cover
Contact Name
Dr. Lalu Muhaimi, M.Pd
Contact Email
jipp_info@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jipp_info@unram.ac.id
Editorial Address
Mailing Address Jl. Majapahit No. 62 Mataram Principal Contact Dr. Lalu Muhaimi, M.Pd Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram Jl. Majapahit No. 62 Mataram, Lombok, Indonesia Phone: 082191356473 Email: lalu_muhaimi16@unram.ac.id
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan
Published by Universitas Mataram
ISSN : 25027069     EISSN : 26208326     DOI : https://doi.org/10.29303/jipp.v5i1.99
Core Subject : Education,
JIPP (Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan) (ISSN Print 2502-7069 and ISSN Online 2620-8326) is a peer-reviewed journal published biannually by Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) University of Mataram, Mataram, Lombok, Indonesia. The journal publishes research and conceptual articles in the field of teaching and learning theories and activities focusing on science education, social science education, linguistics and literature education, language teaching and the like. This journal is published in both printed and online versions. JIPP is in the processes of being accredited and then become a member of cross-reference so that all the articles being published by JIPP will automatically have unique DOI number.
Articles 2,411 Documents
Peran Qalb dan Fu’ad dalam Pendidikan Islam Menurut Al-Ghazali Rozi, Fahrul; Mukhtar, Fathurrahman
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i3.2361

Abstract

Pendidikan Islam merupakan pengembangan seluruh potensi peserta didik dengan optimal, pengembangan itu melibatkan aspek jasmani (intelektual) juga aspek ruhani (spiritual). Artikel ini membahas tentang peran al-qalb dan fu’ad dalam pendidikan Islam menurut Al-Ghazali. Al-Ghazali sendiri memadang qalb (hati) dan fu’ad (akal) dari dua tinjauan yaitu fisik dan psikis. Qalb (hati) dan fu’ad (akal) memiliki peran yang sangat penting dalam pendidikan Islam, karena di dalam keduanya terdapat potensi-potensi dalam perkembangan pisik dan psikis manusia. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Penelitian ini bersifat analitis dan lebih berorientasi pada pemahaman konsep dan pemikiran yang ada dalam literatur daripada penelitian empiris. Adapun tahapan dalam penelitian kepustakaan ini yaitu mengidentifikasi literatur, menyeleksi lieteratur, mengumpulkan data, menganalisis literatur, mensintesis data, menuliskan laporan, dan membuat kesimpulan.
Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Everyone Is Teacher Here Untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI IPS 2 Pada Mata Pelajaran Sosiologi SMAN 1 Narmada Sasnika, Epa; Masyhuri, Masyhuri; Nursaptini, Nursaptini; Suryanti, Ni Made Novi; Supraini, Deny
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i3.2363

Abstract

Cooperative learning tipe everyone is teacher here merupakan salah satu model pembelajaran yang dianjurkan untuk mendapatkan keaktifan kelas secara keseluruhan dan secara individual. Ketika keaktifan belajar siswa meningkat itu akan mempengaruhi pemahaman tentang materi yang disampaikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa. penelitian ini menggunakan dua siklus penelitian tindakan kelas, dengan tiga sesi disetiap siklusnya. Subjek penelitian adalah 36 siswa dari kelas XI IPS 2 SMAN 1 Narmada. Penelitian ini menggunakan tahapan penyajian data, reduksi data, dan kesimpulan untuk meneliti data yang terkumpul. Instrument penelitian menggunakan Observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Keaktifan siswa dinyatakan meningkat manakala 80% keaktifan siswa dalam ketegori baik sedangkan hasil belajar siswa dinyatakan meningkat manakala 75% hasil belajar siswa mencapai nilai 75 sesuai KKM. Temuan menunjukkan bahwa, keaktifan siswa dari 63,8% pada siklus pertama, naik menjadi 86% pada siklus kedua, keaktifan siswa meningkat sebesar 22,2%. Mengenai hasil belajar, data siklus pertama menunjukkan bahwa 58% siswa tuntas, pada siklus kedua menunjukkan peningkatan sebesar 25,3% menjadi 83,3%, siswa tuntas. Oleh karena itu, penerapan model pembelajaran Cooperatif Learning tipe everyone is teacher ini menunjukkan bahwa model pembelajaran ini dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa Kelas XI IPS 2 pada mata pelajaran Sosiologi SMAN 1 Narmada.
Manajemen Strategi Kepala Sekolah dalam Membangun Budaya Religius di SDN 3 Lenek Tapaul, Tapaul; Sobry, M.; Thohri, Muhammad
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i3.2364

