cover
Contact Name
Prima Ratna Sari
Contact Email
agusyuniawanisyanto@unigal.ac.id
Phone
+6281323179779
Journal Mail Official
abdimasgaluh@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Galuh Jl. Arya Janggala No. 11 Ciamis 46274 Telepon: (0265) 775295, Fax: (0265) 776787
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Galuh
ISSN : -     EISSN : 27160211     DOI : http://dx.doi.org/10.25157/ag.v7i1.18089
Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal yang memuat artikel pengabdian kepada masyarakat dari seluruh bidang ilmu. Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat memuat artikel hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari para dosen maupun pengabdi lainnya dari berbagai institusi yang terkait dengan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 963 Documents
Ceting Dekem Bolubi: Cegah Stunting Desa Sumberpakem Melalui Bolu Ubi Ungu Masrurotullaily, Masrurotullaily; Khofsah, Salsabila Arifah; Suja'i, Ahmad Salman Badruz Zaman As; Najah, Safinatun; Hasanah, Subriyatul; Nuryani, Siti; Rasidah, Kholifatur; Ayatin, Ayatin; Musrifah, Mafasatul; Umam, Hotibul; Arifin, Muhammad Samsul; Masruroh, A'imatul; Lestari, Ike; Rusmawan, Jeany; Amilin, Kasfillah Khoirul; Andriyanto, Reina Ayu Cahyani; Faisal, Ahmad; Khasanah, Aisyah Imroatun
Abdimas Galuh Vol 6, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i2.15982

Abstract

Ceting Dekem (Cegah Stunting Desa Sumberpakem) adalah salah satu program pengabdian kepada masyarakat berbasis ABCD (Asset Based Community Development) yang diusung oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata – Kolaboratif untuk membantu mengurangi angka stunting di Desa Sumberpakem. Program ini dilaksanakan dengan membuat produk Pemberian Makanan Tambahan yaitu bolu ubi ungu. Pembuatan bolu ini terinspirasi dari ubi ungu yang merupakan aset lokal Desa Sumberpakem serta program Rumah Desa Sehat yang sudah ada yaitu one day one egg. Adapun sasaran program ini adalah ibu hamil, ibu menyusui, dan balita terutama balita yang tercatat berstatus stunting. Program ini tentu tidak lepas dari para stakeholder kunci yang ada di Desa Sumberpakem yaitu perangkat desa, kader posyandu, Rumah Desa Sehat, Kelompok Wanita Tani, dan petani ubi ungu. Setelah melalui uji coba resep dan testimoni, resep bolubi disosialisasikan dan dipraktikkan secara langsung melalui kegiatan “Sosialisasi dan Workshop (Ceting Dekem) Produk Bolubi bersama Kelompok Wanita Tani dan Rumah Desa Sehat”. Tujuan kegiatan ini agar produksi bolu ini tidak terhenti ketika program Kuliah Kerja Nyata – Kolaboratif selesai dilaksanakan tetapi dilanjutkan oleh Kelompok Wanita Tani dan Rumah Desa Sehat selaku stakeholder desa untuk mencegah stunting di Desa Sumberpakem. Selanjutnya, bolu ubi ungu ini dibagikan kepada sasaran utama melalui kegiatan “Edukasi Cegah Stunting Desa Sumberpakem dengan Inovasi Pembuatan Bolubi”.
Pelatihan Public Speaking dan Teknik Presentasi Bagi Mahasiswa STKIP Darussalam Cilacap Setiyawan, Dwi; Apryliana, Agnes
Abdimas Galuh Vol 6, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i2.15370

Abstract

Keterampilan berbicara di depan umum merupakan bagian penting dalam setiap aktivitas, terutama aktivitas dalam lingkungan akademis. Kenyataannya, kemampuan berbicara anak sekolah dan mahasiswa masih sangat sedikit. Berdasarkan hal tersebut, kelompok pengabdian masyarakat Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia berinisiatif menyelenggarakan pelatihan public speaking. Kebaktian dilaksanakan di STKIP Darussalam Cilacap, pemilihan tempat tersebut tidak terlepas dari keinginan untuk pelatihan dan meningkatkan mahasiswa untuk menginginkan kemampuan public speaking dan teknik presentasi namun belum sepenuhnya baik. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah produksi materi, diskusi dan simulasi. Pembelajaran yang dilakukan menggali potensi mahasiswa dengan meminta mereka tampil di depan umum tanpa persiapan. Hal ini ditunjukkan dengan kemampuan mereka menerapkan ilmu dalam pelatihan public speaking. Pelatihan yang diakhiri dengan simulasi menunjukkan bahwa mahasiswa STKIP Darussalam Cilacap mempunyai peluang tampil yang baik. Potensi tersebut akan hilang begitu saja jika tidak terus diasah untuk menghadapi public speaking dan teknik presentasi untuk meningkatkan dalam perkuliahan dan kehidupan kerja di masa depan.
Digitalisasi Desa Melalui Pembuatan Website dan E-Office Sebagai Upaya Percepatan Pelayanan dalam Mewujudkan Good Governance Desa Gegempalan Kader, Mukhtar Abdul; Iskandar, Yusup; Lestari, Marlina Nur; Yulia, Lia; Abdillah, Rifki Muhammad
Abdimas Galuh Vol 6, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i2.14709

