cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 25,229 Documents
Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 4 - 5 Tahun Melalui Kegiatan Meronce di PAUD IK Nurul Qur'an Hasmidar, Hasmidar; Bahrun, Bahrun; Khoiriyah, Khoiriyah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29429

Abstract

Penelitian ini membahas upaya peningkatan kemampuan motorik halus anak usia 4–5 tahun melalui kegiatan meronce di PAUD IK Nurul Qur’an. Permasalahan yang ditemukan adalah sebagian besar anak mengalami kesulitan dalam aktivitas yang melibatkan keterampilan motorik halus, seperti memegang alat tulis, menggunting, dan meronce. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan meronce balok kayu dan manik-manik sebagai bentuk stimulasi yang menyenangkan dan edukatif. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 15 anak yang diamati secara langsung selama proses pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motorik halus anak secara bertahap pada setiap siklus. Pada siklus I, sebagian besar anak mulai mampu mengekspresikan diri dengan bantuan guru, sementara pada siklus II mayoritas anak sudah mampu meronce tanpa bantuan guru, dengan 13 dari 15 anak mencapai kriteria berkembang sangat baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kegiatan meronce secara bertahap dan bervariasi terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 4–5 tahun serta meningkatkan antusiasme dan partisipasi aktif mereka dalam pembelajaran.
Persepsi Guru terhadap Pengaruh Keterlibatan Orang Tua dalam Kemampuan Membaca Siswa Kelas 2 SD Negeri Tambakharjo Ramadhanti, Mutia Najwa; Setyowati, Karina Intan; Dewi, Puspita Kumala; Mahendra, Billie Tirta; Wintribrata, Ibnu Girindra; Irvan, Moh. Farizqo
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29430

Abstract

Kemampuan membaca merupakan keterampilan dasar yang sangat penting dalam tahap awal pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi guru terhadap pengaruh keterlibatan orang tua dalam kemampuan membaca siswa kelas 2 di SD Negeri Tambakharjo. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan kemampuan membaca anak. Siswa yang mendapatkan dukungan aktif dari orang tua menunjukkan kemampuan membaca yang lebih baik dibandingkan siswa yang kurang mendapat dukungan. Selain itu, kolaborasi antara guru dan orang tua juga terbukti mampu membantu siswa yang semula mengalami kesulitan membaca menjadi lebih berkembang. Temuan ini menegaskan pentingnya sinergi antara lingkungan rumah dan sekolah dalam membentuk kebiasaan dan kemampuan membaca siswa.
Peran Guru dalam Mendukung Proses Belajar Siswa Slow Learners Di SMP Negeri 22 Surakarta Nurwiati, Titik; Suparmi, Suparmi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29431

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam mendukung proses belajar siswa slow learners di SMP Negeri 22 Surakarta. Siswa slow learners merupakan siswa yang memiliki kemampuan belajar dibawah rata – rata, namun buka termasuk disabilitas intelektual. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskripsi kualitatif dengan metode wawancara dan observasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkkan bahwa guru memiliki peran peran penting sebagai fasilitator, motivator, pembimbing, evaluator, dan inovator dalam membantu siswa slow learnes memahami materi pembelajaran. Guru juga menyesuaikan metode pembelajaran, memberikan penguatan positif serta menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan suportif. Dengan peran yang optimal, guru dapat meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar siswa slow learners secara bertahap. Penelitian ini memberikan rekomendasi penting bagi pengembangan strategi pembelajaran yang adaptif dan responsive terhadap kebutuhan individu siswa.
Identifikasi dan Pemecahan Masalah Matematika pada Siswa Sekolah Dasar Kelas Rendah Aisyah, Anggun; Nurbaiti, Dwi; Caturrahayu, Gita; Ananda, Kania; Aqsha, Miftahul; Nurhaswinda, Nurhaswinda; Akbari, Rahmatika; Alvira, Syahda; Oktavia, Vina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29432

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kemampuan pemecahan masalah matematika pada siswa sekolah dasar kelas rendah melalui analisis isi dari beberapa artikel ilmiah. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode analisis konten terhadap artikel yang dipublikasikan dalam jurnal terakreditasi SINTA pada rentang tahun 2014–2025. Sebanyak empat artikel yang relevan dianalisis untuk mengungkap gambaran umum mengenai kemampuan pemecahan masalah siswa berdasarkan tahapan Polya, yaitu memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum, siswa kelas rendah sudah memiliki kemampuan pemecahan masalah matematika yang cukup baik, meskipun masih ditemukan variasi tingkat kemampuan antara siswa satu dengan lainnya. Salah satu temuan penting adalah efektivitas model Problem Based Learning dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dibandingkan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman awal tentang kemampuan pemecahan masalah matematika pada jenjang sekolah dasar, khususnya kelas rendah.
Pengaruh Media Sosial terhadap Pola Komunikasi Interpersonal di Era Digital Arvito, Djendral Muhammad; Aziz, Firman; Ferdiana, Ryan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29433

