cover
Contact Name
Syarifuddin
Contact Email
bimaberilmu@gmail.com
Phone
+6285290880751
Journal Mail Official
jurnalbimaabdi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lintas Sumbawa, desa Leu, RT. 009, RW. 004, Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27979407     EISSN : 27979423     DOI : https://doi.org/10.53299/bajpm.v1i1
Core Subject : Education,
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat terdaftar dengan e-ISSN: 2797-9423 dan p-ISSN: 2797-9407 menerbitkan artikel dari hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat maupun metode pengabdian yang berkaitan dengan bidang pendidikan dan dapat diterapkan dalam mengembangkan dan membantu dosen, guru, perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat meningkatkan keilmuan, inovasi, maupun kesejahteraan. Bima Abdi menerima artikel yang sesuai dengan ketentuan dan panduan yang ada dalam template yang sudah disediakan oleh pengelola dalam website ini. Bima Abdi dibawah naungan Publisher Yayassan Pendidikan Bima Berilmu.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 272 Documents
Meningkatkan Pemahaman Konsep Teknik Kendaraan Ringan melalui Media Pembelajaran Animasi Mastang, Mastang; Imtihan, Miftahul; Pahmi, Muhammad Ali
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i3.2613

Abstract

Pendidikan vokasi di bidang Teknik Kendaraan Ringan (TKR) menghadapi tantangan dalam menjelaskan konsep-konsep mekanis dan elektris yang bersifat abstrak dan dinamis. Keterbatasan media pembelajaran konvensional sering kali menghambat pemahaman mendalam dan retensi pengetahuan siswa. Laporan ini menyajikan hasil dari sebuah program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut melalui implementasi media pembelajaran berbasis animasi di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Babelan, Bekasi. Kegiatan ini dirancang dengan menggunakan pendekatan pra-eksperimental, di mana intervensi pedagogis berupa pengajaran menggunakan animasi diterapkan pada sekelompok siswa TKR. Evaluasi dilakukan melalui kuis pasca-intervensi yang dikerjakan melalui aplikasi digital yang menarik. Hasil kuantitatif menunjukkan tingkat pemahaman yang sangat tinggi, di mana 90 persen siswa berhasil menjawab seluruh pertanyaan dengan benar. Temuan ini, didukung oleh observasi kualitatif yang mencatat antusiasme dan keterlibatan aktif siswa, mengindikasikan bahwa media animasi merupakan instrumen pedagogis yang sangat efektif dalam pendidikan kejuruan otomotif. Simpulan dari studi ini adalah bahwa animasi mampu mentransformasikan materi yang kompleks menjadi lebih mudah dipahami dan diingat, sehingga secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa.
Bimbingan Teknis Identifikasi Instrumen Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas untuk Anak Tunagrahita Yunitasari , Septiyani Endang; Mayasari , Linda Ika; Hardiani , Wahyu; Purwanti, Nur Zahra Aqilla; Yasmine , Evidiora Chelsea
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i4.2803

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru dalam melaksanakan Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas (PKRS) bagi anak tunagrahita di SLBN 9 Jakarta melalui kegiatan bimbingan teknis (BIMTEK). Kegiatan dilaksanakan dengan metode pelatihan partisipatif yang meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, simulasi pembelajaran. Peserta kegiatan adalah guru yang dipilih secara purposive berdasarkan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran anak tunagrahita. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test, observasi selama pelatihan, post-test, dan angket kepuasan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan (kognitif), sikap (afektif), dan keterampilan (psikomotorik) peserta setelah mengikuti kegiatan. Guru menunjukkan pemahaman yang lebih baik tentang konsep PKRS, memiliki sikap yang lebih positif terhadap pentingnya pendidikan seksualitas bagi anak berkebutuhan khusus, serta lebih terampil dalam menyusun instrumen asesmen dan memberikan pendampingan yang tepat. Ditemukan beberapa kendala diantaranya keterbatasan media pembelajaran dan sensitivitas materi yang diajarkan akan tetapi secara keseluruhan kegiatan BIMTEK ini terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi guru dan diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan dukungan sarana dan kebijakan yang memadai.
Pembelajaran Perlindungan Diri pada Anak di TK Islam Sakolaku Kecamatan Maja Kabupaten Majalengka Komalasari, Dedeh; Hidayanti, Maria; Lita, Lita; Findiyani, Anisa Eka
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i4.2809

