cover
Contact Name
Firman Malewa
Contact Email
firman_999@iainpalopo.ac.id
Phone
+628114121449
Journal Mail Official
admin@jurnaldidaktika.org
Editorial Address
Office: Microteaching Building 1st Floor State Islamic Institute of Palopo (IAIN Palopo), Jl. Agatis, , South Sulawesi, Indonesia, 91914
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Didaktika: Jurnal Kependidikan
ISSN : 23021330     EISSN : 27454312     DOI : 10.58230
Core Subject : Education,
Material Development Testing, Assessment, & Evaluation Teacher Professional Development Learning Activities Education Policy Learning Facilities & Infrastructures
Articles 1,090 Documents
Efektivitas Model Flipped Classroom dalam Pelatihan Online Berbasis Scenario-Based E-Learning: Systematic Literature Review Febriana Santhi; Khaerudin; Murni Winarsih
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1168

Abstract

Adopsi model flipped classroom dengan pelatihan online berbasis "scenario-based e-learning" telah didorong oleh perkembangan teknologi dan kebutuhan akan metode pembelajaran yang lebih efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi sejauh mana efektivitas model tersebut dan mengungkap faktor-faktor yang mempengaruhi kesuksesan implementasinya. Metode Penelitian ini menggunakan literature review pada 10 artikel penelitian terbaru, studi ini mengkaji berbagai situasi penerapan model flipped classroom menggunakan e-learning berbasis skenario. Penelitian menyatakan bahwa model ini berhasil meningkatkan kesiapan profesional, efikasi diri, dan kompetensi spesifik peserta dalam berbagai bidang. Untuk mencapai keberhasilan implementasi model ini, terdapat beberapa faktor yang perlu diperhatikan seperti kualitas skenario, teknologi pendukung, dan partisipasi aktif peserta. Implikasi dalam penelitian ini menunjukkan bahwa pendidik perlu terus mengembangkan diri agar dapat sukses menerapkan model flipped classroom dengan scenario-based e-learning di dalam pelatihan online.
Project Based Learning Berorientasi Education for Sustainable Development: Peran Guru IPS Dalam Meningkatkan Komunikasi dan Kolaborasi Siswa Junima Tesalonika Sihombing; Neiny Ratmaningsih; Acep Supriadi
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru IPS dalam meningkatkan kemampuan komunikasi dan kolaborasi siswa melalui project based learning berorientasi education for sustainable development. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dan metode yang digunakan yaitu deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru IPS dalam meningkatkan kemampuan komunikasi dan kolaborasi melalui project based learning berorientasi ESD dengan memperhatikan tahapan-tahapan pembelajaran berbasis proyek terhadap aspek-aspek komunikasi dan kolaborasi. Tahapan-tahapan tersebut tidak luput dengan orientasi education for sustainable development dengan harapan peserta didik lebih peduli dan sadar terhadap permasalah lingkungan, sosial, dan ekonomi yang dihadapinya.
Balancing Innovation and Ethics: The Impact of AI Integration on Educational Leadership Outcomes Zohaib Hassan Sain; Uthman Shehu Lawal; Chanda Chansa Thelma; Shahzadi Hina Sain
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1173

Abstract

This study investigates the integration of Artificial Intelligence (AI) in educational leadership, emphasizing the balance between maximizing AI’s benefits and managing its ethical responsibilities. The research aims to analyze how managing AI’s benefits, such as administrative efficiency (84% agreement) and data-driven decision-making (75% agreement), along with addressing ethical risks, including privacy concerns (85% agreement) and accountability (82% agreement), impacts institutional outcomes. Employing a mixed-methods approach, quantitative data from 150 survey responses were analyzed through descriptive statistics, correlation, and regression analyses, revealing positive correlations between AI management and institutional outcomes (e.g., r = 0.68 for administrative efficiency). Qualitative data from 20 interviews were analyzed thematically, with prominent themes including privacy, fairness, and transparency. The quantitative data showed that effective AI management is significantly associated with improved institutional outcomes, while qualitative insights underscored the need for ethical frameworks to guide AI use. Balancing AI’s operational benefits with ethical safeguards enhances institutional effectiveness and supports responsible AI integration in educational settings. These findings provide a foundation for policies that promote transparency, accountability, and fairness in AI-driven educational leadership.
Analysis of Mathematics Learning Independence During the COVID-19 Pandemic Emilianus Jehadus; Asep Rosadi; Lana Sugiarti; Veronika Kladia Samul
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1175

