Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK)
Journal of Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) is a peer-reviewed journal which focuses on topics related to education and science in various teaching and learning fields. JPPK invites researchers, lecturers, teachers from various levels such as elementary and secondary levels of education, school principals, school supervisors, and students of Bachelor/Postgraduate/Doctoral programs to publish their research reports or literature review articles. JPPK receive all manuscripts related to original empirical research, theoretical or methodological contributions, literature reviews, and meta analyses on the topics related to teaching and learning in various field such as: 1. Science education 2. Social Education 3. Literature and Language Education 4. Primary Education 5. Sport Science Education 6. Educational Science
Articles
10,573 Documents
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA DENGAN MENGGUNAKAN METODE STORY TELLING DI SEKOLAH DASAR
Janiar, Intan;
Halidjah, Siti;
., Suryani
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 7 (2014): Juli 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan berbicara dengan menggunakan metode story telling di kelas V SDN 05 Pontianak Timur Provinsi Kalimantan Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Bentuk penelitian yaitu Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) serta bersifat kolaboratif. Tempat penelitian berlangsung di SDN 05 Pontianak Timur, subyek penelitian adalah siswa kelas V yang berjumlah 41 siswa dan guru mata pelajaran bahasa Indonesia. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pengamatan dan pencermatan dokumen, alat yang digunakan adalah lembar pengamatan dan pencermatan dokumen yang berupa IPKG 2 dan kemampuan berbicara siswa. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus dengan hasil akhir penelitian yang diperoleh yaitu pada siklus I aspek kebahasaan 32,5% aspek nonkebahasaan 18%. Pada siklus II aspek kebahasaan 77,5% aspek nonkebahasaan 62,6%. Dari data yang diperoleh dapat disimpulkan terjadi peningkatan kemampuan berbicara siswa pada aspek kebahasaan dan aspek nonkebahasaan. Kata kunci: Kemampuan berbicara, metode story telling.  Abstract: This study aimed to describe the speech enhancement using storytelling in the classroom SDN 05 East Pontianak West Kalimantan Province. The method used is descriptive. Form of research is Classroom Action Research (Classroom Action Research) as well as collaborative. Where the research took place in SDN 05 East Pontianak, the study subjects were students of class V, amounting to 41 students and teachers Indonesian subjects. Data collection techniques used were observation and scrutiny of documents, the tool used is the observation sheet and scrutiny of documents that form IPKG 2 and their speaking ability. This research was conducted in two cycles with the results obtained by the end of the study in the first cycle aspects of language 32.5% 18% nonlanguage aspects. In the second cycle aspects of language 77.5% 62.6% nonlanguage aspects. From the data obtained it can be concluded that an increase in students' ability to speak on aspects of language and aspects nonlanguage. Keywords: The ability to speak, story telling method.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA TENTANG PECAHAN DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR SISWA KELAS III SD/MI
Kurniawati, Winda;
., Zainuddin;
Kresnadi, Hery
