cover
Contact Name
safriana
Contact Email
safriana@unimal.ac.id
Phone
+628116813047
Journal Mail Official
safriana@unimal.ac.id
Editorial Address
Kampus Utama Cot Tengku Nie Reuleut, Muara Batu, Aceh Utara, Provinsi Aceh, Indonesia Telp : +62.645.41373, Fax : +62.645.44450 Email : relativitasjurnal@gmail.com | safriana@unimal.ac.id Hp/WA: +628116813047 atau +62852 6088 0453
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Relativitas : Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika
ISSN : 26544172     EISSN : 26558793     DOI : 10.29103/relativitas.v2i1.1790
Physics Learning Development of physics teaching materials Development of teaching media physics Development of models and methods of teaching physics Development of physical learning evaluation Physics Learning Curriculum Pedagogic Physics Difficulties Students in learning Physics Development of Professionalism of physics teachers ICT-based physics learning, and other issues in the field of physics education
Articles 162 Documents
PEMETAAN KESULITAN BELAJAR FISIKA: STUDI KASUS PADA MATERI USAHA DAN ENERGI DI SEKOLAH MENENGAH ATAS Nurul Azmi; Wawan Bunawan
Relativitas: Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, UNIVERSITAS MA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/relativitas.v9i1.22779

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan peserta didik dalam menyelesaikan soal fisika pada materi usaha dan energi di kelas X SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan. Pendekatan yang digunakan adalah metode campuran dengan desain sequential explanatory, yang diawali dengan pengumpulan data kuantitatif melalui tes kemampuan kognitif dan dilanjutkan dengan pengumpulan data kualitatif melalui wawancara. Instrumen tes dikembangkan menggunakan model ADDIE dan terdiri dari 24 soal uraian yang dirancang berdasarkan empat dimensi kesulitan belajar menurut Halliday, yaitu: konseptual, matematika, pemahaman, dan aplikatif. Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa instrumen sangat layak digunakan (≥92%) dan terbukti valid serta reliabel secara empiris (koefisien reliabilitas = 0,973). Hasil analisis data menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik berada pada kategori kemampuan kognitif rendah, dengan kesulitan paling dominan pada dimensi aplikatif dan konseptual. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan instrumen tersebut sebagai alat diagnosis kesulitan belajar yang efektif, serta sebagai dasar untuk merancang strategi pembelajaran yang lebih tepat guna dalam mendukung pencapaian kompetensi fisika sesuai dengan Kurikulum Merdeka.
IDENTIFIKASI MISKONSEPSI PESERTA DIDIK PADA MATERI FLUIDA DINAMIS Sholihin; Ilham Fajar Ramdhani; Esty Kamalah
Relativitas: Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, UNIVERSITAS MA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/relativitas.v9i1.24449

Abstract

Riset terdahulu menunjukkan masih terdapat kendala dalam pembelajaran fisika, di antaranya adalah miskonsepsi. Oleh karena itu, diperlukan studi untuk mengidentifikasi miskonsepsi agar proses pembelajaran lebih maksimal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengidentifikasi miskonsepsi yang dialami peserta didik pada materi fluida dinamis. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 2 Teluk Keramat dengan sampel berjumlah 67 peserta didik yang sudah mendapatkan pembelajaran materi fluida dinamis di sekolah. Instrumen tes menggunakan two-tier diagnostic test dengan alasan terbuka yang disebarkan melalui Google Form. Hasil analisis didapatkan miskonsepsi yang dialami peserta didik, yaitu dengan kategori sedang pada sub-materi asas kontinuitas, dengan kategori sedang pada sub-materi prinsip Bernoulli, dan dengan kategori rendah pada sub-materi hukum Torricelli. Secara keseluruhan, rata-rata miskonsepsi yang dialami peserta didik pada materi fluida dinamis adalah sebesar dengan kategori rendah.
PENGEMBANGAN E-MODUL FISIKA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI FLUIDA STATIS Syarifah Aini Harahap; Deo Demonta Panggabean
Relativitas: Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, UNIVERSITAS MA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/relativitas.v9i2.21728

