cover
Contact Name
Rendika Vhalery / RDJE
Contact Email
rdje@unindra.ac.id
Phone
+6281271777755
Journal Mail Official
rdje@unindra.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Tengah No.80, RT.6/RW.1, Gedong, Kec. Ps. Rebo, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13760
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION (RDJE)
ISSN : 24069744     EISSN : 26571056     DOI : http://dx.doi.org/10.30998/rdje.v6i1
Core Subject : Education,
RDJE: Research and Development Journal of Education (ISSN 2657-1056 for the electronic version and ISSN 2406-9744 for the print version) first published in Oct 2014 is a double-blind peer-reviewed scientific open access journal. The journal is dedicated to publishing articles concerned with research, theory development, instructional methods, instructional strategy, instructional materials development, experiment, survey, and teacher development in Education Field. The journal is published by Universitas Indraprasta PGRI.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 674 Documents
PENGARUH PENGGUNAAN GADGET TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PAI SISWA SMAN 1 MANDAU Aswinda, Aswinda; Alwizar, Alwizar; Tohirin, Tohirin
Research and Development Journal of Education Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v11i2.24115

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi dinamika penggunaan gadget dalam mempengaruhi motivasi belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) siswa kelas X di SMA Negeri 1 Mandau dan menganalisis strategi pedagogis guru dalam mengintegrasikan teknologi digital sebagai media pembelajaran efektif. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam dengan guru PAI dan siswa, observasi partisipatif terhadap proses pembelajaran, serta analisis dokumen pembelajaran. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña dengan teknik coding bertingkat dan triangulasi untuk memastikan kredibilitas temuan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penggunaan gadget dalam pembelajaran PAI menciptakan peningkatan engagement siswa melalui aplikasi Al-Qur'an digital, akses luas terhadap sumber keagamaan, dan pengembangan kemandirian belajar spiritual. Strategi pedagogis yang efektif mencakup blended learning, storytelling digital, gamifikasi, personalisasi pembelajaran, dan contextual learning yang mentransformasi gadget menjadi medium spiritual. Temuan ini menantang perspektif teoritis yang skeptis terhadap teknologi dalam pembelajaran agama, menunjukkan bahwa implementasi yang thoughtful dapat memperkuat internalisasi nilai-nilai keagamaan. Penelitian berkontribusi pada pencapaian SDG 4, 11, dan 16 melalui model pendidikan yang mengintegrasikan teknologi untuk memperkuat karakter spiritual dan kohesi sosial dalam masyarakat berkelanjutan.
PENGARUH JENIS FEEDBACK DAN LOCUS OF CONTROL TERHADAP CAPAIAN HASIL BELAJAR PROSEDURAL PADA PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK Muanam, Khoirul; Degeng, Made Duananda; Surahman, Ence
Research and Development Journal of Education Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v11i2.27110

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh strategi jenis feedback dan Locus of Control terhadap hasil belajar prosedural mahasiswa dalam pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning). Kemampuan prosedural dipandang krusial dalam pembelajaran yang menuntut keterampilan teknis dan berpikir sistematis. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen semu pada 68 mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Malang angkatan 2023. Subjek dibagi ke dalam tiga kelompok perlakuan: teacher feedback, peer feedback, dan self feedback, yang selanjutnya diklasifikasikan berdasarkan Locus of Control internal dan eksternal. Instrumen tes hasil belajar prosedural berupa 20 soal pilihan ganda. Analisis data menggunakan uji ANOVA dua jalur dengan prasyarat normalitas dan homogenitas terpenuhi. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan hasil belajar prosedural antar strategi feedback (p = 0,002), dengan peer feedback menghasilkan rata-rata nilai tertinggi. Tidak ditemukan perbedaan signifikan berdasarkan Locus of Control saja (p = 0,751). Namun, terdapat interaksi signifikan antara strategi feedback dan Locus of Control (p = 0,046), menunjukkan bahwa efektivitas feedback dipengaruhi karakteristik psikologis mahasiswa. Temuan ini menegaskan pentingnya pemilihan strategi feedback yang adaptif terhadap profil Locus of Control guna mengoptimalkan hasil belajar prosedural.
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA SPLDV BERDASARKAN TAHAPAN COMPUTATIONAL THINKING Anggraeni, Rita; Nurlaelah, Elah
Research and Development Journal of Education Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v11i2.12335

