cover
Contact Name
M Rusli B
Contact Email
mruslib@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
redaksi.cjpe@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cokroaminoto Palopo Jl. Latamacelling No 19B, Kota Palopo
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Cokroaminoto Journal of Primary Education
ISSN : 26546426     EISSN : 26546434     DOI : -
The focus of this journal is primary education, which covers related aspects such as students, teachers, teaching materials, evaluation and assessment, curriculum, and lesson study.
Articles 499 Documents
Pengaruh Model Project Based Learning Berbasis Wordwall terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif IPAS Peserta Didik Kelas V Sekolah Dasar Rellys Pratiwi; Deviyanti Pangestu; Yoga Fernando Rizqi; Frida Destini
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8647

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah perlunya meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik sekolah dasar melalui penerapan model Project Based Learning berbasis Wordwall yang inovatif dan sesuai dengan tuntutan pembelajaran abad ke-21 Keterampilan berpikir kreatif memiliki peran penting yang harus dimiliki oleh peserta didik  guna menghadapi beragam tantangan yang muncul, baik selama proses pembelajaran maupun dalam aktivitas kehidupan sehari-hari. Meninjau permasalahan tersebut, penelitian ini berfokus pada kurang terukurnya pemahaman berpikir kreatif peserta didik di SD Negeri 1 Natar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Project Based Learning berbasis wordwall terhadap kemampuan berpikir kreatif IPAS peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment nonequivalent control group design. Populasi berjumlah 88 dan sampel yang digunakan yaitu 28 peserta didik kelas VC dan 30 peserta didik kelas VB, sampel ditentukan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes berupa soal uraian dan non tes berupa observasi. Data dianalisis  menggunakan uji N-Gain dan uji hipotesis menggunakan uji regresi linier sederhana serta uji T dengan hasil nilai signifikansi uji regresi linier sederhana sebesar 0,000 < 0,05, dan hasil nilai uji T sebesar 0,31 < 0,05 sehingga Ha diterima. Rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,4420 lebih tinggi dibanding kelas kontrol sebesar 0,3928 meskipun keduannya berada pada kategori sedang. Hasil penelitian ini adalah model Project Based Learning berbasis wordwall berpengaruh signifikan dan lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif IPAS peserta didik kelas V SD Negeri 1 Natar tahun ajaran 2025/2026.
Peningkatan Hasil Belajar Perkalian melalui Problem Based Learning Berbantuan Benda Konkret pada Siswa Kelas II Najla Nur Shafiyya; Ahmad Teguh Purnawanto; Muhammad Aunur Rofiq
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8656

Abstract

Rendahnya hasil belajar perkalian pada siswa sekolah dasar perlu mendapat perhatian karena materi perkalian merupakan konsep dasar yang mendukung pemahaman operasi matematika pada jenjang berikutnya. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar perkalian melalui penerapan Problem Based Learning (PBL) berbantuan benda konkret pada siswa kelas II SDN 1 Tambaksari, Kabupaten Blora. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 25 siswa kelas II. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan menghitung rata-rata nilai, persentase ketuntasan belajar, serta N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase ketuntasan belajar meningkat dari 56% pada pra-siklus menjadi 76% pada siklus I dan mencapai 92% pada siklus II. Nilai rata-rata siswa juga meningkat dari 62 pada pra-siklus menjadi 74 pada siklus I dan 80,6 pada siklus II. Hasil perhitungan N-Gain sebesar 0,49 menunjukkan peningkatan dalam kategori sedang. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa penerapan PBL berbantuan benda konkret berpotensi meningkatkan pemahaman konsep perkalian dan hasil belajar siswa sekolah dasar melalui pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan bermakna.
Analisis Penggunaan Media E-learning Augmented Reality dalam Meningkatkan Kemampuan Sensori Motorik Siswa Sekolah Dasar Diva Levina Martayasa; Ika Ratnaningrum; Trimurtini Trimurtini
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8658

