cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,372 Documents
Menumbuhkan Literasi Tuberkulosis melalui Simak Ya (Sinergi Mahasiwa Keperawatan dan Kader Berdaya) Metode Ketuk Pintu di Kelurahan Dira Tana Kabupaten Sumba Barat NTT Santoso, Shelfi Dwi Retnani Putri; Agustine, Uly; Paju, Wanto; Hamid, Hamid
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i8.21122

Abstract

ABSTRAK Tuberkulosis (TBC) merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan global, termasuk di Indonesia. Tahun 2023 di Puskesmas Weekaro menyumbang kasus TBC sebanyak 57 kasus, Kelurahan Dira tana masuk dalam 3 besar kasus TBC terbanyak dan terdapat kasus Putus Obat. Program pengabdian kepada masyarakat "SiMaK Ya" (Sinergi Mahasiswa Keperawatan dan Kader Berdaya) dilaksanakan bertujuan untuk menumbuhkan literasi TBC di Masyarakat Kelurahan Dira Tana, sehingga mampu melakukan pencegahan maupun runtin dalam pengobatan. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan edukasi kepada Mahasiswa, Kader Kesehatan, PMO, dan Perangkat Desa mengenai pencegahan TBC dan pengobatan TBC, yang kemudian dilanjutkan dengan simulasi edukasi oleh peserta kepada masyarakat Kelurahan Dira Tana melalui metode ketuk pintu yang didampingi oleh Koordinator TB Puskesmas. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa dari total 25 Peserta, meliputi 20 mahasiswa, 1 orang Kader, 2 orang PMO, 2 orang Perangkat Desa, adanya peningkatan pengetahuan 28% berada dalam kategori pengetahuan baik, 52% berada dalam kategori cukup, dan 20% berada dalam kategori kurang pada pre-test. Namun, pada hasil post-test, pengetahuan kategori baik meningkat sebesar 100%. Peran aktif Kerjasama antara mahasiswa, kader Kesehatan dan PMO dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan dan kepatuhan pengobatan TBC. Dukungan dari pihak Desa dan tenaga medis sangat penting untuk keberhasilan program ini. Evaluasi berkala diperlukan untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas program diharapkan berkontribusi dalam penurunan jumlah kasus TBC. Kata Kunci: Kader, Literasi, Pencegahan, Pengobatan, Pelatihan, TBC  ABSTRACT Tuberculosis (TB) remains one of the most serious infectious diseases and continues to be a global public health concern, including in Indonesia. In 2023, the Weekaro Public Health Center (Puskesmas Weekaro) reported 57 TB cases, with Dira Tana Village ranking among the top three areas with the highest number of cases, including instances of treatment interruption. The community service program "SiMaK Ya" (Synergy of Nursing Students and Empowered Health Cadres) was implemented with the aim of enhancing TB literacy among the residents of Dira Tana Village, thereby empowering them to engage in both prevention and consistent treatment of TB. The method applied involved training and educational sessions provided to nursing students, health cadres, TB treatment supervisors (PMOs), and local government officials on TB prevention and treatment strategies. This was followed by a door-to-door health education simulation conducted by the participants, supervised by the TB program coordinator from the Puskesmas. The results of the community service indicated that among the 25 participants, which included 20 students, 1 health cadre, 2 PMOs, and 2 village officials, there was a significant improvement in knowledge levels. Prior to the intervention (pre-test), 28% demonstrated good knowledge, 52% had moderate knowledge, and 20% were in the poor knowledge category. However, post-intervention (post-test) results showed that 100% of participants had achieved a good level of knowledge. The active collaboration between students, health cadres, and PMOs significantly contributed to raising community awareness and understanding of TB prevention and treatment adherence. Support from local authorities and healthcare professionals was crucial to the program’s success. Regular evaluations are essential to ensure the sustainability and effectiveness of the program, which is expected to contribute to the reduction of TB cases in the area. Keywords: Health Cadre, Literacy, Prevention, Adherence, Training, Tuberculosis
Penyuluhan tentang Kesehatan Gigi dan Mulut Serta Terapi Bermain Pada Anak Usia Sekolah di SDN Rawabunga 11, Jakarta Timur Anugrahwati, Ria; Gunawan, Edi; Silitonga, Junita
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i8.19857

