cover
Contact Name
Natalia Rosalina Rawa
Contact Email
rawarah@gmail.com
Phone
+6281217191289
Journal Mail Official
jurnal.jaicb@gmail.com
Editorial Address
Kampus STKIP Citra Bakti, Jalan Trans Bajawa-Ende, Kabupaten Ngada, NTT
Location
Kab. ngada,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti (JAICB)
Published by STKIP Citra Bakti
ISSN : -     EISSN : 27219178     DOI : https://doi.org/10.38048/jailcb.v1i1
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti (JAICB) adalah jurnal pengabdian kepada masyarakat yang memuat hasil pengabdian dalam bentuk pendampingan, pelatihan, penyuluhan, atau kegiatan lainnya. JAICB terbit dua kali dalam satu tahun, yaitu April dan November. JAICB diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti. JAICB mempunyai ISSN 2721-9178 dengan SK No. 0005.27219178/JI.3.1/SK.ISSN/2020.04
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2025)" : 25 Documents clear
PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT MELALUI PENYULUHAN TANAMAN OBAT TRADISIONAL UNTUK PENANGANAN ISPA BALITA DI KELURAHAN NAMBO, KOTA KENDARI Ridwan, Bai Athur; Buton, La Djabo; Isrul, Muh.; Juslan
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v6i1.4536

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyakit dengan prevalensi tinggi di Kecamatan Nambo, Kota Kendari, khususnya pada balita. ISPA ditandai dengan gejala seperti pilek, demam, dan batuk ringan, yang dapat berkembang menjadi lebih berat apabila imunitas anak rendah. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengatasi gejala ringan ISPA adalah pemanfaatan tanaman obat tradisional. Namun, kesenjangan akses informasi mengenai obat tradisional menyebabkan perbedaan tingkat pengetahuan masyarakat dalam pengobatan gejala ISPA. Oleh karena itu, program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai tanaman obat tradisional yang berkhasiat dalam mengatasi gejala ISPA pada balita. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Nambo pada tanggal 6 Juni 2024 dengan melibatkan 15 peserta. Edukasi diberikan dalam bentuk penyuluhan menggunakan metode ceramah mengenai manfaat dan penggunaan beberapa tanaman obat tradisional, yaitu daun kapuk, bawang merah, jeruk nipis, jahe, dan kencur. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah penyuluhan menggunakan pre-test dan post-test, yang kemudian dianalisis secara statistik menggunakan Wilcoxon matched pairs test. Hasil pre-test menunjukkan total jawaban benar sebanyak 36, sedangkan pada post-test meningkat menjadi 72. Analisis statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang mengindikasikan bahwa penyuluhan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan peserta mengenai pemanfaatan tanaman obat tradisional untuk mengatasi gejala ISPA pada balita. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami dan memanfaatkan tanaman obat sebagai alternatif dalam penanganan awal ISPA, sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara keseluruhan.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN BIOETANOL DARI UBI JALAR SEBAGAI SUMBER ENERGI TERBARUKAN DI DESA BENUA RAJA Lovisia, Endang; Syabawaihi; Wulandari, Sri
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v6i1.4538

Abstract

Bioetanol merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang semakin dilirik sebagai alternatif pengganti bahan bakar fosil. Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan bioetanol, salah satunya melalui pemanfaatan ubi jalar (Ipomoea batatas), yang ketersediaannya melimpah di berbagai daerah. Namun, di Desa Benua Raja, Kecamatan Pajar Bulan, Kabupaten Lahat, ubi jalar selama ini hanya dikonsumsi tanpa adanya pemahaman mengenai potensinya sebagai bahan baku energi terbarukan. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan edukasi serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok tani Setia Jaya dalam mengolah ubi jalar menjadi bioetanol. Metode yang digunakan dalam program ini meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta perencanaan keberlanjutan program. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan mitra. Hasil perhitungan angket menunjukkan bahwa skor pengetahuan peserta mencapai 3,93, yang dikategorikan sebagai baik, sedangkan skor keterampilan peserta mencapai 80,93%, yang juga masuk dalam kategori baik. Dengan demikian, program ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan kelompok tani dalam memanfaatkan ubi jalar sebagai bahan baku bioetanol. Ke depannya, pendampingan lebih lanjut dan pengembangan teknologi sederhana diharapkan dapat meningkatkan efektivitas serta keberlanjutan program ini.
PENINGKATAN PEMAHAMAN PEMUDA DALAM GAYA MANAJEMEN KONFLIK UNTUK PENCEGAHAN KEKERASAN Aisyah, Sari Mutiara; Elake, Gunawan Lestari; Supli, Nur Aslamiah
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v6i1.4544

