cover
Contact Name
Rahmad Fauzi
Contact Email
udauzi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
udauzi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT
ISSN : 25274295     EISSN : 26146061     DOI : -
Jurnal Education and Development merupakan publikasi karya ilmiah dari hasil penelitian, pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, baik sosial, budaya dan lingkungan. Sebagai upaya untuk mewujudkan visi dan misi di Perguruan Tinggi. Jurnal Education and development mewadahi hasil pemikiran dan penelitian dalam peningkatan dan pengembangan secara berkesinambungan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Selain itu, dapat meningkatkan pengetahuan dan keilmuan. Jurnal Education And Development Terakreditasi Sesuai Dengan Keputusan Direktur Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia SK. Nomor 21/E/KPT/2018 Tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I Tahun 2018, Jurnal Education and Development Berada Pada Peringkat 6 (Enam) Dengan Nomor Urut 15 (Lima Belas), Masa Berlaku Akreditasi selama 5 (lima) Tahun dan Akan Berakhir pada Tanggal 9 Juli 2023.
Arjuna Subject : -
Articles 2,791 Documents
ANALISIS PENJADWALAN PROYEK DENGAN METODE CPM (CRITICAL PATH METHOD) (STUDI KASUS: PEMBANGUNAN GUDANG PT REL-ION STERILIZATION) Ramadina, Putri Natasya; Nurasiyah, Siti; Yustiarini, Dewi
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.7564

Abstract

Penjadwalan proyek merupakan elemen penting dalam manajemen konstruksi untuk memastikan proyek selesai tepat waktu, efisien, dan sesuai spesifikasi teknis. Salah satu metode penjadwalan yang efektif adalah Critical Path Method (CPM), yang berfungsi mengidentifikasi jalur kritis rangkaian aktivitas tanpa kelonggaran waktu (zero float) yang menentukan durasi total proyek. Penelitian ini bertujuan menganalisis penjadwalan proyek pembangunan Gudang PT. Rel-Ion Sterilization Services di Cibitung, Bekasi, menggunakan metode CPM, serta membandingkan hasilnya dengan penjadwalan konvensional yang sebelumnya digunakan. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif berbasis studi kasus. Data sekunder berupa Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan time schedule proyek dianalisis menggunakan teknik forward pass dan backward pass untuk menghitung earliest start (ES), earliest finish (EF), latest start (LS), latest finish (LF), serta float tiap aktivitas. Diagram jaringan kerja disusun untuk memvisualisasikan hubungan ketergantungan antar aktivitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode CPM mampu mengidentifikasi aktivitas-aktivitas kritis yang perlu diawasi secara ketat untuk mencegah keterlambatan. Penerapan CPM menghasilkan total durasi proyek yang lebih efisien dibanding metode konvensional, serta memberikan dasar yang lebih akurat bagi pengambilan keputusan manajerial terkait pengendalian waktu dan alokasi sumber daya. Temuan ini menegaskan bahwa CPM merupakan metode yang efektif dalam meningkatkan ketepatan jadwal dan efisiensi pelaksanaan proyek konstruksi, sekaligus mengurangi risiko keterlambatan.
ROOT CAUSE ANALYSIS IMPLEMENTASI TEKNOLOGI AKUNTANSI DI UMKM TANGERANG SELATAN (IDENTIFIKASI MASALAH DAN STRATEGI ERBAIKAN EFEKTIF) Wardokhi, Wardokhi; Rahmawati, Titah
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.7569

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi akar permasalahan dalam implementasi teknologi akuntansi di UMKM Tangerang Selatan serta merumuskan strategi perbaikan yang efektif. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner, wawancara mendalam, dan observasi dokumen. Analisis dilakukan dengan Root Cause Analysis (RCA) menggunakan pendekatan Fishbone Diagram (Ishikawa). Hasil penelitian menunjukkan hambatan utama implementasi teknologi akuntansi berasal dari enam aspek: People, Management, Machine, Environment, Measurement, dan Material. Faktor dominan meliputi rendahnya literasi digital, minimnya pelatihan, tidak adanya SOP keuangan berbasis digital, keterbatasan akses perangkat lunak, rendahnya insentif pemerintah, serta biaya implementasi yang tinggi. Strategi perbaikan yang diusulkan mencakup pelatihan rutin, penyusunan SOP digital, peningkatan akses software akuntansi yang terjangkau, perbaikan infrastruktur internet, dukungan regulasi pemerintah, serta evaluasi berkala. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam merumuskan strategi praktis untuk mendukung digitalisasi UMKM.
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MELAKSANAKAN SUPERVISI BERBASIS COACHING HUMANISTIK UNTUK MEWUJUDKAN PEMBELAJARAN BERKUALITAS DI SMAN 3 TANJUNG Hidayah, Gusti Rahmatul
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.7578

