cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
ANALISIS EPIDEMIOLOGI INSIDEN TUBERCULOSIS PARU DI KEDUNGMUNDU DENGAN GIS Nurvita, Silvia; Meyshella, Agnes
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.26689

Abstract

Tuberkulosis (TB) Paru merupakan salah satu dari sepuluh penyakit menular kronis terbesar yang menyebabkan kondisi kesehatan buruk dan kematian di seluruh dunia, yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberkulosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola spasial kejadian TB paru berdasarkan factor - faktor yang ada di wilayah kerja Puskesmas Kedungmundu. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan analisis spasial menggunakan software Quantum GIS. Data kasus TB paru diperoleh dari Puskesmas Kedungmundu. Sampel penelitian terdiri dari 140 orang dari 7 lingkungan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa 49% kasus terjadi pada orang dewasa, dengan 51% memiliki BMI <18,5. Status ekonomi kurang mampu sebanyak 36%. Kelembapan rumah yang buruk terdapat 53%, 21% memiliki penerangan rumah yang tidak memadai, dan 56% memiliki ventilasi rumah yang buruk. Berdasarkan hasil penelitian di atas, sebagian besar penderita TBC berada pada rentang usia 25-59 tahun, dengan mayoritas memiliki indeks massa tubuh (BMI) yang rendah. Aspek lingkungan fisik rumah yang perlu mendapat perhatian antara lain kelembaban dan ventilasi rumah. Jumlah kasus TB Paru terbanyak terdapat di lingkungan Tandang.
FAKTOR RESIKO KEJADIAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS PADANG BULAN KOTA MEDAN TAHUN 2023 Bancin, Lenny Lestryani Br; Hidayat, Wisnu; Girsang, Vierto Irrenius; Nababan, Donal; Sembiring, Rinawati
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.26796

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu PTM di Indonesia yang paling beresiko menyebabkan kematian di Indonesia tertinggi ketiga dengan Case Fatality Rate (CFR) sebesar 4,81%. Hipertensi menjadi 1 dari 10 penyakit terbesar di Puskesmas Padang Bulan Kota Medan. Tujuan Dilakukan Penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor resiko yang mempengaruhi kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Padang Bulan Kota Medan Tahun 2023. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang berjenis observasional analitik dengan rancangan studi kasus kontrol, Penelitian dilakukan pada bulan Agustus 2023 – Januari 2024 pada 136 responden dengan 68 kasus dan 68 kontrol. Kriteria inklusi kasus adalah pasien berusia ? 20 tahun dan tercatat sebagai penderita hipertensi berdasarkan rekam medis di UPT puskesmas padang bulan Medan, sedangkan kriteria inklusi kontrol adalah pasien yang tidak mengalami hipertensi berdasarkan rekam medis di UPT Puskesmas Padang Bulan Medan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil uji bivariat didapatkan hubungan usia dengan kejadian hipertensi (p value 0,000), tidak ada hubungan jenis kelamin dengan kejadian hipertensi (p value 0,158), ada hubungan kebiasaan merokok dengan kejadian hipertensi (p value 0,000), ada hubungan konsumsi garam dengan kejadian hipertensi (p value 0,020), tidak ada hubungan obesitas dengan kejadian hipertensi (p value 0,585), ada hubungan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi (p value 0,011). Adapun faktor dominan terhadap kejadian hipertensi adalah usia dengan OR = 9,185. Dengan demikian diharapkan masyarakat dapat secara rutin untuk memeriksakan tekanan darah di pelayanan kesehatan dan bagi masyarakat penderita hipertensi agar meminum obat yang diberikan di puskesmas secara rutin.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN LIDAH BUAYA (ALOE VERA) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR Hasbi, Moch. Raqil Ramdhani; Waspodo, Nurelly N; sdar, Muhammad A
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.26815

