cover
Contact Name
Tri Widayanti
Contact Email
triwida.oku@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
triwida.oku@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Health Sciences and Pharmacy Journal
ISSN : 26221268     EISSN : 25992015     DOI : -
Core Subject : Health,
Health Sciences and Pharmacy is journal which is published by Institute of Health Science Surya Global Yogyakarta. This journal is focus on health sciences and pharmacy. It is published three times in year, that is on April, August, and December.
Arjuna Subject : -
Articles 166 Documents
Penentuan nilai SPF hidrosol herba timi (Thymus vulgaris L.) dengan metode spektrometer UV VIS Tyas, Hesty Hayuning; Fatmawati, Ika Hany; Khusnul, Ayu; Cindi, Cindi; Hisyam, Hisyam; Laura, Tafana; Sakti Purwanto, Diyan
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hspj.v9i2.1343

Abstract

Hidrosol herba timi (Thymus vulgaris L.) diketahui mengandung senyawa volatil dengan aktivitas antioksidan yang berpotensi sebagai agen pelindung sinar UV. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan fotoprotektif hidrosol herba timi melalui penentuan nilai Sun Protection Factor (SPF) secara kuantitatif. Penelitian menggunakan desain eksperimental laboratorium yang dilakukan di Politeknik Indonusa Surakarta. Simplisia timi kering sebanyak 500 gram diekstraksi dengan metode destilasi selama 2 jam menggunakan 2,5 L aquadest. Senyawa bioaktif diidentifikasi melalui Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan skrining fitokimia. Penentuan nilai SPF dilakukan secara in vitro menggunakan spektrofotometri UV-Vis pada rentang panjang gelombang 290–320 nm. Hasil menunjukkan bahwa hidrosol timi memiliki nilai SPF pada konsentrasi 1%, 3%, dan 5% masing-masing sebesar 36,37 ± 0,41; 37,19 ± 0,36; dan 36,81 ± 0,36 yang tergolong dalam kategori proteksi ultra. Penurunan nilai SPF pada konsentrasi tertinggi diduga akibat efek saturasi. Kesimpulannya, hidrosol herba timi menunjukkan potensi sebagai bahan aktif alami dalam formulasi tabir surya dengan efektivitas proteksi tinggi terhadap radiasi UVB.
Asuhan kebidanan bayi baru lahir patologi dengan bayi berat badan lahir rendah Pratiwy D, Ulvy; Suardi, Astuti; Risnawati, Risnawati
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hspj.v9i2.1387

Abstract

Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) merupakan salah satu masalah kesehatan yang memerlukan perhatian di berbagai negara terutama pada negara berkembang atau negara dengan sosio-ekonomi rendah. Sedangkan pada tahun 2018, prevalensi BBLR masih cukup tinggi. Prevalensi BBLR diperkirakan 21% dari seluruh kelahiran di dunia, di Asia angka kejadian BBLR yaitu 42,7%. Tujuan dari kasus ini mampu melakukan asuhan kebidanan pada bayi baru lahir patologi dengan kasus Bayi Berat Lahir Rendah. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus menggunakan asuhan kebidanan manajemen 7 langkah varney. Populasi dalam penelitian ini adalah bayi baru lahir patologi dengan BBLR berjumlah 21 bayi dengan BBLR. Sampel dalam penelitian ini adalah 1 orang bayi dengan BBLR yang diambil dengan menggunakan teknik accidental sampling. Hasil penelitian di dapatkan bahwa bayi Nyonya. N dengan BBLR tidak ditemukan hambatan adapun selama asuhan yang diberikan. Pantauan dilakukan selama 3 hari. Selama dilakukannya asuhan pada bayi didapatkan keadaan umum baik, Suhu 36,7?, pernapasan 44x/menit dan berat badan bayi 2400 gram. Studi kasus ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi tenaga Kesehatan dalam meningkatkan kesiapan pada kasus BBLR terutama memantau dan evaluasi berkelanjutan untuk deteksi kemungkinan komplikasi serta penata laksana BBLR.
Faktor risiko stroke sebagai upaya skrining di Desa Lok Buntar Rahmi, Syifa Aulia; Gaghauna, Eirene Eunike Meidiana; Riduansyah, M.
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hspj.v9i2.1189