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis strategi kepala sekolah dalam merancang dan melaksanakan supervisi berbasis coaching humanistik untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran. (2) Mengidentifikasi kendala yang dihadapi kepala sekolah dalam melaksanakan supervisi berbasis coaching humanistik. (3) Menganalisis dampak pelaksanaan supervisi berbasis coaching humanistik terhadap kualitas pembelajaran di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Strategi kepala sekolah dalam menerapkan supervisi akademik di SMAN 3 Tanjung telah dirancang secara sistematis dengan pendekatan coaching humanistik. Kepala sekolah menerapkan tiga teknik supervisi utama, yaitu observasi kunjungan kelas, supervisi individu, dan supervisi kelompok. (2) Pelaksanaan supervisi berbasis coaching humanistik terbukti mampu menciptakan suasana pembinaan yang empatik dan reflektif. Proses supervisi di SMAN 3 Tanjung dilaksanakan melalui tahapan pembicaraan awal, observasi kelas, analisis, pembicaraan akhir, dan tindak lanjut. Pendekatan ini membangun komunikasi dua arah, menggali kendala nyata yang dihadapi guru, serta mendorong munculnya solusi secara bersama-sama. (3) Meskipun implementasi supervisi sudah berjalan dengan cukup baik, masih terdapat beberapa kendala yang perlu diperhatikan. Kendala tersebut meliputi keterbatasan waktu kepala sekolah dan guru, beban kerja yang padat, faktor psikologis guru yang merasa canggung saat disupervisi, serta pemahaman konsep coaching yang masih memerlukan penguatan.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN INTERDISIPLINER BIOLOGI-EKONOMI BERBASIS GREEN ECONOMY UNTUK MENINGKATKAN LITERASI EKOLOGIS DAN LITERASI FINANSIAL MAHASISWA Vebrina, Dinda; Putra, Edysyah; Samakmur, Samakmur; Surayya, Laila; Riadi, Tondi; Lestari Siregar, Hotmaida
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.7579

Abstract

STRATEGI MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA KEPALA SEKOLAH DALAM PELESTARIAN BUDAYA LOKAL DI SMAN 1 TABUNGANEN KABUPATEN BARITO KUALA Fahriani, Fahriani; Madihah, Husnul; Rahmi, Agustina
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.7581

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi manajemen sumber daya manusia (SDM) yang diterapkan oleh kepala sekolah dalam pelestarian budaya lokal di SMAN 1 Tabunganen, Kabupaten Barito Kuala. Pelestarian budaya lokal merupakan bagian penting dalam pendidikan karakter dan pembentukan identitas siswa, sehingga peran kepala sekolah sebagai manajer pendidikan menjadi sangat krusial.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, serta staf sekolah yang terlibat dalam kegiatan pelestarian budaya lokal. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pelaksanaan program budaya lokal masih bersifat kesepakatan internal. Upaya kepala sekolah, untuk meningkatkan kompetensi guru selaku pimpinan mengizinkan semua warga sekolah khususnya pendidik dan tenaga pendidik untuk mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh dinas,sekolah,maupun mandiri oleh guru. Evaluasi yang dilakukan oleh kepala sekolah terhadap pelaksanaan pelestarian budaya lokal sudah melibatkan guru dan tenaga kependidikan, untuk tindak lanjut atas hasil evaluasi masih perlu diperkuat. Hal ini penting agar evaluasi tidak hanya menjadi proses administratif, tetapi dapat menjadi dasar untuk perbaikan dan pengembangan program secara berkelanjutan. Program pelestarian budaya dilaksanakan melalui kegiatan ekstrakurikuler, muatan lokal dalam pembelajaran, serta upacara dan perayaan adat. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen SDM yang efektif oleh kepala sekolah dapat memperkuat identitas budaya lokal di sekolah dan menumbuhkan rasa cinta tanah air pada peserta didik.
MANAJEMEN PROGRAM TAHFIDZ AL-QUR’AN DALAM KURIKULUM MERDEKA Budiansyah, A; Madihah, Husnul; Rahmi, Agustina
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.7585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji manajemen program tahfidz Al-Qur’an dalam implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Taman Cinta Al-Qur’an Kabupaten Barito Kuala. Metode penelitian yang digunakan ialah pendekatan kualitatif deskriptif menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi,wawancara,serta dokumentasi.akibat penelitian membagikan bahwa manajemen program tahfidz mencakup perencanaan target hafalan, penyusunan jadwal belajar, dan penggunaan metode Busro. Pengorganisasian dilakukan dengan pembentukan struktur pengelola program, penugasan guru tahfidz, dan keterlibatan orang tua. Pengarahan dalam pelaksanaan program dilakukan melalui pembinaan, pemberian motivasi, dan keteladanan guru. Sedangkan pengawasan dilaksanakan melalui evaluasi hafalan secara rutin, muraja’ah, serta supervisi dari pihak sekolah. Secara umum, program tahfidz telah terintegrasi dengan Kurikulum Merdeka, meskipun masih terdapat tantangan berupa keterbatasan waktu dan tenaga pengajar yang belum sepenuhnya kompeten. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi bagi pengembangan manajemen pendidikan Islam, khususnya integrasi tahfidz dalam kurikulum nasional.
ANALISIS PENGELOMPOKKAN DISTRIBUSI FASILITAS PENDIDIKAN DI INDONESIA DENGAN METODE KLASTERISASI Nurfadhiilah, Annisa; Martens, Brigitta Griselda; Wibowo, Arief
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.7598