Abstract

This research aims to investigate the strategic management of the school principal in building a religious culture at SDN 3 Lenek. The background is the importance of strengthening religious values in the educational environment, especially at the primary level, to foster strong character in students. The research method used is a qualitative approach with a single case study. Data collection techniques are conducted through participatory observation, interviews with the principal, teachers, and parents of students, as well as document analysis. Data are analyzed inductively through the process of reduction, display, and verification. The results show that the school principal employs various management strategies, including establishing the school's vision and mission, actively involving stakeholders, developing religious programs, and implementing religious values in daily activities. This creates a learning environment that promotes religious values and strengthens the school's identity. The implications of this research underscore the importance of the principal's role in shaping a religious culture in primary schools, as well as the need for support from all relevant parties.
Peningkatan Kualitas Guru Melalui Literasi Digital di MAN 1 Sumbawa Barat Lesasunanda, Rizka Aifa; Malik, Abdul
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i3.2365

Abstract

Di era pembelajaran digital, literasi digital telah menjadi kompetensi yang penting bagi guru. Selain memiliki kemampuan untuk mengakses dan mengevaluasi sumber belajar digital, guru juga diharuskan untuk membuat konten digital yang dapat mendukung proses pembelajaran dengan cara yang menarik dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk dan cara peningkatan kualitas guru melalui literasi digital. Kemudian dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif serta data dikumpulkan dengan wawancara, observasi serta dengan dokumen yang mendukung. Hasil penelitian yang peneliti temukan adalah masih banyaknya guru di MAN 1 Sumbawa Barat yang belum faham akan literasi digital terutama para guru senior, akan tetapi ada beberapa guru yang sudah faham dan menggunakan teknologi dalam proses pembelajaran. Prose pembelajaran yang menggunakan teknologi banyak digunakan oleh guru yang muda dan guru fresh graduate. Adanya kerjasama antara dinas pendidikan dan sekolah dalam menyediakan fasilitas dan mendukung para guru agar pahan dan mampu menggunakan literasi digital dalam proses pembelajaran.
Analisis Kemampuan Literasi Numerasi Peserta Didik Dalam Menyelesaikan Soal Barisan dan Deret Aritmatika Mulyani, Agis; Ratnaningsih, Nani; Veni Rahayu, Diar
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i3.2366

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi numerasi peserta didik dalam menyelesaikan soal barisan dan deret aritmatika. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 3 orang peserta didik. Instrumen penelitian berupa soal tes kemampuan literasi numerasi sebanyak 2 buah. Hasil penelitian diperoleh bahwa peserta didik SMAN 1 Sindangkasih pada kategori kemampuan literasi numersi tinggi sebanyak 16%, kategori kemampuan literasi numerasi sedang sebanyak 28%, dan kemampuan literasi numerasi rendah sebanyak 56%. Peserta didik yang memiliki kemampuan literasi numerasi tinggi memenuhi ketiga indikator literasi numerasi, peserta didik berkemampuan literasi numerasi sedang hampir memenuhi ketiga indikator literasi numerasi dan peserta didik berkemampuan literasi numerasi rendah, tidak semua penyelesaiannya memenuhi indikator literasi numerasi.
Analisis Pemahaman Guru Sekolah Dasar Terhadap Karakteristik Kurikulum Merdeka Fadillah, Nurul; Wahyudin, Din
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i3.2367

