cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 2,685 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 2 (2024)" : 2,685 Documents clear
Peran Bimbingan Guru Dalam Menanamkan Sikap Rasa Tanggung Jawab Anak Usia 5-6 Tahun Di Raudhatul Athfal As Syaamil Kota Padang Desmariani, Evi; Sukandar, Warlan; Jendriadi, Jendriadi; Nofriyanti, Yelva; Fera, Afni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i2.16521

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi pada saat proses pembelajaran terlihat rasa tanggung jawab anak sudah berkembang sesuai dengan tahap perkembangannya, dimana anak sudah mampu meletakkan kembali barang yang telah digunakan pada tempatnya dan juga anak suka membantu guru dalam menyiapkan alat makan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana peran bimbingan guru pada perkembangan sikap rasa tanggung jawab anak usia 5-6 tahun di Raudhatul Athfal As Syaamil Kota Padang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang mendeskripsikan apa yang ada sesuai dengan data di lapangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru sebagai model/figur yang ditiru oleh anak, sebagai pelatih guru mengajarkan anak bagaimana tanggung jawab itu, motivator guru selalu mengingatkan dan memberi semangat anak, guru selalu menilai setiap perkembangan anak. Dengan demikian dapat di simpulkan bahwa peran bimbingan guru dalam menanamkan sikap rasa tanggung jawab anak usia 5-6 tahun sudah terlaksana dengan baik di Raudhatul Athfal As Syaamil Kota Padang.
Pengaruh Keinginan Mengatualisasikan Diri terhadap Entrepreneurship dengan Personal Traits Sebagai Variabel Moderating pada Pengusaha Perempuan Rosidah, Ainur; Kusnindar, Arum Arupi; Fatoni, Fatoni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu modal dalam pembangunan yaitu sumber daya manusia. Pembangunan manusia sering kali berkaitan dengan perbedaan gender yang membahas bagaimana memperoleh kesetaraan gender dalam berbagai bidang termasuk ekonomi. Dalam bidang ekonomi, Indonesia mendapatkan skor 0,674 atau berada pada kisaran rata-rata global. Peningkatan peran perempuan dalam pengelolaan UMKM dapat dilakukan dengan mengetahui variabel yang mendorong perempuan untuk aktif dalam pengelolaan usaha. Hal ini sejalan dengan tujuan penelitian yaitu mengetahui pengaruh keinginan mengaktualisasikan diri terhadap Entrepreneurship dengan Personal Traits/karakter sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data dari sampel yaitu pengusaha perempuan yang tergabung dalam Paguyuban Berdikari UMKM Kabupaten Pringsewu. Kuesioner akan diuji validitas dan reliabilitasnya sebelum digunakan. Analisis data menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwa aktualiasi diri mempengaruhi sikap Entrepreneurship perempuan namun Personal Traits/karakter tidak memoderasi hubungan antara aktualisasi diri dengan Entrepreneurship.
Pengelolaan Harta Kekayaan dalam Perkawinan Akibat Perceraian Kesaulya, Clara; Pratiwi, Dita Ayudia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan harta kekayaan dalam perkawinan merupakan hal wajib yang dilakukan oleh suami dan istri dalam suatu hubungan rumah tangga, namun pengelolaan harta kekayaan ini menjadi isu yang kompleks ketika terjadi perceraian. Penelitian ini mengkaji aturan hukum dan praktek pembagian harta kekayaan di Indonesia, yang diatur oleh Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam (KHI). Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan deskriptif analisis digunakan untuk menganalisis penulisan hukum, peraturan perundang-undangan,serta putusan pengadilan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harta kekayaan terbagi menjadi harta bersama dan harta bawaan. Pembagian harta bersama dalam perceraian dilakukan berdasarkan prinsip keadilan, mempertimbangkan kontribusi finansial dan non-finansial, durasi perkawinan, kebutuhan masa depan, serta kondisi kesehatan dan usia pihak-pihak yang bercerai. Meskipun hukum telah memberikan pengaturan yang jelas, namun putusan pengadilan seringkali berbeda dengan fakta hukum tergantung dari setiap kasus perceraian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perlu adanya konsistensi dalam putusan pengadilan dan edukasi yang lebih baik bagi pasangan mengenai hak dan kewajiban mereka terkait harta kekayaan dalam perkawinan untuk memastikan pengelolaan dan pembagian yang lebih adil.