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-Module Fisika menggunakan Problem-Based Learning yang difokuskan pada konsep fluida statis. Penelitian ini menggunakan Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan menggunakan paradigma pengembangan ADDIE. Penelitian ini mendapat validasi dari para ahli materi, media, dan pedagogi, beserta evaluasi siswa. Peningkatan capaian pembelajaran siswa dievaluasi menggunakan temuan Pre-test dan Post-test dengan memanfaatkan N-gain setelah implementasi E-Module yang diberikan. Hasil validasi kelayakan menunjukkan bahwa para ahli materi menilai kriteria sangat layak sebesar 84%, ahli media sebesar 83,3%, dan ahli pembelajaran sebesar 87,8%. Penelitian yang dilakukan pada siswa adalah untuk menilai kepraktisan E-Module, menghasilkan persentase rata-rata keseluruhan sebesar 85,5%, sehingga menunjukkan bahwa E-Module sangat praktis. Hasil Pretest dan Posttest, yang dinilai dengan N-gain, menunjukkan bahwa 25 siswa termasuk dalam kelompok Posttest tinggi, sementara 11 siswa tergolong dalam rentang sedang. Penggunaan E-Modul fisika dilaporkan meningkat karena nilai N-gain sebesar 0,80. Oleh karena itu, E-Modul Fisika berbasis Problem-Based Learning dapat digunakan dalam proses pendidikan.
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR FISIKA DAN LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP FISIKA SISWA Novia Aryanti; Muliani; Halimatus Sakdiah; Deassy Siska; Nanda Novita
Relativitas: Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, UNIVERSITAS MA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/relativitas.v9i2.23378

Abstract

Studi ini bertujuan untuk meneliti bagaimana siswa di kelas XII 4 di SMAN 1 Peusangan memahami konsep fisika yang terkait dengan fluida dinamis dalam kaitannya dengan motivasi belajar dan lingkungan belajar. Menggunakan desain studi ex post facto, metodologi penelitian kuantitatif digunakan. Kuesioner dan item tes yang telah diverifikasi oleh para ahli digunakan untuk mengumpulkan data. Pendekatan Pengambilan Sampel Terarah digunakan untuk memilih sampel 35 siswa. Dengan kontribusi 0,542, hasilnya menunjukkan hubungan yang positif dan signifikan antara pemahaman konsep fisika siswa dan motivasi mereka untuk belajar. Selain itu, ditemukan korelasi yang substansial dan positif sebesar 0,487 antara lingkungan belajar dan pemahaman siswa tentang konsep fisika. Selanjutnya, studi ini menunjukkan bahwa, dengan kontribusi 0,650, motivasi dan lingkungan belajar memiliki hubungan yang baik dan signifikan dengan pemahaman siswa tentang konsep fisika.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PBL BERBANTUAN LIVEWORKSHEET TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA nurulwati; Rozaton Rozaton; Elisa Elisa; Agus Wahyuni; Mawarni Saputri; Abdul Hamid
Relativitas: Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, UNIVERSITAS MA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/relativitas.v9i2.25127

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran fisika serta kurangnya pemanfaatan media digital interaktif seperti liveworksheet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan liveworksheet terhadap kemampuan berpikir kritis siswa SMA pada materi fisika. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan desain nonequivalent control group design. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas XI IA di SMAN 12 Banda Aceh, dengan dua kelas sampel yang ditentukan melalui purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes berpikir kritis yang diberikan pada tahap pre-test dan post-test. Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan berpikir kritis pada kelas eksperimen dibandingkan dengan kelas kontrol dengan nilai thitung (2,276) > ttabel (2,000). Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan strategi pembelajaran berbasis masalah dengan dukungan media digital.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERMUATAN LITERASI SAINS PADA MATERI FLUIDA DI SMA Putri Fadillah; Fajrul Wahdi Ginting; Riza Andriani; Nanda Novita; Sudirman
Relativitas: Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, UNIVERSITAS MA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/relativitas.v9i2.25444

