cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,372 Documents
Perancangan Desain Logo sebagai Identitas Baru UMKM “Machmudah”, Tanggulangin, Sidoarjo Menggunakan Metode Design Thinking Anam, Choirul; Suheta, Titiek; Patria Uman Putra, Novian; Suryowinoto, Andy; Syahrorini, Syamsudduha
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i8.21527

Abstract

ABSTRAK Kawasan Tanggulangin, Sidoarjo merupakan area yang banyak ditempati oleh Industri rumah tangga atau bisa disebut UMKM, salah satu UMKM dikawasan tersebut adalah mitra olahan bawang goreng “machmudah”. Yang mana memiliki kendala terkait merk dan branding sebagai identitas untuk meningkatkan pamasaran hasil produknya, dengan adanya Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan terhadap lemahnya identitas visual dan rendahnya daya tarik produk di pasar. Dengan merancang Desain Logo dan merk baru yang merepresentasikan ciri khas Mitra yang dapat diaplikasikan di berbagai media. Menggunakan metode Design Thinkingsebagai pendekatan dalam proses perancangan yang berfokus pada kebutuhan dan pengalaman pengguna. Metode Design Thinking diterapkan melalui lima tahapan, yaitu Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Hasil dari penelitian ini adalah terciptanya merk baru atau logo baru dan identitas visual baru yang lebih menarik, konsisten, dan relevan dengan target pasar yang dapat diaplikasikan di berbagai media seperti Stempel, Nota, Plakat papan nama, stiker, dan baliho banner. Penerapan branding baru diharapkan dapat meningkatkan kesadaran merek (brand awareness) dan daya saing produk di pasar. Kata Kunci: Design Thingking, Identitas Visual, Logo, Media Pemasaran  ABSTRACT The Tanggulangin area in Sidoarjo is densely populated by home industries, also known as MSMEs. One of the MSMEs in this area is a fried onion processing partner called “Machmudah.” This company faces challenges related to brand identity and branding as key elements to enhance the marketing of its products. The Community Service Program aims to provide guidance to address the weaknesses in visual identity and the low market appeal of the products. By designing a new logo and brand that represent the unique characteristics of the partner, which can be applied across various media. Using the Design Thinking method as an approach in the design process, focusing on user needs and experiences. The Design Thinking method is applied through five stages: Empathize, Define, Ideate, Prototype, and Test. The outcome of this research is the creation of a new brand or logo and a new visual identity that is more appealing, consistent, and relevant to the target market, which can be applied across various media such as stamps, receipts, nameplates, stickers, and billboard banners. The implementation of the new branding is expected to enhance brand awareness and product competitiveness in the market. Keywords: Design Thinking, Visual Identity, Logo Design and Marketing Media.
Optimalisasi Disease Awareness Diabetes Melitus di SMA Muhammadiyah 1 Jakarta Pusat Sofiani, Yani; Agung, Rizki Nugraha; Astuti, Medya Aprilia; Septian, Alnendi; Lestari, Rini; Azzahra, Sabrina
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i8.21421

