cover
Contact Name
Made Gautama Jayadiningrat
Contact Email
jpppjournal@undiksha.ac.id
Phone
+6287762961886
Journal Mail Official
gtm_jd@yahoo.co.id
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan
ISSN : 19797109     EISSN : 26154498     DOI : 10.23887/jppp.v4i3
Core Subject : Education,
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan (JPPP) is an international journal which provides a forum for publishing research or review articles related to researches in instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational technology, and educational development. p-ISSN : 1979-7109 (Print) and e-ISSN : 2615-4498 (Online)
Articles 675 Documents
School Effectiveness: Institutional Benchmarking for Vocational High School Management Prasetyo, Muhammad Anggung Manumanoso; Salabi, Agus Salim
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2023): October
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v7i3.57587

Abstract

The disruption era presents a challenge for schools in the form of educational graduate standards in comparison to industry and the workforce. The government responded by instituting a policy of vocational schools to produce superior human resources. The adaptive strategy implemented is one of long-term quality improvement through the measurement of organizational performance using benchmarking models. The study aims to analyze the effectiveness of benchmarking techniques in improving educational services in Public Vocational High School. The research is qualitative in nature, employing case study techniques. The veracity of the data is checked using sources of principals, school public relation, and senior teacher. Data triangulation techniques and peer discussion were used to examining the data. The study's findings demonstrate technical benchmarking implementation through planning, analysis, integration, implementation, and maturity is known as institutionalist benchmarking. Benchmarking strategies for sustainable organizations are implemented concurrently through vision adaptation, mission and objectives toward strategic environments; benchmarking targeting focus determination, and goal determination through the fabric of school superior partnerships. Adaptation of the benchmarking outcomes program results in actualizing educational information system management, peer tutoring techniques, optimization of research activities, and strengthening internal supervision. In addition, interviews are the only method used to collect data for this study. Therefore, future research will investigate the school institution of others in Indonesia, particularly the development of vocational schools that have already integrated science and skill competencies.
E-LKPD Berbasis Scaffolding Question Prompt untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMP Dalam Pembelajaran IPA Wahyuni, Diah; Octaviani S, Nazhaa; Supeno; Nuha, Ulin; Rusdianto
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2023): October
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v7i3.57702

Abstract

Keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPA rendah sehingga masih perlu dikembangkan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan e-LKPD berbasis scaffolding question prompt yang valid, praktis dan efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa SMP dalam pembelajaran IPA. Desain penelitian pengembangan ini menerapkan model ADDIE. Teknik dan instrument pengumpulan data penelitian ini antara lain angket, tes keterampilan berpikir kritis, wawancara, observasi dan dokumentasi yang kemudian dianalisis. Subjek uji coba dengan uji coba kelompok besar terdiri dari 32 siswa kelas VII SMP. Hasil penelitian validitas e-LKPD berbasis scaffolding question prompt tergolong berkategori sangat valid sebesar 99%, tergolong sangat praktis dengan rata-rata keterlaksanaan pembelajaran sebesar 93%, tergolong efektif dengan hasil nilai N-gain sebesar 0.73 dan rata-rata angket respon siswa sebesar 85%. Berdasarkan hasil presentase validitas, kepraktisan dan efektivitas telah mencapai kategori sangat valid, sangat praktis dan efektif sehingga e-LKPD berbasis scaffolding question prompt layak digunakan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa SMP dalam pembelajaran IPA.
Kewirausahaan: Integrasi Industri Subsektor Kuliner pada Bahan Ajar Suni, Muhadjir; Ridwan, Masri; Muh. Taufik
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2024): April
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v8i1.57733

