cover
Contact Name
Syamsir Firdaus Manggar Wanrantoniara, SH
Contact Email
daus_mbol@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppmumsb@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Menara Ilmu
ISSN : 16932617     EISSN : 25287613     DOI : -
MENARA ILMU, Merupakan Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah yang Diterbitkan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. Penyunting menerima kiriman naskah hasil kajian dan penelitian untuk bidang Eksakta, pendidikan/sosial dan Agama Islam untuk publikasi di jurnal ini.
Arjuna Subject : -
Articles 2,133 Documents
Efektivitas Teknik Relaksasi Progresif Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Di Kabupaten Tanah Datar Putri, Marizki; Bachri, Yasherly; Amalia, Rosa Fitri
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JANUARI 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v19i2.6193

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang banyak diderita oleh lansia. Penatalaksanaan hipertensi terdapat dua cara yaitu nonfarmakologi dan farmakologi,terdapat beberapa pilihan pengobatan secara farmakologis salah satunya adalah teknik relaksasi progresif. Teknik relaksasi progresif adalah suatu latihan peregangan otot dan olah pernafasan yang dilakukan untuk menghasilkan respon yang dapat memerangi respon stres dan menurunkan aktivitas saraf simpatis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas teknik relaksasi progresif terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi yang berkunjung ke Puskesmas Lima Kaum I Kabupaten Tanah Datar tahun 2024. Desain penelitian ini adalah Pra- Eksperimen dengan rancangan one group pre -test post- test. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia yang berusia diatas 55 tahun yang berkunjung Ke Puskesmas Lima Kaum I yang berjumlah 197 orang. Teknik pengambilan sampel yanng digunakan purposive sampling dengan jumlah 45 orang. Berdasarkan hasil penelitian dari 10 orang sampel sebelum dan sesudah diberikan teknik relaksasi progresif  didapatkan tekanan darah tekanan darah sistoliknya pvalue  0,000 dan tekanan darah diastoliknya pvalue 0,009. Jadi dapat di simpukan ada perbedaan yang signifikan antara tekanan darah sebelum dan sesudah diberikan teknik relaksasi progresif. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa teknik relaksasi progresif menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Saran peneliti kepada pasien hipertensi dapat melakukan teknik relaksasi progresif untuk menurunkan tekanan darahKeyword :lansia, Teknik rileksasi progresif
Keragaman Morfologi Tumbuhan dan Karakteristik Polen dari Tiga Anggota Genus Ixora Kusumardani, Hasna Dyah; Kamaludin, Fuad; Lestari, Sri; Aryani, Riska Desi; Azar, Alda Wydia Prihartini
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JANUARI 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v19i2.6176

Abstract

AbstrakIxora merupakan genus dari keluarga Rubiaceae yang memiliki karakteristik dan variasi warna yang unik, sehingga sering dijumpai di pekarangan dengan jenis yang beragam. Beberapa jenis Ixora diketahui berasal dari berbagai negara di Asia seperti India,  China, Filipina, Thailand, hingga Indonesia. Tiga jenis Ixora yang sering ditemukan di Indonesia antara lain Ixora javanica, Ixora chinensis, dan Ixora coccinea. Warna dan ukuran bunga Ixora dapat bervariasi, tergantung pada jenisnya. Karakteristik morfologi polen juga dapat dijadikan dasar dalam mengidentifikasi tumbuhan dari tingkat famili hingga tingkat yang lebih rendah seperti spesies. Penelitian ini bertujuan untuk melihat keragaman morfologi tumbuhan dan karakteristik polen dari jenis tiga anggota genus Ixora, yaitu Ixora javanica, Ixora chinensis, dan Ixora coccinea. Metode pengambilan sampel yang dilakukan adalah purposive sampling, yaitu dengan mengambil sampel secara acak atau random dengan karakteristik yang serupa untuk ketiga sampel dan diamati morfologi serta polennya. Berdasarkan pengamatan terhadap tiga anggota genus Ixora, diketahui bahwa ketiga spesies tanaman tersebut memiliki perbedaan secara morfologi yang dapat diamati pada warna dan ukuran organ bunga. Sementara itu, pengamatan pada polen dari ketiga spesies tanaman tersebut menunjukkan bahwa ketiga spesies tersusun atas satu unit (monad), dengan tipe apertura dari polen ini adalah tiga celah (tricolporate). Kata Kunci: Rubiaceae, Ixora, variasi morfologi, keragaman 
Rendahnya Capaian Imunisasi Difteri: Pemicu Lonjakan Kasus Difteri di Provinsi Riau Tahun 2024 Silvia, Sherly; Dewi, Oktavia; Anusirwan, Anusirwan
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JANUARI 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v19i2.6169

