cover
Contact Name
Laila Susanti
Contact Email
laila.susanti@utb.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
laila.susanti@utb.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JFL : Jurnal Farmasi Lampung
ISSN : 23552506     EISSN : 25984896     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
The focus of JFL is to become a media for the publication of articles on Pharmaceutical and related practice-oriented subjects in the pharmaceutical sciences, natural medicine and clinic community. The scope of the journal is Pharmaceutical sciences, its research and its application.
Arjuna Subject : -
Articles 145 Documents
ANALISIS KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI PUSKESMAS WARUNGGUNUNG DAN PUSKESMAS BAROS TAHUN 2023 : ANALYSIS OF PATIENT SATISFACTION WITH PHARMACEUTICAL SERVICES AT WARUNGGUNUNG HEALTH CENTER AND BAROS HEALTH CENTER IN 2023 Noviyanto, Fajrin; Amanda, Salwa; Mursyid, Abdillah; Shobah, Afifah Nur
JFL : Jurnal Farmasi Lampung Vol. 13 No. 1 (2024): JFL : Jurnal Farmasi Lampung
Publisher : Program Studi Farmasi-Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam-Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jfl.v13i1.1308

Abstract

Salah satu indikator utama pemantauan kualitas pelayanan adalah kepuasan pelanggan, ini berasal dari fakta bahwa harapan pelanggan telah dipenuhi oleh layanan yang mereka terima. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa puas pasien BPJS dan pasien umum dengan layanan farmasi yang diberikan di Puskesmas Warunggunung dan Puskesmas Baros Kabupaten Lebak pada tahun 2023. Pengumpulan data dilakukan dengan lembaran kuesioner. Subyek penelitian ini adalah pasien BPJS dan pasien umum di Puskesmas Warunggunung dan Puskesmas Baros yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu purposive sampling dimana penetapan sampel berdasarkan pertimbangan dari peneliti dan pengambilan sampel berdasarkan syarat yang berhubungan dengan penelitian sehingga sampel yang diambil harus memenuhi kriteria inklusi dan yang masuk kriteria eksklusi tidak dimasukkan dalam sampel penelitian. Penelitian ini melibatkan 270 responden di Puskesmas Warunggunung dan 260 responden di Puskesmas Baros yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian di Puskesmas Warunggunung diperoleh hasil reliability pasien BPJS (70,18%) umum (70,74%), responsiveness BPJS (70,18%) umum (69,44%), assurance BPJS (71,11%) umum (72,22%), empathy BPJS (72,40%) umum (71,11%), tangible BPJS (70,18%) umum (70,56%) pada Puskesmas Baros diperoleh hasil reliability BPJS (73,84%) umum (74,23%), responsiveness BPJS (76,34%) umum (76,73%), assurance BPJS (74,80%) umum (75,96%), empathy BPJS (72,69%) umum (72,5%), tangible BPJS (66,15%) umum (66,92%). Dari penelitian ini dapat disimpulkan Puskesmas Warunggunung pada pasien BPJS nilai rata-rata (70,81%) umum (70,81%) sedangkan di Puskesmas Baros pasien BPJS nilai rata-rata (72,76%) umum (73,26%) klasifikasi puas. Tidak terdapat hubungan antara karakteristik usia (p=0,996), jenis kelamin (p=0,084) dan tingkat pendidikan (p=0,140) dengan tingkat kepuasan. Ada hubungan karakteristik pekerjaan p value (0,022) dengan kepuasan pasien BPJS dan pasien umum terhadap pelayanan kefarmasian di Puskesmas Warunggunung dan Puskesmas Baros Kabupaten Lebak.
Analisis Kepuasan Pasien Rawat Jalan Instalasi Farmasi di Rsud Islamic Centre Kota Agung Tanggamus Dengan Menggunakan Metode Servqual Periode Ratnasari, Gina; Nopiyansyah, Nopiyansyah; Samsuar, Samsuar; Erniyati, Erniyati; Herdiansah, Riko
JFL : Jurnal Farmasi Lampung Vol. 12 No. 2 (2023): JFL : Jurnal Farmasi Lampung
Publisher : Program Studi Farmasi-Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam-Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jfl.v12i2.1339

