cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 3,122 Documents
Continuity of Care pada Ibu Hamil dengan Anemia Ringan di Klinik Pratama Rawat Inap Mariana Kecamatan Sunggal Tahun 2026 Gita Yanti Simamora; Kamelia Sinaga; Ester Simanullang; Nur Azizah; Lister Pasaribu
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.61866

Abstract

Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia dengan prevalensi 48,9% pada tahun 2023 dan berkontribusi terhadap komplikasi maternal-neonatal. Continuity of Care (COC) merupakan pendekatan pelayanan berkesinambungan yang efektif dalam deteksi dini dan pencegahan komplikasi. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan penerapan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny. A dengan anemia ringan sejak kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, hingga keluarga berencana. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan desain studi kasus di Klinik Pratama Rawat Inap Mariana, Kecamatan Sunggal, Sumatera Utara periode September 2025–Februari 2026. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan manajemen kebidanan 7 langkah Helen Varney dan didokumentasikan dengan metode SOAP. Hasil menunjukkan kadar hemoglobin Ny. A meningkat dari 10,5 g/dL menjadi 12 g/dL setelah pemberian tablet Fe, edukasi gizi, dan konsumsi rebusan daun ubi jalar. Persalinan berlangsung spontan tanpa penyulit, bayi lahir sehat (BB 3.300 g, APGAR 10), involusi uterus normal, dan ibu memilih kontrasepsi Metode Amenorea Laktasi (MAL). Kesimpulan: pendekatan Continuity of Care terbukti efektif mendeteksi dini, mencegah komplikasi anemia, serta meningkatkan derajat kesehatan ibu dan bayi. Bidan disarankan mengimplementasikan COC pada seluruh ibu hamil berisiko anemia.
Manajemen Asuhan Keperawatan Medikal Bedah Berbasis Service Excellent pada Pasien Fraktur Tibia di Ruangan Tha'if RSU Haji Medan Erika Adelia Turnip; Eko Murdianto; Rolasnhi Lilista Simbolon; Tahan Tahan; Sahnijar Sahnijar
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.61868

Abstract

AbstrakLatar Belakang: Fraktur tibia merupakan cedera muskuloskeletal yang sering terjadi akibat trauma seperti kecelakaanlalu lintas dan dapat menimbulkan nyeri, gangguan fungsi fisik, keterbatasan mobilitas, serta risiko komplikasi apabilatidak ditangani secara optimal. Penanganan yang tepat melalui manajemen medis dan asuhan keperawatan diperlukanuntuk mendukung pemulihan pasien. Tujuan: Menggambarkan penerapan manajemen asuhan keperawatan medikalbedah berbasis service excellent pada pasien fraktur tibia di Ruang Tha'if RSU Haji Medan Tahun 2026. Metode: Studikasus dengan pendekatan deskriptif kualitatif pada satu pasien dengan diagnosis post ORIF open fracture tibia.Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dokumentasi medis, dan studi literatur,mencakup tahap pengkajian, penegakan diagnosis, perencanaan intervensi, pelaksanaan tindakan, dan evaluasi. Hasil:Pasien mengalami nyeri akut pasca operasi dengan skala nyeri 6, keterbatasan mobilitas fisik, dan hambatan aktivitassehari-hari. Intervensi meliputi manajemen nyeri, teknik relaksasi napas dalam, edukasi analgesik, latihan ROM,dukungan mobilisasi, dan pelibatan keluarga. Evaluasi menunjukkan peningkatan kondisi pasien dengan mobilisasibertahap dan penurunan keluhan nyeri. Kesimpulan: Penerapan asuhan keperawatan medikal bedah berbasis serviceexcellent dapat mengurangi nyeri, meningkatkan mobilitas, serta mendukung proses pemulihan pasien fraktur tibia.Kata Kunci: Fraktur Tibia; Asuhan Keperawatan; Nyeri Akut; Gangguan Mobilitas Fisik; Service Excellent.
Asuhan Kebidanan Berkelanjutan (Continuity Of Care) Pada Ibu Inpartu Ny. D dengan Ruptur Perineum Derajat II di PMB Sartika Manurung S. Keb., Bd Kec. Medan Johor Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 Dewi Muarrofa; Nur Azizah; Siska Suci Triana Ginting; Asnita Sinaga; Sartika Manurung
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.61869