Abstract

ABSTRAK Anak pada usia sekolah, rentan terkena penyakit gigi dan mulut karena secara umum belum memiliki kebiasaan yang mendukung  untuk gigi dan mulut yang sehat. Penyuluhan tentang Kesehatan gigi dan mulut serta terapi bermain adalah bagian dari Kesehatan yang baik karena dapat mempengaruhi Kesehatan seluruh tubuh. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat agar dapat meningkatkan Kesehatan gigi dan mulut serta terapi bermain pada anak. Metode pelaksanaan kegaiatan ini dimulai dari pemberian materi Kesehatan gigi dan mulut, kemudian dilanjutkan dengan praktik menggosok gigi disertai dengan terapi bermain. Kegiatan dilaksanakan pada hari Selasa, 10 Desember 2024 di SDN Rawabunga 11 Jakarta Timur. Peserta yang terlibat sebanyak 60 anak usia sekolah. Setelah dilakukan penyuluhan Kesehatan gigi dan mulut, kemudian dilanjutkan dengan praktik menggosok gigi disertai dengan terapi bermain, terlihat anak usia sekolah mampu memahami cara menjaga agar gigi dan mulut selalu sehat diiringi dengan kemampuan psikomotor. Penyuluhan kesehatan ini diharapkan anak usia sekolah dapat mempraktekkan hidup sehat bagi dirinya sendiri. Kata Kunci: Anak Usia Sekolah,  Kesehatan Gigi Dan Mulut, Praktik Gosok Gigi, Terapi Bermain  ABSTRACT School age children are vulnerable to dental and oral diseases because they generally do not have habits that support healthy teeth and mouths. Education about dental and oral health and play therapy are part of good health because they can affect the health of the whole body. The aim of community service activities is to improve dental and oral health and play therapy in children. The method of implementing this activity starts with providing dental and oral health material, then continues with the practice of brushing teeth accompanied by play therapy. The activity was held on Tuesday, December 10 2024 at SDN Rawabunga 11, East Jakarta. The participants involved were 60 school age children. After providing dental and oral health education, followed by the practice of brushing teeth accompanied by play therapy, it was seen that school-age children were able to understand how to keep their teeth and mouth healthy along with psychomotor skills. It is hoped that this health education will enable school-age children to practice healthy living for themselves. Keywords: School Age Children, Dental Health And Oral Health, Tooth Brushing Practice, Play Therapy
Intervensi Penyuluhan Gizi Seimbang dan Pencegahan Anemia di Kelas Ibu Hamil Puskesmas Rawat Inap Cempaka Khaira, Dicky Septiannoor; Hidayat, Rahmat; Ayanti, Bio Putri
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i8.21285