Abstract

Kekerasan di lingkungan sekolah menjadi permasalahan yang memerlukan perhatian serius, terutama dalam konteks meningkatnya kasus perundungan dan konflik antar siswa. Pengelolaan konflik yang tidak efektif dapat berujung pada tindakan kekerasan yang berdampak negatif terhadap perkembangan sosial dan psikologis siswa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai manajemen konflik melalui pelatihan berbasis diskusi kelompok dan studi kasus. Mitra kegiatan adalah SMA Negeri 22 Palembang, dengan peserta sebanyak 50 siswa. Metode yang digunakan meliputi perencanaan, pelaksanaan pelatihan berbasis role-playing, diskusi kelompok, serta evaluasi menggunakan kuesioner dan observasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 70% siswa merasa materi yang disampaikan mudah dipahami, sementara 30% lainnya sangat setuju bahwa pelatihan ini membantu mereka memahami cara menangani konflik dengan lebih konstruktif. Analisis mentor terhadap lima kelompok peserta menunjukkan bahwa tiga kelompok telah mampu menerapkan konsep manajemen konflik secara efektif dalam skenario yang diberikan. Dengan demikian, pelatihan ini berkontribusi pada peningkatan keterampilan siswa dalam memahami elemen konflik, mengidentifikasi gaya konflik, serta merespons konflik dengan lebih bijak. Rekomendasi tindak lanjut mencakup pelatihan lanjutan dan integrasi materi ke dalam kurikulum sekolah guna memperkuat mitigasi kekerasan di lingkungan pendidikan.
PENINGKATAN PRODUKSI JERUK MELALUI PENERAPAN BIOCHAR SEKAM PADI DI KECAMATAN TEBAS Suryadi, Urai Edi; Indrawati , Urai Suci Yulies Vitri; Hazriani, Rini
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v6i1.4552

Abstract

Kelompok Tani Tanjung Pandan di Kecamatan Tebas merupakan salah satu kelompok tani yang membudidayakan jeruk manis dan padi di lahan Alluvial. Lahan ini memiliki kendala kesuburan akibat rendahnya kadar unsur hara makro dan mikro, tingginya bahan organik, serta kandungan pirit dan logam berat seperti Fe dan Al yang bersifat toksik bagi tanaman. Akibatnya, produksi jeruk manis terus menurun setiap tahunnya. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mentransfer teknologi pembuatan pupuk organik berbasis biochar sekam padi sebagai amelioran tanah guna meningkatkan kesuburan lahan dan produktivitas pertanian. Kegiatan ini melibatkan 20 petani dari Kelompok Tani Tanjung Pandan dan dilaksanakan melalui metode penyuluhan dan pelatihan. Penyuluhan diberikan mengenai manfaat biochar sekam padi dalam meningkatkan kesuburan tanah, sedangkan pelatihan mencakup tahapan pembuatan biochar, mulai dari persiapan bahan baku, proses pembakaran menggunakan alat pirolisis sederhana, hingga pencampuran dengan kompos dan penyimpanan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebelum pelatihan, sebagian besar peserta belum memahami konsep biochar dan cara pembuatannya. Setelah program selesai, 90% peserta mampu memproduksi biochar dengan benar dan menerapkannya pada lahan pertanian mereka. Penerapan teknologi biochar ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas tanaman jeruk manis dan padi secara berkelanjutan serta menjadi model yang dapat diadopsi oleh kelompok tani lainnya.
MITIGASI ANCAMAN SOCIAL ENGINEERING BAGI UMKM MELALUI PROGRAM SOSIALISASI DI KOTA PANGKALPINANG Anggita, Wenni; Manik, Jeanne Darc Noviayanti; Zaliman, Iski
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v6i1.4556