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sebaran fasilitas pendidikan di seluruh wilayah provinsi di Indonesia pada tahun 2024, mencakup jenjang mulai dari Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah hingga tingkat Perguruan Tinggi. Sumber data berasal dari Sakernas tahun 2024 yang dirilis oleh BPS sebagai sumber data utama. Dalam penelitian ini, digunakan pendekatan statistik deskriptif untuk melihat pola distribusi fasilitas pendidikan, serta memanfaatkan metode K-Means clustering guna membagi provinsi ke dalam kategori berdasarkan tingkat ketersediaan fasilitas tersebut. Hasil evaluasi menggunakan Davies-Bouldin Index mengindikasikan bahwa pemodelan dengan dua klaster memiliki tingkat pemisahan terbaik dengan nilai indeks 0,083, sementara model lima klaster memberikan pembagian wilayah yang lebih rinci dengan skor indek sebesar 0,088. Hasil analisis menunjukkan ketimpangan signifikan dalam akses pendidikan antarprovinsi dan antarjenjang, dengan fasilitas cenderung berkurang pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Provinsi di Pulau Jawa menunjukkan dominasi dalam jumlah fasilitas, sedangkan provinsi di Indonesia bagian timur masih menghadapi kekurangan. Penelitian ini memberikan dasar bagi perumusan kebijakan pemerataan pendidikan di Indonesia.
PERAN MEDIA SOSIAL DALAM MEMBANGUN CITRA INSTITUSI PEMERINTAHAN KOTA MAKASSAR TERPILIH PERIODE 2025-2029 Salam, Eka Fitra Ramadani; Muhajir, Humaidid
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.7599

Abstract

Media sosial telah menjadi sarana strategis dalam komunikasi publik, khususnya untuk membangun citra institusi pemerintahan yang transparan dan responsif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan media sosial oleh Pemerintah Kota Makassar dalam membangun citra institusi pada awal periode kepemimpinan 2025–2029. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi unggahan media sosial resmi, wawancara mendalam dengan pengelola akun, dan dokumentasi digital. Analisis dilakukan menggunakan metode analisis tematik untuk mengidentifikasi pola komunikasi, jenis konten, dan respons publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten partisipatif dan visual mendominasi interaksi, dengan kategori interaksi masyarakat memperoleh respons tertinggi dibandingkan informasi publik dan kampanye tematik. Strategi komunikasi yang menonjol meliputi humanisasi pemerintah, transparansi kegiatan, dan responsivitas terhadap publik. Temuan ini menegaskan bahwa media sosial tidak hanya berfungsi sebagai saluran informasi, tetapi juga sebagai instrumen membangun legitimasi dan kepercayaan publik.
TEKNIK NETRALISASI PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA OLEH ANAK BINAAN LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK KELAS I MEDAN Situmorang, Fandalen; Jarodi, Odi
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.7602

