cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
PERBEDAAN KADAR FLAVONOID KENTOS KELAPA (Cocos nucifera L.) YANG DIEKSTRAKSI DENGAN METODE BERBEDA Kurniawati, Evi; Lestari, Tri Puji; Pertiwi, Krisna Kharisma
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.26952

Abstract

Kelapa adalah tanaman yang memiliki banyak manfaat. Buahnya bernilai ekonomi tinggi, baik yang masih muda maupun yang sudah tua. Di dalam buah kelapa terdapat bagian kentos atau tombong kelapa, yang merupakan awal terbentuknya tunas kelapa. Kentos berbentuk bulat dan berada di dalam daging buah kelapa yang sudah tua. Kentos kelapa memiliki banyak khasiat dan mengandung berbagai zat gizi yang dibutuhkan manusia. Selain itu, kentos kelapa juga mengandung senyawa bioaktif, yaitu flavonoid. Untuk mendapatkan kandungan flavonoid dari kentos kelapa, perlu dilakukan proses ekstraksi. Kentos kelapa memberikan nutrisi yang sangat besar untuk tubuh dan masyarakat di Chennai- Tamil Nadu mengonsumsinya untuk mengurangi resiko tukak lambung. Kentos kelapa memiliki sifat kardioprotektif, termasuk sebagai antioksidan, dan juga memiliki kemampuan menurunkan infark miokard pada dosis 50, 100, dan 200 mg/100 g yang telah dibuktikanpada tikus jantan. Kentos kelapa sebagai bahan makanan memiliki banyak kandungan nutrisi yang dibutuhkan tubuh dalam proses metabolisme, di antaranya karbohidrat, protein, mineral, vitamin, dan lemak serta senyawa bioaktif seperti flavonoid dan terpenoid. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah perbedaan metode ekstraksi berpengaruh terhadap kadar flavonoid dalam ekstrak etanol kentos kelapa (Cocos nucifera L.) menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Hasil analisis kualitatif menunjukkan bahwa kentos kelapa positif mengandung flavonoid. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan bahwa kadar flavonoid dalam ekstrak etanol daging kelapa bervariasi tergantung pada metode ekstraksi yang digunakan. Metode soxhletasi menghasilkan kadar flavonoid total tertinggi (94,159 mgQE/g), diikuti oleh metode perkolasi (44,418 mgQE/g) dan maserasi (19,630 mgQE/g).
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN GANGGUAN PENDENGARAN PADA PEKERJA DI PABRIK INDARUNG V PT. SEMEN PADANG Rezeki, Yupita Tri; Fahlevi, M.Iqbal; Luthfi, Fakhrruradhi; Wintah, Wintah; Putra, Onetusfifsi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.26953

Abstract

Kebisingan yang berasal dari lingkungan kerja atau peralatan kerja, merupakan faktor yang memengaruhi keamanan kerja. Gangguan pendengaran yang timbul akibat kebisingan mencakup gangguan auditori, gangguan fisiologis, gangguan psikologis, dan gangguan komunikasi. Kondisi bising dapat berdampak negatif pada pendengaran pekerja, yang pada akhirnya dapat menyebabkan masalah kesehatan secara keseluruhan. Tujuan penelitian yaitu mengetahui hubungan antara kebisingan, masa kerja, lama kerja dan Alat Pelindung Telinga (APT) terhadap keluhan gangguan pendengaran. Metode penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan desain  cross sectional. Populasi dalam penelitian meliputi seluruh tenaga kerja yang bekerja di Pabrik Indarung V PT. Semen Padang berjumlah 139 pekerja selama bulan Desember 2023. Pengukuran kebisingan dilakukan dengan Sound Level Meter. Analisis bivariat dilakukan dengan uji statistik chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat korelasi antara kebisingan dan gangguan pendengaran (p value= 0,154 > 0,05) adanya hubungan antara masa kerja dengan gangguan pendengaran (p value= 0,017 < 0,05). Adanya hubungan antara lama kerja dengan gangguan pendengaran (p value= 0,023 < 0,05) dan adanya hubungan antara APT dengan gangguan pendengaran p value= 0,035 < 0,05).
HUBUNGAN ANTARA KADAR ASAM URAT DENGAN RISIKO OSTEOARTHRITIS KNEE PADA LANSIA DI PUSKESMAS MULYOREJO KOTA MALANG Hapsari, Dewi; Rahmanto, Safun; Prastowo, Bayu
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.26997

