cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,372 Documents
Penyuluhan Gizi Seimbang Pada Remaja di Distrik Doyo Baru Kabupaten Jayapura Kartika, Mesri; Nurdin, Muhammad Akbar; Florensia, Wilma
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i11.22665

Abstract

ABSTRAK Remaja yang merupakan kelompok yang rentan terhadap masalah nutrisi selama jangka waktu tertentu dan secara berkala dapat meningkat dengan cepat dan meningkatkan kognitif, dapat meningkatkan konsumsi nutrisi seimbang.Penyuluhan gizi seimbang di GKII Jemaat Bahtera Hebron Doyo Baru Kabupaten Jayapura bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai pentingnya konsumsi makanan bergizi sesuai dengan prinsip gizi seimbang. Metode penyuluhan dilakukan melalui ceramah, media audio-visual,pembagian leaflet dan kuesioner pre post sebagai bahan edukasi dan evaluasi. Hasil penyuluhan menunjukkan bahwa pemahaman remaja terhadap konsep pola makan seimbang dan akibat negatif pola makan tidak seimbang berdampak pada perilaku.Penyuluhan diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku positif dalam pola makan remaja sehingga mendukung pertumbuhan Kesehatan yang optimal. Kata Kunci: Penyuluhan, Gizi Seimbang, Remaja, Distrik Doyo Baru, Jayapura  ABSTRACT Adolescents, a group vulnerable to nutritional problems over a period of time and capable of rapid and cognitive improvement, can increase their consumption of balanced nutrition. Balanced nutrition counseling at the GKII Bahtera Hebron Congregation in Doyo Baru, Jayapura Regency, aims to increase adolescent knowledge and awareness regarding the importance of consuming nutritious foods in accordance with the principles of balanced nutrition. The counseling method used lectures, audio-visual media, leaflet distribution, and pre-post questionnaires as educational and evaluation materials. The counseling results indicate that adolescents' understanding of the concept of a balanced diet and the negative consequences of an unbalanced diet impact their behavior. The counseling is expected to encourage positive behavioral changes in adolescents' eating patterns, thereby supporting optimal healthy growth. Keywords: Counseling, Balanced Nutrition, Adolescents, Doyo Baru District, Jayapura
Program Pendidikan Kesehatan tentang Pencegahan dan Mitigasi Penyakit Menular pada Masyarakat Veri, Nora; Mutiah, Cut; Helmi, Alfian; Alchalidi, Alchalidi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i11.22437

Abstract

ABSTRAK Penyakit menular masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama di masyarakat, terutama di wilayah pedesaan yang memiliki keterbatasan akses informasi dan layanan kesehatan. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Lengkong Kecamatan Langsa Baro mengenai pencegahan dan mitigasi penyakit menular. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan dengan jumlah peserta sebanyak 25 orang yang terdiri dari ibu rumah tanggayang memiliki bayi/balita. Kegiatan dilakukan pada 31 Agustus 2025 dan tanggal 2 September 2025 di Desa Lengkong Kecamatan Langsa Baro Kota Langsa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai jenis-jenis penyakit menular, cara penularan, upaya pencegahan melalui penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan imunisasi, serta langkah mitigasi dini yang dapat dilakukan di tingkat keluarga maupun komunitas. Program pendidikan kesehatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan penyakit menular.  Kata Kunci: Program Kesehatan, Penyakit Menular, Imunisasi, Campak, TB Paru. ABSTRACT Infectious diseases continue to pose significant public health challege, particullary in rural areas where access to health information and services is limited. To enhace the comunity’s knowledge and skills Lengkong Village, Langsa Baro District, for preventing and reducing infectious diseases. The methods used included counseling, training, and mentoring with 25 participants consisting of housewives with babies or toddlers. The activity was onduted on August 31, 2025, and September 2, 2025, in Lengkong Village, Langsa Baro District, Langsa City. Activity’s outcames demostrated an increase in community knowledge and understanding of infectious diseases, including theirtransmission, prevention efforts through such as the implementation of Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) and immunization, as well as early mitigation measures that can be carried out at the family and community levels. This health education program has proven effective in increasing community understanding and awareness of the importance of preventing infectious diseases. Keywords:   Medical Education, Infectious Disease, Immunization, Rubeola, Pulmonary Tuberculosis.
Edukasi Mengenal Bahaya Jajan Sembarangan pada Anak SD Negeri Kecamatan Palmerah Nitami, Mayumi; Situngkir, Decy; Ayu, Ira Marti
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i10.22613