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan pengembangan media pembelajaran inovatif berbasis Augmented Reality yang mampu meningkatkan kemampuan sensori motorik siswa sekolah dasar secara lebih efektif dan sesuai dengan perkembangan teknologi pendidikan abad ke-21. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan sensori motorik peserta didik dalam pembelajaran seni tari serta kurangnya penggunaan media pembelajaran inovatif yang mampu meningkatkan keterlibatan siswa secara aktif dan interaktif selama proses pembelajaran berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kemampuan sensori motorik peserta didik dalam pembelajaran seni tari melalui penggunaan media e-learning berbasis Augmented Reality (AR). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IV sekolah dasar. Teknik analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media AR mengalami peningkatan yang signifikan pada kemampuan sensori motorik kasar dan hasil yang cukup baik pada peningkatan sensori motorik halus yang telah diteliti melalui beberapa aspek di dalamnya, yaitu ketepatan, kelincahan (agility), kekuatan (power), keseimbangan (balance), kelenturan (flexibility), koordinasi (coordination) yang terbagi menjadi dua yakni koordinasi mata-tangan dan koordinasi mata-kaki, kelentukan, serta daya tahan. Kegiatan pembelajaran menjadi lebih menarik dan interaktif sehingga meningkatkan keterlibatan siswa. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa media e-learning berbasis AR efektif digunakan sebagai alternatif pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan sensori motorik peserta didik dalam pembelajaran seni tari.
Efektivitas Media Lagu Anak Berbasis Kearifan Lokal Enrekang dalam Meningkatkan Retensi Memori dan Motivasi Belajar Siswa Kelas I Sekolah Dasar Nur Wafiqa; Masnur Masnur; Rahmat Rahmat
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8698

Abstract

Rendahnya retensi memori dan motivasi belajar siswa kelas rendah sekolah dasar merupakan persoalan yang belum terselesaikan secara menyeluruh, khususnya di wilayah yang memiliki kekayaan kearifan lokal namun belum mengoptimalkannya sebagai basis media pembelajaran formal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media lagu anak berbasis kearifan lokal Enrekang dalam meningkatkan retensi memori dan motivasi belajar siswa Kelas I SD Negeri 79 Gura Kabupaten Enrekang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental (one group pretest-posttest design) pada 20 siswa. Validasi instrumen menunjukkan seluruh butir memperoleh nilai CVR = 1,00 dengan koefisien reliabilitas Cronbach’s Alpha α = 0,84 (retensi memori) dan α = 0,87 (motivasi belajar). Hasil analisis data menunjukkan: (1) retensi memori meningkat signifikan dari rata-rata pretest 10,55 menjadi posttest 20,00 dengan nilai N-Gain = 0,71 (kategori Tinggi); (2) motivasi belajar meningkat dari rata-rata pretest 47,95 menjadi posttest 67,40 dengan N-Gain = 0,60 (kategori Sedang). Uji paired sample T-Test menghasilkan nilai t = 18,73 (p = 0,000) untuk retensi memori dan t = 14,58 (p = 0,000) untuk motivasi belajar, sehingga H₀ ditolak pada kedua variabel. Temuan ini membuktikan bahwa media lagu anak berbasis kearifan lokal Enrekang efektif secara statistik dalam meningkatkan retensi memori dan motivasi belajar siswa.
Pengembangan Multimedia Interaktif “Misi Transformasi Data ke Piktogram” Berbasis Articulate Storyline 3 untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Numerasi Siswa Sekolah Dasar Iin Sulistyorini; Alfi Laila; Regita Yulivia Herdiana; Jeane Elvira Devinta Sari
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8728

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah mengembangkan multimedia interaktif berbasis Articulate Storyline 3 untuk meningkatkan kemampuan literasi numerasi siswa sekolah dasar melalui pembelajaran data yang menarik dan bermakna. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan literasi numerasi siswa sekolah dasar dalam memahami dan menafsirkan data yang disajikan dalam bentuk piktogram. Siswa cenderung menghitung gambar-gambar tersebut tanpa memahami makna yang diwakilinya, sehingga diperlukan media pembelajaran yang lebih menarik dan konkret. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan multimedia interaktif “Misi Transformasi Data ke Piktogram” berbasis Articulate Storyline 3 dalam meningkatkan kemampuan literasi numerasi siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan menerapkan model ADDIE, yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri dari 42 siswa kelas tiga, dengan teknik pengumpulan data lembar validasi ahli media dan materi, angket kepraktisan guru dan siswa, serta tes (pretest dan posttest). Hasil menunjukkan bahwa multimedia yang dikembangkan memiliki tingkat validitas yang sangat valid (Aiken’s V = 0,96), tingkat kepraktisan guru dan siswa yang sangat tinggi (97,10%), dan tingkat keefektifan berdasarkan perhitungan N-Gain 76,5, yang masuk pada kategori efektif. Temuan ini menunjukkan bahwa multimedia interaktif mampu meningkatkan pemahaman siswa tentang transformasi data menjadi piktogram. Dengan demikian, produk yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan literasi numerasi siswa sekolah dasar.
Pengembangan E-Modul Pendekatan Humanistik dalam Pembelajaran Anak Usia Dini Denni Saming; Abdul Saman; Kartini Marzuki; Herlina Herlina; Salma Samputri
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8732

