cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB Principal Contact: Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd. (085239967417) Technical Support Contact: Randi Pratama M., M.Pd. (085781267181) Email: jurnalp4i@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan
ISSN : 27748030     EISSN : 27744183     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 463 Documents
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU WAHYUNI, RAHMI; SUMARNO, SUMARNO
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v4i4.3356

Abstract

This research aims to analyze the influence of the principal's leadership style on teacher performance at SMPN 2 Jeumpa. This study uses a descriptive method. The population and sample of this study consist of 45 individuals, comprising 15 civil servant teachers (PNS), 5 P3K teachers, and 25 non-civil servant teachers or non-permanent teachers. (GTT). Data collection in this study uses questionnaires, documentation, and observation. Data analysis techniques using the Multiple Linear Regression Analysis method, Correlation Coefficient Analysis (r), Determination Coefficient Analysis (R2). The result of this study is that the principal's leadership style (X1) has a positive and significant relationship and influence on teacher performance (Y) at SMPN 2 Jeumpa. The principal's leadership style has a positive and significant relationship and influence on teacher performance at SMPN 2 Jeumpa. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru di SMPN 2 Jeumpa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Populasi dan sampel dari penelitian ini berjumlah 45 orang yang terdiri dari 15 orang guru PNS (Pegawai Negeri Sipil), 5 orang guru P3K dan 25 orang guru non PNS atau Guru Tidak Tetap (GTT). Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner, dokumentasi dan observasi. Teknik  analisis  data  menggunakan  metode Analisis  Regresi  Linear  Berganda,  Analisis  Koefisien  Korelasi  (r), Analisis  Koefisien  Determinasi  (R2).  Hasil  dari  penelitian  ini adalah gaya  kepemimpinan  kepala  sekolah  (X1) memiliki hubungan serta pengaruh yang positif dan signifikan bagi Kinerja guru (Y) di SMPN 2 Jeumpa. Gaya kepemimpinan kepala sekolah memiliki hubungan serta pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kinerja guru di di SMPN 2 Jeumpa. 
ANALISIS KOMPARATIF METODE PEMBELAJARAN DI CHINA DAN MESIR, PENDEKATAN, TANTANGAN DAN IMPLIKASI AIDILLAH, AIDILLAH; SASSI, KOMARUDIN
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v4i4.3363

Abstract

This research aims to analyze the comparison of learning methods in China and Egypt by emphasizing the approaches used, the challenges faced, and their implications for the educational process. The method used in this research is a qualitative approach using literature study techniques and comparative analysis. The research results show that China focuses more on technology and innovation-based learning, with a strong implementation of digital education, while Egypt prioritizes traditional learning methods based on a more conservative teaching system. Challenges faced in China include the digital divide and limited access to technology in some remote areas, while in Egypt the challenges are more related to slow education system reform and a lack of resources. The implications of these two approaches affect learning effectiveness, where China adapts more quickly to global developments, while Egypt still requires significant adjustments to achieve a more modern educational transformation. This study provides insight into how individual countries can capitalize on strengths and address weaknesses in their learning systems to achieve optimal educational outcomes. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan metode pembelajaran di China dan Mesir dengan menekankan pada pendekatan yang digunakan, tantangan yang dihadapi, serta implikasinya terhadap proses pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik studi literatur dan analisis komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa China lebih berfokus pada pembelajaran berbasis teknologi dan inovasi, dengan penerapan pendidikan digital yang kuat, sementara Mesir lebih mengedepankan metode pembelajaran tradisional yang didasarkan pada sistem pengajaran yang lebih konservatif. Tantangan yang dihadapi di China mencakup kesenjangan digital dan keterbatasan akses teknologi di beberapa wilayah terpencil, sedangkan di Mesir tantangannya lebih berkaitan dengan reformasi sistem pendidikan yang lambat dan kurangnya sumber daya. Implikasi dari kedua pendekatan ini mempengaruhi efektivitas pembelajaran, di mana China lebih cepat beradaptasi dengan perkembangan global, sementara Mesir masih memerlukan penyesuaian yang signifikan untuk mencapai transformasi pendidikan yang lebih modern. Studi ini memberikan wawasan tentang bagaimana masing-masing negara dapat memanfaatkan kekuatan dan mengatasi kelemahan dalam sistem pembelajaran mereka untuk mencapai hasil pendidikan yang optimal.
PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU ANTIKORUPSI PADA MAHASISWA ROSMADEWI, ROSMADEWI; ALIYANTO, WARJIDIN; MUGIATI, MUGIATI; MARLINA, MARLINA; OCTAVIANA, AMRINA; SARI, ADINDA JUWITA
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v4i4.3364

