cover
Contact Name
Cicilia Widiyaningsih
Contact Email
sisilwindi@gmail.com
Phone
+6281213873428
Journal Mail Official
marsi@urindo.ac.id
Editorial Address
Grand Regency Blok B4/5, RT 006/RW 022, Padurenan, Mustika Jaya
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
ISSN : 26856298     EISSN : 26856328     DOI : https://doi.org/10.52643/marsi.v5i2
MARSI (Indonesian Hospital Administration and Management Journal) focuses on research and review of research related to hospital management that is relevant for the development of hospital management theories and practices in Indonesia and Southeast Asia. MARSI covers a variety of research approaches, namely: quantitative, qualitative and mixed methods . MARSI focus is related to various themes, topics and aspects of accounting and investment, including (but not limited to) the following topics: Hospital management Hospital Accounting Health Service Management Health Insurance Health policy Management of Puskesmas Drug Care Pharmacy Medico-Legal, and Ethics
Articles 314 Documents
Analisis Penyebab Pending Klaim Pasien JKN Rawat Inap Pasca Implementasi RME di RSIA Permata Bunda Solok Tahun 2024 Helwinofira, Helwinofira; Jak, Yanuar; Istiqlal, Haidar
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i1.8003

Abstract

ABSTRAKProgram Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bertujuan memberikan perlindungan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia melalui sistem klaim berbasis INA-CBG’s. RSIA Permata Bunda Solok sebagai mitra BPJS Kesehatan telah mengimplementasikan Rekam Medis Elektronik (RME) sejak 2024 untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi pencatatan data pelayanan kesehatan. Namun, pasca implementasi RME, terjadi peningkatan jumlah klaim rawat inap berstatus pending, yang berdampak pada cash flow rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab pending klaim pasien JKN rawat inap pasca implementasi RME. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen terhadap proses klaim di RSIA Permata Bunda Solok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab utama pending klaim meliputi ketidaksesuaian data antara RME dan dokumen klaim, kelalaian pengisian resume medis oleh tenaga medis, kesalahan dalam pengkodean (coding), keterlambatan input data, serta belum optimalnya integrasi sistem RME dengan SIMRS dan aplikasi e-claim BPJS. Faktor-faktor tersebut disebabkan oleh rendahnya kompetensi SDM dalam penggunaan RME, tidak konsistennya penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP), dan terbatasnya dukungan infrastruktur teknologi. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pelatihan SDM, peningkatan integrasi sistem informasi, serta evaluasi dan penyempurnaan SOP klaim. Hasil ini diharapkan menjadi masukan bagi manajemen rumah sakit dalam meningkatkan efisiensi proses klaim dan mengurangi potensi kerugian akibat klaim pending.Kata kunci: Pending klaim, JKN, RME, SIMRS, administrasi rumah sakit, BPJS Kesehatan.
Analisis Efisiensi Waktu dan Anggaran Layanan Radiologi Melalui Pemanfaatan PACS di RSUD Dr. Dradjat Prawiranegara Kabupaten Serang Banten Suprapto, Denny; Trigono, Ahdun; Santosa, Yaya Aria
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i1.7959

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi informasi kesehatan di era digital telah membawa perubahan signifikan pada pelayanan radiologi, di mana RSUD dr. Dradjat Prawiranegara masih mengandalkan sistem film konvensional yang menimbulkan inefisiensi waktu dan biaya. Laporan Triwulan I Tahun 2025 menunjukkan bahwa persentase waktu tunggu hasil radiologi ≤3 jam hanya mencapai 90,13%, sementara penggunaan film, tinta, dan listrik menghasilkan pemborosan anggaran yang cukup tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode mix method, menggabungkan analisis numerik dari data operasional tahun 2024 dan wawancara kualitatif untuk menilai kondisi aktual pelayanan radiologi. Total sampling digunakan untuk 12 data bulanan, meliputi jumlah pemeriksaan, rata-rata TAT, serta anggaran bahan habis pakai. Simulasi penerapan sistem Picture Archiving and Communication System (PACS) dilakukan untuk melihat potensi efisiensi waktu dan biaya, termasuk analisis sensitivitas untuk menguji perubahan hasil terhadap variasi asumsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi menurunkan rata-rata TAT dari 3,2 jam menjadi 2,0 jam dan mengurangi biaya operasional hingga 40–60% melalui pengurangan penggunaan film hingga 80%. Selain itu, wawancara staf radiologi mengindikasikan beban kerja yang lebih efisien, alur kerja yang lebih cepat, serta akses hasil pemeriksaan yang lebih praktis, sehingga PACS berpotensi meningkatkan mutu layanan dan efisiensi manajemen anggaran secara simultan. Kata Kunci: Anggaran, Efisiensi, PACS, Radiologi, Waktu
Pengaruh Word Of Mouth, Electronic Word Of Mouth Dan Brand Image Terhadap Keputusan Pasien Rawat Jalan Dalam Menggunakan Layanan Kesehatan Di RSI Al Muchtar Karawang Syafitri, Resty Dian; Rinaldi, Enrico Adhitya; Ambarini, Tinon
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i1.7884