Abstract

ABSTRAK Anemia pada ibu hamil merupakan salah satu faktor risiko utama penyebab stunting pada anak. Berdasarkan data Profil Kesehatan Kota Banjarbaru tahun 2023, Puskesmas Rawat Inap Cempaka memiliki prevalensi tertinggi anemia pada ibu hamil sebesar 25,77%. Minimnya pengetahuan ibu hamil tentang gizi seimbang dan pencegahan anemia menjadi tantangan dalam upaya pengendalian stunting. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai gizi seimbang dan pencegahan anemia melalui intervensi penyuluhan di kelas ibu hamil. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Puskesmas Rawat Inap Cempaka, Kota Banjarbaru. Sebanyak 29 ibu hamil mengikuti penyuluhan. Pengukuran pengetahuan dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test berupa 10 butir pernyataan benar atau salah. Materi penyuluhan disampaikan menggunakan media poster dan leaflet, serta disertai diskusi interaktif. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebelum intervensi, 75,9% peserta memiliki tingkat pengetahuan dalam kategori kurang (nilai <70). Setelah penyuluhan, 51,7% peserta mencapai kategori pengetahuan baik (nilai 80–90). Persentase peningkatan pengetahuan berdasarkan N-Gain Score adalah 77,58% yang termasuk dalam kategori efektivitas tinggi. Intervensi penyuluhan gizi seimbang dan pencegahan anemia terbukti efektif meningkatkan pengetahuan ibu hamil. Penyuluhan yang kontekstual, interaktif, dan menggunakan pendekatan partisipatif berperan penting dalam meningkatkan kesadaran ibu hamil akan pentingnya asupan gizi selama kehamilan. Saran yang dapat diberikan adalah melaksanakan kegiatan serupa secara berkala di kelas ibu hamil dan melibatkan anggota keluarga agar tercapai dampak yang lebih luas dalam pencegahan anemia dan stunting. Kata Kunci: Gizi Seimbang, Pencegahan Anemia, Ibu Hamil, Stunting  ABSTRACT Anemia in pregnant women is one of the main risk factors contributing to stunting in children. According to the 2023 Banjarbaru City Health Profile, Puskesmas Rawat Inap Cempaka had the highest prevalence of anemia among pregnant women, at 25.77%. Limited knowledge among pregnant women about balanced nutrition and anemia prevention remains a challenge in stunting control efforts. This activity aimed to improve pregnant women's knowledge of balanced nutrition and anemia prevention through educational interventions in antenatal classes. The community service activity was carried out at Puskesmas Rawat Inap Cempaka, Banjarbaru City, and was attended by 29 pregnant women. Knowledge was measured using pre-test and post-test instruments consisting of 10 true or false statements. The educational materials were delivered using posters and leaflets, accompanied by interactive discussions. Evaluation results showed that before the intervention, 75.9% of participants had knowledge levels categorized as poor (score <70). After the intervention, 51.7% of participants reached the good knowledge category (scores between 80–90). The percentage increase in knowledge based on the N-Gain Score was 77.58%, which falls into the high effectiveness category. The intervention on balanced nutrition and anemia prevention proved effective in increasing pregnant women's knowledge. Contextual, interactive education using a participatory approach played a significant role in raising awareness of the importance of adequate nutrition during pregnancy. The suggestion that can be given is to carry out similar activities periodically in pregnant women's classes and involve family members to achieve a wider impact in preventing anemia and stunting. Keywords: Balanced Nutrition, Anemia Prevention, Pregnant Women, Stunting
Pemberdayaan Masyarakat Desa Bendiljati Wetan tentang Pembuatan Ramuan Saintifikasi Jamu untuk Penyakit Hipertensi Huda, Choirul; Putri, Amalia Eka; Muadifah, Afidatul; Sari, Trianita; Santoso, Arif
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i9.18124

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk memperkenalkan manfaat ramuan saintifikasi jamu sebagai penurun tekanan darahtinggi melalui program penyuluhan di Desa Bendiljati wetan. Penyuluhan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakattentang cara pembuatan serta manfaat kesehatan ramuan saintifikasi jamu, dan untuk meningkatkan potensiwirausaha di desa melalui pengembangan sediaan ramuan jamu kering siap saji. Penyuluhan dilakukan denganceramah, pembagian leaflet, dan demonstrasi produk. Evaluasi dan monitoring dilakukan dengan kuesioner sebelum dan setelah penyuluhan. Program penyuluhan efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang manfaatramuan saintifikasi jamu untuk penyakit hipertensi. Tingkat pemahaman meningkat setelah penyuluhan, menunjukkanpotensi pengembangan produk herbal lokal. Diperlukan monitoring lebih lanjut untuk memastikan pemanfaatan yang berkelanjutan dari pengetahuan yang diberikan.  Perlu adanya kerjasama lintas sector untuk mendukungpengembangan potensi local seperti ini. Kata Kunci: Hipertensi, Saintifikasi Jamu Hipertensi, Penyuluhan  ABSTRACT This research aims to introduce the benefits of scientifically certified juice as a lowering of high blood pressure through a disinfection program in the village of Bendiljati wetan. The purpose of the initiative is to educate the public about how to make and health benefits of scientific herbs, and to enhance the potential of entrepreneurs in the village through the development of the supply of ready-made dry herbs. Delivery is done with lectures, leaflet sharing, and product demonstrations. Evaluation and monitoring is done with questionnaires before and after the examination. The design program is effective in raising public awareness of the benefits of the scientific herb for hypertension. The level of understanding increased after the decontamination, indicating the potential for the development of local herbal products. Further monitoring is needed to ensure the sustainable use of the knowledge provided. We need cross-sectoral cooperation to support the development of local potential like this. Keywords: Hypertension, Scientific Diagnosis of Hypertension.
Pendampingan dan Edukasi Bahaya Pestisida terhadap Kesehatan pada Petani Sayur di Kelurahan Lingkar Selatan Kota Jambi Kurniawati, Eti; Subakir, Subakir; Putri, Elfa Meirela
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i9.21299

