cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,601 Documents
Cap cut untuk meningkatkan penjualan mitra Samira Travel Moh. Chairil Asmawan; Surya Jatmika; Briliansa Rama Luthfi; Wahyu Indriyani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25963

Abstract

Abstrak Mitra Samira Travel mengalami kendala dalam hal pembuatan content digital, hal ini akan berpengarih secara tidak langsung pada kuantitas penjualan mitra. Secara umum, mitra harus menunggu share  dari kantor pusat atau mitra lain sehingga dapat menghambat proses penjualan. Maka dari itu, tujuan pengabdian ini adalah pelatihan membuat content digital untuk meningkatkan penjualan mitra Samira Travel. Kegiatan dilaksanakan di Kantor Cabang Samira Travel yang diikuti 31 mitra. Metode Training of Trainner digunakan dalam kegiatan ini dengan alokasi waktu 6 jam terdiri dari 3 jam teori dan 3 jam berikutnya adalah praktik secara langsung. Materi yang digunakan adalah cap cut. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa 29 mitra telah dapat menggunakan cap cut, sedangkan 2 mitra belum bisa menggunakan cap cut dikarenakan HP tidak mendukung. Hal ini ditunjukkan dengan hasil evaluasi yaitu: 1) Mitra dapat melakukan install aplikasi sebesar 93,54%; 2) Mitra dapat melakukan editing foto atau video sebesar 87%; 3) Mitra dapat melakukan editing suara sebesar 83,87%; 4) Mitra dapat menambahkan teks pada foto atau video sebesar 93,54%. Hasil ini menunjukkan bahwa secara umum, mitra Samira Travel dapat menggunakan cap cut untuk membuat content digital. Kata kunci:: content digital; mitra samira travel; penjualan Abstract Samira Travel partners experience problems in creating digital content, this will indirectly affect the partner's sales quantity. In general, partners have to wait for shares from the head office or other partners, which can hamper the sales process. Therefore, the aim of this service is training to create digital content to increase sales of Samira Travel partners. The activity was carried out at the Samira Travel Branch Office which was attended by 31 partners. The Training of Trainers method is used in this activity with a time allocation of 6 hours consisting of 3 hours of theory and the next 3 hours of direct practice. The material used is stamp cut. The training results show that 29 partners have been able to use cap cut, while 2 partners have not been able to use cap cut because their cellphones do not support it. This is shown by the evaluation results, namely: 1) Partners can install applications at 93.54%; 2) Partners can edit photos or videos up to 87%; 3) Partners can perform sound editing of 83.87%; 4) Partners can add text to photos or videos at 93.54%. These results show that in general, Samira Travel partners can use cap cut to create digital content. Keywords: content digital; marketing; samira travel partners.
Strategi peningkatan branding pada kawasan ekowisata di Desa Tete Batu Kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur Selamat Riadi; Ahmad Ridho Hidayat; Eko Esti Santoso; Hazila Nurmustika; Sandra Griselda Putri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27104

Abstract

Abstrak Desa Wisata Tete Batu merupakan salah satu destinasi desa wisata yang sangat unik, berpotensi untuk mendatangkan wisatawan dari berbagai kalangan karena terkenal dengan kecantikan sumber daya alam yang menawan, hingga budaya dan kegiatan penduduk lokalnya yang beragam. Akan tetapi, potensi tersebut belum diketahui secara luas, dan dinikmati oleh wisatawan secara optimal. Salah satu kendala utamanya adalah kurangnya kesadaran masyarakat setempat akan pentingnya branding atau promosi yang strategis dan efektif. Pengabdian ini bertujuan untuk mengatasi salah satu permasalahan tersebut, dengan melaksanakan sosialisasi dan pendampingan berupa memberikan pelatihan, guna meningkatkan wawasan dan kesadaran masyarakat sekitar tentang pentingnya sebuah strategi branding yang tepat, strategis dan efektif. Kegiatan ini di ikuti oleh 15 orang dari berbagai profesi seperti kepala lingkungan atau kepala dusun masing-masing, petani, staff desa, hingga pengurus pokdarwis desa Wisata Tete Batu. Selanjutnya dengan menggunakan metode analisis SWOT dalam proses identifikasi permasalahan yang ada serta di dukung oleh berbagai upaya seperti, pembuatan WEB Desa Wisata, membuatkan vidio promosi pengabdian, hingga pembuatan Kalender Wisata dapat menambah pemahaman dan keyakinan masyarakat terkait pentingnya branding desa wisata sehingga menghasilkan jumlah kunjungan wisatawan meningkat dan bertambah. Kata kunci: branding; desa wisata; strategi; SWOT AbstractTete Batu Tourism Village is one of the very unique tourism village destinations, with the potential to attract tourists from various circles because it is famous for its charming natural resources, to the diverse culture and activities of its local residents. However, this potential is not yet widely known, and enjoyed by tourists optimally. One of the main obstacles is the lack of awareness of the local community about the importance of strategic and effective branding or promotion. This service aims to overcome one of these problems, by carrying out socialization and mentoring in the form of providing training, in order to increase the insight and awareness of the surrounding community about the importance of an appropriate, strategic and effective branding strategy. This activity was attended by 15 people from various professions such as the head of the environment or head of each hamlet, farmers, village staff, to the administrators of the Tete Batu Tourism Village Pokdarwis. Furthermore, by using the SWOT analysis method in the process of identifying existing problems and supported by various efforts such as creating a Tourism Village WEB, making a promotional service video, to creating a Tourism Calendar, it can increase public understanding and confidence regarding the importance of branding tourism villages so that the number of tourist visits increases and increases. Keywords: branding; tourism village; strategy; SWOT
Pengembangan usaha masyarakat pesisir pantai dalam upaya meningkatkan perekonomian nasional Annur Fitri Hayati; Yolandafitri Zulvia; Mega Asri Zona
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.26740