Abstract

ABSTRAK Kecamatan Pal Merah merupakan salah satu wilayah yang padat penduduk, terutama di daeras sekitar Sekolah Dasar (SD). Seperti halnya daerah lainnya, di sekitar wilayah ini, terdapat banyak pedagang makanan jajanan yang berjualan kepada anak-anak SD. Meskipun makanan jajanan merupakan salah satu sumber kegembiraan bagi anak-anak, sayangnya, masalah hygiene dan sanitasi menjadi perhatian serius yang harus diatasi. Berdasarkan hasil observasi besar potensi bahaya kesehatan yang terkait dengan kebersihan makanan jajanan di sekitar SD, yang dapat menyebabkan terjadinya gangguan pencernaan, infeksi bakteri, dan masalah kesehatan lainnya. Tujuan dari proposal kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pemahaman dan kesadaran tentang pentingnya hygiene dan sanitasi dalam penyediaan makanan jajanan anak SD di sekitar Kecamatan Pal Merah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini di laksanakan pada hari Kamis tanggal 30 Januari 2024 Pukul 10.00 di Sekolah sampai dengan selesai. Dengan tema “Edukasi Mengenal Bahaya Jajan Sembarangan Pada Anak SD Di Puskesmas Kecamatan Palmerah Tahun 2023”. Kegiatan intervensi ini pun dilakukan dengan metode bercerita dengan alat praga dan video animasi singkat untuk menjelaskan bagaimana makanan jajanan bisa tercemar dan yang diharapkan dapat menarik serta memberikan pemahaman ke siswa dengan suka cita. Kegiatan terlaksana dengan baik, siswa sangat antusias dengan alat praga yang digunakan serta banyak pertanyaan yang dilontarkan memberikan satu nilai baik untuk kegiatan ini. Kata Kunci: Higiene, Sanitasi, Jajanan Anak Sekolah, Palmerah  ABSTRACT Pal Merah District was one of the densely populated areas, especially around elementary schools (SD). Similar to other regions, there were many street food vendors selling snacks to elementary school children. Although street food was a source of joy for children, unfortunately, hygiene and sanitation issues became a serious concern that needed to be addressed. Based on observations, there was a high potential risk of health problems related to the cleanliness of street food around elementary schools, which could cause digestive disorders, bacterial infections, and other health issues. The objective of this community service proposal was to increase understanding and awareness of the importance of hygiene and sanitation in the provision of children’s street food around Pal Merah District. This community service activity was carried out on Thursday, January 30, 2024, at 10:00 AM at the elementary school until completion. The theme of the activity was “Education on Recognizing the Dangers of Eating Carelessly for Elementary School Children at Pal Merah District Health Center in 2023.” The intervention was conducted through storytelling using teaching aids and a short animation video to explain how street food could become contaminated. This method was expected to attract attention and provide students with understanding in an enjoyable way. The activity was successfully implemented. The students were very enthusiastic about the teaching aids used, and many questions were raised, which gave a positive value to this activity. Keywords: Hygiene, Sanitation, School Children Snacks, Pal Merah
Pemberdayaan KTH Betara Bersatu Melalui Diversifikasi Produk Olahan Kopi Sebagai Pengembangan Hilirisasi Pertanian di Desa Bentenge Kecamatan Mallawa Kabupaten Maros Arifin, Arifin; Azisah, Azisah; Ass, Syamsul Bakhtiar; Sadat, Mohammad Anwar; Pata, Abd Asis; Asriyani, Asriyani
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i11.22742

