Jurnal Abdimas Mandiri
Jurnal Abdimas Mandiri merupakan jurnal yang mempublikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada Masyarakat atau kajian dalam penuntasan masalah sosial di Masyarakat,mencakup bidang Informatika, Ekonomi, Teknik, Humaniora, Bahasa, Seni dan Desain grafis. Diterbitkan dua kali dalam satu tahun, yaitu bulan November dan Mei.
Articles
24 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 9 No. 1"
:
24 Documents
clear
Sosialisasi dan Seminar Robotika Dan Internet Of Thing (IoT) di SMK Negeri 8 Palembang
Antony, Fery;
Setiawan, Candra;
Sunardi, Hastha;
Tasmi
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 9 No. 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36982/jam.v9i1.4956
Teknologi komputasi dewasa ini memiliki peran penting dalam berbagai bidang, baik pada bidang pendidikan, perdagangan, pertanian, maupun pemerintahan. Teknologi ini dapat membantu dalam mempermudah kelangsungan hidup, dengan memanfaatkan teknologi kita dapat menjangkau kehidupan yang lebih praktis. Teknologi komputasi terdiri dari beberapa ilmu dan teknik, misalnya teknik robotik maupun Internet of Thing. Teknik robotik dapat dimanfaatkan dengan mengkombinasikannya dengan Internet of Thing, oleh itu kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan di SMK Negeri 8 Palembang ini mengangkat topik dengan judul sosialisasi dan seminar robotika dan Internet of Thing dengan tujuan untuk sharing knowledge dan diharapkan dapat memberikan wawasan dan pandangan baru kepada pelajar terkait manfaat dari penerapan robotika dan IoT serta memotivasi untuk memajukan teknologi di masa mendatang. Sosialisasi dan seminar dilakukan dengan cara pemaparan teori dan melakukan praktikum secara langsung yang dibantu oleh mahasiswa Universitas Indo Global Mandiri dan didampingi oleh Tim pengabdian masyarakat. Pemberian materi dilakukan di aula SMK Negeri 8 Palembang dengan seluruh peserta, kemudian pemberian praktikum dilakukan dengan kelompok. Tim pengabdian masyarakat membagi peserta menjadi dua kelompok, kelompok pertama akan mempelajari mengenai robotika dan kelompok kedua akan mempelajari tentang Internet of Thing dan sebaliknya. Pembagian kelompok ini bertujuan agar semua peserta dapat mempelajari materi robotika dan Internet of Thing secara merata. Hasil dari kegiatan PkM di SMK Negeri 8 Palembang yaitu adanya peningkatan pengetahuan mengenai robotika dan IoT menjadi 100%, hal ini diukur melalui pre-test dan post-test selama kegiatan berlangsung.
Sosialisasi dan Pelatihan Legalitas Usaha dan Hak Cipta (HKI) untuk Memanajemen Bisnis Wirausaha Mahasiswa
NI Wayan Priscila Yuni Praditya
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 9 No. 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36982/jam.v9i1.4972
Kewirausahaan memiliki kaitan erat dengan kegiatan praktik langsung dan dapat dilakukan oleh siapa saja yang memiliki jiwa dan sikap kewirausahaan yang mampu berpikir kreatif dan inovatif. Berwirausaha tidak hanya memikirkan laba dan rugi, namun juga harus mementingkan keamanan dan kenyamanan para pelaku usaha. Sebuah usaha baiknya memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Hak Cipta (HKI) agar usahanya dapat dilindungi dari pihak yang tidak berwenang atas usaha tersebut. Legalitas usaha merupakan sebuah jati diri perusahaan untuk melegalkan usahanya sehingga dapat diakui oleh masyarakat. Pada kegiatan sosialisasi dan pelatihan legalitas usaha dan Hak Cipta (HKI) yang diselenggarakan oleh Universitas PGRI Palembang ini diikuti oleh 40 (empat puluh) orang yang terdiri dari 9 (Sembilan) kelompok mahasiswa dari dua universitas yaitu Universitas PGRI Palembang dan Universitas Indo Global Mandiri pemenang hibah P2MW kemendikbudristek tahun 2024. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini bertujuan untuk membantu mahasiswa memahami pentingnya legalitas usaha dalam mengembangkan bisnisnya, selain itu kegiatan ini juga untuk memantau mahasiswa memenuhi syarat luaran yang ditetapkan oleh tahun 2024. Metode kegiatan yang diterapkan dalam kegiatan ini terbagi menjadi 3 (tiga) tahapan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksaanaan kegiatan dan tahap evaluasi. Pada tahap awal atau langkah persiapan yang dilakukan yaitu observasi awal, menyusun rencana kegiatan dan menyiapkan bahan. Langkah kedua yaitu pelaksanaan kegiatan dengan tahapan yaitu merumuskan masalah dan solusi dan sosialisasi. Langkah akhir yaitu evaluasi dengan tahapan yaitu monitoring kegiatan dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan pengabdian ini yaitu berupa peningkatan pemberdayaan mitra pada aspek pengetahuan menjadi 100%, hal ini diukur dari pre-test dan post-test selama kegiatan pengabdian.