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal cerita Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) berdasarkan tahapan Computational Thinking (CT), antara lain terdiri dari tahapan dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan berpikir algoritma. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan subjek penelitian berupa lima siswa kelas VIII dari salah satu SMP di Kota Tangerang yang telah mempelajari materi SPLDV. Data dikumpulkan melalui tes uraian yang terdiri dari lima soal cerita dan dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil analisis menunjukkan bahwa kesalahan siswa tersebar di keempat tahapan CT dengan persentase tertinggi pada tahap berpikir algoritma (68%), diikuti tahap abstraksi (32%), pengenalan pola (20%), dan dekomposisi (16%). Temuan ini mengindikasikan bahwa tahapan berpikir algoritma merupakan tahap yang paling krusial dan rentan terhadap kesalahan dalam penyelesaian SPLDV. Oleh karena itu, integrasi Computational Thinking secara sistematis dalam pembelajaran SPLDV diharapkan dapat membantu siswa mengurangi kesalahan dan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah secara menyeluruh.
ANALISIS KOMPETENSI GURU PAI DALAM PENGGUNAAN BAHAN AJAR BERBASIS BUDAYA LOKAL MELAYU RIAU DI SMK NEGERI 2 MANDAU S., Jerni Hidayah; Zaitun, Zaitun; Dewi, Eva
Research and Development Journal of Education Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v11i2.24449

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi guru dalam penggunaan bahan ajar lokal Budaya Melayu Riau untuk penanaman nilai-nilai Islam, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi implementasinya di SMK Negeri 2 Mandau. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif analitis melalui studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru Budaya Melayu Riau, Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, dan 25 siswa, serta dokumentasi pembelajaran. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi guru dalam perencanaan pembelajaran mencapai 75% untuk penyusunan RPP berbasis kearifan lokal dan 100% untuk integrasi nilai-nilai Islam. Pelaksanaan pembelajaran menunjukkan 75% guru menggunakan metode yang bervariasi, 100% berhasil menanamkan nilai-nilai Islam, namun hanya 50% optimal dalam penggunaan bahan ajar lokal. Evaluasi pembelajaran menunjukkan 100% penggunaan tes kognitif, 75% penilaian sikap, dan 25% penilaian proyek. Efektivitas penanaman nilai Islam tertinggi pada akhlak terpuji (90%) dan terendah pada tolong-menolong (50%). Faktor pendukung meliputi pemanfaatan teknologi dan semangat guru, sedangkan faktor penghambat adalah keterbatasan sumber belajar terintegrasi dan ketidaksesuaian latar belakang keilmuan. Penelitian ini berkontribusi pada pencapaian SDGs 4, 11, dan 16 melalui pendidikan karakter berbasis kearifan lokal.
STRATEGI GURU PAI MENGINTEGRASIKAN NILAI AGAMA DAN BUDI PEKERTI DI SMP NEGERI 8 PEKANBARU Rahayu, Fitri; Subhan, Mhd.
Research and Development Journal of Education Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v11i2.24335