Abstract

Lidah buaya (Family Liliaceae) merupakan tanaman sukulen yang secara tradisional telah digunakan di negara-negara Asia dan Afrika untuk penyembuhan luka alami, termasuk mempercepat penyembuhan luka bakar selama berabad-abad. Penelitian awal menunjukkan bahwa lidah buaya merangsang proliferasi fibroblas, meningkatkan sintesis kolagen dan merangsang angiogenesis. Lidah buaya juga diklaim memiliki kualitas antimikroba dan kemampuan untuk meningkatkan mikrosirkulasi, yang pada gilirannya meningkatkan oksigenasi dasar luka. Luka bakar berada di peringkat keempat dalam semua cedera dan mempengaruhi tidak hanya kulit tetapi seluruh tubuh sesuai dengan kedalaman dan ekstensinya yang disebabkan oleh trauma panas atau trauma dingin (frost bite) Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber jurnal penelitian yang dilakukan sebelumnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lidah buaya terbukti efektif dapat mempercepat penyembuhan luka bakar terkhusus derajat satu dan dua karena dapat mempercepat proses proliferasi dan epitelisasi luka. Kesimpulan dari penelitian didapatkan bahwa  Lidah Buaya terbukti dapat mempercepat penyembuhan luka bakar
ANALISIS ERGONOMIS STASIUN KERJA PEKERJA PEMANGGANG KEMPLANG DENGAN METODE POSTURE EVALUATION INDEX DALAM VIRTUAL ENVIRONMENT Wardani, Amira Azaria; Andarini, Desheila
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.26819

Abstract

Industri kemplang panggang di Desa Meranjat II, Kabupaten Ogan Ilir adalah salah satu industri rumahan sehingga masih ditemukan adanya sistem kerja yang tidak ergonomis. Pekerja kemplang melakukan kegiatan produksi setiap hari untuk menghasilkan ratusan hingga ribuan kemplang dalam sehari sehingga menimbulkan ketidaknyamanan pada postur kerja. Sehingga terdapat berisiko tinggi untuk terkena gangguan kesehatan berupa Musculoskeletal Disorders (MSDs). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko postur kerja pada stasiun kerja pekerja pemanggang kemplang sesuai dengan lingkungan nyata. Metode yang dipilih yaitu Posture Evaluation Index (PEI) melalui Virtual Environment yang dimodelkan dengan software Jack 8.4. Analisis PEI merupakan metode yang menggabungkan hasil dari analisis Lower Back Analysis (LBA), Ovako Work Posture Analysis System (OWAS), serta Rapid Upper Limb Assessment (RULA). Hasil penelitian menunjukkan nilai PEI yang didapatkan dengan LBA sebesar 648 yang di mana nilai tersebut berada di bawah batas standar NIOSH yakni 3400 N. Dengan skor OWAS didapatkan sebesar 1 poin menunjukkan bahwa pada tidak ada gangguan dengan sistem muskuloskeletal. Pada skor akhir RULA didapatkan sebesar 3 poin yang memiliki level risiko sedang untuk musculoskeletal disorders dan diperlukannya tindakan untuk memperbaiki postur tubuh. Penilaian tersebut menunjukkan bahwa pekerja pemanggang kemplang memiliki nilai PEI 1,04 yang mengindikasikan bahwa postur kerja tersebut sudah baik.
GAMBARAN KLINIS PENDERITA ILEUS OBSTRUKTIF : LITERATURE REVIEW Su'un, Zulfah Aliah; GanI, Azis Beru; Purnama, Rahmiaty
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.26833