Abstract

The Anti-Corruption Education and Culture course at the Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang has been implemented since 2014. The expected output is that graduates of the Ministry of Health Polytechnic not only understand anti-corruption values, but graduates have integrity. This study aims to determine the Description of Knowledge, Attitudes and Behavior of Students Regarding Anti-Corruption Values ??at the Tanjung Karang Ministry of Health Polytechnic. This study uses a descriptive research method, where researchers explain what is actually happening in the current conditions. The subjects of the study were students of the Tanjung Karang Ministry of Health Polytechnic who had taken the Anti-Corruption Cultural Education course in 2022, totaling 1118 people, while the research sample was 295 respondents who were taken using simple random sampling by drawing lots. Data collection used primary data and univariate data analysis used percentages. The results of the study showed that respondents' knowledge of good anti-corruption was 86.81%, attitudes that support anti-corruption were 83.86% and anti-corruption behavior was 87.50%. On this basis, the researcher suggests that the team of lecturers teaching the PBAK course emphasize the importance of studying the PBAK course in order to prepare the next generation who will later become government administrators and can be at the forefront in society in socializing the impact of corruption on the sustainability of the state. ABSTRAKPembelajaran mata kuliah Pendidikan dan Budaya Antikorupsi (PBAK) di Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang sudah dilaksanakan sejak tahun 2014. Outcome yang diharapkan adalah para lulusan Poltekkes Kemenkes tidak hanya paham tentang nilai-nilai antikorupsi, namun lulusan memiliki integritas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Mahasiswa Tentang Nilai-Nilai Antikorupsi di Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriftif, dimana peneliti memaparkan yang sebenarnya terjadi pada kondisi saat ini. Subjek penelitian adalah mahasiswa Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang yang telah mempelajari mata kuliah Pendidikan Budaya Anti Korupsi pada tahun 2022 yang berjumlah 1118 orang, sedangkan sampel penelitiannya berjumlah 295 responden yang diambil secara simple random sampling dengan cara diundi. Pengumpulan data menggunakan data primer dan analisa data secara univariat dengan menggunakan persentase. Hasil penelitian didapatkan bahwa pengetahuan responden tentang anti korupsi yang baik sejumlah 86,81%, sikap yang mendukung anti korupsi sejumlah 83,86% dan perilaku anti korupsi sejumlah 87,50%. Atas dasar tersebut peneliti menyarankan tim dosen mata kuliah PBAK untuk memberikan penegasan  tentang pentingnya mempelajari mata kuliah PBAK dalam rangka menyiapkan generasi di masa yang akan datang yang akan menjadi pengelola pemerintahan dan dapat menjadi garda terdepan di masyarakat dalam mensosialisasikan tentang dampak korupsi terhadap keberlangsungan Negara.
ANALISIS KESALAHAN REPRESENTASI MATEMATIS SISWA PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL BERDASARKAN TEORI NOLTING DAMAYANTI, DAMAYANTI; PRASETYONO , HENDRO
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v4i4.3365