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi guru PAI dalam mengintegrasikan nilai agama dan budi pekerti serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung keberhasilan implementasinya di SMP Negeri 8 Pekanbaru. Fenomena dikotomi pembelajaran agama dan moral dalam pendidikan Islam menjadi problematika yang memerlukan solusi strategis melalui pendekatan integrasi holistik. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivis Creswell dan jenis penelitian studi kasus intrinsik. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña dengan teknik validasi triangulasi, member checking, dan peer debriefing. Hasil penelitian mengungkap lima strategi integrasi efektif: storytelling Islami dengan refleksi nilai, pembelajaran kontekstual, pemodelan uswah hasanah, pembelajaran berbasis proyek karakter, dan pembelajaran kolaboratif. Keberhasilan implementasi didukung tujuh faktor: komitmen guru, dukungan kepemimpinan, ketersediaan sumber daya, budaya sekolah kondusif, keterlibatan orang tua-masyarakat, sistem evaluasi komprehensif, dan fleksibilitas adaptasi. Temuan memperkuat teori pendidikan Islam holistik sekaligus menghasilkan model integrasi praktis yang dapat direplikasi. Kontribusi penelitian mendukung pencapaian SDG 4 tentang pendidikan berkualitas dan SDG 16 tentang pembangunan institusi yang kuat melalui pengembangan generasi berkarakter dan berintegritas tinggi.
PUBLIC FIGURE SEBAGAI PENGGERAK: MENINGKATKAN PARTISIPASI DALAM PELATIHAN DEEP LEARNING UNTUK PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DAN KESETARAAN Fahmi, Rahmat; Saepudin, Asep; Sardin, Sardin; Nofriansyah, Nofriansyah
Research and Development Journal of Education Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v11i2.10092

Abstract

Pendidikan memainkan peran penting dalam perkembangan individu dan masyarakat, dan kemajuan teknologi seperti Deep Learning (DL) memberikan peluang besar untuk meningkatkan pengalaman belajar. Namun, penerapan DL dalam pendidikan anak usia dini dan pendidikan kesetaraan sering menghadapi tantangan, terutama terkait dengan rendahnya partisipasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh public figure, Sahrul Gunawan, dalam meningkatkan antusiasme dan partisipasi peserta pelatihan berbasis Deep Learning untuk pendidikan anak usia dini dan pendidikan kesetaraan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam dan observasi langsung kepada peserta pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehadiran Sahrul Gunawan sebagai public figure dalam pelatihan ini berhasil meningkatkan partisipasi dan antusiasme peserta. Hal ini menunjukkan bahwa model pelatihan berbasis public figure dapat menjadi strategi efektif dalam mendorong tujuan dari pelatihan.Kesimpulannya, keterlibatan public figure dapat menjadi faktor kunci dalam meningkatkan motivasi peserta dan mempercepat penerimaan teknologi baru, menjadikannya model yang potensial untuk diterapkan dalam pelatihan berbasis teknologi di sektor pendidikan.
KOMPARASI PENDIDIKAN NONFORMAL BAGI PENYANDANG DISABILITAS FISIK DAN ANAK BERHADAPAN HUKUM (STUDI PADA 2 PUSAT REHABILITASI SOSIAL) Syafei, Imam; Kamil, Mustofa; Fahmi, Rahmat; Gaffar, Fatmawati
Research and Development Journal of Education Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v11i2.10151

Abstract

Pendidikan nonformal memiliki peran penting dalam menjembatani kesenjangan akses pendidikan bagi kelompok marginal, termasuk penyandang disabilitas fisik dan anak yang berhadapan dengan hukum (ABH). Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan karakteristik, pendekatan, tantangan, dan efektivitas pendidikan nonformal yang diberikan kepada kedua kelompok tersebut. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus komparatif, data dikumpulkan melalui telaah dokumen, wawancara semi-struktural, dan observasi pada dua lembaga pendidikan nonformal di Makassar yang fokus pada rehabilitasi sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kedua kelompok memiliki kebutuhan khusus yang berbeda, terdapat kesamaan dalam tantangan struktural yang dihadapi, seperti terbatasnya sumber daya, stigma sosial yang melekat, dan kebutuhan akan fleksibilitas kurikulum. Selain itu, faktor keberhasilan pendidikan nonformal pada kedua kelompok dipengaruhi oleh dukungan keluarga, adaptasi metode pengajaran, dan keterlibatan masyarakat sekitar. Penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan fasilitas, pelatihan bagi pengelola, dan kurikulum yang lebih fleksibel untuk lebih efektif memenuhi kebutuhan pendidikan kelompok marginal, sehingga dapat memperbaiki kualitas hidup mereka secara lebih optimal.
DETERMINATION FACTORS AFFECTING ENTREPRENEURIAL INTENTION AMONG VOCATIONAL SCHOOL STUDENTS IN JAKARTA Zakiah, Rizka; Artino, Adi; Lutfia, Annisa; Kusumaningtyas, Daru Putri; Kurjono, Kurjono; Maula, Farij Ibadil
Research and Development Journal of Education Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v11i2.13307