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya bahan ajar digital yang mampu mendukung pembelajaran humanistik pada anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui analisis kebutuhan pengembangan E-Modul Pendekatan Humanistik dalam pembelajaran anak usia dini di TK Pertiwi Bontonompo, (2) mengetahui proses pengembangan E-Modul Pendekatan Humanistik, dan (3) mengetahui tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan produk yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan model 4D yang meliputi define, design, develop, dan disseminate. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan angket. Populasi penelitian adalah guru dan anak didik di TK Pertiwi Bontonompo, dengan sampel terdiri atas 4 guru dan 10 anak yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-Modul Pendekatan Humanistik sangat dibutuhkan guru karena membantu menciptakan pembelajaran yang berpusat pada anak, aman, nyaman, dan mendukung perkembangan sosial emosional anak usia dini. Produk yang dikembangkan berupa e-modul dan panduan penggunaan pembelajaran humanistik. Hasil analisis menunjukkan bahwa produk berada pada kategori valid, sangat praktis, dan sangat efektif. Selain itu, hasil analisis data anak menunjukkan bahwa H₁ diterima dan H₀ ditolak, sehingga terdapat pengaruh penggunaan E-Modul Pendekatan Humanistik terhadap peningkatan kualitas pembelajaran anak usia dini. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa e-modul dapat menjadi bahan ajar digital inovatif untuk mendukung pembelajaran yang lebih humanis dan interaktif pada pendidikan anak usia dini.
Pengembangan Buku Monitoring Kolaborasi Guru-Orang Tua untuk  Meningkatkan Kemampuan Pra-Membaca Anak Usia Dini Ummul Mu’minin; Suardi Suardi; Herman Herman; Herlina Herlina; Usman Bafadal
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8733

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kolaborasi antara guru dan orang tua dalam mendukung perkembangan kemampuan pra-membaca anak usia dini. Selama ini, proses pemantauan perkembangan literasi anak masih belum terorganisir secara sistematis sehingga diperlukan media monitoring yang dapat membantu guru dan orang tua bekerja sama secara berkelanjutan. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) yang bertujuan untuk: (1) mengetahui analisis kebutuhan pengembangan BU UMMUL sebagai sarana kolaborasi guru–orang tua dalam meningkatkan kemampuan pra-membaca anak usia dini, (2) mengetahui rancangan pengembangan BU UMMUL dalam meningkatkan kemampuan pra-membaca anak usia dini, dan (3) mengetahui tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan pengembangan BU UMMUL sebagai sarana kolaborasi guru–orang tua dalam meningkatkan kemampuan pra-membaca anak usia dini. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D yang meliputi define, design, develop, dan disseminate. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan angket. Populasi penelitian adalah guru dan anak didik pada lembaga pendidikan anak usia dini, dengan sampel terdiri atas 4 orang guru dan 10 orang anak yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pengembangan BU UMMUL sebagai sarana kolaborasi guru–orang tua sangat dibutuhkan karena proses pemantauan perkembangan literasi anak sebelumnya belum terorganisir secara sistematis, (2) rancangan pengembangan BU UMMUL didesain dalam bentuk buku monitoring cetak yang mencakup indikator kemampuan pra-membaca, panduan kegiatan rumah, serta tabel kontrol harian, dan (3) tingkat kevalidan BU UMMUL diperoleh pada kategori sangat valid, tingkat kepraktisan berada pada kategori sangat praktis berdasarkan respons guru, sedangkan hasil uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan pra-membaca anak. Dengan demikian, terdapat pengaruh penggunaan BU UMMUL terhadap kemampuan pra-membaca anak usia dini. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa BU UMMUL dapat digunakan sebagai media monitoring dan kolaborasi yang inovatif untuk memperkuat komunikasi antara guru dan orang tua dalam mendukung perkembangan literasi awal anak usia dini.
Transformasi Pembelajaran Membaca Permulaan melalui Metode Struktur Analitik Sintetik untuk Mengembangkan kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Nina Herlina; Mohamad Yunus; Sri Dewi Nirmala
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8745

