cover
Contact Name
Elan Jaelani
Contact Email
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Phone
+628157000699
Journal Mail Official
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Editorial Address
CV. Widina Media Utama Komp. Puri Melia Asri Blok C3 No. 17 Kec. Solokan Jeruk Kab. Bandung.
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Published by CV Widina Media Utama
ISSN : -     EISSN : 28083407     DOI : -
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan adalah jurnal dengan ISSN (2808-3407)Â yang dikelola oleh penerbit widina di bawah badan hukum CV. Widina Media Utama. Mempublikasikan artikel tentang kegiatan pengabdian kepada masyarakat di bidang pendidikan, sosial, pengembangan sumber daya manusia, kesehatan, Hukum, teknologi tepat guna, Pemberdayaan Masyarakat Perdesaan dan UMKM.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 522 Documents
Deteksi Dini Golongan Darah Anak Panti Asuhan Mentawai Untuk Kesiapsiagaan Medis Yoantrista, Nabilla; Yuniarti, Elsa
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.1675

Abstract

Knowledge of blood type is essential for personal identification and plays an important role in various medical needs, including blood transfusion, blood donation, and emergency care. This community service activity aimed to improve health literacy and medical preparedness among children at the H. Syafri Moesa Mentawai Orphanage through ABO blood type screening. A total of 60 children participated in the screening, which was conducted using Anti-A and Anti-B reagents with the slide agglutination method. The results showed a distribution of blood types A (36.5%), B (17.5%), AB (17.5%), and O (28.6%), providing baseline data that had not previously existed at the orphanage. The activity demonstrated increased understanding among participants regarding the importance of knowing their blood type, and it produced a specific output in the form of a blood type database that can support health administration and emergency medical response. Overall, this program had a positive impact by enhancing medical preparedness and strengthening the orphanage’s capacity to manage the health identity data of its children.ABSTRAKPengetahuan tentang golongan darah merupakan informasi dasar yang penting sebagai identitas diri serta sangat dibutuhkan dalam pelayanan medis, seperti transfusi darah, donor darah, dan penanganan kedaruratan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan medis anak-anak di Panti Asuhan Mentawai H. Syafri Moesa melalui pemeriksaan golongan darah sistem ABO. Pemeriksaan dilakukan pada 60 anak menggunakan reagen Anti-A dan Anti-B dengan metode slide aglutinasi. Hasil pemeriksaan menunjukkan distribusi golongan darah A (36,5%), B (17,5%), AB (17,5%), dan O (28,6%), yang sekaligus menyediakan data dasar golongan darah yang sebelumnya belum tersedia di panti. Kegiatan ini terbukti meningkatkan literasi kesehatan peserta mengenai pentingnya mengetahui golongan darah sejak dini, serta menghasilkan luaran spesifik berupa database golongan darah anak-anak panti yang dapat digunakan untuk administrasi kesehatan dan penanganan medis darurat. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesiapsiagaan medis dan mendukung kemandirian pengelola panti dalam mengelola identitas kesehatan anak asuh.
EDUKASI DAN PELATIHAN PEMBUATAN COOKIES DAUN KELOR SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING Yuliana, Yuliana; Dahlan, Sisilia Sarah E.; Azzahra, Fatimah; Mutiara, Mutiara; Aqsha, Sahrul Muhammad; Romadon, Mochammad Muchlis
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2267