Abstract

Based on the results of the study, it was found that the characteristics of female respondents were more than that of men. Based on the age of the respondents 17-65 years, the results obtained from the analysis were more than 26-35 years old, totaling 32 respondents with a percentage of 41%. Characteristics of respondents based on private employment, self-employed, civil servants, and others were obtained with the largest number, namely other jobs with a value of 54 respondents and a percentage of 69%, characteristics based on education at the level of SD, SMP, SMA, Diploma, Bachelor and others. more respondents with high school level education, amounting to 39 with a percentage of 50%. Based on the sociodemographic data of BPJS respondents and in general, there were more BPJS patients, namely 56 respondents with a percentage of 71%. Based on the results of the analysis of the reality value and the expected value of the five dimensions of servqual reliability, responsiveness, assurance, empathy and physical facilities, the average value or overall real value is 389 and the average expectation value is 391.4. The value of the service quality of the respondents from the five dimensions of servqual, namely reliability, responsiveness, assurance, empathy and physical facilities obtained an average value (-1.6), the value of the level of patient satisfaction based on the five servqual dimensions the average number was obtained (0.994), and Based on the analysis of the level of patient satisfaction with the pharmacy installation service at the Islamic Center Hospital, Kotaagung Tanggamus, the reality value is obtained from the five servqual dimensions with an average value of 389. Keywords: Respondent Satisfaction, RSUD Kotaagung Tanggamus Islamic Centre, Servqual Dimension, Service Quality, Sociodemographics of Respondents.
GAMBARAN PENERAPAN PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK DI KOTA BANDAR LAMPUNG: THE IMPLEMENTATION OF PHARMACEUTICAL SERVICES STANDARD IN PHARMACIES IN BANDAR LAMPUNG MUNICIPALITY suri, Nurma; Zakiah Oktarlina, Rasmi; Aulia Ramdini, Dwi; Prabamukti, Ilyas; Antika Sintia, Nova
JFL : Jurnal Farmasi Lampung Vol. 13 No. 1 (2024): JFL : Jurnal Farmasi Lampung
Publisher : Program Studi Farmasi-Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam-Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jfl.v13i1.1356

Abstract

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 73 Tahun 2016 merupakan tolak ukur dalam menyelenggarakan pelayanan kefarmasian. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran terkait penerapan standar pelayanan kefarmasian di apotek yang ada di Kota Bandar Lampung. Studi merupakan penelitian survei menggunakan kuesioner dengan metode deskriptif kuantitatif. Sampel ditentukan dengan teknik stratified random sampling. Jumlah minimum sampel dihitung berdasarkan rumus slovin dengan kelonggaran ketidaktelitian karena kesalahan pengambilan sampel yang ditolerir sebesar 0,1. Hasil penelitian memperoleh sebanyak 124 sampel dari 124 apotek di 20 Kecamatan di Kota Bandar Lampung yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis memperlihatkan 25% apotek dimiliki oleh apoteker. Golongan obat yang banyak dibeli oleh pelanggan adalah analgesik 32,06%, antipiretik 22,14% dan antibiotik 16,79%. Pelaksanaan penerapan standar pelayanan kefarmasian apotek setiap komponen mencapai lebih dari 70%, kecuali untuk sub-komponen home care (56,5%), monitoring efek samping obat (46%), medication record (47,6%) dan penilaian kepuasan pelanggan (58,1%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagian besar penerapan standar pelayanan kefarmasiaan di Apotek di Kota Bandar Lampung baik tetapi pelaksanaan pelayanan didominasi oleh tenaga non-apoteker.
FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI SHEET MASK EKSTRAK DAUN KERSEN (Muntingia Calabura L.) TERHADAP Staphylococcus aureus: FORMULATION AND ANTI BACTERIAL ACTIVITY OF SHEET MASK KERSEN LEAF EXTRACT (Muntingia calabura L.) AGAINST Staphylococcus aureus Bakri, Dzaki Fikri Firdaus; Widya Pangesti, Erma
JFL : Jurnal Farmasi Lampung Vol. 13 No. 1 (2024): JFL : Jurnal Farmasi Lampung
Publisher : Program Studi Farmasi-Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam-Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jfl.v13i1.1528