Abstract

ABSTRAK KTH Betara Bersatu adalah kelompok tani hutan di Desa Bentenge yang mengoptimalkan potensi kopi. Sampai saat ini, mereka hanya memproduksi kopi bubuk tanpa diversifikasi olahan kopi. Padahal, pengembangan produk turunan dengan nilai tambah tinggi berpotensi membuka alternatif penghasilan dan meningkatkan kesejahteraan anggota kelompok. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini yaitu peningkatan pemanfaatan sumberdaya lokal, meningkatakankesadaran masyarakat tentang pentingnya Hilirisasi tanaman kopi dengan diversifikasi produk yaitu selai kopi untuk Meningkatkan nilai tambah komoditi kopi, peningkatan kesadaran masyarakat tentang pemanfaatan sumberdaya dayalokal. Tahapan metode kegiatan pengabdian yaitu: 1) Sosialisasi; 2) Pelatihan; 3) Penerapan Teknologi; 4) Pendampingan dan evaluasi; 5) Keberlanjutan program. Terdapat 3 pelatihan yang dilaksanakan dalam kegiatan PKM ini yaitu pelatihan pengolahan produk selai kopi, pelatihan kemasan dan label produk serta pelatihan digital marketing.  Hasil Pre dan post test kepada peserta menunjukkan bahwa peserta meningkat pengetahuan serta keterampilannya terkait dengan cara pengolahan selai kopi, mengenai pengemasan dan label produk serta digital marketing setelah mengikuti pelatihan. Anggota KTH Betara Bersatu memahami dan menguasai cara mengolah selai kopi, memahami dan menguasai tentang kemasan dan pelabelan dan tentang digital marketing dan puas terhadap materi yang diberikan. Kata Kunci: Diversifikasi, Produk, Kopi  ABSTRACT KTH Betara Bersatu is a forest farmer group in Bentenge Village that optimizes the potential of coffee. Until now, they only produce ground coffee without diversification of coffee processing. In fact, the development of derivative products with high added value has the potential to open up alternative income and improve the welfare of group members. The objectives of this community service activity are to increase the utilization of local resources, increase public awareness of the importance of coffee plant downstreaming with product diversification, namely coffee jam to increase the added value of coffee commodities, increase public awareness about the utilization of local resources. The stages of the community service activity method are: 1) Socialization; 2) Training; 3) Technology Application; 4) Mentoring and evaluation; 5) Sustainability of the program. There are 3 trainings carried out in this PKM activity, namely coffee jam product processing training, product packaging and labeling training and digital marketing training. The results of the Pre and post tests for participants showed that participants increased their knowledge and skills related to coffee jam processing, product packaging and labeling and digital marketing after participating in the training. Members of KTH Betara Bersatu understand and master how to process coffee jam, understand and master packaging and labeling, and digital marketing, and are satisfied with the material provided. Keywords: Diversification, Products, Coffee
Edukasi dan Pendampingan Akupresur bagi Orang Tua dalam Mengoptimalkan Kualitas Tidur Bayi di Desa Wanajaya Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi Wardani, Ika Kania Fatdo
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i11.22615