Abstract

Kasus penipuan berbasis rekayasa sosial (social engineering) semakin meningkat, dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai target utama. Salah satu modus yang paling sering terjadi adalah phishing, di mana pelaku berpura-pura menjadi perwakilan resmi suatu lembaga untuk mendapatkan data pribadi korban. Pelaku kejahatan siber semakin agresif dalam mengeksploitasi kelemahan digital pelaku UMKM, termasuk melalui perangkat yang digunakan oleh karyawan. Kurangnya kesadaran akan keamanan digital menyebabkan UMKM menjadi rentan terhadap ancaman ini. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan pelaku UMKM terhadap ancaman social engineering serta membekali mereka dengan strategi mitigasi yang tepat. Program ini melibatkan 30 pelaku UMKM di Kota Pangkalpinang dan bekerja sama dengan Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan Kota Pangkalpinang sebagai mitra kegiatan. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi interaktif, serta Focus Group Discussion (FGD) mengenai pengamanan digital. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 89,3% peserta merasakan manfaat signifikan dari sosialisasi ini, dengan peningkatan kesadaran terhadap ancaman rekayasa sosial dan pemahaman lebih baik dalam mengamankan informasi digital mereka. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pelaku UMKM masih memerlukan edukasi lebih lanjut terkait ancaman social engineering agar dapat beradaptasi dengan ekosistem digital yang semakin berkembang. Oleh karena itu, keberlanjutan program ini sangat direkomendasikan guna meningkatkan keamanan digital pelaku UMKM secara lebih komprehensif.
DIGITALISASI TIMBANGAN BALITA BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) UNTUK OPTIMALISASI LAYANAN POSYANDU Nurjihan, Shita Fitria; Setiati, Anik Tjandra; Febryanti, Dita Indra; Prasetya, Irwan; Danaryani, Sri
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v6i1.4568

Abstract

Kualitas pelayanan Posyandu sangat penting bagi kesehatan masyarakat, terutama dalam mencegah kekurangan gizi pada balita. Posyandu Sejahtera RW 03, Kelurahan Beji Timur memiliki 43 balita yang secara rutin dipantau tumbuh kembangnya, namun keterbatasan pencatatan manual menghambat efektivitas layanan. Tujuan kegiatan ini adalah mengembangkan dan mengimplementasikan timbangan balita berbasis Internet of Things (IoT) yang terintegrasi dengan aplikasi Android untuk pencatatan data secara digital, sehingga memudahkan kader Posyandu dalam pemantauan pertumbuhan balita secara real-time. Mitra kegiatan ini adalah kader Posyandu Sejahtera, yang terdiri dari 9 orang dengan latar belakang pemahaman teknologi yang beragam. Metode pelaksanaan terdiri dari (1) persiapan, meliputi survei lokasi dan diskusi dengan mitra; (2) perancangan dan pembuatan perangkat IoT menggunakan sensor Load Cell dan HX711 untuk mengukur berat badan, serta sensor Ping Parallax untuk tinggi badan; (3) pelatihan kader Posyandu dalam penggunaan alat dan aplikasi Android; (4) implementasi dan simulasi penggunaan alat, serta (5) evaluasi efektivitas program melalui survei kepuasan mitra. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan kader dalam menggunakan sistem digital, dengan 88,9% peserta merasa sangat puas, serta 100% peserta menyatakan bersedia bekerja sama dalam program lanjutan. Selain itu, sistem yang diterapkan memungkinkan pencatatan data yang lebih akurat dan mudah diakses, mengurangi risiko kehilangan data, serta mempercepat pengambilan keputusan dalam pemantauan gizi balita. Digitalisasi pencatatan gizi berbasis IoT dapat meningkatkan efisiensi layanan Posyandu serta mendukung kader dalam memberikan intervensi lebih cepat terhadap masalah gizi balita.
PELATIHAN PENDEKATAN KOLABORATIF DAN INKLUSIF DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SMAN 4 PALU Napitupulu, Mery; Walanda, Daud K; Poba, Detris; Napitupulu, Nurasyah D; Walanda, Ryka M
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v6i1.4569