Abstract

Jerawat merupakan penumpukan kelenjar minyak pada kulit, disebabkan karena penyumbatan kotoran, dan infeksi bakteri. Bahan alternatif alami yang bisa digunakan untuk anti jerawat yaitu daun kersen (Muntingia calabura L.), mengandung senyawa flavonoid yang dapat mencegah pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Daun kersen dapat dibuat menjadi bentuk sediaan sheet mask untuk mempermudah dalam penggunaan sebagai antijerawat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui mutu fisik dan kekuatan hambat dari sheet mask ekstrak daun kersen (Muntingia calabura L.) terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Daun kersen diekstraksi dengan pelarut etanol 96% menggunakan metode maserasi kemudian diformulasikan menjadi sheet mask dengan konsentrasi ekstrak daun kersen sebesar 5%, 10%, dan 15%, lalu dilakukan pengujian mutu fisik sediaan meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji viskositas, uji bobot jenis, uji waktu kering, dan uji hedonik serta uji aktivitas antibakteri dengan metode difusi disk. Hasil pengujian mutu fisik sediaan sheet mask ekstrak daun kersen dengan ketiga konsentrasi ekstrak tersebut menghasilkan mutu fisik yang baik dan didapatkan diameter kekuatan hambat bakteri Staphylococcus aureus dari sheet mask ekstrak daun kersen yaitu pada formula 1 sebesar 11,54 ± 0,774 mm, formula 2 sebesar 13,175 ± 1,679 mm dan formula 3 sebesar 14,73 ± 1,024 mm yang termasuk kategori kuat.  
AKTIVITAS ANTIGLIKASI EKSTRAK DAUN KENIKIR (Cosmos caudatus Kunth) DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS: ANTI-GLICATION ACTIVITY OF KENIKIR (Cosmos caudatus Kunth) LEAF EXTRACT USING SPECTROPHOTOMETRY UV-VIS METHOD Lindawati, Novena Yety; Aisyah, Nurul
JFL : Jurnal Farmasi Lampung Vol. 13 No. 1 (2024): JFL : Jurnal Farmasi Lampung
Publisher : Program Studi Farmasi-Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam-Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jfl.v13i1.1559

Abstract

Kenikir merupakan jenis sayuran yang sering dikonsumsi mentah sebagai lalapan dan dimasak sebagai sayur. Senyawa flavonoid dan fenolik yang terdapat pada daun kenikir dapat digunakan sebagai antiglikasi. Glikasi sendiri merupakan penyebab terjadinya komplikasi pada penderita diabetes. Reaksi glikasi akan membentuk senyawa berbahaya Advanced Glycation End Products (AGEs) sehingga memperburuk kondisi penderita diabetes. Antiglikasi sangat dibutuhkan untuk mencegah produksi Advanced Glycation End Products (AGEs). Mengetahui aktivitas antiglikasi pada ekstrak daun kenikir merupakan tujuan penelitian ini. Dalam penelitian ini digunakan metode spektrofotometri UV-VIS. Hasil ekstrak daun kenikir direaksikan dengan 2,4-dinitrofenilhidrazin (DNPH) dan BSA terglikasi dianalisis menggunakan Spektrofotometri pada panjang gelombang 450 nm. Hasil penelitian menujukkan ekstrak etanol daun kenikir memiliki aktivitas antiglikasi dengan rata-rata nilai  sebesar 295,047 ppm dengan koefisien variasi sebesar 0,850%.
GAMBARAN PENGOBATAN PERGANTIAN SENDI LUTUT (TOTAL KNEE REPLACEMENT) DI RSUD JENDERAL AHMAD YANI, KOTA METRO, LAMPUNG. : THERAPY TREATMENT OF TOTAL KNEE REPLACEMENT AT PUBLIC HOSPITAL JENDERAL AHMAD YANI, KOTA METRO, LAMPUNG Dina Fatma Alia; Andayani, Tri Murti; Endarti, Dwi; Pamungkas, Kumbang Nirbhaya
JFL : Jurnal Farmasi Lampung Vol. 13 No. 1 (2024): JFL : Jurnal Farmasi Lampung
Publisher : Program Studi Farmasi-Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam-Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jfl.v13i1.1587