Abstract

The Community Service Program (KKN) conducted by Group LV1 130 of Alkhairaat University in Mantikole Village aims to help the community learn more and improve their skills in processing local food, particularly through making cookies from moringa leaf flour, a special healthy food that can help prevent stunting in children. The program uses training, teaching, and direct guidance to support the community, including those from various fields such as agriculture, business, health, education, and religion. The training teaches how to process moringa leaves into healthy foods, helps small businesses market their products, and raises awareness about the importance of good nutrition to prevent stunting. The results show that the community now has a better understanding of the benefits of moringa leaves, is more interested in starting local businesses, and is more aware of healthy diet and lifestyle choices. Other activities such as nutrition classes, reading gardens, digital marketing training, and religious activities also have a positive impact on the community's social life and spiritual well-being. Overall, this KKN activity helps make the village community healthier, more independent, and stronger, while also promoting teamwork and combining modern knowledge with traditional local wisdom.ABSTRAKProgram Pengabdian Masyarakat (KKN) oleh Kelompok LV1 130 Universitas Alkhairaat di Desa Mantikole bertujuan untuk membantu masyarakat mempelajari lebih lanjut dan meningkatkan keterampilan mereka dalam mengolah pangan lokal, terutama melalui pembuatan kue kering dari tepung daun kelor sebagai salah satu jenis pangan sehat istimewa yang dapat membantu mencegah stunting pada anak. Program ini menggunakan pelatihan, pengajaran, dan bimbingan langsung untuk mendukung masyarakat, termasuk masyarakat dari berbagai bidang seperti pertanian, bisnis, kesehatan, pendidikan, dan keagamaan. Pelatihan ini mengajarkan cara mengolah daun kelor menjadi makanan sehat, membantu usaha kecil memasarkan produk mereka, dan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya gizi yang baik untuk mencegah stunting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat kini lebih memahami manfaat daun kelor, lebih tertarik untuk memulai usaha lokal, dan lebih memahami pilihan pola makan dan gaya hidup sehat. Kegiatan lain seperti kelas gizi, taman bacaan, pelatihan pemasaran digital, dan kegiatan keagamaan juga memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial dan kesejahteraan spiritual masyarakat. Secara keseluruhan, kegiatan KKN ini membantu menjadikan masyarakat desa lebih sehat, lebih mandiri, dan lebih kuat, sekaligus juga mempromosikan kerja sama tim dan menggabungkan pengetahuan modern dengan kearifan lokal tradisional.
Pelatihan Dasar Coding Menggunakan Scratch sebagai Upaya Meningkatkan Keterampilan Abad 21 Siswa SMA Negeri 1 Bangkalan Maharani, Aprilia; Khofifah, Retno Dwi; Umam, Rizka Alfinatul; Rayhan, Bilal; Affan, Andrian; Prameswari, Agil
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2298

Abstract

Technological developments require students to master 21st-century skills, including critical thinking, creativity, collaboration, and digital literacy. Scratch, a visual programming medium, offers an easy way to introduce basic coding concepts to beginners, making it relevant for use in digital empowerment-based community service programs. This activity aims to improve the basic understanding of programming and computational thinking skills of 10th-grade students at SMA Negeri 1 Bangkalan through a series of participatory activities. The implementation process includes material delivery, group work, digital project development practices, an educational quiz tournament, and a reflection session using a cooperative approach based on the Teams Games Tournament (TGT) model. The success of the activity was evaluated through observations of participant activity, assessment of the resulting Scratch work, quiz scores, and a questionnaire that reflected students' level of understanding and interest. A total of 37 students participated in this activity offline in the school's computer laboratory. The evaluation results showed that all participants were actively involved, the majority understood the basic concepts of Scratch, and 90% of groups successfully produced animations or simple games that worked well. In addition, 86% of students were able to explain the programming logic used, and 88% expressed interest in participating in follow-up activities. These findings indicate that the Scratch-based mentoring program has a positive impact on increasing students' creativity, collaboration, and learning motivation, and has the potential to be developed as a sustainable digital literacy strengthening activity.ABSTRAKPerkembangan teknologi menuntut siswa menguasai keterampilan abad ke-21, termasuk berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan literasi digital. Scratch sebagai media pemrograman visual menawarkan cara yang mudah untuk memperkenalkan konsep dasar coding kepada pemula, sehingga relevan digunakan dalam program pengabdian berbasis pemberdayaan digital. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dasar pemrograman dan kemampuan berpikir komputasional siswa kelas X SMA Negeri 1 Bangkalan melalui serangkaian aktivitas yang disusun secara partisipatif. Proses pelaksanaan mencakup penyampaian materi, kerja kelompok, praktik pengembangan proyek digital, turnamen kuis edukatif, serta sesi refleksi dengan pendekatan kooperatif berbasis model Teams Games Tournament (TGT). Keberhasilan kegiatan dievaluasi melalui observasi keaktifan peserta, penilaian karya Scratch yang dihasilkan, perolehan skor kuis, serta angket yang menggambarkan tingkat pemahaman dan ketertarikan siswa. Sebanyak 37 siswa mengikuti kegiatan ini secara luring di laboratorium komputer sekolah. Hasil evaluasi menunjukkan seluruh peserta terlibat secara aktif, mayoritas memahami konsep dasar Scratch, dan 90% kelompok berhasil menghasilkan animasi atau gim sederhana yang berjalan baik. Selain itu, 86% siswa mampu menjelaskan logika pemrograman yang digunakan, dan 88% menyatakan ketertarikan untuk mengikuti kegiatan lanjutan. Temuan ini menunjukkan bahwa program pendampingan berbasis Scratch memberikan dampak positif terhadap peningkatan kreativitas, kolaborasi, dan motivasi belajar siswa, serta memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai kegiatan penguatan literasi digital secara berkelanjutan.
Pemberdayaan Masyarakat Rusunawa Tambaan melalui Pelatihan Inovasi dan Diversifikasi Produk Olahan Ikan Lele Bernilai Tambah Arifianto, Endra Yuafanedi; Saleh, Akhmad Muwafik; Anandya, Asyifa; Hafidzi, Rana Aliyya; Angestiana, Lu’lu Nadia; Silfiani, Firli Tri; Mukarromah, Rani Cahyatul
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2225