Abstract

Stroke merupakan penyakit yang dapat meningkatkan morbiditas dan mortalitas terutama pada lansia. Lansia merupakan penduduk yang memiliki resiko terserang berbagai penyakit akibat penuaan, salah satunya stroke. Stroke dapat terjadi pada beberapa kondisi yang dapat diukur menggunakan kartu risiko stroke. Skrining risiko stroke diperlukan sebagai bentuk upaya pencegahan kejadian stroke di masa yang akan datang. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko stroke sebagai upaya skrining di Desa Lok Buntar Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Tabuk Kabupaten Banjar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berjenis kuantitatif dengan rancangan deskriptif. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan Analisa deskriptif. Responden dalam penelitian ini adalah lansia yang berjumlah 30 lansia yang diambil dengan teknik accidental sampling. Data penelitian diambil dengan checklist berupa Kartu Faktor Risiko Stroke dan pemeriksaan yang meliputi irama nadi, tekanan darah, kolesterol total dan glukosa darah. Data dilakukan analisis dengan teknik univariat. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden merupakan lansia dengan umur 60-69 tahun, berjenis kelamin perempuan memiliki risiko stroke kategori rendah. Hasil analisa disimpulkan faktor resiko stroke pada responden antara lain tekanan darah > 140/90 mmHg dengan kategori diabetes melitus kategori Borderline (>110-200mg/dL) dan hanya kadang-kadang saja olah raga.
Pengaruh senam vitalisasi otak terhadap fungsi daya ingat pada lanjut usia penderita demensia Saputra, Muhammad; Syufian, Syufian Noor; Lestari, Agustina
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hspj.v8i3.1245

Abstract

Masalah kesehatan pada lansia umumnya diakibatkan oleh adanya penurunan fungsi organ, salah satunya adalah penurunan fungsi daya ingat, dimana setelah memasuki usia 60 tahun pada setiap 5 tahun kenaikan akan meningkatkan 2 kali risiko penurunan daya ingat lansia tersebut. Selain itu daya ingat juga dipengaruhi oleh sejumlah faktor termasuk kebiasaan merokok, mengonsumsi alkohol, gangguan mental depresi, dukungan sosial, gangguan fungsi fisik dan kurangnya aktivitas fisik yang dapat berujung pada terjadinya demensia. Faktor-faktor gaya hidup seperti aktivitas fisik, status sosial dan kegiatan yang bersifat menstimulasi intelektual, dapat menurunkan risiko terjadinya gangguan yang berhubungan dengan daya ingat. Pada kasus demensia latihan seperti senam vitalisasi otak dapat menjadi salah satu bentuk olahraga untuk meningkatkan fungsi daya ingat pada lansia. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh senam vitalisasi otak terhadap daya ingat pada lanjut usia penderita demensia. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre eksperimental design dengan pendekatan One group pretest and posttest design. Populasi dalam penelitian ini yaitu lansia yang mengalami penurunan fungsi daya ingat (demensia), teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 25 responden dengan uji statistik menggunakan Wilcoxon signed ranks. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan pada daya ingat responden setelah dilakukan senam vitalisasi otak dengan hasil nilai (P value = 0,000) < a (0,05). Kesimpulan yang diperoleh adalah bahwa senam vitalisasi otak pada lansia penderita demensia sangat baik untuk meningkatkan fungsi daya ingat pada lansia.
Penerapan model praktek keperawatan professional (MPKP) dan perilaku cuci tangan perawat Hikmawati, Anna Nur; Muskhab Eko Riyadi; Arita Murwani; Riza Yulina Amry; Edi Nuryanto
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol. 7 No. 3 (2023)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hspj.v7i3.188

Abstract

Rumah sakit adalah bagian integral dari suatu organisasi sosial dan kesehatan dengan fungsi menyediakan pelayanan paripurna (komprehensif), penyembuhan penyakit (kuratif) dan pencegahan penyakit (preventif) kepada masyarakat. Manajemen keperawatan sebagai suatu pelayanan profesional dimana tim keperawatan dikelola dengan pendekatan fungsi-fungsi manajemen mulai planning, organizing, aktuating dan controlling. Tujuan dari penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan Model Praktek Keperawatan Profesional (MPKP) terhadap perilaku cuci tangan perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum PKU Muhammadiyah Wonosari. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasy-eksperiment dengan pendekatan one grup pretest-posttest. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel 24 kelompok intervensi. Pengumpulan data prilaku cuci tangan dengan menggunakan instrument SOP cuci tangan. Analisis data penelitian ini menggunakan Uji-Marginal Homogeneity. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh penerapan MPKP terhadap prilaku cuci tangan perawat dengan nilai signifikansi 0.000 (?<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh Penerapan MPKP terhadap Prilaku Cuci Tangan Perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum PKU Muhammadiyah Wonosari.
Uji korelasi kepatuhan minum obat dengan hasil pemeriksaan CD4 pada pasien ODHA Abdul Rahman, Reza Ismail; Abdillah, Eric Kurnia; Nugrahini, Lestari; Hardiana, Iyan
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol. 7 No. 3 (2023)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hspj.v7i3.665