Analisis Kebiasaan Belajar Siswa yang Berprestasi di SD Negeri 101767 Safitri, Rizki Rahmadani; Damanik, Nazla Khairunnisa; Siregar, Shahnaz Alissa; Siagian, Elvi Riski Hidayati Br.; Riana, Riana; Hutagalung, Rahmad Rizki; Siagian, Irawansyah; Daulay, Nurika Khalila
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kebiasaan belajar mahasiswa.Kebiasaan belajar merupakan faktor penting yang mempengaruhi prestasi akademik siswa.Sampel penelitian berjumlah 30 siswa kelas 5 dan 6 SD dengan nilai rata-rata di atas 90.Data dikumpulkan melalui survei kebiasaan belajar, wawancara dengan siswa dan orang tua, serta observasi kegiatan pembelajaran di sekolah dan di rumah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang berprestasi mempunyai kebiasaan belajar yang baik, seperti jadwal belajar yang teratur, penyusunan bahan pelajaran yang baik, mencatat dan merangkum, belajar dengan tekun dan fokus, serta lingkungan belajar yang baik.Selain itu, dukungan orang tua dan guru berperan penting dalam membentuk kebiasaan belajar positif siswa.Temuan ini dapat menjadi referensi bagi guru dan orang tua untuk membantu siswa mengembangkan kebiasaan belajar yang efektif untuk meningkatkan prestasi akademiknya.
Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce pada Simbol Semangka- Palestina Maimunah; Anwar, Miftahulkhairah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan mengetahui simbolisasi semangka dalam merepresentasikan Palestina. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknis analisis semiotika teori Charles Sanders Peirce yaitu sign, objek, dan interpretant dengan langkah-langkah dalam menemukan makna simbol semangka dengan tiga tahapan analisis yaitu penerapan Representamen (R), penunjukan representamen pada objek (O), dan interpretant (I). Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa representamen dalam simbol tersebut adalah semangka, objek yaitu warna hijau, merah, putih, dan hitam dan tulisan serta interpretant yaitu Warna merah, hitam, putih, hijau diinterpretasikan sebagai bendera Palestina, Gambar manusia diinterpretasikan sebagai protes dan dukungan kepada Palestina, Burung di atas semangka diinterpretasikan sebagai serangan Isreal, dan Tulisan “Slice of Resistance” yang dimaknai sebagai ‘sepotong berlawanan’ yang merepresentasikan emosional perlawanan, harapan, dukungan, protes, bangga, dan cinta tanah air Palestina. Dengan demikian, semangka bukan hanya simbol belaka, namun bermakna luas dan merepresentasikan perjuangan dan harapan Palestina. Melalui simbol semangka kita dapat berkomunikasi, menyampaikan gagasan, dan memberikan dukungan kepada Palestina agar terbebas dari jeratan siksaan Israel.
Analisis Hubungan Harga dan Pomosi McDonald’s terhadap Minat Beli Konsumen Dhia, Royhan Ali; KIrana, Alfameita Citra; Pratiwi, Gangsar Widi Dwi; Nofirda, Fitri Ayu
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bisnis kuliner berkembang, persaingan semakin sengit karena munculnya banyak restoran cepat saji. McDonald's harus mampu mengembangkan produk baru untuk menjadikan keberlangsungan sebuah perusahaan McDonald’s. Tujuan dari penulis menganalisis tentang harga dan promosi untuk mendapatkan cara McDonald’s memberikan informasi pada konsumen. metode yang di gunakan pada penulis yaitu metode literatur. Hasil dari metode ini penulis mendapatkan informasi dan cara tentang harga serta promosi yang dilakukan pada McDonald’s. Dengan ini penulis dapat menyimpulkan dengan adanya McDonald’s dapat memberi informasi pada konsumen konsumen dengan adanya promosi yang telah tersedia pada McDonald’s.