Abstract

The high national production of catfish has not been accompanied by sufficient diversification of value-added processed products, creating an urgent need for innovation at the community level. This community service program aimed to enhance the skills of residents of Rusunawa Tambaan specifically members of the Pokdakan Benih Unggul Rusunawa in producing innovative catfish-based products. The program employed a participatory approach consisting of three stages: preparation (needs assessment and training module development), implementation (socialization, demonstrations, and hands-on practice), and evaluation (pretest, posttest, observations, and interviews). The activity was conducted on 18 September 2025 and involved 20 participants from the local catfish farming group. Training materials included the production of frozen seasoned catfish in four flavor variants, smoked catfish, and catfish nuggets. Evaluation results indicated an average increase of 55% in participants’ knowledge scores after training, demonstrating successful skill transfer. High levels of enthusiasm, active engagement, and two-way interaction further supported the effectiveness of the participatory method. The program also offers novelty by integrating three types of processed products with multiple flavor variations within a single training session. Overall, the training strengthened community capacity to develop value-added catfish products and provided a practical foundation for enhancing the economic resilience of fishery-based households in urban settings.ABSTRAKProduksi ikan lele nasional yang tinggi belum diimbangi keberagaman produk olahan bernilai tambah, sehingga diperlukan inovasi untuk meningkatkan pemanfaatannya. Kegiatan pengabdian masyarakat di Rusunawa Tambaan ini bertujuan meningkatkan keterampilan anggota Pokdakan Benih Unggul Rusunawa dalam mengolah ikan lele menjadi produk inovatif. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tiga tahapan, yaitu persiapan (survei kebutuhan dan penyusunan modul), pelaksanaan (sosialisasi, demonstrasi, dan praktik langsung), serta evaluasi (pretest, posttest, observasi, dan wawancara). Kegiatan berlangsung pada 18 September 2025 dan melibatkan 20 peserta dari kelompok budidaya lele setempat. Materi pelatihan mencakup pembuatan lele bumbu beku dengan empat varian rasa, lele asap, dan nugget lele. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor pengetahuan peserta sebesar rata-rata 55% setelah mengikuti pelatihan, mengindikasikan keberhasilan transfer keterampilan. Antusiasme peserta, interaksi dua arah, serta keterlibatan aktif dalam praktik menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif efektif meningkatkan kapasitas masyarakat. Kegiatan ini memiliki unsur kebaruan karena mengintegrasikan tiga jenis produk dan beberapa varian rasa dalam satu rangkaian pelatihan. Pelatihan diversifikasi produk olahan lele memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan keterampilan pengolahan pangan serta membuka peluang penguatan ekonomi masyarakat berbasis usaha perikanan di kawasan perkotaan.
Sosialisasi Pengolahan Data Anggota Koperasi Dan Simpan Pinjam Untuk Meningkatkan Efisiensi dan Transparansi Santi, Indyah Hartami; Kustanto, Kustanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2294

