cover
Contact Name
Moh Salimi
Contact Email
salimi_guru@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
shes@mail.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
ISSN : 26209284     EISSN : 26209292     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series is a peer-reviewed interdisciplinary journal with broad coverage, consolidate basic and applied research activities by publishing the proceedings of the conference in all areas of the social sciences, humanities and education.
Arjuna Subject : -
Articles 3,386 Documents
Telaah Faktor Penyebab Kesulitan Belajar Terhadap Siswa Sebuah Studi Kasus Kualitatif Laksmi Evasufi Widi Fajari; Umalihayati Umalihayati; Khodikotul Atfaliyah; Alvi Nuraini; Eti Nurhayati Safitri; Nurul Amelia
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91791

Abstract

Kesulitan belajar merupakan masalah yang dihadapi oleh siswa dalam proses pembelajaran, yang ditunjukkan dengan hasil belajar yang rendah atau tidak mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kesulitan belajar pada siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian meliputi 1 guru dan 6 siswa kelas V di sekolah dasar. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data mengikuti teori Miles dan Huberman (2014), yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan belajar siswa disebabkan oleh faktor eksternal. Faktor eksternal tersebut meliputi: (1) lingkungan keluarga, di mana siswa tidak mengalami kesulitan belajar di rumah; (2) lingkungan sekolah, di mana siswa tidak mengalami kesulitan belajar di sekolah, tetapi ada beberapa aspek yang mengganggu fokus dan menyebabkan kesulitan belajar; dan (3) lingkungan masyarakat, di mana masyarakat tidak berperan dalam pembelajaran siswa.
Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik dengan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Multimedia pada Mata Pelajaran IPAS Kelas IV SD Negeri Pasarkliwon Meysin Odela; Asih Asriyanti; Moh Salimi; Faridatul Akaddiyah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91830

Abstract

Permasalahan yang terjadi di SDN Pasarkliwon Surakarta yaitu rendahnya hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran IPAS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat perubahan hasil belajar pada peserta didik kelas IV di SDN Pasarkliwon Surakarta setelah mengikuti proses pembelajaran yang menerapkan model pembelajaran berbasis masalah dengan strategi Multimedia. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) bertujuan untuk mengetahui hasil belajar IPAS dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL). Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Pembelajaran di lakukan dengan 2 siklus selama 2 kali pertemuan setiap siklus memiliki tahapan yaitu: perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi (pengamatan) dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang telah dipaparkan, maka dapat disimpulkan sebagai berikut; Penerapan model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS kelas IV. Ketuntasan hasil belajar peserta didik pada siklus I diketahui pada pretest sebesar 45,76% dan post test sebesar 69,55%, dan mengalami kenaikan pada siklus II pretest sebesar 82,9% dan post test sebesar 83,8%. Jadi tingkat ketuntasan hasil belajar peserta didik dari siklus I dan siklus II terjadi peningkatan 16,7%, maka target yang diinginkan telah tercapai untuk ketuntasan hasil belajar peserta didik, karena pada akhir siklus telah mencapai sesuai target yang ditentukan yaitu 75%.
Pengaruh E-LKPD PjBL Terintegrasi Pendekatan Berdiferensiasi Terhadap Kemampuan Berpikir Siswa SD Gugus V Kota Bengkulu Destri Lencana; Neza Agusdianita
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i2.100594

Abstract

E-LKPD model PjBL terintegrasi pendekatan berdiferensiasi dapat menjadi salah satu komponen pendukung untuk pembentukan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh E-LKPD berbasis PjBL terintegrasi pendekatan berdiferensiasi pada pembelajaran matematika terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas V SD Gugus V Kota Bengkulu. Penelitian menggunakan metode kuantitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan terhadap rata-rata  posttest pada kelas eksperimen sebesar 74,77 dan kelas kontrol sebesar 54,45 sehingga rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa kelas eksperimen lebih besar dibandingkan kelas kontrol (74,77 > 54,45). Hasil tersebut ditunjukkan dari nilai distribusi tabel berdasarkan df = 42 dengan derajat signifikansi 5% (????) =1,682. Sehingga nilai thitung > ttabel (3,658 > 1,682) dan sig.(2-tailed) = 0,001 < 0,05. Maka H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, disimpulkan bahwa terdapat pengaruh E-LKPD berbasis PjBL terintegrasi pendekatan berdiferensisasi pada pembelajaran matematika terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas V SD gugus V Kota Bengkulu.
Analisis Bibliometrik: Tren Penelitian Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap Kemampuan Berpikir Kritis pada Pembelajaran IPS Nares Parasti; Mintasih Indriayu
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91953