Abstract

Pembelajaran perlindungan diri pada anak, merupakan program pembelajaran dengan tujuan menciptakan iklim lingkungan belajar yang positif yang berarti lingkungan yang anti kekerasan, anti perundungan dan lingkungan toleransi tinggi. Permasalahan yang timbul dikarenakan maraknya isu dan kasus kekerasan yang terjadi pada anak dan bahkan sering terjadi dan dilakukan oleh orang terdekat. Setelah diidentifikasi disebabkan oleh kurangnya pemahaman orang tua terhadap pendampingan dalam mencegah segala bentuk kekerasan pada anak serta kurangnya pengalaman belajar anak untuk mengidentifikasi Ketika terjadi ancaman atau bahaya serta pengalaman mengatasinya. Program pengabdian ini dilaksanakan di TK Islam Sakolaku yang berada di Kecamatan Maja, Majalengka. Metode pelaksanaan pengabdian ini dilaksanakan melalui tahapan soialisasi kemudian pelatihan dengan metode demonterasi, dimana pelatihan menggunakan pendekatan pembelajaran konkret sesuai dengan karakteristik belajar anak usia dini. Pelaksanaan pelatihan diberikan kepada orang tua/wali juga Guru dan segenap komite pembelajaran TK Islam Sakolaku. Hasil dari Pelatihan tersebut bertambah mendalamnya pemahaman orang tua/wali mengenai pentingnya pencegahan kekerasan pada anak, pentingnya sinergitas antara orang tua dan guru dalam hal pembelajaran dan pola pengasuhan anak serta menambah dan mengasah pengalaman belajar anak dalam hal perlindungan diri serta waspada dalam mengidentifikasi ancaman maupun bahaya yang memungkinkan terjadi kekerasan maupun perundungan.
Optimalisasi Pengembangan UMKM dan Edukasi Lingkungan sebagai Wujud Pengabdian Mahasiswa KKN di Kelurahan Panunggangan Barat Purwianti, Zahra Clarita; Al-Ghifari, Muhammad Ridho; Amellya, Renny Dwi; Sabillah, Isti’ Anatus; Permata, Jelita; Merlina, Merlina; Belva, Nasywah Sabina; Putri, Syalma Awalya; Arliando, Tommy; Azizah, Zahratul; Putra, Yoga Rarasto; Hastomo, Widi
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v6i1.3050

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk menjawab permasalahan minimnya penerapan digitalisasi pembayaran dan media promosi UMKM, serta kurangnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan di Kelurahan Panunggangan Barat. Sebagian pelaku UMKM belum memanfaatkan pembayaran digital QRIS, dan belum memiliki media promosi seperti banner. Sementara di sisi lingkungan masih terbatasnya tempat sampah dan minimnya partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengembangan UMKM melalui pembuatan banner dan pendampingan penggunaan QRIS, serta meningkatkan kepedulian lingkungan melalui pembuatan tempat sampah daur ulang, edukasi pengelolaan sampah, dan kegiatan kerja bakti. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan kolaborasi dengan warga setempat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman bagi pelaku UMKM terhadap pentingnya media promosi dan transaksi digital, serta meningkatnya partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Program ini memberikan dampak positif dari sisi ekonomi, sosial, dan lingkungan, serta menjadi langkah awal dalam mendukung kemandirian dan keberlanjutan masyarakat.
Penyadaran Masalah dan Perencanaan Program dalam Peningkatan Layanan Operasional Posyandu Lansia Seroja Samarinda Abdania, Hazizah Tausia; Wulandari, Putri Fauziah; Pratama, Rangga Aditya; Adellia, Yerita; Saputri, Anisatia; Mutawakkiliin, Syifa’ul Alif; Permana, Lies; Nurrachmawati, Annisa; Fikri, Mohammad; Rohmah, Nur; Rahayu, Agustin Putri
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v6i1.3238

Abstract

Pelayanan Posyandu Lansia Seroja di Loa Bakung menghadapi permasalahan utama berupa rendahnya kemampuan komunikasi efektif kader dalam memberikan edukasi kesehatan kepada lansia. Temuan social mapping menunjukkan bahwa para lansia tinggal di lingkungan permukiman yang padat dengan tingkat pemahaman kesehatan yang masih terbatas, serta memiliki kebiasaan makan yang dapat meningkatkan risiko penyakit degeneratif seperti tekanan darah tinggi, diabetes, kolesterol, dan asam urat. Kondisi ini menuntut penyampaian informasi kesehatan yang jelas dan menenangkan, namun kemampuan komunikasi kader yang belum optimal sering menimbulkan kekhawatiran pada lansia sehingga pemahaman mereka tidak berkembang dengan baik. Stakeholder mapping juga menggambarkan belum tersusunnya alur koordinasi yang menyeluruh antara kader, Puskesmas Loa Bakung, Klinik Bunga Bakung, Kelurahan Loa Bakung, dan Kecamatan Sungai Kunjang. Ketidakterhubungan struktur ini membuat kegiatan penyuluhan berjalan tanpa dukungan teknis yang memadai. Melalui analisis situasi, pemetaan masalah, dan penentuan prioritas menggunakan metode USG, kemampuan komunikasi kader teridentifikasi sebagai masalah yang paling mendesak untuk ditangani. Perencanaan program kemudian difokuskan pada upaya pemberdayaan kader agar mampu berkomunikasi secara empatik, jelas, dan sesuai konteks sosial masyarakat. Perencanaan ini memberikan dasar strategis untuk meningkatkan kualitas layanan Posyandu Lansia melalui penguatan kapasitas kader dalam menyampaikan informasi kesehatan secara lebih efektif dan mudah dipahami.
Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam Mewujudkan Sekolah Sehat dan Berkarakter pada Siswa Kelas IV SDI Andi Tonro Makassar Suardi, Suardi; Said, Tri Gustaf; Arfiani, Fifi; Salsabila, Aqilah; Nasrullah, Nasrullah; Muslim, Muslim; Taqwa, Rachmat Alim; Rifki, Faisal
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v6i1.3245

