cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
codevelopmen@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
codevelopmen@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27214990     EISSN : 27215008     DOI : https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2897
ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi, Khususnya Universitas Pahlawan, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Community Development Journal berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan ataupun dari eksternal dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,523 Documents
MENGOPTIMALKAN EMPLOYEE EXPERIENCE DAN RETENSI DALAM ERA #KABURAJADULU: PERAN MANAJEMEN SDM DALAM MEREDAM BRAIN DRAIN GENERASI MUDA INDONESIA Firdaus, Firdaus; Lestari, Niti; Lusiana, Herlina; Periyadi, Periyadi; Mursanto, Mursanto
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.50114

Abstract

Fenomena brain drain generasi muda Indonesia kian mengemuka seiring dengan munculnya tren sosial yang dikenal dengan istilah #KaburAjaDulu. Tren ini merefleksikan kecenderungan Generasi Z untuk mencari peluang belajar, bekerja, maupun berkarier di luar negeri karena dorongan memperoleh pengalaman, kesejahteraan, dan kualitas hidup yang lebih baik. Di sisi lain, dinamika ini menimbulkan tantangan serius bagi organisasi di Indonesia dalam mempertahankan talenta terbaiknya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen sumber daya manusia (SDM) dalam mengoptimalkan employee experience (EX) sebagai strategi retensi yang relevan dengan kebutuhan dan ekspektasi generasi muda. Pendekatan yang digunakan adalah studi literatur dan analisis tren dengan menyoroti hubungan antara motivasi migrasi generasi muda, karakteristik Generasi Z, serta praktik manajemen SDM berbasis pengalaman karyawan. Hasil kajian menunjukkan bahwa optimalisasi employee experience melalui desain perjalanan karyawan yang holistik, pemberdayaan karier, fleksibilitas kerja, serta dukungan keseimbangan hidup dapat meningkatkan keterikatan dan loyalitas karyawan. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya inovasi kebijakan SDM yang humanis, adaptif, dan berorientasi pada nilai-nilai yang selaras dengan aspirasi generasi muda, sehingga mampu meredam potensi brain drain sekaligus mendorong keberlanjutan daya saing organisasi di Indonesia.
PELATIHAN DAPUR MPASI GEULIS BAGI KADER DAN IBU BAYI DI KELURAHAN TALAGASARI KAWALU KOTA TASIKMALAYA Imaniar, Melsa Sagita; Herdiani, Ida; Fitri, Sulidar; Nurdianti, Dewi; Pasundani, Nita; Falah, Miftahul
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.50174

Abstract

Latar Belakang: Puskesmas Kawalu urutan pertama kasus stunting di Kota Tasikmalaya tahun 2024, dikarenakan kurangnya pemberian ASI Ekskklusif, praktik pemberian MPASI yang tidak memadai serta kader yang tidak terlatih praktik pemberian Dapur MPASI. Studi ini  membahas pelatihan praktik PMBA  kepada kader dan ibu dari bayi usia 6-12 bulan, pemanfaatan aplikasi golden1000 serta terbentuknya dapur MPASI. Kontribusi: Pelatihan Dapur MPASI diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam pengolahan Menu MPASI bayi, memanfaatkan aplikasi golden 1000 sebagai media edukasi 1000 HPK bagi kader dan ibu bayi serta terbentuknya dapur MPASI posyandu sebagai bentuk wirausaha mandiri kader. Metode: kami mengintegrasikan pelatihan kepada kader dan ibu bayi serta pemanfaatan aplikasi Golden1000 sebagai media edukasi , membentuk dapur MPASI Posyandu. Hasil: Pelatihan dapru MPASI serta pemanfaatan aplikasi golden1000 memberikan dampak peningkatan pengetahuan dan keterampilan serta terbentuknya dapur mpasi posyandu. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan efektivitas pelatihan dan pemanfaatan aplikasi golden1000 dalam meningkatkan pengetahuan keterampilan pengolahan MPASI serta terbentuknya dapur MPASI posyandu.
UMKM DALAM PENGEMBANGAN EKONOMI DI KELURAHAN SIDOMUKTI KECAMATAN KISARAN BARAT KABUPATEN ASAHAN Normansyah, Normansyah; Suriono, Hadi; Siregar, Aris; Rosnaida, Rosnaida; Putra, Anshari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.50328