Abstract

This study aims to describe the types and causes of mathematical misrepresentation of students based on Nolting theory. This research is a qualitative research with a case study research method. The sampling technique used in this study is nonprobability sampling. The process of selecting subjects carried out by researchers in this study is by using purposive sampling. The data collection technique was carried out through the test technique by giving questions and non-test by conducting interviews. The research subjects were taken, namely 6 students from 36 students of class VIII E SMP Negeri 6 Karawang Barat. Answers from all subjects were analyzed to determine the type of error and then an interview was conducted to determine the factors causing it. Based on the results of the study, it was found that both students who have mathematical representation abilities in the high, medium, and low categories cannot be separated from making mistakes when completing the test. In the high and moderate category of mathematical representation abilities, the types of errors based on the Nolting theory that are carried out by students include carelessness errors, mistakes when carrying out tests, errors misinterpreting instructions, concept errors, and application errors. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis dan penyebab kesalahan representasi matematis siswa berdasarkan teori Nolting. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Teknik pengambilan sampel yang dilakukan dalam penelitian ini adalah nonprobability sampling. Proses pemilihan subjek yang dilakukan oleh peneliti dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan cara purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui teknik tes dengan memberikan soal-soal dan non-tes dengan melakukan wawancara. Sebjek penelitian yang diambil yaitu 6 siswa dari 36 orang siswa kelas VIII E SMP Negeri 6 Karawang Barat. Jawaban dari seluruh subjek tersebut dianalisis untuk mengetahui jenis kesalahannya dan kemudian dilakukan wawancara untuk mengetahui faktor penyebabnya. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa baik siswa yang memiliki kemampuan representasi matematis berkategori tinggi, sedang, dan rendah tidak terlepas dari melakukan kesalahan ketika menyelesaikan tes. Pada kemampuan representasi matematis berkategori tinggi, dan sedang jenis-jenis kesalahan berdasarkan teori Nolting yang dilakukan oleh siswa antara lain adalah kesalahan kecerobohan, kesalahan pada saat melaksanakan tes, kesalahan menyalahartikan petunjuk, kesalahan konsep, dan kesalahan aplikasi.
PERAN SUAMI DAN KELUARGA TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSLUSIF PADA IBU YANG BEKERJA, MENYUSUI DAN MEMILIKI BAYI DIATAS 7 BULAN ORISINAL, ORISINAL; YASNI , HILMA; FATHIMI, FATHIMI; JUMADEWI, ASRI
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v4i4.3396

Abstract

The growth of the golden period of newborns really needs nutritional intake obtained from breast milk. Existing data shows that the prevalence of exclusive ASI by mothers to their children is very low, this is influenced by various factors such as the reasons for mothers who work as career women, problems with breast milk production with insufficient production, women with modern lifestyles, health problems, easy access to formula milk and family readiness to provide support to breastfeeding mothers. The purpose of the study was to obtain an overview of information support, assessment support, and emotional support for working mothers in readiness to provide full breast milk without complementary foods for 6 consecutive months (exclusive breastfeeding). The location of the study was in Samadua Village, South Aceh in 2023, this study was explanatory research with an accidental sampling technique obtained as many as 57 mothers with inclusion criteria being breastfeeding mothers, career mothers (working) and having babies 7-12 months. Primary data collection through questionnaires (direct interviews) on mothers who met the inclusion criteria. Statistical tests were used to analyze the results of the data obtained descriptively and analysis of the relationship between variables with the chi square test and multiple logistic regression statistical tests. The results of the study obtained in the form of information support as much as 14% are dominated by the role of the husband. While the distribution of forms of support from husbands and family members is categorized as less good in all support, both information support (78.9%), assessment (75.4%) and emotional support (70.2%). The results of statistical tests with a p-value <0.05 concluded that there was an influence of assessment and emotional support that influenced mothers towards exclusive ASI. ABSTRAKPertumbuhan masa-masa emas bayi baru lahir sangat memerlukan asupan nutrisi yang diperoleh dari ASI. Data yang telah ada menunjukkan prevalensi ASI eksklusif oleh ibu kepada anaknya sangat rendah, hal ini dipengaruhi berbagai faktor seperti alasan ibu yang bekerja sebagai wanita karier, masalah ASI dengan produksi yang kurang, wanita dengan gaya hidup modern, masalah kesehatan, mudahnya mendapat susu formula dan kesiapan keluarga untuk memberikan dukungan kepada ibu menyusui. Tujuan penelitian untuk memperoleh gambaran dukungan informasi, dukungan penilaian, dan dukungan emosional pada ibu yang bekerja dalam kesiapan memberikan full ASI tanpa makanan pendamping selama 6 bulan berturut-turut (ASI eksklusif). Lokasi penelitian di gampong Samadua Aceh Selatan tahun 2023, penelitian ini bersifat explanatory research dengan teknik sampel secara accidental sampling yang diperoleh sebanyak 57 orang ibu dengan kriteria inklusi adalah ibu yang menyusui, ibu karier (bekerja) dan mempunyai bayi 7-12 bulan. Pengambilan data secara primer melalui kuesioner (wawancara secara langsung) pada ibu yang memenuhi syarat kriteria inklusi. Uji statistik dipakai untuk menganalisis hasil data yang diperoleh secara deskriptif dan analisis keterkaitan antar variabel dengan uji chi square dan uji statistik regresi logistik berganda. Hasil penelitian yang diperoleh berupa dukungan informasi sebanyak 14% adalah didominasi oleh peran suami. Sedangkan distribusi bentuk dukungan suami dan anggota keluarga masuk kategori kurang baik pada semua dukungan, baik dukungan informasi (78,9%), penilaian (75,4%) dan dukungan emosional (70,2%). Hasil uji statistik dengan nilai p-value <0.05 menyimpulkan adanya pengaruh dukungan penilaian dan emosional yang memengaruhi ibu terhadap pemberian ASI ekslusif.
THE INFLUENCE OF HAZARDOUS FOOD CHEMICAL USE ON COMMUNITY WELFARE FROM THE PERSPECTIVE OF UNIMED STUDENTS YUNITA, SRI; MANIK, INDA WATI; SIMANJUNTAK, PUTRINA; SARI, MARTA; SATI, NAFFA
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v4i4.3466

