cover
Contact Name
Natalia Rosalina Rawa
Contact Email
rawarah@gmail.com
Phone
+6281217191289
Journal Mail Official
jurnal.jaicb@gmail.com
Editorial Address
Kampus STKIP Citra Bakti, Jalan Trans Bajawa-Ende, Kabupaten Ngada, NTT
Location
Kab. ngada,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti (JAICB)
Published by STKIP Citra Bakti
ISSN : -     EISSN : 27219178     DOI : https://doi.org/10.38048/jailcb.v1i1
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti (JAICB) adalah jurnal pengabdian kepada masyarakat yang memuat hasil pengabdian dalam bentuk pendampingan, pelatihan, penyuluhan, atau kegiatan lainnya. JAICB terbit dua kali dalam satu tahun, yaitu April dan November. JAICB diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti. JAICB mempunyai ISSN 2721-9178 dengan SK No. 0005.27219178/JI.3.1/SK.ISSN/2020.04
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 3 (2025)" : 25 Documents clear
PELATIHAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BAGI GURU DAN SISWA SDN TAKOLAH INDAH KABUPATEN KUPANG Naen, Alfons Bunga; Wariani, Theresia; Mukin, Maria Ursula Jawa
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v6i3.5400

Abstract

Pelatihan penggunaan media pembelajaran interaktif di SDN Takolah Indah dilatarbelakangi oleh pentingnya penggunaan media dan pemanfaatan teknologi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang melibatkan guru dan siswa secara aktif. Tujuan utama pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menggunakan media pembelajaran interaktif yang menarik dan efektif, serta mengenalkan siswa kelas 3, 4, dan 5 SDN Takolah Indah pada pemanfaatan media tersebut dalam proses belajar. Mitra dalam kegiatan ini adalah 8 (delapan) guru dan 18 siswa kelas 3, 20 siswa kelas 4, dan 20 siswa kelas 5 SDN Takolah Indah. Metode pengabdian yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan intensif bagi guru, sesi pengenalan dan praktik penggunaan media interaktif bagi siswa dengan pendampingan guru, dan evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan 100% guru dapat menggunakan dan mengimplementasikan media pembelajaran interaktif seperti PhET, Olabs, dan media berbasis lingkungan (MBL). Siswa menunjukkan antusiasme dan peningkatan keterlibatan dalam pembelajaran menggunakan media interaktif berbasis teknologi dan lingkungan. Dapat disimpulkan bahwa pelatihan ini berhasil membekali guru dengan kemampuan penggunaan medi dan mengenalkan siswa pada penerapan media pembelajaran interaktif.
PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU DALAM EDUKASI BAHAYA KONSUMSI GULA BERLEBIH PADA REMAJA: STRATEGI COMMUNITY-BASED EDUCATION Santoso, Miky Endro; Lukman, Christine Claudia; Setiawan, Hendra
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v6i3.5437

Abstract

Permasalahan kesehatan remaja terkait konsumsi gula berlebih semakin mengkhawatirkan karena berpotensi menimbulkan risiko obesitas, diabetes, dan penyakit tidak menular lainnya. Kondisi tersebut juga dialami oleh remaja di wilayah kerja Posyandu Kelurahan Cipaganti yang menunjukkan minimnya pemahaman tentang bahaya gula berlebih akibat kurangnya edukasi kesehatan berbasis komunitas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader Posyandu sebagai agen edukasi kesehatan dalam upaya pencegahan konsumsi gula berlebih pada remaja. Mitra kegiatan adalah 15 kader Posyandu yang terlibat secara aktif dalam pelatihan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan Community-Based Education (CBE) dengan tahapan persiapan, penyusunan materi, pelaksanaan pelatihan, evaluasi, dan tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kader mampu memahami materi edukasi dengan baik, ditunjukkan melalui peningkatan skor evaluasi dan keterampilan menyampaikan pesan kesehatan kepada remaja. Pembahasan menegaskan bahwa keterlibatan kader Posyandu dapat memperkuat peran masyarakat dalam mendukung edukasi kesehatan remaja secara berkelanjutan.
PELATIHAN PRODUKSI TEPUNG UBI KAYU TERMODIFIKASI UNTUK KETAHANAN PANGAN KELUARGA DI PEKANBARU, RIAU Farradinna, Syarifah; Rahman, Jhonni; Wulandari, Happy; Titisari, Prima Wahyu; Jayanti, Wella
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v6i3.5442