Abstract

The Mangoentanan Cooperative has significant potential for empowering its members economically. However, member data management and savings and loan transaction processes are still carried out conventionally (manual recording in a ledger), which carries a high risk of errors in calculations and inefficiencies. The purpose of this community service activity is to socialize and train the administrators and members of the Mangoentanan Cooperative in using a web-based application to digitize member data processing and savings and loan transactions. This activity applies a technology-based participatory approach, which combines theoretical socialization and direct practice (hands-on training) using a web-based cooperative application. The training focused on the administrators and members of the cooperative to ensure they have adequate technical skills in operating the new system. Evaluation of participant responses was conducted to measure acceptance and readiness to use the application. The evaluation results showed a very positive level of acceptance towards the application implementation. 85% of participants stated that the application facilitated transaction recording, and 78% stated that they were ready to use the application as the cooperative's main system. Furthermore, 90% of participants proposed further training to explore other features. The evaluation results showed a very positive level of acceptance towards the application implementation. 85% of participants stated that the application facilitated transaction recording, and 78% stated that they were ready to use the application as the cooperative's main system. Furthermore, 90% of participants proposed further training to explore other features. The digitalization of cooperatives through web-based applications has proven to accelerate and simplify the management of member data and savings and loan transactions, making the recording and reporting process more efficient, accurate, and accessible. The implementation of this technology substantially increases the transparency and accountability of cooperatives, as digital data supports easy auditing and the preparation of reliable, real-time reports.ABSTRAKKoperasi Mangoentanan memiliki potensi signifikan dalam pemberdayaan ekonomi anggota. Namun, pengelolaan data anggota dan proses transaksi simpan pinjam masih dilakukan secara konvensional (pencatatan manual di buku besar), yang berisiko tinggi menyebabkan kekeliruan dalam perhitungan dan inefisiensi. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mensosialisasikan dan melatih pengurus serta anggota Koperasi Mangoentanan dalam menggunakan aplikasi berbasis web untuk digitalisasi pengolahan data anggota dan transaksi simpan pinjam Kegiatan ini menerapkan pendekatan partisipatif berbasis teknologi, yang mengombinasikan sosialisasi teoretis dan praktik langsung (hands-on training) menggunakan aplikasi koperasi berbasis web. Pelatihan difokuskan pada pengurus dan anggota koperasi untuk memastikan mereka memiliki keterampilan teknis yang memadai dalam mengoperasikan sistem baru. Evaluasi respons peserta dilakukan untuk mengukur penerimaan dan kesiapan penggunaan aplikasi. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat penerimaan yang sangat positif terhadap implementasi aplikasi. Sebanyak 85% peserta menyatakan bahwa aplikasi tersebut memudahkan pencatatan transaksi, dan 78% menyatakan siap menggunakan aplikasi sebagai sistem utama koperasi. Selain itu, 90% peserta mengusulkan adanya pelatihan lanjutan untuk eksplorasi fitur-fitur lainnya Digitalisasi koperasi melalui aplikasi berbasis web terbukti mampu mempercepat dan mempermudah pengelolaan data anggota serta transaksi simpan pinjam, menjadikan proses pencatatan dan pelaporan lebih efisien, akurat, dan mudah diakses. Penerapan teknologi ini secara substantif meningkatkan transparansi dan akuntabilitas koperasi, karena data digital mendukung kemudahan audit dan penyusunan laporan real-time yang tepercaya.
Penerapan Inovasi Augmented Reality dalam Rangka Digital Entrepreneurship pada UMKM di Kota Bandung Jawa Barat Marcelita, Faldiena; Novianty, Inna; Sinaga, Antonya Rumondang; Sayekti, Ayutyas
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2300

