cover
Contact Name
Muhsana El Cintami Lanos
Contact Email
elcintami14@gmail.com
Phone
+6282299490330
Journal Mail Official
jurnalwahanadedikasi@gmail.com
Editorial Address
Street. Jendral A. Yani Lorong Gotong Royong 9/10 Ulu Palembang South Sumatera Telp. 0711-510043, Faks. 0711-514782 email jurnal: jurnalwahanadedikasi@univpgri-palembang.ac.id , jurnalwahanadedikasi@gmail.com situs web: http://www.univpgri-palembang.ac.id
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
ISSN : 26555069     EISSN : 26555077     DOI : https://dx.doi.org/10.31851/dedikasi
Core Subject : Education,
Articles published by the focus and scope of community service activities are: 1. Education, 2. Social, 3. Human resource development, 4. Health, 5. Appropriate technology 6. Human development and national competitiveness 7. Small and medium enterprises and environmentally sound technological development
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 241 Documents
Pelatihan Penulisan Naskah Drama Untuk Semester IV Pada Program Studi PBSI Universitas Baturaja Muhamad Doni Sanjaya; Muhammad Rama Sanjaya
Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Vol 5, No 2 (2022): Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/dedikasi.v5i2.7532

Abstract

Pelatihan penulisan naskah drama sangat diperlukan bagi seorang mahasiswa, khususnya mahasiswa Program Studi PBSI Universitas Baturaja. Hal ini diperlukan terkait penerapan ilmu yang akan mereka aplikasikan ketika mengajar di sekolah nantinya. Penulisan naskah drama yang baik tidak selalu tergantung akan teks naskah drama yang tersedia pada buku-buku pelajaran khususnya mata pelajaran bahasa Indonesia. Anak-anak sedini mungkin harus dilatih mengembangkan intelegensi dan bakatnya agar lebih mandiri dan berdaya guna bagi mereka nantinya. Metode yang diterapkan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode pelatihan, pendampingan, dan praktik penulisan. Untuk tahap persiapan, kegiatan ini dilakukan koordinasi dengan mitra, menunjuk tim pendamping, dan mempersiapkan materi pelatihan, serta memastikan kesiapan alat dan bahan penunjang pelatihan. Pada tahap pelaksanaan, tim menyampaikan materi pelatihan peserta. Setiap kelompok diberikan contoh naskah drama yang sudah ada, selanjutnya mereka diminta untuk membuat naskah drama hasil karya mereka sendiri. Pada tahap evaluasi, tim pelaksana melakukan monitoring dan evaluasi mengenai tingkat pengetahuan mitra setelah kegiatan pelatihan dan pendampingan dilakukan. Secara keseluruhan, pelaksanaan kegiatan PKM Pelatihan Penulisan Naskah Drama yang dilaksanakan di semester IV Program Studi PBSI Universitas Baturaja ini mendapatkan respon dan antusias yang baik dari para peserta untuk mengikuti pelatihan ini.
Copying Burn Out Siswa di SMK Negeri 1 Tanjung Agung Syska Purnama Sari; Erfan Ramadhani; Ramtia Darma Putri; Nurlela Nurlela; Evia Darmawani; Endang Surtiyoni
Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Vol 5, No 2 (2022): Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/dedikasi.v5i2.8357

Abstract

Burnout merupakan perilaku kejenuhan yang negatif yang terjadi pada diri seseorang yang diakibatkan sindrom kelelahan emosional, depersonalisasi dan berkurangnya pencapaian pribadi yang terjadi pada individu dimana diri merasa lelah dan jenuh secara mental maupun fisik yang terjadi pada siswa sebagai akibat tuntutan melakukan pekerjaan yang meningkat sehingga menimbulnya rasa malas dan mudah  jenuh dalam melakukan sesuatu pekerjaan. Tujuan kegiatan pengabdian adalah untuk memberikan pemahaman kepada peserta yaitu siswa dan Guru di SMK N 1 Tanjung Agung mengenai burn out dan cara mengatasi burn out tersebut. Metode pelaksanaannya adalah ceramah atau seminar berupa sosialisasi, diskusi dan tanya jawab. Hasil kegiatan pengabdian didapatkan bahwa secara keseluruhan kegiatan yang telah dilaksana berjalan dengan lancar, dan kegiatan ini juga memberikan pemahaman kepada siswa mengenai burn out dan cara penangannya sehingga diharapkan siswa dan Guru mampu mencegah dan mereduksi burn out.
Menanamkan Tiga Poin Penting Literasi: Membaca, Memahami dan Menginterpretasi Kepada Siswa Melalui Pengabdian Di SDN 1 Tunfeu Maria Goreti Malut; Fransiskus Rivandi Koa; Ashana Miryam Wolontery; Alisia Agustina Cristovao; Michael Setiawan Agas; Antonius Rikardus Kolo; Hermanus Origius Deki; Jefrianus Seran; Kristo Marselino Bria; Maria Grace Tuto Pationa; Claritha Yulia Fallo; Wiliana Vitalis Ome; Marianus Kusi Naben; Yulianto Tutpai; Karolus Kaludius Guru; Hermanus Yohanes Loli Wutun
Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Vol 5, No 2 (2022): Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/dedikasi.v5i2.7874