Abstract

Latar Belakang : Rumah sakit merupakan fasilitas layanan kesehatan masyarakat yang tidak hanya berorientasi sosial tetapi juga merupakan aspek bisnis. Persaingan dari beberapa fasilitas layanan jasa kesehatan yang semakin ketat menuntut rumah sakit untuk memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi, mengarahkan dan mendorong keputusan pasien dalam memilih rumah sakit. Beberapa faktor diantaranya adalah komunikasi WOM ,eWOM dan Brand Image. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh WOM, eWOM dan Brand Image terhadap keputusan Pasien Rawat Jalan dalam memilih layanan kesehatandi Rumah Sakit Islam Al Muchtar Karawang. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan data dilakukan dengan menyebarkan kuisioner terhadap responden. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling, yaitu menyebarkan kuisioner kepada responden yang kebetulan ada atau tersedia di suatu tempat sesuai dengan konteks penelitian. Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat pengaruh word of mouth dan brand image terhadap keputusan memilih layanan rawat jalan rumah sakit, namun variabel eWOM tidak berpengaruh secara signifikan. Kesimpulan : Sehingga dapat dismpulkan bahwa komunikasi dari mulut ke mulut (WOM) dan brand image memiliki peran penting terhadap keputusan memilih layanan rawat jalan di Rumah Sakit Islam Al muchtar Karawang. Kata Kunci: Word of Mouth,eWOM, Brand Image, Keputusan Memilih Pelayanan Kesehatan
Analisis Kepuasan Pelayanan Forensik Klinik di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Bhayangkara Tk III Brimob Kelapa Dua AGus Darmawan, I Wayan; Kodyat, Alih Germas; Wulandari, Sonya Dewi
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i1.8205

Abstract

Pelayanan forensik klinik di Rumah Sakit memiliki peran penting dalam mendukung proses hukum dan kebutuhan medis pasien. Pengukuran kepuasan pasien forensik klinik belum pernah dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Brimob Kelapa Dua. Tingkat kepuasan pasien terhadap layanan tersebut menjadi indikator utama mengetahui kualitas layanan, yang mendapatkan prioritas melalui metode Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance Performance Analysis (IPA). Tujuan penelitian ini untuk menilai kepuasan pasien terhadap pelayanan forensik klinis di RS bhayangkara Tingkat III Brimob Kelapa Dua dengan metode CSI dan IPA, serta menganalis dimensi kualitas layanan yang memengaruhi kepuasan pasien. Penelitian potong lintang pada 92 pasien forensik klinik. Instrumen pengukuran kualitas layanan berbasis SERVQUAL. Analisis data menggunakan metode CSI, IPA, dan uji regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari setengah responden, yaitu 51 (55,4%) menyatakan puas terhadap layanan forensik klinik yang mereka terima, diikuti dengan sangat puas (25%) dan normal sebanyak (17,4%). Berdasarkan analisis GAP didapatkan mean GAP kualitas layanan secara keseluruhan adalah -0,424. Secara keseluruhan, tingkat kesesuaian kinerja kualitas layanan forensik klinik di RS Bhayangkara Tk III Brimob Kelapa Dua adalah 96,3% yang artinya belum memuaskan bagi pasien forensik klinik. Berdasarkan diagram kartesius, kuadran I terdapat dimensi tangible (X5) Pada kuadran II terdapat dimensi responsiveness (X2), assurance (X3) dan empathy (X4). Dimensi reliability (X1) berada pada kuadran IV. Hasil penelitian mendapatkan indeks kepuasan yang dihitung dengan metode CSI didapatkan angka sebesar 90,40%. Hasil penelitian mendapatkan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,812 dengan nilai signifikansi (p) 0,000, hal ini menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang sangat kuat antara kualitas layanan (X) terhadap kepuasan pasien forensik klinik (Y). Kesimpulan penelitian ini sebagai berikut 1. gambaran pelayanan forensik klinik di RS Bhayangkara Brimob Kelapa Dua menunjukkan lebih dari setengah pasien forensik klinik menyatakan puas secara keseluruhan atas layanan forensik klinik yang sudah diterima, 2. berdasarkan metode Importance Performance Analysis (IPA) dapat disimpulkan bahwa baru sebagian kecil dari indikator kualitas layanan yang memiliki GAP dan tingkat kesesuaian yang memenuhi harapan pasien forensik klinik, 3. hasil analisis dengan metode Customer Satisfaction Index (CSI) mendapatkan hasil Indeks kepuasan secara umum dari seluruh pasien forensik klinik adalah sangat puas. 4. terdapat hubungan yang sangat kuat antara kualitas layanan dan kepuasan pasien forensik klinik secara keseluruhan. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara kualitas layanan, dimensi responsiveness, assurance, empathy, dan tangible dengan kepuasan pasien forensik klinik. Kata Kunci: forensik klinik; kualitas layanan; kepuasan pasien; Customer Satisfaction Index; Importance Performance Analysis
Analisis Faktor Penyebab Klaim Tunda Rawat Inap Pasien BPJS di Rumah Sakit Umum Universitas Muhammadiyah Malang Zulvikar, Yudhawan Agam; Satar, Yuli Prapancha; Rosa, Tina
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i1.8058