Abstract

Pendidikan di Indonesia telah mengalami perubahan signifikan dengan diperkenalkannya Kurikulum Merdeka sebagai langkah awal pemulihan pendidikan pasca dampak pandemi Covid-19. Namun, pemahaman guru terhadap karakteristik kurikulum ini masih menjadi perhatian utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman guru sekolah dasar terhadap karakteristik Kurikulum Merdeka. Metode survei kuantitatif digunakan dengan mengumpulkan data melalui kuesioner kepada 39 guru sekolah dasar dari empat sekolah di Sumatera Utara. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi dalam pemahaman guru terhadap aspek-aspek kurikulum merdeka, termasuk fokus pada muatan esensial, fleksibilitas, kontekstualisasi, serta pengembangan karakter. Sebagian guru setuju bahwa pengurangan muatan wajib memberikan waktu pembelajaran yang lebih mendalam dan bermakna serta memungkinkan pendekatan pembelajaran terdiferensiasi. Namun, pendekatan terdiferensiasi dianggap sebagai tantangan bagi guru. Fleksibilitas dan kontekstualisasi kurikulum dinilai mampu meningkatkan kreativitas guru dan memungkinkan integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran. Pengembangan karakter melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dipahami dengan baik oleh guru, namun ada beberapa aspek yang memerlukan pemahaman lebih lanjut. Hasil penelitin ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang tantangan dan potensi dalam implementasi kurikulum merdeka di sekolah dasar.
Correlation Studies: The Relationship of Metacognitive Skills and Cognitive Learning Outcomes Kusuma, Anindita SHM; Busyairi, Ahmad
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i2.2371

Abstract

Learning basic natural sciences is not only about understanding the universe, but also about developing the trained, critical and analytical thinking needed to succeed in various life contexts. Material in basic natural science learning often involves understanding complex concepts and abstract thought processes, so good metacognitive skills are needed in students. Well-developed metacognitive skills are very important so that students can understand basic concepts and principles well so that they are expected to have a significant correlation with student cognitive learning outcomes. The research uses correlational research methods. The variable relationship that will be looked at in the research is the relationship between metacognitive skills and students' cognitive learning outcomes in learning using the Reading Concept Mapping-Student Team Achievement Division (Remap-STAD) model. The subjects in this research were students who were taking basic natural science courses. Metacognitive skills are measured using an achievement test integrated with cognitive learning outcomes questions. The data analysis used in the research is correlation analysis and regression analysis. The research results show that there is a relationship between metacognitive skills and students' cognitive learning outcomes in learning using the Reading Concept-Student Team Achievement Divisions (ReMap-STAD) model. The correlation coefficient (r) value of metacognitive skills with cognitive learning outcomes is 0.945 (very high). The direction of the relationship between metacognitive skills and cognitive learning outcomes is a positive relationship. The coefficient of determination (r2) is 0.893, so it can be explained that the variability in students' cognitive learning outcomes is determined by 89.3% by metacognitive skills. The regression significance value proves that the regression line equation can be used for predictions. The regression line equation for the relationship between metacognitive skills and cognitive learning outcomes using the Reading Concept-Student Team Achievement Divisions (ReMap-STAD) model is  =1.246+1.058X.
Integrasi Tiga Pilar Pendidikan Islam di Madrasah Ibtidaiyah Al Aluf, Wilda; Barizi, Ahmad; Kawakip, Akhmad Nurul; Wahyuni, Hilda; Bukhori, Imam
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i3.2374

