cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 25,715 Documents
Konsep Community Based Correction di Lapas Terbuka sebagai Upaya Mendukung Reintegrasi Sosial Subroto, Mitro; Salma, Aliya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.27785

Abstract

Perkembangan sistem pemidanaan modern menuntut pendekatan yang lebih humanistik dan konstruktif dalam pembinaan narapidana. Salah satu bentuk pembaruan tersebut adalah penerapan konsep Community Based Correction (CBC), yaitu pendekatan pemasyarakatan yang melibatkan masyarakat secara aktif dalam proses pembinaan narapidana, baik di dalam maupun di luar lembaga pemasyarakatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran CBC dalam mendukung proses reintegrasi sosial narapidana, dengan fokus pada penerapannya di Lapas Terbuka. Metode yang digunakan adalah studi literatur, dengan mengkaji berbagai sumber akademik dan regulasi yang relevan untuk memahami hubungan antara CBC, Lapas Terbuka, dan reintegrasi sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa Lapas Terbuka merupakan bentuk implementasi konkret dari pendekatan CBC, karena memberikan kebebasan terbatas kepada narapidana untuk berinteraksi dengan masyarakat dan mengikuti program pembinaan berbasis kepercayaan dan pemberdayaan. Kolaborasi antara CBC dan Lapas Terbuka terbukti dapat mengurangi stigma, memperkuat kapasitas narapidana, dan memfasilitasi proses reintegrasi sosial secara lebih efektif. Namun, keberhasilan program ini sangat bergantung pada kesiapan masyarakat, kompetensi petugas pemasyarakatan, dan dukungan kebijakan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, penguatan sistem CBC melalui Lapas Terbuka perlu terus diupayakan sebagai bagian dari reformasi pemasyarakatan di Indonesia.
Pemanfaatan Bahasa Pemrograman dalam Pembelajaran Matematika: Tinjauan Literatur terhadap Inovasi Pendidikan Abad 21 Suwanto, Suwanto; Harahap, Almaida; Hulwa, Hulwa; Gukguk, Raudhatul Jannah R.
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.27786

Abstract

Penelitian ini merupakan studi literatur yang bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan bahasa pemrograman dalam pembelajaran matematika sebagai bagian dari inovasi pendidikan abad ke-21. Bahasa pemrograman tidak hanya digunakan dalam dunia teknologi, tetapi juga mulai diintegrasikan dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pengembangan keterampilan berpikir komputasional, pemahaman konsep abstrak, dan kreativitas siswa. Melalui telah berbagai jurnal dan artikel ilmiah, penelitian ini menemukan bahwa penggunaan bahasa pemrograman seperti Python, Scratch, dan GeoGebra dapat meningkatkan kualitas pembelajaran matematika. Selain memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif, pemrograman juga membantu siswa mengembangkan pola pikir logis dan sistematis. Meski demikian, tantangan seperti kurangnya pelatihan guru, keterbatasan infrastruktur, dan beban kurikulum menjadi hambatan dalam implementasinya. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi lintas disiplin dan dukungan kebijakan Pendidikan yang tepat agar integrasi ini dapat berjalan efektif.
Pengaruh Model Pembelajaran Aktif Tipe The Power of Two terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD Negeri 6 Ketol Kabupaten Aceh Tengah Tawari, Yuni; Fitri, Aida; Nurmasyitah, Nurmasyitah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.27787

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh Hasil belajar siswa tergolong rendah. Selain permasalah hasil belajar, penggunaan model yang kurang tepat dalam menyampaikan materi pembelajaran juga menjadi latar belakang penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Aktif Tipe The Power Of Two Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD Negeri 6 Ketol Aceh Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif metode eksperimen dengan jenis penelitian Quasi Eksperimental Design dengan desain Non-equivalent Control Group Design. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling total dengan jumlah sampel sebanyak 40 siswa SD Negeri 6 Ketol Aceh Tengah tahun ajaran 2024/2025 yaitu 20 siswa VA kelas eksperimen dan 20 siswa VB kelas kontrol. Data dikumpulkan menggunakan soal tes objektif sebanyak 20 butir soal untuk mengukur hasil belajar pada materi seperti apakah budaya daerahku. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa setelah melakukan pembelajaran menggunakan model pembelajaran aktif tipe The Power Of Two dengan hasil belajar siswa berdasarkan rata-rata nilai posttest untuk kelas eksperimen sebesar 75,00 dan kelas kontrol sebesar 54,75. Adapun uji hipotesis dengan hasil Sig (2-tailed) sebesar 0.001 < 0,05. Hal ini berarti menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nilai posttest yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hal ini dapat disimpulkan bahwa terdapat Pengaruh model pembelajaran Aktif Tipe The Power Of Two terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Negeri 6 Ketol Aceh Tengah
Literature Review: Peningkatan Kualitas Pendidikan oleh Filantropi Islam Zahidah, Sabillilah; Ardiansyah, Hamdan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.27788

