cover
Contact Name
Arie Hardian
Contact Email
arie.hardian@lecture.unjani.ac.id
Phone
+6285720197346
Journal Mail Official
jurnal-abdimas-kwk@unjani.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Jl. Terusan Jenderal Sudirman, Cimahi, 40531 Telp. (022) 663 1858
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
ISSN : 27210367     EISSN : 27163512     DOI : https://doi.org/10.26874/jakw.v1i1.9
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma merupakan jurnal ilmiah yang berisi kumpulan artikel yang berasal dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Lingkup Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma mencakup seluruh kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang sains, teknologi, sosiohumaniora, atau kombinasi dari bidang-bidang tersebut. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani), Cimahi. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma menerbitkan 2 nomor per tahun di bulan Maret dan Oktober. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma dapat diakses melalui versi cetak (ISSN 2721-0367) dan elektronik (ISSN 2716-3512).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 485 Documents
Transformasi Limbah Rumah Tangga menjadi Pupuk Organik Cair (POC): Upaya Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Karanglangit untuk Pertanian Berkelanjutan Nasihah, Mimatun; Syakbana, Nur Lathifah
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i1.1094

Abstract

Peningkatan ketergantungan pada pupuk kimia dalam sektor pertanian berdampak negatif terhadap kesehatan tanah, lingkungan, dan biaya produksi. Di sisi lain, limbah organik rumah tangga yang melimpah belum dimanfaatkan secara optimal sebagai bahan pupuk organik cair (POC). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga Desa Karanglangit, Kecamatan Lamongan, dalam mengolah limbah organik rumah tangga menjadi POC sebagai upaya mendukung pertanian berkelanjutan. Metode kegiatan meliputi ceramah, demonstrasi pembuatan POC, praktik langsung, pendampingan, serta evaluasi pengetahuan peserta melalui pre-test dan post-test. Sebanyak 24 peserta mengikuti pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 80,0 ± 11,0 pada pre-test menjadi 91,3 ± 8,0 pada post-test (kenaikan rata-rata 15,9%, p<0,000, paired t-test). Mayoritas peserta (66,7%) mengalami peningkatan pemahaman setelah pelatihan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran pengelolaan limbah organik dan memberikan keterampilan praktis dalam pembuatan POC dengan teknologi sederhana. Ke depan, diharapkan kegiatan serupa dapat diperluas dengan membentuk kelompok kader lingkungan untuk mendukung keberlanjutan praktik ramah lingkungan di tingkat lokal.
Pemanfaatan Aplikasi Kecerdasan Buatan dalam Meningkatkan Motivasi dan Kualitas Siswa Penghafal Qur’an di SD Daarul Qur’an Nusantara Semarang, Jawa Tengah Sholihah, Hidayatus; Rosyid, Ahmad Zaenur
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i1.1115

Abstract

Program pengabdian ini dilaksanakan di SD Daarul Qur’an Nusantara Semarang yang berbasis pesantren Tahfidz dengan tujuan meningkatkan kemampuan hafalan Al-Qur’an siswa melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (AI). Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu identifikasi kebutuhan sekolah dalam mendukung hafalan Al-Qur’an siswa, pelatihan guru dan pendampingan penggunaan aplikasi AI seperti Tarteel AI dan Quran Memoriser, implementasi langsung pembelajaran hafalan berbasis AI di kelas, serta evaluasi hasil kegiatan bersama guru dan siswa. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi AI membantu siswa memperbaiki bacaan, meningkatkan ketepatan hafalan, serta mendorong kemandirian dalam mengulang hafalan di luar jam sekolah. Program ini juga meningkatkan motivasi belajar siswa karena metode yang digunakan lebih interaktif dibandingkan pengulangan konvensional. Tantangan yang ditemui meliputi keterbatasan perangkat dan akses internet, serta adanya keraguan sebagian guru terhadap penggunaan AI dalam studi keagamaan. Sebagai solusi, tim pengabdian memberikan pelatihan literasi digital bagi pengajar, menyusun panduan etis pemanfaatan AI, serta mendorong kolaborasi antara pihak sekolah, pengembang teknologi, dan tokoh agama. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam modernisasi pembelajaran Al-Qur’an di sekolah Islam berbasis pesantren, dengan tetap menjaga nilai-nilai tradisi tahfidzil Quran.
Pendampingan Pelatihan Pengecatan Sangkar Burung Sebagai Usaha Baru Bagi Generasi Muda di RW 12 Desa Gedog Wetan Kecamatan Turen Kabupaten Malang Harijono, Agus; Suliono, Suliono; Pratama, Rizki Priya; Suwandhy, Nicky; Firdaus, Ahmad Hanif; Hidayatullah, Rizkyansyah Alif
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i1.1158