Abstract

Ileus obstruktif atau sering disebut dengan bowel obstruction merupakan salah satu proses patologik yang mengakibatkan gawat abdomen. Gawat abdomen merupakan kondisi kegawatan di rongga perut. Sekitar 60% penyebab ileus obstruksi adalah adhesi yang terjadi akibat pasca operasi regio abdominal dan operasi di bidang obstetrik ginekologi. Penyebab terjadinya ileus obstruksi pada usus halus antara lain hernia inkarserata, adhesi atau perlekatan usus, invaginasi (intususepsi), askariasis, volvulus, tumor, batu empedu yang masuk ke ileus. Obstruksi pada neonatal terjadi pada 1/1.500 kelahiran hidup. Gambaran klinik yang dapat ditimbulkan sebagai akibat obstruksi usus dapat bersifat sistemik seperti dehidrasi berat, hipovolemia, syok oliguria, gangguan keseimbangan elektrolit, perut gembung. Serangan yang bersifat kolik pun dapat terjadi seperti nyeri perut berkala, distensi berat, mual / muntah, gelisah / menggeliat, bunyi usus nada tinggi, obstipasi dan tidak ada flatus. Tujuan dari tinjauan literatur ini adalah untuk mengetahui gambaran klinis penderita ileus obstruktif. Menggunakan metode literature review dengan prinsip Diagram Alur PRISMA. Artikel atau jurnal ilmiah diunduh dari PubMed, Portal Garuda, dan Google Scholar dengan standar SINTA IV dan V. Kata kunci dalam pencarian artikel ini yaitu gambaran klinis, ileus obstruktif. Didapatkan 92 artikel dalam hasil pencarian. Semua artikel diseleksi berdasarkan kriteria inklusi diperoleh 8 artikel penelitian yang akan di telaah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nyeri perut, mual, muntah, dan distensi abdomen merupakan gambaran klinis penderita ileus obstruktif. 
PERBANDINGAN KARAKTERISTIK PASIEN KARSINOMA NASOFARING YANG MEROKOK DAN TIDAK MEROKOK DI RUMAH SAKIT PELAMONIA MAKASSAR TAHUN 2020 - 2022 alimin, alfiyana; ardhani, ahmad; kuhuwael, renato; Sulaiman, Andi Baso; rismayanti, rismayanti
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.26846

Abstract

Karsinoma nasofaring (KNF) ialah penyakit keganasan yang disebabkan oleh pertumbuhan sel tubuh yang tidak normal di area diatas tenggorok di nasofaring. Laki-laki lebih sering mengalami karsinoma nasofaring daripada perempuan. Beberapa faktor risiko yang terkait dengan karsinomanasofaring termasuk gaya hidup, status sosial ekonomi, kebiasaan alkohol dan merokok. Dengan menggunakan sampling totalquota yang memenuhi kriteria inklusi, penelitian ini menggunakan metode deskriptif retrospektif. Tujuan penelitian ini mengetahui perbandingan karakteristik pasien Karsinoma Nasofaring pasien yang merokok maupun yang tidak merokok. Hasil penelitian ini didapatkan Jumlah sampel yang didapatkan yaitu 45 sampel, didapatkan pasien karsinoma nasofaring terbanyak pada pasien merokok yaitu 25 pasien (55,56%), pasien dengan histopatologi pada pasien karsinoma nasofaring yang merokok terbanyak yaitu non-kreatinizing carcinoma (WHO2) dan Undifferentiated carcinoma (WHO3) dengan 10 pasien (22,22%), dan stadium pada pasien merokok terbanyak yaitu stadium IV (T4 atau N3) dengan 15 pasien (33,33%). Kesimpulan dari penelitan ini Terdapat hubungan signifikan antara pasien yang merokok terhadap hasil biopsi histopatologi (p=0,000) dan stadium pada pasien karsinoma nasofaring (p=0,041).
LAPORAN KASUS: PENATALAKSANAAN TINEA CAPITIS TIPE GRAYPATCH PADA ANAK USIA 10 TAHUN DAN PANDANGAN ISLAM TERHADAP PENYAKIT Afiska, Indri; Royani, Ida; Khalid, Nur Fadhillah; Adharia, Adharia
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.26875

