cover
Contact Name
Viktor Pandra
Contact Email
viktorpandra@ymail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jpm@stkippgri-lubuklinggau.ac.id
Editorial Address
Jalan Mayor Toha Kel. Air Kuti Kec. Lubuklinggau Timur I, Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan, Indonesia
Location
Kota lubuk linggau,
Sumatera selatan
INDONESIA
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat
ISSN : 26544741     EISSN : 26557894     DOI : https://doi.org/10.31540/jpm.v2i1
Core Subject : Education,
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat merupakan Jurnal Berkala Ilmiah dengan ISSN 2654-4741 (PRINT) dan ISSN 2655-7894 (Online) dalam Bidang Pengabdian kepada Masyarakat, yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian, Pengembangan, Publikasi dan Pengabdian pada Masyarakat dan Kerjasama (LP4MK) STKIP PGRI Lubuklinggau, Jurnal ini akan terbit dua kali setahun yaitu bulan Juni dan Desember. Tujuan Penerbitan ini adalah untuk memperkaya Kajian Ilmiah mengenai Pengabdian Kepada Masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 267 Documents
Pendampingan Mahasiswa Baru Program Studi Pendidikan Sejarah Melalui Eksplorasi Museum Subkoss Garuda Sriwijaya di Kota Lubuklinggau Sarkowi Sarkowi; Yadri Irwansyah; Agus Susilo; Salsa Nabila; Deca Wawa
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v8i2.4211

Abstract

Museum sebagai institusi preservasi budaya dan sejarah memiliki peran strategis dalam mendukung pembelajaran sejarah yang autentik dan kontekstual di luar ruang kelas. Dalam konteks pendidikan tinggi, pendampingan mahasiswa baru melalui eksplorasi museum dirancang untuk memperkuat literasi sejarah, meningkatkan keterampilan analitis terhadap artefak, serta mengintegrasikan pengalaman langsung dalam memahami proses sejarah lokal dan nasional. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama satu minggu di Museum Subkoss Garuda Sriwijaya, Kota Lubuklinggau, dengan tujuan utama meningkatkan pemahaman mahasiswa baru terhadap koleksi sejarah otentik dan memfasilitasi pengembangan artikel ilmiah PKM sebagai luaran akademik. Pendekatan kegiatan menggunakan metode pembelajaran berbasis lapangan (field-based learning), observasi, wawancara dengan kurator museum, dan diskusi terstruktur antar kelompok mahasiswa. Museum dipandang sebagai sumber belajar yang menyediakan koleksi artefak, dokumen sejarah, dan naratif budaya yang memperkaya pengetahuan faktual sekaligus mendorong keterlibatan mahasiswa secara aktif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep sejarah lokal dan nasional pada mahasiswa baru setelah pendampingan di museum, dilihat dari perbandingan pre-test dan post-test serta laporan reflektif mahasiswa. Penelitian ini merekomendasikan integrasi strategis kunjungan museum dalam kurikulum pembelajaran sejarah untuk meningkatkan keterkaitan teori akademik dan sumber sejarah otentik serta memperkuat budaya penelitian mahasiswa sejak awal masa studi.
Pelatihan Manajemen Pendidikan Bagi Guru Sekolah Dasar untuk Mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka Wahidin Wahidin; Ahmad Gawdy Prananosa; M. Rusni Eka Putra
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v8i2.4216

Abstract

Pengabsian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar melalui pelatihan manajemen pendidikan dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan pelatihan melibatkan guru sekolah dasar yang diberikan materi terkait manajemen pembelajaran, penyusunan modul ajar, pembelajaran diferensiasi, serta asesmen. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi, angket, dan refleksi peserta. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kompetensi guru, yang ditandai dengan peningkatan nilai rata-rata dari 62,5 menjadi 85,3. Selain itu, sebagian besar peserta mampu menyusun perangkat pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka dengan kategori baik serta mulai mengimplementasikan pembelajaran diferensiasi di kelas. Respon peserta terhadap pelatihan juga sangat positif, dengan tingkat kepuasan yang tinggi terhadap materi dan metode yang digunakan. Meskipun demikian, masih diperlukan pendampingan lanjutan untuk mengoptimalkan penerapan hasil pelatihan dalam praktik pembelajaran. Dengan demikian, pelatihan manajemen pendidikan terbukti efektif sebagai strategi dalam meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar untuk mendukung keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka secara berkelanjutan.
Pelatihan Pembuatan Alat Peraga Fisika Berbasis Bahan Bekas Bagi Siswa di SMP Negeri 1 Air Satan Wahyu Arini; Tri Ariani; Sulistiyono Sulistiyono; Endang Lovisia; Ovilia Putri Utami Gumay
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v8i2.4217