Abstract

Klaim tunda rawat inap pasien BPJS masih menjadi masalah yang memengaruhi efisiensi pelayanan rumah sakit dan aliran kas. Faktor yang diduga memengaruhi klaim tunda meliputi aspek koding, aspek medis, dan aspek administrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ketiga aspek tersebut terhadap klaim tunda rawat inap di RSU Universitas Muhammadiyah Malang. Metode penelitian menggunakan desain observasional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian terdiri dari klaim rawat inap pasien BPJS yang diajukan di RSU Universitas Muhammadiyah Malang pada tahun 2024. Analisis data dilakukan menggunakan regresi logistik berganda untuk mengevaluasi pengaruh aspek koding, aspek medis, dan aspek administrasi terhadap klaim tunda. Nilai R² digunakan untuk mengetahui proporsi variasi klaim tunda yang dapat dijelaskan oleh variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek medis memiliki pengaruh signifikan terhadap klaim tunda (p sama dengan 0,001), sedangkan aspek koding dan aspek administrasi secara individual tidak signifikan, namun memiliki efek protektif. Analisis gabungan ketiga variabel menunjukkan pengaruh signifikan terhadap klaim tunda dengan nilai signifikansi 0,004 dan R² sebesar 30%, yang berarti 30% variasi klaim tunda dapat dijelaskan oleh ketiga aspek, sedangkan 70% dipengaruhi faktor lain di luar model. Kesimpulan penelitian ini menunjukan aspek medis merupakan faktor paling dominan dalam mengurangi risiko klaim tunda, sementara aspek koding dan administrasi mendukung efektivitas pencegahan klaim tunda. Secara simultan, ketiga aspek tersebut memiliki pengaruh signifikan terhadap klaim tunda rawat inap pasien BPJS di RSU Universitas Muhammadiyah Malang. Rumah sakit disarankan meningkatkan akurasi koding, kelengkapan administrasi, dan integrasi sistem teknologi untuk mempercepat proses klaim. Penelitian selanjutnya dianjurkan menggunakan pendekatan mix method dan kerangka 5M untuk mengevaluasi faktor-faktor lain yang memengaruhi klaim, serta mempertimbangkan penelitian multi-situs atau longitudinal untuk generalisasi temuan.
Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan Kesehatan Rawat Jalan Terhadap Loyalitas Dengan Metode Servqual di RS Karya Medika Bantar Gebang Wibowo, Aris Budi; Nugroho, Dedy; Dewi Ria Lestari, Nurmala
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i1.7970

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan kesehatan rawat jalan terhadap loyalitas pasien di RS Karya Medika Bantar Gebang dengan menggunakan pendekatan SERVQUAL. Model SERVQUAL mengevaluasi kualitas pelayanan melalui lima dimensi, yaitu bukti fisik (tangibles), keandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), dan empati (empathy). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain survei, melibatkan 100 responden pasien rawat jalan yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan kelima dimensi SERVQUAL berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pasien (p kurang dari 0,05). Secara parsial, dimensi empati memiliki pengaruh paling dominan terhadap loyalitas dengan hasil keadaan fisik merupakan dengan GAP terbesar (-0,86), keandalan (-0,72), ketanggapan (-0,78), jaminan (-0,50) dan empati (-0,65). Saran dalam penelitian ini yaitu: 1) Hendaknya tenaga kesehatan lebih bersikap ramah dan empati, 2) Hendaknya RS Karya Medika Bantar Gebang lebih memperhatikan kelengkapan fasilitas pelayanan, 3) Hendaknya ketepatan waktu tenaga kesehatan lebih ditingkatkan.
Analisis Manajemen Pelayanan Gizi Pasien Di Rumah Sakit Unimedika Setu Bekasi Tahun 2024 Helyani, Helly; Trigono, Ahdun; Pangkey, Dicky Yulius
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i1.7903