Abstract

Total Knee Replacement (TKR) merupakan prosedur pergantian sendi lutut yang sudah rusak dengan sendi lutut buatan. Dalam prosedur TKR selain operasi, terdapat pengobatan utama yang diberikan yaitu analgesik sebagai pain management, antibiotik sebagai wound closure dan pengobatan lain yang dibutuhkan sesuai dengan kondisi pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengobatan prosedur TKR.  Observasional dengan design studi cohort retrospektif yang bersifat deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Sampel merupakan seluruh pasien yang memperoleh prosedur TKR periode 1 Januari 2022 - 31 Desember 2023. Data pengobatan dari 54 pasien telah diperoleh melalui rekam medis. NSAID (Nonsteroidal anti-inflammatory drugs) dan sefalosporin dipilih sebagai analgesik dan antibiotik pada pengobatan rawat inap dan obat pulang. Selain itu terdapat antiulkus, antikonvulsan, vitamin dan obat lain. Persentase pengobatan yang diberikan pada pengobatan rawat inap yaitu Ketorolac (79.3%), Ibuprofen (20.7%), Cefazolin (3.7%), Cefuroxime (92.7%), Ranitidine (100%), Amlodipine (5.5%), Atorvastatin (1.8%), and Candesartan (1.8%). Persentase pemberian obat pulang yaitu Meloxicam (94.4%), Diclofenac Natrium (5.6%), Cefixime (100%), Gabapentin (88.9%), Calcium (37.1%), and Mecobalamin (5.3%).
UJI AKTIVITAS ANALGETIK EKSTRAK ETANOL DAUN MIANA (Coleus atropurpureus L. Benth) PADA MENCIT PUTIH JANTAN (Mus musculus) DENGAN METODE HOT PLATE: TESTING THE ANALGETIC ACTIVITY OF MIANA LEAVES (Coleus atropurpureus L. Benth) ETHANOL EXTRACT ON MALE WHITE MICE (Mus musculus) USING THE HOT PLATE METHOD Maria Adventiana Harlindaningrum; Wisnu Kusuma, Eka
JFL : Jurnal Farmasi Lampung Vol. 13 No. 1 (2024): JFL : Jurnal Farmasi Lampung
Publisher : Program Studi Farmasi-Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam-Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jfl.v13i1.1597

Abstract

Miana (Coleus atropurpureus L. Benth) adalah tumbuhan dengan daun berwarna ungu kecoklatan sampai ungu kehitaman memiliki kandungan flavonoid sebagai antioksidan yang mampu tumbuh diberbagai tempat. Sebanyak 25 ekor mencit putih jantan (Mus musculus) yang dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan yaitu sebagai kontrol negatif (CMC-Na), positif (Natrium Diklofenak), ekstrak daun Miana dengan 3 tingkatan dosis  (50 mg/KgBB; 100 mg/KgBB; 200 mg/KgBB). Pengujian dengan menggunakan metode hot plate yang memberikan rangsangan panas pada telapak kaki mencit yang akan menyebabkan mencit memberikan respon nyeri. Mencit diberikan perlakuan dilakukan dengan melakukan pengamatan respon mencit setiap 15 menit selama 120 menit dengan waktu cut off 40 detik. Hasil diuraikan dengan uji Shapiro-Wilk, Levene test, dan One-Way Anova didapatkan hasil secara beruntun yaitu 0,002; 0,006; 0,000. Hasil penelitian ekstrak daun miana pada dosis 50 mg/Kg BB, 100 mg/Kg BB, dan 200 mg/Kg BB memiliki aktivitas analgetik dan pada dosis 200 mg/Kg BB memiliki kekuatan hampir sama dengan kontrol positif.
Skizofrenia STUDI EFEK SAMPING PENGGUNAAN OBAT PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2021: STUDI EFEK SAMPING PENGGUNAAN OBAT PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2021 Wahidah, Lilik Koernia; Mulyani, Yuli Wahyu Tri; Wahyuni, Novita Tri; Hijrah; Rahayu, Dwi Sri
JFL : Jurnal Farmasi Lampung Vol. 13 No. 1 (2024): JFL : Jurnal Farmasi Lampung
Publisher : Program Studi Farmasi-Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam-Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jfl.v13i1.1621