Abstract

Belum kokohnya fundamental perekonomian Indonesia saat ini, mendorong pemerintah untuk terus memberdayakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), yang selanjutnya penulis akan mennggunakan singkatan ini. Sektor ini mampu menyerap tenaga kerja cukup besar dan memberi peluang bagi UMKM untuk berkembang dan bersaing dengan perusahaan yang lebih cenderung menggunakan modal besar (capital intensive). Eksistensi UMKM memang tidak dapat diragukan lagi karena terbukti mampu bertahan dan menjadi roda penggerak ekonomi, terutama pasca krisis ekonomi. Disisi lain, UMKM juga menghadapi banyak sekali permasalahan, yaitu terbatasnya modal kerja, Sumber Daya Manusia yang rendah, dan minimnya penguasaan ilmu pengetahuan serta teknologi (Sudaryanto dan Hanim, 2002). Kendala lain yang dihadapi UMKM adalah keterkaitan dengan prospek usaha yang kurang jelas serta perencanaan, visi dan misi yang belum mantap. Hal ini terjadi karena umumnya UMKM bersifat income gathering yaitu menaikkan pendapatan, dengan ciri- ciri sebagai berikut: merupakan usaha milik keluarga, menggunakan teknologi yang masih relatif sederhana, kurang memiliki akses permodalan (bankable), dan tidak ada pemisahan modal usaha dengan kebutuhan pribadi. Pemberdayaan UMKM di tengah arus globalisasi dan tingginya persaingan membuat UMKM harus mampu mengadapai tantangan global, seperti meningkatkan inovasi produk dan jasa, pengembangan sumber daya manusia dan teknologi, serta perluasan area pemasaran. Hal ini perlu dilakukan untuk menambah nilai jual UMKM itu sendiri, utamanya agar dapat bersaing dengan produk-produk asing yang kian membanjiri sentra industri dan manufaktur di Indonesia, mengingat UMKM adalah sektor ekonomi yang mampu menyerap tenaga kerja terbesar di Indonesia. Pada tahun 2011 UMKM mampu berandil besar terhadap penerimaan negara dengan menyumbang 61,9 persen pemasukan produk domestik bruto (PDB) melalui pembayaran pajak, yang diuraikan sebagai berikut : sektor usaha mikro menyumbang 36,28 persen PDB, sektor usaha kecil 10,9 persen, dan sektor usaha menengah 14,7 persen melalui pembayaran pajak. Sementara itu, sektor usaha besar hanya menyumbang 38,1 persen PDB melalui pembayaran pajak (BPS, 2011). Sebagian besar (hampir 99 persen), UMKM di Indonesia adalah usaha mikro di sektor informal dan pada umumnya menggunakan bahan baku lokal dengan pasar lokal. Itulah sebabnya tidak terpengaruh secara langsung oleh krisis global. Laporan World Economic Forum (WEF) 2010 menempatkan pasar Indonesia pada ranking ke- Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia sebagai pasar yang potensial bagi negara lain. Potensi ini yang belum dimanfaatkan oleh UMKM secara maksimal. Perkembangan UMKM di Indonesia masih dihadapkan pada berbagai persoalan sehingga menyebabkan lemahnya daya saing terhadap produk impor.
EDUKASI DAN PENDAMPINGAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA RAMAH LINGKUNGAN DI ARDIPURA IV JAYAPURA SELATAN Ayomi, Golden Ringgo SC.; Inggamer, Mamberuman Marthen; Kaigere, Daud; Karim, Abdul
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 No. 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i2.50481

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Ardipura IV, Jayapura Selatan, dalam pengelolaan sampah rumah tangga yang ramah lingkungan. Program ini melibatkan edukasi dan pendampingan mengenai pemilahan sampah, penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), serta pembuatan kompos dan daur ulang sampah anorganik. Hasil dari program ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemilahan sampah sejak dari rumah tangga, serta penerapan prinsip 3R dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, program ini berhasil mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) dan meningkatkan kualitas lingkungan serta kesehatan masyarakat. Evaluasi hasil program menunjukkan bahwa keberlanjutan program dapat dijaga dengan pembentukan kelompok pengelola sampah yang aktif dan penyediaan fasilitas pendukung yang memadai. Program ini diharapkan menjadi model bagi kelurahan lain di Jayapura Selatan dalam mengelola sampah secara ramah lingkungan.
KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI EKONOMI KREATIF BERBASIS SUMBERDAYA LOKAL Susanti, Ike; Handayati, Ratna; Ruswaji, Ruswaji; Setyawati, Silvi Retno
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.50497