Abstract

Bahan ajar yang digunakan belum berorientasi pada kebutuhan peserta didik yang kontekstual dengan situasi industri kuliner di era new normal. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan bahan ajar mata kuliah Kewirausahaan pada suplemen materi Potensi Produk Lokal. Penelitian ini adalah pengembangan dengan model  produk Borg and Gall. Produk divalidasi 4 expert judgment yaitu ahli materi pariwisata, desain, bahasa, dan praktisi bidang wirausaha sebelum diuji coba terhadap 10 mahasiswa mata kuliah kewirausahaan.  Integrasi  bahan ajar tentang  inovasi yang dilakukan oleh pelaku sub sektor dilakukan dengan menganalisis hasil wawancara  menggunakan trianggulasi dan  audit trial semua informasi.  Analisis data pada pengembangan bahan ajar  menggunakan deskriptif kuantitatif dengan tingkat kelayakan menggunakan skala likert, dilakukan dengan mengumpulkan jawaban responden.  Hasil menunjukkan tanggapan ahli materi, desain pembelajaran, bahasa, praktisi serta mahasiswa adalah tidak perlu direvisi dengan tingkat persentase 85,24 % dan layak untuk digunakan. Simpulan penelitian menunjukkan produk bahan ajar hasil pengembangan dapat diterima dengan baik dan layak digunakan. Implikasi penelitian ini yaitu bahan ajar dapat memberi inspirasi kepada mahasiswa jurusan Tata Boga dalam mengoperasikan usaha kuliner yang tangguh dan inovatif di masa yang akan datang. 
Peran Persepsi Dukungan Sosial sebagai Mediator antara Trait Mindfulness dan Motivasi Akademik Mahasiswa Rahmadini, Rizqika; Salim, Rose Mini Agoes
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2023): October
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v7i3.58907

Abstract

Selama pembelajaran jarak jauh, mahasiswa banyak yang merasa kesulitan mempertahankan motivasi akademik. Studi terdahulu menemukan trait mindfulness dapat meningkatkan motivasi akademik, namun hubungan kedua variabel tersebut masih inkonsisten. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran persepsi dukungan sosial sebagai mediator antara trait mindfulness dan motivasi akademik pada mahasiswa yang menjalani perkuliahan jarak jauh. Tipe penelitian adalah kuantitatif non-eksperimental dengan desain cross-sectional study. Data dikumpulkan menggunakan tiga alat ukur yang telah diadaptasi yaitu Academic Motivation Scale (AMS), Mindful Attention Awareness Scale (MAAS), dan Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS). Terdapat total 162 mahasiswa jenjang  sarjana dan pascasarjana yang menjadi partisipan. Analisis data dilakukan menggunakan mediasi model 4. Hasil penelitian menunjukkan ketiga variabel berhubungan positif dan linear, serta persepsi dukungan sosial memediasi hubungan trait mindfulness dan motivasi akademik secara penuh. Dengan demikian, semakin tinggi trait mindfulness yang dimiliki mahasiswa akan membantu mereka melihat situasi pembelajaran secara lebih positif dan menerima dukungan sosial, dan mahasiswa dapat meningkatkan pula motivasi akademik. Implikasi dari temuan ini bagi mahasiswa bisa mencoba mengembangkan praktik mindfulness dalam kehidupan kesehariannya maupun mengikuti pelatihan berbasis meditasi.
Peranan Media Instagram terhadap Keaktifan Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Sejarah di SMA Musthafa, Nurul Qhatami; Sakdiyah; Azis, Abdul
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2023): October
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v7i3.59652

Abstract

Proses pembelajaran sejarah siswa masih kurang aktif dan asik dengan kesibukkannya masing-masing serta tidak memperhatikan pembelajaran yang sedang berlangsung. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis media instagram terhadap keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran sejarah siswa kelas XI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pre-experimental dengan desain penelitian one shot case study. Subjek dalam penelitian yaitu siswa kelas XI IPS yang berjumlah 18 siswa. Metode pegumpulan data dengan tes dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis regresi linear sederhana dan uji hipotesis. Hasil penelitian diperoleh bahwa hasil angket keaktifan belajar siswa setelah mengikuti pembelajaran menggunakan media instagram mendapat nilai akhir 79,36, menunjukkan keaktifan siswa dalam pembelajaran sejarah sangat antusias dengan kategori baik. Hasil analisis regresi linear sederhana diperoleh bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara media instagram terhadap keaktifan belajar dengan persentase hubungan kedua variabel sebesar 67% dan 33% dipengaruhi oleh faktor luar seperti lingkungan. Hasil uji hipotesis diperoleh nilai uji thitung > ttabel atau 5,716 > 2,120. Simpulan penelitian yaitu penerapan media instagram berpengaruh terhadap keaktifan belajar siswa kelas XI IPS. Oleh sebab itu, media instagram efektif diterapkan dalam pembelajaran sejarah.
SMILE Application-Excursion to Space to Improve the Critical Thinking Skills of Fourth Grade Elementary School Students Arsy, Nabila; Hanif, Muhammad
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2024): Juli
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v8i2.59729