Abstract

Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) merupakan kumpulan gejala yang timbul akibat menurunnya sistem imun tubuh diakibatkan oleh Human Immunodeficiency Virus (HIV). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji adanya hubungan antara kepatuhan mengkonsumsi obat antiretroviral dengan jumlah CD4. Penelitian ini bersifat deskriptif retrospektif dengan Analytical Cross-Sectional yang memanfaatkan data rekam medis maupun wawancara langsung pada pasien HIV AIDS di Rumah Sakit XYZ Buleleng periode Januari-Juni 2021. Tingkat kepatuhan diukur dengan Morisky Medication Adherence Scale (MMAS). Data yang terkumpul kemudian dilakukan analisis menggunakan korelasi Pearson, analisis uji T-berpasangan, serta melakukan uji one way anova. Data kemudian dianggap signifikan apabila nilai p < 0,05. Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan secara statistik terdapat hubungan yang signifikan dengan kekuatan korelasi kuat (r = 0,601) antara tingkat kepatuhan dengan jumlah CD4 pada pasien HIV AIDS di Rumah Sakit XYZ Buleleng dalam periode Januari-Juni 2021 (p<0,05). Hasil uji t-berpasangan secara statistik terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat kepatuhan mengkonsumsi obat terhadap jumlah CD4 Awal dengan jumlah CD4 Akhir dengan hubungan korelasi kuat (r = 0,64) pada pasien HIV AIDS di Rumah Sakit XYZ Buleleng dalam periode Januari-Juni 2021 (p<0,05). Hasil uji One Way Anova menunjukkan secara statistik terdapat perbedaan hasil rerata Jumlah CD4 yang signifikan (p<0,05) antar ketiga kelompok subjek penelitian (kelompok patuh, kepatuhan sedang dan tidak patuh).
Pengetahuan kesehatan reproduksi melalui penyuluhan dengan booklet pada siswa SMA di Bantul Hidayah, Mudita Sri; Ermiyani, Ermiyani
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol. 7 No. 3 (2023)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hspj.v7i3.731

Abstract

Penyuluhan tentang kesehatan reproduksi belum dilakukan dan belum ada pembelajaran serta media tentang kesehatan reproduksi dan hasil wawancara dengan siswa-siswi di SMA Muhammadiyah Imogiri 8 dari 10 orang tidak bisa mendefinisikan apa itu kesehatan reproduksi. Penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai dasar pengembangan pendidikan kesehatan reproduksi dengan cara penyuluhan kepada remaja untuk mengatasi tingginya masalah kesehatan reproduksi remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan sebelum dan setelah penyuluhan melalui media booklet terhadap pengetahuan tentang kesehatan reproduksi pada remaja di SMA Muhammadiyah Imogiri Bantul Yogyakarta Tahun 2022. Jenis penelitian ini Pre Experimental Design dengan menggunakan rancangan One-Group Pretest-Postest. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas X DAN XI di SMA Muhammadiyah Imogiri Bantul DIY yang berjumlah 71 siswa. Analisis data menggunakan uji paired sample t test teknik total sampling dengan jumlah 31 responden. Setelah diberikan Penyuluhan Kesehatan Tentang Kesehatan Reproduksi menunjukkan adanya (P value = 0,000 atau P< 0,05). Maka Ho di tolak dan Ha diterima yaitu ada perbedaan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan kesehatan artinya ada perbedaan antara hasil pretest dan postest. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan sebelum diberikan intervensi penyuluhan menggunakan booklet rata-rata pengetahuan responden memiliki pengetahuan yaitu 23,23 dan rata-rata setelah dilakukannya penyuluhan kesehatan menggunakan booklet yaitu 27,69 yang artinya ada kenaikan rata-rata pengetahuan setelah dilakukan penyuluhan kesehatan reproduksi melalui media booklet yaitu sebesar 4,45. Terdapat perbedaan pengetahuan kesehatan seproduksi sebelum dan setelah penyuluhan kesehatan melalui media booklet pada remaja di kelas X IPA dan X IPS di SMA Muhammadiyah Imogiri Tahun 2022.
Uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol dan fraksi daun kokang terhadap Staphylococcus aureus Putri, Bella Pratiwi; Mentari, Ika Ayu
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol. 7 No. 3 (2023)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hspj.v7i3.809