Abstract

This study aims to describe independent mathematics learning during the COVID-19 pandemic among eighth-grade students at SMP Negeri 2 Langke Rembong. The research was motivated by a lack of student learning independence in online learning, as evidenced by low motivation and interest, which resulted in passive participation in virtual classes. This study employs a descriptive quantitative approach using a survey method. The population consists of all eighth-grade students at SMP Negeri 2 Langke Rembong, totaling 339 students. The sampling technique used was probability sampling with a simple random sampling method, resulting in a sample size of 77 students. The data collection instrument was a Likert-scale questionnaire distributed to students, measuring their mathematics learning independence during the COVID-19 pandemic. The collected data was analyzed using descriptive statistical analysis. The results indicate that eighth-grade students at SMP Negeri 2 Langke Rembong demonstrated a high level of learning independence in mathematics during online learning. Students exhibited strong independence in eight key indicators, including formulating learning objectives, selecting learning strategies, taking the initiative to learn with or without assistance, evaluating their own learning progress, constructing meaning, collaborating with others, diagnosing learning needs, selecting and utilizing resources, and exercising self-control.
Implementasi Pembelajaran Visual Auditory Kinesthetic (VAK) Sebagai Upaya Meningkatkan Berpikir Kreatif Siswa pada Pembelajaran IPS Aulia Rahmah; Disman; Acep Supriadi
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1181

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran visual auditory kinesthetic (VAK) sebagai upaya meningkatkan berpikir kreatif pada pembelajaran IPS. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan metode studi kasus. Partisipan dalam penelitian ini yaitu Guru IPS dan beberapa peserta didik. Teknik pengmpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, Teknik analisis data yang digunakan yaitu triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran VAK dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dalam pembelajaran IPS dengan memperhatikan tahapan-tahapan model pembelajaran VAK yang terintegrasi dengan kemampuan berpikir kreatif. Tahapan-tahapan model pembelajaran VAK memberikan kesempatan kepada peserta didik agar lebih kreatif untuk mendapatkan pengetahuannya. Kreativitasnya dapat dilihat dari tiga gaya belajar yaitu visual, auditory, dan kinethetic. Dengan gaya belajar tersebut, diharapkan peserta didik memiliki minat belajar yang tinggi sehingga kemampuan berpikir kreatif peserta didik dapat meningkat. Model pembelajaran VAK mendorong peserta didik agar meningkatkan kreativitas melalui tiga gaya belajar yang ditawarkan, sehingga peserta didik dapat meningkatkan kreativitasnya melalui tiga gaya belajar yang diharapkan. Dalam melaksanakan pembelajaran VAK pada mata pelajaran IPS, guru harus melakukan dengan perencanaan yang matang, sehingga guru dalam melaksanakannya lebih terarah dan dapat terlaksana tujuan pembelajaran yang diharapkan. Dengan perencanaan yang matang, peserta didik akan meningkat kemampuan berpikir kreatifnya.
Belajar Matematika Lebih Menyenangkan: Pengembangan Multimedia Interaktif berbasis Gamifikasi untuk Operasi Bilangan Bulat Rahmadi; Erry Tri Djatmika; Henry Praherdhiono
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan multimedia interaktif berbasis gamifikasi pada materi operasi bilangan bulat untuk siswa sekolah dasar. Masalah utama yang dihadapi adalah kesulitan siswa dalam memahami konsep bilangan bulat dan rendahnya motivasi belajar matematika. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model Lee & Owens, meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Produk yang dikembangkan diberi nama "Edukasi Si Tatan" dan tersedia dalam format exe dan apk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk ini valid dengan persentase 90,78% dari ahli materi dan media, praktis dengan persentase 92,2% dari guru dan siswa, serta efektif dengan 86,67% siswa mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Multimedia interaktif ini terbukti meningkatkan pemahaman konsep dan motivasi belajar siswa pada materi operasi bilangan bulat. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan metode pembelajaran matematika yang lebih interaktif dan menyenangkan, serta memberikan solusi inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan matematika di tingkat sekolah dasar.
Efektivititas Menggambar Bebas Terhadap Tingkat Kreativitas Anak Usia 5 – 6 Tahun di TK Gusmarni; Marlina
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1186