Abstract

Desa Gedog Wetan memiliki karakteristik masyarakat yang mayoritas berwirausaha, seperti di bidang produksi tahu dan tempe, pandai besi, pembuatan sangkar burung, serta sektor pertanian. Meskipun sebagian warga telah menekuni usaha pembuatan sangkar burung, terdapat minat dari kalangan pemuda untuk mengembangkan usaha di bidang pengecatan sangkar yang masih minim pelaku. Namun, keterbatasan kompetensi dan keterampilan teknis menjadi kendala utama dalam mewujudkan peluang tersebut. Menanggapi permasalahan ini, tim pengabdian kepada masyarakat menyelenggarakan program pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pemuda dalam pengecatan sangkar burung. Pelatihan meliputi pengenalan alat dan bahan, pemilihan sangkar, teknik pendempulan, pengamplasan, hingga proses pengecatan dasar dan finishing. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu menghasilkan kualitas pengecatan yang rapi dan halus, serta memiliki standar yang kompetitif dibandingkan dengan pelaku usaha yang telah ada. Program ini diharapkan dapat mendorong munculnya wirausaha baru di kalangan pemuda, meningkatkan daya saing produk lokal, serta memberikan dampak positif bagi pengembangan ekonomi masyarakat setempat.
Edukasi Label Pangan dan Informasi Nilai Gizi untuk UMKM: Studi Kasus, Seminar, dan Pelatihan di Kecamatan Pondoksalam Purwakarta Hamdani, Syarif; Sundalian, Melvia; Husein, Sri Gustini; Melianasari, Yunita
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i1.1173

Abstract

Kegiatan ini merupakan program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kepatuhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terhadap regulasi pelabelan pangan sesuai Peraturan BPOM No. 16 Tahun 2020 dan Undang-Undang No. 18 Tahun 2012 tentang pangan. Fokus kegiatan adalah UMKM di Kecamatan Pondoksalam, Kabupaten Purwakarta, yang sebagian besar belum memiliki label sesuai regulasi, izin edar seperti PIRT, maupun sertifikasi halal. Kegiatan ini dilaksanakan melalui empat tahapan: survei awal, seminar, pelatihan teknis, dan evaluasi. Survei awal dilakukan untuk mengidentifikasi kondisi UMKM terkait pemenuhan regulasi. Seminar memberikan pemahaman dasar mengenai informasi wajib pada label pangan, seperti nilai gizi, komposisi, dan sertifikasi halal. Pelatihan teknis mencakup simulasi pencantuman nilai gizi dan pembuatan label sesuai standar BPOM. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan post-test, yang menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari 0% menjadi 100% terkait regulasi pelabelan pangan. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis kebutuhan dan pendekatan praktis efektif dalam meningkatkan kapasitas UMKM untuk memenuhi standar legalitas. Program ini menegaskan peran strategis perguruan tinggi dalam mendukung daya saing UMKM melalui edukasi dan pendampingan berkelanjutan.
Edukasi Kesehatan dan Gerakan Sekolah Sadar Akan Bahaya Bahan Tambahan Pangan pada Jajanan Siswa Lubis, Novriyanti; Kamaliya, Simah; Nabila, Nazwa; Putri, Pingka; Aeni, Naila Nur; Wafiroh, Syifa; Putri, Gischa Mutiara; Nurunnisa, Nisrina
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i1.1185