Abstract

ABSTRAK Pergeseran pola penyakit dari penyakit menular masih tinggi  terhadap penyakit tidak menular pada negara berkembang seperti Indonesia, salah satunya adalah diabetes melitus (DM). Penelitian terbaru dari Kementrian Kesehatan RI (2023) menunjukan prevalensi diabetisi meningkat hingga 10,9% dalam dekade terkahir. Tingginya angka kejadian dan besarnya dampak yang ditimbulkan oleh penyakit diabetes maka diperlukannya pencegahan yang optimal melalui proses peningkatan pengetahuan dan kesadaran diri terhadap pengendalian DM. Pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran diri terhadap pengendalian DM. Pengabdian masyarakat dilakukan kepada guru dan staf di SMA Muhammadiyah 1 Jakarta dengan memberikan penyuluhan kesehatan melalui media video edukasi yang diputarkan sebanyak satu kali dan selanjutnya diberikan sesi diskusi dan diakhiri dengan penyerahan poster edukasi. Dalam program PkM kali ini, mayoritas peserta laki-laki. Sebanyak 23 peserta yang mengikuti post-test, 21 peserta (sekitar 91,3%) berhasil menjawab dengan benar semua dari 8 soal yang diberikan, hal tersebut menunjukkan pemahaman terhadap materi edukasi dengan baik. Hasil ini secara keseluruhan merefleksikan efektivitas program edukasi dalam meningkatkan pengetahuan peserta mengenai diabetes melitus. Kegiatan pengabdian masyarakat ini ini berhasil meningkatkan kesadaran peserta tentang pentingnya pencegahan dan deteksi dini Diabetes Melitus. Disarankan Perlu adanya program lanjutan berupa pelatihan guru sebagai duta kesehatan untuk mendukung penyuluhan dan deteksi dini Diabetes Melitus di lingkungan sekolah khususnya di SMA Muhammadiyah I Jakarta.  Kata Kunci: Berbasis Video, Diabetes Melitus, Edukasi Kesehatan, Kesadaran Penyakit  ABSTRACT The shift in disease patterns from infectious diseases to non-infectious diseases were still high in developing countries such as Indonesia, one of which is diabetes mellitus (DM). Research results from the Indonesian Ministry of Health (2023) showed that the prevalence of diabetes has increased to 10.9% in the last decade. The high incidence rate and large impact caused by diabetes requires optimal prevention through the process of increasing knowledge and self-awareness regarding DM control. This community service (PkM) aims to increase knowledge and self-awareness regarding DM control. Community service was carried out for teachers and staff at SMA Muhammadiyah 1 Jakarta by providing health education through educational video media which was played once and then a discussion session was given and ended with the handover of educational posters. In this PkM program, the majority of participants were male. A total of 23 participants took the post-test, 21 participants (around 91.3%) managed to answer all 8 questions correctly, this shows a good understanding of the educational material. These results overall reflect the effectiveness of the education program in increasing participants' knowledge about diabetes mellitus. This community service activity succeeded in increasing participants' awareness of the importance of prevention and early detection of Diabetes Mellitus. It is recommended that there is a need for a follow-up program in the form of teacher training as health ambassadors to support counseling and early detection of Diabetes Mellitus in the school environment, especially at SMA Muhammadiyah I Jakarta. Keywords: Diabetes Mellitus, Disease Awareness, Health Education, Video-Based
Edukasi Pentingnya ASI Eksklusif sebagai Upaya Mencegah Stunting Ginting, Ade Krisna; Rubi, Dewi; Anggraeni, Rina Dwi; Atikah, Euis; Lismayanti, Desty; Sarini, Sarini; Azahra, Anisah Fauziah; Wulandari, Fitria Ayu; Balqis, Mutiara; Novita, Debbi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i8.21240

