cover
Contact Name
Rahmad Fauzi
Contact Email
udauzi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
udauzi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT
ISSN : 25274295     EISSN : 26146061     DOI : -
Jurnal Education and Development merupakan publikasi karya ilmiah dari hasil penelitian, pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, baik sosial, budaya dan lingkungan. Sebagai upaya untuk mewujudkan visi dan misi di Perguruan Tinggi. Jurnal Education and development mewadahi hasil pemikiran dan penelitian dalam peningkatan dan pengembangan secara berkesinambungan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Selain itu, dapat meningkatkan pengetahuan dan keilmuan. Jurnal Education And Development Terakreditasi Sesuai Dengan Keputusan Direktur Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia SK. Nomor 21/E/KPT/2018 Tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I Tahun 2018, Jurnal Education and Development Berada Pada Peringkat 6 (Enam) Dengan Nomor Urut 15 (Lima Belas), Masa Berlaku Akreditasi selama 5 (lima) Tahun dan Akan Berakhir pada Tanggal 9 Juli 2023.
Arjuna Subject : -
Articles 2,683 Documents
EKSPLORASI EPISTEMIC COGNITION SISWA KELAS 8 DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA Imam Rofiki; Puguh Darmawan; Slamet Slamet; Sri Wahyuni; Syekha Vivi Alaiya; Mutiara Sani
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i3.6316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi epistemic cognition siswa dalam memecahkan masalah matematika. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain studi kasus jamak. Penelitian ini melibatkan 52 siswa kelas 8 Sekolah Menengah Pertama. Siswa diberikan lembar tugas pemecahan masalah matematika dan diminta untuk menyelesaikannya. Kemudian, peneliti mewawancarai siswa. Data yang diperoleh dianalisis untuk memperoleh karakterisasi epistemic cognition siswa. Penelitian ini menemukan bahwa epistemic cognition dikategorikan menjadi dua jenis/kategori, yaitu epistemic cognition global dan epistemic cognition lokal. Epistemic cognition global terjadi ketika siswa menggunakan strategi metakognisi global, strategi pemecahan masalah, dan tipe justifikasi own explanation (atau rule). Sementara, epistemic cognition lokal terjadi ketika siswa menggunakan strategi metakognisi lokal, strategi pemecahan masalah, dan tipe justifikasi procedural description (atau assumption, vague/ broad statement). Temuan penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan bagi guru dalam merancang strategi pembelajaran yang dapat mengembangkan epistemic cognition siswa.
ANALISIS PENGGUNAAN SALINDIA AKIBAT PEMBELAJARAN TANPA BUKU CETAK DI SMA HINDU UWP ASTIKA DHARMA KARANGASEM I Wayan Numertayasa; Ni Putu Sutariningsih
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i3.6319

Abstract

Pada penelitian ini membahas tentang penggunaan salindia di SMA Hindu UWP Astika Dharma akibat pembelajarannya yang tidak menggunakan buku cetak sebagai salah satu media belajar di sekolah. Tujuan dari penelitian ini ialah mengetahui seberapa besar persentase rasa ketergantungan siswa terhadap salindia atau slide PowerPoint sebagai media pembelajaran yang digunakan oleh guru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa siswa mampu menyesuaikan penggunaan salindia tanpa menuntut agar salindia dijadikan media ajar satu-satunya dalam kegiatan belajar-mengajar, karena menyimak pemaparan guru lebih mereka tonjolkan dalam mengkombinasikan antara menyimak apa yang disampaikan gurunya dengan penayangan salindia. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan salindia di sekolah yang dimaksudkan tidak sepenuhnya menjadi media pembelajaran, kombinasi antara menyimak guru yang tengah mengajar dengan diimbangi penayangan salindia menjadi opsi yang baik. Mengingat para siswa tidak mengharuskan rupa salindia (segi tipografi dan design) sesuai keinginan mereka sepenuhnya, sebagai saran terbaik adalah guru dapat mengemas kelas menjadi kelas yang dapat membangun minat belajar siswa agar efektif dan lebih baik lagi dengan media yang ada di sekolah.
PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF GAMSUYA BERBASIS WORDWALL DAN CANVA MAPEL IPAS DI SD Yulianti Yulianti; Mustamiroh Mustamiroh; Iksam Iksam; Tri Wahyuningsih
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i3.6341