Abstract

The low interest of students in learning is due to the need for more interactive learning media in line with technological developments in the 21st century. This research aims to create an application-based learning media called SMILE (Smart Interactive Learning) - Excursions to Space, which can improve the critical thinking skills of grade VI students on solar system material. This research uses the ADDIE teaching material development model, which consists of 5 stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Data collection techniques were carried out by interview, expert and student validation, and evaluation questions (pretest and post-test). Data analysis techniques include data on the learning media development process, data on the feasibility of learning media through expert validation and user validation, and data on the effectiveness of teaching media with the T-test and N-Gain test. The results showed that the SMILE application learning media received the "Very Feasible" category from material experts, media experts, and students (users). The results also showed increased students' critical thinking skills after learning the SMILE application, which was proven by the T-test and N-Gain test results in the "high" category. This research concludes that an application-based learning media that is feasible and effective for improving students' critical thinking skills is produced.
Paradoks Akademik di Kalangan Mahasiswa yang Mengikuti Program "Kampus Mengajar" Ayi Abdurahman; Jepri Utomo; Misbahul Munir; Arif Saefudin; Hegar Harini
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2024): April
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v8i1.59817

Abstract

Program "kampus mengajar" merupakan kebijakan mitigasi Covid-19 di Indonesia yang melibatkan mahasiswa sebagai relawan Covid-19 dengan 12 SKS. Meskipun demikian, para relawan menghadapi beberapa kendala. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman para relawan Covid-19 yang berpartisipasi dalam program tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Partisipan penelitian adalah mahasiswa. Observasi dan wawancara mendalam dilakukan terhadap mahasiswa dan beberapa pimpinan program studi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program "kampus mengajar" menjadikan mahasiswa sebagai relawan Covid-19. Namun, kegiatan ini tidak sepenuhnya mendapat dukungan dari pihak kampus. Ada tiga indikasi dari temuan tersebut; pertama, meskipun mahasiswa program "kampus mengajar" telah menjalankan tugas akademik dan tugas sebagai relawan Covid-19, relevansi tugas mereka tidak diakui dalam kurikulum fakultas atau program studi. Kedua, kebijakan internal perguruan tinggi tidak sejalan dengan kebijakan pusat yang meminta perguruan tinggi untuk memberikan solusi pencegahan Covid-19. Ketiga, konversi program kampus mengajar tidak setara dengan 12 SKS. Penelitian ini merekomendasikan agar program "kampus mengajar" melibatkan penasihat akademik untuk membantu mahasiswa dalam mengembangkan kegiatan yang sesuai dengan mata kuliah tertentu.
E-Modul sebagai Bahan Ajar Mandiri untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Zulfi Idayanti; Muh. Asharif Suleman
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2024): April
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v8i1.61283

Abstract

Kurangnya media pembelajaran digital menyebabkan siswa kesulitan dalam belajar. Hal ini bedampak pada hasil belajar siswa yang rendah. Berdasarkan hal tersebut, maka tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis efektifitas penggunaan e-modul sebagai bahan ajar mandiri dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Jenis penelitian termasuk model R&D namun pada penelitian ini hanya melakukan uji efektivitas. Subjek penelitian adalah siswa dengan jumlah 36 dibagi menjadi dua kelas 18 kelas kontrol dan 18 kelas eksperiment. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes hasil belajar. Analisis data yang digunakan independent sample T-test dengan aplikasi JASP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan e-modul sebagai bahan ajar mandiri efektif meningkatkan hasil belajar peserta didik. Hal ini dilihat dari nilai rata-rata hasil belajar yang berbeda antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, dimana nilai rata-rata hasil belajar siswa kelas ekperiment lebih tinggi dari kelas kontrol. Disimpulkan bahwa E-modul dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Direkomendasikan penggunaan bahan ajar e-modul sebagai salah satu sumber belajar khususnya materi ekosistem. Implikasi penelitian yaitu E-modul yang dikembangkan dapat digunakan dalam pembelajaran.
Menelisik Kecerdasan Emosional Mahasiswa Aktivis Kampus Endah Palupi, Gita; Barus, Gendon
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2024): April
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v8i1.61434