Abstract

ABSTRAK Pemberian ASI Eksklusif merupakan salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan stunting di Indonesia. Namun, masih ada daerah-daerah dimana menyusui eksklusif belum optimal. Mengacu data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang pada kuartal kedua tahun 2023, cakupan menyusui eksklusif hanya mencapai 40,4%. Kegiatan PKM di Desa Cengkong Karawang ini bertujuan untuk mendidik ibu hamil pada trimester ketiga mengenai pentingnya pemberian ASI eksklusif dalam mencegah stunting pada balita. Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, diberikan dengan ceramah dan tes pra dan pasca edukasi kepada 23 ibu hamil pada trimester III. Analisis data dilakukan dengan bantuan Microsoft Office. Pengetahuan ibu hamil meningkat selama trimester III, seperti yang ditunjukkan oleh respons yang antusias dalam hasil pre test (43,4 persen (10 orang) memiliki pengetahuan yang baik dan pengetahuan meningkat, terlihat ibu hamil pada trimester III, 65,2% (15 orang) menunjukkan pengetahuan yang baik berdasarkan hasil tes pasca edukasi. Memberikan pendidikan kesehatan kepada wanita hamil tentang manfaat menyusui eksklusif meningkatkan pemahaman ibu hamil trimester III tentang pentingnya menyusui eksklusif. Pendidikan Kesehatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif untuk mendorong perubahan perilaku positif ibu hamil sebagai langkah penting dalam upaya pencegahan stunting. Kata Kunci: Edukasi, Ibu Hamil, Asi Eksklusif, Stunting  ABSTRACT Exclusive breastfeeding is one of the efforts to overcome the problem of stunting in Indonesia. However, there are still areas where exclusive breastfeeding is not optimal. Referring to data from the Karawang District Health Service in the second quarter of 2023, exclusive breastfeeding coverage only reached 40.4%. This PKM activity in Cengkong Karawang Village aims to educate pregnant women in the third trimester about the importance of exclusive breastfeeding in preventing stunting in toddlers. This community service activity method was given through lectures and pre- and post-education tests to 23 pregnant women in the third trimester. Data analysis was carried out with the help of Microsoft Office. Pregnant women's knowledge increased during the third trimester, as shown by the enthusiastic response in the pre-test results (43.4 percent (10 people) had good knowledge and knowledge increased. It can be seen that in the third trimester, 65.2% (15 people) of pregnant women showed good knowledge based on the results of the post-education test. Providing health education to pregnant women about the benefits of exclusive breastfeeding increases understanding of pregnant women in the third trimester about the importance of exclusive breastfeeding. This health education is expected to have a positive impact in encouraging positive behavioral changes in pregnant women as an important step in efforts to prevent stunting  Keywords: Education, Pregnant Women,  Exclusive Breastfeeding, Stunting
Program Edukasi Tulus, Edukasi Tuberkulosis Pada Pasien Lupus di Rumah Sakit Hasan Sadikin Tear, Alveron Andreas; Alfi, Mohammad Abyan; Azzahra, Fadhilla Zakya; Lestari, Frida Dwi; Astuti, Intan Widya; Maharani, Khalista Ismaya; Faliq, Muhammad Faza; A, Muhammad Naufal; Putri, Rahmania Devina; Shadrina, Siti Azyyati Nur; Fadillah, Viki; Hernowo, Bethy Suryawathy; Hamijoyo, Laniyati; Sahiratmadja, Edhyana
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i8.19987