Abstract

Pendidikan yang berkualitas tinggi adalah indikator kemajuan suatu bangsa. Pendidikan tinggi dapat menjadi peningkat dari kualitas pendidikan. Data menunjukan bahwa tingkat partisipasi pendidikan tinggi di Indonesia masih tergorong rendah. Hal ini disebabkan karna kurangnya kemampuan untuk membiayai pendidikan serta kurangnya kesadaran akan pentingnya pendidikan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peran Lembaga Filantropi Islam dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Metode yang digunakan berupa kajian literatus dengan pendekatan kualitatif deskripstif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peranan Filantropi dalam meningkatkan kualitas pendidikan terbukti dengan banyaknya program untuk mendorong pendidikan seperti beasiswa, penyediaan sarana prasarana serta pengiriman pendidik yang berkualitas ke daerah terpencil.
The Implementation of GBL Towards Student's Grammar Understanding in AI at SMAN 3 Bengkulu City Trihartati, Yayuk Susana; Riswanto, Riswanto; Revola, Yashori
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.27789

Abstract

Penelitian ini menyelidiki dampak dari pembelajaran berbasis game terhadap pemahaman tata bahasa siswa di SMAN 3 Kota Bengkulu di era digital. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental, yang menggabungkan fase pre-test dan post-test. Untuk mencapai tujuan ini, dua kelas kelas 11 dipilih melalui purposive sampling: kelas eksperimen (n = 32) yang menggunakan platform berbasis game seperti Kahoot! dan kelas kontrol (n = 31) yang diajar dengan metode tradisional. Tes tata bahasa difokuskan pada bentuk simple present, simple past, dan simple future. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas dan homogenitas, dan uji-t sampel independen melalui SPSS v30. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (<0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan secara statistik antara kedua kelompok. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis permainan secara signifikan meningkatkan pemahaman tata bahasa siswa dibandingkan dengan instruksi tradisional.
The Influence of Task-Based Learning in Developing Students’ Speaking Skills Afani, Levia; Riswanto, Riswanto; Revola, Yashori
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.27790

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh metode Task-Based Learning terhadap peningkatan kemampuan berbicara siswa kelas VIII. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental berupa One-Group Pretest-Posttest. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes berbicara yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII di MTs Nur Rahma Kota Bengkulu. Data dianalisis menggunakan uji normalitas dan Paired Sample T-test dengan bantuan program SPSS versi 30. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dalam kemampuan berbicara siswa setelah diterapkannya metode pembelajaran berbasis tugas, dengan nilai p-value sebesar <0,001 yang lebih kecil dari 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa metode Task-Based Learning terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa.
The Effectiveness of Colaborative Learning Toward Fostering Higher-Order Thinking Skills in Reading Comprehension Alparin, Qeisya Dwi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.27791

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki keefektifan pembelajaran kolaboratif dalam mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) dalam membaca pemahaman di antara mahasiswa semester enam Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu. Konteks penelitian ini didasarkan pada kompetensi HOTS mahasiswa yang kurang memadai, terutama dalam menganalisis, mengevaluasi, dan mensintesis informasi pada tes pemahaman bacaan, serta kurangnya interaksi dan strategi pembelajaran yang inovatif di kelas. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus satu kali tanpa kelompok kontrol dan satu kelas sebagai topik penelitian. Temuan menunjukkan adanya peningkatan yang cukup besar dalam kemampuan HOTS siswa setelah penerapan pembelajaran kolaboratif, berdasarkan analisis rumus t-test diperoleh nilai sig. Nilai tersebut adalah <0,001. Dapat disimpulkan bahwa <0,001 <0,05. Hal ini berarti hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (H1) diterima. Penulis menyimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dari penggunaan pembelajaran kolaboratif terhadap pengembangan HOTS siswa dalam membaca pemahaman.
Analisis Implementasi Artificial Intelligence (AI) terhadap Pengaruh Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Putri, Anggie Ananda; Syahrani, Anggun; Syahidah, Welldiani; Putri, Aulia; Avsha, Adika; Nurjannah, Adektikah; Reinita, Reinita; Salmaini, Salmaini
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.27792