Abstract

Entrepreneurship is important in preparing human resources to have entrepreneurial intentions (EI). Formal education currently plays a role in the field of entrepreneurship, especially in vocational schools. This study examines several socio-cultural factors including entrepreneurship education (EE) and family support (FS). While other factors related to personal support include entrepreneurial leadership (EL) and entrepreneurial passion (EP). This study shows the role of entrepreneurial orientation (EO) as intervening variable to support EI. The data in this study were analyzed using SEM-PLS with a total sample of 608. The result show that EL, EO, EP affect the EI directly. EO successfully mediating EE, EL, EP to EI but not in mediating FS to EI. However, FS no connection on EI because of the social condition in several families have no financial and insufficient knowledge to support entrepreneurship. This study contributing in developing TBP theory, showing how entrepreneurial element contributes to SDGs, and helping policy makers to formulate an entrepreneurial climate.
PENGUATAN KEDISIPLINAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN FIKIH DI MA PEKANBARU Rohmatika, Frida
Research and Development Journal of Education Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v11i2.24382

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pembelajaran fikih yang berhasil meningkatkan kedisiplinan siswa di Madrasah Miftahul Hidayah Pekanbaru dan mengkaji dampaknya terhadap perubahan perilaku disiplin siswa. Fenomena transformasi kedisiplinan yang signifikan di madrasah ini menarik untuk diteliti mengingat pembelajaran mata pelajaran keagamaan umumnya menghadapi tantangan rendahnya minat dan kedisiplinan siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus instrumental, melibatkan observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru fikih, siswa, dan kepala madrasah, serta studi dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña dengan triangulasi sumber dan metode untuk memastikan kredibilitas. Hasil penelitian menunjukkan strategi pembelajaran komprehensif yang mengintegrasikan metode storytelling, diskusi kelompok, teknologi multimedia, komunikasi intensif guru-siswa, dan sistem evaluasi holistik berhasil menurunkan tingkat keterlambatan dari 18 siswa per hari menjadi 3-4 siswa per hari, meningkatkan kehadiran hingga 95%, dan menciptakan dampak positif yang meluas hingga lingkungan keluarga. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan pembelajaran fikih yang efektif dalam pembentukan karakter kedisiplinan siswa di madrasah.
MANAJEMEN KURIKULUM DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN PADA PROGRAM PENDIDIKAN KESETARAAN PAKET C (STUDI MULTISITUS DI SPNF SKB KOTA YOGYAKARTA DAN SPNF SKB KOTA SURAKARTA) Jingga, Atika Mega; Lestari, Slamet
Research and Development Journal of Education Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v11i2.21646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen kurikulum, kendala yang dihadapi, serta solusi untuk mengatasi kendala terkait manajemen kurikulum dalam meningkatkan mutu pendidikan pada Program Pendidikan Kesetaraan Paket C di SPNF SKB Kota Yogyakarta dan SPNF SKB Kota Surakarta. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian multisitus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis situs tunggal dan analisis data lintas situs. Pengecekan keabsahan data dengan kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua SPNF SKB telah menerapkan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka secara adaptif sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan karakteristik lokal. Manajemen kurikulum dilakukan secara sistematis melalui tahapan perencanaan berbasis kebutuhan, pengorganisasian sumber daya, pelaksanaan pembelajaran kontekstual, serta evaluasi berkelanjutan. Temuan juga menunjukkan adanya kesamaan dalam prinsip dasar pengelolaan kurikulum, namun terdapat perbedaan dalam pengorganisasian sumber daya dan strategi pelaksanaan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas pengelola dan pendidik, pengembangan kurikulum kontekstual, serta peningkatan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung keberlanjutan program pendidikan kesetaraan.