Abstract

ABSTRAK Pasien lupus eritematosus sistemik (LES) memiliki risiko lebih tinggi terhadap infeksi tuberkulosis (TB) akibat penggunaan obat lupus dan penyakitnya. Di Indonesia, prevalensi TB aktif pada pasien LES mencapai 10,2%, jauh lebih tinggi dibandingkan populasi umum. Kurangnya pengetahuan pasien mengenai TB dapat menyebabkan keterlambatan diagnosis dan pengobatan yang optimal. Tujuan: Melakukan program edukasi Tuberkulosis pada pasien lupus yang diberi nama TULUS dalam meningkatkan pemahaman pasien LES tentang risiko dan pencegahan TB dan mengevaluasi efektivitas program edukasi tersebut. Kami melaksanakan kegiatan edukasi berbasis penyuluhan secara langsung dengan media pendukung berupa poster dan flyer. Pengetahuan pasien diukur dengan pre-test dan post-test. Kegiatan ini dilakukan di Poli Reumatologi, Rumah Sakit Dr. Hasan Sadikin Bandung. Hasil test dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks untuk mengukur pengetahuan pasien. Sebanyak 21 pasien LES berpartisipasi dalam kegiatan edukasi TULUS. Terdapat peningkatan yang signifikan pada median skor pengetahuan dari 7 pada pre-test menjadi 9 pada post-test (p=0,001). Program edukasi TULUS terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan pasien LES mengenai TB. Kegiatan lanjutan perlu dilakukan untuk menilai retensi pengetahuan tentang TB pada pasien LES. Kata Kunci: Lupus Eritematosus Sistemik, Tuberkulosis, Edukasi Kesehatan, Pencegahan TB.  ABSTRACT Systemic lupus erythematosus (SLE) patients have a higher risk of tuberculosis (TB) infection, due to the use of lupus drugs and the disease activity. In Indonesia, the prevalence of active TB in SLE patients has reached 10.2%, much higher than the general population. Lack of patient knowledge about TB can cause delays in diagnosis and optimal treatment. To evaluate the effectiveness of the Tuberculosis Education in Lupus Patients called TULUS education program in increasing the knowledge of SLE patients about TB risks and prevention. We carried out direct education methods with supporting media in the form of posters and flyers. Patient knowledge was measured before and after the education. The activity was conducted at the Rheumatology Clinic, Dr. Hasan Sadikin General Hospital, Bandung. The pre-test and post-test results were analyzed using the Wilcoxon Signed Ranks test to measure patient knowledge. A total of 21 SLE patients participated in the TULUS education. There was a significant increase in the median knowledge score from 7 on the pre-test to 9 on the post-test (p=0.001). The TULUS education program has proven effective in increasing SLE patients' knowledge about TB. Further activities are needed to assess retention of knowledge about TB in SLE patients. Keywords: Systemic Lupus Erythematosus, Tuberculosis, Health Promotion
Permasalahan Kesehatan Masyarakat di Dusun 3 Batumenyan Baru Desa Sukajaya Lempasing Kabupaten Pesawaran Arisandi, Syafik; Darmawan, Hendra; Sunartini, Nina; Syafitri, Natasya Desty; Gusrevindo, Ludiantika; Maulana, Kiki; Kurniawati, Ani; Yanti, Ayu Lestari Rahma; Nadesha, Falendha
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i8.21288

Abstract

ABSTRAK Permasalahan Sampah menjadi salah satu isu lingkungan yang berdampak signifikan terhadap kesehatan masyarakat, khususnya di kawasan perkotaan yang padat penduduk. Peningkatan volume sampah setiap tahunnya sering kali tidak diiringi oleh sistem pengelolaan yang memadai, sehingga menimbulkan berbagai gangguan kesehatan seperti diare, ISPA, penyakit kulit, hingga leptospirosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prioritas masalah yang ditemukan dan langkah tindak lanjut sebagai pemecahan masalah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Metode Focus Grup Discusion (FGD)  dan untuk menetapkan prioritas masalah menggunakan metode CARL. Masalah yang ditemukan di dusun 3 Batumenyan Baru Desa Sukajaya Lempasing yaitu Permasalahan sampah, ketersediaan TPS, dan SPAL. Berdasarkan hasil analisis prioritas masalah didapatkan bahwa permasalahan sampah yang menjadi prioritas masalah. Untuk mengurangi permasalahan tersebut maka perlu dilakukan edukasi kepada masyarakat tentang sampah dan pengelolaan sampah, agar meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pengelolaan sampah yang baik. Kata Kunci: Sampah, Prioritas Masalah, Kesehatan  ABSTRACT Waste problems were one of the environmental issues that had a significant impact on public health, especially in densely populated urban areas. The increasing volume of waste each year was often not accompanied by an adequate waste management system, which led to various health problems such as diarrhea, acute respiratory infections (ARI), skin diseases, and leptospirosis.This study aimed to identify the priority problems found and determine follow-up actions as solutions. The method used in this research was the Focus Group Discussion (FGD), and the CARL method was applied to determine the problem priorities. The issues identified in Dusun 3 Batumenyan Baru, Sukajaya Lempasing Village, included waste problems, the availability of temporary waste disposal sites (TPS), and household wastewater drainage (SPAL). Based on the problem prioritization analysis, waste problems were determined as the top priority. To reduce this problem, education had to be provided to the community regarding waste and its management, in order to improve public understanding of proper waste handling. Keywords: Waste, Problem Prioritization, Health
Pendidikan Kesehatan Terkait Pencegahan Hpertensi melalui Pendekatan Dietary Approacches to Stop Hypertension (Dash) di Rw 16 Kelurahan Sukamentri Garut Purnama, Dadang; Witdiawati, Witdiawati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i8.21686