Pendampingan Bahasa Inggris dan Membuat Konten Digital Sebagai Upaya Mendukung Promosi Pariwisata Pulau Misool
Saputra, Dian;
Zain, Evi Mufrihah;
Hasanudin, Hasanudin;
Iskandar Alam, Teguh Hidayat;
Akib, Rizal;
Hartanti, Rezkiah
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 9 No. 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36982/jam.v9i1.5025
Kepulauan Misool, bagian dari Kab. Raja Ampat, memiliki potensi pariwisata yang belum sepenuhnya dikembangkan, meskipun terkenal dengan tempat-tempat menarik seperti Goa Keramat dan Puncak Harfat. Komunikasi dengan wisatawan asing menjadi tantangan karena keterbatasan bahasa Inggris di kalangan masyarakat setempat. Oleh karena itu, program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris dan keterampilan membuat konten digital untuk promosi pariwisata. Berdasarkan hasil analisis kondisi eksisting masyarakat, terutama remaja, menunjukkan penguasaan Bahasa Inggris yang masih lemah dan minim keterampilan digital dalam promosi objek wisata. Menurut data dari berbagai sumber menunjukkan bahwa promosi masih dilakukan secara konvensional, dengan kebutuhan untuk meningkatkan konten digital yang menarik. Program ini bertujuan untuk: 1). Meningkatkan kemampuan bahasa Inggris remaja. 2). Mengembangkan keterampilan pembuatan konten digital. 3). Mendukung promosi pariwisata. 4). Memberdayakan remaja lokal. Identifikasi permasalahan utama mencakup kemampuan berbahasa Inggris yang rendah dan keterampilan pembuatan konten digital yang kurang. Solusi mencakup pelatihan Bahasa Inggris dan pembuatan konten digital. Program dilaksanakan dalam lima tahapan: sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan keberlanjutan program. Peserta menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan bahasa Inggris sebesar 75% dan 65% keterampilan peserta dalam membuat konten digital. Peserta mulai berpartisipasi aktif dalam promosi pariwisata Pulau Misool. Penerapan teknologi dilakukan melalui penggunaan perangkat pengambilan gambar dan aplikasi editing, serta keterlibatan masyarakat dalam program. Rencana selanjutnya mencakup pengembangan modul lanjutan, penyediaan akses teknologi, pemberdayaan komunitas, ekspansi promosi digital, dan monitoring berkelanjutan untuk memastikan keberlanjutan program.
PENINGKATAN KETERAMPILAN PENGELOLAAN KEUANGAN RUMAH TANGGA MELALUI METODE KAKEIBO
Ratnasari, Ina;
Nurhanifah, Afifa;
Tazliqoh, Agustifa Zea;
Okabrian, Soni;
Nurmillah, Siti Najwa;
Shalsya, Nabilla
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 9 No. 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36982/jam.v9i1.5122
Pengelolaan keuangan rumah tangga yang baik menjadi aspek penting dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga, terutama bagi ibu rumah tangga yang memiliki peran ganda sebagai pendidik. Data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan bahwa profesi guru menjadi salah satu kelompok yang paling rentan terhadap jeratan pinjaman online ilegal akibat rendahnya literasi keuangan, gaji yang terbatas, dan pengaruh gaya hidup. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan pengelolaan keuangan rumah tangga pada ibu-ibu rumah tangga khususnya yang berprofesi sebagai guru melalui penerapan metode Kakeibo di Desa Cimahi, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang. Metode Kakeibo menawarkan pendekatan pencatatan manual yang sistematis dan reflektif dalam mengelola pendapatan dan pengeluaran. Kegiatan ini dilaksanakan pada 10 Juli 2024 di Aula Desa Cimahi dengan melibatkan 30 peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD hingga SMK. Pelatihan dimulai dengan pengenalan metode Kakeibo, langkah-langkah penerapannya, kategori pengeluaran, serta manfaatnya. Kegiatan PkM berhasil meningkatkan pemahaman ibu-ibu rumah tangga yang berprofesi sebagai guru di Desa Cimahi tentang pentingnya pencatatan keuangan sistematis menggunakan metode Kakeibo, sehingga mereka mampu menyusun anggaran rumah tangga lebih terstruktur dan mengurangi risiko terjerat pinjaman online ilegal. Dampak jangka panjangnya adalah peningkatan literasi keuangan, stabilitas ekonomi keluarga, serta kesejahteraan masyarakat desa melalui penerapan praktik pengelolaan keuangan yang lebih disiplin dan terencana.