Abstract

ABSTRAK Petani adalah individu atau kelompok yang berprofesi sebagai pengelola dan penggarap lahan untuk memproduksi hasil pertanian, seperti tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, atau peternakan. Mereka memiliki peran penting dalam menyediakan kebutuhan dasar manusia, terutama makanan. Petani adalah tulang punggung perekonomian dan ketahanan pangan. Tanpa mereka, kebutuhan pangan masyarakat tidak dapat terpenuhi. Oleh karena itu, perlu adanya dukungan terhadap petani, seperti edukasi, pelatihan, dan kesehatan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Peran pendampingan pencegahan dampak penggunaan pestisida pada kelompok Petani dapat dijadikan bahan acuan mitra Puskesmas Paal Merah II yang merupakan puskesmas dengan jumlah petani terbanyak di kota Jambi agar terhindar dari pajanan pestisida yang digunakan sehari-hari. Tujuan dari kegian ini adalah menurunnya angka kejadian keracunan pestisida pada kelompok tani dan meningkatkan kualitas hidup petani. Metode kegiatan ini adalah Memberikan Edukasi dan Pelatihan hingga pengetahuan dan keterampilan meningkat ≤ 80% tentang dampak penggunaan pestisida kimia terhadap kesehatan petani serta pendampingan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) agar terhindar dari pajanan pestisida kimia. Kegiatan ini Memberikan informasi mengenai bahaya pestisida, penggunaan APD, dan prosedur darurat jika terjadi keracunan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini akan dilaksanakan pada bulan Mei tahun 2025 di wilayah kerja Puskesmas Paal Merah II Kota Jambi, Kelompok sasaran dari kegiatan ini adalah Petugas Kesehatan, Kader POS UKK serta kelompok tani. Perlu dilakukan monitoring dan evaluasi oleh puskesmas terkait bahaya dan dampak pestisida pada kelompok tani agar terhindar dari keracunan pestisida. Kata Kunci: Pendampingan, Pengetahuan, Petani, Pestisida  ABSTRACT Farmers are individuals or groups whose profession involves managing and cultivating land to produce agricultural products such as food crops, horticulture, plantation crops, or livestock. They play a crucial role in providing basic human needs, especially food. Farmers are the backbone of the economy and food security. Without them, the food needs of the population cannot be met. Therefore, support for farmers is necessary, such as education, training, and healthcare, to improve their well-being. The role of assistance in preventing the impact of pesticide use on farmer groups can serve as a reference for partners at Paal Merah II Public Health Center, which has the largest number of farmers in Jambi City. This support aims to help farmers avoid daily exposure to pesticides. The objective of this activity is to reduce the incidence of pesticide poisoning among farmer groups and improve their quality of life. This activity involves providing education and training to increase knowledge and skills by up to ≤ 80% regarding the health impacts of chemical pesticide use on farmers, as well as assisting in the use of Personal Protective Equipment (PPE) to avoid exposure to chemical pesticides. This activity provides information about the dangers of pesticides, the use of PPE, and emergency procedures in case of poisoning. The community service activity will be conducted in May 2025 in the working area of Paal Merah II Public Health Center, Jambi City. The target groups for this activity are health workers, POS UKK cadres, and farmer groups. Monitoring and evaluation by the health center are necessary regarding the dangers and impacts of pesticides on farmer groups to prevent pesticide poisoning. Keywords: Assistance, Knowledge, Farmers, Pesticides
Peningkatan Pengetahuan Cara Menjaga Kesehatan Kulit Petugas PPSU di Kelurahan Kapuk Kecamatan Cengkareng Jakarta Barat Kartini, Kartini; Sutanto, Hans Utama; Susanto, Lie Tanu Merijanti; Pusparini, Pusparini
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i9.20544