Abstract

Ilmu pengetahuan sosial merupakan studi pembelajaran yang memerlukan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan penelitian yang menguji tentang pendekatan pembelajaran inkuiri terbimbing mempengaruhi berpikir kritis IPS. Studi literatur dengan analisis bibliometrik digunakan untuk memanfaatkan data yang ada untuk penelitian tambahan. Analisis deskriptif digunakan dalam penelitian ini untuk menganalisis artikel jurnal yang terindeks google schoolar. Penelitian pada tahun 2015–2024 menemukan sembilan kelompok utama perdebatan tentang bagaimana paradigma pembelajaran inkuiri mempengaruhi kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran IPS dengan berfokus pada siswa. Data bibliometrik menunjukkan bahwa pada tahun 2024, Google Schoolar memiliki sedikit makalah tentang bagaimana paradigma pembelajaran inkuiri dalam IPS mempengaruhi kemampuan berpikir kritis siswa di berbagai tingkatan. Kajian literatur ini menyimpulkan bahwa adanya kestabilan tren pembelajaran inkuiri dalam mempengaruhi keterampilan berpikir kritis meskipun sudah ada metode lain yang lebih terbarukan.
Telaah Buku Sains Kurikulum Cambridge dan Marshall Cavendish Jenjang Sekolah Dasar untuk Melatih Merancang Soal HOTS pada Mahasiswa PGSD Nur Ngazizah; Mukhlis Hidayatulloh
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91981

Abstract

Berdasarkan diskusi analisis kebutuhan bersama responden, dibutuhkan suatu inspirasi dalam menyusun soal sains HOTS karena rendahnya kemampuan literasi sains siswa di Indonesia berdasarkan hasil PISA OECD 2022. Tujuan penelitian ini adalah melatihkan pembuatan soal HOTS melalui metode telaah buku sains Cambridge dan Marshall Cavendish pada mata pelajaran sains untuk siswa Sekolah Dasar dengan responden 32 mahasiswa PGSD serta mendeskripsikan kelayakan metode tersebut. Penelitian dilakukan dengan cara menelaah buku sains Cambridge dan Marshall Cavendish untuk jenjang SD pada mata pelajaran sains, kemudian responden membuat 15 soal HOTS untuk dinilai oleh validator dan responden mengisi angket mengenai metode telaah. Hasil penelitian menunjukkan soal yang dikembangkan dari hasil pelatihan kategori Sangat Layak dan pelatihan pembuatan soal sains HOTS melalui metode telaah buku Cambridge dan Marshall Cavendish diperoleh kategori Sangat Layak. Telaah buku sains Cambridge dan Marshall Cavendish mampu memberikan inspirasi dan hasil yang nyata dalam pengembangan soal sains HOTS.
Penggunaan Tes Objektif Sebagai Bahan Evaluasi Pembelajaran Teks Drama Siswa Kelas VIII MTs Miftahul Qulub Polagan Ricko Jagad Prasetyo; Liana Rochmatul Wachidah; Moh. Hafid Effendy
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.92121

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi penggunaan tes objektif untuk menilai kemampuan kognitif siswa kelas VIII MTs Miftahul Qulub Polagan dalam memahami teks drama. Pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif digunakan melalui wawancara untuk mengumpulkan data. Hasil analisis menunjukkan bahwa tes objektif diterapkan setelah materi diajarkan dan memiliki keunggulan serta kelemahan. Keunggulannya, seperti penggunaan pilihan ganda, dapat mendorong siswa berpikir kritis dan analisis. Namun, kelemahannya adalah risiko siswa memilih jawaban secara acak atau karena kesalahpahaman, yang dapat menyebabkan evaluasi pemahaman yang tidak akurat.
Inovasi Media Pembelajaran Permainan Monopoli dengan Model Information Search dan Snowball Throwing Pada Materi Norma Farid Fadillah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91629

Abstract

Fenomena yang terjadi di sekolah menunjukan bahwa pembelajaran PPKn masih terdapat kecenderungan guru minim menggunakan media pembelajaran dalam proses belajar mengajar, Tujuan penelitian ini mendeskripsikan langkah-langkah serta kelebihan dan kekurangan penerapan inovasi media pembelajaran permainan monopoli dengan model information search dan snowball throwing pada materi norma. Metode penelitian ini menggunakan penelitian library research. Sumber data yang digunakan merupakan sumber data sekunder berupa buku dan artikel yang berkaitan dengan media pembelajaran permainan monopoli dengan model information search dan snowball throwing. Hasil penelitian ini menunjukkan media pembelajaran permainan monopoli PPKn dapat menjadi alternatif untuk guru dalam melakukan proses pembelajaran dikelas. Pembuatannya tidak terlalu rumit dan tidak memerlukan biaya yang besar. Berikut kelebihan dari media pembelajaran ini adalah dapat terus dikembangkan misalnya menambahkan kolom dan konten materi, kekurangan dari media pembelajaran ini adalah tidak berbasis teknologi. Media pembelajaran yang di inovasikan oleh guru diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa agar dapat mewujudkan good citizen di masa depan.
Implementasi Program Kampus Mengajar di Sekolah Dasar Negeri Kabupaten Tangerang dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi dan Numerasi Fitri Anisa Kusumastuti; Muh. Khaedir Lutfi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91641