Abstract

Meningkatnya angka kejadian penyakit asam urat tidak hanya terjadi di negara-negara maju saja, namun juga terjadi di negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Hiperurisemia disebabkan oleh peningkatan kadar asam urat dalam tubuh akibat produksi asam urat yang berlebihan atau terhambatnya ekskresi asam urat melalui urin dari ginjal. Jika kadar asam urat dalam tubuh terlalu tinggi, maka dapat menyebabkan terbentuknya kristal asam urat di sendi yang pada akhirnya dapat menyebabkan osteoarthritis (OA) pada lutut. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat hubungan antara kadar asam urat dengan risiko osteoarthritis knee pada lansia di puskesmas mulyorejo kota malang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observational analitik dengan metode cross sectional study. Responden dalam penelitian ini berjumlah 43 yang ditentukan berdasarkan teknik purposive sampling. Berdasarkan uji korelasi pearson didapatkan hasil p<0,012 (p<0,05) yang bermakna bahwa terdapat hubungan antara kadar asam urat dengan risiko osteoarthritis knee. Nilai koefisien sebesar 0,427 dengan keeratan hubungan berkategori sedang. Semakin tinggi kadar asam urat maka semakin tinggi risiko osteoarthritis knee pada lansia
UPAYA PENGENDALIAN KEBISINGAN PADA GENSET 512 kVA Gunawan, Yuzri; Wartini, Wartini; Nurbaya, Fiqi Nurbaya
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.27000

Abstract

Kebisingan merupakan salah satu faktor bahaya fisik di lingkungan kerja. Kebisingan adalah bunyi yang tidak diinginkan dari usaha atau kegiatan dalam tingkat dan waktu dan tertentu yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan manusia dan kenyamanan lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan mengevaluasi implementasi tindakan pengendalian intensitas kebisingan yang dihasilkan oleh genset dengan daya listrik 512 kVA. Metode pada penelitian ini adalah deskriptif dan evaluative. Metode penelitian adalah deskriptif yaitu metode untuk menggambarkan kondisi yang saat ini terjadi di lingkungan kerja dengan paparan bising serta upaya keselamatan kesehatan kerja dan lingkungan kerja yang diterapkan perusahaan dan metode evaluatif adalah metode untuk mengevaluasi hasil pengukuran intensitas kebisingan dengan standar nilai yang telah ditetapkan oleh peraturan yang berlaku. Pengukuran intensitas kebisingan menggunakan sound level meter. Hasil implementasi tindakan pengendalian kebisingan genset yang melibatkan 4 elemen di titik pengukuran kebisingan di ruangan kontrol panel listrik adalah intensitas kebisingan turun menjadi 49,50 dB sampai dengan 57,90 dB. Selisih penurunannya mulai dari 16,50 dB sampai dengan 23,80 dB atau secara prosesntase turun mulai dari 22,18% sampai dengan 32,34% di banding dengan pengukuran kebisingan genset tanpa implementasi pengendalian. Interval kebisingan 49,50 dB sampai dengan 57,90 dB masuk dalam zona B dan C dan dinyatakan layak untuk area pekerjaan perkantoran dan pendidikan.
KARAKTERISTIK PASIEN LIPOMA RS BHAYANGKARA MAKASSAR DAN RS IBNU SINA TAHUN 2019-2022 Harun, Muhammad Alief; Purnamasari, Reeny; Miranti, Andi; Rusdam, Sulfikar; Amiruddin, Arwi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.27011