Abstract

ABSTRAK Salah satu pendekatan nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk membantu meningkatkan kualitas tidur bayi adalah akupresur. Teknik sederhana ini merupakan bagian dari terapi komplementer yang bekerja dengan memberikan stimulasi ringan pada titik-titik tertentu di tubuh. Akupresur dipercaya dapat membantu menenangkan sistem saraf, melancarkan peredaran darah, serta menurunkan ketegangan pada bayi. Selain mudah dilakukan, akupresur juga aman dan bisa dipelajari oleh orang tua tanpa memerlukan peralatan khusus.Melihat kondisi tersebut, diperlukan upaya edukasi sekaligus pendampingan bagi orang tua agar mereka tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkan teknik akupresur secara benar. Melalui kegiatan ini, diharapkan orang tua di Desa Wanajaya dapat lebih terampil dalam mendukung kualitas tidur bayi mereka, sehingga tercipta lingkungan keluarga yang lebih sehat, nyaman, dan harmonis. Memberikan edukasi sekaligus pendampingan praktik akupresur kepada orang tua agar mereka memiliki pengetahuan dan keterampilan yang tepat dalam menerapkan teknik tersebut, sehingga dapat membantu mengoptimalkan kualitas tidur bayi secara aman dan efektif. Metode ceramah media leaflet di Posyandu Desa Wanajaya Kabupaten Bekasi, yang jumlah respondennya 30 orang (ibu yang memiliki bayi usia 3-6 bulan). Hasil menunjukan bahwa nilai total rata-rata untuk tingkat pengetahuan responden sebelum dilakukan edukasi sebesar 53,33% (Pengetahuan Kurang), setelah dilakukan edukasi akupresur tingkat pengetahuan responden nilai total rata-rata menjadi 86,89% (Pengetahuan Baik). Sedangkan skor total rata-rata untuk keterampilan sebelum dilakukan pendampingan sebesar 6,1 (keterampilan Kurang), setelah menjadi 10,17 (keterampilan Baik). Para ibu merasa terbantu dengan adanya informasi pengetahuan terkait akupresur pada bayi. Edukasi dan pendampingan yang diberikan kepada orang tua mampu menambah pengetahuan mereka mengenai manfaat dan teknik akupresur. Metode penyuluhan dengan ceramah serta media leaflet terbukti mudah dipahami oleh para ibu dan dapat meningkatkan keterampilan mereka dalam praktik akupresur. Kata Kunci: Akupresur, Kualitas Tidur, Edukasi, Pendampingan, Terapi Komplementer  ABSTRACT One of the nonpharmacological approaches that can be taken to help improve the quality of sleep of babies is acupressure. This simple technique is part of complementary therapy that works by providing mild stimulation to specific points in the body. Acupressure is believed to help calm the nervous system, improve blood circulation, and reduce tension in babies. In addition to being easy to do, acupressure is also safe and can be learned by parents without the need for special equipment. Seeing these conditions, educational efforts as well as assistance are needed for parents so that they not only understand the theory, but also be able to practice acupressure techniques correctly. Through this activity, it is hoped that parents in Wanajaya Village can be more skilled in supporting the quality of their baby's sleep, so as to create a healthier, more comfortable, and harmonious family environment. To provide education as well as assistance in acupressure practice to parents so that they have the right knowledge and skills in applying the technique, so that it can help optimize the quality of baby sleep safely and effectively. Leaflet media lecture method at Posyandu Wanajaya Village, Bekasi Regency, where the number of respondents was 30 people (mothers who have babies aged 3-6 months). The results showed that the average total score for the respondents' level of knowledge before education was 53.33% (Lack of Knowledge), after acupressure education was carried out, the average total value of the respondents' total value was 86.89% (Good Knowledge). Meanwhile, the average total score for skills before mentoring was 6.1 (Less skills), after becoming 10.17 (Good skills). Mothers feel helped by the knowledge information related to acupressure in babies. The education and assistance provided to parents are able to increase their knowledge about the benefits and techniques of acupressure. The counseling method with lectures and leaflet media has proven to be easy for mothers to understand and can improve their skills in acupressure practice. Keywords : Acepressure, Sleep Quality, Health Education, Parental Guidance, Complementary Therapy
Edukasi tentang Pemantauan Ibu Hamil Secara Mandiri Menggunakan Buku KIA dalam Upaya Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil Guna Deteksi Dini Resiko Tinggi di Desa Keongan, Kecamatan Nogosari Kabupaten Boyolali Winarsih, Winarsih; Sunartono, Sunartono; Agustin, Mia Dwi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i11.21995

