cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB Principal Contact: Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd. (085239967417) Technical Support Contact: Randi Pratama M., M.Pd. (085781267181) Email: jurnalp4i@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan
ISSN : 27748030     EISSN : 27744183     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 463 Documents
HUBUNGAN INFEKSI SOIL TRANSMITTED HELMINTH DENGAN ANGKA RETIKULOSIT, KADAR HEMOGLOBIN DAN PERILAKU HIDUP BERSIH & SEHAT PADA ANAK SEKOLAH DASAR Maudita, Nauril; Sasongkowati, Retno; Suliati, Suliati; Anggraini, Anita Dwi
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i2.5710

Abstract

Soil-transmitted helminth (STH) infections are a significant public health problem, especially in tropical and subtropical countries with limited sanitation. Transmission occurs through soil contaminated with the feces of infected individuals, which contain helminth eggs such as Ascaris lumbricoides (roundworm) and Trichuris trichiura (whipworm), as well as hookworm larvae. This study aims to analyze the relationship between STH infection and hematological status (reticulocyte count and hemoglobin level) and Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) in vulnerable elementary school students. Using a cross-sectional design, the study involved 44 students at SDN Sobontoro 2. The results showed that 23% of students (10 children) tested positive for STH infection. Statistical analysis using the Spearman test found no significant correlation between STH infection and reticulocyte count (p=0.072) or hemoglobin level (p=0.124). However, a very significant relationship was found between STH infection and PHBS (p=0.000). These findings underline that poor PHBS practices are a major risk factor that directly contributes to high rates of STH infections. ABSTRAKInfeksi cacing usus yang ditularkan melalui tanah, atau Soil Transmitted Helminth (STH), merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, terutama di negara-negara tropis dan subtropis dengan sanitasi terbatas. Penularannya terjadi melalui tanah yang terkontaminasi tinja penderita, yang mengandung telur cacing seperti Ascaris lumbricoides (cacing gelang) dan Trichuris trichiura (cacing cambuk), serta larva cacing tambang (hookworm). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara infeksi STH dengan status hematologis (angka retikulosit dan kadar hemoglobin) serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada siswa sekolah dasar yang rentan. Menggunakan desain cross-sectional, penelitian melibatkan 44 siswa di SDN Sobontoro 2. Hasil menunjukkan 23% siswa (10 anak) positif terinfeksi STH. Analisis statistik menggunakan uji Spearman tidak menemukan korelasi signifikan antara infeksi STH dengan angka retikulosit (p=0,072) maupun kadar hemoglobin (p=0,124). Namun, ditemukan hubungan yang sangat signifikan antara infeksi STH dan PHBS (p=0,000). Temuan ini menggarisbawahi bahwa praktik PHBS yang buruk adalah faktor risiko utama yang berkontribusi langsung terhadap tingginya angka infeksi STH.  
ANALISIS SEMANTIK PIDATO KAMPANYE PASANGAN CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI DELI SERDANG DI PILKADA 2024 Nasution, Rayhan Fathurrahman; Kartolo, Rahmat
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i2.5711