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran interaktif bermuatan literasi sains pada materi fluida yang layak dan praktis digunakan di SMA. Penelitian menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE yang dibatasi pada tahap analysis, design, development, dan evaluation. Produk dikembangkan menggunakan Articulate Storyline 3, divalidasi oleh tiga orang ahli (expert judgement), kemudian diuji secara terbatas kepada 28 siswa kelas XII-2 dan seorang guru fisika SMA Negeri 1 Lhokseumawe. Data dikumpulkan melalui lembar validasi dan angket respons, lalu dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil menunjukkan tingkat kelayakan materi sebesar 84,7 dan kelayakan media sebesar 86,0, keduanya berkategori sangat layak. Respons siswa dan guru masing-masing memperoleh skor rata-rata 86,0 dengan kategori sangat baik. Media mengintegrasikan animasi, video, simulasi, latihan interaktif, umpan balik otomatis, dan lembar kerja bermuatan literasi sains. Dengan demikian, media layak digunakan sebagai sumber belajar pendukung, meskipun efektivitasnya masih perlu diuji melalui implementasi pembelajaran berskala lebih luas.
DEVELOPMENT OF A SCIENCE LITERACY-BASED TEST INSTRUMENT TO MEASURE STUDENTS CRITICAL THINKING SKILLS ON THE MATERIAL OF TEMPERATURE AND HEAT Nadila Nadila; Ridwan Abdullah Sani
Relativitas: Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, UNIVERSITAS MA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/relativitas.v9i2.26927

Abstract

This study aims to determine the validity, reliability, level of difficulty, discriminating power, and critical thinking skills of students from the development of a scientific literacy-based test instrument to measure students' critical thinking skills in physics learning in high schools. This type of research is research and development (R&D) with the ADDIE model which has five stages, namely analyze, design, development, implementation, and evaluation. The subjects in this study were 25 students of class XI F1 A MAN 2 Model Medan. Data collection techniques carried out by researchers were validity, reliability, level of difficulty of questions, discriminating power, and analysis of students' critical thinking skills and participants' responses to the developed instrument. Theoretical validity analysis was carried out by physics experts, namely lecturers and teachers using a validation sheet. Empirical validity was calculated using the Point Biserial Correlation method in Microsoft Excel. The assessment instrument contained 20 questions. The results of theoretical validity obtained a value of 0.81 with very valid criteria. The results of empirical validity obtained 20 questions with 14 valid questions and 6 invalid questions. The reliability of the questions was 0.64 with a reliable category. The difficulty level of the questions showed 7 items in the easy category, 9 items in the medium category and 4 items in the difficult category and the discrimination power of the questions showed 7 questions in the good category, 8 questions in the sufficient category and 5 questions in the bad and very bad categories. Analysis of participant responses Participants were 75.12% which means that students gave a positive response to the literacy-based test instrument developed. The results of this study show that students have an average critical thinking ability in the low category with an average score of 59.6%.
PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN PHET TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATERI FLUIDA STATIS Grace Siburian; Togi Tampubolon
Relativitas: Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, UNIVERSITAS MA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/relativitas.v9i2.27497

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model discovery learning berbantuan media PhET terhadap hasil belajar siswa pada materi fluida statis. Penelitian menggunakan metode quasi experiment dengan desain pretest-posttest control group yang dilaksanakan di SMA Negeri 18 Medan pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas yang dipilih menggunakan teknik random sampling, yaitu XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan XI IPA 2 sebagai kelas kontrol. Data diperoleh melalui tes hasil belajar yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk, uji homogenitas Levene's Test, dan independent sample t-test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data kedua kelas berdistribusi normal dan homogen. Rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 83,11 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 75,22. Nilai signifikansi sebesar 0,001 (< 0,05) menunjukkan bahwa model discovery learning berbantuan media PhET berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa pada materi fluida statis.
PRAKTIKALITAS DAN EFEKTIVITAS MODUL PRAKTIKUM FISIKA DASAR I BERBASIS KETERAMPILAN PROSES SAINS Muhammad Nasir; Rusydi Rusydi; Fatjrul Ata Rizki Nasution; Imam Wijaya
Relativitas: Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, UNIVERSITAS MA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/relativitas.v9i1.25912