Abstract

Ketahanan pangan merupakan isu strategis yang berhubungan langsung dengan kesejahteraan masyarakat, khususnya di daerah pedesaan yang rentan terhadap krisis pangan. Salah satu upaya untuk mendukung ketahanan pangan adalah memanfaatkan potensi sumber daya lokal seperti ubi kayu yang mudah ditanam sepanjang tahun. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kecamatan Kulim, Pekanbaru, Riau, melalui pelatihan produksi tepung ubi kayu termodifikasi atau mocaf (modified cassava flour). Pelatihan melibatkan lima KWT dan dua kelompok PKK dengan total 50 peserta perempuan. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan pelatihan, penyuluhan tentang manfaat dan proses produksi mocaf, praktik langsung pengolahan ubi kayu menjadi tepung mocaf, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta dari 53,7% sebelum pelatihan menjadi 81,25% setelah pelatihan, disertai antusiasme tinggi dalam praktik produksi. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga berpotensi memperkuat ketahanan pangan rumah tangga dan memberdayakan perempuan sebagai agen perubahan dalam pengembangan pangan lokal yang berkelanjutan di tingkat masyarakat.
PEMBERDAYAAN UMKM PENGRAJIN BAMBU MELALUI PELATIHAN PEMASARAN DIGITAL DI DESA KEMBANGKUNING, MAGELANG Utami, Martiana Riawati; Afif, Naufal; Mujib, Miftachul
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v6i3.5445

Abstract

UMKM kerajinan bambu di Desa Kembangkuning, Magelang, memiliki potensi ekonomi tinggi namun menghadapi tantangan dalam pemasaran, pendapatan terbatas, dan minimnya inovasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM, khususnya pengrajin bambu, dalam pemasaran digital sebagai strategi memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan. Metode pelaksanaan mencakup koordinasi awal dengan pemerintah desa, seleksi peserta, dan pelatihan pemasaran digital berupa dasar-dasar digital marketing, teknik branding, pembuatan konten menarik, serta pemanfaatan platform e-commerce, dan diakhiri dengan evaluasi. Peserta pelatihan ini adalah para pelaku UMKM Desa Kembangkuning. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 88% peserta memahami dasar-dasar pemasaran digital, 76% mampu membuat akun marketplace dan mengunggah produk, serta 64% mampu menghasilkan konten promosi sederhana. Selain itu, keterlibatan pemuda desa meningkat sebesar 70% dalam mendukung branding produk. Pelatihan ini juga mendorong peran pemuda dalam pembuatan konten dan branding produk. Meskipun demikian, tantangan tetap ada, seperti keterbatasan dalam teknik fotografi dan keamanan digital. Kesimpulan dari kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan digital marketing dapat meningkatkan daya saing dan keterjangkauan produk UMKM secara luas. Hal ini menjadi penting karena dengan pemahaman dan pelatihan yang tepat, pelaku UMKM di daerah dapat memanfaatkan teknologi digital secara efektif untuk bertahan dan berkembang di era digital.
PENGUATAN BANK SAMPAH SEKOLAH DI SDUT BUMI KARTINI DAN SD SEMAI, JEPARA: IMPLEMENTASI PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP Wibowo, Purwo Adi; Budiati, Risna Endah; Syahriar, Alfa
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v6i3.5461