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 9 (2013): September 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak : Penggunaan Media Gambar untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pada Pembelajaran Matematika. Penelitian ini bertujuan untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dengan Menggunakan Media Gambar Pada Pembelajaran Matematika Tentang Pecahan. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Deskriptif dengan jenis Penelitian yaitu Penelitian Tindakan Kelas. Selama penerapan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Persentase Ketuntasan pada siklus 1 adalah 53,8 siswa yang telah tuntas belajar sesuai KKM yang telah ditentukan kemudian Persentase tersebut mengalami peningkatan yangisignifikan pada siklus ke 2 yaitu 96,5. Hal ini menunjukan bahwa dengan Menggunakan Media Gambar dapat digunakan untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran Matematika. Kata Kunci : Media gambar, hasil belajar, matematika Abstract: Use of Media Images to Improve Learning Outcomes In Mathematics Learning. This study aims to Increase Student Learning Outcomes Using Media Images On Mathematics Learning About Smithers. The method used is descriptive methods to study the types of classroom action research. During the implementation of Classroom Action Research (CAR) in cycle 1 Percent completeness is 53.8 students who have completed the study as per KKM has been determined then the percentage has increased to 2 yangisignifikan the cycle is 96.5. This shows that the image can be used Using Media to Improve Student Learning Outcomes In Mathematics Learning. Keywords: Media images, learning, math
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN TEKNIK INDEX CARD MATCH PEMBELAJARAN MATEMATIKA
F34210590, Anastasia;
Margiati, K. Y;
Marli, Suhardi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 2 (2014): Februari 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak: Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya aktivitas dan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran matematika. Masalah umum penelitian ini adalah apakah dengan menggunakan teknik index card match dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran matematika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, sedangkan bentuk penelitiannya adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik berjumlah 38 orang, dengan setting penelitian yaitu setting dalam kelas. Teknik pengumpal data yang digunakan teknik observasi langsung dan teknik dokumentasi. Sedangkan alat pengumpul datany adalah lembar observasi dan instrument tes. Hasil yang dicapai dalam penelitian ini adalah (1) penyusunan RPP telah dilaksanakan dengan baik. Proses pelaksanaan pembelajaran juga telah dilaksanakan dengan baik. Aktivitas peserta didik dalam proses pembelajaran meningkat dari 58,55 di siklus 1 menjadi 83,55 disiklus 2. Hasil belajar juga telah meningkat dari rata-rata 67,37 di siklus 1 menjadi 87,89 di siklus 2. Kesimpulannya penerapan tekinik index card match dalam pembelajaran matematika dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika peserta didik. Saran berdasarkan hasil penelitian ini, maka teknik index card match dapat dijadikan alternatif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik. Kata Kunci : index card match, aktivitas. Abstract : Background This study is the low activity and learning outcomes of students in learning mathematics . A common problem of this study is whether to use index cards match technique can increase the activity and learning outcomes of students in learning mathematics . The method used in this research is descriptive , while the form of research is Classroom Action Research ( CAR). Subjects in this study were students numbering 38 people , with a research setting that is in a class setting . Engineering pengumpal data used direct observation techniques and engineering documentation . While datany collection tool is the observation sheet and test instrument . The results achieved in this study were ( 1 ) the preparation of lesson plans have been implemented. Learning implementation process has also been implemented. Activities of learners in the learning process has increased from 58.55 in cycle 1 to 83.55 disiklus 2 . Learning outcomes has also increased from an average of 67.37 in cycle 1 to cycle 2 at 87.89 . In conclusion the application of index cards tekinik match in mathematics learning can enhance the activity and mathematics learning outcomes of students . Advice based on the results of this study , the technique of index cards match can be an alternative to improve the activity and learning outcomes of students . Keywords : index cards match , the activity .