Penerapan Media Pembelajaran dan Model-Model Inovatif dalam Pembelajaran Matematika Sekolah Dasar Nababan, Gembira Aprilia; Sembiring, Laura Shinta; Tambunan, Ivo Tioni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media pembelajaran merupakan wadah dalam penyampaian dan penyaluran informasi kepada penerima, sehingga dapat menghasilkan aktivitas belajar mengajar yang terencana secara efektif serta efisien dalam rangka menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, yang mempermudahsiswamemahami materi pelajaran dan meningkatkan minat siswa untuk belajar. Model pembelajaran merupakan kerangka kerja yang memberikan gambaran untuk melaksanakan pembelajaran agar membantu belajar siswa sehingga bisa mencapai tujuan yang diharapkan. Model-model pembelajaran inovatif diterapkan agar siswa dapat terlibat langsung dalam proses pembelajaran sehingga materi yang disampaikan dapat melekat pada diri siswa. Pada pembelajaran matematika banyak sekali model inovatif yang dapat diterapkan antara lain model pembelajaran kontekstual, model pembelajaran langsung, model pembelajaran kooperatif, model pembelajaran Problem Based Learning, model pembelajaran Project Based Learning, Pembelajaran inquiry, dan Discovery Learning.
Pengembangan Sikap Profesional Guru IPA : Guru Profesional sebagai Komunikator dan Fasilitator Nuha, Azaria Aflah Ulin; Aziza, Rizka Nur; Alega, Sestritama; Vira, Afiva Aisha; Nadiya, Zulfa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan sikap profesional guru IPA merupakan aspek penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan.Guru IPA yang profesional dituntut untuk memerankan diri sebagai komunikator dan fasilitator yang efektif dalam proses pembelajaran. Sebagai komunikator, guru IPA harus mampu menyampaikan materi pelajaran dengan cara yang menarik, jelas, dan mudah dipahami oleh siswa. Ini melibatkan kemampuan untuk menggunakan berbagai metode dan media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa dan topik yang diajarkan. Selain itu, guru IPA juga harus menjadi fasilitator yang baik, mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan memfasilitasi siswa untuk mengeksplorasi, mengamati, dan membangun pemahaman mereka sendiri. Ini melibatkan kemampuan untuk merancang kegiatan pembelajaran yang interaktif, eksplorasi, dan berbasis inquiry, serta memberikan bimbingan dan dukungan yang tepat kepada siswa. Pengembangan sikap profesional guru IPA sebagai komunikator dan fasilitator dapat dilakukan melalui berbagai upaya, seperti pelatihan, workshop, dan kegiatan pengembangan profesional lainnya. Guru IPA juga perlu secara berkelanjutan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam bidang pedagogik, penguasaan materi, dan teknologi pembelajaran yang relevan. Dengan menjadi komunikator dan fasilitator yang profesional, guru IPA dapat membantu siswa membangun pemahaman yang mendalam tentang konsep-konsep sains, mengembangkan keterampilan berpikir kritis, dan menumbuhkan minat serta apresiasi terhadap sains. Pada akhirnya, ini akan berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan sains dan pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas.
Pemberdayaan Anak Berkebutuhan Khusus melalui Bimbingan Konseling: Studi Kasus SMK Negeri 1 Banjarbaru Alya, Malyka; Aini, Noor; Mubarak, Muhammad Fikry; Marja, Marja
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui layanan bimbingan konseling bagi anak berkebutuhan khusus di SMK Negeri 1 Banjarbaru tahun 2024. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis (studi kasus). Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Dari hasil penelitian peran guru BK sangat penting dalam menyediakan layanan bimbingan konseling bagi siswa berkebutuhan khusus, hanya saja dalam pelaksanaaan layanan bimbingan konseling bagi siswa berkebutuhan khusus masih terdapat tantangan dalam komunikasi dan keterbatasan sumber daya. Saran atau Solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi tantangan yang di hadapi: 1. memperhatikan tingkat kebutuhan siswa secara menyeluruh, termasuk siswa berkebutuhan khusus, 2. kerjasama dengan berbagai pihak terkait seperti psikolog, 3. meningkatkan efektivitas layanan BK bagi siswa berkebutuhan khusus, 4. memberikan pelatihan dan pengembangan kompetensi kepada guru BK untuk meningkatkan kualitas layanan BK.