Abstract

Political speeches are not merely tools of communication but also strategic means of shaping public opinion. The choice of diction, discourse structure, and language style in political speeches plays a vital role in constructing the image of candidates and influencing public perception. Semantic analysis of campaign speeches becomes a significant aspect in understanding how language is employed as a tool of political persuasion. This study aims to analyze the denotative and connotative meanings, language styles, as well as the messages and values contained in the campaign speeches of three candidate pairs for Regent and Vice Regent of Deli Serdang in the 2024 regional election. The research method used is descriptive qualitative with semantic and discourse analysis techniques. The data source consists of campaign speech transcripts obtained from official video documentation of the candidate pairs. The results show that all three candidate pairs use denotative meanings to convey explicit information related to their work programs and connotative meanings to build their public image and emotional connection with voters. The language styles used include metaphors, repetition, hyperbole, and euphemism, which enhance the persuasive power of political messages. The values emphasized in the speeches reflect the candidates' vision and character, such as justice, honesty, and religiosity. The findings also indicate that campaign speeches are highly relevant as learning materials in Bahasa Indonesia classes, particularly in enhancing students' critical literacy skills in understanding persuasive texts and meaning structures. This research is expected to contribute to the field of linguistics, especially in the areas of semantics and language education. ABSTRAKPidato politik tidak hanya sekadar alat komunikasi, tetapi juga merupakan strategi dalam membentuk opini publik. Pemilihan diksi, struktur wacana, dan gaya bahasa dalam pidato politik memiliki peran penting dalam membangun citra calon serta mempengaruhi persepsi masyarakat. Analisis semantik terhadap pidato kampanye menjadi aspek yang signifikan dalam memahami bagaimana bahasa digunakan sebagai alat persuasi politik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna denotatif dan konotatif, gaya bahasa, serta pesan dan nilai dalam pidato kampanye tiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Deli Serdang pada Pilkada 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik analisis semantik dan wacana. Sumber data berupa transkrip pidato kampanye yang diperoleh dari dokumentasi video resmi pasangan calon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga pasangan calon menggunakan makna denotatif untuk menyampaikan informasi eksplisit terkait program kerja, dan makna konotatif untuk membentuk citra dan membangun koneksi emosional dengan pemilih. Gaya bahasa yang digunakan mencakup metafora, repetisi, hiperbola, dan eufemisme, yang memperkuat daya persuasi pesan politik. Nilai-nilai yang dikedepankan dalam pidato mencerminkan visi dan karakter pasangan calon, seperti keadilan, kejujuran, dan religiusitas. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa pidato kampanye memiliki relevansi tinggi sebagai bahan ajar Bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan literasi kritis siswa dalam memahami teks persuasif dan struktur makna. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi terhadap kajian linguistik, khususnya dalam bidang semantik dan pendidikan bahasa.
PENGARUH KECEPATAN DELIVERY ROLL TERHADAP NILAI DENSITAS VOLUME GULUNGAN BENANG RANGKAP PADA PROSES DOUBLING Wijayono, Andrian; Nurazizah, Verawati; Ikhsani, Nurfadilah; Rusman, Fahmi Fawzy; Murti, Wilda; Pradifta, Reski Alya
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i3.5544

Abstract

Yarn winding is a crucial process in the textile industry where the volume density (density) of the roll is an essential quality parameter. The roll density directly affects the yarn tension in subsequent processes such as warping and twisting. The doubling process, which doubles the yarn before the twisting process, requires proper roll density settings to meet standards. This study aims to analyze the effect of variations in the delivery roll speed on a doubling machine on the volume density of doubled yarn rolls. An experimental method was used by making four samples of Ne1 30 cotton yarn at different delivery roll speeds: 150, 300, 550, and 750 meters/minute. Other parameters such as ring tension load (10 grams) and acceleration time (90 seconds) were kept constant for all samples. The experimental results showed a positive trend, where the higher the delivery roll speed, the higher the resulting roll density value. Of the four speed variations, only speeds of 550 and 750 meters/minute were able to produce roll densities according to the twisting process standard (above 0.4 grams/cm³). Statistical analysis using ANOVA also confirmed that the delivery roll speed has a significant effect on the roll volume density (significance value 0.05). Thus, it is concluded that the delivery roll speed is a key parameter that needs to be optimized to achieve the desired double yarn roll density. ABSTRAKPenggulungan benang merupakan proses krusial dalam industri tekstil di mana densitas volume (kepadatan) gulungan menjadi parameter mutu yang esensial. Kepadatan gulungan secara langsung memengaruhi tegangan benang pada proses selanjutnya seperti warping dan twisting. Proses doubling, yang menggandakan benang sebelum proses twisting, memerlukan pengaturan densitas gulungan yang tepat untuk memenuhi standar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi kecepatan delivery roll pada mesin doubling terhadap densitas volume gulungan benang rangkap. Metode eksperimental digunakan dengan membuat empat sampel benang katun Ne1 30 pada kecepatan delivery roll yang berbeda: 150, 300, 550, dan 750 meter/menit. Parameter lain seperti beban ring tension (10 gram) dan waktu akselerasi (90 detik) dijaga konstan untuk semua sampel. Hasil eksperimen menunjukkan adanya tren positif, di mana semakin tinggi kecepatan delivery roll, semakin besar pula nilai densitas gulungan yang dihasilkan. Dari empat variasi kecepatan, hanya kecepatan 550 dan 750 meter/menit yang mampu menghasilkan densitas gulungan sesuai standar proses twisting (di atas 0,4 gram/cm³). Analisis statistik menggunakan ANAVA juga mengonfirmasi bahwa kecepatan delivery roll memberikan pengaruh yang signifikan terhadap densitas volume gulungan (nilai signifikansi 0,05). Dengan demikian, disimpulkan bahwa kecepatan delivery roll merupakan parameter kunci yang perlu dioptimalkan untuk mencapai densitas gulungan benang rangkap yang diinginkan.
PENINGKATAN EFEKTIVITAS RISET KEBIJAKAN MELALUI PENGUASAAN DATA DAN KETERAMPILAN MENULIS DENGAN DUKUNGAN PERANGKAT LUNAK NVIVO Sekar Wangi, Faisa Dinda; Azhar, Ratih Mukti
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i3.5787