Pendampingan dalam Perhitunga Biaya Produksi Dan Pengaruhnya Terhadap Profitabilitas UKM Keripik Liapik
Apriwandi;
Debbie;
Syakieb;
Irene Sukma
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 9 No. 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36982/jam.v9i1.5136
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian Indonesia, terutama dalam menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan aktivitas ekonomi lokal, dan berkontribusi pada pembangunan sosial-ekonomi di berbagai wilayah. Namun, UMKM sering menghadapi berbagai permasalahan dan tantangan, seperti asimetri informasi, biaya transaksi yang tinggi untuk memasuki pasar, serta keterbatasan keterampilan dan pengetahuan keuangan. Selain itu, potensi instrumen pembiayaan selain utang langsung dari bank masih belum berkembang secara optimal. Masalah lain yang menjadi perhatian akademis adalah kurangnya kemampuan manajerial dan pemasaran pemilik UMKM, serta pengelolaan keuangan yang kurang efisien, terutama terkait dengan hutang usaha dan ketersediaan bahan baku yang memengaruhi lancarnya operasional. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk menganalisis manajemen biaya dalam menentukan biaya produksi dan harga jual, serta mengidentifikasi tantangan umum yang dihadapi UMKM, khususnya di wilayah tersebut. Kegiatan ini juga bertujuan untuk merumuskan strategi efektif yang dapat meningkatkan profitabilitas dan minat UMKM. Melalui pendekatan studi reflektif, kegiatan ini difokuskan pada pembinaan bagi UMKM Keripik Liapik untuk memperkuat pengelolaan keuangan dan meningkatkan keinginan usaha dari perspektif akuntansi. Kontribusi dari kegiatan ini bagi mitra usaha Liapik meliputi kemampuan dalam (a) menentukan biaya produksi di UMKM, (b) menyusun strategi untuk mengurangi dan mengendalikan biaya produksi, serta (c) memahami dampak biaya produksi terhadap profitabilitas UMKM.
Pentingnya Pengetahuan Jejak Digital Untuk Siswa Sekolah Dasar Wilayah Kabupaten Karawang
Jaman, Jajam Haerul;
Desviana, Alyssa;
Fauziyah, Syifa;
Zahra, Vanissa Fatimatul;
Solehudin, Arip
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 9 No. 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36982/jam.v9i1.5144
Perkembangan era digital membawa tantangan baru, khususnya bagi siswa sekolah dasar yang kini memiliki akses yang luas terhadap perangkat digital. Jejak digital, yakni segala aktivitas yang dilakukan seseorang di dunia maya, dapat menjadi peluang maupun risiko jika tidak dikelola dengan bijak. Sosialisasi mengenai pentingnya jejak digital dilakukan di tiga sekolah dasar di Kabupaten Karawang, yakni SDN Teluk Jambe 2, SDN Sukaluyu 3, dan SDN Sukaharja 2. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang cara menjaga jejak digital yang aman, positif, dan bertanggung jawab. Metode pelaksanaannya melibatkan perencanaan yang matang, meliputi penyiapan materi yang sesuai dengan usia siswa, penyampaian materi secara interaktif menggunakan media visual, diskusi ringan, simulasi, serta evaluasi melalui kuis. Ice breaking digunakan untuk membangun keterlibatan siswa, sedangkan materi disampaikan dengan contoh nyata untuk memudahkan pemahaman. evaluasi dilakukan melalui kuis interaktif menggunakan aplikasi digital dan ditutup dengan pemberian hadiah edukasi sebagai apresiasi atas partisipasi siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran siswa terhadap literasi digital yang ditunjukan dengan antusiasme peserta dalam berdiskusi, khususnya pengelolaan jejak digital. Siswa memahami pentingnya menjaga privasi, menghindari risiko kejahatan digital, dan menciptakan jejak digital yang positif. Diharapkan kegiatan ini dapat membentuk generasi muda yang cerdas dalam memanfaatkan teknologi dan berperilaku etis di dunia maya. Sosialisasi ini merupakan langkah awal untuk mendukung siswa dalam menghadapi tantangan era digital secara bijak dan bertanggung jawab.