Abstract

Terjadi peningkatan kasus Difteri di Provinsi Riau  dan menyebar hampir di seluruh Kabupaten/Kota. Difteri adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium Diphtheriae. Difteri dapat ditularkan melalui droplet. Difteri ditandai dengan gejala seperti badan lemas,sakit tenggorokan, dan pilek. Gejala ini akan berlanjut hingga munculnya bercak merah pada pangkal tenggorokan, suara serak, batuk, dan nyeri saat menelan. Kemudian akan muncul pseudomembran putih keabu-abuan yang sulit lepas dipangkal tenggorokan. Pada Tahun 2022 terdapat jumlah kasus suspek difteri sebanyak 3 suspek, tahun 2023 terjadi peningkatan menjadi 20 suspek, dan pada tahun 2024 sampai (17 November 2024) terjadi peningkatan menjadi 35 suspek dan 3 diantaranya meninggal dunia. Semua kasus difteri yang ada di Provinsi Riau mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Tujuannya untuk mengetahui dan mengevaluasi terjadinya kasus difteri di Dinas Kesehatan Provinsi Riau. Jenis Penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus yaitu menggambarkkan keadaan subjek dan objek, baik seseorang, lembaga masyarakat, serta didasarkan atas hasil observasi dan wawancara mendalam. Lokasi Penelitian di lakukan di Dinas Kesehatan Provinsi Riau. Waktu Penelitian telah dilaksanakan pada tanggal 11-29 November 2024. Hasil didapatkan kenaikan kasus difteri disebabkan karena rendahnya capaian Imunisasi difteri. Kesimpulan rendahnya capaian imunisasi difteri menyebabkan terjadinya kenaikan kasus difteri di Provinsi Riau.Kata Kunci: Difteri, Imunisasi, Kejadian Luar Biasa    
Evaluasi Pengelolaan Sarana dan Prasarana Pendidikan Islam di Pondok Pesantren Asy Syarif untuk Optimalisasi Infrastruktur dalam Mendukung Pembelajaran Suhaili, Hidayati; Remiswal, Remiswal; Sabri, Ahmad
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JANUARI 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v19i2.6141

Abstract

Pondok Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang berperan penting dalam mencetak generasi yang memiliki kompetensi dalam bidang agama dan umum. Namun, pengelolaan sarana dan prasarana yang optimal sangat diperlukan untuk mendukung proses pembelajaran yang efektif. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan Islam di Pondok Pesantren Asy Syarif, dengan fokus pada optimalisasi infrastruktur dalam mendukung pembelajaran. Metode yang digunakan adalah penelitian evaluasi dengan pendekatan deskriptif, yang melibatkan analisis terhadap empat komponen utama: konteks, masukan, proses, dan produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sarana dan prasarana di pesantren masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan fasilitas pendukung pembelajaran berbasis teknologi, anggaran yang terbatas, serta kebijakan pengelolaan yang belum terstruktur dengan baik. Proses pengelolaan sarana dan prasarana yang cenderung reaktif dan kurang terencana mengakibatkan ketidakoptimalan pemanfaatan fasilitas yang ada. Produk dari pengelolaan sarana dan prasarana, baik dari segi kualitas pembelajaran maupun kenyamanan santri, belum mencapai potensi maksimal. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk meningkatkan perencanaan dan pengelolaan fasilitas yang lebih terstruktur, serta menyediakan sarana yang lebih mendukung pembelajaran berbasis teknologi, guna meningkatkan kualitas pendidikan di Pondok Pesantren Asy Syarif. Kata Kunci: Evaluasi, Pengelolaan Sarana Dan Prasarana, Optimalisasi Infrastruktur. 
Kawasan Terpadu Mandeh: Pengembangan Pariwisata di Kabupaten Pesisir Selatan Erwin, Erwin; Irwandi, Ade; Ramdesta, Andry
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JANUARI 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v19i2.6194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengembangan pariwisata berbasis masyarakat yang dilakukan di kawasan Mandeh. Apakah pengembangan pariwisata yang dikembangkan telah mengintegrasikan keberlanjutan antara potensi ekologi, sosial budaya dan kebijakan pemerintah. .Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam, observasi dan studi pustaka. Melalui potensi destinasi yang ada dapat dilihat sebagai modal pendukung dalam pengembangan industri pariwisata di kawasan Mandeh. Namun, hal tersebut tentunya memerlukan koordinasi antar sektor; sektor pemerintah, pemangku kepentingan, dan warga masyarakat. Kawasan Mandeh belum sepenuhnya terkoordinasi karena belum adanya perencanaan jangka panjang yang berorientasi pada keberlanjutan dan belum adanya regulasi yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah sebagai acuan hukum pengembangan kawasan Mandeh. Keterkaitan antara pariwisata berbasis masyarakat dengan pembangunan dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat memberikan dampak positif baik dalam pengelolaan maupun pemberdayaan. CBT sangat memperhatikan potensi sumber daya alam, keterampilan masyarakat setempat, sosial ekonomi, dan pelestarian lingkungan agar dapat terpadu dan berkelanjutan. Selain itu, pembangunan pariwisata berbasis masyarakat merupakan upaya yang sangat efektif untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 2030.Kata Kunci: Mandeh, Wisata Bahari, Wisata Berbasis masyarakat.  
Molecular Characterization on Vitellogenins (Vtg) of Grass Carp (Ctenopharyngodon idella) Nisa, Silmy Aulia Rufiatin; Nafisah, Nur Apriatun; Wahyudi, Christosie Immanuel
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JANUARI 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v19i2.6175

Abstract

Ikan koan memiliki berbagai manfaat untuk kepentingan akuakultur karena mampu berperan sebagai agen biokontrol di perairan sekaligus sebagai sumber protein berkualitas tinggi sehingga berpotensi sebagai target pengembangan budidaya ikan. Upaya yang dapat dilakukan dalam mengembangkan budidaya perikanan adalah menghasilkan bibit unggul melalui manipulasi reproduksi. Penelitian ini dilakukan untuk memahami karakteristik molekuler serta biokimia dari protein Vtg sebagai salah satu protein yang berperan penting dalam oogenesis pada ikan koan, khusunya selama proses Vitelogenesis. Studi dilakukan secara in silico, antara lain analisis filogenetik pada ketiga jenis protein Vtg, analisis karakter fisikokimia dan prediksi domain serta situs fosforilasi. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa Ci-VtgAa dan Ci-VtgAb memiliki hubungan evolusioner yang lebih dekat dibanding dengan Ci-VtgC. Hal tersebut didukung dengan analisis prediksi domain protein yolk, dimana Ci-VtgC tidak memiliki domain Phosvitin (Pv). Hasil analisis karakter fisikokimia mengindikasikan bahwa protein Ci-VtgC cenderung bersifat asam namun lebih stabil dibandingkan Ci-VtgAa dan Ci-VtgAb. Ketiga protein memiliki ketahanan terhadap rentangan temperatur yang luas, memiliki interaksi yang baik dengan molekul air, serta komposisi asam amino didominasi oleh Leucine (Leu). Adanya situs fosforilasi dan O-glikosilasi pada ketiga protein mengindikasikan peran Ci-VtgAa, Ci-VtgAb, dan Ci-VtgC dalam transpor ion logam dan karbohidrat.Kata Kunci: ikan koan, betina, analisis protein, vitelogenesis
Hubungan Kepatuhan Asupan Cairan dengan Berat Badan Interdialytic Pada Pasien yang Menjalani Hemodialisis di Ruang Hemodialisa RST. Tingkat.III Dr. Reksodiwiryo Padang Tahun 2024 Andri, Khairul; Annisafitri, Annisafitri
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JANUARI 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v19i2.6278

Abstract

 Prevalensi penyakit ginjal kronis yang menjalani hemodialisis di RST Tingkat III Dr. Reksodiwiryo Padang tahun 2023 sebanyak 1.154 orang dan meningkat hampir tiap tahunnya. Wawancara dengan 6 orang pasien, 4 orang mengalami peningkatan  berat badan interdialytic karena kesulitan mematuhi asupan cairan sesuai anjuran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepatuhan asupan cairan dengan berat badan interdialytic pada pasien yang menjalani hemodialisis di Ruang Hemodialisa RST.Tingkat III Dr. Reksodiwiryo Padang Tahun 2024. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan desain Cross Sectional Study.. Populasi pada penelitian ini adalah semua pasien yang menjalani hemodialisis di Ruang Hemodialisa bulan Juli 2024 sebanyak 77 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan kuisioner dan wawancara. Analisa data  menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian didapatkan 51,9% responden mengalami berat badan interdialytic sedang, 68,8% responden memiliki kepatuhan asupan cairan yang kurang baik. Uji statistik didapatkan p-value 0.000 artinya ada hubungan kepatuhan asupan cairan dengan berat badan interdialytic pada pasien yang menjalani hemodialysis. Melalui Kepala Ruangan khususnya perawat hemodialisa hasil penelitian ini dapat dijadikan masukan dalam mencegah penambahan berat badan interdialytic pada pasien yang menjalani hemodialisis melalui pendidikan kesehatan terkait kepatuhan asupan cairan. Kata Kunci: Hemodialisis, Berat Badan Interdialytic, Kepatuhan Asupan Cairan  
Analisis Moral Peserta Didik Pada Pembiasaan Shalat Dhuha di Sekolah Dasar Wijaya, Cahya Yulyana
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 JULI 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v19i1.6712

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembentukan moral peserta didik sejak dini di lingkungan sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pembiasaan shalat dhuha terhadap moral siswa kelas III SDN Cilamajang. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pembiasaan shalat dhuha memberikan kontribusi positif terhadap pembentukan moral siswa, khususnya dalam hal kedisiplinan dan tanggung jawab. Siswa yang secara konsisten melaksanakan shalat dhuha menunjukkan peningkatan dalam kedisiplinan waktu, kepatuhan terhadap peraturan sekolah, dan kesadaran beribadah secara mandiri. Keberhasilan program ini didukung oleh keteladanan dari guru, pengawasan yang berkelanjutan, serta adanya motivasi yang diberikan secara rutin. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa pembiasaan shalat dhuha efektif dalam membentuk karakter religius dan memperkuat nilai-nilai moral siswa di sekolah dasar.Kata Kunci: Karakter religius, kedisiplinan, pembiasaan ibadah, tanggung jawab, pembentukan moral 
Dosis Frass Larva Black Soldier Fly (Hermetia illucens) sebagai Pupuk Organik: Implikasinya terhadap Pertumbuhan dan Hasil Sawi Pagoda (Brassica Narinosa L.) Rahmayuni, Erlina; Ferdian, Felik; Elfarisna, Elfarisna; Herman, Welly
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JULI 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v19i2.6905

Abstract

Frass larva Black Soldier Fly (BSF) merupakan amandemen organik potensial untuk mendukung pertanian berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh berbagai dosis frass BSF yang dikombinasikan dengan pupuk anorganik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi pagoda (Brassica narinosa L.). Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) satu faktor dengan lima perlakuan dosis frass (0–150 g/tanaman). Parameter yang diamati, meliputi pH tanah, pertumbuhan vegetatif (jumlah daun, lebar daun, diameter, panjang akar), dan hasil tanaman (bobot basah, bobot konsumsi, bobot akar, dan konversi/ha). Hasil menunjukkan bahwa meskipun secara statistik tidak signifikan, aplikasi frass BSF memberikan pengaruh biologis positif terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman. Dosis 125 g/tanaman menghasilkan nilai tertinggi pada bobot konsumsi (97,27 g) dan hasil panen (6,08 ton/ha), serta pH tanah tertinggi (6,39). Sebaliknya, dosis tertinggi (150 g/tanaman) menurunkan hasil, diduga akibat peningkatan salinitas. Frass juga terbukti memperbaiki pH tanah dan mendukung aktivitas mikroba. Dapat disimpulkan bahwa frass BSF berpotensi sebagai pupuk organik berkelanjutan jika diberikan dengan dosis optimal. Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengevaluasi efisiensi jangka panjang dan interaksi frass dengan tanah. Kata Kunci: frass larva BSF, pertumbuhan tanaman, pupuk organik, sawi pagoda 
Mengenal Kesehatan Mental Lansia: Sebuah Penelitian Deskriptif Terhadap Tantangan Dan Dukungan Yang Diperlukan Pada Usia Tua Nuari, Iqbal; Maiseptian, Fadil; Thaheransyah, Thaheransyah; Fitria, Anggi; Fakhrin, Nurul
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 APRIL 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v19i2.6652