Abstract

Rendahnya kemampuan membaca permulaan peserta didik kelas I sekolah dasar masih menjadi permasalahan penting, terutama dalam aspek membaca lancar, mengenali hubungan huruf dan bunyi, membaca suku kata dan kata sederhana, serta memahami makna kalimat. Kondisi tersebut dapat berdampak pada kemampuan peserta didik dalam mengikuti pembelajaran pada jenjang berikutnya. Selain itu, pembelajaran membaca permulaan juga perlu diarahkan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis sejak dini. Oleh karena itu, diperlukan metode pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik kelas awal, salah satunya melalui penerapan Metode Struktur Analitik Sintetik (SAS). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan Metode SAS terhadap kemampuan membaca permulaan dan berpikir kritis peserta didik kelas I Sekolah Dasar di Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu tipe non equivalent control group design. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan melibatkan 114 peserta didik kelas I dari SDN Parung 02 dan SDN Waru Jaya sebagai kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen penelitian terdiri atas tes objektif kemampuan membaca permulaan sebanyak 20 butir dan tes berpikir kritis sebanyak 6 butir. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney dan uji Hotelling’s T². Hasil penelitian menunjukkan bahwa Metode SAS berpengaruh signifikan terhadap kemampuan membaca permulaan dengan nilai Z = -4,8357 dan Sig. = 0,000, serta berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis dengan nilai Z = -3,093 dan Sig. = 0,002. Hasil uji simultan juga menunjukkan nilai Sig. = 0,000. Dengan demikian, Metode SAS efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan sekaligus mengembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas I sekolah dasar.
Efektivitas Penggunaan Media Polsi Berbantuan Lagu terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar pada Matematika Materi Sudut Amanda Rindita Sari; Putri Yanuarita Sutikno
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8751

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah dasar sering dianggap sulit oleh peserta didik, khususnya pada materi sudut. Kondisi tersebut menuntut adanya inovasi media pembelajaran yang mampu memvisualisasikan konsep secara lebih menarik. Penelitian ini1bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan media Polsi berbantuan lagu terhadap hasil belajar matematika materi sudut pada peserta didik kelas V sekolah dasar.1Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu1(quasi experimental design) dengan desain nonequivalent1control group design. Media Polsi merupakan media pembelajaran digital interaktif yang menyajikan visualisasi konsep sudut berbantuan lagu sebagai penguatan pemahaman peserta didik. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas V SD Negeri 1 Katong dan SD Negeri 2 Katong. Sampel penelitian berjumlah 54 peserta didik yang terdiri atas 26 peserta didik kelas eksperimen dan 28 peserta didik kelas kontrol yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data yang dikumpulkan berdasarkan hasil dari observasi, wawancara, dokumentasi, serta tes pretest dan Posttest. Instrumen penelitian berupa tes yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, dengan hasil 25 dari 30 butir soal dinyatakan valid dan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,883 yang menunjukkan bahwa butir-butir soal memiliki tingkat konsistensi yang tinggi dalam mengukur pemahaman peserta didik pada materi sudut. Data yang dihasilkan dianalisis menggunakan11uji normalitas, uji homogenitas, uji Independent Sample T-Test, dan uji N-Gain. Hasil penelitian1menunjukkan adanya perbedaan1yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas1kontrol dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Rata-rata nilai kelas eksperimen sebesar 89,69 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 66,00, yang menunjukkan bahwa media Polsi berbantuan lagu membantu peserta11didik memahami konsep sudut dengan lebih baik. Selain itu, rata-rata11N-Gain sebesar 0,7745 termasuk kategori tinggi yang menunjukkan peningkatan pemahaman peserta didik setelah pembelajaran. Dengan demikian, penggunaan media Polsi berbantuan lagu efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika materi sudut pada peserta didik kelas V sekolah dasar.
Analisis Stimulasi Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun melalui Modifikasi Permainan Sirkuit Efra Eliea Nadinda; Farichatus Saiidah; Fadila Ananta Francisca; Herlinda Fajar; Iase Bening Nurani; Ajeng Putri Pratiwi; Pramono Pramono
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8805

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas modifikasi permainan sirkuit dalam menstimulasi kemampuan motorik kasar anak usia 5–6 tahun sebagai dasar pengembangan pembelajaran PAUD yang lebih aktif dan menyenangkan. Perkembangan motorik kasar anak usia dini merupakan aspek penting yang mendukung pertumbuhan fisik, sosial, dan emosional anak. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menstimulasi kemampuan motorik kasar adalah melalui modifikasi permainan sirkuit yang disesuaikan dengan tahap perkembangan dan kebutuhan belajar anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stimulasi kemampuan motorik kasar anak usia 5–6 tahun melalui modifikasi permainan sirkuit. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modifikasi permainan sirkuit mampu meningkatkan keseimbangan, kelincahan, koordinasi, fleksibilitas, serta gerak lokomotor anak. Anak menjadi lebih aktif, antusias, dan percaya diri selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Modifikasi permainan sirkuit juga memberikan kesempatan kepada anak untuk belajar melalui bermain dalam suasana yang menyenangkan dan bermakna. Dengan demikian, modifikasi permainan sirkuit dapat digunakan sebagai strategi pembelajaran yang efektif dalam menstimulasi perkembangan motorik kasar anak usia dini..