Abstract

Ruptur perineum merupakan salah satu komplikasi persalinan pervaginam yang berkontribusi terhadap perdarahan postpartum, infeksi, dan meningkatnya angka kematian ibu (AKI). Data WHO menunjukkan hampir 50% ibu bersalin di Asia mengalami ruptur perineum, sementara di Indonesia prevalensinya mencapai 85% pada ibu bersalin pervaginam. Pendekatan Continuity of Care (CoC) berperan strategis dalam deteksi dini dan penatalaksanaan komplikasi tersebut. Tujuan menerapkan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny. D dengan ruptur perineum derajat II mulai dari kehamilan trimester III, persalinan, nifas, bayi baru lahir, hingga pelayanan Keluarga Berencana di PMB Sartika Manurung. Metode: Studi kasus deskriptif dengan pendekatan Continuity of Care pada Ny. D usia 34 tahun (G2P1A0). Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Analisis menggunakan tujuh langkah manajemen kebidanan Helen Varney dan pendokumentasian SOAP. Hasil kehamilan berlangsung fisiologis dengan keluhan sering miksi. Persalinan tanggal 14 Desember 2025 menghasilkan ruptur perineum derajat II yang ditangani dengan penjahitan teknik matras. Masa nifas berjalan normal, involusi uteri baik, luka perineum sembuh sempurna, bayi lahir sehat dengan APGAR 10, dan ibu memilih kontrasepsi Metode Amenorea Laktasi (MAL). Simpulan penerapan Continuity of Care efektif menurunkan risiko komplikasi ruptur perineum derajat II dan mendukung kesejahteraan ibu dan bayi.
Manajemen Asuhan Keperawatan Gerontik Berbasis Service Excellent Melalui Senam Kegel Pada Lansia Dengan Inkontinensia Urin Repika Marianti Siregar; Petra Diansari Zega; Nunung Febriany Sitepu; Indra Agussamad; Yanty Frasasty Saragih
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.61951

Abstract

Inkontinensia urin merupakan masalah kesehatan geriatri yang berdampak pada kondisi fisik, psikologis, sosial, serta kualitas hidup lansia. Prevalensi global mencapai 423 juta orang dan meningkat seiring bertambahnya usia, terutama pada perempuan. Penerapan asuhan keperawatan gerontik berbasis service excellent diperlukan untuk memberikan pelayanan yang holistik dan komprehensif. Tujuan penelitian ini adalah menerapkan manajemen asuhan keperawatan gerontik berbasis service excellent melalui senam Kegel pada lansia dengan inkontinensia urin. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif pada satu subjek, yaitu Ny. S berusia 70 tahun di UPTD Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai, Provinsi Sumatera Utara, pada tanggal 9–11 Februari 2026. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Intervensi utama berupa senam Kegel, bladder training, edukasi pola berkemih, serta manajemen tidur dan nyeri. Hasil menunjukkan tiga diagnosis keperawatan, yaitu gangguan eliminasi urin, gangguan pola tidur, dan nyeri akut. Setelah intervensi 3×24 jam, frekuensi berkemih menurun, episode mengompol berkurang, kualitas tidur membaik, dan skala nyeri turun dari 7 menjadi 3. Simpulan penelitian ini adalah asuhan keperawatan gerontik berbasis service excellent melalui senam Kegel efektif meningkatkan kualitas hidup lansia dengan inkontinensia urin.
Manajemen Asuhan Keperawatan Gawat Darurat Berbasis Service Excellent Pada Pasien Chronic Kidney Disease di Ruang Intensive Care Unit Febriana Margaretta Tampubolon; Tahan Tahan; Adelina Sembiring; Eko Murdianto; Lisdayanti Simanjuntak
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.61952

Abstract

Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan gangguan progresif fungsi ginjal yang dapat mengancam jiwa akibat akumulasi zat sisa metabolisme dan kelebihan cairan tubuh. Kondisi ini sering menimbulkan kegawatdaruratan berupa edema paru, oliguria, dan penurunan kesadaran yang memerlukan penanganan intensif. Tujuan studi kasus ini bertujuan menganalisis penerapan manajemen asuhan keperawatan gawat darurat yang service excellent pada Tn. M dengan CKD di ruang ICU RSU Haji Medan. Metode penelitian menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus terhadap satu pasien laki-laki berusia 57 tahun. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan telaah dokumen rekam medis selama 3x24 jam. Hasil pengkajian menemukan sesak napas akut, oliguria, kesadaran somnolen (GCS 7), dan kelemahan fisik sehingga dirumuskan tiga diagnosis keperawatan utama: pola napas tidak efektif, hipervolemia, dan risiko infeksi. Intervensi difokuskan pada stabilisasi jalan napas, pemantauan balans cairan ketat, serta penerapan teknik aseptik. Evaluasi akhir menunjukkan pola napas teratasi, sedangkan hipervolemia dan risiko infeksi teratasi sebagian. Simpulan integrasi asuhan keperawatan kritis yang adaptif dan berorientasi pelayanan prima efektif mempercepat stabilisasi klinis serta mencegah komplikasi fatal pada pasien CKD stadium lanjut di ruang intensif.
Hubungan Digital Fatigue dan Academic Burnout Pada Siswa SMK Ma’arif di Era Pembepalajaran Digital Khoirotun Nisa; Miftakhul Ulfa2; Ahmad Guntur Alfianto
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.61953