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi oleh mitra pengabdian, yaitu SDUT Bumi Kartini dan SD Semai di Kabupaten Jepara, meliputi: (1) belum adanya unit pengelola bank sampah sekolah, (2) rendahnya pemahaman dan keterampilan dalam manajemen serta pemilahan sampah, dan (3) belum dimanfaatkannya sampah menjadi produk bernilai jual. Kegiatan ini bertujuan mendirikan dan mengoperasikan bank sampah sekolah sebagai sarana pendidikan lingkungan sekaligus meningkatkan kapasitas warga sekolah dalam mengelola sampah agar bernilai ekonomi. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan manajemen bank sampah, pelatihan kerajinan berbasis sampah, pendampingan penggunaan alat pencacah sampah, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tingkat pemahaman guru tentang konsep bank sampah meningkat dari 28% menjadi 85%, serta terbentuk kelembagaan bank sampah di kedua sekolah. Sejak beroperasi, bank sampah mampu mengumpulkan rata-rata 35–40 kg sampah kering per minggu dengan pemasukan Rp350.000 per bulan, menghasilkan lebih dari 150 produk kerajinan daur ulang dengan total penjualan Rp1.250.000, serta memproduksi rata-rata 20 kg kompos per minggu. Monitoring memperlihatkan bahwa 78% siswa rutin menjadi nasabah bank sampah dan 90% guru aktif terlibat, menandakan keberlanjutan program. Kesimpulannya, penguatan kelembagaan bank sampah terbukti efektif meningkatkan kesadaran lingkungan warga sekolah, menciptakan nilai ekonomi, serta mendukung pendidikan lingkungan hidup yang berkelanjutan. Permasalahan utama yang dihadapi oleh mitra pengabdian, yaitu SDUT Bumi Kartini dan SD Semai di Kabupaten Jepara, meliputi: (1) belum adanya unit pengelola bank sampah sekolah, (2) kurangnya pengetahuan dan keterampilan calon pengurus dalam manajemen bank sampah serta pemilahan sampah berdasarkan nilai ekonomis, dan (3) belum dimanfaatkannya sampah untuk menghasilkan produk bernilai jual. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendirikan dan mengoperasikan bank sampah sekolah sebagai sarana pendidikan lingkungan hidup, sekaligus meningkatkan kapasitas warga sekolah dalam mengelola sampah agar bernilai ekonomi. Mitra kegiatan melibatkan 74 siswa dan 14 tenaga pendidik di SDUT Bumi Kartini serta 20 siswa dan 12 tenaga pendidik di SD Semai. Metode pelaksanaan mencakup analisis kebutuhan mitra, sosialisasi, penyusunan SOP bank sampah, pelatihan manajemen bank sampah, pelatihan pembuatan kerajinan dari sampah, pendampingan penggunaan alat pencacah sampah, serta monitoring dan evaluasi program. Hasil kegiatan meliputi pendirian dua bank sampah sekolah, produksi kerajinan bernilai jual dari sampah anorganik, dan pemanfaatan sampah organik untuk pembuatan kompos. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah penguatan kelembagaan pengelolaan sampah di sekolah mampu meningkatkan kesadaran lingkungan warga sekolah, menciptakan nilai ekonomi, serta mendukung pendidikan lingkungan hidup yang berkelanjutan.
EDUKASI DAN PELATIHAN BISKUIT MPASI BERBASIS KACANG MERAH UNTUK MENDUKUNG PENCEGAHAN STUNTING DI DESA DLIMOYO, TEMANGGUNG, JAWA TENGAH Putri, Athika Darumas; Anggoro, Aloysius Barry; Indriyanti, Erwin; Syukur, Mighfar; Setyowatiningsih, Endang; Pancasona, Putri Yuliana; Nafasya, Meyra Wahyu
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v6i3.5470