Abstract

ABSTRAK Pencegahan hipertensi memerlukan upaya bersama dari seluruh komponen komunitas, dan peran warga setempat sangatlah penting dalam upaya untuk mengatatasi peningkatan angka kejadian hipertensi. Tujuan kegiatan adalah pendidikan kesehatan terkait pencegahan hipertensi melalui pendekatan diet untuk menghentikan hipertensi dan peran serta uapaya warga dalam pencegahan jhipertensi. Pendidikan kesehatan diberikan dengan metode ceramah dan diskusi, pre test dan post test. Sasaran kegiatan adalah warga  di Rw 16 Kelurahan Sukamentri. Hasil. Kegiatan di hadiri warga yang ikut dalam kegiatan pendidikan kesehatan yang merupakan perwakilan dari tiap RT dan beberapa kader posyandu  di RW 16 kelurahan Sukamentri. Terdapat peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan tentang pencegahan hipertensi melalui pendekatan diet untuk menghentikan hipertensi dengan peningkatan nilai sebesar 27,68 %. Dimana hasil nilai pretest rata-rata adalah 3 (55,38%) dan pada post test nilai rata – rata adalah 4 - 5 yaitu (83,06%). Kesimpulan, setelah dilakukan Pendidikan Kesehatan, pengetahuan terkait pencegahan stunting pada 21 responden meningkat. Dengan pengetahuan, kesadaran, dan tindakan yang tepat, warga dan bebera kader posyandu diharapkan dapat berkontribusi signifikan dalam mengurangi angka kejadian hipertensi melalui pendekatan diet untuk menghentikan hipertensi di Masyarakat. Kata Kunci: Pencegahan dan Diet Hipertensi, Warga, Pendidikan Kesehatan  ABSTRACT Hypertension prevention requires a collaborative effort from all community components, and the role of local residents is crucial in addressing the increasing incidence of hypertension. The objective of the activity is health education related to hypertension prevention through a dietary approach to stop hypertension and the participation of residents in preventing hypertension. Health education is provided using lecture and discussion methods, pre-test and post-test. The target of the activity is residents in RW 16, Sukamentri Village. Results. The activity was attended by residents who participated in the health education activities, which were representatives from each RT and several Posyandu cadres in RW 16, Sukamentri Village. There was an increase in knowledge before and after the health education about hypertension prevention through a dietary approach to stop hypertension with an increase in value of 27.68%. Where the average pretest score was 3 (55.38%) and the average post-test score was 4-5 (83.06%). In conclusion, after the Health Education, knowledge related to stunting prevention in 21 respondents increased. With the right knowledge, awareness, and action, residents and several Posyandu cadres are expected to contribute significantly to reducing the incidence of hypertension through a dietary approach to stop hypertension in the community. Keywords: Hypertension Prevention and Diet, Residents, Health Education
Edukasi Penerapan Gaya Kepemimpinan Efektif Sebagai Upaya Meningkatkan Kinerja Perawat Di Rumah Sakit Sumber Waras Marisi, Esther Lenny Dorlan; Hidayati, Tati; Trisnawati, Desy
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i8.21423