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka menekankan pembelajaran yang inklusi, kolaboratif, dan berpusat pada peserta didik, sehingga diperlukan peningkatan pemahaman dan keterampilan pendidik dalam mengimplementasikannya secara optimal. SMA Negeri 4 Palu, sebagai salah satu sekolah inklusi di Kota Palu, telah menerapkan Kurikulum Merdeka sejak tahun 2022 dengan pembelajaran berdiferensiasi. Oleh karena itu, desain strategi pembelajaran inklusif dan kolaboratif perlu terus diperbarui agar sesuai dengan perkembangan pendidikan. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru mengenai konsep, tujuan, dan strategi Kurikulum Merdeka, serta melatih mereka dalam mengembangkan model pembelajaran yang responsif dan partisipatif. Program pelatihan dirancang berdasarkan kebutuhan dan karakteristik peserta, dengan menggunakan pendekatan kolaboratif dan inklusif. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara interaktif dan partisipatif, melalui diskusi, simulasi, serta praktik langsung. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan ini berkontribusi signifikan dalam meningkatkan berbagai aspek keterampilan pendidik, dengan peningkatan pemahaman konsep pembelajaran inklusif sebesar 82%, keterampilan pembelajaran kolaboratif 76%, rasa percaya diri dalam mengelola kelas inklusi 52%, kemampuan mengidentifikasi kebutuhan individu siswa 67%, penggunaan metode pengajaran inklusif 88%, dan kemampuan menciptakan lingkungan kelas yang inklusif 61%. Dengan demikian, pelatihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka secara lebih inklusif dan kolaboratif.
PENINGKATAN MOTIVASI DAN KOMITMEN BERORGANISASI MELALUI PENGUATAN SDM WANITA KATOLIK RI CABANG ST. CORNELIUS MADIUN Mudjijanti, Fransisca; Widodo, Bernardus; Farida, Florentina Anif
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v6i1.4613

Abstract

Permasalahan mitra dalam organisasi Wanita Katolik RI (WKRI) Cabang St. Cornelius Madiun adalah rendahnya tingkat keterlibatan anggota dalam kegiatan organisasi. Rendahnya partisipasi anggota terlihat dari kehadiran dalam kegiatan rutin yang tidak lebih dari 50%, serta keterlibatan dalam kegiatan insidentil yang hanya mencapai 40%. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk konflik jadwal dengan organisasi lain, kurangnya disiplin waktu, serta rendahnya motivasi dan komitmen dalam berorganisasi. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan motivasi dan komitmen anggota WKRI agar lebih aktif dalam berorganisasi dan menjalankan visi serta misi organisasi dengan lebih optimal. Mitra kegiatan adalah 25 anggota WKRI Cabang St. Cornelius Madiun, dengan rentang usia dan latar belakang pendidikan yang beragam. Metode pelaksanaan kegiatan ini menggunakan sarasehan, yang meliputi ceramah, diskusi interaktif, serta pretest dan posttest untuk mengukur perubahan pemahaman peserta. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring selama 2,5 jam di Balai Paroki Santo Cornelius, Madiun. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap pentingnya motivasi dan komitmen dalam berorganisasi. Hasil pretest dan posttest mengindikasikan peningkatan motivasi anggota dari 20% (kategori sangat tinggi) menjadi 40%, serta peningkatan komitmen dari 16% menjadi 84% dalam kategori tinggi. Selain itu, evaluasi monitoring dalam tiga bulan setelah kegiatan menunjukkan peningkatan partisipasi anggota dalam kegiatan WKRI, dari 52% pada bulan Juli menjadi 80% pada bulan Oktober. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pelatihan dan sarasehan terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi dan komitmen anggota organisasi. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat keterlibatan anggota dalam organisasi dan membantu WKRI mencapai tujuan yang lebih optimal.
OPTIMALISASI PENDAMPINGAN PENGELOLAAN TENUN IKAT CINTAMANI DALAM MENDORONG EKONOMI KREATIF MASYARAKAT ADAT DAYAK KENINJAL Albar, Joni; Lestari, Kasihani; Muhklisin; Nabila, Astrid; Putri, Tarisa; Idha, Arya; Rosalina, Nora
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v6i1.4617