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep fisika serta keterampilan kreatif siswa melalui pelatihan pembuatan alat peraga berbasis bahan bekas. Subjek kegiatan adalah 25 siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Air Satan, Kabupaten Musi Rawas. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan, siswa diberikan materi konsep fisika dasar, demonstrasi pembuatan alat peraga, serta praktik langsung menggunakan bahan bekas seperti botol plastik, kardus, dan karet. Evaluasi dilakukan melalui observasi dan penilaian produk. Hasil observasi menunjukkan peningkatan keaktifan siswa dari rata-rata 68% menjadi 88%, serta peningkatan pemahaman konsep yang ditunjukkan melalui skor rata-rata dari 62 menjadi 82. Sebanyak 84% siswa mampu menghasilkan alat peraga dengan kategori baik, dan 16% kategori cukup. Selain itu, 92% siswa menunjukkan peningkatan kreativitas dalam memanfaatkan bahan bekas. Dengan demikian, pelatihan ini efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan, dan kesadaran lingkungan siswa melalui pembelajaran fisika yang kontekstual dan inovatif.
Pemanfaatan Alat Parut Modifikasi Untuk Meningkatkan Produktivitas Ibu Rumah Tangga Berwirausaha Ovilia Putri Utami Gumay; Yetty Trisnayanti; Wahyu Arini; Endang Lovisia; Tri Ariani
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v8i2.4218

Abstract

Produktivitas usaha rumah tangga berbasis olahan kelapa masih menghadapi berbagai kendala, terutama pada proses pemarutan yang dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu dan tenaga yang cukup besar. Kondisi ini berdampak pada rendahnya efisiensi produksi dan terbatasnya kapasitas usaha masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas ibu rumah tangga berwirausaha melalui pemanfaatan alat parut modifikasi sebagai teknologi tepat guna di Desa Terusan, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara. Metode pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan penggunaan alat, dan pendampingan kepada mitra. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan alat parut modifikasi mampu meningkatkan efisiensi proses produksi, mempercepat waktu pemarutan kelapa, serta meningkatkan kapasitas produksi usaha rumah tangga. Selain itu, mitra menunjukkan antusiasme tinggi dan peningkatan keterampilan dalam penggunaan teknologi tepat guna. Dengan demikian, pemanfaatan alat parut modifikasi dapat menjadi solusi inovatif dalam meningkatkan produktivitas dan pemberdayaan ekonomi ibu rumah tangga berwirausaha di Desa Terusan.
Peningkatan Kompetensi Guru Pamong PPG Calon Guru Tahun 2026 Melalui Pendampingan Penggunaan LMS Canvas M. Nejatullah Sidqi; Rio Rio; Shinta Aprilisa; Rizka Aulia; Widya Analisa; Ahmad Marsehan
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v8i2.4231