Abstract

ABSTRAK Kehamilan dan persalinan merupakan keadaan fisiologis, meskipun demikian pada beberapa kondisi memiliki risiko sehingga membutuhkan penanganan khusus oleh tenaga kesehatan profesional (Majella et al., 2018). Sekitar 15% dari seluruh wanita hamil memiliki potensial untuk komplikasi kehamilan yang mengancam jiwa. Deteksi dini atau skrining risiko tinggi pada kehamilan dapat memberikan informasi kepada ibu hamil mengenai berbagai risiko yang mungkin terjadi selama kehamilan. Pengenalan deteksi dini sebaiknya dilakukan pada trimester pertama oleh tenaga kesehatan dan non medis. Kehamilan risiko tinggi merupakan kehamilan yang perlu dideteksi sejak dini karena dapat menimbulkan risiko dan komplikasi baik bagi ibu maupun janinnya. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan ibu hamil agar mampu melaksanakan pemantauan secara mandiri dengan menggunakan media Buku KIA dan poster dalam melakukan deteksi dini resiko tinggi selama hamil. Metode yang dilakukan dengan penyuluhan Bidan sebagai fasilitator kelas ibu hamil memfokuskan pembelajaran pada upaya peningkatan pengetahuan danketerampilan ibu hamil dalam deteksi dini resiko tinggi dengan menggunakan buku KIA dan Poster. Hasil kegiatan penyuluhan menggunakan media buku KIA dengan judul edukasi tentang pemantauan ibu hamil secara mandiri menggunakan buku KIA dalam Upaya peningkatan pengetahuan ibu hamil guna deteksi dini resiko tinggi di Desa Keongan, Kecamatan Nogosari Kabupaten Boyolali. Karakteristik ibu hamil meliputi umur mayoritas pada kategori umur beresiko sebanyak 80%, pendidikan mayoritas ibu adalah SMA sebanyak 100% dan paritas ibu mayoritas adalah primigravida sebanyak 60%. Pengetahuan ibu terjadi peningkatan 7 ibu hamil, kemudian yang hasil pre dan post testnya tetap nilainya ada 3 orang. Terdapat peningkatan pengetahuan setelah diberikan penyuluhan. Kata Kunci: Edukasi, Ibu Hamil, Deteksi Dini Resiko Tinggi  ABSTRACT Pregnancy and childbirth are physiological conditions, however, in some conditions there are risks that require special treatment by professional health workers (Majella et al., 2018). Approximately 15% of all pregnant women have the potential for life-threatening pregnancy complications. Early detection or high-risk screening in pregnancy can provide information to pregnant women about various risks that may occur during pregnancy. Introduction to early detection should be carried out in the first trimester by health and non-medical personnel. High-risk pregnancy is a pregnancy that needs to be detected early because it can cause risks and complications for both the mother and the fetus. The purpose of this community service is to increase the knowledge of pregnant women so that they are able to carry out independent monitoring by using the KIA Book media and posters in conducting early detection of high risks during pregnancy. The method used by midwives as facilitators of pregnant women's classes focuses on learning efforts to increase the knowledge and skills of pregnant women in early detection of high risks by using the KIA book and posters. The results of the counseling activity using the KIA book media with the title education on monitoring pregnant women independently using the KIA book in an effort to increase the knowledge of pregnant women for early detection of high risks in Keongan Village, Nogosari District, Boyolali Regency. The characteristics of pregnant women included a majority age group of 80% in the high-risk age category, a majority education level of 100% of mothers, and a majority parity of 60% of mothers being primigravida. Seven pregnant women experienced an increase in maternal knowledge, while three women had consistent pre- and post-test results. Knowledge increased after the counseling session. Keywords: Education, Pregnant Women, Early Detection of High Risk
Pemberdayaan Lansia dengan Penyakit Kronis Dalam Mengelola Kecemasan Melalui Relaksasi Otot Progresif di Posbindu Dahlia Senja Kelurahan Limo Herlina, Santi; Suratmini, Dwi; Diorarta, Raphita; Samaria, Dora; Tobing, Duma Lumban; Adyani, Sang Ayu Made; Wahyudi, Chandra Tri; Sucika, Dara; Wisudawati, Sulistya Nur'aeni; Millah, Zulfa Muzayyanatul; Balqis, Ayunissa; Nasution, Nurul Aryani; Putri, Alia Resti Andri; Mariyam, Fidelmia; Cahyani, Clara Oktalia; Putri, Widya Kartika
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i11.22832