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang diarahkan untuk menjawab kebutuhan sosial dan pendidikan di lingkungan masyarakat. Salah satu bentuk kegiatan tersebut ialah program sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang dilaksanakan bagi siswa kelas IV SDI Andi Tonro Makassar. Kegiatan ini dilakukan untuk memperkuat program sekolah sehat serta menanamkan kebiasaan hidup bersih dan berkarakter positif sejak usia sekolah dasar. Pelaksanaan sosialisasi dilakukan melalui penyampaian materi secara interaktif, demonstrasi praktik mencuci tangan menggunakan standar enam langkah WHO, simulasi edukatif dengan media boneka tangan, serta pembagian paket perlengkapan kebersihan sebagai stimulus penerapan PHBS di lingkungan sekolah. Berdasarkan hasil pelaksanaan, siswa menunjukkan respons dan keterlibatan yang sangat baik, tercermin dari partisipasi aktif dalam diskusi, praktik mencuci tangan, dan pemahaman yang meningkat mengenai pentingnya perilaku hidup bersih. Melalui kegiatan ini, dapat disimpulkan bahwa sosialisasi PHBS memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kesadaran dan penerapan perilaku hidup sehat siswa serta mendukung terciptanya budaya sekolah sehat dan berkarakter.
Pendampingan Kader Posyandu dalam Analisis Kebutuhan dan Penyusunan Perencanaan Program Pelita Kemuning di Posyandu Kemuning, Kota Samarinda Herawan, Dea Aurela; Anwar, Alyssa Putri; Papu, Theresa Rebecca; Harun, Siti Fadilah; Anggraini, Alfina Dwi; Ramadhantya, Fazira Shinaia; Fikri, Mohammad; Rahayu, Agustin Putri; Feriyanti , Alma; Rohmah, Nur; Permana, Lies; Nurrachmawati, Annisa
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v6i1.3299

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Posyandu Kemuning, Kota Samarinda. Permasalahan yang dihadapi kader selama ini adalah rendahnya keterampilan dalam melakukan pengukuran, pencatatan, serta interpretasi hasil antropometri, sehingga diperlukan pendampingan teknis yang lebih terstruktur. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader dalam penggunaan media edukasi gizi melalui penyusunan dan pemanfaatan buku saku panduan antropometri. Mitra dalam kegiatan ini adalah 15 kader posyandu aktif dengan total sasaran sekitar 30 balita binaan yang rutin memanfaatkan layanan posyandu. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi wawancara mendalam dan Focus Group Discussion (FGD) dengan pendekatan USG (Urgency, Seriousness, Growth) untuk mengidentifikasi prioritas masalah, dilanjutkan dengan pelatihan serta pendampingan intensif terkait penggunaan buku saku. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kader mampu memahami dan menggunakan buku saku sebagai panduan edukasi gizi maupun sebagai acuan standar dalam pelaksanaan kegiatan posyandu. Selain itu, masyarakat memberikan respons positif karena buku saku dinilai membantu penyampaian informasi yang lebih sederhana dan mudah dipahami. Rencana tindak lanjut yang disusun meliputi revisi dan pencetakan ulang buku saku oleh kader, pelatihan lanjutan bagi kader baru maupun yang membutuhkan penguatan kompetensi, serta evaluasi dampak program setelah enam bulan bekerja sama dengan Puskesmas dan Dinas Kesehatan setempat.
Penguatan Pembelajaran Bermakna Siswa Sekolah Dasar melalui Kuliah Umum Deep Learning Berbasis Kearifan Lokal Mawaddah, Ida; Sudarsono, Sudarsono; Burhanuddin, Burhanuddin; Arsad, Arsad
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v6i1.3313