Penguatan Kearifan Lokal Jumputan Kenten Laut (JUMTELA) melalui Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga.
Anggraini, Dian;
Fadhlia, Maudy Noor;
Sohyb, Muh. Nizar
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 9 No. 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36982/jam.v9i1.5222
Kearifan lokal di Sumatera Selatan sangat beragam, salah satunya adalah Jumputan sebagai salah satu bentuk program yang biasanya dilakukan oleh Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Desa Kenten Laut, Banyuasin merupakan salah satu desa yang memiliki Program PKK Jumputan yang bernama JUMTELA (Jumputan Kenten Laut). Hal ini menjadi pilihan dari Kelompok Pengabdian masyarakat Universitas Sriwijaya yang melakukan pengabdian dengan memberikan konsep perkuliahan desa yang berhubungan dengan Mata Kuliah Kewirausahaan dan Pemberdayaan Masyarakat. Selain memperkuat tradisi dari kearifan lokal yang rentan berkurang akibat globalisasi. Pengabdian dilakukan dengan melakukan pelatihan dasar tentang pembuatan jumputan dengan narasumber yang kompeten kemudian pemberian materi Kewirausahaan yang sangat bermanfaat bagi peserta untuk mendapatkan wawasan sekaligus keterampilan sehingga diharapkan dapat dijadikan sebagai keahlian dalam meningkatkan pendapatan keluarga. Metode yang digunakan meliputi wawancara, observasi, dan analisis dokumen untuk mengidentifikasi dampak program terhadap kearifan lokal. Metode ini didukung dengan melakukan survey awal penentuan lokasi pengabdian, pre test sebagai bentuk analisa awal tingkat kemampuan peserta selanjutnya diberikan post test setelah pelatihan sehingga diketahui hasil dari pelatihan sebesar 65 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya Kegiatan Pengabdian Masyarakat bekerjasama dengan PKK Desa Kenten Laut dapat memberikan sarana bagi masyarakat untuk mendapat keahlian sehingga tidak saja meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga tetapi juga memperkuat identitas budaya masyarakat di era globalisasi yang sering mengancam eksistensi budaya lokal.
Peningkatan Produktivitas Benih Lele Dan Produktivitas Penjualan Lele Sangkuriang dengan Penambahan Kolam Terpal, Keramba
Kardinal;
Ratna Juwita;
Panggabean, Sri Megawati
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 9 No. 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36982/jam.v9i1.5244
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dilakukan untuk melakukan pengembangan usaha Mitra 1 dan Mitra 2. Tujuan dilakukan pengabdian untuk membantu kegiatan peningkatan Usaha Kecil Mikro dan Menengah yang menjadi prioritas pemerintah. Mitra 1 dan Mitra 2 menginginkan adanya peningkatan usaha, karena kekurangan di dalam penyebaran benih, dan pembesaran benih. Permasalahan Mitra 1, penyebaran benih tidak secara keseluruhan menggunakan kolam terpal, tetapi menggunakan kolam yang disemen, dan dialasi dengan terpal plastik tipis. Kolam ini cenderung cepat rusak, karena terpal plastik terlalu tipis dan lebih cepat bocor. Mitra 2 hanya memiliki beberapa kolam keramba, dan belum bisa memenuhi permintaan masyarakat dimana permintaan terhadap lele semakin meningkat. Solusi yang diberikan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi Mitra 1 berupa penambahan kolam terpal dan pompa untuk peningkatan jumlah benih lele. Keuntungan setelah Mitra 1 mendapat bantuan, produksi bertambahan menjadi 320kg dan mengalami penjualan signifikan sebanyak 1.120 kg yang terjual dengan keuntungan sebesar Rp. 10.580.000 atau mengalami kenaikan sebesar 127,8 persen. Solusi Mitra 2 berupa penambahan kolam keramba untuk meningkatkan jumlah ikan lele yang siap dipasarkan Penambahan kolam keramba ini dapat meningkatan jumlah bibit dari 9.600 ekor menjadi 11.880 ekor dan kegiatan panen bisa lebih cepat (dari 3 bulan menjadi 2,5 bulan), dengan keuntungan dari Rp 2.800.000 menjadi Rp 5.670.000 (sekitar 97,56 persen). Pemberian bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah bibit ikan lele, sehingga bisa memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap ikan lele. Kegiatan pengabdian ini juga dilakukan dengan memberikan pelatihan terhadap pembenihan, kegiatan pemasaran secara online dan juga pelatihan tentang pembukuan.