Abstract

This study explores Universitas Negeri Medan (UNIMED) students’ perceptions of the impact of hazardous chemical use in food on community welfare. Using a quantitative descriptive approach, the research surveyed 300 students from various faculties closely related to health, economics, and education. Simple linear regression analysis revealed a significant positive correlation (coefficient = 0.578, p < 0.05) between the perceived use of hazardous chemicals in food and the perceived decline in community welfare. The R² value of 0.555 suggests that 55.5% of the variance in welfare perceptions is explained by the awareness of chemical use in food, with other factors such as government regulation and economic stability accounting for the remainder. The findings indicate that students are cognizant of the health risks and economic burdens posed by these chemicals, which affect the quality of life. This awareness underscores the importance of educational efforts in food safety and calls for stronger governmental oversight in food regulation. By raising awareness and implementing effective policies, both health and social welfare in the community could be significantly improved. ABSTRAKPenelitian ini mengeksplorasi persepsi mahasiswa Universitas Negeri Medan (UNIMED) tentang dampak penggunaan bahan kimia berbahaya dalam makanan terhadap kesejahteraan masyarakat. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, penelitian ini mensurvei 300 mahasiswa dari berbagai fakultas yang berkaitan erat dengan kesehatan, ekonomi, dan pendidikan. Analisis regresi linier sederhana menunjukkan adanya korelasi positif yang signifikan (koefisien = 0,578, p <0,05) antara persepsi penggunaan bahan kimia berbahaya dalam makanan dan persepsi penurunan kesejahteraan masyarakat. Nilai R² sebesar 0,555 menunjukkan bahwa 55,5% dari varians dalam persepsi kesejahteraan dijelaskan oleh kesadaran akan penggunaan bahan kimia dalam makanan, dengan faktor-faktor lain seperti peraturan pemerintah dan stabilitas ekonomi menjelaskan sisanya. Temuan ini menunjukkan bahwa para siswa sadar akan risiko kesehatan dan beban ekonomi yang ditimbulkan oleh bahan kimia ini, yang mempengaruhi kualitas hidup. Kesadaran ini menggarisbawahi pentingnya upaya edukasi dalam keamanan pangan dan menyerukan pengawasan yang lebih kuat dari pemerintah dalam regulasi pangan. Dengan meningkatkan kesadaran dan menerapkan kebijakan yang efektif, kesehatan dan kesejahteraan sosial di masyarakat dapat ditingkatkan secara signifikan.
PENDEKATAN STRATEGI PEMASARAN UNTUK MENINGKATKAN NIAT BELI ULANG PRODUK ES TEH MELALUI VARIABEL ANTARA KEPUASAN PELANGGAN BUDIYANTO, FAJAR; FITRIYANI, ZENITA AFIFAH
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v4i4.3467