PENINGKATAN HASIL BELAJAR TEMATIK MENGGUNAKAN MODEL MIND MAPPING PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR
Azhari, Muhammad;
Marli, Suhardi;
Sabri, Tahmid
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 8, No 10 (2019): Oktober 2019
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
AbstractThe problem in this study is "How is the Improvement in the Learning Outcomes of Thematic Learning more Emphasized in Social Studies Using Mind Mapping Models in Fourth Grade Students of SD Negeri 14 South Pontianak?". This study aims to improve student learning outcomes in thematic learning more emphasis on social studies using the Mind Mapping model. This research uses a descriptive method. The form of research used collaborative classroom action research.. Data collection techniques used are direct observation and measurement techniques. Data collection tools used were observation sheets and learning achievement tests. This research was conducted in 3 (three) cycles. The results obtained are 1)The ability of teachers to plan a thematic learning implementation plan is emphasized more on social studies using Mind Mapping models with an average score of cycle I namely, 3.11, cycle II 3.22, and cycle III 3.52. .2)The ability of teachers to implement the Thematic Learning Implementation Plan is emphasized more on social studies using Mind Mapping models with an average score of cycle I namely, 3.28, cycle II 3.39, and cycle III 3.66. 3)Student learning outcomes in thematic learning are emphasized more on social studies using Mind Mapping models with an average value of cycle I of 65.14, cycle II 69.72 and cycle III 75.29. The data obtained shows that using the Mind Mapping model in thematic learning is emphasized more on social studies can improve student learning outcomes in class IV SD Negeri 14 South Pontianak. Keywords : Improvement, Learning Outcomes, Mind Mapping Learning Models
IDIOM BAHASA MELAYU DIALEK SANGGAU
Trisna, Ina;
Saman, Sisilya;
Simanjuntak, Hotma
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 3 (2013): Maret 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum adanya penelitian yang komprehensif dalam mendeskripsikan Idiom Bahasa Melayu Dialek Sanggau. Bahasa Melayu Sanggau merupakan bahasa yang dipergunakan oleh masyakat Melayu khususnya di Kabupaten Sanggau. Hal yang diteliti dari bahasa ini adalah idiom. Permasalahan yang diteliti adalah bentuk, makna klasifikasi idiom. Dalam Penelitian ini menggunakan metode deskriptif berbentuk kualitataif. Sumber data dalam penelitian ini adalah informan dan cerita rakyat yang telah dibukukan. Data dalam penelitian ini adalah ungkapan BMDS. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah wawancara dan studi dekumenter yang diunakan untuk menjaring ungkapan yang terdapat didalam cerita rakyat yang telah tertulis, sedangkan alat pengumpulan data yaitu pedoman wawancara dan kartu pencatat yang digunakan untuk menjaring ungkapan didalam cerita yang telah dibukukan, data dianalisis sesuai dengan masalah; dan data disimpulkan. Kata Kunci: idiom, Melayu Dialek Sanggau Astract: The background of this research is there is no comprehensive research yet in describing idiom in Sanggau Dialect of Malayan Language. Sanggau Malayan languange is the language used by Malayan peole especially in Sanggau regency. The element researched from this language is the idiom. The problem in this research is the form, idiom classification meaning. The method in this research is qualitatif descriptive method. The sources of data in this research are informant and folklor books. The data in this research is diom Sanggau dialect of Malayan language expressions. The techniques of collecting data in this researchare interview and decomentary study that used for sorting expressions in foklore books, while the tools of data collecting are interview guide and note card that used for sorting expressions in foklore books, the data anayzed based on the problem, and conclusion. Keywords:Idom, Sanggau Dialect of Malayan.
PENGGUNAAN KARTU KATA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA LANCAR PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SEKOLAH DASAR
Megasari, Indah;
., Syamsiati;
Sabri, Tahmid
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 12 (2015): Desember 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak: Penelitian ini dilakukan sebanyak II siklus dan setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Hasil penelitian yang diperoleh adalah kemampuan guru dalam merancang pembelajaran pada siklus I pertemuan ke-1 total skornya 20,13 dan rata-ratanya 2,88. Pertemuan ke-2 total skor meningkat menjadi 23,08 dan rata-ratanya 3,30. Pada siklus II pertemuan ke-1 total skor 23,91 dan rata-ratanya 3,41. Pertemuan ke-2 total skornya mengalami peningkatan menjadi 26,3 dan rata-ratanya 3,76. Kemampuan guru melaksanakan pembelajaran dengan  menggunakan kartu kata pada siklus I pertemuan ke-1 sebesar 75%, pertemuan ke-2 sebesar 85%. Pada siklus II pertemuan ke-1 sebesar 90%, pertemuan ke-2  meningkat menjadi 100%. Kemampuan siswa membaca lancar pada siklus I pertemuan ke-1 total skornya 156 dengan rata-rata 6,5. Pada pertemuan ke-2 total skornya menjadi 160 dengan rata-ratanya 6,66. Pada siklus II pertemuan ke-1 total skornya 167 dengan rata-rata 6,95 dan pada pertemuan ke-2 meningkat total skornya menjadi 188 dengan rata-rata 7,83. Kata Kunci: Kartu Kata, Membaca Lancar, Bahasa Indonesia Abstract: This study was conducted as the second cycle and each cycle consisting of 2 meetings. The results obtained are the ability of teachers in designing learning in the first cycle of the 1st meeting of the total score is 20.13 and the average is 2.88. Meeting-2 total score increased to 23.08 and the average is 3.30. In the second cycle to the meeting-1 total score of 23.91 and the average is 3.41. Meeting-2 total score increased to 26.3 and the average is 3.76. The ability of teachers to implement learning by using the word cards in the first cycle to the meeting-1 by 75%, meeting-2 by 85%. In the second cycle meeting to-1 by 90%, 2nd meeting increased to 100%. The students' ability to read fluently in the first cycle meeting of 1 total score was 156 with an average of 6.5. At the meeting of 2 total score to 160 with the average of 6.66. In the second cycle to the 1st meeting of the total score was 167 with an average of 6.95 and at the 2nd meeting increased total score to 188 with an average of 7.83. Keywords: word cards, Reading Fluent, Indonesian
PENGARUH PENGGUNAAN TIPE COOPERATIVE SCRIPT TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA DI SEKOLAH DASAR
Arfianti, Desi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 6, No 4 (2017): April 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstract This study aimed to analyze the influence of media use Cooperative Script tipe in Indonesian language learning the speaking skills of the three grade students of SD Negeri 01 Rasau Jaya. This study used an experimental method to form quasy Experimental kind Nonequivalent Control Group Design. The population in this research were 48 students in which the entire population sampled. Samples were class III A as the experiment class and III class B as a class control. Data collector in the form of oral tests were 3 questions. The calculation result obtained t test (2,98)> t table (1.6658) with significance level α = 5% means a significant influence on Cooperative Script tipe. From the calculation of effect size (ES) of 0.95 with the criteria of high. This means that Cooperative Script tipe give high effect learning the Indonesian language on speaking skills of the three grade students of SD Negeri 01 Rasau Jaya. Keywords: Influence, Cooperative Script Tipe, Speaking Skills
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA MENGGUNAKAN MEDIA AUDIOVISUAL DI KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI
Rizka Dwiki Mutiari;
Siti Halidjah;
Sugiyono Sugiyono
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Vol 7, No 5 (2018): Mei 2018
Publisher : Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/jppk.v7i5.25732
AbstractThis study aims to describe the improvement of speech skill using audiovisual media. The research method used is descriptive method while the form of research is a classroom action research with the nature of collaborative research. Place in research took in the country’s basic school 36 Pontianak Selatan. Subjek in research that is the teacher as a collaborator and student grade VA amounted to twenty people.Data collection techniques used are techniques of observation and documents. This research is done as much as 3 cycles with each.The result of the research are (1) the ability of teachers to design the learning cycle i have average 2.80, category average, cycle ii average 3,38 good category and cycle iii 3,66 excellent category. (2) the ability of teachers to implement learning cycle i has average value of 2.65 categories enough ,cycle ii average 3,44 categorized good and iii cycle average 3,79 category is very good. Then on the result of students’ speaking skill on the first cycle of the average score of 58.58 on the second cycle of the average score of 72,73 students in the third cycle student average score 82.31 It can be concluded that using audiovisual media in learning Indonesian language. Keywords : Improvement, Speaking skill, Audiovisual Media