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru pamong dalam menggunakan Learning Management System (LMS) Canvas pada Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru Tahun 2026. Kegiatan ini difasilitasi oleh LPTK Universitas PGRI Silampari sebagai bentuk dukungan terhadap kesiapan guru pamong dalam melaksanakan pendampingan pembelajaran, pemantauan aktivitas, pemberian umpan balik, dan dokumentasi proses pembimbingan mahasiswa PPG secara digital. Metode kegiatan menggunakan pendekatan pelatihan dan pendampingan partisipatif melalui tahapan identifikasi kebutuhan, penyampaian materi, demonstrasi penggunaan LMS Canvas, praktik terbimbing, pendampingan teknis, dan evaluasi. Materi kegiatan mencakup pengenalan LMS Canvas, akses kelas, pemanfaatan dashboard, pengelolaan modules, assignments, discussions, grades, serta strategi pemberian umpan balik yang efektif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik dapat membantu guru pamong memahami alur penggunaan LMS Canvas sesuai kebutuhan pendampingan PPG. Guru pamong menjadi lebih siap menjalankan fungsi pembimbingan secara digital, meskipun masih ditemukan beberapa kendala seperti perbedaan kemampuan teknologi, kestabilan jaringan, dan kebutuhan pembiasaan terhadap menu Canvas. Kegiatan ini menegaskan bahwa pendampingan berkelanjutan diperlukan agar pemanfaatan LMS Canvas dalam PPG Calon Guru berjalan lebih efektif, terstruktur, dan terdokumentasi.
Workshop Pembelajaran Matematika dengan PMRI Menggunakan Alat Peraga Sederhana Bagi Guru Idul Adha; Rani Refianti; Maria Luthfiana; Efuansyah Efuansyah
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v8i2.4237

Abstract

Pembelajaran matematika pada jenjang sekolah dasar masih menghadapi permasalahan terkait rendahnya pemahaman siswa akibat penyajian konsep yang bersifat abstrak dan minim penggunaan alat peraga. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru SD Negeri 85 Kota Lubuklinggau dalam menerapkan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) melalui workshop pembuatan alat peraga sederhana. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, demonstrasi, praktik, pendampingan, dan evaluasi. Sebanyak 20 guru berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hasil angket menunjukkan peningkatan pemahaman guru pada aspek materi sebesar 85,31% (kategori sangat baik), aspek pelaksanaan workshop 82,32% (kategori baik), dan aspek penerapan dalam pembelajaran 81,25% (kategori baik). Hasil ini menunjukkan bahwa workshop efektif meningkatkan wawasan dan keterampilan guru dalam merancang dan memanfaatkan alat peraga sederhana berbasis PMRI. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil mendukung guru untuk menerapkan pembelajaran matematika yang lebih kontekstual, kreatif, dan bermakna bagi siswa sekolah dasar.
Pendampingan Guru dalam Merancang Pembelajaran Fisika Kontekstual Berbasis Kearifan Lokal Pada Kurikulum Merdeka Sulistiyono Sulistiyono; M. Syahrun Effendi; Merti Triyanti
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v8i2.4284

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran fisika kontekstual berbasis kearifan lokal pada Kurikulum Merdeka. Permasalahan utama yang dihadapi guru adalah masih terbatasnya kemampuan dalam mengintegrasikan budaya dan potensi lokal ke dalam pembelajaran fisika sehingga pembelajaran cenderung bersifat teoritis dan kurang bermakna bagi peserta didik. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan observasi, sosialisasi, pelatihan, workshop, pendampingan penyusunan perangkat pembelajaran, implementasi di kelas, dan evaluasi. Peserta kegiatan merupakan guru fisika SMA dari beberapa sekolah mitra. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam menyusun modul ajar, LKPD, media pembelajaran, dan asesmen berbasis kearifan lokal. Guru berhasil mengaitkan konsep fisika dengan fenomena budaya dan lingkungan sekitar, seperti alat musik tradisional, permainan rakyat, dan aktivitas masyarakat lokal. Implementasi pembelajaran menunjukkan peserta didik lebih aktif, antusias, dan mudah memahami konsep fisika karena pembelajaran dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga mendukung penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui pelestarian budaya lokal. Dengan demikian, program pendampingan ini efektif dalam mendukung implementasi pembelajaran fisika yang inovatif, kontekstual, dan sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka.
Pembuatan Website BRIDA Mesuji Sebagai Media Publikasi Inovasi Daerah Sri Wantoro; Siti Sarah
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v8i2.4285

