cover
Contact Name
Doni Pranata
Contact Email
up4i@fkip.untan.ac.id
Phone
+6283125507573
Journal Mail Official
up4i@fkip.untan.ac.id
Editorial Address
Faculty of Teacher Training and Education, Pontianak. Universitas Tanjungpura, Jl. Profesor Dokter H. Hadari Nawawi, Bansir Laut, Kec. Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78115
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK)
ISSN : -     EISSN : 27152723     DOI : https://doi.org/10.26418/jppk
Core Subject : Science, Education,
Journal of Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) is a peer-reviewed journal which focuses on topics related to education and science in various teaching and learning fields. JPPK invites researchers, lecturers, teachers from various levels such as elementary and secondary levels of education, school principals, school supervisors, and students of Bachelor/Postgraduate/Doctoral programs to publish their research reports or literature review articles. JPPK receive all manuscripts related to original empirical research, theoretical or methodological contributions, literature reviews, and meta analyses on the topics related to teaching and learning in various field such as: 1. Science education 2. Social Education 3. Literature and Language Education 4. Primary Education 5. Sport Science Education 6. Educational Science
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10,581 Documents
TEACHING READING COMPREHENSION ON RECOUNT TEXT THROUGH HEADING INTO QUESTIONS Yuliani, Eka; Novita, Dewi; Suhartono, Luwandi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 5 (2013): Mei 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Mengajarkan Memahami Bacaan pada Teks Recount dengan Menggunakan Heading into Questions. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas dari Heading into Questions di dalam mengajarkan cara memahami bacaan pada teks recount. Penelitian ini menggunakan metode quasi- eksperimen. Subjek penelitian ini adalah kelas VIII D (kelas eksperimen) dan kelas VIII E (kelas kontol). Kedua kelas diberikan pretes dan postes yang sama, tetapi mereka diterapkan perlakuan yang berbeda. Kelas eksperimen diterapkan pengajaran menggunakan Heading into Questions, sedangkan kelas kontrol menggunakan tekhnik konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai yang dicapai di kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Kata Kunci: Pengajaran membaca, Tehnik Heading into Questions Abstract: Teaching Reading Comprehension on Recount Text Through Heading into Questions. The purpose of this research is to know the effectiveness of the teaching reading comprehension on recount text through Heading into Questions. This research was conducted as a quasi-experimental research. The research subjects were class VIII D (experimental class) and VIII E (control class). Both classes were given the same pretest and posttest, but they were given different treatments. Experimental class was given Heading into Questions and control class was given conventional treatment. The research findings showed that the achievement in experimental class was better than that of control class. Key word: Teaching reading, Heading into Questions
PENERAPAN METODE DESKRIPTIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN PERKALIAN BILANGAN DI SD F33209101, Mirawati; Margiati, K. Y; Sabri, Tahmid
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 10 (2013): Oktober 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : The research problem is whether desriptive methode can increase students learning outcomes in mathematics at Grade II SDN 21 Pontianak Barat?"This is a classroom research. The average of phisical result in the first cycle is 65,57 % increase to 81,95%. The average of mental enhancement in the first cycle is 65,55 % increase to 78,89%. The average of emotional enhancement the first cycle is 65,14% increase to 79,31%. Based on analisys data, the aplication of descriptive method in mathematics is able to in crease the students, learning outcomes. The research result hopefully is able to be considered material. In learning mathematics at grade II elementary school. Keywords: Descriptive Method, Students Learning Outcomes Abstrak : Masalah Penelitiannya adalah apakah melalui penerapan metode deskriptif dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika di kelas II SD Negeri 21 Pontianak Barat. Bentuk penelitian digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Rata-rata peningkatan hasil fisik pada Siklus I sebesar 65,97% meningkat menjadi 81,95%, rata-rata peningkatan mental pada Siklus I sebesar 65,55% meningkat menjadi 78,89%, rata-rata peningkatan emosional pada Siklus I sebesar 65,14% meningkat menjadi 79,31%. Bahwa metode penerapan deskriptif dalam pembelajaran matematika dapat meningkat hasil belajar siswa dalam belajar. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan bahan pertimbangan atau rujukan dalam pembelajaran matematika di SD. Khusus bagi guru yang mengajarkan matematika di kelas II Sekolah Dasar. Kata kunci : Metode Deskriptif, hasil belajar siswa.
KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS ANAK YANG DIDIDIK GURU LULUSAN PG-PAUD DAN NON PG-PAUD DI TK Layinnatushifa, Rizky; Mering, Aloysius; ., Halida
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 5, No 06 (2016): Juni 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan kemampuan berpikir kritis anak kelompok B yang dididik guru lulusan PG-PAUD dan non PG-PAUD di TK Sirajuddin Pontianak Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kuantitatif. Sampel penelitian ini adalah anak kelompok B2 dan B4 yang masing-masing berjumlah 33 anak, 1 guru kelas B2 dan 1 guru kelas B4. Hasil analisis data menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis anak kelompok B yang dididik guru lulusan PG-PAUD dan non PG-PAUD di TK Sirajuddin Pontianak Barat dengan hasil t hitung = 2.450 dan t tabel dengan taraf signifikasi 5% dan db sebesar 60 adalah 2.000 yang berarti  ditolak dan diterima. Kesimpulannya adalah kemampuan berpikir kritis anak kelompok B yang dididik guru lulusan PG-PAUD lebih baik daripada anak kelompok B yang dididik guru lulusan non PG-PAUD.   Kata Kunci: Kemampuan Berpikir Kritis Anak   Abstract: This study aimed to describe differences in critical thinking skills of children in group B were trained graduate teachers PG-PAUD and non PG-PAUD in TK Sirajuddin West Pontianak. The method used is descriptive-quantitative. Samples were children in group B2 and B4, each of which includes 33 children, 1 teacher class B2 and 1 teacher class B4. The results of data analysis showed a significant difference critical thinking skills of children in group B were trained graduate teachers PG-PAUD and non PG-PAUD in TK Sirajuddin West Pontianak with the result t = 2.450 and t table with a significance level of 5% and db to 60 db is 2.000, which means  rejected and  accepted. The conclusion is the critical thinking skills of children in group B were trained graduate teachers PG-PAUD better than children in group B were trained graduate teacher non PG-PAUD.   Keywords: Critical Thinking Skills Children  
PENERAPAN COOPERATIVE LEARNING TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS PEMBELAJARAN IPA SDN 01 SAYAN F 34210269, Ariyanto; Tandililing, Edy; Ramdani, Deden
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 1 (2014): Januari 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak :Penelitian ini bertujuan untuk mendeskrifsikan apakah dengan penerapan cooperative learning tipe STAD dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran IPA siswa kelas III SDN 01 Sayan, untuk mendeskrifsikan apakah dengan penerapan model cooperative learning tipe STAD ,dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA kelas III SDN 01 Sayan. Metode penelitian yaitu metode deskriptif, sifat penelitian kualitatif. Hasil tes siklus I nilai aktivitas belajar siswa mencapai 50%, sedangkan pada siklus II aktivitas belajar siswa meningkat menjadi 80%. Nilai rata-rata hasil tes kondisi awal adalah 56,0 pada siklus I meningkat menjadi 72,0, kemudian pada siklus II meningkat menjadi 77,0. Data tersebut telah mengungkapkan bahwa penelitian tindakan kelas dengan Penerapan model cooperative learning tipe STAD apabila dilakukan secara kontinyu dapat meningkatkan aktivitas pembelajaran IPA di SDN 01 sayan. Kata Kunci : CTL tipe STAD, Aktivitas Pembelajaran IPA. Abstractedly :This research intent for mendescrifsicant do with implement cooperative learning type STAD can increase student studying activity in IPA'S learning III. class student SDN 01 Sayan, to mendescrifsicant what with model implement cooperative learning STAD'S type,can increase student studying result in learning IPAS SDN'S III. class 01 Sayan. Observational method which is descriptive method, kualitatif's observational character. Result essays appreciative i. cycle activity study student reach 50%, meanwhile on cycle II. activity studies student increase as 80%. Yielding average value essays startup condition be 56,0 on cycle i. to increase becomes 72,0, then on cycle II. worked up as 77,0. That data was cast that action research brazes with model Implement cooperative learning STAD'S type if done by ala kontinyu can increase IPA'S learning activity at SDN 01 sayan. Key word: CTL is STAD'S type, IPA'S Learning activity.
PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR MENGGUNAKAN MEDIA TEPAT GUNA DI KELAS I SEKOLAH DASAR F 34212063, Rusida; ., Rosnita; Halidjah, Siti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 12 (2014): Desember 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar dengan menggunakan media tepat guna. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitian tindakan kelas, subjek penelitiannya seluruh siswa kelas I Sekolah Dasar Negeri 04 Sungai Kunyit dan seorang guru sebagai peneliti. Sifat penelitian ini menggunakan kolaborasi yaitu penelitian yang dilakukan dengan teman sejawat antara peneliti dengan guru SD kelas I Sekolah Dasar Neger 04 Sungai Kunyit selaku guru kolaborator untuk melihat ketuntasan atau kekurangan penelitian yang telah berlangsung. Penelitian ini melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan tahapan refleksi. Hasil temuannya adalah terjadinya peningkatan dari siklus I, dan siklus II. Peningkatan aktivitas fisik pada pembelajaran tematik Siklus I rata-rata persentasinya adalah 74,06%, dan mengalami peningkatan siklus II rata-rata persentasinya adalah 88,83%. Peningkatan aktivitas mental pada pembelajaran tematik Siklus I rata-rata persentasinya adalah 67,77% dan mengalami peningkatan siklus II rata-rata persentasinya adalah 83,28%. Peningkatan aktivitas emosioanal pada pembelajaran tematik Siklus I rata–rata persentasinya adalah 62,96%. dan mengalami peningkatan siklus II rata-rata persentasinya adalah 85,18%. Dengan demikian hasil penelitian di SDN 04 Sungai Kunyit tentang “Peningkatan aktivitas Belajar Dengan Menggunakan Media Tepat Guna Kelas I Sekolah Dasar Negeri 04 Sungai Kunyit”. Ternyata berdasarkan hasil analisis tersebut mengalami peningkatan yaitu siklus I 68,26%, < siklus II 85,76%. Kata Kunci: peningkatan aktivitas, belajar, media tepat guna   Abstract: This study aims to improve the study activities using appropriate media. The method used is descriptive method to form action research, research subjects all students of class I Country Elementary School 04 River Turmeric as a researcher and a teacher. Using the collaborative nature of this research is research carried out with pcolleagues between researcher and first grade elementary teacher Negeri 04 River Elementary School teacher Turmeric as a collaborator to see the completeness or lack of research that has taken place. This study through the stages of planning, implementation, observation, and reflection stages. The findings are the increase of the first cycle and the second cycle. Increased physical activity in the first cycle of thematic learning average-average percentage is 74.06%, and increase the second cycle average-average percentage is 88.83%. Increased mental activity on thematic learning Cycle I mean-average percentage is 67.77% and increased average second cycle-average percentage is 83.28%. Increased activity on thematic learning emosioanal Cycle I mean-average percentage is 62.96%. and increase the second cycle average-average percentage is 85.18%. Thus the results of research in SDN 04 Turmeric River on "Increased activity of study By Using Appropriate Media Class I Country Elementary School 04 Turmeric River". Apparently based on the results of the analysis is the first cycle increased 68.26%, <Cycle II 85.76%. Keywords: increased activity of student, study, media right in order to
PENINGKATKAN KEMAMPUAN LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK DALAM PEMBELAJARAN MELALUI PERMAINAN LOMPAT KATAK DI SD Anwar, .; Yunitaningrum, Wiwik; Haetami, Mimi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 7 (2015): Juli