Abstract

Digital transformation encourages micro, small, and medium enterprises (MSMEs) to adopt innovative technologies to remain competitive in the modern business ecosystem, including the use of Augmented Reality (AR) as an interactive promotional medium. This study aims to enhance the digital entrepreneurship capacity of MSMEs in Bandung City through the implementation of AR as a technology-based immersive marketing strategy. The program was carried out through a series of training activities covering an introduction to digital entrepreneurship concepts, basic AR principles, hands-on AR content creation, publication of AR-based Android applications on the Play Store, and mentoring for AR integration into MSME marketing platforms. The methods included assessing MSME needs, conducting technical training, facilitating strategic discussions on digital marketing, and evaluating program effectiveness through pre–post test surveys. The results indicate an improvement in participants’ digital understanding and skills, reflected in an increase in evaluation scores from 12 to 13, as well as their ability to produce and implement AR content for promotional purposes. The implementation of AR proved to enhance MSMEs’ readiness to adopt digital technologies and opened opportunities for more engaging and consumer-adaptive marketing models. Overall, this study concludes that AR is a strategic tool capable of strengthening the digital transformation of MSMEs and contributes significantly to the development of a more creative, competitive, and sustainable digital entrepreneurship ecosystem.ABSTRAKTransformasi digital mendorong pelaku UMKM untuk mengadopsi teknologi inovatif agar mampu bersaing dalam ekosistem bisnis modern, termasuk pemanfaatan Augmented Reality (AR) sebagai media promosi interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas digital entrepreneurship UMKM di Kota Bandung melalui penerapan AR sebagai strategi pemasaran digital berbasis teknologi marketing imersif. Kegiatan dilakukan melalui serangkaian pelatihan yang mencakup pemahaman konsep kewirausahaan digital, pengenalan dasar-dasar AR, praktik pembuatan konten AR, hingga publikasi aplikasi AR berbasis Android ke Play Store, serta pendampingan integrasi AR dalam media pemasaran UMKM. Metode pelaksanaan meliputi pemetaan kebutuhan UMKM, pelatihan teknis, diskusi strategis pemasaran digital, dan evaluasi efektivitas program melalui survei pre–post test. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan digital peserta, yang ditandai dengan kenaikan skor evaluasi dari 12 menjadi 13 serta kemampuan peserta menghasilkan dan menerapkan konten AR untuk kebutuhan promosi. Implementasi AR terbukti meningkatkan kesiapan UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital serta membuka peluang model pemasaran inovatif yang lebih menarik dan adaptif terhadap perilaku konsumen. Secara keseluruhan, kegiatan ini menyimpulkan bahwa AR merupakan alat strategis yang mampu memperkuat transformasi digital UMKM dan memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan ekosistem kewirausahaan digital yang lebih kreatif, kompetitif, dan berkelanjutan.
EDUKASI MANFAAT KOMBINASI EKSTRAK DAUN JAMBU AIR Syzygiuum aquem) DAN DAUN MANGGA (Mangifera indica L.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN DAN SPF BAGI PT GONDOWANGI Hashim, Salma Hilmy Rusydi; Marselina, Marselina; Afriyani, Annisa Esabita; Perdiansyah, Gilang Aditia
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2203