Abstract

Abstrak Kelompok Pengolah dan Pemasar (POKLAHSAR) Bali Ulak Karang dan Pantai Gurun yang berada di Kota Padang masih termasuk dalam skala kecil dan menengah. POKLAHSAR ini menggunakan tenaga kerja lepas yang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga. Kelompok ini memasok ikan segar sekitar 20 kilogram dan mengolah sekitar 10 kilogram ikan setiap hari. Saat ini, kedua POKLAHSAR menghadapi beberapa permasalahan: (1) Hasil pengolahan produksi ikan yang kurang menarik, (2) Daerah pemasaran hasil produksi hanya untuk pasar lokal Kota Padang dan sekitarnya, dan (3) Mitra belum memiliki legalitas izin BPOM. Untuk mengatasi permasalahan ini, tim pengabdian melakukan beberapa kegiatan: (1) Memberikan pendampingan kepada mitra dalam membuat berbagai produk olahan ikan, (2) Membantu dalam desain merek, logo dan kemasan sehingga produk menjadi lebih menarik dan berkualitas, (3) Memberikan pelatihan dan pendampingan kepada mitra dalam pengurusan izin BPOM, (4) Memberikan pelatihan serta pendampingan pembuatan media promosi online untuk produk yang dihasilkan oleh kedua mitra. Kata kunci: pemasaran; pengolahan ikan; BPOM. Abstract Bali Ulak Karang and Pantai Gurun Processing and Marketing Groups (POKLAHSAR) located in Padang City are small or medium scale. These POKLAHSARs use daily labor, most of whom are housewives. This group supply around 20 kilograms of fresh fish and process around 10 kilograms of fish every day. Currently, both POKLAHSARs are facing several problems: (1) Results of fish processing are less attractive, (2) Marketing for the production results is only for local market, and (3) Partners do not yet have BPOM permit. To overcome these problems, the team carried out several activities: (1) Providing assistance in making various products from processed fish, (2) Assisting in designing brands, logos, and packaging so that products become more attractive and of higher quality, (3) Providing training and assistance to partners in managing BPOM permits, (4) Providing training and assistance in making online promotional media for products produced by the two partners. Keywords: marketing; food processing; BPOM.
Pemanfaatan sistem pakan otomatis berbasis IoT pada budidaya ikan lele di Desa Sungaibuntu Karawang Reni Rahmadewi; Insani Abdi Abdi Bangsa; Dian Budhi Budhi Santoso; Safrian Andromeda; Nurani Masyita; Ni Luh Bella Windu Febriayanti Windu Dwijaksara; Agus Sutiyana; Baginda Muhammad Raihan P.R.S
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27342