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan lompat jauh gaya jongkok melalui permainan lompat katak pada siswa kelas V SDN 16 Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Kubu Raya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Bentuk penelitian menggunakan jenis penelitian “Classroom Action Research“ (Penelitian Tindakan Kelas). Subjek penelitian ini yaitu guru berkolaborasi dengan siswa Sekolah Dasar Negeri 16 Kecamatan Batu Ampar sebanyak 30 siswa, terdiri dari 8 putri dan 22 putra. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pembelajaran siklus I ketuntasan belajar siswa berjumlah 23 siswa atau 76 % sedangkan siswa yang belum tuntas berjumlah 7 siswa atau 23%. Agar siswa  memiliki kesempatan untuk perbaikan lompat jauh gaya jongkok maka dilanjutkan ke siklus II dengan demikian  bisa dikategorikan ketuntasan belajar siswa dengan jumlah 30 siswa dan belum lulus dengan jumlah 0 siswa.   Kata Kunci: Lompat jauh gaya jongkok, permainan lompat katak Abstract: The purpose of this research was to determine the increase in long jump ability squat style through a leapfrog game at fifth grade students of SDN 16 District of Kubu Raya Batu Ampar . The method used is descriptive method with quantitative approach . Form of research using this type of "Classroom Action Research". This research subject that teachers collaborate with students of SDN 16 District of Batu Ampar many as 30 students, consisting of eight daughters and 22 sons . The result showed that the learning cycle I mastery learning students numbering 23 students or 76 %, while the students who have not completed amounted to 7 students or 23 % . So that students have the opportunity to repair long jump squat style then proceed to the cycle II can therefore be categorized mastery learning students with a number of 30 students and has not passed the number 0 students. Keywords: Long jump squat style , play leapfrog
PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN IPA MENGGUNAKAN MODEL COOPERATIF LEARNING TEKNIK KEPALA BERNOMOR U, Kristina; ., Zainuddin; ., Suryani
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 8 (2013): Agustus 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Masalah penelitian ini adalah bagaimana peningkatan aktivitas peserta didik dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dengan menggunakan model Cooperatif Learning teknik kepala bernomor pada kelas III Sekolah Dasar Swasta Amkur?. Metode yang digunakan deskriptif, bentuk Penelitian survei dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas. Subyek penelitian adalah guru Mata Pelajaran IPA kelas III dan siswa kelas III Sekolah Dasar Swasta Amkur yang berjumlah 38 orang. Teknik pengumpul data adalah teknik observasi langsung dan alat pengumpul data yaitu lembar observasi. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus dengan hasil akhir penelitian yang diperoleh yaitu aktivitas fisik 43,85% pada siklus I katagori cukup, dan 74,55% pada siklus II katagori tinggi, aktivitas mental 38,15% pada siklus I kategori rendah, dan 62,49% pada siklus II dengan katagori tinggi. Aktivitas emosional 50,87% pada siklus I dengan katagori cukup dan siklus II 78,94% dengan katagori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Cooperatif Learning dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam kelas III Sekolah Dasar Swasta Amkur. Kata kunci: Aktivitas Belajar, Pembelajaran IPA, Teknik Kepala Bernomor, kooperatif Abstract: The research problem is how to improve the learning activities of learners in Natural Science by using cooperative learning model in numbered head technique to the third grade students of Amkur Private Elementary School? ". The method used was descriptive, the research form was a survey of Classroom Action Research. The research subjects were third grade Natural Science teachers and third grade students of Amkur Private Elementary School,38 people in total. The data collection technique was the technique of direct observation and data collection tool was the observation sheet. The research was conducted in two cycles with the final results obtained by the study of 43,85% physical activity, 85% in the first cycle category of "fair", and 74.55% in the second cycle of "high" category, 38, 15% mental activity in the first cycle category of "low ", and 62.49% in the second cycle to the category of" high ". 50.87% Emotional Activity in the first cycle to the category of" fair "and the second cycle of 78.94% with a" high "category. Based on the results of this research had been concluded that cooperative learning model can improve the learning activity of students in the Natural Science subject of third grade students of Amkur Private Elementary School . Keywords: Learning Activity, Learning Science, Numbered Head Technique, Cooperative.
PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN MODEL STAD IPS KELAS V DI SEKOLAH DASAR Triyantani, Elin; Asran, Mastar; Ali, Muhammad
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 4 (2014): April 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peningkatan aktoivitas fisik, mental, emosional peserta didik dan kemampuan pendidik melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan model STAD pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial kelas V SDN 26 Jangkang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Hasil analisis data aktivitas fisik I 59,99% meningkat menjadi 86,66% pada siklus II. Pada aktivitas mental rata-rata siklus I 41,10% meningkat menjadi 77,77% pada siklus II . Aktivitas emosional siklus I 52,22% meningkat menjadi 84,44% pada siklus II. Hasil penelitian terhadap kemampuan pendidik pada siklus I dengan rata-rata 2,06 meningkat menjadi 2,72 pada siklus II. Berdasarkan data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model STAD dapat meningkatkan aktivitas belajar peserta didik dan meningkatkan kemampuan pendidik melaksanakan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial kelas V di SDN 26 Jangkang. Kata kunci: Aktivitas , STAD dan Ilmu Pengetahuan Sosial. Abstrack: The objective of research is to describe the increase in physical activity, mental,emotional learners and abilities of educators to implement the learning ability using a STAD models in social science teaching for grade V at SDN 26 Jangkang. The research method used is descriptive. The results of data analysis for physical activity in the first cycle is about 59,99% then increase to 86,66% in the second cycle. The average of students mental activity in the frist cycle is 41,40% and increase to 77,77% in the second cycle. The average of emotional activity for the first cycle is 52,22% then increase to 84,44% in the second cycle. The results of a study of the ability of educators in first cycle with an average of 2,06 increased to 2,72 in the second cycle. Based on the data obtained it can be concluded that by using the STAD models can enhance learners learning activities and improve ability of educators to education proccess on social science for grade V at SDN 26 Jangkang. Key words: Activity, STAD and Social Science
PENGEMBANGAN TES DIAGNOSTIK TWO-TIER PADA MATERI GERAK MELINGKAR BERATURAN DI SMA Yuliarni, Ulfa; Maria S, Haratua Tiur; Mahmuda, Diah
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 7, No 6 (2018): Juni 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractResearch and development (R&D) aims to develop two-tier diagnostic test that can be used to explore students’ misconceptions on the uniform circular motion in senior high school. The diagnostic test is developed based on the initial concept of the student by adapting the 7 steps of Borg & Gall development. Total of 40 students in XI MIPA 1 of SMA Negeri 2 Pontianak involved in the preliminary field test. Meanwhile, in the main field test was conducted in XI MIPA 2 and XI MIPA 3 of SMA Negeri 2 Pontianak, XI MIPA 3 and XI MIPA 4 of SMA Negeri 7 Pontianak as well as XI MIPA 2 and XI MIPA 3 of SMA Negeri 8 Pontianak with total sampel of 221 students. The result is 25 items meet good test quality with level of content validity is 0.81 and reliability is 0.814. In addition, the diagnostic test also has difficulty levels with moderate-to-easy categories (0.31-0.85) and readability rates is 5.25, so it meet the characteristics of good diagnostic tests. In other words, developed diagnostic tests can be used to explore the misconceptions of students on uniform circular motion.Keywords: Diagnostic test, two-tier, uniform circular motion
AN ANALYSIS ON FACTORS CAUSING UNDERGRADUATE STUDENTS’ DIFFICULTIES IN WRITING THESIS Sariyanto, .; Supardi, Iwan; Husin, Syarif
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 3 (2015): Maret 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to find out the most causing factor of undergraduate students’ difficulties in writing thesis in the English Education Study Program of FKIP Tanjungpura University Pontianak. Descriptive research design was used in this research. 28 students were chosen as the sample and selected by using purposive sampling. The data was collected by using questionnaire with 31 items designed on a five-point likert-type scale to capture students’ opinion about the causing factors of their difficulties in writing thesis. Data analysis shows that basic knowledge of thesis main components factor has percentage 27.68%, process of consultation factor has percentage 26.04%, psychological factor has percentage 25.25%, while economic factor has percentage 21.03%. Therefore, it is concluded that basic knowledge of thesis main component factor is the most causing factor of students’ difficulties in writing thesis.   Keywords: factors, difficulties, thesis     Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan faktor yang paling menyebabkan mahasiswa Prodi Bahasa Inggris FKIP Universitas Tanjungpura kesulitan dalam menulis skripsi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. 28 siswa dipilih menjadi sample menggunakan sample purposif. Data dikumpulkan menggunakan angket yang berjumlah 31 item didesain berdasarkan 5 poin skala likert untuk menangkap opini mahasiswa mengenai faktor-faktor yang menyebabkan mereka kesulitan dalam menulis skripsi. Data analisis menunjukan bahwa faktor pengetahuan dasar dari komponen utama skripsi mendapat persentase 27.68%, faktor proses konsultasi mendapat persentase 26.04%, faktor psikologi mendapat persentase 25.25%, sedangkan faktor ekonomi mendapat persentase 21,03%. Oleh karena itu, disimpulkan bahwa faktor pengetahuan dasar dari komponen utama skripsi adalah faktor yang paling menyebabkan mahasiswa kesulitan dalam menulis skripsi.   Kata kunci: faktor, kesulitan, skripsi

Page 614 of 1059 | Total Record : 10581


Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 01 (2026): JANUARI 2026 Vol 15, No 2 (2026): FEBRUARI 2026 Vol 14, No 12 (2025): DESEMBER 2025 Vol 14, No 11 (2025): November 2025 Vol 14, No 10 (2025): OKTOBER 2025 Vol 14, No 9 (2025): September 2025 Vol 14, No 8 (2025): Agustus 2025 Vol 14, No 7 (2025): Juli 2025 Vol 14, No 6 (2025): JUNI 2025 Vol 14, No 5 (2025): MEI 2025 Vol 14, No 4 (2025): APRIL 2025 Vol 14, No 3 (2025): Maret 2025 Vol 14, No 2 (2025): Februari 2025 Vol 14, No 1 (2025): Januari 2025 Vol 13, No 12 (2024): Desember 2024 Vol 13, No 11 (2024): November 2024 Vol 13, No 10 (2024): Oktober 2024 Vol 13, No 9 (2024): September 2024 Vol 13, No 8 (2024): Agustus 2024 Vol 13, No 7 (2024): Juli 2024 Vol 13, No 6 (2024): Juni, 2024 Vol 13, No 5 (2024): Mei, 2024 Vol 13, No 4 (2024): APRIL 2024 Vol 13, No 3 (2024): Maret 2024 Vol 13, No 2 (2024): Februari 2024 Vol 13, No 1 (2024): Januari 2024 Vol 1, No 01 (2024): Seminar Nasional Pendidikan (SNP) Tahun 2024 Vol 12, No 12 (2023): Desember 2023 Vol 12, No 11 (2023): NOVEMBER 2023 Vol 12, No 10 (2023): OkTOBER 2023 Vol 12, No 9 (2023): September 2023 Vol 12, No 8 (2023): Agustus 2023 Vol 12, No 7 (2023): Juli, 2023 Vol 12, No 6 (2023): JUNI 2023 Vol 12, No 5 (2023): Mei, 2023 Vol 12, No 4 (2023): April, 2023 Vol 12, No 3 (2023): Maret 2023 Vol 12, No 2 (2023): Februari 2023 Vol 12, No 1 (2023): Januari 2023 Vol 11, No 12 (2022): DESEMBER 2022 Vol 11, No 11 (2022): NOVEMBER 2022 Vol 11, No 9 (2022): SEPTEMBER 2022 Vol 11, No 8 (2022): Agustus 2022 Vol 11, No 7 (2022): Juli 2022 Vol 11, No 6 (2022): Juni 2022 Vol 11, No 5 (2022): Mei, 2022 