Abstract

Pertumbuhan industri makanan dan minuman yang pesat di Indonesia mendorong meningkatnya konsumsi jajanan pada anak usia sekolah, termasuk yang berpotensi mengandung bahan tambahan pangan (BTP) berbahaya seperti boraks, formalin, dan rhodamin B. Penggunaan BTP sebenarnya telah diatur dengan batasan tertentu agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan, namun rendahnya pengetahuan siswa sekolah dasar mengenai hal ini dapat meningkatkan risiko kesehatan jangka panjang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa SD Muhammadiyah 2 Garut mengenai BTP, khususnya jenis pengawet dan pewarna. Metode pelaksanaan meliputi survei awal, persiapan materi, penyuluhan interaktif yang dilengkapi dengan pretest dan post-test, serta demonstrasi uji boraks dan formalin. Kegiatan dilaksanakan pada November 2025 dengan melibatkan 28 siswa kelas 6A. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan siswa dari 70,52% pada pretest menjadi 82,15% pada post-test, atau meningkat sebesar 12%. Selain itu, siswa mampu mengenali jenis BTP berbahaya serta memahami dampak kesehatannya. Dengan demikian, penyuluhan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa terhadap bahaya bahan tambahan pangan sekaligus mendorong perilaku konsumsi jajanan yang lebih sehat. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan guna mendukung terbentuknya gerakan sekolah sadar pangan sehat.
Pendampingan Identifikasi Kebutuhan dan Kelayakan Usaha Ternak Lele di Kelompok Pokdakan Tani Mandiri Klau, Anggelina Delviana; Babulu, Natalia Lily; Feka, Wolfhardus Vinansius
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i1.1216

Abstract

Program pendampingan ini bertujuan untuk membantu kelompok Pokdakan Tani Mandiri dalam mengidentifikasi kebutuhan usaha dan menganalisis kelayakan budidaya lele secara menyeluruh. Dalam usaha perikanan, keberhasilan sangat bergantung pada perencanaan yang matang, terutama dalam aspek manajerial, teknis, dan finansial. Program ini memfasilitasi kelompok dalam memahami faktor-faktor utama yang berpengaruh terhadap keberhasilan usaha mereka. Pendampingan mencakup empat solusi utama, yaitu identifikasi kebutuhan usaha secara komprehensif, analisis kelayakan usaha, penguatan akses permodalan, serta strategi pemasaran yang efektif. Dengan adanya identifikasi kebutuhan, kelompok dapat mengetahui sumber daya yang diperlukan agar budidaya berjalan optimal. Studi kelayakan usaha akan membantu dalam menentukan potensi keuntungan dan risiko yang mungkin dihadapi. Selain itu, program ini juga akan memberikan bimbingan dalam mengakses permodalan dan membangun kemitraan, sehingga usaha dapat berkembang lebih pesat. Strategi pemasaran yang tepat juga dikembangkan agar produk lele memiliki daya saing tinggi. Melalui pendekatan berbasis riset dan partisipatif, diharapkan kelompok Pokdakan Tani Mandiri mampu mengelola usahanya dengan lebih profesional, meningkatkan kesejahteraan anggotanya, serta memberikan kontribusi positif bagi perekonomian lokal.
Diversifikasi Umbi Porang Menjadi Pangan Olahan Yang Sehat dan Memiliki Nilai Gizi Melalui Pendekatan P5 dalam Kurikulum Merdeka Belajar Qodriah, Rahmatul; Nafisa, Safira; Nugroho, Gumilar Adhi; Aziz, Zuhelmi; Rahmandani, Arif
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i1.1223

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengolah umbi porang menjadi berbagai produk pangan sehat dan bernilai gizi tinggi melalui pendekatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Kurikulum Merdeka Belajar. Umbi porang merupakan komoditas lokal yang memiliki potensi ekonomi serta kandungan glukomanan yang bermanfaat bagi kesehatan, namun pemanfaatannya sebagai pangan olahan masih terbatas di masyarakat. Melalui pendekatan P5, kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan kreativitas, gotong royong, kemandirian, dan kemampuan berpikir kritis siswa SDIT Lentera Insan Depok. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan gizi, pelatihan teknik pengolahan porang menjadi produk beras analog porang, serta praktik langsung dalam kelompok kecil. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta mengenai nilai gizi porang dan teknik pengolahannya, serta tumbuhnya keterampilan dalam menghasilkan produk pangan yang inovatif dan layak konsumsi. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong diversifikasi pangan lokal serta membuka peluang ekonomi kreatif berbasis potensi daerah.
Peningkatan Kesadaran Masyarakat melalui Konservasi Budaya dan Lingkungan dalam Program KKN Kebangsaan di Desa Bonto Matinggi, Sulawesi Selatan Wahab, Zaqiyah Harsanti; Ummanah, Ummanah
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i1.1237