Abstract

Lipoma adalah tumor jaringan lunak yang terdiri dari sel-sel lemak dewasa. Etiologi lipoma tidak jelas, angka kejadian 2,1/1000 pertahun dengan prevalensi 1% populasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik penyakit lipoma di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar dan Rumah Sakit Ibnu Sina. Metode descriptive retrospective study dengan desain cross sectional. Data merupakan data sekunder berupa rekam medis pasien lipoma di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar dan Rumah Sakit Ibnu Sina selama Tahun 2019-2022. Angka lipoma tahun 2019-2022 di RS Ibnu Sina 84 orang dan di RS Bhayangkara 27 orang. Kelompok usia terbanyak kedua rumah sakit yaitu usia 19-40 tahun (41,7% RS Ibnu Sina, 44,4% RS Bhayangkara). Jenis kelamin terbanyak di RS Ibnu Sina laki-laki (56%) sedangkan RS Bhayangkara perempuan (59,3%). Lokasi terbanyak pada Punggung dikedua rumah sakit (17,9% RS Ibnu Sina, 29,6% RS Bhayangkara). Status Gizi terbanyak di RS Ibnu Sina Normal (31%) sedangkan di RS Bhayangkara Normal dan Obesitas 1 (37%). Lipoma banyak didapatkan pada usia Dewasa (19-40 tahun) pada daerah Punggung. Jenis Kelamin pasien lipoma tersebar antara laki-laki dan perempuan sedangkan Status Gizi tersebar terbanyak pada kelompok Normal dan Obesitas 1. Kata kunci: Karakteristik, Lipoma, Soft Tissue Tumor
KARAKTERISTIK PASIEN PREEKLAMPSIA DI RSIA SITTI KHADIJAH 1 MUHAMMADIYAH MAKASSAR TAHUN 2023 Daniel, Ambarwulan Sepkuanin; Dewi, Anna Sari; Nurdin, Haizah; .Hamsah, M; Ala Husain, Alamsyah Ambo
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.27023

Abstract

Preeklampsia adalah sindrom klinis pada masa kehamilan (setelah kehamilan 20 minggu) yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah (>140/90 mmHg) pada wanita yang tekanan darahnya normal pada usia kehamilan sebelum 20 minggu.  Preeklamsia Berat (PEB) adalah sindrom klinis pada masa kehamilan (setelah kehamilan 20 minggu) yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah (>160/110 mmHg) pada wanita yang tekanan darahnya normal pada usia kehamilan sebelum 20 minggu. Faktor resiko terjadinya preeklamsia adalah usia, nulliparitas, riwayat preeklamsia sebelumnya, riwayat penyakit hipertensi dan diabetes melitus, riwayat keluarga dan obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Karakteristik Pasien Preeklampsia  di RS Sitti Khadijah I Muhammadiyah Cabang Makassar Tahun 2023. Desain penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional retrospektif. Penelitian ini dilakukan dengan melihat tabel rekapitulasi hasil pengamatan rekam medik di RSIA Sitti Khadijah I Makassar periode 2023. Angka Preeklampsia tahun 2023 didapatkan 36,7% dan Preeklampsia Berat 63,3%. Kelompok usia terbanyak 20-35 tahun, Preeklampsia (81,9%), Preeklampsia Berat (65%), hal ini dikarenakan sampel penelitian mayoritas berusia produktif. Status gravida terbanyak, primigravida (55,6 %). Status gizi terbanyak Obesitas 1 (36,7%). Riwayat penyakit terbanyak hipertensi kronik (38,9%). Preeklampsia dan Preeklampsia Berat didapatkan pada usia produktif yaitu 21-35 tahun, hal ini dikarenakan sampel penelitian mayoritas berusia produktif. Preeklampsia banyak terjadi pada ibu hamil dengan Status Gizi Obesitas, pasien ibu hamil dengan Riwayat Primigravida dan memiliki Riwayat Hipertensi Kronik.
ANALISIS PRODUKTIVITAS KERJA PETUGAS REKAM MEDIS PADA BAGIAN KODING DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PATUT PATUH PATJU GERUNG KABUPATEN LOMBOK BARAT Yanti, Ni Komang Wijiani; Sifaurohmi, Iza
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.27047