Vol 11, No 4 (2022): April, 2022 Vol 11, No 3 (2022): Maret, 2022 Vol 11, No 2 (2022): Februari 2022 Vol 11, No 1 (2022): Januari 2022 Vol 11, No 10 (2022): OKTOBER Vol 10, No 12 (2021): Desember 2021 Vol 10, No 11 (2021): NOVEMBER 2021 Vol 10, No 10 (2021): OKTOBER 2021 Vol 10, No 9 (2021): SEPTEMBER 2021 Vol 10, No 8 (2021): AGUSTUS 2021 Vol 10, No 7 (2021): JULI 2021 Vol 10, No 6 (2021): Juni 2021 Vol 10, No 5 (2021): MEI 2021 Vol 10, No 4 (2021): APRIL 2021 Vol 10, No 3 (2021): Maret 2021 Vol 10, No 2 (2021): Februari 2021 Vol 10, No 1 (2021): Januari, 2021 Vol 9, No 12 (2020): Desember 2020 Vol 9, No 11 (2020): November : 2020 Vol 9, No 10 (2020): Oktober 2020 Vol 9, No 9 (2020): September 2020 Vol 9, No 8 (2020): Agustus 2020 Vol 9, No 7 (2020): Juli 2020 Vol 9, No 6 (2020): Juni 2020 Vol 9, No 5 (2020): Mei 2020 Vol 9, No 4 (2020): April 2020 Vol 9, No 3 (2020): Maret 2020 Vol 9, No 2 (2020): Februari 2020 Vol 9, No 1 (2020): Januari 2020 Vol 8, No 12 (2019): Desember 2019 Vol 8, No 11 (2019): Nopember 2019 Vol 8, No 10 (2019): Oktober 2019 Vol 8, No 9 (2019): September 2019 Vol 8, No 8 (2019): AGUSTUS 2019 Vol 8, No 7 (2019): JULI 2019 Vol 8, No 6 (2019): JUNI 2019 Vol 8, No 5 (2019): MEI 2019 Vol 8, No 4 (2019): April 2019 Vol 8, No 3 (2019): Maret 2019 Vol 8, No 2 (2019): Februari 2019 Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019 Vol 7, No 12 (2018): Desember 2018 Vol 7, No 11 (2018): Nopember 2018 Vol 7, No 10 (2018): Oktober 2018 Vol 7, No 9 (2018): September 2018 Vol 7, No 8 (2018): AGUSTUS 2018 Vol 7, No 7 (2018): Juli 2018 Vol 7, No 6 (2018): Juni 2018 Vol 7, No 5 (2018): Mei 2018 Vol 7, No 4 (2018): April 2018 Vol 7, No 3 (2018): Maret 2018 Vol 7, No 2 (2018): Februari (2018) Vol 7, No 1 (2018): Januari (2018) Vol 6, No 11 (2017): Nopember 2017 Vol 6, No 10 (2017): Oktober 2017 Vol 6, No 9 (2017): September 2017 Vol 6, No 8 (2017): Agustus 2017 Vol 6, No 7 (2017): Juli 2017 Vol 6, No 6 (2017): Juni 2017 Vol 6, No 5 (2017): Mei 2017 Vol 6, No 4 (2017): April 2017 Vol 6, No 3 (2017): Maret 2017 Vol 6, No 2 (2017): Februari 2017 Vol 6, No 1 (2017): Januari 2017 Vol 6, No 12 (2017): Desember Vol 5, No 12 (2016): Desember 2016 Vol 5, No 11 (2016): Nopember 2016 Vol 5, No 10 (2016): Oktober 2016 Vol 5, No 06 (2016): Juni 2016 Vol 5, No 9 (2016): September 2016 Vol 5, No 8 (2016): Agustus 2016 Vol 5, No 7 (2016): JULI 2016 Vol 5, No 5 (2016): Mei 2016 Vol 5, No 4 (2016): April 2016 Vol 5, No 3 (2016): Maret 2016 Vol 5, No 2 (2016): Februari 2016 Vol 5, No 1 (2016): JANUARI 2016 Vol 4, No 12 (2015): Desember 2015 Vol 4, No 11 (2015): Nopember 2015 Vol 4, No 10 (2015): Oktober 2015 Vol 4, No 9 (2015): SEPTEMBER 2015 Vol 4, No 8 (2015): AGUSTUS 2015 Vol 4, No 6 (2015): JUNI 2015 Vol 4, No 5 (2015): Mei 2015 Vol 4, No 4 (2015): April 2015 Vol 4, No 3 (2015): Maret 2015 Vol 4, No 2 (2015): Pebruari 2015 Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015 Vol 4, No 7 (2015): Juli Vol 3, No 12 (2014): Desember 2014 Vol 3, No 11 (2014): Nopember 2014 Vol 3, No 10 (2014): Oktober 2014 Vol 3, No 9 (2014): September 2014 Vol 3, No 8 (2014): Agustus 2014 Vol 3, No 7 (2014): Juli 2014 Vol 3, No 6 (2014): Juni 2014 Vol 3, No 5 (2014): Mei 2014 Vol 3, No 4 (2014): April 2014 Vol 3, No 3 (2014): Maret 2014 Vol 3, No 2 (2014): Februari 2014 Vol 3, No 1 (2014): Januari 2014 Vol 2, No 12 (2013): Desember 2013 Vol 2, No 11 (2013): Nopember 2013 Vol 2, No 10 (2013): Oktober 2013 Vol 2, No 9 (2013): September 2013 Vol 2, No 8 (2013): Agustus 2013 Vol 2, No 7 (2013): Juli 2013 Vol 2, No 6 (2013): Juni 2013 Vol 2, No 5 (2013): Mei 2013 Vol 2, No 4 (2013): April 2013 Vol 2, No 3 (2013): Maret 2013 Vol 2, No 2 (2013): Februari 2013 Vol 2, No 1 (2013): Januari 2013 Vol 1, No 1 (2012): November 2012 More Issue