Abstract

Fisika merupakan ilmu eksperimental sehingga kegiatan praktikum di laboratorium sangat penting untuk mengembangkan sikap ilmiah mahasiswa serta keterampilan berpikir kritis dan kreatif. Praktikum Fisika Dasar I merupakan mata kuliah wajib yang ditawarkan pada semester awal bagi mahasiswa calon guru fisika. Pelaksanaan praktikum saat ini masih bergantung pada modul lama yang belum mendukung pengembangan keterampilan proses sains (KPS) mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan tingkat kepraktisan dan efektivitas modul praktikum Fisika Dasar I berbasis KPS. Penelitian ini merupakan jenis penelitian riset dan pengembangan (R&D) menggunakan model ADDIE, yang berfokus pada fase implementation (pengujian respons pengguna dan observasi KPS siswa). Instrumen yang digunakan adalah kuesioner respons mahasiswa dan dosen serta lembar observasi KPS mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respons mahasiswa menilai modul sangat praktis (96%), dengan persentase untuk kelayakan konten (97%), tampilan (96%), bahasa (96%), dan grafik (93%). Penilaian dosen juga menunjukkan tingkat kepraktisan yang sangat tinggi (97%), terdiri dari kelayakan konten (98%), tampilan (96%), bahasa (98%), dan grafik (96%). Sementara itu, penilaian KPS mahasiswa mencapai skor 90% (sangat efektif). Secara keseluruhan, modul praktikum Fisika Dasar I dinilai sangat praktis dan sangat efektif dalam mendukung KPS mahasiswa.
EKSPLORASI PENDEKATAN SOCIO-SCIENTIFIC ISSUES DALAM PEMBELAJARAN FISIKA PESERTA DIDIK SMA: TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS Chrisman Imanuel Purba; Rayandra Asyhar; Ilham Falani; Wilda Syahri; Sri Purwaningsih
Relativitas: Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, UNIVERSITAS MA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/relativitas.v9i1.26513

Abstract

Penelitian ini bertujuan menelaah secara komprehensif penerapan pendekatan Socio Scientific Issues (SSI) dalam pembelajaran fisika peserta didik SMA melalui metode Systematic Literature Review (SLR). Proses kajian dilakukan secara sistematis melalui tahap identifikasi, seleksi, klasifikasi, ekstraksi data, dan sintesis temuan artikel yang diperoleh dari Google Scholar menggunakan kata kunci terkait SSI, pembelajaran fisika, dan SMA, kemudian disaring berdasarkan kriteria inklusi–eksklusi hingga diperoleh 8 artikel yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa SSI umumnya diimplementasikan sebagai kerangka kontekstual untuk mengaitkan konsep fisika dengan isu sosial-ilmiah aktual, baik melalui diskusi langsung, integrasi pada model pembelajaran (misalnya guided inquiry/problem solving), maupun pengembangan e-modul berbasis SSI dengan topik yang dominan meliputi pemanasan global/perubahan iklim, suhu dan kalor dan kesetimbangan benda tegar. Secara umum, penerapan SSI berdampak positif terhadap literasi sains, pemahaman konsep, kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, kolaborasi, serta sustainability awareness ketika isu diposisikan sebagai wahana analisis bukti dan refleksi. Penelitian ini mengindikasikan bahwa SSI berpotensi meningkatkan relevansi dan kualitas pembelajaran fisika SMA, namun efektivitasnya dipengaruhi oleh kedalaman integrasi isu dalam aktivitas argumentatif dan analitis yang terstruktur.