Abstract

ABSTRAK Kepemimpinan dalam keperawatan sangat krusial dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung, memastikan keselamatan pasien, dan meningkatkan mutu layanan kesehatan. Gaya kepemimpinan yang tepat—seperti transformasional dan transaksional berperan dalam meningkatkan motivasi, kepuasan kerja, serta retensi perawat. Pengabdian masyarakat ini adalah untuk  memberikan Edukasi Penerapan Gaya Kepemimpinan Efektif Sebagai Upaya Meningkatkan Kinerja Perawat  Di Rumah Sakit Sumber Waras. Pretest-posttest edukasi terdapat 10 orang (50%) dengan hasil pemahaman cukup dan 10 orang (50%) dengan hasil pemahaman kurang. Posttest terdapat 4 orang (20%) dengan hasil pemahaman baik dan 5 orang (25%) dengan hasil pemahaman kurang. Hasil pemahaman peserta edukasi pretest terdapat nilai tertinggi 70  dan nilai terendah 20, sedangkan posttest terdapat nilai tertinggi 85 dan nilai  terendah 40. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menjadikan masyarakat, dalam hal ini masyarakat perawat klinisi mengetahui dan memahami gaya kepemimpinan yang dapat mempengaruhi kinerja stafnya sehingga meningkatkan motivasi dan kesadaran untuk menerapkan sesuai dengan kondisi yang dihadapi.  Kata Kunci: Edukasi, Kepemimpinan Efektif, Kinerja Perawat  ABSTRACT Leadership in nursing is crucial in creating a supportive work environment, ensuring patient safety, and improving the quality of healthcare services. Appropriate leadership styles—such as transformational and transactional—play a role in increasing motivation, job satisfaction, and nurse retention. This community service is to provide Education on the Application of Effective Leadership Styles as an Effort to Improve Nurse Performance at Sumber Waras Hospital. Results: In the pretest-posttest education, there were 10 people (50%) with sufficient understanding results and 10 people (50%) with poor understanding. In the posttest, there were 4 people (20%) with good understanding results and 5 people (25%) with poor understanding results. The results of the pretest education participants' understanding had the highest score of 70 and the lowest score of 20, while in the posttest, there were the highest score of 85 and the lowest score of 40. Through this community service activity, the community, in this case the clinical nurse community, knows and understands leadership styles that can affect the performance of their staff, thereby increasing motivation and awareness to apply them according to the conditions faced. Keywords: Education, Effective Leadership, Nurse Performance
Metode Speos (Stimulasi Pijat Endorphin, Oksitosin dan Sugestif) untuk Meningkatkan Produksi ASI pada Ibu Nifas Nurjanah, Sifa Siti; Dewi, Feti Kumala; Hikmanti, Arlyana
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i8.21259