Abstract

ABSTRAK Lansia mengalami perubahan signifikan dalam aspek fisik, psikologis, dan sosial seiring bertambahnya usia. Proses penuaan menyebabkan penurunan fungsi tubuh yang berpotensi memicu timbulnya penyakit kronis. Kondisi ini dapat berdampak pada kondisi psikososial lansia, salah satunya menimbulkan kecemasan. Salah satu strategi manajemen cemas yang dapat dilakukan pada lansia adalah latihan relaksasi otot progresif (ROP). Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan kemampuan lansia dalam mengelola cemas. Program pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui metode edukasi dan praktik keterampilan ROP pada 49 lansia yang rutin mengikuti kegiatan Posbindu di Posbindu Dahlia Senja Kelurahan Limo. Hasil kegiatan menunjukkan rata-rata usia peserta adalah 65.35 tahun, dimana mayoritas lansia memiliki jenis kelamin perempuan (93.9%). Berdasarkan hasil pengukuran menggunakan Geriatric Anxiety Scale (GAS), diketahui bahwa mayoritas lansia mengalami kecemasan tingkat ringan sebanyak 55.1%, tingkat sedang 36,7% dan tingkat berat 8,2%. Setelah dilakukan kegiatan edukasi dan praktik ROP, skor rata-rata tingkat pengetahuan lansia terkait cemas meningkat sebesar 42,02. Hasil observasi juga menunjukkan bahwa mayoritas lansia mampu melakukan gerakan praktik ROP secara benar. Program pengabdian masyarakat melalui edukasi dan praktik relaksasi otot progresif (ROP) dapat meningkatkan pengetahuan lansia tentang kecemasan serta keterampilan mereka dalam mengelola cemas. Intervensi ini dapat dijadikan alternatif dalam meningkatkan kemampuan lansia mengelola cemas secara mandiri. Kata Kunci: Kecemasan, Lansia, Penyakit Kronis, Relaksasi Otot Progresif  ABSTRACT Elderly people experience significant changes in physical, psychological, and social aspects as they age. The aging process causes a decline in body functions that can potentially trigger chronic diseases. This condition can impact the psychosocial conditions of the elderly, one of which is causing anxiety. One anxiety management strategy that can be done in the elderly is progressive muscle relaxation (ROP) training. The purpose of this activity is to increase the knowledge and ability of the elderly in managing anxiety. This community service program was carried out through the ROP education and skills practice method on 49 elderly who regularly participate in Posbindu activities at Posbindu Dahlia Senja, Limo Village. The results of the activity showed that the average age of participants was 65.35 years, where the majority of elderly were female (93.9%). Based on the results of measurements using the Geriatric Anxiety Scale (GAS), it was known that the majority of elderly experienced mild anxiety as much as 55.1%, moderate levels 36.7% and severe levels 8.2%. After the ROP education and practice activities, the average score of the elderly's level of knowledge regarding anxiety increased by 42.02. The results of the observation also showed that the majority of elderly were able to perform ROP practice movements correctly. A community service program involving education and practice of progressive muscle relaxation (ROP) can improve older adults' knowledge about anxiety and their skills in managing it. This intervention can be used as an alternative to improve their ability to manage anxiety independently. Keywords: Anxiety, Elderly, Chronic Disease, Progressive Muscle Relaxation
Penerapan Kombinasi Pijat Oketani dan Pijat Oksitosin terhadap Produksi ASI pada Ibu Menyusui 0-6 Bulan di Desa Wanajaya Cibitung Tahun 2025 Julianti, Neneng
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i11.22670