Abstract

Permasalahan budidya ikan lele salah satunya adalah memiliki sifat kanibalisme dalam proses pertumbuhan dan perkembangannya sehingga pemberian pakan dan perawatan pada ikan lele harus diperhatikan agar tidak terjadi gagal panen yang berakibat dapat merugikan para peternak ikan lele. Permasalahan lainnya yang ada pada budidaya ikan lele adalah keterlambatan pemberian pakan akan sangat berakibat fatal hingga kematian pada ikan lele dan kondisi para peternak ikan masih menggunakan metode manual dalam proses pemberian pakannya. Tujuan dari pengabdian masyrakat ini untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada para peternak ikan lele di Desa Sungaibuntu Karawang mengenai alat pelontar pakan ikan lele berbasis IoT, sehingga para peternak ikan lele mampu memberikan pakan dengan mudah menggunakan alat ini, dan mengatur penjadwalan sesuai dengan kebutuhan ikan lele agar proses budidaya ikan lele lebih maksimal. Kegiatan pengabdian masyrakat ini dilaksanakan di Kantor Desa dan Kolam Peternak milik salah satu pelaku UMKM ikan lele yang berjumlah 20 peserta, dengan dua kegiatan utama yakni pelaksanaan sosialisasi dan demonstrasi alat pelontar pakan. Hasil kegiatan pengabdian masyrakat yang telah dilaksanakan para peternak ikan lele mampu mengoperasikan beberapa fitur alat pelontar pakan, dan alat pelontar pakan dapat berfungsi sesuai dengan kebutuhan peternak ikan lele yang dilengkapi dengan penjadwalan otomatis melalui smartphone. 
Bantuan perencanaan desain masjid Desa Panca Mulya Kabupaten Banyuasin Ratih Baniva; Debby Sinta Devi; Senni Fatriani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27071

Abstract

Abstrak Masjid adalah suatu bangunan tempat beribadah bagi umat islam. Pembangunan masjid dirancang sebaik mungkin mulai dari desain dan strukturnya agar bangunan masjid berdiri kokoh, aman dan nyaman. Perencanaan desain masjid ini direncanakan di Desa Panca Mulya Kecamatan Air Kumbang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Tujuan dari pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat ialah memberikan refrensi sebagai bantuan teknis tekait perencanaan desain Masjid di Desa Panca Mulya. Perencanaan desain masjid ini dilakukan oleh Dosen dan beberapa mahasiswa dari Universitas Indo Global Mandiri. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini ialah metode pendahuluan yaitu survey dilapangan serta sosialisasi kepada perangkat desa dan masyarakat terkait perencanaan desain pembangunan masjid. Perencanaan desain pembangunan masjid ini dimulai dari detail desain gambar atau Detail Engineering Drawing  (DED) yang dilengkapi dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Hasil perhitungan dari Rencana Angggaran Biaya (RAB) pada desain masjid Desa Panca Mulya, Kecamatan Air Kumbang, Kabupaten Banyuasin sebesar Rp.2.534.329.616,- Kata kunci: desa panca mulya; DED; masjid;  rab Abstract The mosque is a building of worship for Muslims. The construction of the mosque is designed as well as possible starting from the design and structure so that the mosque building stands firm, safe and comfortable. This mosque design planning is planned in Panca Mulya Village, Air Kumbang District, Banyuasin Regency, South Sumatra. The purpose of the implementation of Community Service is to provide references as technical assistance regarding mosque design planning in Panca Mulya Village. This mosque design planning was carried out by lecturers and several students from Indo Global Mandiri University. The method used in this community service is the preliminary method, namely field surveys and socialization to village officials and the community regarding mosque construction design planning. The design planning for the construction of this mosque starts from a detailed design drawing or Detail Engineering Drawing (DED) which is equipped with a Cost Budget Plan (RAB). The calculation results of the Cost Budget Plan (RAB) on the design of the Panca Mulya Village mosque, Air Kumbang District, Banyuasin Regency amounted to Rp.2,534,329,616,- Keywords: panca mulya village; DED; mosque; RAB
Implementasi media pembelajaran berdiferensi bagi guru melalui lokakarya kurikulum merdeka berbasis scratch & canva M. Isnaini; Zulkarnain Zulkarnain; Khairil Anwar; Nurfaijal Nurfaijal; Sahrayani Sahrayani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.28733