Abstract

Upaya kesehatan di Indonesia bertujuan menjaga kesehatan masyarakat melalui pelayanan medis, keperawatan, kebidanan, serta layanan penunjang lainnya. Layanan gizi di rumah sakit berperan penting dalam mendukung pemulihan pasien dengan menyediakan makanan sesuai kebutuhan nutrisi. Penelitian ini menganalisis implementasi manajemen unit gizi di RS Unimedika Setu, Kabupaten Bekasi, berdasarkan tiga aspek utama: input, proses, dan output. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data primer dikumpulkan melalui wawancara dan observasi, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen terkait. Analisis data meliputi verifikasi, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek input terdapat kekurangan tenaga gizi klinis, juru masak, dan pramusaji. Selain itu, kualifikasi tenaga kerja belum sepenuhnya sesuai standar. Dari segi anggaran, pendanaan berjalan lancar, tetapi fasilitas pelayanan makanan masih belum optimal. Pada aspek proses, unit gizi telah memiliki perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan yang terstruktur. Namun, keterlambatan penyajian makanan masih terjadi akibat ketidakseimbangan rasio tenaga kerja dan jumlah pasien. Pada aspek output, ketepatan waktu pemberian makanan mencapai 99,09% pada Maret 2024, sedikit di bawah target 100%. Persentase pemborosan makanan masih dalam batas standar (kurang dari 20%), tetapi kesalahan dalam pemberian makanan masih menjadi tantangan. Penelitian ini menyoroti perlunya peningkatan tenaga kerja, fasilitas, dan sistem distribusi makanan untuk memastikan layanan gizi yang optimal. Rekomendasi mencakup penyesuaian jumlah tenaga kerja sesuai standar, perbaikan sarana dan prasarana, serta peningkatan pengawasan manajemen unit gizi. Kata kunci: Aspek input-proses-output, ketepatan waktu, kualitas pelayanan gizi, manajemen unit gizi
Analisis Kebijakan Rekrutmen Dan Seleksi Tenaga Kesehatan Dalam Menunjang Pelayanan Rsud Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda Abidin, Zainal; Trigono, Ahdun; Garnida, Aliefety Putu; Masitah, Masitah
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i1.7859

Abstract

AbstrakKebijakan rekrutmen dan seleksi tenaga kesehatan di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda belum sepenuhnya mencerminkan kebutuhan lokal serta masih menghadapi kendala objektivitas, transparansi, dan pemanfaatan teknologi, yang berdampak pada kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kebijakan rekrutmen dan seleksi tenaga kesehatan yang diterapkan di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda; dan apa saja kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan rekrutmen dan seleksi tenaga kesehatan di rumah sakit tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis untuk mengkaji kebijakan rekrutmen dan seleksi tenaga kesehatan di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda. Instrumen utama adalah peneliti sendiri, dibantu pedoman wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, studi dokumen, serta observasi langsung, lalu dianalisis secara tematik melalui reduksi data, penyajian naratif dan tabel, serta penarikan kesimpulan. Penelitian dilaksanakan pada Mei–Juli 2025 dengan menjunjung tinggi etika penelitian, termasuk informed consent dan perlindungan identitas informan yang diwawancarai dari unsur manajemen dan tenaga kesehatan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kebijakan rekrutmen dan seleksi tenaga kesehatan di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie dirancang sistematis berdasarkan regulasi dan prinsip manajemen SDM modern, namun pelaksanaannya masih menghadapi dualisme status kepegawaian, lemahnya evaluasi kebijakan, serta kendala administratif dan etis. Fenomena seperti keterlambatan proses, praktik titipan, dan ketimpangan struktural mencerminkan belum optimalnya penerapan prinsip meritokrasi dan akuntabilitas. Oleh karena itu, rekrutmen harus dilihat sebagai instrumen keadilan institusional yang memerlukan reformasi kelembagaan, penguatan pengawasan, serta penumbuhan budaya profesional berbasis nilai etik, demi mewujudkan pelayanan kesehatan publik yang unggul dan berintegritas.Kata kunci: Kebijakan Rekrutmen; Tenaga Kesehatan; Transparansi dan Akuntabilitas 
Analisis Biaya Operasional Pengelolaan Laundry di Rumah Sakit Tk. Ii 04.05.01 dr. Soedjono Magelang Rahmanto, Ery; Sumijatun, Sumijatun; Sangadji, Ismail
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i1.8141