Abstract

Seorang perekam medis dalam mengerjakan tugas-tugasnya dituntut untuk selalu produktif karena berkaitan dengan pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan mengetahui produktivitas kerja petugas rekam medis pada bagian koding di RSUD Patut Patuh Patju Gerung Kabupaten Lombok Barat. Jenis penelitian ini deskriptif kualitatif dengan desain cross sectional dengan jumlah populasi sebanyak 16 orang dan sampel sebanyak 5 orang yang terdiri dari petugas koding dan kepala instalasi rekam medik. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster sampling, pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan observasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian ini adalah petugas rekam medis sudah disiplin karena petugas datang tepat waktu untuk bekerja dan menyelesaikan pekerjaannya sebelum jam istirahat. Petugas rekam medis belum terampil karena petugas kurang bisa membaca diagnosa penyakit yang ditulis oleh dokter sehingga pengkodean rekam medis yang tidak bisa dibaca akan tertunda karena dikembalikan ke dokter yang menulis diagnosa penyakit tersebut. Pendidikan petugas rekam medis di bagian koding di RSUD sudah sesuai. Rumah sakit sudah memiliki SPO pelaksanaan koding dan petugasnya mengetahui SPO tersebut. Petugas tidak mengalami tekanan dalam bekerja dikarenakan petugas nyaman walaupun bekerja di ruangan yang sempit dan digabung dengan ruang assembling. Diharapkan kepada pihak rumah sakit untuk mengadakan pelatihan terkait koding minimal 2 kali dalam 6 bulan agar petugas rekam medis tidak mengalami kesalahan dalam pengkodean diagnosa rekam medis.
HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DENGAN KEPUASAN PASIEN BPJS RAWAT JALAN DI PUSKESMAS X KABUPATEN SUBANG Topik, Muhamad Agung Abdul; Setiadi, Diding Kelana; Lindasari, Sri Wulan
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.27057

Abstract

Komunikasi terapeutik menjadi sangat penting karena dapat meningkatkan rasa saling percaya dan mempengaruhi tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan. Puskesmas mempunyai peran salah satunya menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan menjadi fasilitas kesehatan tingkat pertama bagi masyarakat pemegang kartu BPJS Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan pasien BPJS rawat jalan di Puskesmas X Kabupaten Subang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif non eksperimental desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah pasien BPJS Rawat Jalan dalam 11 bulan terakhir dari Januari-November 2023 dengan jumlah rata-rata 860 orang pasien di setiap bulannya. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 273 responden. Uji statistik yang dilakukan dengan korelasi rank spearman. Dalam penelitian ini sebagian besar perawat telah melakukan komunikasi terapeutik dengan baik 61,2% (167 responden) dan kepuasan pasien juga masuk dalam kategori tinggi 67,4% (184 responden). Hasil analisis statistik dengan uji korelasi rank spearman diperoleh nilai p-value <0,001 (p<0,05), artinya ada hubungan yang signifikan antara komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan pasien BPJS rawat jalan di Puskesmas Cipeundeuy Kabupaten Subang. Nilai korelasi positif dengan kekuatan 0,866 yang berarti kekuatan hubungan sangat kuat. Perawat diharapkan untuk mempertahankan komunikasi terapeutik yang baik dan instansi kesehatan terutama puskesmas dapat melakukan akreditasi ulang atau evaluasi internal dan eksternal yang rutin dengan survei kepuasan sehingga akan meningkatkan kepuasan pasien serta meningkatkan kualitas layanannya.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT ANTI TUBERKULOSIS (OAT) PADA PASIEN TB PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LAHOMI KECAMATAN LAHOMI KABUPATAN NIAS BARAT Dachi, Sidita; Dachi, Rahmat Alyakin; Sitorus, Mido Ester. J.; Nababan, Donal; Tarigan, Frida Lina
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.27073