Abstract

Permasalahan utama di Desa Dlimoyo, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, adalah rendahnya pemanfaatan kacang merah sebagai bahan pangan bergizi serta kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan stunting melalui pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang tepat. Kondisi ini berkontribusi terhadap tingginya prevalensi stunting di desa tersebut. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan gizi masyarakat sekaligus keterampilan praktis dalam mengolah kacang merah menjadi biskuit MPASI bergizi. Mitra kegiatan adalah kelompok ibu PKK dan kader posyandu Desa Dlimoyo sebanyak 40 peserta yang memiliki peran strategis dalam pemberian MPASI di tingkat rumah tangga. Metode pelaksanaan meliputi survei awal, ceramah edukatif mengenai stunting dan gizi kacang merah, demonstrasi pembuatan biskuit MPASI, diskusi interaktif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 80%, keterampilan dalam pembuatan biskuit MPASI sesuai standar keamanan pangan, dan munculnya inisiatif untuk mengembangkan produk sebagai usaha rumah tangga berbasis pangan lokal. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa edukasi gizi berbasis potensi lokal yang dipadukan dengan praktik langsung efektif meningkatkan literasi gizi, keterampilan pengolahan pangan, serta mendukung pencegahan stunting secara berkelanjutan di masyarakat.
KATEKESE TENTANG HAKIKAT PERKAWINAN KATOLIK BAGI KELOMPOK ANGGOTA LEGIO MARIA, PAROKI ST. FILOMENA – TIMOR, NTT: UPAYA EDUKASI MENGURANGI KOHABITASI Panda, Herman Punda; Silab, Theodorus; Kowe, Petrus Thomas Sama
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v6i3.5475

Abstract

Fenomena meningkatnya pasangan muda yang hidup bersama tanpa ikatan perkawinan sah (kohabitasi) di Paroki St. Filomena, Mena, Kabupaten Timor Tengah Utara, menjadi tantangan serius bagi nilai-nilai kesucian perkawinan Katolik. Padahal Gereja Katolik menegaskan bahwa perkawinan adalah sakramen yang suci, monogamis, dan tidak terceraikan. Untuk mengatasi permasalahan ini, kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan bekerja sama dengan Paroki St. Filomena, melibatkan 45 anggota Legio Maria sebagai mitra utama. Tujuannya adalah meningkatkan pemahaman umat tentang hakikat perkawinan Katolik melalui katekese partisipatif. Metode pelaksanaan mencakup survei awal untuk memetakan permasalahan, penyusunan materi tentang sakramentalitas dan nilai-nilai perkawinan, penyampaian katekese interaktif melalui ceramah, diskusi, dan tanya jawab, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta tentang hakikat perkawinan Katolik dari 50–78% sebelum kegiatan menjadi 86–100% setelah kegiatan. Selain itu, peserta menyatakan kesediaannya untuk menjadi agen perubahan di komunitas mereka dalam menyosialisasikan nilai-nilai perkawinan Katolik. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pendekatan katekese partisipatif efektif meningkatkan pemahaman umat mengenai sakramentalitas dan kesucian perkawinan, sekaligus memberikan landasan teologis yang kuat bagi penguatan keluarga Katolik di tengah tantangan budaya dan sosial masyarakat moderen.
PENGUATAN SPIRITUALITAS DAN KARAKTER ORANG MUDA KATOLIK PAROKI SANTA MARIA IMMACULATA-BATUNA MELALUI IMPLEMENTASI NILAI IMAN DALAM KEHIDUPAN Ngongo, Maria Hendritha Lidya; Taek, Emilia Dolorosa; Rusae, Yohanes
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v6i3.5485