Abstract

Artikel ini mengkaji penguatan pembelajaran bermakna bagi siswa sekolah dasar melalui kuliah umum bertema Deep Learning Berbasis Kearifan Lokal yang diselenggarakan Program Studi PGSD Universitas Nggusuwaru pada 11 September 2025. Kegiatan melibatkan 153 peserta yang terdiri atas mahasiswa PGSD, mahasiswa lintas prodi, dan masyarakat. Metode pelaksanaan mencakup pemaparan materi, diskusi interaktif, serta pre-test dan post-test lisan untuk melihat peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep deep learning dan relevansinya dengan kearifan lokal dalam pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman signifikan, terutama terkait cara mengintegrasikan nilai budaya dalam proses belajar untuk menciptakan pengalaman belajar yang mendalam, kontekstual, dan relevan bagi siswa sekolah dasar. Kegiatan ini terbukti efektif dalam memperkuat wawasan pedagogis calon guru serta mendukung praktik pendidikan dasar berbasis budaya lokal.
Implementasi Program Satu Minggu Satu Adab dalam Pembentukan Karakter Siswa pada Kegiatan Asistensi Mengajar di SMK Negeri 6 Konawe Abidin, Khoirul; Kaulia, Yumi; Fitrianingsi, Elsa; Ridwan, Muh. Yusrifal; Ramadani, Novi; Salim, Umar; Razilu, Zila
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v6i1.3388

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Program “Satu Minggu Satu Adab” dalam pembentukan karakter siswa melalui kegiatan asistensi mengajar di SMK Negeri 6 Konawe. Metode yang digunakan adalah pendekatan aksi partisipatif yang dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Program dilaksanakan secara rutin setiap pagi setelah apel selama kurang lebih 20 menit dengan kegiatan pembiasaan adab yang disampaikan secara tematis mingguan, pendampingan praktik, serta penguatan nilai melalui keteladanan mahasiswa dan guru pamong. Hasil evaluasi menunjukkan adanya perubahan perilaku siswa ke arah yang lebih positif dibandingkan sebelum program dilaksanakan, terutama pada aspek sopan santun, kedisiplinan, kepatuhan terhadap tata tertib, dan kualitas interaksi sosial. Meskipun perubahan karakter yang muncul masih memerlukan pendampingan dan penguatan berkelanjutan, program ini menunjukkan kontribusi nyata dalam penguatan pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Program “Satu Minggu Satu Adab” menjadi salah satu bentuk praktik pembiasaan karakter yang aplikatif dalam kegiatan asistensi mengajar.
Edukasi Kesehatan melalui Pemberdayaan Dokter Kecil untuk Meningkatkan Kebiasaan Cuci Tangan di Sekolah Tryzulhijah, Riana; Azizah, Sinta Putri Nur; Fajrussalam, Hisny; Indiriani, Tristia Layla; Putri Maharani, Ajeng; Rahayu, Aulia Pebriyanti; Robiah, Siti; Maulida, Syaira
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v6i1.3475

Abstract

Kesehatan peserta didik merupakan faktor penting yang berpengaruh terhadap kualitas proses pembelajaran. Salah satu perilaku dasar yang perlu ditanamkan sejak dini adalah kebiasaan mencuci tangan dengan benar sebagai bagian dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Observasi awal di SDN 9 Nagrikaler menunjukkan rendahnya kesadaran siswa dalam melakukan cuci tangan secara tepat, seperti tidak menggunakan sabun dan tidak mengikuti langkah kesehatan yang dianjurkan. Kondisi ini berdampak pada meningkatnya keluhan kesehatan serta menurunnya kehadiran siswa. Sebagai upaya mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan program edukasi kesehatan melalui pemberdayaan Dokter Kecil sebagai tutor sebaya (peer teaching). Metode ini melibatkan pelatihan, pembekalan materi, praktik sosialisasi, serta pendampingan oleh mahasiswa sebagai fasilitator. Hasil pelaksanaan program menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan, sikap, dan perilaku siswa terkait praktik cuci tangan yang benar. Siswa mulai konsisten mencuci tangan menggunakan sabun, terutama sebelum makan dan setelah menggunakan toilet. Dokter Kecil efektif berperan sebagai agen perubahan, terlihat dari meningkatnya kemandirian siswa dalam saling mengingatkan pentingnya mencuci tangan. Dukungan sekolah, penyediaan sarana seperti sabun dan poster, serta pemantauan lanjutan memperkuat keberlanjutan program. Dengan demikian, penerapan metode peer teaching terbukti efektif dalam membangun budaya hidup bersih di sekolah serta berkontribusi pada pencapaian tujuan SDGs poin 3 terkait kesehatan dan kesejahteraan.