Abstract

Desa Puter memiliki potensi hasil pertanian dan peternakan yang cukup tinggi. Dalam sektor pertanian mampu menghasilkan padi, jagung, singkong, ubi dan berbagai jenis tanaman palawija. Dari hasil pertanian tersebut mereka menjual langsung produk hasil pertanianya ke tengkulak tanpa berfikir panjang untuk mengolah sebagian hasil taninya. Padahal dari hasil pertanian tersebut bisa diolah menjadi makanan berupa kue yang nantinya dapat dijual dengan harga yang ekonomis sehingga mampu meningkatkan pendapatan dalam keluarga. Saat dilakukan survey lapangan ternyata banyak masyarakat yang belum mengerti kalau dari hasil produk pertanian berupa jagung, singkong dan ubi bisa di jadikan makanan berupa kue yang bisa dijual lagi. Tujuan dari kegiata PKM ini adalah memberikan pengetahuan serta cara bagaimana mengolah produk pertanian berupa jagung, singkong dan ubi jalar dijadikan makanan berupa kue. Kegiatan ini dibagi menjadi beberapa tahap yaitu tahap survey, tahap sosialisasi,pelatihan pembuatan makanan berupa kue dari bahan baku jagung, singkong dan ubi jalar serta dilakukan pendampingan. Kegiatan ini dapat memberikan dampak yang positif yaitu mampu meningkatkan perekonomian keluarga masyarakat di Desa Puter
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN LAPORAN KEUANGAN OLAHAN IKAN DI DESA BALUN KECAMATAN TURI KABUPATEN LAMONGAN Fibriyanti, Yenni Vera; Safa’atillah, Nurus; Rachmawati, Evi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.50498

Abstract

Desa Balun mempunyai potensi utama berupa ikan tambak. Namun, pada saat panen harga jual ikan tambak menurun drastis dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan untuk memelihara ikan. Oleh karena itu, dibutuhkan pelatihan pembuatan olahan ikan untuk meningkatkan daya jual hasil panen. Permasalahan lain yang dihadapi oleh masyarakat Desa Balun adalah belum memiliki pengetahauan yang komprehensif mengenai kewirausahaan. Selama ini, masyarakat Desa Balun belum menerapkan pengelolaan keuangan usaha dengan baik. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pelatihan pembuatan olahan hasil panen ikan dan pembuatan laporan keuangan usaha olahan ikan masyarakat Desa Balun Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan. Dari kegiatan tersebut ibu-ibu pelaku usaha memahami dengan baik mengenai pembuatan olahan ikan, pembuatan laporan keuangan sederhana. Hal ini terbukti dari hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman ibu-ibu pelaku usaha Desa Balun.
PSIKOEDUKASI: MENINGKATKAN RESILIENSI PSIKOLOGIS PADA LANSIA Mauvizar, Erly; Hasanah, Siti; Hajar, Siti; Ariyani, Roza; Darliani, Ani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.50499

Abstract

Lansia merupakan salah satu kelompok usia yang rentan mengalami berbagai tekanan psikologis akibat perubahan fisik, sosial dan emosional.  Secara keseluruhan, lansia menghadapi berbagai tantangan besar dalam menjaga kesehatan mental mereka. Rendahnya tingkat resiliensi psikologis pada lansia dapat meningkatkan risiko stres, depresi dan penurunan kualitas hidup. Kegiatan ini laksanakan untuk meningkatkan resiliensi psikologi pada lansia, sehingga lansia dapat menjalani masa tua dengan lebih mandiri dan sejahtera. lansia sangat membutuhkan dukungan psikologis yang terstruktur untuk meningkatkan resiliensi psikologis mereka dalam menghadapi perubahan hidup besar dalam hidup, seperti kehilangan pasangan, isolasi sosial, atau penurunan kesehatan. Lansia juga menghadapi masalah psikologis, seperti kecemasan dalam menghadapi kematian. Salah satu aspek penting yang berperan dalam menghadapi tantangan adalah resiliensi psikologis yaitu kemampuan individu untuk beradaptasi dan pulih dari kesulitan atau perubahan hidup yang signifikan. Perawatan yang terstruktur, termasuk nutrisi, kegiatan fisik dan sosial yang bermanfaat untuk kesehatan fisik dan mental, akan menjadi hal yang menjadi prioritas. Kegiatan Psikoedukasi, senam lansia dan makanan sehat yang diadakan dapat membantu mengurani risiko depresi dan demensia sehingga dapat menjaga mental lansia tetap aktif     
PENDAMPINGAN PERAN KADER KESEHATAN DALAM PENINGKATAN KUNJUNGAN ANC DI KELURAHAN PINANG KENCANA WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATU 10 TAHUN 2025 Rullyni, Nurniati Tianastia; Jayanti, Vina; Putri, Sabtini Ika
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.50506