Abstract

The phytochemical components and activity values contained in rose apple leaves (Syzygium aquem) and mango leaves (Mangifera indica L.) have the potential to be used as antioxidants and natural photoprotective agents that are beneficial in cosmetic products. The results of this research are important to disseminate widely, especially to industries engaged in the cosmetics industry. Medika Suherman University collaborated with PT Gondowangi in the Tri Dharma of higher education so that this activity aimed to serve the community by increasing awareness and knowledge about the benefits of combining guava leaf and mango leaf extracts as antioxidants and SPF. This activity was conducted through lectures with the aid of leaflets, targeting 29 participants consisting of pharmacists and staff at PT Gondowangi. Knowledge was then measured through pre-tests and post-tests using Google Forms. The results of this educational activity received a positive response as a form of cooperation implementation, with an average pre-test score of 78.62% and a post-test score of 93.79%. The conclusion indicates that the educational method used can increase awareness and knowledge about the benefits of combining guava leaf extract and mango leaf extract as antioxidants and SPF.ABSTRAKKomponen fitokimia serta nilai aktivitas yang terkandung dalam daun jambu air (Syzygium aquem) dan daun mangga (Mangifera indica L.) berpotensi sebagai antioksidan dan agen fotoproteksi alami yang bermanfaat dalam produk kosmetik. Hasil-hasil penelitian tersebut penting untuk disebarkan luaskan terutama kepada industri yang bergerak dibidang industri kosmetik. Universitas Medika Suherman bekerjasama dengan PT Gondowangi dalam Tri Dharma perguruan tinggi sehingga kegiatan ini bertujuan sebagai implementasi pengabdian kepada Masyarakat untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan mengenai manfaat kombinasi ekstrak daun jambu air dan daun mangga sebagai antioksidan dan SPF. Kegiatan ini dilakukan dengan metode ceramah dengan bantuan media leaflet dengan target peserta apoteker, staf di PT Gondowangi sebanyak 29 orang, kemudian mengukur pengetahuan melalui pre-test dan post-test menggunakan google form. Hasil dari kegiatan edukasi ini memiliki respon positif sebagai bentuk implementasi kerja sama dan nilai pengetahuan diperoleh rata-rata nilai pre-test sebesar 78,62% dan post-test sebesar 93,79%. Kesimpulan menunjukan bahwa metode edukasi yang telah dilakukan dapat meningkatkan wawasan dan pengetahuan mengenai manfaat kombinasi ekstrak daun jambu air dan daun mangga sebagai antioksidan dan SPF.
Sosialisasi Hukum Agraria: Penyelesaian Sengketa Tanah di Kelurahan Bukit Biru Lasah, Benidiktus; Samudra, Ferry Pungkas; Rahma, Indah Anggun; Rikiansyah, Rikiansyah; Fattah, Abdul; Rizki, Rizki; Mangngelo, Clarissa Tambing; Purba, Eva Ferawati; Putri, Indah Rosshiana; Sihotang, Bertha Uli; Kotijah, Siti
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 4 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i4.1798

Abstract

Land disputes remain prevalent in Indonesia, including in transmigration areas, largely due to limited public understanding of legal frameworks. In Bukit Biru Village, mapping conducted by ATR/BPN in 2022 revealed overlaps between transmigrants’ land ownership rights (Hak Milik) and corporate cultivation rights (Hak Guna Usaha/HGU), creating legal uncertainty and potential conflicts. This program aimed to enhance community legal awareness and provide solutions for resolving land disputes in accordance with applicable regulations. The method employed was Participatory Rural Appraisal (PRA), a participatory approach that actively engages villagers in exploring their social, economic, and environmental conditions. The outcomes indicated an increased understanding among community members of their land rights and obligations, as well as available dispute resolution options both non-litigation, such as mediation and administrative remedies through BPN, and litigation through the Administrative Court (PTUN). Such legal awareness programs can serve as a model for community empowerment in addressing land disputes constructively and sustainably.ABSTRAKSengketa tanah masih sering terjadi di Indonesia, termasuk di wilayah transmigrasi, akibat lemahnya pemahaman hukum masyarakat. Di Kelurahan Bukit Biru, hasil pemetaan ATR/BPN tahun 2022 menunjukkan adanya tumpang tindih antara Hak Milik warga transmigran dengan Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan, yang menimbulkan ketidakpastian hukum dan potensi konflik. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran hukum masyarakat serta memberikan solusi penyelesaian sengketa tanah sesuai ketentuan hukum. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA), yaitu metode partisipatif yang melibatkan masyarakat desa secara aktif untuk menggali informasi mengenai kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan mereka. Hasil kegiatan memperlihatkan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap hak dan kewajiban atas tanah serta alternatif penyelesaian sengketa, baik melalui jalur non-litigasi seperti mediasi dan upaya administratif di BPN, maupun litigasi melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Kegiatan sosialisasi hukum semacam ini dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat untuk mengatasi sengketa tanah secara konstruktif dan berkelanjutan.
Peningkatan Literasi Sains Siswa Sekolah Dasar melalui Program FIRE UP Yuana, Haris; Lukma, Hazairin Nikmatul; Sofiyana, Marinda Sari
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2326