Abstract

Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Tematik-Pengabdian Pemberdayaan Masyarakat (KKNT-PPM) oleh Universitas Katolik Widya Mandira Kupang adalah kegiatan mahasiswa berinteraksi dengan masyarakat di desa dengan berbagai problem dan juga peluang usaha sebagai sarana pemberdayaan masyarakat desa. Desa Tunfeu menjadi objek dari tulisan ini karena merupakan lokasi para mahasiswa melakukan Pelaksanaan KKNT-PPM. Dalam berbagai misi yang dilakukan, mahasiswa juga menaruh perhatianpada kegiatan Literasi di SDN 1 Tunfeu yang mana menjadi lembaga pendidikan yang penting bagi pemberdayaan SDM dari anak-anak di Desa Tunfeu. Semangat Literasi menjadi fokus utama dengan pengoptimalan tiga poin penting yakni Membaca, Memahami dan Menginterpretasi. Hal ini diprioritaskan karena sangat relevan dengan keadaan siswa/i yang masih kurang dalam hal literasi baik membaca, memahami maupun menginterpretasi. Untuk mewujudkan tujuan ini, para mahasiswa melakukan pendekatan melalui pengajaran di kelas dan juga melalui sembilan point tata tertib yang selalu diucapkan siswa SDN 1 Tunfeu pada waktu apel pagi. Pendekatan yang dilakukan di dalam kelas menjadi cara mahasiswa untuk mendorong siswa dalam memajukan semangat membaca, memahami dan menginterpretasi topik pelajaran yang ada. Sebagai hasil dari kegiatan ini, dapat dilihat semangat siswa dalam belajar dan aktif dalam bertanya karena kesadaran yang tinggi akan pentingnya tiga poin dari literasi. Dan lebih dari itu adanya kemauan untuk belajar kelompok di rumah karena terdorong akan pentingnya materi yang diberikan dan tugas yang menjadi tanggungjawab mereka.
Pelatihan Metode Latihan Pencak Silat Tradisi Nurul Ihsan; Zulman Zulman; Sepriadi Sepriadi
Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Vol 2, No 1 (2019): Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/dedikasi.v2i1.9130

Abstract

Pencak silat merupakan kebudayaan yang harus dijaga, dilestarikan dan kembangkan. Khususnya di Sumatera Barat, kebanyakan aliran-aliran masih menggunakan sistem latihan yang tradisional, seperti latihan larut malam, tersembunyi, dan hanya orang-orang tertentu yang bisa dijadikan anak sisian (anggota perguruan). Dari sisi manajemen latihan, silek tradisional masih mengedepankan pengalaman, tidak mengacu pada kemajuan ilmu pengetahuan tentang latihan. Terlihat dengan tidak menggunakan program latihan yang tertulis, tidak memperhatikan kebutuhan anak latih dan lain sebagainya. Selain itu, untuk lebih memperkenalkan kebudayaan sumatera barat, khususnya pencak silat salah satu yang dapat dimanfaatkan adalah melalui buku-buku referensi. Dalam hal ini, khususnya mengenai buku-buku referensi pencak silat sangat jarang ditemui. Pada akhirnya masyarakat kurang mengenal aliran-aliran pencak silat di Sumatera Barat. Ini merupakan salah satu penyebab tidak berkembangnya pencak silat.Permasalahan selanjutnya adalah bagaimana mengembangkan pencak silat tradisi yang semakin lama semakin tenggelam ditengah moderenisasi. Berdasarkan pendapat serta diskusi dengan para pakar silat tradisi, salah satu faktor penyebab tidak berkembangnya pencak silat tradisi adala metode pembelajaran atau latihan yang seharusnya dikembangkan oleh pelatih. Berangkat dari dari permasalahan di atas, maka dalam kesempatan ini kami mencoba memberikan metode latihan pencak silat tradisi berdasarkan pendekatan pembelajaran yang digunakan saat ini.
Pelatihan Pola Asuh Anak Dalam Keluarga Diera Digital Pada Masyarakat Nagari Punggung Kasiak Edriagus Saputra; Fisa Amanah; Wisda Rahmadinur; Andrianto Andrianto; Novi Yanti
Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Vol. 5 No. 2 (2022): Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/dedikasi.v5i2.9499