Abstract

This research is entitled Marketing Strategy Approach to Increase Repurchase Intentions for Iced Tea Products through Variables Between Customer Satisfaction: An Empirical Study of Gen Z Consumer Behavior in the Mojokerto Region. With several objectives including; to find out whether there is an influence between marketing strategy and customer satisfaction from Gen Z; to find out whether there is an influence between marketing strategy and repurchase interest; to find out whether there is an influence between marketing strategy and repurchase intention through customer satisfaction as an intervening variable. In this study, ages between 19-24 years were taken. Data were collected using a random sampling method, and 100 appropriate data were selected. The results of this research include: There is an influence between price and customer satisfaction from Gen Z. There is an influence between price and repurchase intention. There is an influence between price and repurchase intention through customer satisfaction from Gen Z as an intervening variable. There is an influence between the product and repurchase interest. There is an influence between promotions and repurchase interest. Meanwhile, the relationship between other variables shows that there is no influence on the relationship between variables. ABSTRAKPenelitian ini mengambil judul Pendekatan Strategi Pemasaran untuk Meningkatkan Niat Beli Ulang Produk Es Teh melalui Variabel Antara Kepuasan Pelanggan: Studi Empiris tentang Perilaku Konsumen Gen Z Wilayah Mojokerto. Dengan beberapa tujuan diantaranya ; untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh antara strategi pemasaran dengan kepuasan pelanggan dari gen Z ; untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh antara strategi pemasaran dengan minat beli ulang ; untuk mengetahui  apakah terdapat pengaruh antara strategi pemasaran dengan minat beli ulang melalui kepuasan pelanggan sebagai variabel intervening. Pada penelitian ini diambil usia antara 19-24 tahun. Penambilan data melalui metode random sampling, dan dipilih 100 data yang sesuai. Hasil dari penelitian ini ntara lain : Terdapat pengaruh antara harga dengan kepuasan pelanggan dari gen Z. Terdapat pengaruh antara harga dengan minat beli ulang. Terdapat pengaruh antara harga dengan minat beli ulang melalui kepuasan pelanggan dari gen Z sebagai variabel intervening. Terdapat pengaruh antara produk dengan minat beli ulang. Terdapat pengaruh antara promosi dengan minat beli ulang. Sedangkan untuk hubungan variabel yang lain menunjukkan tidak ada pengaruh hubungan antar variabel.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA PADA MATA KULIAH PEMBELAJARAN MIKRO JURUSAN PKK FT UNM LILIS, LILIS; AISYAH, ST.; HUDIAH, ANDI
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v4i4.3550

Abstract

This research is a quantitative study with the following objectives: (1) To describe the Blended Learning Model for students of the PKK Department in the Microteaching course at the Faculty of Engineering, UNM; (2) To identify the learning motivation of PKK Department students using the Blended Learning Model in the Microteaching course at the Faculty of Engineering, UNM; (3) To examine the influence of the Blended Learning Model on the learning motivation of PKK Department students in the Microteaching course at the Faculty of Engineering, UNM. This study uses an ex-post facto research design. The research population consists of 101 undergraduate students of Fashion Design, PKK Department, Faculty of Engineering, UNM, from the 2021 cohort. The sample size is 50 students, determined using the Slovin formula. The data collection techniques employed include observation, documentation, and questionnaires (surveys). Data analysis techniques include descriptive analysis and simple regression analysis. The results of the study show that: (1) The description of the blended learning model for students falls into the "very high" category at 81.87%, as most students support the blended learning model for enhancing learning motivation; (2) The description of students' learning motivation falls into the "very high" category at 83.12%, indicating that various factors, both extrinsic and intrinsic, influence students' motivation to learn; (3) The influence of the blended learning model on students' learning motivation is "very high" and significant, with an impact of 81.6% between the variables, while 18.4% is influenced by other factors not examined in this study. ABSTRAKPenelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan tujuan untuk mengetahui: (1) Gambaran Model Pembelajaran Blended Learning Mahasiswa Jurusan PKK pada mata kuliah Pembelajaran Mikro FT UNM; (2) Motivasi Belajar Mahasiswa Jurusan PKK Menggunakan Model Pembelajaran Blended Learning pada mata kuliah Pembelajaran Mikro FT UNM; (3) Pengaruh Model Pembelajaran Blended Learning terhadap Motivasi Belajar mahasiswa Jurusan PKK pada mata kuliah Pembelajaran Mikro FT UNM. Jenis peneilitian yang digunakan adalah ex-post facto. Populasi penelitian ini adalah Mahasiswa S1 Tata busana PKK FT UNM angkatan 2021 sebanyak 101 orang. Jumlah sampel adalah 50 Mahasiswa yang diperoleh menggunakan rumus slovin. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi dan kuesioner (angket). Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) gambaran model pembelajaran blended learning mahasiswa berada pada kategori sangat tinggi sebesar 81,87%, dikarenakan rata-rata mahasiswa mendukung model pembelajaran blended learning untuk meningkatkan motivasi belajar; (2) gambaran motivasi belajar mahasiswa berada pada kategori sangat tinggi yaitu 83,12%, menunjukkan bahwa berbagai factor motivasi belajar dalam pengaruhnya terhadap keinginan mahasiswa baik itu secara ekstrinsik dan intrinsik; (3) Pengaruh model pembelajaran blended learning terhadap motivasi belajar mahasiswa berada pada kategori sangat tinggi dan signifikan dengan pengaruh sebesar 81,6 % antar variabel dan  dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. 
KETELADANAN GURU DAN MORALITAS PESERTA DIDIK STUDI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA ISLAM TERPADU INSAN CENDIKIA MAKASSAR S, RUSLI.; TANG, MUHAMMAD; MAPPATUNRU, SAKKIRANG
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v4i4.3551