Abstract

Skizofrenia merupakan gangguan jiwa berat dengan berbagai gejala kejiwaan termasuk gejala positif waham dan halusinasi. Secara umum antipsikotik dibagi menjadi dua golongan, yaitu antipsikotik tipikal dan atipikal. Penelitian ini merupakan suatu penelitian non-eksperimental observasional dengan pengambilan data secara prospektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek samping penggunaan obat pada pasien skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Lampung. Populasi sampel penelitian ini adalah pasien skizofrenia rawat jalan pada bulan Agustus tahun 2021 yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 100 pasien. Pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder. Data berupa obesrvasi dan wawancara terkait gejala efek samping antispikotik. Data sekunder dari rekam medik pasien berupa kelengkapan data pasien, jenis skizofrenia serta terapi antipsikotik. Hasil penelitian berdasarkan karakteristik usia terbanyak 26-35 tahun (28%) jenis kelamin laki-laki (62%) pendidikan terakhir SMA (48%) tidak bekerja (78%) riwayat merokok (41.7%) Hasil penelitian menunjukan bahwa terapi 2 kombinasi antipsikotik paling banyak risperidon-clozapin (50%) 3 kombinasi paling banyak haloperidol-clozapin-olanzapin (20.3%) 4 kombinasi risperidon-trihexyphenidyl-clozapin-chlorpromazin (31.4%). Efek samping yang terjadi pada 100 pasien paling banyak S.ekstrapiramidal yaitu hipersaliva (15%) tremor (72%) rigiditas otot (33%) bradikinesia (82%) akatisia (95%) distonia (10%) pusing (86%) lemas (31%) linglung (77%) kesulitan berjalan (37%) sesak nafas (34%) berkeringat (13%) mata kabur (37%) sedasi (13%) insomnia (93%) anoreksia (17%) dan sering buang air kecil (11%). Efek samping paling banyak terjadi adalah Syndrom ekstrapiramidal dan untuk terapi antipsikotik yang paling banyak digunakan adalah terapi kombinasi antipsikotik.
A UPAYA PENANGGULANGAN PENYAKIT MENULAR DENGAN KAJIAN PERATURAN YANG KOMPREHENSIF DI KOTA BANDAR LAMPUNG : Bandar Lampung, Penyakit Menular, Pelayanan Kesehatan, Penanggulangan. Yudha Patria, Riza; Nopiyansyah; Nurjanah, Siti; Mulia Anasis, Annisa; Sari, Novita
JFL : Jurnal Farmasi Lampung Vol. 13 No. 1 (2024): JFL : Jurnal Farmasi Lampung
Publisher : Program Studi Farmasi-Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam-Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jfl.v13i1.1627

Abstract

Penyakit menular adalah kondisi yang dapat menyebar luas dan menjadi wabah, beberapa di antaranya yang ada di Indonesia telah terjadi di Kota Bandar Lampung. Penyakit menular disebabkan oleh virus, bakteri, parasit atau jamur. Penyakit menular dapat terjadi secara kontak langsung melalui fisik maupun lewat saluran pernafasan yang kita hirup sehari-hari. Penanggulangan penyakit menular harus segera dilakukan dan diatasi oleh pemerintah setempat dalam hal ini pemerintah daerah, jika tidak segera diatasi maka penyakit ini agar menjadi wabah yang menakutkan bagi masyarakat. Upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit menular, seperti promosi gaya hidup sehat dan vaksinasi, menjadi kunci yang dapat dilakukan oleh pemerintah. Selain itu, meningkatkan gizi, menjaga kebersihan lingkungan, dan memberikan penyuluhan kesehatan juga menjadi langkah penting untuk mencegah penyebaran penyakit menular. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan mengatur berbagai aspek dalam sistem kesehatan di Indonesia. Undang-Undang ini mengubah fokus pengobatan menjadi pencegahan, memudahkan akses layanan kesehatan dan mempersiapkan sistem kesehatan yang tangguh menghadapi bencana.
Naskah; RASIONALITAS PENGGUNAAN OBAT HIPERTENSI PADA PENDERITA HIPERTENSI STAGE II DI PUSKESMAS X JANUARI-JUNI 2023: RATIONAL USE OF ANTIHYPERTENSIVE DRUGS IN STAGE II HYPERTENSION AT PUSKESMAS X JANUARY-JUNE 2023 Budianti Soemarie, Yulistia; Selpiya; Fadillah, Aris
JFL : Jurnal Farmasi Lampung Vol. 13 No. 1 (2024): JFL : Jurnal Farmasi Lampung
Publisher : Program Studi Farmasi-Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam-Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jfl.v13i1.1641

Abstract

Hipertensi stage II ditandai dengan tekanan darah sistolik ≥160 mmHg dan diastolik ≥90 mmHg yang tidak stabil. Terapi antihipertensi diperlukan untuk mengontrol tekanan darah dan mengurangi efek samping, sehingga harus rasional sesuai pedoman. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola penggunaan obat antihipertensi pada pasien hipertensi di Puskesmas X Provinsi Kalimantan Selatan, serta mengevaluasi rasionalitasnya berdasarkan Buku Panduan Praktik Klinik. Studi observasional deskriptif ini menggunakan data retrospektif dari 75 rekam medis dan 109 lembar resep. Pengambilan data dilakukan dengan metode nonprobability sampling menggunakan teknik purposive sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data dibandingkan dengan Buku Pedoman Praktik Klinik dan disajikan dalam diagram, tabel, dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan monoterapi amlodipine (90%) dan kombinasi CCB+ACEI (59%). Rasionalitas penggunaan obat menunjukkan ketepatan indikasi (100%), tepat pasien (100%), pemilihan obat (17,4%), dosis (80,7%), dan interval waktu pemberian (97,2%).

Page 10 of 15 | Total Record : 145