Abstract

Abstrak Dalam kurikulum Merdeka guru diberi kebebasan dalam memilih perangkat ajar yang sesuai dengan kebutuhan dan minat peserta didik. Guru tidak lagi terikat pada satu metode atau sumber ajar tertentu, melainkan dapat memanfaatkan berbagai sumber daya dan metode yang ada untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih kaya dan relevan bagi setiap siswa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan guru dalam merancang media aja yang lebih adaptif sesuai konteks pembelajaran. Metode  yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah ceramah, tanya jawab, diskusi dan praktik. Adapun mitra sasaran yaitu guru-guru di TK IT Arrahman dengan jumlah peserta terdiri atas 15 orang. Hasil kegiatan menunjukan bahwa materi yang disampaikan, respon dan hubungan antara materi dengan kebutuhan peserta di apresiasi dengan kategori Sangat Baik oleh peserta. Kata kunci: scratch; canva; media ajar AbstractIn the Merdeka curriculum, teachers are given the freedom to choose teaching tools that suit the needs and interests of students. Teachers are no longer tied to one particular method or teaching resource but can utilize various existing resources and methods to create a richer and more relevant learning experience for each student. This community service activity aims to develop teacher skills in designing more adaptive learning media according to the learning context. The methods used in this community service activity are lectures, questions and answers, discussions, and practices. The target partners are teachers at TK IT Arrahman with a total of 15 participants. The results of the activity showed that the material presented, responses, and the relationship between the material and the needs of the participants were appreciated in the Very Good category by the participants. Keywords: scratch; canva; teaching media
Implementasi program kampung iklim melalui zero waste dan pemanfaatan pekarangan di Kelurahan Juata Permai Eko Hary Pudjiwati; Siti Zahara; Dwi Santoso
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27178

Abstract

Abstrak Program Kampung Iklim (ProKlim) merupakan inisiatif pemerintah untuk mendorong masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim melalui aksi adaptasi dan mitigasi. Salah satu pendekatan yang relevan adalah konsep Zero Waste dan pemanfaatan pekarangan rumah. Artikel ini membahas pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yang berfokus pada penerapan Zero Waste dan pemanfaatan pekarangan sebagai bagian dari ProKlim di kota Tarakan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan pemanfaatan lahan pekarangan untuk ketahanan pangan lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Saung Daeng Pa’dhe, RT 2 Kelurahan Juata Permai, Kota Tarakan, pada bulan Juli 2024. Peserta kegiatan ini adalah warga RT 2 dan ibu-ibu KWT Dahlia dari RT 7, Kelurahan Juata Permai. Tahapan kegiatan meliputi sosialisasi, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah dan pemanfaatan pekarangan. Kata Kunci: program kampung iklim; zero waste; pemanfaatan pekarangan; perubahan iklim; pengabdian masyarakat Abstract The Climate Village Program (ProKlim) is a government initiative aimed at encouraging communities to address climate change through adaptation and mitigation actions. One relevant approach is the Zero Waste concept and the utilization of home gardens. This article discusses the implementation of a community service activity focused on applying Zero Waste and home garden utilization as part of ProKlim in Tarakan City. This activity aims to raise public awareness of the importance of sustainable waste management and the use of home gardens for local food security. The community service activity was conducted at Saung Daeng Pa’dhe, RT 2, Juata Permai Subdistrict, Tarakan City, in July 2024. The participants were residents of RT 2 and the women of the KWT Dahlia group from RT 7, Juata Permai Subdistrict. The stages of the activity included socialization, implementation, and evaluation. The results of this activity showed an increase in public awareness and participation in waste management and the use of home gardens. Keywords: climate village program; zero waste; home garden utilization; climate change; community service
Peningkatan pengetahuan tentang SNOMED-CT dan ICD-10 bagi tenaga perekam medis dan informasi kesehatan Yura Witsqa Firmansyah; Adi Anggoro Parulian; Hedie Kristiawan; Bhisma Jaya Prasaja; Ruddy Johannes Mandels; Imelda Retna Weningsih
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27137