Abstract

Dermatofita merupakan penyebab utama dari tinea kapitis yang sering ditemukan terutama pada anak. Tinea kapitis tersebar di seluruh dunia dengan insiden yang berbeda-beda tergantung letak geografi serta beberapa faktor yang dapat mempengaruhi tingginya kejadian tinea kapitis yaitu buruknya higiene individu, kepadatan penduduk, kondisi sosial ekonomi,  pola adat istiadat dan pelayanan kesehatan. Epidemik dalam keluarga sering terjadi dan adanya karier asimtomatik menyulitkan eradikasi penyakit ini. Laporan kasus berikut merupakan laporan kasus anak perempuan berusia 10 tahun datang dengan gatal pada kulit kepala serta mengalami kerontokan rambut dan gatal pada daerah wajah sesuai dengan gambaran klinis tinea capitis tipe greypatch. Penderita kemudian didiagnosis sebagai penyakit tinea capitis tipe greypatch. Penderita diberikan terapi Cetrizine 5  mg , Ketoconazole 100 mg,Asam Salisilat 1% + Mycomazole cr oles pada lesi di wajah,Asam Salisilat 5% + Ketokonazol cr 20gr + Desoxymethason cr 10gr oles pada lesi di kepala
EFEKTIVITAS PEMBERIAN MISOPROSTOL DENGAN OKSITOKSIN TERHADAP KEMAJUAN PERSALINAN PADA IBU BERSALIN DI RUMAH SAKIT Shafira, Riska; Salman, Salman
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.26882

Abstract

Melahirkan merupakan pengalaman fisik yang sering kali menimbulkan kekhawatiran dan kesakitan bagi ibu. Di Indonesia, tingginya angka kematian ibu dan anak menunjukkan adanya  permasalahan pada pelayanan obstetrik. Persalinan lama merupakan penyebab utama kematian ibu. Menginduksi persalinan adalah pilihan pengobatan untuk kondisi ini. Penelitian ini membahas tentang penggunaan misoprostol sebagai prostaglandin E1 sintetik dalam induksi persalinan. Cara ini dinilai efektif dan hemat biaya karena dapat mematangkan leher rahim dan merangsang kontraksi rahim. Penelitian ini menggunakan pendekatan tinjauan pustaka untuk mengetahui efektivitas misoprostol dan oksitosin terhadap kemajuan persalinan pada ibu yang melahirkan di rumah sakit. Pencarian literatur dilakukan dengan menggunakan database seperti Google Scholar, Researchgate, Pubmed, dan CrossRef dengan menggunakan kata kunci yang relevan. Sebanyak 463 artikel ditemukan pada hasil pencarian, namun hanya 5 artikel yang dibaca dan dijadikan bahan review artikel ini. Metode tinjauan literatur digunakan untuk mengevaluasi dan mengorganisasikan hasil penelitian terkait topik ini dalam 10 tahun terakhir. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa misoprostol sangat efektif, namun dosis dan rute pemberian yang berbeda perlu dipertimbangkan. Dibandingkan dengan oksitosin, misoprostol umumnya memperpendek durasi persalinan dan menurunkan risiko operasi caesar. Selain itu, penelitian juga menyoroti peran pijat oksitosin terhadap nyeri persalinan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pijat oksitosin dapat membantu mengurangi nyeri persalinan dan memberikan alternatif yang efektif dan aman. Penilaian skor Bishop, paritas, dan status ibu dan janin merupakan faktor penting dalam memilih metode induksi yang tepat.
KARAKTERISTIK PENDERITA TUBERKULOSIS PARU PADA ANAK DI BALAI BESAR KESEHATAN PARU MAKASSAR Alatas, Idrus; Darma, Sidrah; Nurussyariah, Nurussyariah; Permatasari , Wa Ode Ellistrika; Natsir, Bulkis
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.26920