Abstract

The effectiveness of policy research is largely determined by the researcher's ability to systematically manage data to produce evidence-based recommendations. The main challenge often lies in processing complex qualitative data and presenting it in a coherent narrative. This article discusses how mastery of qualitative data analysis skills and scientific writing skills, when integrated with the use of NVivo software, can improve the quality, accuracy, and speed of policy formulation. This study uses a descriptive-qualitative method through literature studies and simulations of the use of NVivo in policy research scenarios. The results of the discussion show that NVivo significantly helps the process of coding, classifying, visualizing, and triangulating data, which has a direct impact on increasing the accuracy of analysis and work efficiency. On the other hand, scientific writing skills play a crucial role in compiling policy narratives that are communicative, persuasive, and acceptable to stakeholders. Thus, it can be concluded that the synergy between data mastery, writing skills, and the use of analytical technology such as NVivo is an effective fundamental strategy to support policy research that has a real and applicable impact. ABSTRAKEfektivitas riset kebijakan sangat ditentukan oleh kemampuan peneliti dalam mengelola data secara sistematis untuk menghasilkan rekomendasi berbasis bukti. Tantangan utama sering kali terletak pada pengolahan data kualitatif yang kompleks dan penyajiannya dalam narasi yang koheren. Artikel ini membahas bagaimana penguasaan keterampilan analisis data kualitatif dan kemampuan menulis ilmiah, jika diintegrasikan dengan pemanfaatan perangkat lunak NVivo, dapat meningkatkan kualitas, ketepatan, dan kecepatan penyusunan kebijakan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif melalui studi literatur dan simulasi penggunaan NVivo dalam skenario riset kebijakan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa NVivo secara signifikan membantu proses pengkodean, klasifikasi, visualisasi, hingga triangulasi data, yang berdampak langsung pada peningkatan akurasi analisis dan efisiensi kerja. Di sisi lain, keterampilan menulis ilmiah berperan krusial dalam menyusun narasi kebijakan yang komunikatif, persuasif, dan dapat diterima oleh pemangku kepentingan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa sinergi antara penguasaan data, kemahiran menulis, dan pemanfaatan teknologi analisis seperti NVivo merupakan strategi fundamental yang efektif untuk mendukung riset kebijakan yang berdampak nyata dan aplikatif.
OPTIMASI STRATEGI OPERASIONAL DAN PEMASARAN PERGURUAN TINGGI MELALUI PEMODELAN SISTEM DINAMIS DAN ANALISIS STATISTIK PREFERENSI MAHASISWA BARU DI WILAYAH MOJOKERTO Budiyanto, Fajar; Waluyo, Sugeng Eko Yuli; Fitriyani, Zenita Afifah; Ridha, Mokhammad; Ashriana, Ahfi Nova
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i3.5811