Abstract

Penyalahgunaan narkotika oleh anak merupakan salah satu bentuk kenakalan anak yang mengkhawatirkan dan berdampak serius terhadap masa depan generasi muda. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena tingginya jumlah anak binaan di LPKA Kelas I Medan yang terlibat dalam kasus narkotika. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana teknik netralisasi digunakan oleh anak binaan dalam membenarkan penyalahgunaan narkotika yang mereka lakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk teknik netralisasi yang digunakan oleh anak binaan sebelum dan selama menjalani pembinaan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara terhadap 5 anak binaan LPKA Kelas I Medan serta masing-masing 1 orang keluarga atau wali anak binaan tersebut, dan studi dokumentasi pada berkas registrasinya. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari lima teknik netralisasi, terdapat empat teknik yang digunakan oleh anak binaan: Denial of Responsibility, Condemnation of the Condemners, Appeal to Higher Loyalties, dan Denial of Injury. Denial of Responsibility dan Condemnation of the Condemners merupakan teknik yang paling dominan digunakan, menunjukkan kecenderungan anak binaan untuk memindahkan tanggung jawab kepada faktor eksternal dan mengkritik otoritas. Sementara itu, Appeal to Higher Loyalties dan Denial of Injury muncul dengan intensitas sedang. Denial of the Victim tidak ditemukan dalam narasi. Temuan ini memperlihatkan bahwa teknik netralisasi berfungsi sebagai mekanisme psikologis dalam merasionalisasi perilaku menyimpang.
PERAN KEPALA MADRASAH DALAM MEMBERDAYAKAN GURU PJOK UNTUK MENGINTEGRASIKAN PERMAINAN TRADISIONAL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI MTSN 9 TABALONG Lamo, Ahmad
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.7605

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis dan mengetahui peran kepala madrasah dalam memberdayakan guru pjok untuk mengintegrasikan permainan tradisional sebagai media pembelajaran berbasis kearifan lokal di MTsN 9 Tabalong. (2) Menganalisis dan mengetahui kendala yang terjadi dalam peran kepala madrasah dalam memberdayakan guru pjok untuk mengintegrasikan permainan tradisional sebagai media pembelajaran berbasis kearifan lokal di MTsN 9 Tabalong. (3) Menganalisis dan mengetahui cara peran kepala madrasah dalam memberdayakan guru pjok mengatasi kendala dalam mengintegrasikan permainan tradisional sebagai media pembelajaran berbasis kearifan lokal di MTsN 9 Tabalong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Strategi pendekatan yang dilakukan oleh kepala madrasah agar tujuannya tercapai yaitu menggunakan pendekatan kewibawaan, sifat, perilaku, dan situasional. (2) Kendala utama yang dialami Kepala MTsN 9 Tabalong dalam mengintegrasikan permainan tradisional sebagai media pembelajaran berbasis kearifan lokal adalah situasi atau kondisi saat ini. Faktor situasi yang dimaksud adalah perubahan budaya dari tahun ke tahun, peserta didik dapat mudah mengakses game online karena perkembangan teknologi. Selain itu juga, adanya peserta didik yang kurang berminat terhadap permainan tradisional karena tidak memahami nilai kearifan lokal di dalamnya. (3) Solusi dari kendala utama yang dilakukan oleh Kepala MTsN 9 Tabalong dalam mengintegrasikan permainan tradisional sebagai media pembelajaran berbasis kearifan lokal adalah komunikasi, baik dalam hal merencanakan program, melaksanakan kegiatan, dan mengevaluasi.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026 Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025 Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024 Vol 12 No 2 (2024): Vol 12 No 2 Mei 2024 Vol 12 No 1 (2024): Vol 12 No 1 Januari 2024 Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023 Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023 Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023 Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022 Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022 Vol 10 No 1 (2022): Vol.10. No.1 2022 Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021 Vol 9 No 3 (2021): Vol.9.No.3.2021 Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021 Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021 Vol 8 No 4 (2020): Vol.8.No.4.2020 Vol 8 No 3 (2020): Vol.8.No.3.2020 Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020 Vol 8 No 1 (2020): Vol.8.No.1.2020 Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019 Vol 7 No 3 (2019): Vol.7.No.3.2019 Vol 7 No 2 (2019): Vol.7.No.2.2019 Vol 7 No 1 (2019): Vol.7.No.1.2019 Vol 6 No 3 (2018): Vol.6.No.3.2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol. 6. No.2 Oktober 2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol.6.No.2.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol.6.No.1.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol. 6. No.1 Oktober 2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5.No.2.2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5. No. 2 Juli 2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5. No.1 Juli 2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5.No.1.2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol.4.No.2.2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 April 2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4.No.1.2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4. No.1. April 2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3 No.2 Januari 2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3.No.2.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3.No.1.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3. No. 1. Januari 2018 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 4 (2017): Vol. 4 No. 4 Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 4 (2016): Vol. 3 No. 4 Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 2 No 7 (2016): Vol. 2 No. 7 Agustus 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 More Issue