Abstract

Di era pendidikan abad ke-21, kompetensi utama yang harus dimiliki oleh siswa salah satunya adalah kemampuan berpikir kritis. Kehadiran teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) seperti Puzzle Maker, Wordwall, dan ChatGPT dinilai mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, responsif, dan terpersonalisasi, sehingga dapat menunjang meningkatnya keterampilan berpikir kritis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dampak penerapan AI terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar melalui metode kajian pustaka secara sistematis (Systematic Literature Review). Berdasarkan telaah terhadap sepuluh artikel yang relevan, ditemukan bahwa pemanfaatan AI dalam proses pembelajaran memberikan kontribusi positif yang signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di tingkat sekolah dasar.
Pendidikan Islam dan Keadilan Sosial: Perspektif Politik Pendidikan Khoirunnisa, Aziza; Khoiri, Qolbi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.27793

Abstract

Pendidikan Islam memiliki peran yang sangat strategis dalam membentuk karakter individu dan masyarakat yang berkeadilan sosial. Dalam konteks politik pendidikan, Islam menawarkan konsep keadilan sosial yang menekankan distribusi kesejahteraan yang merata, akses pendidikan yang inklusif, serta kebijakan pendidikan yang berbasis nilai-nilai moral dan etika. Keadilan sosial dalam Islam tidak hanya berkaitan dengan kesetaraan ekonomi, tetapi juga mencakup aspek sosial, budaya, dan politik yang berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Dengan demikian, pendidikan Islam memiliki tanggung jawab untuk menciptakan sistem pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan keadilan dalam berbagai aspek kehidupan. Dalam kajian ini, pendidikan Islam dikaji melalui perspektif politik pendidikan, yang menyoroti bagaimana kebijakan pendidikan di berbagai negara Muslim dan non-Muslim dapat mempengaruhi distribusi keadilan sosial. Berbagai jurnal ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2024 menunjukkan bahwa meskipun pendidikan Islam memiliki potensi besar dalam menciptakan keadilan sosial, realisasinya masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal implementasi kebijakan pendidikan yang inklusif dan merata. Dalam beberapa negara, dualisme sistem pendidikan antara pendidikan Islam dan pendidikan umum masih menjadi perdebatan, terutama terkait dengan akses, kurikulum, serta dukungan kebijakan dari pemerintah. Dari perspektif politik pendidikan, keadilan sosial dalam pendidikan Islam dapat dicapai melalui beberapa strategi, seperti reformasi kebijakan pendidikan, peningkatan anggaran untuk pendidikan berbasis Islam, serta kolaborasi antara pemerintah, institusi pendidikan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang adil dan inklusif. Selain itu, peran lembaga pendidikan Islam dalam membangun kesadaran sosial melalui kurikulum yang berorientasi pada nilai-nilai keadilan juga menjadi kunci dalam mencapai tujuan ini. Pendidikan Islam harus mampu menciptakan ruang bagi setiap individu untuk mengembangkan potensinya tanpa terhalang oleh faktor ekonomi, gender, atau latar belakang sosial.
Ambisi Tanpa Batas, Hustle Culture Justru Mengabaikan Hak Mahasiswa atas Kehidupan yang Seimbang Samosir, Gabrillia Sopala V; Nuraini, Putri; Supriyono, Supriyono
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.27794

Abstract

Fenomena hustle culture semakin terasa di kalangan mahasiswa, terutama dalam konteks pengerjaan tugas akademik yang menumpuk. Gaya hidup ini mendorong mahasiswa untuk terus aktif bekerja tanpa memerhatikan keseimbangan antara waktu belajar dan waktu istirahat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana budaya tersebut memengaruhi mahasiswa dalam menjalani kehidupan perkuliahan, khususnya dari aspek kesehatan mental dan manajemen waktu. Metode yang digunakan adalah wawancara daring melalui platform WhatsApp dengan tiga responden mahasiswa. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami gangguan pola tidur, stres, dan tekanan sosial, seperti rasa cemas saat melihat teman-temannya telah menyelesaikan tugas. Pembahasan ini mengarah pada pentingnya kesadaran mahasiswa akan hak untuk hidup seimbang sesuai nilai-nilai Pancasila. Simpulan dari studi ini menegaskan perlunya pendekatan yang lebih manusiawi dalam menghadapi budaya kerja keras agar mahasiswa tidak terjebak dalam burnout.