distrik dapapre; jayapura. AbstractCommunity Service Activities were carried out in Wambena Village, Depapre District, involving lecturers and KKN students at Cenderawasih University. . This activity is in collaboration with the Papua Central Statistics Agency (BPS). The aim is to provide assistance to Wambena Village officials in compiling monographs and village profiles. This assistance is very important because as a village that is experiencing expansion, it is very important to provide systematic, complete, accurate and integrated information data to the community regarding government administration. This activity focuses on assistance in preparing Monographs and Village Profiles using a participatory and educational approach. The implementation of this activity is a form of facilitation and implementation of Minister of Home Affairs Regulation Number 13 of 2012 concerning Village and Subdistrict Monographs and Minister of Home Affairs Regulation Number 12 of 2007 concerning Guidelines for Compiling and Utilizing Village and Subdistrict Profile Data. When the location survey was carried out, it was found that Wembena Village did not yet have a Profile and Monograph as a source of information on the village's potential. Considering the importance of data accuracy in planning so that development policy making can be right on target and in line with community needs, it is considered important to provide assistance as part of the implementation of the Higher Education "Tri Dharma", one of which is community service. Keywords: monograph; wambena village; dapapre district; jayapura.
Edukasi kosmetika yang tepat dan aman pada siswa-siswi MTs Sangkali di desa Cogreg Mida Hamidah; Arbi Zaenul Hakim; Zahratunnisa Ahmad; Nurul Maulida Fitri; Vilsa Purnama; Hilda Damayanti; Mila Cahya Fitria
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25419

Abstract

AbstrakKosmetika merupakan kebutuhan bagi pria maupun wanita baik remaja maupun dewasa. Masa remaja merupakan masa peralihan dengan adanya gaya hidup dan kebutuhan yang mulai berubah. Pada masa remaja ini sangat membutuhkan edukasi mengenai kosmetika baik keamanan, manfaat, cara penggunaan hingga alternatif penggunaan bahan tradisional yang dapat digunakan sebagai kosmetika. MTs Sangkali terletak di Desa Cogreg Kecamatan Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya. Penyuluhan tentang edukasi kosmetika yang tepat dan aman bagi siswa-siswi MTs Sangkali di Desa Cogreg  telah dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa-siswi MTs Sangkali Desa Cogreg terhadap penggunaan kosmetika. Dalam kegiatan ini dilakukan pemaparan tentang kosmetika kemudian  dilakukan uji pemahaman dengan mengerjakan soal pretest dan post test. Data yang dihasilkan kemudian dilakukan analisis secara statistik menggunakan Program SPSS dengan Metode Uji T Berpasangan. Hasil menunjukkan bahwa program penyuluhan yang dilakukan berhasil secara signifikan dalam meningkatkan pengetahuan siswa-siswi MTs Sangkali Desa Cogreg tentang kosmetika. Kata kunci: kosmetik; edukasi; cogreg. AbstractCosmetics are a necessity for both men and women, both teenagers and adults. Adolescence is a transitional period with changing lifestyles and needs. During this period, adolescents really need education about cosmetics, both safety, benefits, how to use and alternatives to the use of traditional ingredients that can be used as cosmetics. MTs Sangkali is located in Cogreg Village, Cikatomas District, Tasikmalaya Regency. Counseling on proper and safe cosmetics education for MTs Sangkali students in Cogreg Village has been carried out with the aim of increasing the knowledge of MTs Sangkali students in Cogreg Village on the use of cosmetics. In this activity, a presentation was made about cosmetics and then an understanding test was carried out by working on pretest and post test questions. The data generated was then statistically analyzed using the SPSS Program with the Paired T Test Method. The results showed that the extension program conducted was significantly successful in increasing the knowledge of MTs Sangkali Desa Cogreg students about cosmetics. Keywords: cosmetics; education; cogreg