Abstract

Perkembangan teknologi di era society 5.0 khususnya dalam proses pembelajaran guru dapat memvariasikan dengan memanfaatkan permainan namun tidak menghilangkan tujuan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses pengembangan media, kelayakan media, dan keefektifan dari media interaktif GAMSUYA berbasis wordwall dan canva. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Research & Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang terdiri dari empat tahap, yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (development), dan penyebarluasan (dissemination). Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN 004 Samarinda Ulu dan objeknya adalah media interaktif GAMSUYA yang dikembangkan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan angket. Teknik analisis data menggunakan analisis data deskriptif kuantitatif. Temuan penelitian adalah sebagai berikut: (1) menghasilkan produk yang bernama GAMSUYA, yakni permainan wordwall yang dikombinasikan dengan canva dan disajikan dalam bentuk link; (2) media interaktif GAMSUYA telah memenuhi kriteria kelayakan (kelayakan ahli materi sebesar 93% dan kelayakan ahli media sebesar 89%); (3) media interaktif GAMSUYA telah memenuhi kriteria keefektifan (keefektifan respon peserta didik sebesar 90% dan keefektifan respon guru sebesar 89%). Media interaktif GAMSUYA yang dikembangkan telah memenuhi aspek kelayakan dan keefektifan yang diperuntukkan bagi guru untuk menggunakan media ini untuk siswa kelas IV SDN 004 Samarinda Ulu pada materi keberagaman suku dan budaya di Indonesia.
ANALISIS IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA PADA PEMBELAJARAN IPS DI SMP PGRI 4 TIRTOYUDO Hendra Rustantono; Nindia Rosa Nirmada; Hamidi Rasyid
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i3.6342

Abstract

Kurikulum Merdeka, inisiatif baru dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, telah diperkenalkan di beberapa sekolah di Indonesia sejak tahun ajaran 2022/2024. Salah satu contohnya adalah SMP PGRI 4 Tirtoyudo di Kabupaten Malang, yang memulai implementasi Kurikulum Merdeka pada tahun pelajaran 2023/2024 untuk siswa kelas VII. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi proses implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran IPS, dengan fokus pada tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan berdasarkan model analisis data Miles & Huberman untuk memahami dampak dan efektivitas dari penerapan kurikulum ini dalam konteks pendidikan di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru IPS telah menyusun perencanaan pembelajaran sebelum pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dimulai. Selama pelaksanaan, pembelajaran berlangsung sesuai dengan perangkat ajar yang telah disiapkan, meskipun perlu penyesuaian tertentu mengingat kondisi kelas. Guru IPS juga telah melakukan evaluasi terhadap pembelajaran yang dilaksanakan. Secara keseluruhan, penerapan Kurikulum Merdeka di SMP PGRI 4 Tirtoyudo, khususnya dalam pembelajaran IPS, telah berjalan cukup baik.
IMPLEMENTASI PROGRAM PENGEMBANGAN DIRI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS SDN SUMBERSARI 2 KOTA MALANG Ogie Zerlinda Yumna; Bustanol Arifin; Murtyas Galuh Danawati
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i3.6344

Abstract

The implementation of the self-development program for children with special needs at SDN Sumbersari 2, Malang City has been running from August 2023 until now. Self-development program aimed at children with special needs for grades 1-6 elementary school. Implementing self-development is the ability to develop motor skills, concentration, creativity, independence and social abilities. The aim of this study: (1) to describe self-development activities in the implementation of self-development for children with special needs at SDN Sumbersari 2 Malang City (2) to describe the implementation of the self-development program for children with special needs at SDN Sumbersari 2 Malang City (3) to describe the impact of students in implementing the self-development program children with special needs at SDN Sumbersari 2, Malang City. This research is descriptive qualitative research. The subjects of this research were the principal of SDN Sumbersari 2 Malang City, teacher coordinator of the self-development program and Shadow. The implementation of the self-development program was attended by 12 children with special needs, one of whom had ADHD. To obtain the necessary data, research is needed using observation, interview and documentation techniques. The research results obtained are that shadow guides the implementation of self-development, preparing students for carrying out different self-development activities such as collage, painting, cooking classes, making creativity from bottle caps. In implementing self-development, there is an impact of each implementation of self-development to train fine motor skills, concentration, creativity and independence.
KONTRUKSI SOSIAL GURU PADA PEMBELAJARAN IPS DIKELAS 9 MTS BUSTANUL ULUM KARANGSUKO Rasyid, Hamidi; Ainiyah, Fitrotul; Rustantono, Hendra
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i3.6345