Abstract

The growing competition among higher education institutions in Mojokerto Raya compels universities to develop more adaptive and data-driven operational and marketing strategies. This study aims to analyze the influence of various factors—including internal, external, academic, non-academic, technological and informational, as well as socio-economic—on students' decisions in selecting a university. A quantitative approach was employed with 100 respondents selected using purposive sampling. Data were analyzed using SmartPLS to examine the significance of each factor’s influence. The results show that internal factors, academic quality, and information technology have a significant impact on students' decisions, while external, non-academic, and socio-economic factors are not statistically significant. This research also applies a system dynamics approach to simulate the interactions among strategic variables, providing insights for policymakers in designing long-term strategies based on student preferences. These findings highlight the importance of understanding psychological and digital considerations in optimizing operational and marketing strategies for higher education institutions in today’s competitive landscape. ABSTRAKTingginya persaingan antar perguruan tinggi di wilayah Mojokerto Raya mendorong institusi pendidikan tinggi untuk menyusun strategi operasional dan pemasaran yang lebih adaptif dan berbasis data. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh berbagai faktor—meliputi faktor internal, eksternal, akademik, non-akademik, teknologi dan informasi, serta sosial dan ekonomi—terhadap keputusan mahasiswa dalam memilih perguruan tinggi. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan 100 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan SmartPLS untuk menguji signifikansi pengaruh masing-masing faktor. Hasil menunjukkan bahwa faktor internal, akademik, serta teknologi dan informasi memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap keputusan mahasiswa, sedangkan faktor eksternal, non-akademik, dan sosial ekonomi tidak signifikan. Penelitian ini juga memanfaatkan pendekatan sistem dinamis untuk mensimulasikan interaksi antar variabel strategis, memberikan wawasan bagi pengambil kebijakan dalam merancang strategi jangka panjang berbasis preferensi mahasiswa. Temuan ini memperkuat pentingnya pemahaman terhadap faktor-faktor psikologis dan digital dalam optimalisasi strategi operasional dan pemasaran perguruan tinggi di era kompetitif saat ini.
EKSPLORASI INTEGRASI LITERASI DATA, INOVASI, DAN KOMUNIKASI DALAM PENULISAN ARTIKEL RISET PEMERINTAHAN Putri, Amadea Syahbani Rachela; Azhar, Ratih Mukti
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i3.5981

Abstract

Digital transformation and the complexity of public issues have driven a paradigm shift in knowledge production in the government sector, including in the practice of writing policy research articles. This study aims to explore the integration of data literacy, innovation, and scientific communication in the process of writing government research articles that take place in the world of work. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through in-depth interviews, participatory observations, and documentation studies of collaborative processes in bureaucratic environments. The findings suggest that data literacy is the foundation for the validity of policy narratives, methodological innovation drives adaptation to issue dynamics, and effective scientific communication broadens the range of knowledge impact. All three form a knowledge production system that is not only responsive, but also practically relevant and applicable. This study uses Mode 2 Knowledge Production Theory as a theoretical basis, which explains that contemporary knowledge production is contextual, interdisciplinary, and closely connected to the public decision-making process. The results of this study confirm the need to strengthen the data-based policy research writing system, innovative in approach, and communicative in its dissemination, as part of the institutional transformation strategy in the government sector. ABSTRAKTransformasi digital dan kompleksitas isu publik telah mendorong perubahan paradigma dalam produksi pengetahuan di sektor pemerintahan, termasuk dalam praktik penulisan artikel riset kebijakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi integrasi antara literasi data, inovasi, dan komunikasi ilmiah dalam proses penulisan artikel riset pemerintahan yang berlangsung di dunia kerja. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap proses kolaboratif di lingkungan birokrasi. Temuan menunjukkan bahwa literasi data menjadi fondasi bagi validitas narasi kebijakan, inovasi metodologis mendorong adaptasi terhadap dinamika isu, dan komunikasi ilmiah yang efektif memperluas jangkauan dampak pengetahuan. Ketiganya membentuk sistem produksi pengetahuan yang tidak hanya responsif, tetapi juga relevan secara praktis dan aplikatif. Penelitian ini menggunakan Mode 2 Knowledge Production Theory sebagai landasan teoritik, yang menjelaskan bahwa produksi pengetahuan kontemporer bersifat kontekstual, interdisipliner, dan terhubung erat dengan proses pengambilan keputusan publik. Hasil studi ini menegaskan perlunya penguatan sistem penulisan riset kebijakan berbasis data, inovatif dalam pendekatan, serta komunikatif dalam penyebarannya, sebagai bagian dari strategi transformasi kelembagaan di sektor pemerintahan.
ANALISIS PERUBAHAN DINAMIKA PERAN PURNA PEKERJA MIGRAN INDONESIA PEREMPUAN DALAM KELUARGA DI DESA DUKUH DEOMPOK PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Zubair, Abdurrahman; Yassir, Muhammad
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i3.6007