Abstract

Pengembangan sistem informasi berbasis web berperan penting dalam meningkatkan kualitas layanan publik, transparansi, dan akuntabilitas di lingkungan pemerintah daerah. BRIDA Kabupaten Mesuji menghasilkan lebih dari 200 inovasi setiap tahunnya. Meskipun demikian, publikasi masih sangat terbatas dikarenakan kurangnya media yang menjadi wadah. Selain itu, banyak biaya telah dikeluarkan untuk melakukan publikasi. Saat ini Kabupaten Mesuji dangat memerlukan media publikasi yang efektif, efisien, dan tidak membebani anggaran. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk merancang dan membangun website BRIDA Kabupaten Mesuji sebagai platform penyebaran informasi kelembagaaan dan publikasi inovasi daerah. Kegiatan dilakukan menggunakan metode service learning meliputi 5 tahapan, yaitu (1) analisis kebutuhan masyarakat, (2) perencanaan kegiatan, (3) pelaksanaan layanan, (4) refleksi, dan (5) evaluasi dan tindak lanjut. Mitra kegiatan adalah BRIDA Kab. Mesuji, Propinsi Lampung. Kegiatan pengabdian masyarakat menghasilkan website sebagai sarana media informasi bagi BRIDA Kab. Mesuji kepada masyarakat luas yang berfungsi optimal dengan fitur publikasi berita, dokumentasi inovasi, pengelolaan dokumen, galeri, serta sistem administrasi yang memungkinkan pengelolaan konten secara mandiri. Rekomendasi program ini meliputi pemeliharaan berkala, pembaharuan konten secara rutin, dan kolaborasi dengan OPD terkait untuk memperkaya data dan mendukung keberlanjutan pengelolaan website.
Pemberdayaan Masyarakat di Kampung Masni Melalui Inovasi Pengolahan Umbi Keladi Menjadi Nugget Bernilai Gizi dan Ekonomis Wiska Baharuddin; Enik Maturahmah; Natalia Mondigir; Denis Adolof Awom
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v8i2.4286

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, kreativitas, dan kemandirian ekonomi masyarakat Kampung Masni melalui inovasi pengolahan umbi keladi menjadi nugget bernilai gizi dan ekonomis. Umbi keladi sebagai salah satu potensi pangan lokal memiliki kandungan gizi yang baik, namun pemanfaatannya masih terbatas pada pengolahan tradisional sehingga nilai jualnya relatif rendah. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampung Masni, Distrik Masni, Kabupaten Manokwari. Kegiatan ini dilakukan pada bulan Juli 2025. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan melalui 3 (tiga) tahap yaitu tahap sosialisasi, tahap pelatihan, dan tahap evaluasi, hingga pengenalan strategi pemasaran sederhana kepada masyarakat, khususnya masyarakat lokal. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mampu mengolah umbi keladi menjadi produk nugget yang lebih variatif, higienis, dan memiliki daya tarik konsumsi yang lebih tinggi. Selain meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, program ini juga membuka peluang usaha berbasis pangan lokal yang dapat mendukung peningkatan pendapatan keluarga serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat Kampung Masni. Dengan adanya inovasi pengolahan ini, diharapkan umbi keladi dapat menjadi produk unggulan lokal yang memiliki nilai tambah dan berdaya saing di masyarakat.
Pelatihan Pembuatan dan Pemasaran Pupuk Organik Cair Gedebog Pisang Berbasis Digital Marketing di Kelurahan Majapahit Kota Lubuklinggau Widya Analisa; Febrina Nur Annisa; Muhamad Fadli
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v8i2.4290

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan limbah gedebog pisang menjadi pupuk organik cair (POC) serta meningkatkan kemampuan pemasaran produk melalui digital marketing. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Majapahit Kota Lubuklinggau dengan metode observasi, persiapan, pelatihan, dan monitoring evaluasi. Pelatihan meliputi pembuatan POC melalui fermentasi gedebog pisang, pengemasan produk, pembuatan label, serta penggunaan WhatsApp Business dan media sosial sebagai sarana promosi. Hasil kegiatan menunjukkan peserta mampu memahami proses pembuatan POC, manfaat pupuk organik cair, serta strategi pemasaran digital sederhana. Program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran lingkungan, pemanfaatan limbah organik, dan peluang pengembangan usaha berbasis pertanian organik.