Peningkatan Peningkatan Kompetensi Wirausaha Melalui Pelatihan Start-Up Learning Path Kepada Kelompok Usaha Inovasi Pengolahan Pisang
Asriati, Nuraini;
Witarsa;
Matsum, Junaidi H.;
Achmadi;
Syahrudin, Husni;
Syamsuri;
Ansela;
Wardhani, Sandra Fitria
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 9 No. 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36982/jam.v9i1.5247
Program kemitraan Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kompetensi pelaku usaha Pengolahan Pisang Sedayung di Desa Dharma Bhakti, Kecamatan Teriak, Kabupaten Bengkayang. Metode PkM yaitu edukasi atau pendidikan masyarakat. Tahapan kegiatan PkM mencakup beberapa langkah, dimulai dengan survei awal untuk mengidentifikasi kebutuhan dan tantangan yang dihadapi pelaku usaha. Selanjutnya, dilakukan koordinasi dengan pihak terkait guna memastikan kelancaran program. Sebelum pelatihan dimulai, peserta menjalani pre-test untuk mengukur tingkat pemahaman awal mereka. Pelatihan yang diberikan mencakup teori dan praktik dalam manajemen produksi, keuangan, serta pemasaran digital. Setelah pelatihan, peserta mengikuti post-test untuk mengevaluasi peningkatan pemahaman yang telah diperoleh. Kegiatan ini melibatkan 30 peserta yang aktif dalam usaha pengolahan pisang. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, dengan peningkatan sebesar 75% pada aspek manajemen keuangan dan 70% dalam pemasaran digital. Selain itu, diversifikasi produk kelompok usaha Sedayung menjadi lebih dari 10 jenis olahan pisang menunjukkan adanya potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut. Pelatihan ini juga menghasilkan berbagai rekomendasi strategis, seperti pendampingan lanjutan, penerapan teknologi dalam proses produksi dan pemasaran, serta perluasan jaringan pemasaran untuk meningkatkan daya saing usaha. Dengan kegiatan ini diharapkan kelompok usaha Pengolahan Pisang Sedayung dapat berkembang lebih pesat dan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Pemeriksaan Tekanan Darah di Kambang Iwak Park Kota Palembang dalam Upaya Pencegahan Penyakit Degeneratif
Diah Komala Sari;
Nur Arifah;
Gusti Ayu Widayanti;
Ina Aprillia;
Muhammad Iqbal
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 9 No. 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36982/jam.v9i1.5257
Penyakit yang berkaitan dengan tekanan darah merupakan salah satau penyakit degeneratif yang saat ini sering tidak disadari masyarakat kehadirannya. Gangguan atau penyakit yang berkaitan dengan tekan darah umumnya terjadi pada lansia ataupun anak muda. Hal ini berkaitan dengan pola hidup dari masyrakat yang kurang sehat, keturunan ataupun konsumsi obat-obatan tertentu sehingga dapat menyebabkan penyakit degeneratif. Oleh karena itu pemeriksaan tekanan darah pada masyarakat sangat penting dilakukan sebagai deteksi dini penyakit degenerative dan edukasi mengenai penyakit degeneratif menjadi sangat penting dilakukan sebagai pencegahan agar masyarakat dapat menjaga pola hidup sehat. Pengabdian pada masyarakat ini dilakukan di sekitar lokasi Kambang Iwak dan bertujuan untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah masyarakat yang melakukan aktifitas di sekitar Kambang Iwak dan memberikan edukasi kepada msyarakat mengenai penyakit hipertensi sebagai salah satu penyakit degenerative. Metode yang digunakan diantaranya adalah survey lokasi dan persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini adalah masyarakat dapat mengetahui nilai tekanan darah dan mendapatkan edukasi mengenai hasil pengurkuran tekanan darah. Kegiatan pemeriksaan tekanan darah diikuti oleh 50 peserta dan 80% peserta memiliki nilai tekanan darah normal dan 20% penderita memiliki nilai tekanan darah yang cukup tinggi. Melalui pengabdian masyarakat ini, sangat membantu masyarakat sebagai upaya untuk deteksi dini mengenai penyakit hipertansi dan juga sebagai sarana edukasi untuk memberikan pengetahuan mengenai tekanan darah yang normal bagi tubuh serta deteksi dini dan pencegahan penyakit degeneratif. Sehingga melalui kegiatan ini, diharapakan mampu meningkatkan kesehatan masyarakat yang melakukan kegiatan didaerah Kambang Iwak Kota Palembang.