Abstract

Kehamilan merupakan pengalaman penting bagi perempuan yang disertai perubahan fisik dan emosional, namun tetap memiliki risiko terhadap kesehatan ibu dan bayi. Risiko ini berkontribusi pada masih tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) sebesar 189 per 100.000 kelahiran hidup dan Angka Kematian Bayi (AKB) sekitar 17 per 1.000 kelahiran hidup di Indonesia pada tahun 2023. Kunjungan antenatal care (ANC) yang lengkap dan tepat waktu merupakan salah satu intervensi penting untuk menurunkan AKI dan AKB, namun cakupan ANC ≥4 kali baru mencapai 74,4%, masih di bawah target nasional minimal 80%. Upaya preventif dan promotif melalui pemberdayaan kader kesehatan menjadi strategi penting dalam meningkatkan kepatuhan ibu hamil melakukan kunjungan ANC. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan dalam pendampingan ibu hamil sehingga kunjungan ANC dapat meningkat.Kegiatan dilaksanakan pada Juli–Agustus 2025 di Kelurahan Pinang Kencana, wilayah kerja Puskesmas Batu 10, dengan melibatkan 30 kader kesehatan. Metode yang digunakan meliputi pendidikan kesehatan, praktik peran kader dalam pemantauan ANC, serta evaluasi menggunakan pretest dan posttest dengan kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan setelah diberikan pendampingan dibandingkan sebelum kegiatan. Pemberdayaan kader melalui edukasi dan praktik terarah terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas kader untuk memotivasi ibu hamil melakukan kunjungan ANC sesuai standar. Disarankan kader kesehatan terus mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh, melalui pemantauan ibu hamil dalam pemeriksaan kehamilan.
PELATIHAN SADAR WISATA BAGI ANGGOTA POKDARWIS DESA WISATA CAGAR BUDAYA KOTA TUA BATANG ARAU Zengga, Zengga; Husna, Rifdatul; Yani, Zulfitri; Novadilastri, Novadilastri; Haris, Haris
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.50575

Abstract

Kawasan Kota Tua merupakan salah satu nagari yang berada di kecamatan Padang Selatan. Daerah ini memiliki beberapa potensi yang bisa dikembangkan menjadi kegiatan pariwisata,. Masyarakat di daerah ini berinisiatif membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) agar melalui Pordarwis tersebut bisa berkembang kegiatan pariwisata di Kawasan Kota Tua ini. Saat ini sudah banyak pengunjung yang datang untuk berekreasi ke daerah tersebut, namun kawasan Kota Tua tersebut belum dikelola dengan baik oleh masyarakat. Pokdarwis yang sudah terbentuk diharapkan bisa mengelola potensi dan sumber daya yang ada. Akan tetapi saat ini sumber daya manusia yang bergabung di Desa Wisata Cagar Budaya Batang Arau ini masih memiliki keterbatasan dalam pengembangan kegiatan pariwisata di daerah ini.masih minimnya pengetahuan mitra terhadap pariwisata yang berakibat wisatawan tidak senang terhadap pelayanan dari Desa Wisata Cagar Budaya Kota Tua Batang Arau Batang Arau ini . Oleh sebab itu kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada anggota Desa Wisata Cagar Budaya Kota Tua Batang Arau Batang Arau ini, dalam memberikan pengetahuan tentang pelatihan Sadar Wisata di objek wisata kawasan kota tua ini
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI DALAM PENGELOLAAN SMART GREENHOUSE DAN OPTIMALISASI HIDROPONIK BERBASIS IOT UNTUK MENDUKUNG ASTA CITA 2 DI KECAMATAN SELAAWI, GARUT Hernawati, Elis; Gunawan, Tedi; Sukawati, Renny
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.50667

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini memberdayakan Kelompok Tani Sawargi Cijeruk yang memiliki 45 anggota melalui penerapan smart greenhouse berbasis IoT yaitu penggunaan sensor (suhu, RH, pH, TDS), optimalisasi hidroponik, dan pelatihan pemasaran digital (Instagram, Shopee). Metode bertahap mencakup sosialisasi, pelatihan dan pendampingan, penginstalan teknologi, penggunaan dashboard berbasis web dan mobile, dan pemasaran digital. Pada kegiatan pelatihan dan pendampingan lebih dari 80% peserta terlibat dalam kegiatan, dua akun bisnis digital aktif, instalasi dashboard IoT aktif, dan kemampuan 60% peserta untuk mengoperasikan dashboard monitoring. Parameter OECD-DAC (relevansi, efektivitas, efisiensi, dampak, keberlanjutan) dan Kirkpatrick (reaksi, pembelajaran, perilaku, hasil) digunakan dalam evaluasi. Temuan awal menunjukkan bahwa literasi teknologi telah meningkat, uji coba pemasaran langsung, dan efisiensi pemantauan tanaman telah meningkat. Namun, kemampuan operator masih di bawah 57%, yang dipengaruhi oleh konektivitas desa, kapasitas digital, dan biaya perangkat. Program memenuhi SDG S 2 atau Zero Hunger dan Asta Cita 2.