Abstract

Pengelolaan laundry rumah sakit merupakan salah satu elemen penting dalam menjamin standar kebersihan, kenyamanan pasien, serta mencegah risiko infeksi HAIs. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya operasional pengelolaan linen di Unit Laundry Rumah Sakit Tk. II.04.05.01 dr. Soedjono Magelang periode 2022–2024, dengan fokus pada penerapan cost control, kelengkapan dokumen, serta perbandingan biaya produksi dengan alokasi biaya operasional rumah sakit. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara mendalam, serta analisis data sekunder biaya laundry, kemudian dilakukan triangulasi menggunakan analisis domain, taksonomi, komponen, dan tema (Spradley, 1980). Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya operasional laundry cenderung meningkat tiap tahun (Rp310 juta pada 2022, Rp350 juta pada 2023, dan Rp378 juta pada 2024), dengan proporsi pengeluaran melebihi standar industri (2–3% dari total biaya operasional rumah sakit). Biaya produksi per kilogram cucian juga menunjukkan kenaikan signifikan, meskipun terjadi penurunan efisiensi pada tahun 2023 yang kemudian sedikit membaik pada 2024. Penerapan cost control dan sistem dokumentasi sudah berjalan, tetapi masih belum optimal dalam mendukung monitoring dan pengendalian biaya secara efektif. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa pengelolaan linen di RS Tk. II.04.05.01 dr. Soedjono Magelang tergolong cukup efektif dari sisi kualitas layanan, tetapi masih belum efisien dalam penggunaan biaya. Disarankan adanya penguatan sistem cost control dengan memperhatikan buffer anggaran sehingga , perbaikan kelengkapan dokumen berbasis digital, serta otomatisasi terhadap mesin dan tenaga kerja agar biaya laundry dapat ditekan sesuai standar industri, tanpa mengurangi mutu layanan kebersihan rumah sakit. Kata kunci: biaya operasional, laundry rumah sakit, cost control, efisiensi, linen
Hubungan Kecerdasan Emosional Dan Komunikasi Efektif Perawat Rawat Inap Dengan Tingkat Ansietas Dan Kepuasan Pasien Di Mandaya Royal Hospital Puri Dermawan, Tara Marie; Indrawati, Lili; Ismaya, Sakti Brata
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i1.8002

Abstract

Survei pendahuluan di Mandaya Royal Hospital Puri menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar pasien merasa puas, hanya sedikit yang sangat puas dan beberapa mengeluhkan interaksi perawat yang terlalu singkat. Hal ini mendorong rumah sakit untuk terus meningkatkan kualitas layanan, khususnya melalui peran perawat. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi hubungan antara kecerdasan emosional dan komunikasi efektif perawat dengan ansietas serta kepuasan pasien. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Data dikumpulkan dari perawat (nsama dengan 42) dan pasien (n sama dengan 50) yang memenuhi kriteria inklusi, menggunakan instrumen Schutte Self-Report Emotional Intelligence Test (SSEIT), Communication Survey, General Anxiety Disorder-7 (GAD-7) dan Self Assessment of Patient Satisfaction (SAPS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara kecerdasan emosional dan komunikasi efektif perawat dengan kepuasan pasien, masing-masing dengan koefisien korelasi sebesar r sama dengan 0,481 (p sama dengan 0,000) dan r sama dengan 0,416 (p sama dengan 0,003). Namun, tidak ditemukan hubungan signifikan antara tingkat ansietas pasien dengan kepuasan pasien (r sama dengan -0,107, p sama dengan 0,419). Sementara, hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa secara simultan, kecerdasan emosional, komunikasi efektif, dan tingkat ansietas tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien (r2 sama dengan 0.0112). Maka itu, penting bagi suatu rumah sakit untuk memperhatikan peningkatan kecerdasan emosional dan komunikasi efektif perawat sebagai strategi untuk meningkatkan kepuasan pasien, sementara intervensi terkait pengelolaan ansietas pasien perlu dievaluasi lebih lanjut mengingat tidak signifikan pengaruhnya terhadap kepuasan pasien.Kata kunci: kecerdasan emosional, komunikasi, ansietas pasien, kepuasan pasien

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 3 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 4 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 3 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 4 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 3 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 2 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Manajemen Dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Manajemen Dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI) Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) More Issue