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menitikberatkan pada pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Program KKN Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Universitas Hasanuddin dengan partisipasi Universitas Esa Unggul bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi budaya dan lingkungan di Desa Bonto Matinggi, Sulawesi Selatan. Mengusung tema “Wisata Budaya Warisan Dunia sebagai Aksi Kebangsaan Kampus Berdampak, Mengabdi untuk Negeri”, mahasiswa mengaplikasikan keilmuan komunikasi melalui kegiatan edukasi serta upaya konservasi. Pelaksanaan program dilakukan dengan pendekatan observasi, wawancara, dan storytelling, yang mampu meningkatkan pemahaman masyarakat terkait isu lingkungan dan budaya, sekaligus mendorong keterlibatan aktif dalam kegiatan pelestarian. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran serta perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga lingkungan, di samping teridentifikasinya potensi lokal yang dapat dikembangkan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Rekomendasi untuk program selanjutnya mencakup penguatan kelembagaan kelompok konservasi dan pelestarian budaya lokal guna menciptakan dampak yang berkelanjutan. Program ini menegaskan bahwa pengabdian mahasiswa tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Pemberdayaan Ekonomi Kampung Kerupuk Sei Lekop Melalui Transformasi Digital UMKM Fani, Lastri Anggi; Tambunan, Ronia; Septiana, Gina; Sufnirayanti, Sufnirayanti; Rikayana, Hadli Lidya; Azmi, Roma Doni
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i1.1243

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan ekonomi UMKM di Kampung Kerupuk Sei Lekop, Kabupaten Bintan, melalui transformasi digital usaha. Mitra kegiatan adalah Sentra Industri Kerupuk Sei Lekop yang masih menghadapi keterbatasan dalam pengelolaan visibilitas digital dan identitas visual usaha. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan menempatkan mitra sebagai subjek aktif dalam seluruh tahapan kegiatan. Bentuk kegiatan meliputi pendampingan optimalisasi Google Maps dan perbaikan identitas visual usaha melalui penyegaran logo. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra terhadap pentingnya kehadiran digital serta kemudahan akses lokasi usaha bagi konsumen. Selain itu, logo usaha yang lebih representatif mampu memperkuat citra dan identitas UMKM secara visual. Pendekatan PAR mendorong partisipasi aktif mitra dan meningkatkan rasa kepemilikan terhadap hasil kegiatan. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan visibilitas dan penguatan kapasitas UMKM berbasis komunitas sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi lokal.
Perancangan Desain Lanskap Kebun Pangan pada Lahan Pondok Pesantren Alfu Hasanah Ciptandi, Fajar; Akhmadi, Akhmadi; Yuningsih, Sari
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i1.1263

Abstract

Pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan alternatif selain pendidikan formal lainnya yang dijalankan dengan berbasiskan atas nilai-nilai ajaran Islam. Keberadaan pesantren ini sesungguhnya memiliki peranan yang strategis untuk membentuk kepribadian yang berakhlak mulia, memiliki kemandirian dan inisiatif tinggi, serta menguasai keterampilan dan pengetahuan yang penting dalam membangun perkembangan diri, lingkungan dan masyarakat. Dalam rangka mendukung tujuan tersebut maka pesantren perlu merancang program-program dan kurikulum yang tepat yang dapat sejalan dengan prinsip nilai-nilai Islam yang diyakininya, sekaligus juga dapat memberi peran dan dampak yang nyata untuk perkembangan sosial. Pondok Pesantren Alfu Hasanah telah memulai penyelenggaraan program pendidikan setingkat SMP/MTs dengan kurikulum mandiri. Hal yang menarik dari kurikulum yang diselenggarakan adalah menyisipkan pelajaran keterampilan berkebun bagi para santrinya. Hal ini didasari oleh harapan pesantren agar para santri bisa memiliki keterampilan yang bermanfaat untuk dirinya, sekaligus diharapkan dapat mendukung pemanfaatan lahan seluas kurang lebih 4000 meter persegidengan sekitar 30% lahan berupa bangunan dan 70% sisanya lahan terbuka yang belum dioptimalkan dengan baik. Dengan demikian, kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan dukungan berupa Teknologi Tepat Guna dalam bentuk desain lanskap untuk lahan pesantren sebagai kebun pangan dengan pendekatan pendampingan secara partisipatoris.