Abstract

Anak merupakan titipan Allah SWT yang sangat perlu dilindungi dan dijaga. Dunia pendidikan anak di Era zaman milenial sekarang sudah banyak yang ternodai, baik dari segi pergaulan maupun perkembangan teknologi dan digital. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat dan terkhusunya orang tua, agar dapat memberikan pendidikan dalam keluarga. Metode pengabdian ini dalam bentuk pemberian materi dan diskusi serta konsultasi dengan orang tua yang berada pada wilayah Kenagarian Punggung Kasiak. Materi yang disampaikan pada setiap sesi berbeda-beda sesuai dengan tema pengabdian: Pelatihan Pola Asuh Anak di Era Globalisasi dan Teknologi dalam Kajian Ilmu Pendidikan, Psikologi dan Agama.Hasil dari kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pola asuh anak diera teknologi sekarang serta orang tua memiliki peran penting dalam menjadikan anak yang terbaik dan terlindungi dari bahaya teknologi dan perilaku penyimpangan lainnya yang mengincar para generasi muda Indonesia.
Analisis Efektifitas Media Pembelajaran Phypox Berbasis Android Pada Pembelajaran Fisika SMA Pada Materi Tumbukan I Ketut Mahardika; Subiki Subiki; Silvia Ainur Rohma; Eryna Dwicahyaning Krisnawanto; Muhammad Najih Hamdi
Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Vol. 5 No. 2 (2022): Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/dedikasi.v5i2.8307

Abstract

Communication relations between teachers and students will be better and more efficient. In learning physics, each high school has limited practical tools. This underlies the research on the effectiveness of learning media for the Android-based phypox application. Media in the learning process has a role as teaching aids and learning resources that are used by students independently. Environmental-based learning includes the use of the environment with the object observation process. The environmental-based learning media in this study used android to study collision physics material and experimental results used android to access the phypox application that could be used for collision materials. The method used is an experimental method with a quasi-experimental design with two groups only posttest, namely two classes that are compared through a posttest. The purpose of this study is how effective the use of phypox learning media on collision material is. The data was processed through a descriptive test on SPSS obtained from the posttest. Followed by hypothesis testing to determine the effectiveness of Android-based phypox learning media on collision material. The experimental results showed that this media was effective as indicated by the results of the Independent T-Test test with less than 0.95. So that the experimental class activities can answer more posttest questions than the control class.
Publikasi Artikel Ilmiah dan Jurnal Bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Wilayah Kecamatan Betung Bukman Lian; Muhammad Juliansyah Putra; Alhadiyan Putra; Dian Eka Amrina; Henni Riyanti; Amiruddin Amiruddin
Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Vol. 5 No. 2 (2022): Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/dedikasi.v5i2.9301

Abstract

Artikel ilmiah memiliki kontribusi yang penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan kualitas individu. Bagi seorang pendidik, artikel ilmiah merupakan hal yang dibutuhkan dalam peningkatan kualifikasi jenjang jabatan yang diajukan. Namun masih banyak pendidik dan tenaga kependidikan yang masih asing dan mengalami kesulitan dalam menulis dan mempublikasikan artikel ilmiah. Berdasarkan hal tersebut maka penting untuk mengenalkan teknik publikasi artikel ilmiah dan jurnal bagi pendidik melalui kegiatan sosialisasi. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan pemahaman pendidik mengenai publikasi artikel ilmiah dan jurnal. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu metode ceramah untuk menjelaskan materi mengenai artikel ilmiah dan publikasinya ke dalam jurnal, diskusi interaktif mengenai hal-hal yang kurang dimengerti saat kegiatan berlangsung, dan demonstrasi bagaimana mencari jurnal yang baik dan mengsubmit artikel ilmiah. Sasaran kegiatan pengabdian ini yaitu pendidik dan tenaga kependidikan di wilayah kecamatan Betung yaitu sebanyak 69 orang. Peningkatan pemahaman pendidik dan tenaga kependidikan mengenai publikasi artikel ilmiah dan jurnal diukur dengan menggunakan pretest dan posttest.
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Untuk Meningkatkan Pengetahuan Pelajar (Studi Pada SMA Negeri 1 Lempuing Jaya) Ermini Ermini; Suryati Suryati; Ramanata Disurya; Layang Sardana; Sri Husnulwati; Sri Wahyuningsih; Yasir Arafat
Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Vol. 5 No. 2 (2022): Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/dedikasi.v5i2.9343