Abstract

ABSTRAK Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) merupakan komitmen global untuk mempromosikan hak atas pembangunan yang berkelanjutan secara sosial, ekonomi dan lingkungan dalam upaya mencapai kehidupan yang lebih baik dan berkelanjutan bagi semua manusia di bumi. Tujuan ini harus dapat dirasakan oleh seluruh lapisan dan kelompok masyarakat termasuk petugas PPSU yang perlu dijamin kesehatan dan kesejahteraannya. Dalam melaksanakan pekerjaannya, petugas PPSU rentan mengalami penyakit akibat kerja. Masalah kesehatan yang sering mengganggu petugas PPSU adalah gangguan kulit akibat paparan berbagai faktor seperti bahan kimia, mikroorganisme, paparan sinar matahari, imun tubuh kurang baik, dan faktor higienitas pribadi. Tujuan penyuluhan adalah meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya menjaga kesehatan kulit pada petugas PPSU. Program dilaksanakan pada Kamis 17 April 2025 pukul 09.00-11.30 WIB di Kantor Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat. Peserta adalah petugas PPSU berjumlah 53 orang. Media edukasi berupa paparan materi dan kipas promosi. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pra dan pasca penyuluhan. Sebanyak 48 peserta mengisi lengkap kuesioner dan didapatkan bahwa 50% peserta meningkat pengetahuannya setelah penyuluhan, 37,5% tetap dan 12,5% justru menurun. Penyuluhan berperan penting dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman petugas PPSU terhadap kesehatan kulitnya dan diharapkan berdampak positif terhadap kualitas kerja dan kesejahteraan petugas secara keseluruhan.  Kata Kunci: Kesehatan, Kulit, Petugas PPSU  ABSTRACT Sustainable Development Goals (SDGs) are a global commitment to promote the right to socially, economically and environmentally sustainable development in an effort to achieve a better and sustainable life for all people on earth. This goal must be felt by all levels and groups of society, including PPSU officers who need to ensure their health and welfare. In carrying out their work, PPSU officers are vulnerable to work-related diseases. Health problems that often bother PPSU officers are skin disorders due to exposure to various factors such as chemicals, microorganisms, sun exposure, poor body immunity, and personal hygiene factors. The purpose of counseling was to increase knowledge about the importance of maintaining skin health in PPSU officers. The program had been held on Thursday, April 17, 2025 at 09.00-11.30 AM at the Kapuk Village Office, Cengkareng District, West Jakarta. Participants were 53 PPSU officers. Educational media in the form of material exposure and promotional fans. Evaluation was carried out using pre- and post-counseling questionnaires. A total of 48 participants filled out the questionnaire and found that 50% of participants increased their knowledge after counseling, 37.5% remained and 12.5% actually decreased. Counseling played an important role in increasing the awareness and understanding of PPSU officers on their skin health and is expected to have a positive impact on the quality of work and overall welfare of officers. Keywords: Health, PPSU Officer, Skin
Optimalisasi Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan Kek di Kelurahan Nalu, Kab. Tolitoli Evie, Sova; Kurniawan, Rahmat; Hasni, Hasni; Azwar, Azwar; Saman, Saman; Suswinarto, Dwi Yogyo; Ra’bung, Alfrida Semuel; Putri, Novica Ariyanti
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i9.21338