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan yang signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk bidang pendidikan. Pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran memberikan kemudahan bagi peserta didik untuk mengakses informasi, berkomunikasi dengan guru, serta menyelesaikan tugas akademik secara lebih efektif dan efisien. Namun, di balik berbagai manfaat tersebut, penggunaan teknologi digital yang berlebihan juga dapat menimbulkan dampak negatif salah satunya yaitu  semakin banyak ditemukan siswa yang mengalami digital fatigue di tandai dengan kondisi kelelahan fisik, mental, dan emosional. Tujuan pemelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan antara digital fatigue dan academic burnout pada siswa SMK Ma’arif di era pembelajaran digital. Penelitian ini menggunakan  desain kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Teknik sampling menggunakan total sampling dengan jumlah responden 110 yaitu seluruh siswa kelas 10. Instrumen penelitian  menggunakan kuesioner Digital Fatigue Scale (DFS) dan Maslasch Burnout Inventory-Student Survey (MBI-SS). Analisis data menggunakan korelasi spearman. Berdasarkan hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data kelelahan digital (p=0,006) dan kejenuhan akademik (p=0,003) tidak terdistribusi normal. Kemudian analisis korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan secara statistik antara kelelahan digital dan kejenuhan akademik (rₛ=0,510; p<0,001; n=110). Terdapat hubungan yang signifikan dengan arah positif antara digital fatigue dan academic burnout pada siswa. Semakin tinggi digital fatigue yang dialami siswa, maka semakin tinggi pula academic burnout yang dirasakan.
Asuhan Kebidanan Berkelanjutan pada Ibu Hamil dengan Hiperemesis Gravidarum Tingkat II di PMB Bd. Juniarsih, S.Keb Kota Medan Dwi Hasanah; Eva Ratna Dewi; Siska Suci Triana Ginting; Dewi Sartika Hutabarat; Juniarsih Juniarsih
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.61997

Abstract

Hiperemesis gravidarum tingkat II merupakan komplikasi mual dan muntah berlebihan pada kehamilan yang dapat menyebabkan dehidrasi sedang, ketonuria, dan gangguan aktivitas ibu. Prevalensi kasus di Kota Medan mencapai 35% dari total ibu hamil dengan komplikasi kehamilan. Tujuan melaksanakan asuhan kebidanan berkelanjutan (Continuity of Care) pada ibu hamil dengan hiperemesis gravidarum tingkat II menggunakan pendekatan manajemen kebidanan 7 langkah Varney dan pendokumentasian SOAP. Metode studi kasus dengan pendekatan Continuity of Care pada Ny. S usia 26 tahun G5P4A0 di PMB Bd. Juniarsih, S.Keb, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, sejak Juli 2025 hingga Januari 2026. Data dikumpulkan melalui anamnesis, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil setelah asuhan berkelanjutan selama lima kunjungan ANC, keluhan mual muntah berkurang, kondisi ibu membaik, dan persalinan berlangsung spontan dengan bayi lahir sehat (Apgar 10, BB 3.100 gram). Kesimpulan asuhan kebidanan berkelanjutan berbasis 7 langkah Varney efektif meningkatkan kondisi ibu dan janin serta mencegah komplikasi hiperemesis gravidarum tingkat II.
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Status Mental Pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Krueng Barona Jaya Aceh Besar Muhammad Rizki; Rosinta Rosinta; Syukriadi Syukriadi; Rosalia Putri; Maidayani Maidayani; Mansuriza Mansuriza; Feriyani Feriyani
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.62064