Abstract

Kecerdasan emosi (EQ) tidak kalah penting dengan kecerdasan intelektual (IQ). Mahasiswa aktivis kampus dituntut untuk memiliki kecerdasan emosional yang tinggi/baik agar mampu menyeimbangkan berbagai kepentingan dan prioritas sehingga tidak terjebak dalam berbagai konflik. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan  tingkat kecerdasan emosional mahasiswa aktivis kampus; mengidentifikasi item skala kecerdasan emosional yang capaian skornya rendah/belum optimal; dan menentukan topik pelatihan peningkatan kecerdasan emosi bagi mereka. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif . Subjek penelitian berjumlah 47 mahasiswa. Instrumen pengumpulan data menggunakan Skala Kecerdasan Emosional Mahasiswa Aktivis Kampus dengan indeks Cronbach's Alpha sebesar 0,960. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif kategori. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar (51%) mahasiswa aktivis kampus memiliki kecerdasan emosional pada kategori tinggi, 43% pada kategori sangat tinggi, sisanya (6%) pada kategori sedang. Teridentifikasi dua item skala kecerdasan emosional yang capaian skornya belum optimal (4%) menyangkut aspek manajemen diri dan kesadaran diri.
PBLRQA Strategy on Metacognitive Skills and Higher-order Thinking of Students in the Genetics Course Hasan, Isharyadi; Budiarsa, I Made; Astija; Bialangi, Mursito S; Jamhari, Mohammad
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2024): April
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v8i1.61962

Abstract

Low metacognitive abilities and high-level thinking cause students to have difficulty understanding genetics course material. This research aims to analyze the effectiveness of PBLRQA, PBL, and RQA strategies on students' metacognitive and higher-order thinking skills. This research uses a non-equivalent control group pretest-posttest design. Sampling was carried out on 118 students consisting of four classes using saturated sampling techniques. The research instruments used were observation sheets on lecturer and student activities, essay-based metacognitive skills tests, and multiple-choice tests on high-level thinking skills. Lecturer and student activity data were analyzed based on the percentage of indicators categorized as high and very high syntactically. Data on metacognitive skills and higher-order thinking were analyzed using the Normalized Gain and Independent Kruskal Wallis tests. Research findings show that implementing PBLRQA, PBL, and RQA strategies is ineffective in improving students' metacognitive and higher-order thinking skills. To follow up on these findings, further research is needed to explore the involvement of learning styles and social support on students' metacognitive skills and higher-order thinking skills, focusing on implementing PBLRQA and RQA strategies.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 2 (2025): July Vol. 9 No. 1 (2025): April Vol. 8 No. 3 (2024): October Vol. 8 No. 2 (2024): Juli Vol. 8 No. 1 (2024): April Vol. 7 No. 3 (2023): October Vol. 7 No. 2 (2023): Juli Vol. 7 No. 1 (2023): April Vol. 6 No. 3 (2022): Oktober Vol. 6 No. 2 (2022): Juli Vol. 6 No. 1 (2022): April Vol. 5 No. 3 (2021): Oktober Vol 5, No 3 (2021): Oktober Vol 5, No 2 (2021): Juli Vol. 5 No. 2 (2021): Juli Vol 5, No 1 (2021): April Vol. 5 No. 1 (2021): April Vol 4, No 2 (2020): Juli 2020 Vol 4, No 1 (2020): April 2020 Vol. 4 No. 3 (2020): Oktober Vol 4, No 3 (2020): Oktober Vol 4, No 3 (2020) Vol 4, No 2 (2020): Juli Vol. 4 No. 2 (2020): Juli Vol 4, No 1 (2020): April Vol. 4 No. 1 (2020): April Vol 3, No 3 (2019): Oktober 2019 Vol 3, No 2 (2019): Juli 2019 Vol 3, No 1 (2019): April 2019 Vol 3, No 3 (2019): Oktober Vol. 3 No. 3 (2019): Oktober Vol 3, No 2 (2019): Juli Vol. 3 No. 2 (2019): Juli Vol. 3 No. 1 (2019): April Vol 3, No 1 (2019): April Vol 2, No 3 (2018): Oktober 2018 Vol 2, No 2 (2018): Juli 2018 Vol 2, No 1 (2018): April 2018 Vol 2, No 3 (2018): Oktober Vol. 2 No. 3 (2018): Oktober Vol. 2 No. 2 (2018): Juli Vol 2, No 2 (2018): Juli Vol 2, No 1 (2018): April Vol. 2 No. 1 (2018): April Vol 1, No 3 (2017): Oktober 2017 Vol 1, No 2 (2017): Juli 2017 Vol 1, No 1 (2017): April 2017 Vol. 1 No. 3 (2017): Oktober Vol 1, No 3 (2017): Oktober Vol 1, No 2 (2017): Juli Vol. 1 No. 2 (2017): Juli Vol. 1 No. 1 (2017): April Vol 1, No 1 (2017): April More Issue