Abstract

Keberagaman ini merupakan jati diri bangsa Indonesia yang harus dijaga agar tidak luntur akibat kemajuan zaman yang sangat pesat saat ini. Perlu ada upaya untuk tetap mengikat dan menyadarkan generasi muda khususnya untuk tetap bersatu menjaga kesatuan Indonesia. Implementasi 4 pilar kebangsaan menjadi upaya yang sangat penting dalam menjaga tujuan tersebut. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa khususnya di SMA Negeri 1 Lempuing Jaya akan pentingnya 4 pilar kebangsaan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini setidaknya ada 3 (tiga) yaitu, Workshop, FGD (Focus Group Discussion) dan Pendampingan. Berdasarkan kegiatan pengabdian masyarakat di SMA Negeri 1 Lempuing Jaya diperoleh data rata-rata pengetahuan siswa mengenai Empat Pilar Kebangsaan mengalami kenaikan mencapai 30.8 % setelah mendapatkan materi yang diberikan oleh tim pengabdian masyarakat.
BERWIRAUSAHA BERBASIS LINGKUNGAN BAGI SISWA DI SMK NEGERI 2 KAYUAGUNG Mega Kusuma Putri; Nina Damayati; Maharani Oktavia; Eni Heldayani; Helfa Septinar
Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Vol. 5 No. 2 (2022): Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/dedikasi.v5i2.8593

Abstract

Enterpreneur selain menghasilkan income juga harus memperhatikan lingkungan sekitar. Pengabdian masyarakat ini dilakukan di SMK Negeri 2 Kayu Agung, berdasarkan observasi awal sudah ada beberapa usaha yang telah dijalankan oleh siswa siswi tersebut, seperti pembuatan kain khas dari kayu Agung dan pembuatan kerupuk. Selain itu produk-produk hasil produksi siswa belum ada yang didaftarkan pada lembaga resmi yang mengatur tersebut. metode ceramah terbimbing dengan pendekatan student center approaches yang mana pendekatan pembelajaran berpusat pada siswa. Hasil kegiatan PKM dapat diterapkan kedalam usaha mereka dan menciptakan usaha yang ramah lingkungan, serta  mendaftarkan hasil usaha mereka kepada KEMENKUMHAM dan mendapatkan sertifikat HKI. kepada bahwa wirausaha berbasis lingkungan dapat dilakukan di SMK Negeri 2 Kayu Agung dengan cara yaitu membuka toko produk yang ramah lingkungan, bisnis menjaul kebun mini, membuka usaha bengkel sepeda cara ini dapat diterapkan  langsung di SMK Negeri 2 Kayu Agung, adapun peluang usaha yang menjanjikan kedepanya yaitu Bisnis Konsultan Green Lifestyle, Bisnis Usaha kontraktor Ramah Lingkungan.
Implementasi Metode Belajar Kelompok Dalam Meningkatkan Ketrampilan Masase Olahraga Untuk Tunanetra Masrun Masrun; M Ridwan; Vega Soniawan; Ardo Okilanda
Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Vol. 5 No. 2 (2022): Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/dedikasi.v5i2.9178

Abstract

Tunanetra merupakan kondisi dimana seseorang yang indra penglihatannya (kedua-duanya) tidak berfungsi dengan normal, yan disebabkan oleh luka atau kerusakan, baik struktural maupuan fungsional. Bina Netra merupakan pantu asuhan tunanetra yang berlokasi di kecamatan Kuranji, kota Padang, Sumatera Barat. Panti Bina Netra mempunyai misi untuk mewujudkan dan menciptakan kemandirian dan kesejahteraan sosial penyandang cacat khususnya penyandang cacat netra. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui program bimbingan usaha/kerja. Salah satu sub proramnya adalah ketrampilan masase. Masalah yang ada pada panti sosial Bina Netra adalah masih rendahnya terampilnya para Kelayan (tuna netra binaan) dalam melakuan masase olahraga. Hal ini dilihat dari hasil pre test yang dilakukan sebelum kegiatan pelatihan, yang dilakukan dengan tes berbasis kinerja, dimana diperoleh nilai rata-rata 36,2. Kegiatan pelatihan dilakukan selama 2 (dua) hari dengan menerapkan metode kelompok, dimana para kelayan dibagi menjadi 5 kelompok. Yang dipandu oleh instruktur yang bersertifikat. Setelah dilakukan pelatihan, terdapat peningkatan ketrampilan masase olahraga para kelayan secara signifikan dimana diperoleh p < 0.05. Dengan adanya peningkatan ketrampilan masase olehraga para kelayan, maka diharapkan mereka dapat berwirausaha, sehingga akhirnya merka dapat hidup mandiri dan sejahtera di kemudian hari.

Page 9 of 25 | Total Record : 241