Abstract

Perkembangan era digital telah secara drastis mengubah bentuk komunikasi manusia, terutama melalui kehadiran media sosial. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak positif dan negatif media sosial terhadap pola komunikasi interpersonal. Dengan menggunakan metode deskriptif dan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur yang melibatkan empat partisipan dari latar belakang yang beragam. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa media sosial menawarkan sejumlah manfaat, seperti mempercepat proses komunikasi, menghemat waktu, dan memperluas jaringan pertemanan. Namun demikian, media sosial juga membawa dampak negatif berupa menurunnya kualitas interaksi secara langsung, meningkatnya risiko kesalahpahaman akibat minimnya ekspresi nonverbal, serta berkurangnya kelekatan emosional antarindividu. Oleh karena itu, penting untuk menyeimbangkan penggunaan media sosial dan komunikasi tatap muka guna menjaga kualitas hubungan interpersonal. Penelitian ini menyarankan penggunaan media sosial secara cerdas agar manfaat yang diperoleh tetap optimal tanpa mengabaikan kedalaman hubungan sosial.
Tradisi Bajapuik Suku Panyalai dalam Adat Pernikahan Masyarakat Nagari Kurai Taji Padang Pariaman Darmawansyah, Al Fadhli; Karim, Maizar; Kurniawati, Merci Robbi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29434

Abstract

Tradisi Bajapuik merupakan salah satu warisan budaya Minangkabau yang masih lestari di Nagari Kurai Taji, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Tradisi ini dilakukan dalam rangkaian prosesi pernikahan, di mana pihak perempuan memberikan uang japuik (uang penjemputan) kepada pihak laki-laki sebagai bentuk penghormatan dan kesepakatan sosial-budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna, nilai, serta dinamika pelaksanaan tradisi Bajapuik di tengah perubahan sosial masyarakat. Metode yang digunakan adalah metode penelitian sejarah (historical method) yang umum dipakai, terdiri dari kegiatan heuristic, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosesi tradisi Bajapuik suku Panyalai dalam adat perkawinan Masyarakat Nagari Kurai Taji Padang Pariaman terdiri atas beberapa tahapan penting, mulai dari maantaan asok, maantaan tando,manjapuik marapulai,akad nikah,baralek dan manjalang. Tradisi ini menunjukkan keterlibatan aktif pihak perempuan dalam proses peminangan, yang menjadi ciri khas masyarakat matrilineal. Dari sisi makna dan nilai, tradisi Bajapuik mengandung nilai-nilai penghormatan, tanggung jawab sosial, dan gotong royong antar keluarga. Nilai adat dan agama juga terintegrasi dalam setiap tahapannya. Sementara itu, eksistensi tradisi ini masih terjaga meskipun mengalami penyesuaian dengan perkembangan zaman. Generasi muda cenderung tetap melestarikan Bajapuik sebagai identitas budaya, meskipun beberapa aspek prosesi mengalami penyederhanaan demi efisiensi dan relevansi dengan kondisi sosial saat ini
Analisis Deiksis Pada Cerpen “Robohnya Surau Kami” Karya Ali Akbar Navis: Kajian Pragmatik Fitri, Nurul; Maulida, Cut Wellee; Zahra, Afifatuz; Tunnur, Alvia; Istiqamah, Istiqamah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29436

Abstract

Penelitian dilakukan bertujuan untuk menjabarkan tentang salah satu bagian ilmu pragmatik yaitu deiksis yang terkandung dalam cerita pendek “Robohnya Surau Kami” karya dari AA Navis. Metode deskriptif kualitatif digunakan pada penelitian ini untuk mendapatkan data yang mengandung deiksis pada cerita yang dimaksud. Cerpen “Robohnya Surau Kami” karya dari AA Navis menjadi objek data pada penelitian ini, serta mengumpulkan data dengan teknik membaca, mencatat dan mengidentifikasikan setiap kata yang mengandung jenis-jenis deiksis yaitu deiksis persona, deiksis ruang ataupun masuk ke dalam deiksis waktu. Hasil yang didapatkan dari penelitian yang telah dilakukan menyatakan bahwa terdapat kata yang mengandung deiksis persona yang dibagi lagi menjadi tiga yaitu: persona pertama (aku, kami,kita), deiksis persona kedua (kau), deiksis persona ketiga (Ia, dia, mereka). selanjutnya terdapat kata yang termasuk kedalam bentuk dari deiksis tempat dalam cerpen tersebut yaitu ditemukan kata di sana. Dan terakhir terdapat pula bentuk deiksis waktu yang terdapat dalam cerpen ini yaitu mengandung kata beberapa tahun lalu, sekarang dan tadi subuh.
Pengaruh Komunikasi CSR dan Citra Perusahaan terhadap Kinerja Perusahaan Melalui Legitimasi Perusahaan On-Demand Platform Putri, Resya Andriani; Irawan, Enjang Pera
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29437