Abstract

AbstrakPenggunaan SNOMED-CT dan ICD-10 bagi tenaga perekam medis dan informasi kesehatan dalam pengkodean penyakit menjadi tantangan bagi tenaga perekam medis dan informasi Kesehatan (PMIK) menimbulkan tantangan baru. Program ini dirancang sebagai solusi atas masalah yang dihadapi oleh tenaga PMIK dalam menjalankan tugasnya. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman terkait tantangan dan manfaat penggunaan SNOMED-CT dan ICD-10 bagi tenaga perekam medis dan informasi kesehatan, serta memberikan kompetensi tambahan yang diharapkan bisa dicapai melalui kegiatan ini. Pengabdian masyarakat dilakukan melalui metode ceramah yang dilanjutkan dengan diskusi kasus. Acara ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 28 September 2024, di Hotel Zest Sukajadi, Kota Bandung. Kegiatan ini dihadiri oleh 280 peserta, dengan 37 peserta mengikuti secara langsung, yakni mahasiswa tingkat 3 program rekam medis dan informasi kesehatan Universitas Santo Borromeus tahun ajaran 2023/2024, serta 243 peserta mengikuti secara daring, terdiri dari tenaga perekam medis dan informasi kesehatan yang tersebar di berbagai daerah. Berdasarkan hasil pengukuran, nilai rata-rata pengetahuan sebelum kegiatan pengabdian adalah 73,35 dan meningkat menjadi 91,36 (24,55%) setelah program. Implementasi SNOMED-CT sebagai pengganti ICD-10 memerlukan berbagai pertimbangan, termasuk kesiapan sumber daya manusia, kesiapan organisasi layanan kesehatan, dan teknologi yang mendukung penerapan SNOMED-CT. Kata kunci: ICD-10; kodifikasi penyakit; perekam medis dan informasi kesehatan; SNOMED-CT. AbstractUsing SNOMED-CT and ICD-10 for medical recorders and health information workers in disease coding has created new challenges. This program is designed as a solution to the problems faced by PMIK personnel in carrying out their duties. The purpose of this community service is to increase understanding of the challenges and benefits of using SNOMED-CT and ICD-10 for medical recorders and health information workers and provide additional competencies that are expected to be achieved through this activity. The community service was conducted through a lecture method followed by a case discussion. This event was held on Saturday, September 28, 2024, at Zest Hotel Sukajadi, Bandung City. This activity was attended by 280 participants, with 37 participants participating in person, namely 3rd-year students of the medical records and health information program at Santo Borromeus University in the 2023/2024 academic year, and 243 participants participating online, consisting of medical recorders and health information workers spread across various regions. Based on the measurement results, the average knowledge score before the intervention was 73.35 and increased to 91.36 after the intervention. Implementing SNOMED-CT as a replacement for ICD-10 requires various considerations, including the readiness of human resources, the preparedness of health service organizations, and the technology that supports the implementation of SNOMED-CT. Keywords: ICD-10; disease codification; medical recorder and health information; SNOMED-CT.
Pelatihan digitalisasi sumber belajar, asesmen, dan evaluasi pembelajaran berbasis ChatGPT bagi guru SMPN 9 Payakumbuh Indra Saputra; Hayatunnufus Hayatunnufus; Siska Miga Dewi; Reflianto Reflianto; Elviza Yeni Putri; Melda Mahniza
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.26825

Abstract

AbstrakLatar belakang kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) berkaitan dengan kondisi sumber belajar tekstual yang ada belum mampu memenuhi kebutuhan kelas digital yang dinamis. Selain itu, asesmen dan evaluasi pembelajaran yang belum melibatkan teknologi digital secara optimal berdampak pada kurangnya akurasi dalam mengukur perkembangan kompetensi siswa. Tujuan dari kegiatan PKM yang diwujudkan dalam bentuk pelatihan adalah meningkatkan kompetensi guru dalam konteks digitalisasi sumber belajar, asesmen, dan evaluasi dengan menggunakan ChatGPT. Metode pelatihan yang digunakan adalah ceramah, diskusi, demonstrasi dan praktik. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan pada tanggal 24 Agustus 2024. Peserta pelatihan adalah guru SMPN 9 Payakumbuh yang berjumlah 31 orang. Latar belakang keahlian peserta mencakup semua mata pelajaran seperti Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, Bahasa Inggris, PPKn, Seni Budaya, dan Informatika. Kegiatan pelatihan ini diawali dengan tahap perencanaan yang mencakup koordinasi terkait kebutuhan pelatihan dan sasaran pelatihan. Tahap pelaksanaan diawali dengan proses penyampaian materi dan diskusi serta dilanjutkan proses demonstrasi dan praktik dalam konteks digitalisasi sumber belajar, asesmen dan evaluasi berbasis ChatGPT. Tahapan terakhir pelatihan adalah evaluasi yang mengukur capaian kegiatan pelatihan. Hasil pelatihan mendeskripsikan bahwa peserta dapat mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Selanjutnya, peserta juga dapat memenuhi beberapa indicator ketercapaian kegiatan pelatihan antara lain mampu melakukan proses digitalisasi sumber belajar dalam bentuk modul dan dan buku elektronik. Selanjutnya, peserta juga mampu Menyusun instrument asesmen dan evaluasi dengan menggunakan Chat GPT. Beberapa indicator tersebut mengindikasikan bahwa tujuan pelaksanaan pelatihan dapat tercapai dengan baik. Rekomendasi untuk kegiatan ini adlaah agar pelatihan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan agar hasil pelatihan dapat diimplementasikan dengan maksimal. Kata kunci: asesmen; evaluasi; ChatGPT; sumber belajar AbstractThe Community Partnership Program (PKM) addresses the limitations of existing textual learning resources in meeting the needs of dynamic digital classrooms. Additionally, assessment and evaluation have not yet fully integrated digital technology, resulting in less accurate measurements of students' competencies. The PKM program aims to improve teachers' skills in digitalizing learning resources, assessment, and evaluation using ChatGPT. Training methods included lectures, discussions, demonstrations, and hands-on practice. This training activity was conducted on August 24, 2024. The participants, 31 teachers from SMPN 9 Payakumbuh, covered various subjects like Religious Education, Mathematics, Science, Social Studies, and Informatics. The training began with planning, followed by material delivery, discussions, and practical sessions focused on digitalizing learning resources and using ChatGPT for assessments. The final evaluation measured the program's success. Participants were enthusiastic, meeting key objectives such as converting learning materials into e-books and developing assessment tools with ChatGPT. These outcomes indicate the training's success. The recommendation is to conduct ongoing training to ensure the effective implementation of the skills learned. Keywords: assessment; evaluation; ChatGPT; learning resources
Mempersiapkan generasi muda untuk investasi cerdas melalui pengenalan Internal Rate of Return (IRR) bagi siswa kelas XI MAN 1 Jember Wardani, Qisti Yuli; Pamungkas, Satria Ardi; Ainurrahman, Yoga; Iqbal F. P., Ahmad; Maulana, Helmy Alif; Nafila, Zakya; Afandi, Achmad Erfan; Fais, Ahmad Nur; Gunasti, Amri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.24093