Abstract

Thephenomenon of female migrant workers returning to the country (after PMI) and continuing their work activities shows significant changes in the structure of household roles. This study aims to analyze the dynamics of changes in the role of retired female migrant workers in the family in Dempok Hamlet Village, Wuluhan District, Jember Regency, from the perspective of Islamic Law. The approach used is descriptive qualitative with a data collection method through in-depth interviews and direct observation of several PMI retired resource persons. The results show that most retired migrant workers choose to stay in work for economic reasons, even though their husbands have returned to their role as breadwinners. This triggers changes in roles and tensions in the household, such as reduced attention to children and weakened emotional closeness between husband and wife. From the perspective of Islamic Law, women are allowed to work if they are in an emergency or in need, but ideally they should still carry out the main role as household managers when the husband's maintenance is sufficient. This study recommends the importance of education on family values in Islam for PMI retirees so that role changes do not cause family dysfunction. ABSTRAKFenomena pekerja migran perempuan yang kembali ke tanah air (purna PMI) dan tetap melanjutkan aktivitas bekerja menunjukkan perubahan signifikan dalam struktur peran rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika perubahan peran purna PMI perempuan dalam keluarga di Desa Dukuh Dempok, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, dari perspektif Hukum Islam. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi langsung terhadap beberapa narasumber purna PMI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar purna PMI perempuan memilih untuk tetap bekerja karena alasan ekonomi, meskipun suami mereka telah kembali menjalankan peran sebagai pencari nafkah. Hal ini memicu perubahan peran dan ketegangan dalam rumah tangga, seperti berkurangnya perhatian terhadap anak dan melemahnya kedekatan emosional antara suami dan istri. Dalam perspektif Hukum Islam, perempuan boleh bekerja jika berada dalam kondisi darurat atau kekurangan, tetapi idealnya tetap menjalankan peran utama sebagai pengelola rumah tangga ketika nafkah dari suami mencukupi. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya edukasi nilai-nilai keluarga dalam Islam bagi purna PMI agar perubahan peran tidak menimbulkan disfungsi keluarga.
ANALISIS LATAR BELAKANG PROSES PENAMAAN TEMPAT USAHA DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO Margiyanti, Refi; Suroso, Eko
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i3.6040

Abstract

This research aims to describe the types of business names and the factors underlying the naming process of businesses in the environment of Universitas Muhammadiyah Purwokerto from a semantic perspective. The phenomenon of diversity in business naming within the campus reflects various factors that influence the name selection in the campus environment aimed at attracting consumer attention. This study uses a qualitative descriptive approach. The subjects of this research are the owners or managers of businesses in the Universitas Muhammadiyah Purwokerto environment. The objects of this research are the names of businesses and the factors of business naming within the Universitas Muhammadiyah Purwokerto environment. Data were collected through observation using listening, recording, and note-taking methods, as well as documentation of business names. The researcher obtained a total of 45 data points on the types of business naming in the RW 04 area of Universitas Muhammadiyah Purwokerto. The research results show that there are several factors underlying the naming process, namely (1) the inventor and creator, (2) the mention of distinctive characteristics, (3) abbreviation, (4) materials, (5) place of origin, (6) resemblance, (7) intended purpose. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis nama tempat usaha dan faktor yang melatarbelakangi proses penamaan tempat usaha di lingkungan Universitas Muhammadiyah Purwokerto dari perspektif semantik. Fenomena keberagaman penamaan tempat usaha di lingkungan kampus mencerminkan adanya berbagai faktor yang melatarbelakangi pemilihan nama di lingkungan kampus yang dibentuk untuk menarik perhatian konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu pemilik atau pengelola usaha di lingkungan Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Objek penelitian ini adalah nama-nama tempat usaha serta faktor-faktor penamaan tempat usaha di lingkungan Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Data diperoleh melalui observasi dengan metode simak, rekam dan catat serta dokumentasi nama-nama tempat usaha. Peneliti memperoleh data sebanyak 45 data jenis-jenis penamaan tempat usaha di Lingkungan RW 04 Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor yang melatarbelakangi proses penamaan, yaitu (1) penemu dan pembuat, (2) penyebutan sifat khas, (3) pemendekan, (4) bahan , (5) tempat asal, (6) keserupaan, (7) tujuan harapan.
PARTISIPASI POLITIK GENERASI Z PADA AKUN MEDIA SOSIAL X @ANIESBUBBLE Yusriah, Layli; Mujab, Saeful
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i3.6112