Abstract

ABSTRAK Masalah yang umum terjadi selama masa nifas adalah pengeluaran ASI yang dapat mengakibatkan kegagalan pemberian ASI eksklusif. Data survei bulan Mei-Juli 2024 di Puskesmas Purwanegara I Kabupaten Banjarnegara, terdapat 30% ibu nifas mengalami ASI tidak lancar. Di Puskesmas sudah diberikan edukasi teknik menyusui, anjuran pemenuhan gizi, dan saran istirahat yang cukup. Metode SPEOS (Stimulasi Pijat Endorphin, Oksitosin dan Sugestif) belum pernah diterapkan sebelumnya, sehingga perlu diadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pelatihan metode tersebut. Tujuan pengabdian yaitu menambah pengetahuan, keterampilan, dan meningkatkan produksi ASI. Metode yang diterapkan dalam pengabdian ini mencakup pengkajian data, penyuluhan, pelatihan metode SPEOS, pengukuran produksi ASI, serta pretest dan posttest. Pelaksanaanya dengan memberikan pelatihan selama 15 menit pada keluarga. Sasaran PkM ini adalah 10 pasangan yang terdiri dari ibu nifas dengan keluhan ASI  tidak lancar dan keluarga. Hasil pengabdian kepada masyarakat yang sudah diberikan menunjukan karakteristik ibu nifas sebanyak 9 responden (90%) berusia 20-35 tahun, multipara 6 responden (60%). pendidikan SMA 6 responden (60%), pekerjaan IRT 9 responden (90%). Pretest pengetahuan sebagian besar kategori cukup 7 responden (70%) keterampilan kategori cukup 9 responden (90%), posttest pengetahuan kategori baik 10 responden (100%) keterampilan kategori sangat baik 4 responden (40%). Selisih peningkatan produksi ASI dari hari ke 1 dan hari ke 7 didapatkan rata-rata 34,5 ml dengan peningkatan minimum 15 ml dan peningkatan maksimum 70 ml. Kesimpulannya penyuluhan serta pelatihan metode SPEOS efektif meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan produksi ASI pada ibu nifas. Sarannya diharapkan dapat dijadikan informasi dan gambaran bagi puskesmas khususnya dibagian kebidanan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pada ibu nifas tentang metode SPEOS untuk meningkatkan produksi ASI.  Kata Kunci: Ibu Nifas, Produksi ASI, SPEOS   ABSTRACT One common problem after childbirth was low breast milk production. This could lead to failure in giving exclusive breastfeeding. A survey from May to July 2024 at the Purwanegara I Health Center in Banjarnegara District showed that about 30% of postpartum mothers had poor milk flow. The health center had already given education about breastfeeding techniques, good nutrition, and enough rest. However, the SPEOS method (Stimulation of Endorphin, Oxytocin, and Suggestive Massage) had never been used before. So, a community service activity was held to provide training on this method. The goal was to improve mothers’ knowledge, skills, and breast milk production. The activities included data analysis, counseling, SPEOS training, measuring milk production, and giving pre- and post-tests. The training lasted 15 minutes and involved the mothers and their families. This program targeted 10 couples (postpartum mothers with low milk production and their families). The results showed that 9 mothers (90%) were aged 20–35, 6 (60%) were multiparous, 6 (60%) had a high school education, and 9 (90%) were housewives. Before the training, 7 mothers (70%) had enough knowledge, and 9 (90%) had enough skills. After the training, all 10 mothers (100%) had good knowledge, and 4 (40%) had very good skills. The average increase in breast milk from day 1 to day 7 was 34.5 ml, with a minimum increase of 15 ml and a maximum of 70 ml. In conclusion, the counseling and SPEOS training successfully improved the mothers’ knowledge, skills, and milk production. The suggestion was expected to serve as information and illustration for the health center, particularly in the midwifery division, to enhance the knowledge and skills of postpartum women regarding the SPEOS method for increasing breast milk production. Keywords: Postpartum Mothers, Breast Milk Production, SPEOS
Peningkatan Pengetahuan Pada Ibu Hamil melalui Edukasi Terkait Preeklampsia di Kelurahan Sidanegara Syamsiah, Resti Ikhda; Farkhah, Laeli; Saptyani, Putri Maretyara
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i8.20238