Abstract

Abstrak Di zaman serba modern saat ini, generasi muda diharuskan untuk memiliki keterampilan dalam merencanakan dan mengelola keuangan secara cerdik, pentingnya memberikan edukasi investasi sejak dini agar generasi muda dapat membangun pondasi kuat dalam pengelolaan keuangan. Salah satu metode penilaian investasi yang penting untuk dipahami adalah Internal rate of return (IRR). Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep IRR kepada siswa kelas XI MAN 1 Jember dan membekali mereka dengan kemampuan menilai kelayakan investasi menggunakan metode tersebut. Melalui penyampaian materi yang interaktif dan sesi praktik, siswa dapat meningkatkan pemahamannya tentang IRR dan menerapkannya dalam konteks investasi nyata. Dengan adanya kegiatan ini dapat berkontribusi dalam mempersiapkan generasi muda menjadi investor yang cerdas dan bertanggung jawab. Kegiatan ini dimulai dengan observasi disertai dengan survey untuk menentukan sekolah dan di tujukan pada kelas berapa, diperoleh hasil yaitu pada sekolah MAN 1 Jember di kelas XI IPS-2 dengan 36 siswa. Tahap awal, kita melakukan pre-test untuk mengetahui kemampuan siswa dilanjutkan dengan pemaparan materi disertai penerapan metode(praktek) dan diteruskan dengan sesi tanya jawab, dan diakhiri dengan post-test untuk mengukur tingkat pemahaman dari materi. Secara keseluruhan kegiatan pengabdian ini memberikan dampak positif tidak hanya dari adanya interaksi (softskill) serta mendapatkan materi baru tapi juga berdampak kepada siswa tentang pentingnya kesiapan untuk mengahadapi dunia perekonomian di masa mendatang. Kata kunci: investasi; internal rate of return (IRR); edukasi; keuangan; generasi muda. Abstract In this modern era, the younger generation must be capable of planning and managing finances intelligently. Providing investment education from an early age is essential to build a strong foundation in financial management. One crucial investment assessment method to understand is the Internal rate of return (IRR). This service activity aims to introduce the concept of IRR to class XI students at MAN 1 Jember and equip them with the skills to assess investment feasibility using this method. Through interactive material delivery and practical sessions, students can increase their understanding of IRR and apply it in real investment contexts. This activity can contribute to preparing the younger generation to become smart and responsible investors. The activity started with observations and a survey to determine the school and target class, resulting in the selection of MAN 1 Jember, class XI IPS-2, with 36 students. Initially, a pre-test was conducted to assess students' abilities. This was followed by a presentation of the material and practical application of the methods, including a question and answer session. Finally, a post-test was conducted to measure the level of understanding of the material. Overall, this service activity positively impacts students by enhancing their interaction skills (soft skills), providing new material, and emphasizing the importance of being prepared for the economic world in the future. Keywords: investment; internal rate of return (IRR); education; finance; young generation.