Abstract

Status mental pada lansia cenderung mengalami penurunan seiring bertambahnya usia sehingga dapat memengaruhi kualitas hidup dan kemandirian lansia. Salah satu faktor yang diduga berperan dalam mempertahankan status mental lansia adalah dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan dukungan keluarga dengan status mental pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Krueng Barona Jaya Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi berjumlah 776 lansia dengan sampel sebanyak 88 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Dukungan keluarga diukur menggunakan kuesioner berdasarkan teori Friedman, sedangkan status mental diukur menggunakan Mini Mental State Examination (MMSE). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memperoleh dukungan keluarga kategori cukup (76,1%) dan sebagian besar memiliki status mental kategori gangguan kognitif ringan (84,1%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan status mental lansia (p = 0,042; p < 0,05). Disimpulkan bahwa dukungan keluarga berperan dalam mempertahankan status mental lansia. Oleh karena itu, penguatan peran keluarga melalui dukungan emosional, informasional, instrumental, dan penghargaan perlu diintegrasikan dalam pelayanan kesehatan lansia di tingkat pelayanan primer
Pengaruh Terapi Psikoedukasi Keluarga Terhadap Tingkat Kecemasan Keluarga Pasien di Ruang Intensive Care Unit Roulita Roulita; Andi Pranata; Arabta Malem Peraten Pelawi; Hana Puspita Sari; Bobby Franata Kusuma; Naura Anindya Safa
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.57053

Abstract

Keluarga pasien yang dirawat di Intensive Care Unit (ICU) sering mengalami kecemasan akibat kondisi pasien yang kritis, lingkungan perawatan yang kompleks, serta keterbatasan informasi yang diterima. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi psikoedukasi keluarga terhadap tingkat kecemasan keluarga pasien di Ruang Intensive Care Unit. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 45 responden yang merupakan anggota keluarga pasien di Ruang Intensive Care Unit RSUD Kabupaten Bekasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata tingkat kecemasan keluarga sebelum intervensi adalah 42,22 (SD = 9,610) dan menurun menjadi 35,56 (SD = 7,257) setelah intervensi, dengan selisih rerata sebesar 6,66. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang bermakna tingkat kecemasan keluarga pasien sebelum dan sesudah diberikan terapi psikoedukasi keluarga. Kesimpulan penelitian ini adalah terapi psikoedukasi keluarga berpengaruh signifikan terhadap penurunan tingkat kecemasan keluarga pasien di ICU RSUD Kabupaten Bekasi Terapi ini direkomendasikan untuk diterapkan sebagai bagian dari intervensi keperawatan keluarga di ruang ICU guna meningkatkan kesejahteraan psikologis keluarga pasien.
Potensi Kombinasi Ekstrak Daun Salam (Syzygium Polyanthum) dan Ekstrak Daun Jati Belanda (Guazuma Ulmifolia Lam.) Terhadap Perubahan Profil Lipid dan Aktivitas Enzim Hmg-Coa Reduktase Pada Tikus Hiperlipidemia Nafisah Nafisah; Rusdiana Rusdiana; Fitriana Fitriana
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.59435

Abstract

Latar Belakang: Hiperlipidemia merupakan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular yang ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol total, LDL, dan trigliserida serta penurunan kadar HDL. Enzim HMG-CoA reduktase memegang peranan sentral dalam biosintesis kolesterol hepatik dan menjadi target farmakologis utama. Tanaman obat seperti daun salam (Syzygium polyanthum) dan daun jati belanda (Guazuma ulmifolia Lam.) mengandung senyawa fitokimia aktif yang berpotensi sebagai agen hipolipidemia. Tujuan: Mengevaluasi potensi kombinasi ekstrak daun salam dan daun jati belanda dalam memodulasi profil lipid dan menginhibisi aktivitas enzim HMG-CoA reduktase pada tikus Wistar hiperlipidemia. Metode: Penelitian menggunakan desain true experimental post-test control group dengan 36 tikus Wistar jantan yang dibagi dalam enam kelompok (n=6): kontrol normal, kontrol hiperlipidemia, simvastatin 10 mg/kgBB, kombinasi dosis rendah (100+100 mg/kgBB), dosis sedang (200+200 mg/kgBB), dan dosis tinggi (300+300 mg/kgBB). Hiperlipidemia diinduksi selama 14 hari menggunakan diet tinggi lemak. Kedua tanaman diekstrak dengan maserasi etanol 70%. Parameter lipid dan aktivitas HMG-CoA reduktase diukur secara spektrofotometri. Analisis statistik menggunakan One-Way ANOVA dan uji Tukey. Hasil: Kombinasi dosis tinggi (K6) menurunkan kolesterol total 39,24%, LDL 49,02%, dan trigliserida 44,12%, serta meningkatkan HDL 69,12% dibanding K2 (p<0,001). Inhibisi HMG-CoA reduktase mencapai 60,21% pada K6, mendekati efektivitas simvastatin (61,76%). Kesimpulan: Kombinasi ekstrak daun salam dan daun jati belanda dosis tinggi (300+300 mg/kgBB) menunjukkan aktivitas hipolipidemia yang bermakna melalui inhibisi HMG-CoA reduktase dan perbaikan seluruh parameter profil lipid, sehingga berpotensi sebagai fitofarmaka komplementer penatalaksanaan hiperlipidemia.