Abstract

ABSTRAK Produksi Air Susu Ibu (ASI) yang tidak optimal merupakan salah satu permasalahan yang sering dialami oleh ibu menyusui, khususnya pada masa post partum. Berdasarkan studi pendahuluan di Desa Wanajaya, Cibitung, Bekasi, diketahui bahwa belum ada penerapan metode Pijat Oketani dan Pijat Oksitosin dalam praktik kebidanan untuk membantu mengatasi masalah menyusui serta meningkatkan produksi ASI. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan produksi ASI serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang tepat pada ibu menyusui bayi usia 0–6 bulan dalam penerapan kombinasi pijat Oketani dan pijat Oksitosin di Desa Wanajaya, Cibitung, Bekasi, tahun 2025. Metode ceramah media leaflet di Posyandu Desa Wanajaya Kabupaten Bekasi, yang jumlah respondennya 30 orang ibu menyusui 0-6 bulan. Hasil menunjukan bahwa nilai total rata-rata untuk tingkat pengetahuan responden sebelum dilakukan edukasi sebesar 46,88% (Pengetahuan Kurang), setelah dilakukan edukasi kombinasi pijat oketani dan pijat oksitosin terhadap produksi ASI mengalami peningkatan pengetahuan responden nilai total rata-rata menjadi 93,77% (Pengetahuan Baik). Sedangkan skor total rata-rata untuk keterampilan sebelum dilakukan pendampingan kombinasi pijat oketani dan pijat oksitosin sebesar 5,1 (keterampilan Kurang), setelah menjadi 9,3 (keterampilan Baik). Para ibu merasa terbantu dengan adanya informasi pengetahuan terkait kombinasi pijat oketani dan pijat oksitosin pada ibu menyusui. Penerapan kombinasi pijat Oketani dan pijat Oksitosin efektif dalam meningkatkan produksi ASI serta memperkuat pemahaman ibu menyusui mengenai teknik stimulasi laktasi. Intervensi ini layak dijadikan bagian dari praktik asuhan kebidanan di masyarakat. Kata Kunci: Pijat Oketani, Pijat Oksitosin, Produksi ASI, Ibu Menyusui 0-6 bulan  ABSTRACT Not optimal breast milk production is one of the problems often experienced by breastfeeding mothers, especially in the postpartum period. Based on a preliminary study in Wanajaya Village, Cibitung, Bekasi, it is known that there has been no application of Oketani Massage and Oxytocin Massage methods in obstetric practice to help overcome breastfeeding problems and increase breast milk production. This Community Service (PkM) activity aims to increase breast milk production and increase the right knowledge and skills in breastfeeding mothers of babies aged 0–6 months in the application of a combination of Oketani massage and oxytocin massage in Wanajaya Village, Cibitung, Bekasi, in 2025. Leaflet media lecture method at Posyandu Wanajaya Village, Bekasi Regency, where the number of respondents was 30 breastfeeding mothers 0-6 months.  The results showed that the average total value for the respondents' level of knowledge before education was 46,88% (Lack of Knowledge), after the combination of octane massage and oxytocin massage on breast milk production increased, the average total knowledge of respondents increased to 93,77% (Good Knowledge). Meanwhile, the average total score for skills before the combination of octane massage and oxytocin massage was 5,1 (Less skill), after becoming 9,3 (Good skill). The mothers felt helped by the knowledge information related to the combination of octamine massage and oxytocin massage in breastfeeding mothers. The application of the combination of Oketani massage and Oxytocin massage is effective in increasing breast milk production and strengthening breastfeeding mothers' understanding of lactation stimulation techniques. This intervention deserves to be part of the practice of midwifery care in the community. Keywords: Oketani Massage, Oxytocin Massage, Breast Milk Production, Breastfeeding Mothers 0-6 months
Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) Bersama Si Kembang Di Desa Marga Dalam Pencegahan Stunting Rahyanti, Ni Made Sri; Yoga, Wahyu Krisna; Prayoga, I Made Ade
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i11.22477