Peran Teknologi Informasi dalam Pensyiaran Berita melalui Media Sosial (Efektivitas dan Tantangan) Kusuma, Adhi; Hamdiyah, Mutifatul; Assifa, Aisha Nazla Putri; Abdillah, Ibnu Malik; Khoerunnisa, Riska
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi merupakan wujud nyata yang dapat dirasakan oleh semua ummat di dunia, di era 4.0 ini hampir semua tatanan kehidupan manusia sudah mengandalkan teknologi. Media sosial menjadi babak baru dalam mensyiarkan sebuah pesan, berkembangnya ilmu pengetahuan sangat terasa sekali manfaatnya bagi semua kalangan. Saat ini bukan hanya para ahli yang menemukan teori saja yang dapat menikmati canggihnya media sosial, orang-orang awam yang mempunyai akses jejaring di media sosialpun sudah bisa merasakan cangihnya layanan media sosial. Penelitian ini menggunakan metode libery research atau kajian pustaka, serta mendeskipsikan hasil riset menggunakan metode deskriptf kualitatif dengan menarasikan refensi-refensi yang penulis dapatkan dari jurnal penelitian yang relevan dengan pembahasan, studi kasus yang terupload di website, buku dan sumber bacaan lainnya. Hasil dari penelitian ini menerangkan bahwa, adanya media massa ini sangat mempengaruhi terhadap kecepatan informasi. Maka dari itu hal-hal yang harus kita perhatikan yaitu 1) Harus mengetahui isu-isu aktual 2) tidak melupakan hari-hari bersejarah 3) sebelum menyampaiakan sebuah informasi, wajib membaca dan mencari data-data yang kredibilitasnya dapat dipertanggung jawabkan 4) Dalam opini yang ditulis hindari terlalu banyak memakai bahasa yang kurang dimengerti oleh para pembaca 5) Data dan fakta harus disertakan sumber agar meningkatkan kepercayaan masyarakat dan 6) Hendaklah mengendapkan tulisan dengan tujuan untuk menghindari kesalahan akibat terlalu cepat dalam memosting sebuah tulisan. Indikator keberhasilan aplikasi layanan publik sehingga, suatu kegiatan dikatakan efektif jika kegiatan tersebut memiliki pengaruh besar terhadap kemampuan menyediakan layanan masyarakat yang merupakan sasaran yang sudah ditentukan. Namun tidak dapat dipungkiri jika tantangan adanya teknologi informasi ini sangatlah besar, banyak sekali kasus-kasus yang terjadi di berbagai kalangan karena penyalahgunaan teknologi informasi salah satunya kasus penyelahgunaan aplikasi layanan publik seperti, 1) mengakses pornografi melalui youtube, 2) penyebaran berita hoks dan pencemaran nama baik melalui twitter. Berdasarkan dari data-data diatas dapat kita pahami bahwa 1) media sosial sangat berpengaruh bagi perkembangan informasi media sosial sebagai sarana belajar bagi kalangan pelajar, dan 2) media sosial dapat memberikan manfaat dalam menyelesaiakan suatu pekerjaan individu dan kelompok. Akan tetapi tantangan yang didapatkan juga cukup besar kasus-kasus itu seperti, 1) mudahnya mengakses konten negatif, 2) menyebarkan hoks, 3) pencemaran nama baik dan lain sebagainya.

Page 88 of 269 | Total Record : 2685