Abstract

Peningkatan kualitas pendidikan, khususnya pendidikan Islam, adalah fondasi penting bagi pembangunan bangsa. Dalam pendidikan Islam, terdapat tiga pilar utama yang membentuk dasar pendidikan: tauhid, akhlak, dan ibadah. Pilar tauhid menekankan pemahaman dan keyakinan terhadap keesaan Allah, konsep dasar tentang Tuhan, kenabian, kitab suci, malaikat, dan takdir. Pendidikan tauhid dimulai dari lingkungan keluarga dan diperkuat di institusi pendidikan formal, seperti Madrasah Ibtidaiyah, untuk menanamkan keimanan yang kokoh sejak dini. Tujuan penelitian ini ialah untuk menciptakan sistem pendidikan yang tidak hanya mendidik secara akademis tetapi juga membangun karakter dan nilai-nilai Islam yang kuat pada siswa melalui pendekatan integrasi pilar yang diaplikasikan. Metode penelitian ini menggunakan studi pustaka dengan menelaah berbagai tulisan yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi ketiga pilar ini dalam pendidikan Islam menciptakan kesatuan yang utuh dalam pembentukan karakter individu. Pendidikan yang mengintegrasikan tauhid, akhlak, dan ibadah menghasilkan siswa yang tidak hanya berpengetahuan tentang ajaran Islam tetapi juga memiliki karakter yang kuat, seimbang, dan mampu menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, diharapkan dapat mencetak generasi yang siap menghadapi tantangan zaman modern dengan landasan iman, moralitas, dan praktik ibadah yang kokoh.
Strategy Knowledge Sharing Management dalam Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia di Era Otonomi Pendidikan Anggara, Arnan Dwi; Naamy, Nazar; Sulhan, Ahmad
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i3.2377

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui salah satu strategi yang tepat dalam membangun sumber daya manusia di era otonomi pendidikan yaitu melalui Strategy Knowledge Sharing Management. Pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas merupakan tantangan yang di hadapi oleh lembaga pendidikan di Indonesia saat ini, penerapan strategi yang tepat merupakan langkah lembaga pendidikan dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi kasus di SMA Negeri 4 Praya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Penerapan Strategy Knowledge Sharing Management meliputi kegiatan berbagi pengetahuan, program pelatihan berkelanjutan, pengawasan kepala sekolah, pemberian reward dan punishment serta membangun jaringan dan kemitraan 2) Pemberdayaan terhadap sumber daya manusia meliputi pemberdayaan terhadap kepala sekolah, pemberdayaan terhadap guru, pemberdayaan terhadap staf sekolah, pemberdayaan terhadap siswa dan pemberdayaan terhadap orang tua/wali siswa 3) Hasil penerapan Strategy Knowledge Sharing Management dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di SMA Negeri 4 Praya yaitu : a) Meningkatnya Kolaborasi dan Inovasi, b) Meningkatnya Keterampilan dan Pengetahuan, c) Meningkatnya Efisiensi dan Efektivitas, d) Meningkatnya Pemecahan Masalah, dan e) Meningkatnya Kualitas Pembelajaran Siswa.
Era Digitalisasi: Kreativitas Pendidik Dalam Pemanfaatan Media Pembelajaran Aqidah Akhlak Fashihullisan, Juhan; Supardi, Supardi; Lubna, Lubna
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i3.2379

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi media dan kreatif pendidik menggunakan dan memilih media teknologi dilihat dari tipe belajar peserta didik. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif yakni jenis studi kasus yang menyangkut peserta didik kelas VII dan guru aqidah akhlak di MTs Darul Ma’rif Roka. Pengumpulan data dilaksanakan dengan observasi dan wawancara semi terstruktur. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif melalui tiga tahap yaitu, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidik mempunyai peran penting dalam memilih dan menggunakan media belajar. Pendidik telah menggunakan dan mengembangkan media belajar yang disesuaikan dengan ketentuan perkembangan teknologi di era digital, meskipun masih sederhana. Namun, kreatif pendidik untuk menyediakan media belajar berbasis teknologi belum bisa di bilang efektif di tinjau dari segi tipe belajar peserta didik. Temuan dalam penelitian ini yaitu bahwa pemggunaan media belajar belum didasari oleh pendidik dalam mempertimbangkan kebutuhan preferensi dan tipe belajar peserta didik yang beragam. Pendidik juga belum mampu mengakomodir diferensiasi tipe belajar peserta didik, dikarenakan pendidik belum terlalu mengetahui teknologi secara luas dalam pemilihan media belajar ditinjau dari tipe belajar peserta didiknya.