Abstract

This research aims to examine the exemplarity of Islamic Religious Education (PAI) teachers and its impact on the morality of students at Insan Cendekia Integrated Islamic Junior High School in Makassar. The exemplarity of PAI teachers is considered a crucial factor in shaping student morality, particularly regarding discipline in prayer times. The research method used is descriptive qualitative with a case study approach. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The results show that the exemplarity of PAI teachers at Insan Cendekia Junior High School significantly influences the morality of students. PAI teachers who consistently perform prayers on time in front of students provide a tangible example that is easy to follow. Additionally, a holistic approach that integrates Islamic values into all aspects of school activities, along with continuous motivation and encouragement from teachers, helps students internalize the importance of prayer and time discipline. The implications of this research emphasize that the exemplarity of PAI teachers not only shapes the moral behavior of students but also strengthens their character and faith. Therefore, it is essential for Islamic educational institutions to ensure that PAI teachers not only possess good religious knowledge but also can serve as role models in daily religious practices. This research recommends continuous training and development for PAI teachers, integration of moral values into the curriculum, and collaboration with parents to create a consistent environment that supports the formation of student morality. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji keteladanan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan pengaruhnya terhadap moralitas peserta didik di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Insan Cendekia Makassar. Keteladanan guru PAI dianggap sebagai salah satu faktor penting dalam pembentukan moralitas peserta didik, khususnya dalam hal disiplin waktu salat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keteladanan guru PAI di SMP Insan Cendekia Makassar berperan signifikan dalam membentuk moralitas peserta didik. Guru PAI yang konsisten dalam menjalankan ibadah salat tepat waktu di depan peserta didik memberikan contoh nyata yang mudah ditiru. Selain itu, pendekatan holistik yang menggabungkan nilai-nilai keislaman dalam seluruh aspek kegiatan sekolah, serta motivasi dan dorongan yang terus menerus dari guru, membantu peserta didik untuk menginternalisasi pentingnya salat dan disiplin waktu. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa keteladanan guru PAI tidak hanya membentuk perilaku moral peserta didik tetapi juga memperkuat karakter dan keimanan mereka. Dengan demikian, penting bagi institusi pendidikan Islam untuk memastikan bahwa guru PAI tidak hanya memiliki pengetahuan keagamaan yang baik tetapi juga mampu menjadi teladan yang baik dalam praktik keagamaan sehari-hari. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan dan pembinaan berkelanjutan bagi guru PAI, integrasi nilai-nilai moral dalam kurikulum, serta kerjasama dengan orang tua untuk menciptakan lingkungan yang konsisten dalam mendukung pembentukan moralitas peserta didik.
PERANCANGAN SISTEM DATA PENERIMA BIBIT PERTANIAN DI KANTOR PERTANIAN PALOPO SYAHRIR, SYAHRIR; SARI, AYU RESTINA; KASMAN , AINUN FITRIA NUR
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v4i4.3736

Abstract

This journal discusses the design of a system for receiving agricultural seeds at the Palopo Agricultural Office. This system aims to increase the efficiency and effectiveness of the seed receiving process, as well as making it easier for farmers to access quality seeds. This system design includes requirements analysis, system design, and implementation. A needs analysis was carried out involving stakeholders, including agricultural office officers and farmers. System design includes development of workflows, forms, and databases. Implementation of the system is carried out through training for officers and outreach to farmers. ABSTRAKJurnal ini membahas perancangan sistem penerima bibit pertanian di Kantor Pertanian Palopo. Sistem ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses penerimaan bibit, serta memberikan kemudahan bagi petani dalam mengakses bibit berkualitas. Perancangan sistem ini meliputi analisis kebutuhan, desain sistem, dan implementasi. Analisis kebutuhan dilakukan dengan melibatkan para pemangku kepentingan, termasuk petugas kantor pertanian dan petani. Desain sistem mencakup pengembangan alur kerja, formulir, dan database. Implementasi sistem dilakukan dengan pelatihan bagi petugas dan sosialisasi kepada petani.