Abstract

ABSTRAK Masih tingginya angka kejadian stunting, dimana salah satunya disebabkan masih kurangnya kemampuan kader untuk melakukan pemeriksaan tumbuh kembang serta asupan sumber nutrisi bagi anak yang kurang seimbang. Solusi yang ditawarkan adalah melalui program TAMASYA bersama SI KEMBANG. Kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam melakukan pemeriksaan tumbuh kembang yang tepat, akurat, dan berkala, serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader tentang pengolahan bahan pangan tinggi zat gizi. Terjadi peningkatan pengetahuan dan ketrampilan kader dalam melakukan pemeriksaan pertumbuhan dan perkembangan, meningkatnya kemampuan kader untuk menggunakan aplikasi SI KEMBANG yang membantu proses dokumentasi secara berkala, serta meningkatnya pengetahuan kader terkait cara pengolahan bahan pangan tinggi zat gizi. Kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kemandirian kader sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting. Kata Kunci: Tamasya, Si Kembang, Cegah Stunting ABSTRACT The high incidence of stunting is partly due to the lack of cadres' ability to conduct growth and development checks and the unbalanced nutritional intake of children. The solution offered is the program named “TAMASYA with SI KEMBANG”. This activity is able to improve the knowledge and skills of cadres in conducting appropriate, accurate and regular growth and development checks, as well as improving the knowledge and skills of cadres regarding the processing of high-nutrient food ingredients. There was an increase in the knowledge and skills of cadres in conducting growth and development checks, an increase in the ability of cadres to use the SI KEMBANG application which helps with the periodic documentation process, and an increase in the knowledge of cadres regarding how to process high-nutrient food ingredients. This activity is able to increase the knowledge, skills and independence of cadres as part of stunting prevention efforts. Keywords: Adolescent Health, Anemia, Sekolah Canti Remaja Putri Program
Program Pendampingan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dalam Upaya Pencegahan Infeksi Cacing untuk Peningkatan Status Gizi Anak di SDN 1 Pekon Tugurejo Semaka- Tangggamus Hermawan, Dessy; Listyaningsih, Erna; Irianto, Gunawan
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i11.22687

Abstract

ABSTRAK Stunting dan gizi kurang masih menjadi masalah secara nasional Hal ini yang mendorong Pemerintah RI fokus pada pemenuhan gizi bagi anak-anak sekolah, karena pemenuhan gizi berkait dengan peningkatan status kesehatan dan pencegahan penyakit. Salah satu usaha pendukung yang dapat dilakukan untuk mengotimalkan yang telah dilakukan oleh Pemerintah adalah dengan mengkampayekan program PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat), karena PHBS mampu mencegah anak terinfeksi penyakit termasuk infeksi cacing. Tujuan dari pendampingan PHBS di sekolah adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan mengubah PHBS anak sekolah di SDN 1 Tugurejo Tanggamus. Metode Pendampingan yang dilakukan oleh 20 mahasiswa Universitas Malahayati adalah dengan mendampingi dan menfasilitasi siswa sekolah untuk memahami dan melaksanakan PHBS selama satu bulan. setelah diakukan pendampingan PHBS, tampak ada peningkatan pengetahuan sebanyak 22-point dan untuk perilaku ber PHBS naik 37%. Program pendampingan PHBS di sekolah oleh mahasiswa selama satu bulan mampu meningkatkan pengetahuan siswa sekolah tentang PHBS serta mampu mengubah perilaku PHBS menjadi baik. Ada korelasi positif antara pengetahuan tentang PHBS dengan pelaksanaan perilaku hidup bersih dan sehat. Kata kunci: Stunting, Infeksi Cacing, Anemia, Sekolah  ABSTRACT Stunting and malnutrition are still national problems. This is what prompted the Indonesian Government to focus on nutritional adequacy for school children, because nutritional adequacy is related to improving health status and disease prevention. One of the supporting efforts that can be made to optimize what has been done by the Government is to campaign for Clean and Healthy Living Behavior. because a clean and healthy lifestyle can prevent children from being infected with diseases, including worm infections.  Purpose of the mentoring program at school is to increase knowledge and change the behavior of school children at SDN 1 Tugurejo Tanggamus. 20 students from Malahayati University accompanied and facilitated school students to understand and implement Clean and Healthy Living Behavior for one month. After PHBS mentoring, there was a 22-point increase in knowledge and a 37% increase in PHBS behavior. The mentoring program at school by students for one month was able to increase the knowledge of school students and was able to change the students' behavior for the better. There is a positive correlation between knowledge about clean and healthy living and its implementation. Keywords: Stunting, Worm Infection, Anemia, School

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue