cover
Contact Name
Abdimas Langkanae
Contact Email
junallangkanae11@gmail.com
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
junallangkanae11@gmail.com
Editorial Address
Komp. Perumahan Griya Lumandi Permai
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Abdimas Langkanae
ISSN : -     EISSN : 28087682     DOI : https://doi.org/9.jpm/006
Abdimas Langkanae adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Pustaka Digital Indonesia. Jurnal Abdimas Indonesia adalah jurnal yang bertaraf Nasional yang menerbitkan artikel tentang pengabdian kepada masyarakat dalam perspektif multidisiplin ilmu. Jurnal ini merupakan wadah untuk para akademisi, praktisi, dan masyarakat untuk mengeksplorasi isu-isu dan praktik yang berkaitan dengan penelitian, implementasi teknologi, dan kebijakan tentang pemberdayaan masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 246 Documents
Penguatan Soft skill Komunikasi Bahasa Mandarin melalui Role play untuk Mendukung Kompetensi Mahasiswa dalam Menghadapi Tren Bisnis Digital Nur Nasharuddin Noni; Misnawaty Usman; Muawwal Al As'ary; Andi Bulqis Safirah; Arini Junaeny
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i2.905

Abstract

Perkembangan bisnis digital global menuntut sumber daya manusia yang memiliki kemampuan komunikasi lintas budaya dan lintas bahasa. Bahasa Mandarin menjadi salah satu bahasa internasional yang memiliki peran penting dalam sektor perdagangan digital, e-commerce, dan investasi. Namun, mahasiswa Program Studi Bisnis Digital STMIK Kharisma masih mengalami kendala dalam penggunaan bahasa Mandarin secara aktif, khususnya dalam konteks komunikasi bisnis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan soft skill komunikasi bahasa Mandarin mahasiswa melalui metode role play yang kontekstual dan aplikatif. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan komunikasi Mandarin bisnis digital, simulasi role play, pendampingan, dan evaluasi. Sebanyak 20 mahasiswa mengikuti kegiatan yang berlangsung selama enam kali pertemuan pada bulan Juni hingga Agustus tahun 2026. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan komunikasi mahasiswa yang ditunjukkan melalui peningkatan kepercayaan diri, kemampuan menggunakan kosakata bisnis digital, serta kemampuan melakukan simulasi komunikasi dengan mitra bisnis. Metode role play yang diaplikasikan berdampak positif dalam meningkatkan keterampilan komunikasi bahasa Mandarin yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja digital. Program ini memberikan kontribusi positif terhadap penguatan kompetensi mahasiswa dalam menghadapi persaingan global.
Career English Bootcamp: Pelatihan Bahasa Inggris Berbasis Dunia Kerja Pelayanan bagi Siswa MA Al-Ittihadiyah Dewi Suryanti; Muhammad Fadli; Sitti Suharni; Mc. Fulvia. Hy
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i2.916

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilatarbelakangi oleh hasil focus group discussion (FGD) dengan pihak sekolah dan wawancara mendalam dengan guru Bahasa Inggris MA Al-Ittihadiyah, Way Sulan, yang mengungkapkan bahwa siswa masih lemah dalam penguasaan kosakata dan keterampilan berbicara, sementara kurikulum yang digunakan masih bersifat test-based dan minim praktik. Kegiatan ini bertujuan mengintervensi kendala tersebut melalui program Career English Bootcamp. Metode pelaksanaan mencakup identifikasi kebutuhan melalui FGD dan wawancara mendalam, pemberian materi kosakata kontekstual berbasis dunia kerja, praktik role-play sebagai office receptionist, serta evaluasi kualitatif melalui observasi dan wawancara terhadap 20 siswa kelas XI MA Al-Ittihadiyah, Way Sulan, menggunakan pertanyaan umum dan follow-up question. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa menjadi lebih memahami cara membangun kosakata. secara kontekstual sesuai bidang karier yang mereka minati, sehingga proses penguasaan kosakata tidak lagi terasa overwhelming. Kegiatan ini juga turut membantu kesiapan kerja (employability readiness) siswa dengan membekali mereka kemampuan komunikasi Bahasa Inggris yang aplikatif untuk memasuki dunia kerja. Sebagai tindak lanjut, dosen Program Studi Bispro berperan sebagai coach bagi guru bahasa Inggris setempat untuk memperkuat pembelajaran berbasis praktik. PKM ini menegaskan bahwa pelatihan bahasa Inggris kontekstual dapat menjadi solusi atas kesenjangan antara kurikulum berbasis tes dan kebutuhan komunikasi dunia kerja
Pencegahan Gangguan Muskuloskeletal melalui Edukasi Postur dan Latihan Fungsional Berbasis Fisika dan Biologi di Lingkup Sekolah Ihfa Indira Nurnaifah Idris; Sri Ayu Anggita; Nana Aulia Massakuta
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i2.924

Abstract

Gangguan muskuloskeletal pada usia sekolah dapat dipengaruhi oleh kebiasaan duduk dalam waktu lama, postur tubuh yang kurang ergonomis, serta penggunaan tas sekolah dengan beban dan cara pemakaian yang tidak tepat. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya edukasi kesehatan preventif yang dapat dipahami dan diterapkan siswa dalam aktivitas sehari-hari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam menerapkan postur tubuh ergonomis serta melakukan latihan fungsional sederhana untuk menjaga kesehatan sistem muskuloskeletal. Kegiatan dilaksanakan di UPT SMPN 5 Pinrang dengan sasaran siswa kelas VII, VIII, dan IX. Metode kegiatan dikemas dalam bentuk edukasi interaktif, demonstrasi, diskusi, observasi postur, dan praktik latihan fungsional. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest dan posttest. Berdasarkan hasil rata-rata nilai pengetahuan siswa meningkat dari 60,5 pada pretest menjadi 97 pada posttest, dengan peningkatan sebesar 60,33%. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi postur berbasis konsep fisika dan biologi yang dikombinasikan dengan praktik langsung dapat menjadi pendekatan yang aplikatif dalam meningkatkan literasi kesehatan muskuloskeletal siswa.
PKM Pelatihan Literasi Menulis Puisi Bugis melalui Aksara Bugis Digital Kelompok Masyarakat Pelajar UPT SPF SMP 33 Makassar Andi Agussalim AJ; Ita Rosvita; Fitriansal Fitriansal; Abdul Azis; Azis Azis
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i2.929

Abstract

Keberadaan bahasa dan aksara Bugis (Lontara’) sebagai salah satu warisan budaya penting di Sulawesi Selatan mengalami tantangan besar di tengah derasnya arus digitalisasi dan globalisasi. Generasi muda, khususnya kalangan pelajar, cenderung semakin terasing dari literasi lokalnya sendiri. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan minat, keterampilan, dan apresiasi sastra daerah melalui pelatihan menulis puisi Bugis (Elong/Kelong) yang mengintegrasikan teknologi aksara Bugis digital (kibor Lontara’ digital). Mitra kegiatan ini adalah kelompok masyarakat pelajar di UPT SPF SMP Negeri 33 Makassar. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif humanis melalui tahap sosialisasi, pelatihan penulisan puisi, praktik penggunaan papan ketik digital Lontara’, serta pendampingan karya dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap kaidah estetika puisi Bugis sebesar 82% dan keterampilan mengoperasikan aksara Bugis pada perangkat digital sebesar 90%. Integrasi teknologi digital dalam pembelajaran bahasa daerah tidak hanya mempermudah proses penulisan, tetapi juga mampu menumbuhkan kembali rasa bangga dan kepemilikan generasi muda terhadap warisan budaya lokal secara inklusif dan relevan dengan zaman.
Pelaksanaan Literasi Siswa melalui Optimalisasi Perpustakaan Desa sebagai Pusat Belajar Masyarakat Desa Palongaan A. Muh. Ayyub Ht.; Rachmat Barung; Indriani Indriani; Basir B.; Siti Nurazizah Jufri; Muh Ilhamuddin Dahri
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i2.934

Abstract

Kegiatan literasi memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung upaya meningkatkan kualitas proses pembelajaran, kemampuan berpikir kritis, serta kemampuan siswa dalam memahami, mengolah, mengevaluasi, dan menggunakan informasi. Ketersediaan perpustakaan desa belum selalu diikuti dengan pemanfaatan yang optimal sebagai ruang pembelajaran bagi siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melaksanakan program literasi siswa melalui optimalisasi perpustakaan desa sebagai pusat belajar masyarakat yang mendukung aktivitas membaca, berdiskusi, menulis, dan berkarya. Kegiatan dilaksanakan di Perpustakaan Desa Palongaan, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, dengan melibatkan 50 siswa sekolah dasar. Pelaksanaan kegiatan meliputi identifikasi permasalahan, persiapan program, pelaksanaan kegiatan literasi, pendampingan, dan evaluasi. Program literasi mencakup membaca terpandu, mengulas buku, dan penataan perpustakaan desa. Evaluasi dilakukan secara deskriptif melalui observasi dan dokumentasi aktivitas siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya antusiasme dan partisipasi siswa dalam memanfaatkan perpustakaan setelah program dilaksanakan. Selain itu, terjadi perubahan fungsi perpustakaan desa dari ruang penyimpanan dan peminjaman buku menjadi ruang belajar, membaca, berdiskusi, dan berkarya. Dengan demikian, optimalisasi perpustakaan desa melalui kegiatan literasi yang partisipatif dapat mendukung pelaksanaan program literasi siswa sekaligus memperkuat fungsi perpustakaan sebagai pusat belajar masyarakat.
Manajemen Destinasi Wisata Buntu Kandora Lembang Palipu’ Kabupaten Tana Toraja melalui Penerapan Konsep 3A (Attraction, Accessibility, Amenity) Nehru Pasoloran Pongsapan; Johana Ruadjanna Tangirerung; Fajar Toba’ Tegardes; Marchelyn Pongsapan
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i2.940

Abstract

Pengembangan destinasi wisata berbasis potensi lokal menjadi strategi penting dalam meningkatkan keberlanjutan ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan kawasan wisata Buntu Kandora melalui penerapan konsep manajemen destinasi berbasis Attraction, Accessibility, dan Amenity dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dan Community-Based Tourism (CBT) melalui tahapan identifikasi potensi dan permasalahan, perencanaan program kolaboratif, implementasi pengembangan destinasi, pendampingan masyarakat, serta monitoring dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan bersama pemerintah desa, kelompok sadar wisata, dan masyarakat lokal melalui penataan kawasan wisata, penyediaan informasi dan promosi digital, pengembangan fasilitas pendukung, serta peningkatan kapasitas pengelola destinasi. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan kualitas daya tarik wisata, tersedianya media informasi dan dokumentasi digital, peningkatan fasilitas pendukung wisata, serta meningkatnya kapasitas masyarakat dalam pengelolaan destinasi secara mandiri. Kegiatan ini berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dalam bidang pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan pariwisata berkelanjutan melalui model kolaboratif berbasis potensi lokal.