Abstract

Tuberkulosis (TB) secara konsisten menunjukkan banyak tingkat kematian tahunan yang lebih tinggi dari pada HIV atau infeksi lainnya. Tuberkulosis adalah suatu penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis. Tuberkulosis anak di dunia tidak dapat diketahui karena kurangnya alat diagnostik dan tidak adekuatnya sistem pencatatan dan pelaporan kasus TB anak, sehingga diperkirakan banyak anak menderita TB yang tidak mendapatkan penanganan yang benar. Penelitian ini bertujuan Mengetahui karakteristik penderita Tuberkulosis Paru pada anak di Balai Besar Kesehatan Paru Makassar. Penelitian ini adalah Deskriptif menggunakan data rekam medis untuk melihat karakteristik penderita Tuberkulosis Paru anak di Balai Besar Kesehatan Paru Makassar. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh data berdasarkan usia usia 0-5 tahun sebaanyak 33,8 %, usia 6-10 tahun sebanyak 22,4%, usia 11-18 sebanyak 43,8% pasien menderita Tuberkulosis. Berdasarkan jenis kelamin sebanyak 41,2 % adalah jenis kelamin perempuan dan sebanyak 58,8 % adalah jenis kelamin laki-laki. Berdasarkan status gizi sebanyak 3,8 % dengan obesitas, 5.0% dengan overweight, 43,8 % dengan gizi baik, 25.0% dengan gizi kurang dan 22,4 % dengan gizi buruk. Berdasarkan jenis Tuberkulosis sebanyak 85.0 % pasien menderita Tuberculosis Paru dan 15.0 % menderita Tuberkulosis extraparu. Anak yang menderita tuberkulosis paru di Balai Besar Kesehatan Paru Makassar tahun 2021-2022 terbanyak pada usia 11-18 tahun, Jenis kelamin terbanyak yaitu laki-laki, dengan status gizi terbanyak yaitu malnutrisi serta paling menderita Tuberkulosis intraparu.
ANALISIS PERENCANAAN PERSIAPAN IMPLEMENTASI ERM DI RUMAH SAKIT X PEKANBARU Sarni, Sarni; Ismainar, Hetty; Putri, Retno
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.26944

Abstract

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis, Pemerintah telah mewajibkan semua fasilitas pelayanan kesehatan untuk memelihara rekam medis elektronik paling lambat tanggal 31 Desember 2023. Manfaat dari rekam medis elektronik termasuk meningkatkan efisiensi administratif dengan menyimpan data terstruktur dan mudah diakses, pertukaran informasi medis secara instan antar departemen, mempercepat proses diagnosis dan pengobatan, mengurangi risiko kesalahan dan kehilangan data, meningkatkan keamanan dan integritas informasi kesehatan pasien, mendukung pengambilan keputusan klinis yang lebih baik, dan menyediakan dasar untuk analisis data yang mendukung penelitian dan pengembangan medis. Tujuan penelitian menganalisis persiapan perencanaan untuk implementasi rekam medis elektronik di Rumah Sakit X Pekanbaru pada tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain penelitian studi kasus mengenai persiapan perencanaan untuk implementasi rekam medis elektronik di Rumah Sakit X. Ada 7 petugas rekam medis di Rumah Sakit dengan latar belakang pendidikan D3 dalam rekam medis dan telah bekerja lebih dari 3 tahun di Rumah Sakit X. Dalam hal anggaran, ada anggaran khusus yang disediakan untuk implementasi rekam medis, besarnya anggaran disesuaikan dengan skema rekam medis yang akan diadopsi rumah sakit. Jumlah perangkat saat ini masih kurang tetapi sudah ada pembicaraan untuk menambah lebih banyak perangkat untuk mendukung implementasi rekam medis elektronik. Jaringan dan metode rekam medis elektronik akan disesuaikan dengan skema rekam medis elektronik yang diadopsi, jumlah kunjungan pasien, dan kondisi rumah sakit saat ini. Dari analisis sumber daya manusia, anggaran, peralatan dan jaringan, serta metode, Rumah Sakit X berada pada tahap siap untuk mengimplementasikan rekam medis elektronik

Page 70 of 216 | Total Record : 2155