Abstract

ABSTRAK Preeklampsia adalah komplikasi pada kehamilan  yang  ditandai  tekanan  darah tinggi     atau     hipertensi     setelah     usia kehamilan 20 minggu serta diikuti kejadian meningkatnya  kadar  protein  dalam  urine (proteinuria). Melihat dampak dari kejadian preeklampsia yang dapat menyebabkan kematian pada ibu hamil dan janin yang dikandungnya, maka perlu dilakukan tindakan edukasi pada ibu hamil terkait preeklampsia sehingga dapat mencegah kejadian preeklampsia dan meringankan gejala preeklampsia yang dialami ibu hamil. Meningkatkan pengetahuan ibu tentang cara mengatasi preeklampsia dan cara pencegahan preeklampsia, melalui deteksi dini pada saat hamil. Metode yang digunakan dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah edukasi dan partisipasi aktif dari ibu kader dan ibu hamil dalam mengikuti edukasi. Sebelum dilakukan edukasi responden dengan nilai 100 didapat oleh 2 orang, setelah dilakukan edukasi meningkat menjadi 8 orang. Jumlah responden yang mendapatkan nilai 90 juga mengalami  peningkatan dari 5 orang menjadi 7 orang setelah dilakukan edukasi. Terdapat peningkatan nilai rata-rata responden dari 75,67 menjadi 85.  Kata Kunci: Preeklampsia, Ibu Hamil, Edukasi ABSTRACT Preeclampsia is a complication in pregnancy characterized by high blood pressure or hypertension after 20 weeks of gestation and followed by an increase in protein levels in the urine (proteinuria). Seeing the impact of preeclampsia which can cause death in pregnant women and the fetus they are carrying, it is necessary to carry out educational measures for pregnant women regarding preeclampsia so that it can prevent the occurrence of preeclampsia and alleviate the symptoms of preeclampsia experienced by pregnant women. To increase mothers' knowledge about how to deal with preeclampsia and how to prevent preeclampsia, through early detection during pregnancy. The method used in this Community Service activity is education and active participation of cadre mothers and pregnant women in participating in education. Before education, respondents with a score of 100 were obtained by 2 people, after education it increased to 8 people. The number of respondents who got a score of 90 also increased from 5 people to 7 people after education. There was an increase in the average value of respondents from 75.67 to 85.  Keywords: Preeclampsia, Pregnant Women, Education
Pembentukan Satuan Tugas Bebas Asap Rokok di Dusun II Desa Sukajaya Lempasing Kecamatan Teluk Pandan Amirus, Khoidar; Indriyani, Annisa; Arlindova, Ardinda; Suri, Biantara; Majid, Ijlal; Zatalini, Nabila; Nurfazira, Nurfazira; Zitunah, Zitunah
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i8.21301

Abstract

ABSTRAK Praktik Belajar Lapangan (PBL) merupakan salah satu metode pembelajaran yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa dalam mengidentifikasi dan mengatasi permasalahan kesehatan di masyarakat. Kegiatan PBL ini dilaksanakan di Dusun II, Desa Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, dengan fokus utama pada intervensi kesehatan berbasis komunitas melalui pembentukan Satgas Bebas Asap Rokok. Inisiatif ini didasari oleh tingginya angka perokok di lingkungan rumah tangga serta kurangnya kesadaran akan bahaya asap rokok bagi kesehatan masyarakat, terutama bagi anak-anak dan lansia. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi observasi lapangan, wawancara dengan masyarakat, sosialisasi mengenai dampak rokok terhadap kesehatan, serta pelatihan bagi kader Satgas. Satgas Bebas Asap Rokok yang dibentuk terdiri dari perwakilan masyarakat setempat, tokoh agama, dan tenaga kesehatan yang bertugas dalam mengedukasi serta mengawasi penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di lingkungan rumah tangga, tempat ibadah, dan fasilitas umum lainnya. Kata Kunci: Satgas Bebas Asap Rokok, Kawasan Tanpa Rokok, Kesehatan Masyarakat, Intervensi Komunitas.  ABSTRACT Field Learning Practice (PBL) is one of the learning methods that aims to improve students' understanding in identifying and overcoming health problems in the community. This PBL activity was carried out in Dusun II, Lempasing Village, Teluk Pandan District, Pesawaran Regency, with the main focus on community-based health interventions through the formation of a Smoke-Free Task Force. This initiative is based on the high number of smokers in the household environment and the lack of awareness of the dangers of cigarette smoke to public health, especially for children and the elderly. The methods used in this activity include field observation, interviews with the community, socialization regarding the impact of cigarettes on health, and training for Task Force cadres. The Smoke-Free Task Force that was formed consists of representatives of the local community, religious leaders, and health workers who are tasked with educating and supervising the implementation of Smoke-Free Areas (KTR) in the household environment, places of worship, and other public facilities. Keywords: Smoke-Free Task Force, Smoke-Free Area, Public Health, Community Intervention.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue