cover
Contact Name
Gurid Pramintarto Eko mulyo
Contact Email
gurid@staff.poltekkesbandung.ac.id
Phone
+6281321079005
Journal Mail Official
juriskes@poltekkesbandung.ac.id
Editorial Address
Jl. Pajajaran 56 Cicendo Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
ISSN : 25798103     EISSN : 19798253     DOI : 10.34011
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung menerima publikasi dalam makalah penelitian artikel asli, makalah tinjauan, laporan kasus di Indonesia atau negara lain untuk memberikan pemahaman mengenai aspek kesehatan. Ruang lingkup Artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini adalah bidang : - Analis Kesehatan/ Tehnik Laboratorium Medik - Gizi - Farmasi - Keperawatan Gigi - Keperawatan - Kebidanan - Kesehatan Lingkungan - Promosi Kesehatan
Arjuna Subject : -
Articles 541 Documents
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN PENENTUAN NILAI SUN PROTECTION FACTOR (SPF) DARI FRAKSI DAUN VIOLET (Viola odorata L.) Anjani, Marshela; Wardana, Fendi Yoga; Ardianto, Nanang; Istiqomah, Maria
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v16i2.2494

Abstract

Paparan radiasi sinar UV dalam waktu lama dapat memicu efek berbahaya pada kulit manusia, seperti kerutan dan kanker kulit. Dampak buruk tersebut dapat diminimalisir dengan penggunaan tabir surya sebagai pelindung sinar UV. Daun violet (Viola odorata L.)  mempunyai kandungan senyawa flavonoid yang berpotensi sebagai antioksidan sekaligus zat aktif tabir surya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan dan mengukur nilai Sun Protection Factor (SPF) pada fraksi daun violet (Viola odorata L.). Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Farmakognosi dan Kimia  ITSK RS dr. Soepraoen pada bulan Agustus sampai September 2023. Metode ekstraksi yang digunakan adalah maserasi yang kemudian dilanjutkan dengan fraksinasi. Penentuan aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl) dan penentuan aktivitas tabir surya menggunakan perhitungan Sun Protection Factor (SPF). Pengukuran nilai IC50 sebagai pengukur aktivitas antioksidan dengan spektrofotometri UV-Vis yang panjang gelombangnya 517 nm, sedangkan spektrofotometri UV-Vis yang digunakan untuk menentukan nilai SPF pada rentang panjang gelombang 290-320 nm. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas antioksidan yang rendah dari fraksi-fraksi daun violet (Viola odorata L.), dengan nilai IC50 sebesar 1690 µg/mL untuk fraksi n-heksana, 1880 µg/mL untuk fraksi etil asetat dan 2130 µg/mL untuk fraksi etanol. Kategori perlindungan minimal pada konsentrasi 250 ppm ditunjukkan oleh nilai SPF fraksi n-heksana dan etil asetat, yaitu masing-masing 2,142 dan 2,807. Pada konsentrasi 250 ppm, nilai SPF fraksi etanol adalah 12,589, masuk dalam kategori perlindungan maksimal.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MASALAH EMOSI DAN PERILAKU REMAJA DI PANTI ASUHAN Nursyamsiyah, Nursyamsiyah; Fatah, Vera Fauziah; Ariyanti, Metia
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v16i2.2504

Abstract

Remaja yang tinggal di panti asuhan merupakan salah satu kelompok yang berisiko mengalami masalah kesehatan. Salah satu masalah kesehatan yang umum terjadi adalah masalah emosi dan perilaku yang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan masalah emosi dan perilaku remaja di panti asuhan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sebanyak 105 remaja menjadi sampel dalam penelitian ini yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen The Strengths and Difficulties Questionnaire digunakan untuk mengukur masalah emosi dan perilaku remaja. Analisis data univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji Chi-square. Sebanyak 46.7% remaja mengalami kesulitan emosi dan perilaku, dengan proporsi masalah teman sebaya 47,6%, masalah emosi 37,1%, masalah perilaku 30.5%, hiperaktivitas 21% dan masalah prososial 13.3%. Dukungan sosial merupakan faktor yang berhubungan dengan keseluruhan masalah kesulitan emosi dan perilaku remaja (p=0,046). Berdasarkan domainnya, jenis kelamin merupakan faktor yang berhubungan dengan masalah emosi (p=0.007), perilaku (p=0.016) dan hiperaktivitas (p=0.029), sedangkan dukungan sosial berhubungan dengan masalah teman sebaya (p=0.002) dan masalah perilaku prososial (p=0.028). Faktor risiko dalam penelitian ini dapat dijadikan masukan dalam upaya menurunkan masalah emosi dan perilaku remaja di panti asuhan.
THE INFLUENCE OF HYPERBARIC OXYGEN THERAPY ON COCHLEAR PERCEPTION IMPROVEMENT IN SUDDEN DEAFNESS: LITERATURE REVIEW Zahira, Azzeldine Aliya; EP, Djati Widodo; Hisnindarsyah, Hisnindarsyah; Buwana, Aditya Wira; Indrawati, Roostantia
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v16i2.2536

Abstract

Gangguan pendengaran mendadak diketahui menjadi salah satu gangguan pendengaran yang sering terjadi dengan jumlah kasus berkisar 80% hingga 90% kasus, dan mayoritas berdampak pada gangguan pendengaran mendadak di salah satu telinga. Kasus gangguan pendengaran mendadak diketahui dapat disembuhkan melalui manajemen yang sesuai. Kelainan vaskuler, kelainan imunologi, infeksi akibat virus serta rusaknya membran koklea dinilai sebagai faktor penyebab gangguan pendengaran. Salah satu manajemen gangguan pendengaran mendadak yang  sering dilakukan dalam jangka waktu pendek adalah terapi oksigen hiperbarik. Terapi oksigen hiperbarik pada pasien gangguan pendengaran mendadak sebagai salah satu manajemen penanganan gangguan pendengaran mendadak bekerja melalui mekanisme peningkatan distribusi oksigen pada koklea. Penelitian ini disusun dengan tinjauan literatur sistematis untuk mengevaluasi pengaruh terapi oksigen hiperbarik terhadap perbaikan gangguan pendengaran mendadak. Peneliti memilih sampel dari jurnal internasional dan nasional yang terindeks oleh ProQuest, Wiley Online, Science Direct, Taylor Francis, SAGE, PubMed, dan SINTA antara tahun 2017 dan 2022. Peneliti menyadari kurangnya literatur yang relevan karena hanya 11 jurnal yang sesuai dengan kriteria penelitian.  Namun, ini dianggap sebagai langkah awal untuk penelitian lebih lanjut. Temuan menunjukkan bahwa terapi oksigen hiperbarik berpengaruh terhadap perbaikan persepsi koklea pada pasien yang mengalami gangguan pendengaran mendadak, setelah pemberian terapi dengan rata-rata waktu 1-2 minggu, dengan tekanan 1,8 ATA hingga 2 ATA, baik dikombinasikan dengan kortikosteroid maupun terapi oksigen hiperbarik saja. Rekomendasi penulis adalah penelitian selanjutnya dapat meneliti faktor yang memengaruhi efektivitas pemberian terapi oksigen hiperbarik terhadap perbaikan gangguan pendengaran mendadak serta pemberian terapi oksigen hiperbarik dapat menjadi salah satu terapi adjuvan yang dapat diberikan kepada pasien di Indonesia.
PENGARUH VARIASI VOLUME SAMPEL DARAH DAN DIAMETER SEDIAAN DARAH TEBAL PADA PEMERIKSAAN Plasmodium falciparum Kawaitouw, Leberina; Mulia, Yuliansyah Sundara; Sulaeman, Sulaeman; Rahmat, Mamat
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v16i2.2540

Abstract

Pemeriksaan Plasmodium secara mikroskopik merupakan gold standart dalam diagnosis infeksi. Sampel darah yang akan diperiksa dibuat sediaan darah tebal dan tipis. Sediaan darah tebal menggunakan sampel darah lebih banyak sehingga pada kasus malaria ringan, parasit mudah ditemukan. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbandingan antara volume sampel darah 8µl, 10µl dan 12µl pada diameter 1cm dan diameter 1,5cm terhadap jumlah parasit P.falciparum. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen. Bahan pemeriksaan adalah darah EDTA 3mL yang diperoleh dari pasien terkonfirmasi positif P.falciparum, dilakukan pembuatan sediaan darah tebal dengan volume darah 8µl, 10µl dan 12µl pada diameter 1cm dan 1,5cm yang di multipikasi sebanyak 30 sediaan. Selanjutnya sediaan diwarnai dengan Giemsa 3% dan diperiksa secara mikroskopik menggunakan metode perhitungan kuantitatif. Data dianalisis menggunakan uji statistik Anova dengan derajat kepercayaan 95% didapatkan nilai signifikan pada diameter 1cm nilai 0.106>0.005 maka hipotesa Ha diterima. Pada sediaan darah diameter 1,5cm nilai 0.000<0.005, maka hipotesa Ho diterima. Kesimpulan adalah tidak terdapat perbedaan hasil jumlah P.falciparum pada volume sampel darah 8µl, 10µl dan 12µl pada diameter 1cm dan terdapat perbedaan jumlah P.falciparum pada volume 8µl, 10µl dan 12µl pada diameter 1,5cm.
APLIKASI BUKU SAKU HIV/AIDS BERBASIS ANDROID SEBAGAI MEDIA PROMOSI KESEHATAN REMAJA Silaban, Evi Maria Lestari; Hayati, Neni Fitra; Nadira, Nindy Audia; Gultom, Lusiana
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v16i2.2544

Abstract

Berdasarkan Profil Kesehatan Indonesia tahun 2020, diketahui bahwa kasus HIV/AIDS terbanyak terjadi pada kelompok umur 20-49 tahun, yang merupakan kelompok umur produktif yang aktif secara seksual dan menggunakan NAPZA suntik. Tujuan penelitian adalah untuk menghasilkan produk buku saku digital HIV/AIDS berbasis Android sebagai media promosi kesehatan. Penelitian ini berjenis mixed-methods dengan menggunakan model Borg & Gall, yaitu model deskriptif yang terdiri dari 10 langkah pengembangan media. Sampel penelitian ini dipilih secara purposive sampling, yaitu sebagian siswa SMA N 2 Padang yang berjumlah 100 responden, sedangkan informan penelitian adalah 1 orang ahli desain (programmer) dan 1 orang pakar materi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi pra penelitian, angket, dan wawancara mendalam. Melalui wawancara mendalam dengan programmer dan pakar materi dikembangkan buku saku, dan dilakukan validasi kelayakan media pada siswa dengan perolehan nilai 43,69 pada aspek desain dan tampilan dan 43,84 pada aspek materi. Dapat disimpulkan media buku saku digital layak untuk digunakan dalam pemberian edukasi kesehatan
PENGETAHUAN DAN SIKAP WANITA USIA SUBUR MENGENAI PEMERIKSAAN IVA Rotua, Hana Pritika; Mamuroh, Lilis; Yamin, Ahmad
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v16i2.2553

Abstract

Kanker serviks telah menjadi kanker keempat yang paling umum terjadi pada wanita dengan perkiraan 490.000 kasus baru pada tahun 2020. 80% kematian akibat kanker serviks terjadi di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. Di Indonesia, diperkirakan setiap harinya muncul 57-60 kasus baru kanker serviks. Pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) merupakan salah satu metode yang efektif sebagai deteksi dini kanker serviks. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran pengetahuan dan sikap wanita usia subur mengenai pemeriksaan IVA sebagai upaya deteksi dini kanker serviks di Puskesmas Salam. Penelitian dilakukan pada bulan Februari 2024 dengan metode penelitian deskriptif kuantitatif menggunakan teknik Accidental Sampling.  Populasi dalam penelitian ini berjumlah 944 WUS dan 281 WUS dijadikan sampel. Penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan dengan skala Guttman dan sikap dengan skala Likert yang merupakan hasil modifikasi instrumen yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 151 responden mempunyai pengetahuan cukup (53,7%), 96 responden berpengetahuan baik (34,2%), dan 34 responden (12,1%) berpengetahuan kurang mengenai Pemeriksaan IVA. Sebanyak 167 responden mempunyai sikap negatif (59,5%) dan 114 responden (40,5%) mempunyai sikap positif terhadap Pemeriksaan IVA. Perlunya pengembangan program intervensi untuk meningkatkan pengetahuan dan perubahan sikap terhadap pemeriksaan IVA dengan memperhatikan konteks budaya dan sosial dalam mengintegrasikan komponen seperti dukungan psikososial, penyuluhan, dan akses yang mudah ke layanan kesehatan.
OPTIMALISASI KONSUMSI OLAHAN TELUR PUYUH TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN IBU HAMIL Mardianti, Mardianti; Farida, Yuli; Santi, Mina Yumei; Arum, Dyah Noviawati Setya; Trisnawati, Irna
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v16i2.2555

Abstract

Kehamilan merupakan proses yang diawali dengan pembuahan sampai kelahiran. Kebutuhan gizi yang belum terpenuhi dan perubahan hormon dalam kehamilan menyebabkan tubuh kekurangan jumlah sel darah merah yang disebut dengan anemia dalam kehamilan. Beragam makanan untuk ibu hamil berfungsi efektif untuk menjaga kesehatan selama kehamilan, salah satunya adalah telur puyuh. Telur puyuh kaya akan vitamin sehingga olahan makanan dengan bahan utama telur puyuh dalam bentuk baso aci isi telur puyuh, merupakan upaya optimal meningkatkan gizi dalam mencegah anemia kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kadar hemoglobin ibu hamil dan rata-rata kenaikan kadar hemoglobin ibu hamil yang mengonsumsi baso aci isi telur puyuh serta mengetahui perbedaan kadar hemoglobin ibu hamil setelah mengonsumsi baso aci isi telur puyuh. Jenis penelitian ini eksperimen dengan metode quasi eksperimen. Sampel terdiri atas 35 responden kelompok kasus dan 35 responden kelompok kontrol dengan teknik purposive sampling pada kriteria usia kehamilan ≥24 minggu tanpa komplikasi dan penyakit yang menyertai diwilayah kerja Puskesmas Rengasdengklok Karawang. Hasil penelitian didapatkan peningkatan kadar Hb pada ibu hamil anemia yang mengonsumsi baso aci isi telur puyuh sebesar 94% ,dengan rata-rata peningkatan kadar hemoglobin 1,47 gr%. Terdapat perbedaaan yang bermakna pada ibu hamil anemia yang mengonsumsi baso aci isi telur puyuh dengan nilai P=0.00. Bidan dalam layanan antenatal secara konsisten memotivasi ibu hamil untuk meningkatkan gizi selama kehamilan dengan memberikan makanan tambahan berupa olahan bakso aci isi telur puyuh, sehingga dapat meningkatkan kadar hemoglobin ibu selama kehamilan.
UJI EKSTRAK ETANOL DAUN SRIKAYA (ANNONA SQUAMOSA) TERHADAP DAYA HAMBAT BAKTERI SHIGELLA DYSENTERIAE Supriyanto, Supriyanto; Firmanlindo, Dimas Satria; Ihsan, Bagus Muhammad; Slamet, Slamet
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v16i2.2558

Abstract

Daun srikaya memiliki kandungan senyawa kimia flavonoid, saponin, alkaloid, tanin dan fenolik yang dapat digunakan untuk menghambat pertumbuhan bakteri Shigella dysentriae penyebab diare disentri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak etanol daun srikaya (Annona squamosa) terhadap bakteri Shigella dysenteriae dengan mengukur zona hambat dengan konsentrasi 65%, 70%, 75%, dan 80% terhadap bakteri Shigella dysentriae pada media Muler Hinton Agar. Desain penelitian eksperimen semu dengan menggunakan uji deskriptif. Metode penelitian ini adalah metode difusi agar dengan mengukur zona hambat shigella dysentriae pada media MHA Kirby Bauer. Setelah didapatkan zona hambat dilakukan analisis efektivitas ekstrak etanol daun Srikaya (Annona squamosa) konsentrasi 65%, 70%, 75% dan 80% terhadap bakteri Shigella dysentriae pada media Muler Hinton Agar. Dari hasil penelitian didapatkan nilai rata-rata (mean) zona hambat konsetrasi 65% sebesar 7,91 mm, konsentrasi 70% sebesar 9,41 mm, konsentrasi 75% sebesar 12,50 mm dan konsenrasi 80% sebesar 13,25 mm, sehingga rata-rata zona hambat yang terbentuk pada konsentrasi 65% dan 70% masuk ke dalam kategori resisten, kemudian rata-rata zona hambat yang terbentuk pada konsentrasi 75% dan 80% masuk ke dalam kategori intermediet terhadap bakteri Shigella dysentriae jika dibandingkan dengan Tetracycline. Kesimpulan pada penelitian ini adalah ekstrak daun srikaya tidak efektif dalam menghambat bakteri Shigella dysentriae, karena tidak memiliki kemampuan kategori sensitif yang sama dengan Tetracycline
LAPORAN KASUS: MANFAAT IASTM, TENS MODEL AKUPUNKTUR DAN LATIHAN FUNGSIONAL PADA PELARI AMATIR DENGAN ILIOTIBIAL SYNDROME Putri, Rafika Sakina; Rahman, Farid
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v16i2.2583