Abstract

Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam kehidupan sehari-hari, tidak terkecuali lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan berbagai aspek kesehatan mental lansia, dengan fokus pada faktor emosional, psikologis, sosial, fisik, makna hidup, dan kemampuan mengatasi masalah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif deskriptif, dengan instrumen yang diadaptasi dari Hudson, yang mengukur tingkat kesehatan mental lansia dalam berbagai dimensi. Data dikumpulkan dari 44 Jorong Ngungun, Kabupaten Agam dengan Teknik pengambilan sampel mengguakan Teknik purposice sampling dengan kriteria lansia berumur 65-80 tahun ke atas, selanjutnya dikumpulkan data menggunakan kuesioner yang berfokus pada pengukuran aspek-aspek tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar lansia memiliki kesehatan mental yang baik, terutama pada aspek emosional dan makna hidup. Namun, terdapat variasi signifikan pada aspek sosial dan kemampuan mengatasi masalah, yang menunjukkan adanya tantangan yang perlu diatasi. Rata-rata skor pada aspek emosional menunjukkan kestabilan yang cukup baik, sementara aspek sosial dan fisik cenderung lebih rendah, yang mengindikasikan perlunya perhatian lebih terhadap dukungan sosial dan perawatan fisik. Temuan ini memberikan dasar bagi kebijakan dan program yang lebih terfokus pada kesejahteraan mental lansia.Kata Kunci: Kesehatan Mental; Lansia; Agam; Emosional.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 20, No 2 (2026): Vol 20 No. 02 JANUARI 2026 Vol 20, No 1 (2026): Vol 20 No. 01 JANUARI 2026 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 APRIL 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JANUARI 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JULI 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 OKTOBER 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 OKTOBER 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 JANUARI 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 APRIL 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 JULI 2025 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 APRIL 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 Juli 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 JANUARI 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 OKTOBER 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 JULI 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 OKTOBER 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 JANUARI 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 APRIL 2024 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 JANUARI 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 OKTOBER 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 APRIL 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 JULI 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 JULI 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 APRIL 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 JANUARI 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 OKTOBER 2023 Vol 16, No 1 (2022): Vol. 1 No. 1 OKTOBER 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 JANUARI 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 APRIL 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 JULI 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 OKTOBER 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO. 1 JULI 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO.1 JANUARI 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO.1 APRIL 2022 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 APRIL 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 JANUARI 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO.2 JULI 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 OKTOBER 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 OKTOBER 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 JANUARI 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO.1 APRIL 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 JULI 2021 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 JULI 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 APRIL 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 OKTOBER 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 JANUARI 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 JULI 2020 Vol 14, No 1 (2020): Vol. XIV No. 1 Januari 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 OKTOBER 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 APRIL 2020 Vol 13, No 11 (2019): Vol. XIII No. 11 Oktober 2019 Vol 13, No 10 (2019): Vol. XIII No. 10 Oktober 2019 Vol 13, No 9 (2019): Vol. XIII No. 9 Juli 2019 Vol 13, No 8 (2019): Vol. XIII No. 8 Juli 2019 Vol 13, No 8 (2019): Vol. XIII No. 8 Juli 2019 Vol 13, No 7 (2019): Vol. XIII No. 7 Juli 2019 Vol 13, No 7 (2019): Vol. XIII No. 7 Juli 2019 Vol 13, No 6 (2019): Vol. XIII No. 6 April 2019 Vol 13, No 6 (2019): Vol. XIII No. 6 April 2019 Vol 13, No 5 (2019): Vol. XIII No. 5 April 2019 Vol 13, No 5 (2019): Vol. XIII No. 5 April 2019 Vol 13, No 4 (2019): Vol. XIII No. 4 April 2019 Vol 13, No 4 (2019): Vol. XIII No. 4 April 2019 Vol 13, No 3 (2019): Vol. XIII No. 3 Januari 2019 Vol 13, No 3 (2019): Vol. XIII No. 3 Januari 2019 Vol 13, No 2 (2019): Vol. XIII No. 2 Januari 2019 Vol 13, No 2 (2019): Vol. XIII No. 2 Januari 2019 Vol 13, No 1 (2019): Vol. XIII No. 1 Januari 2019 Vol 13, No 1 (2019): Vol. XIII No. 1 Januari 2019 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 2 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 2 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 1 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 1 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 12 (2018): Vol. XII No. 12 Oktober 2018 Vol 12, No 12 (2018): Vol. XII No. 12 Oktober 2018 Vol 12, No 11 (2018): Vol. XII No. 11 Oktober 2018 Vol 12, No 11 (2018): Vol. XII No. 11 Oktober 2018 Vol 12, No 10 (2018): Vol. XII No. 10 Oktober 2018 Vol 12, No 10 (2018): Vol. XII No. 10 Oktober 2018 Vol 12, No 9 (2018): Vol. XII No. 9 Oktober 2018 Vol 12, No 9 (2018): Vol. XII No. 9 Oktober 2018 Vol 12, No 8 (2018): vol. XII No. 8 Juli 2018 Vol 12, No 8 (2018): vol. XII No. 8 Juli 2018 Vol 12, No 7 (2018): vol. XII No. 7 Juli 2018 Vol 12, No 7 (2018): vol. XII No. 7 Juli 2018 Vol 12, No 6 (2018): vol. XII No. 6 Juli 2018 Vol 12, No 6 (2018): vol. XII No. 6 Juli 2018 Vol 12, No 5 (2018): Vol. XII No. 5 April 2018 Vol 12, No 5 (2018): Vol. XII No. 5 April 2018 Vol 12, No 4 (2018): Vol. XII No. 4 April 2018 Vol 12, No 4 (2018): Vol. XII No. 4 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Vol. XII No. 3 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Vol. XII No. 3 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 3 Vol 12, No 3 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 3 Vol 12, No 2 (2018): Vol. XII No. 2 Januari 2018 Vol 12, No 2 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 2 Vol 12, No 1 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 1 Vol 12, No 1 (2018): Vol. XII No. 1 Januari 2018 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 2 No.78 November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 2 No.78 November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 78, November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 78, November 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 75 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 75, April 2017 Vol 11, No 75 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 75, April 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 74, Januari 2017 Vol 10, No 60-65 (2016): Jurnal Edisi 2016 Vol 10, No 60-65 (2016): Jurnal Edisi 2016 Vol 10, No 73 (2016): Menara Ilmu Desember Jilid 2 Vol 10, No 73 (2016): Menara Ilmu Desember Jilid 2 Vol 10, No 72 (2016): Jurnal Menara Ilmu November Jilid 1 Vol 10, No 72 (2016): Jurnal Menara Ilmu November Jilid 1 Vol 10, No 10 (2016): Jurnal Fungsional Dr. Yusnaweti, M.P Vol 10, No 10 (2016): Jurnal Fungsional Dr. Yusnaweti, M.P More Issue