Abstract

Tuberkolosis (TB) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat hingga saat ini. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis (OAT) pada Pasien TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Lahomi Kecamatan Lahomi Kabupatan Nias Barat. Jenis penelitian adalah metode penelitian mix methods. Penelitian dilakukan di wilayah Puskesmas Lahomi Kabupaten Nias Barat pada bulan November 2022 s/d April 2024. Populasi adalah seluruh pasien yang sudah dan sedang menjalani pengobatan TB. Pengumpulan data primer dilakukan dengan kuesioner, wawancara, dan observasi. Pengumpulan data sekunder dilakukan dengan menelaah dokumen yang berkaitan dengan pelaksanaan program pemnberantasan TB di Puskesmas Lahomi. Variabel penelitian dibedakan menjadi 2 yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Variabel Bebas adalah tingkat pengetahuan, motivasi, akses fasilitas kesehatan, dukungan keluarga dan dukungan petugas kesehatan. Variabel Terikat adalah kepatuhan berobat penderita TB. Analisis data dilakukan secara univarit, bivariat, dan multivariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan pengetahuan dengan kepatuhan minum OAT pasien TB di Wilayah Kerja Puskesmas Lahomi, ada hubungan motivasi dengan kepatuhan minum OAT pasien TB di Wilayah Kerja Puskesmas Lahomi, ada hubungan akses fasilitas kesehatan dengan kepatuhan minum OAT pasien TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Lahomi, ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum OAT pasien TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Lahomi, ada hubungan dukungan petugas kesehatan dengan kepatuhan minum OAT pasien TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Lahomi. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar para responden penelitian patuh dalam berobat sesuai dengan petunjuk petugas kesehatan. Selain itu keluarga penderita TB Paru tetap mendampingi pasien ketika mengambil obat dan mengawasi pasien saat minum obat. Hal lain adalah agar petugas kesehatan di Puskesmas memberi perhatian lebih dalam upaya pengendalian penyakit menular khususnya TB Paru.
KARAKTERISTIK POST OPERASI PADA PASIEN APPENDISITIS DI RUMAH SAKIT IBNU SINA MAKASSAR PADA TAHUN 2023 Irwan, Andi Ayesha Ananda; Juhamran, Reeny Purnamasari; Chalid, M. Akram; Asdar, Muhammad
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.27083

Abstract

Apendisitis adalah suatu peradangan pada apendiks dengan keadaan inflamasi akibat adanya obstruksi pada lumen apendiks. Apendiktomi adalah pengobatan melalui prosedur tindakan operasi hanya untuk penyakit apendisitis atau menghilangkan atau mengangkat usus buntu yang sudah terinfeksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik post operasi pada pasien appendisitis di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar Tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross-sectional dan menggunakan teknik sampling yaitu purposive sampling. Penelitian dilakukan menggunakan rekam medik dan quisioner pada bulan Desember 2023 - Januari 2024 di RSP Ibnu Sina Makassar. Dari 41 data responden berdasarkan usia didapatkan 56,1% kasus terjadi pada usia 12-25 tahun. Berdasarkan jenis kelamin 56,1% kasus terjadi pada kasus laki-laki. 68,3% didapatkan kasus mengalami nyeri ringan. Berdasarkan diagnosa klinis terdapat 61% kasus dengan diagnosis appendisitis akut 46,3% kasus diberikan analgetik tunggal berupa ketorolac. Angka kasus pasien post operasi appendiktomi didapatkan terbanyak pada usia produktif, jenis kelamin laki-laki, merasakan nyeri ringan, dan pengobatan analgetik tunggal.

Page 71 of 216 | Total Record : 2155