Abstract

Masyarakat adat Dayak Keninjal memiliki potensi besar dalam industri ekonomi kreatif melalui produk tenun ikat Cintamani. Namun, keterbatasan dalam manajemen produksi, pemasaran digital, dan penguatan kelembagaan menjadi kendala utama dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mengoptimalkan pendampingan pengelolaan tenun ikat Cintamani melalui pelatihan teknologi produksi, pengelolaan keuangan, serta pemasaran digital berbasis website dan media sosial. Sasaran utama kegiatan ini adalah kelompok pengrajin tenun di Desa Ribang Semalan, Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan manajemen usaha, pendampingan produksi dengan mesin semi-otomatis, serta strategi pemasaran digital melalui platform daring. Kegiatan ini didukung Oleh Hibah PkM dari DRTPM Kemendikbudristek yang dialokasikan untuk pembelian bahan baku, teknologi produksi, biaya pelatihan, serta publikasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan efisiensi produksi sebesar 35% dengan penggunaan mesin semi-otomatis, peningkatan jumlah produksi sebesar 40%, serta peningkatan jangkauan pemasaran melalui website dan Instagram hingga 60%. Selain itu, pendapatan pengrajin mengalami kenaikan rata-rata 25% setelah implementasi strategi pemasaran digital. Pendampingan ini telah memberikan dampak positif terhadap produktivitas dan daya saing tenun ikat Cintamani, serta meningkatkan kesejahteraan pengrajin. Diperlukan keberlanjutan program dan kolaborasi dengan pihak terkait guna memastikan perkembangan yang lebih optimal dalam jangka panjang.
ASSISTANCE IN APPLYING FOR A NIB FOR MICRO BUSINESSES IN NARMADA SUB-DISTRICT Putri, Dina Soes; Asmawati; Hidayah, Nurul; Ariansyah; Ariani, Zaenafi; Surmini
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v6i1.4622

Abstract

It is imperative that every MSME actor is in possession of a Business Identification Number (NIB), which serves as a business identity and is legally recognised. Although the process of issuing NIBs has been streamlined and made more efficient through online platforms, a significant number of MSME players have yet to register. This is due to the fact that not all business actors are proficient in accessing technology, particularly those of an advanced age who are geographically dispersed across a number of regions. The objective of this service activity is to provide guidance on the importance of business legality (NIB) and to offer assistance with NIB registration for business actors in Narmada District, West Nusa Tenggara Province. This service employs the Participatory Action Research (PAR) method, wherein partners (participants) assume an active role in the activity. The partners of this activity are micro, small and medium-sized enterprises (MSMEs) assisted by the West Lombok 'Aisiyyah Regional Leadership (PDA) in the Narmada District area. The service activity is comprised of five discrete sessions, namely a pretest, a presentation of material pertaining to the urgency of business legality for MSMEs, a discussion of food safety and halal food, a posttest, and assistance in the application process for NIB. To conclude, there has been an increase in the level of awareness among partners with regard to the urgency of business legality, and an increase in the number of MSMEs that have NIB. Initially, the number of MSMEs that had NIB constituted only 33% of the total activity participants; however, by the conclusion of the service, the number of MSMEs with NIB had increased to 66%. In order to pursue further community service activities, it is necessary to assist in applying for PIRT and applying for MUI halal certification. This will help to complete partner business licensing, with the aim of increasing sales turnover.

Page 2 of 3 | Total Record : 25