Abstract

Salah satu cedera yang sering dialami pelari adalah Iliotibial Band Syndrome (ITBS) yang memengaruhi 54.5% pelari. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menilai efektivitas teknik IASTM, Tens model akupunktur dan program latihan fungsional terhadap indeks nyeri, lingkup gerak sendi, kekuatan otot, dan panjang tungkai, dan aktivitas fungsional. Studi kasus dilakukan di Surakarta, 29 September 2023 pada seorang pelari amatir dengan Iliotibial Band Syndrome (ITBS) menggunakan metode fisioterapi berupa IASTM, TENS model akupunktur, dan program latihan fungsional dalam 12 sesi pertemuan selama 6 minggu dengan analisis data melalui evaluasi pengukuran menggunakan Numeric Pain Rating Scale, Goniometer, meterline. Setelah diberikan intervensi IASTM, TENS model akupunktur dan program latihan fungsional selama 6 minggu menghasilkan peningkatan yang signifikan dalam menurunkan tingkat nyeri dengan follow up 1 nyeri diam 3/10, nyeri tekan dan gerak 9/10 dan follow up 3 nyeri diam,nyeri tekan dan nyeri gerak 0/10, meningkatkan lingkup gerak sendi hip gerakan fleksi dari S: 15°- 0°-140° pada follow up 1, meningkat menjadi S: 15°- 0°-175° pada follow up 3, peningkatan kekuatan otot pada region hip dari nilai 4 menjadi 5, dan peningkatan aktivitas fungsional terutama ketika berlari. Implikasi dari penelitian ini memberikan informasi  efektivitas intervensi terhadap ITBS, pentingnya penggabungan pendekatan intervensi serta perlunya penelitian lebih lanjut
PENGGUNAAN EAR PLUG EFEKTIF MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR PASIEN ICU: STUDI PROSPEKTIF Waladani, Barkah; Utami, Wuri; Ernawati, Ernawati
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v16i2.2591

Abstract

Gangguan tidur sering terjadi pada pasien di ruang Intensive Care Unit (ICU) dan dapat memengaruhi pemulihan klinis mereka. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa gangguan tidur pada pasien ICU sering disebabkan oleh faktor lingkungan, seperti kebisingan di sekitar ruang ICU. Intervensi sederhana, seperti penggunaan ear plug, mungkin dapat membantu mengurangi gangguan tidur yang disebabkan oleh lingkungan ICU. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan ear plug dalam meningkatkan kualitas tidur pasien di ruang ICU. Desain penelitian yang digunakan adalah desain pre eksperimental. Sampel terdiri dari 45 responden dengan kriteria pasien dirawat di ruang ICU minimal 3 hari, usia lebih dari 18 tahun, dan tidak dalam keadaan hamil. Responden diberikan intervensi ear plug sebelum tidur pada malam hari selama 2 hari, dengan teknik consecutive sampling. Pengukuran kualitas tidur dilakukan sebanyak 2 kali menggunakan the Richard Campbell Sleep Questionnaire (RCSQ), sebelum dan setelah 2 hari pemberian intervensi ear plug. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ear plug secara signifikan meningkatkan kualitas tidur pasien di ruang ICU. Skor kualitas tidur, yang diukur menggunakan RCSQ, mengalami peningkatan yang signifikan setelah intervensi ear plug. Hal ini menunjukkan bahwa pasien cenderung mengalami tidur yang lebih baik, lebih nyenyak, dan kurang terganggu oleh gangguan lingkungan di sekitar ruang ICU setelah menggunakan ear plug.

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 17 No 2 (2025): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 16 No 1 (2024): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung (In Progress) Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 14 No 2 (2022): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 13 No 1 (2021): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 12 No 2 (2020): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 12 No 1 (2020): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes DepKes Bandung Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 10 No 2 (2018): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 10 No 1 (2018): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 9 No 2 (2017): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 9 No 1 (2017): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 7 No 1 (2014): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 6 No 4 (2013): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 6 No 3 (2013): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 6 No 2 (2013): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 6 No 1 (2013): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 5 No 4 (2012): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 5 No 2 (2012): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 5 No 1 (2012): JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG Vol 4 No 1 (2011): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 2 No 2 (2009): Jurnal Riset Kesehatan Vol 1 No 1 (2008): Jurnal Riset Kesehatan More Issue