Abstract

Di era globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat, Orang Muda Katolik (OMK) menghadapi tantangan serius dalam mempertahankan nilai-nilai iman Katolik. Pengaruh budaya sekuler, dominasi media sosial, serta terbatasnya pembinaan rohani mengakibatkan pemahaman iman yang dangkal, rendahnya partisipasi dalam kegiatan gereja, dan meningkatnya kerentanan terhadap nilai-nilai materialistik. Menjawab permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di Paroki Santa Maria Immaculata-Batuna dengan melibatkan 47 OMK sebagai mitra utama. Tujuan kegiatan adalah memperkuat spiritualitas dan karakter OMK melalui internalisasi nilai-nilai iman Katolik dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan yaitu Shared Christian Praxis (SCP) dengan pendekatan partisipatif yang mencakup seminar, diskusi, dan sharing pengalaman iman. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan pre-test, penyampaian materi, diskusi kelompok, sharing pengalaman, serta evaluasi post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman nilai-nilai iman Katolik, yang terlihat dari perbandingan skor pre-test dan post-test. Selain itu, peserta lebih aktif dalam diskusi, berani mengungkapkan pengalaman iman, dan menunjukkan komitmen untuk mengintegrasikan nilai-nilai iman dalam kehidupan nyata di gereja maupun masyarakat. Kesimpulannya, penerapan metode SCP terbukti efektif dalam membangun spiritualitas, memperkuat karakter, serta meningkatkan partisipasi aktif OMK. Model ini berpotensi untuk direplikasi di paroki lain guna mendukung pembinaan iman generasi muda Katolik secara berkelanjutan dan kontekstual.
SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN TEPUNG BEKICOT (LISSACHATINA FULICA) SEBAGAI SUMBER PAKAN TERNAK BERKELANJUTAN Tefu, Meti O F I; Banu , Adi B W; Indu, Novika A Y; Lasi, Christian
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v6i3.5488

Abstract

Desa Tetaf, kecamatan Kuatnana, kabupaten Timor Tengah Selatan, memiliki potensi pertanian yang besar, namun keberadaan bekicot sebagai hama tanaman menjadi masalah utama bagi petani. Meskipun demikian, bekicot belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat sebagai pakan ternak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan bekicot sebagai pakan ternak. Kegiatan ini melibatkan 32 peserta dari masyarakat Desa Tetaf dan dilakukan melalui tahapan identifikasi kebutuhan masyarakat, sosialisasi, pendampingan, dan evaluasi. Berdasarkan hasil evaluasi menggunakan kuisioner yang diberikan pada awal dan akhir kegiatan, pengetahuan masyarakat tentang pembuatan tepung bekicot meningkat secara signifikan, yaitu dari 22% menjadi 93%, sehingga terjadi peningkatan sebesar 71%. Selain itu, keterampilan masyarakat dalam membuat tepung bekicot juga meningkat, yaitu dari 35% menjadi 88%, sehingga terjadi peningkatan sebesar 53%. Dengan demikian, kegiatan ini efektif meningkatkan keterampilan masyarakat dan dapat direplikasi di wilayah lain.
PENINGKATAN PRODUKSI TERASI DESA PULAU KAMPAI MELALUI IMPLEMENTASI MESIN PENGGILING DAN PENGEMASAN VAKUM BERBASIS PLTS Waluyo, Bakti Dwi; Rahman S, Muhammad Aulia; Purba, Sukarman; Doni, Rahma
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v6i3.5546

Abstract

Desa Pulau Kampai di Kabupaten Langkat merupakan sentra produksi terasi tradisional dengan potensi ekonomi lokal yang besar, namun masih menghadapi kendala dalam efisiensi produksi, keterbatasan energi listrik, dan kualitas pengemasan produk. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi dan daya saing terasi melalui penerapan mesin penggiling berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan mesin pengemas vakum. Mitra kegiatan adalah Karang Taruna “Terasi Udang Asli” yang selama ini memproduksi terasi secara kolektif menggunakan mesin diesel sederhana. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan teknologi, instalasi sistem PLTS dan peralatan produksi, serta pendampingan dan evaluasi berkala. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan produksi hingga 100%, penghematan biaya operasional sebesar 60%, serta perpanjangan masa simpan produk dari ±1 bulan menjadi ±6 bulan. Selain itu, 80% anggota mitra dinyatakan kompeten dalam mengoperasikan peralatan secara mandiri. Implementasi teknologi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi produksi, tetapi juga memperkuat kemandirian energi dan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan usaha kecil. Hasil kegiatan ini dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat pesisir berbasis energi terbarukan dan teknologi tepat guna yang layak direplikasi di wilayah lain.

Page 2 of 3 | Total Record : 25