Abstract

ABSTRAK KEK pada ibu hamil dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kemiskinan, asupan zat gizi, kurangnya akses terhadap layanan kesehatan, serta pengetahuan yang terbatas tentang gizi dan nutrisi. Untuk mengatasi KEK pada ibu hamil, diperlukan pendekatan yang komprehensif dan terintegrasi. Intervensi gizi, seperti suplementasi mikronutrien dan program bantuan pangan, perlu dikombinasikan dengan edukasi tentang gizi dan kesehatan reproduksi. Untuk meningkatan pengetahuan kader kesehatan, ibu hamil dan wanita usia subur (WUS) tentang KEK, skrining faktor resiko KEK pada ibu hamil, dan cara pengolahan makanan tambahan ibu hamil dalam upaya pencegahan KEK. Melakukan pre-test dan post-test melalui pengumpulan data dari data primer yang diperoleh dari kuesioner dan format observasi. Kegiatan ini melibatkan partisipan sebanyak 20 kader kesehatan, 10 ibu hamil, dan 10 WUS. dan mahasiswa keperawatan dalam pengumpulan data. Data menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan tentang KEK, skrining faktor resiko KEK pada ibu hamil, dan cara pengolahan makanan tambahan ibu hamil dalam upaya pencegahan KEK. Terdapat pengaruh terhadap pengetahuan partisipan sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan tentang KEK, skrining faktor resiko KEK pada ibu hamil, dan cara pengolahan makanan tambahan ibu hamil dalam upaya pencegahan KEK. Kata Kunci: Ibu Hamil, KEK, Kader Kesehatan, Pendidikan Kesehatan, WUS  ABSTRACT SEZ in pregnant women can be caused by various factors, including poverty, nutrient intake, lack of access to health services, and limited knowledge about nutrition and nutrition. Addressing SEZ in pregnant women requires a comprehensive and integrated approach. Nutrition interventions, such as micronutrient supplementation and food assistance programs, need to be combined with education on nutrition and reproductive health. Objectives: To increase the knowledge of health cadres, pregnant women and women of childbearing age (WUS) about SEZ, screening risk factors for SEZ in pregnant women, and how to process additional food for pregnant women in an effort to prevent SEZ. Methods: Conducting pre-test and post-test through data collection from primary data obtained from questionnaires and observation formats. This activity involved participants as many as 20 health cadres, 10 pregnant women, and 10 WUS. and nursing students in data collection. Results: Data showed an increase in knowledge before and after being given health education about SEZ, screening for risk factors for SEZ in pregnant women, and how to process additional food for pregnant women in an effort to prevent SEZ. Conclusion: There is an influence on participants' knowledge before and after being given health education about SEZ, screening for SEZ risk factors in pregnant women, and how to process additional food for pregnant women in an effort to prevent SEZ. Keywords: Health Education, Health Cadres, Pregnant Women, SEZ, WUS
Peningkatan Pemahaman Keselamatan dan Kesehatan Kerja melalui Pelatihan Risk Assessment pada Siswa SMK Al Irsyad Parman, Parman; Sugiarto, Sugiarto; Yansah, Dovi; Ardini, Rizkika
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i9.20943

Abstract

ABSTRAK Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting yang harus dipahami dan diterapkan sejak dini, khususnya di lingkungan pendidikan kejuruan seperti SMK. Namun, pemahaman siswa terhadap K3 masih tergolong rendah sehingga berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan kerja saat praktik di sekolah maupun di dunia industri.Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa SMK Al Irsyad tentang pentingnya K3 melalui pelatihan risk assessment (penilaian risiko). Metode pelaksanaan meliputi pemberian materi, diskusi interaktif, serta simulasi penilaian risiko di lingkungan sekolah. Kegiatan dilakukan di SMK Al Irsyad pada tanggal 22 Maret 2025 dengan jumlah peserta 53 siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam mengidentifikasi potensi bahaya, menilai risiko, serta menentukan langkah pengendalian yang tepat. Sebelum diberikan pelatihan sebanyak 81,1% memiliki pemahaman ckurang dan 18,9% memiliki pemahaman cukup. Setelah diberikan pelatihan terdapat 73,6% memiliki pemahaman cukup dan 26,4% memiliki pemahaman baik. Adanya peningkatan pemahaman peserta setelah diberikan pelatihan risk assessment. Pelatihan ini diharapkan dapat menumbuhkan budaya K3 serta mempersiapkan siswa menghadapi dunia kerja yang aman dan sehat Kata Kunci: Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Pendidikan K3, Risk Assessment  ABSTRACT Occupational Safety and Health (OSH) is an important aspect that must be understood and implemented early on, especially in vocational education environments such as vocational high schools. However, students' understanding of OSH is still relatively low, which could potentially increase the risk of workplace accidents during school-based training or in the industrial sector. This community service activity aims to enhance students' understanding and awareness of the importance of OSH at SMK Al Irsyad through risk assessment training. Community Service. The implementation methods include providing instructional materials, interactive discussions, and risk assessment simulations within the school environment. The activity was conducted at SMK Al Irsyad on March 22, 2025, with 53 students participating. The results of the activity showed an increase in students' knowledge and skills in identifying potential hazards, assessing risks, and determining appropriate control measures. Before the training, 81.1% had insufficient understanding and 18.9% had adequate understanding. After the training, 73.6% had adequate understanding, and 26.4% had good understanding. There was an improvement in participants' understanding after the risk assessment training. This training is expected to foster a culture of occupational safety and health (OSH) and prepare students for a safe and healthy work environment.  Keywords: Occupational Safety and Health, OSH Education, Risk Assessment
Peningkatan Kesiapan Fisik dan Mental Ibu Hamil dalam Menghadapi Persalinan Melalui Program Senam Hamil Fitriani, Dewi Rubi; Anggraeni, Rina Dwi; Atikah, Euis; Rahayu, Yayuk Sri; Ginting, Ade Krisna; Kedaton, Anisa Sekar; Restu, Riana
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i9.21340