Abstract

Kreativitas anak usia dini adalah aspek penting yang perlu dikembangkan, khususnya dalam kegiatan menggambar yang melibatkan ekspresi ide dan inspirasi. Namun, anak usia 5–6 tahun sering menghadapi kesulitan dalam mengeluarkan ide dan inspirasi secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas anak melalui kegiatan menggambar bebas. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi-experiment, dengan subjek penelitian anak-anak di TK Pertiwi Palangki, Kabupaten Sijunjung. Penelitian ini melibatkan dua kelompok, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan pendekatan menggambar bebas dan kelas kontrol dengan metode pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap proses pembelajaran di kedua kelompok. Instrumen yang digunakan berupa angket untuk mengukur tingkat kreativitas anak. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji korelasi untuk mengetahui pengaruh kegiatan menggambar bebas terhadap perkembangan kreativitas anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan menggambar bebas memberikan pengaruh positif terhadap kreativitas anak. Hal ini terlihat dari perbedaan nilai rata-rata kreativitas antara kelompok eksperimen dan kontrol. Kelompok eksperimen mencapai rata-rata kreativitas sebesar 91, sementara kelompok kontrol hanya mencapai rata-rata 84,5. Kegiatan menggambar bebas juga membantu anak dalam mengekspresikan ide, imajinasi, dan perasaan mereka dengan lebih bebas dan percaya diri. Penelitian ini menunjukkan bahwa menggambar bebas dapat menjadi metode efektif dalam mengembangkan kreativitas anak usia dini. Guru dan pendidik diharapkan dapat mengintegrasikan kegiatan ini ke dalam pembelajaran untuk mendukung perkembangan kreativitas anak secara optimal.
Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa di Sekolah Dasar Annisa Putri Sajidah; Chairunnisa Amelia
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1188

Abstract

Penelitian dengan judul Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Kelas V di UPT SD 064965 Medan Penelitian diawali dengan mengamati kinerja siswa di kelas V dan hasil belajarnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh model pembelajaran berbasis proyek terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa. Populasi penelitian adalah seluruh siswa Kelas V yang berjumlah 20 orang yang menjadi sampel penelitian. Analisis data digunakan dengan menggunakan Uji Validitas, Uji Reliabilitas, dan Uji Hipotesis Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai sig (2-Tailed) sebesar 0,000, sehingga dapat diartikan lebih kecil dari 0,05. Sehingga dapat ditarik Kesimpulan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak. Dengan demikian terdapat Pengaruh Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Kelas V di UPT SD 064965 Medan.
Potensi Aplikasi “Pahamify” Sebagai Penguat Kemampuan Content Evaluation Dalam Pembelajaran Sejarah Terintegrasi Literasi Digital Annida Syahida Nurdiantie; Yeni Kurniawati Sumantri; Wawan Darmawan
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1193

Abstract

Masifnya disinformasi sebagai dampak negatif teknologi dapat dicegah dengan terampil berliterasi digital, khususnya kemampuan content evaluation. Pemikiran kritis terhadap konten-konten pembelajaran digital sebagai bentuk manifestasi content evaluation dapat diperkuat dengan memanfaatkan aplikasi dalam pelaksanaan pembelajaran sejarah terintegrasi literasi digital. Melalui metode literature review tipe integrative review, penelitian ini bermaksud mendeskripsikan pelbagai potensi aplikasi Pahamify sebagai contoh aplikasi penguat kemampuan content evaluation dalam pembelajaran sejarah terintegrasi literasi digital. Potensi tersebut diperlihatkan melalui penjelasan bagaimana fitur-fitur aplikasi Pahamify dimanfaatkan dalam indikator kemampuan content evaluation berikut: (1) memisahkan tampilan dengan isi konten digital, (b) mengecek kredibilitas konten digital, (c) memverifikasi latar belakang kredibilitas konten digital, (d) mengidentifikasi dan menganalisis laman situs web konten digital, (e) mengidentifikasi dan berkomunikasi di grup terkait konten digital, dan (f) menganalisis format multimedia pada konten digital. Meskipun tidak semua indikator dapat dilakukan dengan hanya mengandalkan aplikasi Pahamify, keseluruhan fitur yang ada dapat menguatkan kemampuan content evaluation siswa dalam pembelajaran sejarah terintegrasi literasi digital.
Detection of AI Utilization in Language Learning: A Study on the Implementation of Chat Gpt In Academic Writing Among Indonesian Higher Education Students Iskandar; Syekh Adiwijaya Latief; Muh Arief Muhsin; Nurul Izzatil Hasanah
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1201

Abstract

The integration of artificial intelligence (AI) technologies in educational settings has become increasingly prevalent, particularly in the realm of language learning In English context. This study aims to investigate the utilization of ChatGPT, an AI-powered conversational agent, in enhancing academic writing skills among Indonesian higher education students, specifically in the context of English language learning. Through a mixed-methods approach, including surveys and qualitative analysis of student writings, this research explores the effectiveness and impact of ChatGPT in assisting students with their academic writing tasks. he research findings indicate that ChatGPT is predominantly utilized in completing academic tasks, particularly in composing scholarly papers. Furthermore, Chat GPT is perceived as user-friendly with a high level of accuracy in locating relevant literature for assignments. The findings of this study contribute to the growing body of literature on AI integration in education and provide insights into the practical implications of using Chat GPT as a learning tool in English language education

Page 67 of 109 | Total Record : 1090