Abstract

Political participation is inseparable from political communication, where social media serves as a new space for Generation Z to express their engagement in politics. This study aims to identify the forms of political participation of Generation Z on social media, particularly through the @aniesbubble account on the X platform. The research employs a qualitative descriptive method, utilizing observation, interviews, and documentation as data collection techniques. Interviews were conducted with one key informant, the admin of @aniesbubble, and four supporting informant who are followers of the account. The findings reveal that political participation through the @aniesbubble account on X is not limited to digital campaigns and information dissemination, but also includes political lobbying, involvement in communities, and voicing opposition to government regulations deemed detrimental to society. Furthermore, the study found that social media plays a crucial role in fostering interaction between political figures and young voters, serving as a platform for Generation Z to voice their political aspirations more broadly and effectively. Suggestions for future research may compare the role of other social media platforms. ABSTRAK Partisipasi politik tidak terlepas dari komunikasi politik, di mana media sosial menjadi ruang baru bagi Generasi Z untuk mengekspresikan keterlibatan mereka dalam politik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk partisipasi politik Generasi Z di media sosial, khususnya melalui akun @aniesbubble di media sosial X. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan satu informan kunci, yaitu admin akun @aniesbubble, serta empat informan pendukung yang merupakan pengikut akun tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi politik yang dilakukan melalui media sosial X @aniesbubble tidak hanya sebatas kampanye digital dan penyebaran informasi, tetapi juga mencakup lobi politik, keterlibatan dalam komunitas, serta menyuarakan tindakan kontra terkait peraturan yang ditetapkan pemerintah apabila merugikan masyarakat. Selain itu, ditemukan bahwa media sosial memainkan peran penting dalam membangun interaksi antara tokoh politik dan pemilih muda, serta menjadi sarana bagi Generasi Z untuk menyuarakan aspirasi politik mereka secara lebih luas dan efektif. Saran untuk penelitian mendatang dapat membandingkan peran dari media sosial lain.
EKONOMI KREATIF MENJADI PONDASI MEWUJUDKAN GENERASI EMAS 2045 UNTUK MENDUKUNG PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI DESA WISATA PENGLIPURAN BALI Adrevi, Cahya; Qathrunnada, Nadya; Akbar, Rizki; Fitri, Zahra Aulia; Yuliani, Shahibah
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i3.6114

Abstract

ABSTRACT The creative economy based on local culture serves as a crucial foundation in achieving sustainable development, particularly in support of Indonesia’s Golden Generation 2045 vision. This study aims to explore strategies for developing a culture-based creative economy in Penglipuran Tourism Village, Bali, using a literature review approach. Penglipuran was selected as the research locus due to its international recognition for successfully integrating cultural preservation with economic development through tourism and community-based creative enterprises. The analysis is based on recent scholarly literature focusing on local cultural potential, youth participation, digital integration, and cross-sector collaboration. Findings reveal that the development of a culture-based creative economy positively contributes to increasing community income, strengthening cultural identity, and promoting environmental conservation. However, challenges remain, such as cultural globalization, excessive commodification, limited local human resources, and unequal community participation. Therefore, a holistic strategy is needed—grounded in the principles of the Triple Bottom Line (people, planet, profit) and aligned with the Sustainable Development Goals (SDGs), especially SDG 8, 11, and 12. This study recommends enhancing youth capacity, preserving cultural authenticity, and digitizing cultural products to reach wider markets. Penglipuran can serve as a national model for developing inclusive, sustainable, and competitive creative economy villages while strengthening cultural foundations toward realizing the Golden Generation 2045. ABSTRAK Ekonomi kreatif berbasis budaya lokal menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam upaya mendukung visi Indonesia Emas 2045. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi pengembangan ekonomi kreatif di Desa Wisata Penglipuran, Bali, melalui pendekatan kajian pustaka (literature review). Desa ini dipilih sebagai locus penelitian karena keberhasilannya mengintegrasikan pelestarian budaya dengan pengembangan ekonomi melalui sektor pariwisata dan usaha kreatif masyarakat lokal. Analisis dilakukan terhadap literatur ilmiah terkini yang membahas potensi budaya lokal, peran generasi muda, pemanfaatan teknologi digital, serta model kolaborasi lintas sektor. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal memiliki dampak positif terhadap peningkatan pendapatan masyarakat, penguatan identitas budaya, dan pelestarian lingkungan. Namun, terdapat sejumlah tantangan seperti globalisasi budaya, komodifikasi berlebihan, keterbatasan SDM lokal, serta kesenjangan partisipasi antar kelompok masyarakat. Untuk itu, diperlukan strategi yang holistik berbasis pada prinsip Triple Bottom Line (people, planet, profit) dan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), terutama SDG 8, 11, dan 12. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas generasi muda, pelestarian budaya secara otentik, serta digitalisasi produk budaya untuk memperluas jangkauan pasar. Desa Penglipuran dapat dijadikan model nasional dalam mengembangkan desa wisata berbasis ekonomi kreatif yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat fondasi budaya dalam menyongsong Generasi Emas 2045.