Abstract

Program Kampus  Mengajar merupakan  bagian dari kebijakan Merdeka Belajar Kampus  Merdeka(MBKM) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. (Kemendikbudristek). Program  ini  menghadirkan mahasiswa dari  seluruh  program  studi  di perguruan  tinggi  untuk  berkontribusi  dalam  rangka penguatan literasi dan numerasi.  Kabupaten Tangerang adalah salah satu daerah penempatan mahasiswa program Kampus Mengajar. Tujuan dari  penelitian  yang  dilakukan  adalah melihat bagaimana implementasi program Kampus Mengajar, selain itu melihat bagaimana capaian literasi  numerasi  siswa  di salah satu sekolah dasar di Kabupaten  Tangerang. Metode penelitian yang  digunakan  adalah  deskriptif  kuantitatif dengan uji paired sample t-test dengan  peneliti  bertindak  sebagai  observer.  Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa tertarik dengan pembelajaran  berbantukan media pembelajaran  dan  metode  pembelajaran  yang  dilakukan  secara  berkelompok  membuat  pembelajaran  sangat efektif  sehingga  perkembangan  keterampilan  dan  numerasi  terdapat  peningkatan  pada  kelompok  siswa  belum fasih membaca dan semakin baik pada kelompok siswa yang sudah fasih membaca.
Pengembangan Permainan Edmolek sebagai Alat Evaluasi terhadap Daya Ingat Siswa dalam Pembelajaran Eko Fajar Suryaningrat; Neni Nadiroti Muslihah; Rafika Hidayanti
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.92677

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan permainan (EDMOLEK) edukasi monopoli dan engklek sebagai alat evaluasi terhadap daya ingat siswa dalam pembelajaran. Metode yang digunakan ini metode Reseach and Developmen (R&D) dengan model pengebangan ADDIE dengan beberapa langkah yaitu: Analyze (analisis), Design (perencanaan), Development (pengembangan), Implementation (implementasi), dan Evaluation (evaluasi). Penelitian ini dilaksanakan di SDS Miftahul Falah, sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV. Permainan EDMOLEK sebagai alat evaluasi terhadap daya ingat ini telah diujikan melalui angket validasi media dengan rata-rata 78% dikategorikan sangat layak, angkat validasi materi dengan rata-rata penilaian 83% dikategorikan sangat layak. Penilaian daya ingat siswa dengan menggunakan angket mendapatkan nilai rata-rata 73,4% dikategorikan baik. Hasil pretest kelompok 1 mendapatkan nilai rata-rata 83% dengan grade A dan nilai hasil posttest nya 89% dengan grade A. hasil pretest pada kelompok dua mendapatkan nilai rata-rata 72% dengan grade C sedangkan posttest kelompok 2 mendapatkan nilai rata-rata 91% dengan garde A. Hal ini menunjukan media pembelajaran tersebut layak digunakan dalam evaluasi pembelajaran.
Mengintegrasikan Kekayaan Budaya dalam Program Anti Nakal (Anak Tidak Lupa Kearifan Lokal) sebagai Pilar Pendidikan Karakter Hotmi Lutfiah; Nur Laila Jamil; Nurjannah Nurjannah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91724

Abstract

Lunturnya karakter banyak dijumpai dewasa ini, sehingga perlu diupayakan penguatan pendidikan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji mengenai kebudayaan-kebudayaan lokal yang dapat diintegrasikan dalam pendidikan sebagai pilar pendidikan karakter siswa sekolah dasar. Penulis telah mengkaji beberapa sumber pustaka dan menemukan beberapa kebudayaan lokal yang dapat dijadikan pendidikan karakter. Kebudayaan lokal yang dapat dijadikan pendidikan karakter di antaranya: Tari Cepetan membantu pendidikan karakter pada siswa melalui nilai solidaritas, persaudaraan, dan sebagainya, legenda gunung wurung karangsambung, Nilai-nilai pendidikan karakter pada legenda gunung wurung meliputi karakter religius, hormat dan patuh, dan lainnya, tradisi cepetan alas karanggayam, tradisi cepetan alas mengandung nilai karakter gotong royong dan perjuangan. Selanjutnya ada tradisi jembaran, tradisi mecah maruk, dan wayang kulit. Tradisi jembaran dapat meningkatkan minat belajar melalui kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan seperti mengamalkan ibadah puasa sunnah, bersyukur, bersedekah dan berdoa, adapun tradisi maruk yang bermakna slametan kehamilan dari dua atau lebih perempuan bersaudara yang hamil dalam waktu bersamaan, tradisi wayang kulit yang dapat membangun pendidikan karakter bagi siswa melalui tokoh pandawa yang menggambarkan 5 tiang agama islam.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 2 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 1 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 4 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 3 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 2 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 3 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1 Vol 5, No 1 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 3 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 2 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1 Vol 4, No 1 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 4 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 3 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 2 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 1 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 2, No 2 (2019): 4th National Seminar on Guidance and Counseling (SNBK 2019) and Workshop on Peda Vol 2, No 1 (2019): 4th National Seminar on Educational Innovation (SNIP 2019) Vol 1, No 2 (2018): 3rd National Seminar on Educational Innovation (SNIP 2018) Vol 1, No 1 (2018): 1st National Seminar on Elementary Education (SNPD 2018) More Issue