Abstract

Digitalisasi desa melalui pembuatan website dan e-office sebagai langkah percepatan pelayanan dalam mewujudkan good governance di Desa Gegempalan. Digitalisasi desa telah menjadi fokus utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dengan menghadirkan website dan e-office, desa dapat mempercepat proses administrasi dan memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat dalam memperoleh informasi terkait pelayanan publik. Dengan menggunakan metode kualitatif, dengan beberapa tahapan didalamnya, yaitu tahap persiapan, tahap pengumpulan data dengan melakukan wawancara dan konsultasi, tahap penginputan fitur-fitur website dan e-office, dan tahap akhir dengan melakukan bimbingan teknis kepada masyarakat dan perangkat desa Gegempalan. Melalui metode ini, artikel ini mengeksplorasi dampak positif digitalisasi desa terhadap peningkatan kualitas pelayanan serta efisiensi dalam pengelolaan administrasi desa.
Optimalisasi Kompetensi Pedagogis Guru Melalui Pelatihan Penyusunan Modul Ajar dalam Kerangka Kurikulum Merdeka di Pangandaran Sastromiharjo, Andoyo; Cahyani, Isah; Hidayatullah, Asep; Handayani, Wulan; Fauziyah, Rahmah
Abdimas Galuh Vol 6, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i2.16098

Abstract

Pelatihan penyusunan modul ajar bagi guru-guru Bahasa Indonesia SMP di Pangandaran, yang berlangsung pada tanggal 24-25 Agustus 2024, telah berhasil memperkenalkan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka yang menitikberatkan pada pendidikan inklusif dan adaptif. Kegiatan ini, yang dirancang sebagai bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat, dihadiri oleh 55 peserta dari berbagai SMP se-Kabupaten Pangandaran. Dengan menggunakan metode ceramah, diskusi kelompok, dan sesi praktik, pelatihan ini telah meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menyusun modul ajar yang tidak hanya efektif, tetapi juga memperkaya pengalaman belajar siswa dengan integrasi elemen budaya lokal dan teknologi digital. Evaluasi pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta tentang Kurikulum Merdeka, dengan skor rata-rata pre-test dan post-test yang meningkat dari 60% menjadi 85%. Hal ini menandakan keefektifan pelatihan tidak hanya memperkuat kapasitas pedagogis para guru, tetapi juga mempersiapkan mereka untuk mengimplementasikan pendidikan yang lebih dinamis dan relevan. Kesuksesan ini menegaskan pentingnya pendekatan pembelajaran yang responsif dan inovatif dalam era pendidikan modern.
Edukasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja serta Penggunaan Alat Pelindung Diri pada Pengrajin Batu di Desa Allakuang Sani, Andi; Hafid, Muhammad Fachry; Alam, Syamsu; Sartika, Sartika; Aisah, Siti Nur; Syakilah, Siti Nur
Abdimas Galuh Vol 6, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i2.15915

Abstract

Usaha Panre’ batu (pengrajin Batu) adalah suatu usaha kerajinan batu ukir yang sudah ada sejak lama di desa Allakuang bahkan menjadi usaha turun temurun. Para pengrajin ini, meskipun memiliki keterampilan tinggi dalam memproduksi barang-barang kerajinan, sering kali menghadapi risiko kesehatan dan keselamatan yang serius akibat paparan debu, penggunaan alat berat, dan kontak langsung dengan bahan-bahan berbahaya. Permasalahan mitra yang yang didapatkan berdasarkan observasi secara langsung adalah masih kurangnya pengetahuan para pengrajin batu (mitra) tentang penerapan kesehatan dan keelamatan kerja. Selain itu, masih minimnya penggunaan alat pelindung diri tiap bekerja. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah edukasi kesehatan dan keselamatan kerja dan simulasi penggunaan alat pelindung diri yang tepat yang dilaksanakan pada aula kantor desa Allakuang. Hasil dari kegiatan pengabdian didapatkan sebanyak 17 anggota mitra hadir dan mengikuti kegiatan pengabdian sampai selesai. Dari hasil evaluasi pre-post test didapatkan peningkatan pengetahuan mitra sebesar 25,8 dari pengetahuan sebelumnya. Kegiatan pengabdian pun terlaksana dengan lancar. Selain itu, mitra mampu menggunakan alat pelindung diri dengan benar. Saran untuk kegiatan Pengabdian selanjutnya, Sebaiknya kegiatannya difokuskan pada pemanfaatan limbah hasil Kerajinan Batu.  
Pelatihan Budidaya Tanaman Pagoda di Lahan Pekarangan Untuk Meningkatkan Kecukupan Gizi Keluarga di Desa Pamulihan, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang Kusumo, Rani Andriani Budi; Mukti, Gema Wibawa; Charina, Anne
Abdimas Galuh Vol 6, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i2.15667