Abstract

Transformasi digital telah mendorong berkembangnya platform berbasis sharing economy seperti PT. GoTo Gojek Tokopedia Tbk di Indonesia. Namun, pertumbuhan ini diiringi dengan tantangan legitimasi yang memengaruhi kepercayaan publik dan kinerja perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan citra perusahaan terhadap kinerja perusahaan melalui legitimasi sebagai variabel mediasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksplanatif dengan teknik SEM-PLS terhadap 400 responden pengguna aktif GOTO di wilayah Jabodetabek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi CSR dan citra perusahaan berpengaruh signifikan terhadap kinerja, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui legitimasi. Temuan ini menegaskan bahwa legitimasi berperan penting dalam menjembatani komunikasi strategis dan keberhasilan operasional perusahaan digital.
Difficulties in Pronouncing English Vowel and Consonant by EFL Learners Aulia, Dhini; Azelia, Dinda; Rosanti, Rosanti; Lubis, Yani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29438

Abstract

Pengucapan masih menjadi tantangan penting dalam pembelajaran Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (EFL), khususnya yang menyangkut artikulasi bunyi konsonan yang tidak ada dalam bahasa ibu pembelajar. Studi ini melakukan tinjauan pustaka deskriptif untuk mengeksplorasi kesulitan pengucapan umum di antara pembelajar EFL, dengan fokus pada konsonan bahasa Inggris seperti /θ/, /ð/, /ʃ/, /ʒ/, /v/, dan gugus konsonan. Mengacu pada sepuluh artikel jurnal yang ditinjau sejawat dan tiga buku akademis yang diterbitkan antara tahun 2010 dan 2024, tinjauan tersebut mengidentifikasi pola yang konsisten dari interferensi bahasa pertama (L1), ketidakakraban artikulasi, dan kesadaran fonologis yang tidak memadai sebagai faktor utama yang berkontribusi terhadap kesalahan pengucapan. Temuan tersebut mengungkapkan bahwa pembelajar dari berbagai latar belakang linguistik—termasuk mereka yang berasal dari Indonesia, Timur Tengah, dan Asia Tenggara—sering kali mengganti bunyi bahasa Inggris yang tidak dikenal dengan padanan asli atau menyederhanakan struktur yang rumit. Selain itu, pelatihan fonetik yang terbatas dan kurangnya instruksi pengucapan yang eksplisit di kelas semakin menghambat kemampuan pembelajar untuk menghasilkan bunyi bahasa Inggris yang akurat. Studi ini menyoroti pentingnya mengintegrasikan fonetik artikulatoris, analisis kontrastif, dan praktik interaktif ke dalam instruksi pelafalan. Studi ini diakhiri dengan merekomendasikan pendekatan yang lebih sistematis dan berpusat pada siswa untuk mengajarkan pelafalan, dengan menekankan penggunaan teori fonologis, perangkat teknologi, dan tugas komunikatif untuk meningkatkan kejelasan dan kepercayaan diri siswa dalam bahasa Inggris lisan.
Media Flashcard untuk Pengenalan Kosa Kata Bahasa Inggris di Taman Kanak-Kanak Ratnadi, Ni Nyoman Ari; Marleni, Kadek Devy; Arlinayanti, Kadek Dwi; Rianita, Ni Made
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29439

Abstract

Memperkenalkan kosakata bahasa Inggris adalah salah satu metode untuk mengenalkan pembelajaran bahasa Inggris kepada uswa di Taman Kanak-Kanak, sehingga mereka dapat mulai memahami bahasa Inggris sejak usia dini. Dalam mempelajari bahasa Inggris, penting untuk terlebih dahulu dilakukan yaitu memahami dan mengenal kosakata. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memperkenalkan kosakata Bahasa Inggris kepada siswa di tingkat Taman Kanak-Kanak dengan menggunakan media flashcard. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di PAUD Sundaram dengan memilih siswa TK B yang berjumlah 15 orang dan dilaksanakan selama enam bulan. Hasil dari kegiatan ini adalah siswa mengalami peningkatan kemampuan dalam mengenal kosa kata Bahasa Inggris, pelafalan yang mulai membaik serta pemahaman yang bagus. Siswa mengikuti arahan Tim, berlomba-lomba mengangkat tangan untuk menjawab flashcard yang ditanyakan, mengulang kembali kosa kata yang mereka dengar, menjawab dengan semangat setiap kartu yang dikeluarkan oleh Tim. Siswa terlihat sangat senang sehingga suasana kelas menjadi sangat menyenangkan.