KESINONIMAN NOMINA INSANI DALAM BAHASA MELAYU DIALEK SEKADAU
Sisilia A, Ana;
Hanye, Paternus;
Simanjuntak, Hotma
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 2 (2013): Februari 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian tentang kesinoniman nomina insani dalam bahasa Melayu dialek Sekadau bertujuan untuk mendeskripsikan leksem, substitusi leksem, dan analisis komponen makna leksem kesinoniman nomina insani dalam bahasa Melayu dialek Sekadau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesinoniman nomina insani dalam bahasa Melayu dialek Sekadau memiliki medan makna dan komponen makna. Bentuk medan makna bahasa tersebut dianalisis menggunakan kolokasi, substitusi, dan analisis komponen makna. Jika suatu leksemdapat disubstitusikan dalam konteks kalimat yang samadan makna konteks kalimat tersebut tidak berubah, maka kedualeksem tersebut bersinonim. Untuk menguji kembali kedua leksem yang maknanya bermiripan itu benar-benar bersinonim dapat ditelaah berdasarkan analisis komponen makna. Kata Kunci: Kesinoniman, Nomina, Insani Abstract: Research on synonymy noun in Malay Dialects Spirit Sekadau aims to describe leksem, leksem substitution, and the meaning of component analysis leksem synonymy human noun in Malay dialect Sekadau. The method used in this research is descriptive method. The results of this study show that synonymy human noun in Malay dialect Sekadau has a field of meaning and the meaning component. Form field is the meaning of language is analyzed using collocation, substitution, and the meaning of component analysis. If a leksem can be substituted in the same sentence context and meaning of the context of the sentence is not changed, then the two are synonymous leksem. To reexamine the meaning of the second leksem resemble it actually synonymous to be reviewed based on the analysis of the components of meaning. Key Word: Synonymy, Noun, Human
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL BILANGAN MELALUI PERMAINAN EDUKATIF DENGAN MEDIA BIJI KARET DI TAMAN KANAK-KANAK
Cemerlang, Yundya Ullan;
Syukri, M.;
Miranda, Dian
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 10 (2014): Oktober 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Artikel ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Perencanaan pembelajaran mengenal bilangan melalui permainan edukatif dengan media biji karet (2) Pelaksanaan pembelajaran mengenal bilangan melalui permainan edukatif dengan media biji karet (3) Respons anak dalam pembelajaran mengenal bilangan melalui permainan edukatif dengan media biji karet (4) Peningkatan kemampuan anak dalam mengenal bilangan melalui permainan edukatif dengan media biji karet. Penelitian ini dilakukan selama dua siklus. Hasil perhitungan menunujukkan bahwa terjadi peningkatan yang cukup berarti pada kemampuan guru dalam merencanakan dengan kriteria baik dan melaksanakan pembelajaran dengan kriteria baik dari siklus I ke siklus II. Peningkatan juga ditunjukkan dengan respon anak dalam pembelajaran mengenal bilangan mengalami peningkatan sebesar 41,995% pada siklus I ke 63,995% pada siklus II. Peningkatan juga ditunjukkan dengan kemampuan anak yang meningkat sebanyak 63,55% pada siklus I ke 78,66% pada siklus II. Dengan demikian pembelajaran melalui permainan edukatif dengan media biji karet mampu meningkatkan kemampuan anak mengenal bilangan pada anak usia 5-6 tahun di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Kec. Nanga Pinoh Kab.Melawi. Kata Kunci : Mengenal Bilangan, Lambang Bilangan, Media Biji Karet.  Abstract : This research aims to know: (1) The plan in learning number by using rubber seed as an educational game (2) The practice of learning number by using rubber seed as an educational game (3) pupils repond in learning number by using rubber seed as an educational game (4)whetherthere is some improvement of pupils ability in learning number by using rubber seed as an educational game. This research was completed in two circles. By calculating data, the researcher found that there was some significant improvement in teacher’s capabilility, with good grade, to plan and implement lesson from circle 1 to circle 2. Other improvement also found in pupils respond in learning number from 41,995% in circle 1 to 63,995% in circle 2. Pupils ability in recognizing number also increased from 63,55% in circle 1 to 78,66% in circle 2. In brief, learning number by using rubber seed as an educational game is able to improve 5-6 years old pupils abitity to recognize number in TK Aisyiyah Bustanul Athfal Kecamatan Nanga Pinoh. Kabupaten Melawi. Keywords: Recognizing Number, Number, Rubber Seed Medium.