Abstract

The FIRE UP program was implemented as an initiative to enhance science literacy and to empower elementary school students. The program activities began with the administration of a pretest, followed by interactive outreach sessions, continued with simple training on the development of solar panel–based products, and concluded with the administration of a posttest. The pretest–posttest results indicated a significant increase in students’ knowledge, motivation, and skills in the field of science and technology, as evidenced by a rise in the average score of 21.43%. Overall, the FIRE UP program was found to be effective and feasible to be implemented periodically to improve science literacy among elementary school students.ABSTRAKProgram FIRE UP dilaksanakan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan literasi sains serta pemberdayaan siswa sekolah dasar. Kegiatan dilaksanakan dimulai dari pelaksanaan pretest, sosialisasi interaktif, dilanjutkan dengan praktik sederhana mengenai pembuatan produk berbasis panel surya, kemudian pelaksanaan posttest. Hasil pretest-posttest menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan, motivasi, dan keterampilan siswa dalam bidang sains dan teknologi, yang didukung oleh kenaikan nilai rata-rata sebesar 21,43%. Secara keseluruhan, FIRE UP dinilai efektif dan layak diimplementasikan secara berkala untuk meningkatkan literasi sains bagi siswa sekolah dasar.
PENDAMPINGAN TERHADAP SENGKETA TANAH DI PAMIJAHAN BOGOR YANG DIKUASAI ORGANISASI KEMASYARAKATA Harahap, Pardamean; Wiraguna, Sidi Ahyar; Kantikha, I Made
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2315

Abstract

This community service research aims to analyze the forms of agrarian conflict and the effectiveness of non-litigation strategies in resolving land disputes in Pamijahan District, Bogor Regency. The case involves a landowner, Hlm, who purchased land in 1970 but lost control due to claims by a community organization (ormas) based on an MoU with Perhutani. Using a qualitative case study through interviews, document analysis, and field observation, the study found that mediation and negotiation are effective for restoring ownership rights despite limited formal evidence, emphasizing legality and administrative legitimacy. The study highlights the need to strengthen legal documentation and clarify jurisdictional authority. Its main contribution is offering an evidence-based, non-litigation advocacy model applicable to similar agrarian disputes in local communities.ABSTRAKPenelitian pengabdian masyarakat ini bertujuan menganalisis bentuk konflik agraria dan efektivitas strategi non-litigasi dalam penyelesaian sengketa tanah di Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Kasus ini melibatkan pemilik tanah berinisial Hlm yang memiliki bukti pembelian tahun 1970, namun tidak dapat menguasai lahannya karena diklaim organisasi kemasyarakatan (ormas) berdasarkan MoU dengan Perhutani. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus melalui wawancara, analisis dokumen, dan observasi lapangan. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa mediasi dan negosiasi dapat menjadi strategi efektif untuk memulihkan hak kepemilikan meski bukti formal terbatas, dengan menekankan aspek legalitas dan legitimasi administratif. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan bukti hukum dan transparansi yurisdiksi. Kontribusi utama penelitian ini adalah memberikan model advokasi non-litigasi berbasis bukti yang aplikatif bagi penyelesaian konflik agraria serupa di tingkat masyarakat lokal.

Filter by Year

2021 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 5 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 4 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 3 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 2 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 6 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 5 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 4 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 3 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 2 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 1 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 6 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 5 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 4 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 3 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 2 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 1 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 6 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 5 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 4 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 3 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 2 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 1 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 1, No 2 (2021): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 1, No 1 (2021): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan More Issue