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini didorong oleh permasalahan yang terjadi, dimana pemenuhan gizi keluarga memerlukan peran aktif rumah tangga pada tingkat mikro. Salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh rumah tangga adalah mengoptimalkan lahan pekarangan, sebagai sumberdaya untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai potensi lahan pekarangan, serta pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam membudidayakan tanaman sayuran, khususnya pagoda, di lahan pekarangan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui berbagai macam metode, yaitu penyuluhan, praktik budidaya pagoda, serta pembuatan demplot. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam membudidayakan pagoda. Kegiatan ini juga mendorong peserta untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan secara lebih produktif.
Pelatihan Peningkatan Berpikir Kritis Melalui Metode Cerita Dalam Al Qur’an Bagi Guru Agama di Madrasah Aliyah Samarinda Z, Edy Murdani; Rahman, Nur Fuadi; Fajri, Muhammad; Marroh, Zahrotul Isti’anah; Achmad, Andi
Abdimas Galuh Vol 6, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i2.14378

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis guru agama di Madrasah Aliyah Samarinda melalui metode cerita dalam Al-Qur’an. Berpikir kritis adalah keterampilan penting yang memungkinkan siswa menganalisis, mengevaluasi, dan menginterpretasi informasi secara logis dan objektif, yang sangat relevan dalam pendidikan agama Islam. Saat ini, pembelajaran agama di banyak sekolah masih bersifat dogmatis, mengakibatkan siswa hanya memahami ajaran secara tekstual tanpa kemampuan kritis. Untuk mengatasi masalah ini, pelatihan berpikir kritis berbasis cerita Al-Qur’an diberikan kepada guru-guru dari beberapa Madrasah Aliyah di Samarinda. Metode Participatory Action Research (PAR) digunakan dalam program pelatihan ini, yang melibatkan partisipasi aktif guru dari sembilan Madrasah Aliyah. Materi pelatihan mencakup pentingnya berpikir kritis, metode mengajarkannya, dan cara memancing rasa penasaran siswa melalui cerita. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan antusiasme dan partisipasi guru dalam proses pembelajaran. Guru melaporkan bahwa materi yang disampaikan membantu mereka memahami cara menyelipkan pertanyaan kritis dalam pengajaran agama. Evaluasi kuesioner menunjukkan bahwa 83% guru menemukan materi baru, dan 75% merasa bahwa metode cerita dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Pelatihan ini memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama, membekali guru dengan keterampilan mengajar yang lebih interaktif, dan mendukung pembangunan sumber daya manusia di Samarinda sebagai daerah penopang Ibu Kota Negara (IKN). Kegiatan ini diharapkan dapat membangun generasi yang kritis, berintegritas, dan berdaya saing tinggi.
Pemberdayaan Usaha Mikro Untuk Meningkatkan Nilai Tambah Produk Lokal di Kawasan Bendungan Jatigede Kabupaten Sumedang Kusumo, Rani Andriani Budi; Hapsari, Hepi; Kurnia, Ganjar; Charina, Anne; Rachmawati, Erna
Abdimas Galuh Vol 6, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i2.16029

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini berawal dari hasil pemetaan masalah yang dihadapi oleh pengusaha mikro di kawasan Bendungan Jatigede Kabupaten Sumedang, dimana produksi masih belum teratur,  konsistensi produksi masih rendah dan belum stabil, serta kualitas produk yang dihasilkan masih belum optimal. Dalam kegiatan ini yang menjadi mitra adalah 15 pengusaha mikro yang berusaha di bidang pengolahan makanan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat, dimana mitra terlibat aktif dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari identifikasi masalah, perencanaan dan pelaksanaan kegiatan, serta monitoring dan evaluasi kegiatan. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan peningkatan pada pengetahuan dan keterampilan pengusaha mikro dalam hal manajemen, teknik produksi serta penciptaan nilai tambah. Dukungan dari berbagai pihak seperti pemerintah, swasta dan juga perguruan tinggi tetap diperlukan untuk menjaga keberlanjutan usaha mikro di Kawasan Bendungan Jatigede.
Pemanfaatan Limbah Sampah Rumah Tangga Sebagai Pembuatan Maggot (Black Soldier Fly ) Untuk Alternatif Pakan Ternak Ikan Lele pada Kelompok Tani Minasari Desa Mekasari Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis Rahayu, Sinta puspa; Sunarti, Neti; Fajari, Ilham; Setiawati, Nanda Alinda Alinda
Abdimas Galuh Vol 6, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i2.15871