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui permasalahan apa saja yang dihadapi oleh guru yang berlatar belakang berbeda dengan siswa pengajar dalam proses pembelajaran IPS di salah satu lembaga pendidikan di Desa Karangsuko Pagelaran Provinsi Malang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui permasalahan apa saja yang dihadapi guru dalam proses pembelajaran IPS siswa kelas 9 MTs Bustanur Ulum Karangsuko, dan bagaimana struktur sosial guru. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan jenis pendekatan grounded theory. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru IPS masih mempunyai banyak kendala dalam memahami IPS dalam proses pembelajaran, dan guru IPS menyusun tiga kontruksi (1) Ilmu sosial adalah ilmu yang mempelajari proses kehidupan sehari-hari dan permasalahan sosial dalam masyarakat. (2) Ilmu sosial mempelajari hubungan manusia antara individu, individu dan kelompok, dan kelompok. (3) Ilmu sosial merupakan disiplin ilmu yang mencakup sejarah, geografi, sosiologi, dan ekonomi.
KAJIAN PROBLEMATIKA BAHASA INDONESIA KEKINIAN RAGAM TULIS RANAH TEMPAT UMUM DI SEMARANG TIMUR KOTA SEMARANG Suyoto Suyoto; Arisul Ulumuddin; Agus Wismanto; Murwantobroto Murwantobroto
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i3.6348

Abstract

Bahasa Indonesia memiliki fungsi yang istimewa di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia yang ditandai dengan fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa negara dan bahasa nasional. Atas dasar fungsi tersebut, bahasa Indonesia digunakan dalam penyusunan naskah-naskah kedinasan di berbagai lembaga negara serta. Ragam bahasa Indonesia yang seharusnya digunakan dalam penyusunan naskah dinas adalah bahasa Indonesia standar. Sebagai bahasa nasional bahasa Indonesia digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat di Indonesia, baik dalam forum resmi maupun bukan. Namun, kedua fungsi ini belum sepenuhnya terlaksana sehingga menimbulkan problematika dalam penggunaannya. Problematika yang terjadi pada bahasa Indonesia ditandai dengan adanya kesalahan berbahasa ragam tulisan dan ragam lisan. Permasalahan penelitian ini adalah (1) berbagai problematika bahasa Indonesia kekinian di beberapa fasilitas umum (seperti RS, Puskesmas, Sekolah, Kantor Dukcapil, Pusat Kuliner, Pasar besar Kota) di Semarang Timur Kota Semarang dan solusi penanganannya (2) faktor penyebab kesalahan berbahasa Indonesia pada berbagai bidang kehidupan khususnya di Kota Semarang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan metode Agih dengan teknik lanjutannya BUL, teknik analisis data induktif (inductive data analysis). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa (1) bahasa Indonesia khususnya ragam tulis ranah tempat umum ini mengalami berbagai problematika pada beberapa tataran linguistik, (2) kesalahan berbahasa Indonesia ragam tulisan disebabkan oleh berbagai faktor.
PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL) UNTUK MENINGKATKAN HOTS PESERTA DIDIK Meliza Meliza; Nenni Faridah Lubis; Putri Siregar
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i3.6350

Abstract

Higher order thinking skills (HOTS) merupakan keterampilan berpikir yang dapat menuntun keterampilan berpikir yang tidak hanya mengaplikasikan apa yang sudah dipahami, melainkan menganalisis, mengevaluasi, dan mengaplikasikan ini termasuk ke dalam keterampilan berpikir tingkat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan higher order thinking skills (HOTS) melalui penerapan model project based learning (PjBL) pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit peserta didik MAN Labuhanbatu Selatan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode pre-eksperimental dengan one-group pretest-posttest design. Teknik pengumpulan data mengggunakan tes dan observasi. Uji yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji normalitas, uji N-Gain, pair sample t-test. Pada analisis deskriptif dengan bantuan software SPSS versi 22 di dapatkan nilai rata-rata penerapan pengggunaan model project based learning (PjBL) adalah 87,4 termasuk dalam kategori sangat baik. Selanjutnya dengan menggunakan uji-t menunjukkan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model project based learning (PjBL) pada materi larutan elektrolit dan non-elektrolit dapat meningkatkan higher order thinking skills (HOTS) peserta didik MAN Labuhanbatu Selatan.
URGENSI INOVASI PENDEKATAN INDIVIDUAL DALAM MENINGKATKAN KUALITAS BELAJAR PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM Alfauzan Amin; Sarmi Yonani
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i3.6351