Abstract

ABSTRAK Persalinan adalah momen penting bagi ibu hamil yang seringkali disertai kecemasan dan kurangnya kesiapan fisik. Keterbatasan akses terhadap informasi dan praktik persiapan persalinan yang tepat menjadi tantangan di banyak komunitas. Program senam hamil merupakan intervensi non-farmakologis yang terbukti efektif dalam meningkatkan kebugaran dan kepercayaan diri ibu hamil. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan fisik dan mental ibu hamil dalam menghadapi persalinan melalui implementasi program senam hamil terstruktur di Aula Desa Cengkong, Kecamatan Purwasari. Kegiatan dilaksanakan pada 6 Mei 2025 di Aula Desa Cengkong, Kecamatan Purwasari, dengan melibatkan 20 ibu hamil trimester ketiga (umur kehamilan 7-9 bulan) sebagai peserta. Metode pelaksanaan meliputi sesi senam hamil rutin, edukasi pernapasan persalinan, dan diskusi interaktif. Data dikumpulkan melalui observasi partisipasi serta kuesioner pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan tentang manfaat senam hamil dan teknik pernapasan ibu hamil, serta umpan balik lisan. Hasil: Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan ibu hamil tentang manfaat senam hamil dari rata-rata 65% pada pre-test menjadi 87% pada post-test, dan pengetahuan tentang teknik pernapasan dari rata-rata 70% pada pre-test menjadi 91% pada post-test. Program senam hamil efektif dalam meningkatkan kesiapan fisik dan mental ibu hamil untuk persalinan. Diharapkan program serupa dapat direplikasi dan diintegrasikan ke dalam program kesehatan ibu dan anak di tingkat komunitas. Meningkatkan pengetahuan kader pentingnya senam hamil untuk proses persalinan melalui penyuluhan dan praktik senam ibu hamil. Kata Kunci: Senam Hamil, Persiapan Persalinan, Ibu Hamil, Kebugaran Fisik.  ABSTRACT Labor is an important moment for pregnant women who are often accompanied by anxiety and lack of physical readiness. Limitations of access to information and practices of appropriate labor preparation are challenges in many communities. The pregnancy exercise program is a non-pharmacological intervention that has proven effective in increasing the fitness and confidence of pregnant women. This community service aims to increase the physical and mental readiness of pregnant women in the face of childbirth through the implementation of the Structured Pregnant Gymnastics Program in the Cengkong Village Hall, Purwasari District. The activity was carried out on May 6, 2025 in the Cengkong Village Hall, Purwasari District, involving 20 third trimester pregnant women (7-9 months of pregnancy) as a participant. The implementation method includes regular pregnancy exercise sessions, delivery education, and interactive discussion. Data is collected through observation of participation and pre-test and post-test questionnaires to measure the level of knowledge about the benefits of pregnancy exercise and breathing techniques for pregnant women, as well as oral feedback. The results show a significant increase in the knowledge of pregnant women about the benefits of pregnancy exercise from an average of 65% in pre-test to 87% in post-test, and knowledge of respiratory techniques from an average of 70% in pre-test to 91% in post-test. Pregnant exercise programs are effective in increasing the physical and mental readiness of pregnant women for labor. It is hoped that similar programs can be replicated and integrated into maternal and child health programs at the community level. increase the knowledge of cadres regarding the importance of pregnancy exercises for the birthing process through counseling and practice of pregnancy exercises. Keywords: Pregnant Exercise, Childbirth Preparation, Pregnant Women, Physical Fitness 
Terapi Rendam Kaki Air Hangat dan Garam terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Masyarakat Kelurahan Pekauman RT 04 Daud, Izma; Safitry, Finka; Janah, Alya Hadiqatul; Rahmah, Annisa; Oktavia, Anesti; Arji, Alif; Wahyudi, Ahmad Erwin
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i9.21023