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS) dengan menggunakan Focus Group Discusion (FGD) dengan Pemanfaatan limbah sampah rumah tangga sebagai alpembuatan maggot (Black Soldier Fly BSF) untuk alternatif pakan ikan lele bagi kelompok tani minasari yang bertempat di desa Mekasari kecamatan Cipaku kabupaten Ciamis Berdasarkan dari hasil analisis situasi, maka permasalahan yang paling  utama adalah yang Kelompok tani kurang memahami pengetahuan  dalam  memproses  pemanfaatan sisa sampah makanan dapur, Pembuatan kolam ternak lele  masih di campurkan dengan ikan jenis sisa sampah yang berserakan dijadikan sebagai pupuk tanpa proses pengolahan danTingginya penggunaan pakan komersial untuk pakan ikan lele berupa tepung ikan instan dengan harga yang relatif mahal. Oleh karena perlu adanya perubahan cara berpikir masyarakat pedesaan dengan memanfaatkan limbah sampah. Tujuan di berlakukannya PKM adalah membantu  perekonomian  masyarakat  dan pola hidup sehat  metode pelaksanaan melalui beberapa hal adalah sosialisasi kebersihan lingkungan, penyuluhan kegunaan sampah, pengenalan jenis sampah, pengembangan kesadaran masyarakat pola hidup sehat, dan pendampingan penataan kolam serta pengenalan media sosial alat untuk mempromosikan produksi yang di hasilkan. Dari pelaksanaan kegiatan PKM ini adalah dapat membantu perekonomian, mengatasi pengadaan pakan ternak dan menjaga kebersihan.
Pemberdayaan Kelompok Masyarakat Desa Karya Pandai Besi dalam Pembentukan Wisata Edukasi Pandai Besi Untuk Menciptakan Lapangan Pekerjaan dan Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Suryana, Aan; Darna, Nana; Nugraha, Awaludin; Wahyunita, Rina; Nuralim, Muhamad; Yusuf, Hilmi Maulana
Abdimas Galuh Vol 6, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i2.15596

Abstract

Kelompok masyarakat desa karya pandai besi merupakan masyarakat yang memiliki mata pencaharian sebagai perajin pandai besi, yang berlokasi di desa Baregbeg kabupaten Ciamis. Mata pencaharian sebagai perajin pandai besi sudah ada sejak puluhan bahkan ratusan tahun yang lalu, sehingga mata pencaharian ini selain memiliki nilai ekonomi juga memiliki nilai sejarah dan budaya. Berdasarkan hal tersebut kelompok desa karya pandai besi dapat dikembangkan menjadi wisata edukasi yang nantinya mampu meningkatkan pendapatan masyarakat dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Namun, dalam perkembangannya kelompok masyarakat ini menghadapi permasalahan yang cukup banyak, diantaranya belum adanya konsep dan kebijakan pembentukan wisata edukasi pandai besi, serta belum terbentuknya Kelompok Usaha Bersama (KUBE) yang mampu menjembatani untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk membentuk wisata edukasi pandai besi dan membentuk Kelompok Usaha Bersama (KUBE) desa karya pandai besi. Bahan dan metode yang digunakan dalam kegiatan PKM, yaitu metode Participatory Rural Appraisal (PRA), yaitu sebuah metode yang mengajak masyarakat ikut terjun langsung pada kegiatan pembangunan maupun pengembangan. Adapun langkah-langkah yang dilakukan diantaranya sosialisasi, pelatihan, pendampingan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian, yaitu terbentuknya wisata edukasi pandai besi, sehingga mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru, diantaranya pembuatan merchandise sebagai ciri khas wisata. Selain itu, kegiatan PKM ini berhasil membentuk Kelompok Usaha Bersama (KUBE) desa karya pandai besi. Dari penjelasan tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa terbentuknya wisata edukasi pandai besi dan KUBE dapat dilakukan dengan adanya kerjasama antara masyarakat, akademisi, dan pemerintah, sehingga potensi yang ada disetiap wilayah mampu berkembang sesuai dengan tujuan yang sudah ditetapkan.