Abstract

Metode pembelajaran berbasis individu semakin penting di era di mana teknologi menjadi mudah diakses. Saat ini, masyarakat membutuhkan pendidikan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan gaya belajar individu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui urgensi pendekatan individual dalam meningkatkan kualitas pembelajaran perspektif pendidikan Islam. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian kepustakaan dengan buku-buku dan jurnal-jurnal serta artikel yang berkaitan denga pendekatan individu, pendidikan islam dan pembelajaran sebagai sumber informasi. Hasil dari penelitian ini adalah pendekatan individual menjadi salah satu cara pendidik untuk menggali informasi mengenai diri peserta didik, hal ini bertujuan untuk memudahkan pendidik dalam mengenali karakteristik bawaan dari masing-masing peserta didik, dimana karakter bawaan ini dapat dijadikan sebagai salah satu dasar dalam memilih media, metode, strategi dan model pembelajaran yang tepat sehingga pembelajaran akan lebih optimal dan berkualitas. Dalam pendidikan islam pendekatan individual ini dimaksudkan untuk menghargai pemikiran dari masing-masing peserta didik yang sudah pasti anak berbeda antara satu peserta didik dengan peserta didik lainnya.
MENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP DENGAN MODEL PBL BERBANTUAN MIND MAPPING Rizky Rahmadani; Stepanus Sahala Sitompu; Erwina Oktavianty
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i3.6353

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pemahaman peserta didik setelah diimplementasikan model Problem Based Learning dengan metode Mind Mapping pada materi zat dan perubahannya. Dalam penelitian ini menggunakan one-group-pretest-posttest-design dengan sampel penelitian diantaranya 15 orang laki-laki dan 17 orang perempuan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini ialah tes pemahaman konsep peserta didik dengan teknik pengukuran, teknik angket dan teknik dokumentasi sebagai teknik pengumpulan informasi data. Analisis data yang dilakukan untuk mengidentifkasi peningkatan pemahaman konsep peserta didik sebelum dan sesudah diterapkan model berbasis masalah dengan metode mind mapping. Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan pemahaman konsep dengan yang dibuktikan dari hasil rata-rata skor pretest-posttest sebesar 16,62 menjadi 88,27 serta dilakukan uji wilcoxon signed rank dengan nilai Asymp. Signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000. Maka dapat dinyatakan bahwa H0 ditolak dan HA diterima. Selain itu, efektivitas implementasi untuk meningkatkan pemahaman konsep peserta didik diukur menggunakan effect size dengan hasil sebesar 4,78 termasuk kategori tinggi. Temuan ini menyatakan bahwa model Problem Based Learning dengan metode Mind Mapping untuk meningkatkan pemahaman konsep dapat memberikan proses pembelajaran dengan suasana belajar yang aktif dan kreatif.

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025 Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024 Vol 12 No 2 (2024): Vol 12 No 2 Mei 2024 Vol 12 No 1 (2024): Vol 12 No 1 Januari 2024 Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023 Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023 Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023 Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022 Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022 Vol 10 No 1 (2022): Vol.10. No.1 2022 Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021 Vol 9 No 3 (2021): Vol.9.No.3.2021 Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021 Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021 Vol 8 No 4 (2020): Vol.8.No.4.2020 Vol 8 No 3 (2020): Vol.8.No.3.2020 Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020 Vol 8 No 1 (2020): Vol.8.No.1.2020 Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019 Vol 7 No 3 (2019): Vol.7.No.3.2019 Vol 7 No 2 (2019): Vol.7.No.2.2019 Vol 7 No 1 (2019): Vol.7.No.1.2019 Vol 6 No 3 (2018): Vol.6.No.3.2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol. 6. No.2 Oktober 2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol.6.No.2.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol.6.No.1.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol. 6. No.1 Oktober 2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5.No.2.2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5. No. 2 Juli 2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5. No.1 Juli 2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5.No.1.2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol.4.No.2.2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 April 2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4.No.1.2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4. No.1. April 2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3 No.2 Januari 2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3.No.2.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3.No.1.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3. No. 1. Januari 2018 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 4 (2017): Vol. 4 No. 4 Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 4 (2016): Vol. 3 No. 4 Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 2 No 7 (2016): Vol. 2 No. 7 Agustus 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 More Issue