Abstract

Acne vulgaris atau jerawat ialah suatu penyakit kulit yang diakibatkan oleh peradangan pada folikel pilosebasea dengan struktur abnormalitas seperti komedo, pustul, papul, dan nodul. Pada suku Dayak Tunjung, daun kokang digunakan untuk menyingkirkan bercak hitam di wajah dan memulihkan sisa jerawat. Daun kokang diolah jadi bubuk dingin (pupur) untuk merawat kulit dan untuk mengobati jerawat. Riset ini bertujuan guna menguji adanya aktivitas, perbedaan, konsentrasi antibakteri ekstrak etanol, dan fraksi n-heksan daun kokang (Lepisanthes amoena (Hassk.) Leenh.) terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Metode penelitian menggunakan kuantitatif eksperimental dengan menguji zona hambat bakteri dan uji anova dengan menggunakan sampel daun kokang (Lepisanthes amoena (Hassk.) Leenh), fraksi n-heksan, etanol 96% dan teknik analisis Kruskal wallis. Uji konsentrasi menggunakan ekstrak etanol 20%, 40%, 60%, 80%, dan 100%. Kontrol positif yang digunakan adalah klindamisin 0,05 gram dan kontrol negatif yang digunakan adalah etanol 96%. Hasil dari ekstrak etanol daun kokang dengan konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80%, dan 100% serta fraksi n-heksan daun kokang dengan konsentrasi 100% dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dengan kategori lemah, sedangkan fraksi n-heksan daun kokang konsentrasi 20%, 40%, 60%, dan 80% tidak memiliki efek dalam membatasi bakteri Staphylococcus aureus. Ada perbedaan aktivitas antibakteri dengan menggunakan ekstrak etanol dan fraksi n-heksan daun kokang (Lepisanthes amoena (Hassk.) Leenh.) terhadap Staphylococcus aureus. Konsentrasi minimum ekstrak etanol daun kokang (Lepisanthes amoena (Hassk.) Leenh.) untuk menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus yaitu konsentrasi 20% dan konsentrasi minimum fraksi n-heksan daun kokang (Lepisanthes amoena (Hassk.) Leenh.) untuk menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus yaitu konsentrasi 100%.
Analisis antosianin pada tape ubi kuning (Ipomoea batatas L.) secara spektrofotometri visibel Assalam, Akbar Syifani; Dhurhania, Crescentiana Emy
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol. 7 No. 3 (2023)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hspj.v7i3.891

Abstract

Antioksidan diperlukan oleh tubuh untuk mengatasi dan mencegah stres oksidatif, yang merupakan ketidakseimbangan antara radikal bebas dan antioksidan dalam tubuh yang terjadi secara alami. Salah satu senyawa fitokimia yang dapat berfungsi sebagai antioksidan adalah antosianin, yaitu senyawa organik dari keluarga flavonoid yang larut dalam air dan memberikan warna merah, biru, dan violet. Fermentasi dapat meningkatkan kadar antosianin pada ubi kuning. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan kandungan antosianin pada tape ubi kuning (Ipomoea batatas L.). Analisis kualitatif dilakukan dengan menggunakan HCl dan NaOH, dengan hasil positif yang ditandai dengan perubahan warna menjadi merah menetap dan hijau kebiruan yang kemudian memudar. Penetapan kadar antosianin total dilakukan menggunakan metode spektrofotometri visibel, dengan prinsip perbedaan pH, yaitu pH 1 dan pH 4,5 pada panjang gelombang maksimum 540,5 nm. Rata-rata kadar antosianin yang diperoleh adalah sebesar 11,73 mg/100 gram, dengan nilai koefisien variasi sebesar 0,021%.”
Profil pengobatan sindrom koroner akut di salah satu rumah sakit Tasikmalaya Nur Aulia, Iva Fadia; Rahayuningsih, Nur; Sukmawan, Yedy Purwandi
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol. 7 No. 3 (2023)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hspj.v7i3.892

Abstract

Sindrom Koroner Akut (SKA) merupakan salah satu penyakit mematikan di dunia dan penyebab utama terjadinya kematian secara mendadak pada seseorang dengan penyakit kardiovaskular. Sampai saat ini penelitian terkait profil demografi dan pengobatan pada pasien SKA di Indonesia masih sangat terbatas. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat gambaran demografi serta profil pengobatan dari SKA di salah satu rumah sakit di Tasikmalaya periode Januari 2021 sampai dengan Juni 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian cross-sectional dengan pengambilan data secara retrospektif. Berdasarkan penelitian ini diperoleh sebanyak 67 pasien dengan pasien terbanyak berjenis kelamin laki-laki (80,60%), usia 45-55 tahun (38,81%), tekanan darah <120/80 mmHg (35,82%), gejala nyeri dada (44,04%) dan riwayat penyakit edema paru (28,07%). STEMI menjadi jenis SKA terbanyak yang dialami (62.69%) dibandingkan dengan NSTEMI (11,94 %), dan UAP (25,37%), sedangkan profil pengobatan meliputi penggunaan fibrinolitik dengan obat-obatan lainya yang mendukung terapi SKA dengan penyakit penyerta lainya. STEMI, jenis kelamin laki-laki, gejala nyeri dada dan tekanan darah <120/80 mmHg mendominasi profil pasien SKA. Oksigen, dual terapi anti platelet, fibrinolitik, antikoagulan dan isdn paling banyak digunakan untuk tatalaksana NSTEMI dan UAP.