Abstract

ABSTRACT Hypertension or high blood pressure was a condition characterized by an increase in systolic blood pressure ≥140 mmHg and diastolic blood pressure ≥90 mmHg. The purpose of this study was to determine the application of warm water and salt foot soaks to reduce blood pressure in the Pekauman RT 04 community. This type of research used a pre-experimental method with a one-group pretest and posttest design approach. The population and sample in this study were all people who experienced hypertension in Pekauman RT 04 Village in 2025. The sampling technique was accidental sampling with 32 respondents. The results of the Wilcoxon test showed a p-value (pre and post) of 0.000, meaning that there was a difference in the average application of warm water and salt foot soaks to reduce blood pressure in the Pekauman RT 04 community. The mean systolic difference was 4.50. From this average difference, it could be concluded that the application of warm water and salt foot soaks to reduce blood pressure in the Pekauman RT 04 community was effective. In conclusion, the average pre-systolic (4.50) and post-systolic (17.30) results after being given the application of warm water and salt foot soaks to reduce blood pressure in the Pekauman RT 04 community (P = 0.000) indicated that the intervention was effective in reducing blood pressure. The difference between pre-systolic (4.50), pre-diastolic (8.17), post-systolic (17.30), and post-diastolic (17.88) showed a significant difference in the pre- and post-blood pressure results in Pekauman sub-district, RT 04. Keyword: Implementation, Hypertension, and Foot Soak  ABSTRAK Hipertensi atau biasa dikenal dengan tekanan darah tinggi merupakan suatu kondisi yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan tekanan darah diastolik ≥90 mmHg. Tujuan penelitian ini diketahui terapi rendam kaki air hangat dan garam terhadap penurunan tekanan darah pada masyarakat Kelurahan Pekauman rt 04. Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode pre experiment dengan pendekatan one grub pretest and posttest design. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat yang mengalami hipertensi di Kelurahan Pekauman Rt 04 tahun 2025. Teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling berjumlah 32 responden. Hasil uji wilcoxon di dapatkan nilai hasil uji wilcoxon didapatkan hasil nilai p- value pre dan post 0,000 berarti ada perbedaaan rata-rata penerapan rendam kaki air hangat dan garam terhadap penurunan tekanan darah pada masyarakat Pekauman rt 04. Mean sistol per ada 4.50 dari perbedaan rata-rata ini dapat disimpulkan bahwa penerapan rendam kaki air hangat dan garam terhadap penurunan tekanan darah pada masyarakat Pekauman rt 04 efektif. Kesimpulan Rata-rata pre sistolik (4.50) post sistolik (17.30) diberikan terapi rendam kaki air hangat dan garam terhadap penurunan tekanan darah pada masyarakat keluraian Pekauman rt04 (P=0.000) tentang terapi rendam kaki air hangat dan garam terhadap penurunan tekanan darah pada masyarakat Pekauman rt 04 2025 efektif dalam menurunkan tekanan darah. Beda sitol pre (4.50), diastole pre (8.17), sistol post (17.30) dan diastole post (17.88) di dapatkan perbedaan yang signifikan dari hasil tekanan darah pre dan post dikelurahan pekauman rt 04. Kata Kunci: Penerapan, Hipertensi, dan Rendam Kaki

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue