cover
Contact Name
Elan Jaelani
Contact Email
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Phone
+628157000699
Journal Mail Official
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Editorial Address
CV. Widina Media Utama Komp. Puri Melia Asri Blok C3 No. 17 Kec. Solokan Jeruk Kab. Bandung.
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Published by CV Widina Media Utama
ISSN : -     EISSN : 28083407     DOI : -
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan adalah jurnal dengan ISSN (2808-3407)Â yang dikelola oleh penerbit widina di bawah badan hukum CV. Widina Media Utama. Mempublikasikan artikel tentang kegiatan pengabdian kepada masyarakat di bidang pendidikan, sosial, pengembangan sumber daya manusia, kesehatan, Hukum, teknologi tepat guna, Pemberdayaan Masyarakat Perdesaan dan UMKM.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 599 Documents
Pengembangan Wisata berbasis Camping untuk meningkatkan pendapatan Ekonomi Masyarakat (Kasus Wisata Lindok Alam Batu Bersurat, Kec. XIII Koto Kampar) Kurniawan, Teuku Reza; Bishri, Hasanul; Herman, Herman; Fakhri, Rizqi; Rofidah, Siti; Warman, Defi; Irawan, Mhd.Sahreza
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2259

Abstract

Camping-based tourism development is an effort to positively impact community income. This community service project aims to identify strategies for developing camping-based tourism in Batu Bersurat Village, XIII Koto Kampar District, Kampar Regency. The method used in this community service project is a SWOT analysis to measure the strengths, weaknesses, opportunities, and threats of camping-based tourism development to increase the economic income of the Batu Bersurat Village community, Kampar Regency. Based on the community service team's analysis, a) the potential natural resources of the Batu Bersurat Village tourist attraction can be utilized to develop various nature tourism activities, such as camping, and others. This can increase the local community's economic income. b) various promotional activities for camping-based tourism in Batu Bersurat Village, Kampar Regency, including marketing the local community's potential, and c) optimizing the role of tourism awareness groups (POKDARWIS) to collectively increase visits to tourist attractions around Batu Bersurat Village, Kampar Regency, thereby impacting the community's economy.ABSTRAKPengembangan Wisata Berbasis Camping merupakan suatu upaya agar mampu menghadirkan efek yang menguntungkan dalam mendorong peningkatan pendapatan ekonomi masyarakat. Kegiatan pengabdian ini dimaksudkan untuk menelusuri strategi pengembangan wisata berbasis kegiatan camping di Desa Batu Bersurat, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar. Metode yang diterapkan dalam program pengabdian ini memakai pendekatan Analisis SWOT guna menilai unsur Kekuatan, Kelemahan, Peluang, dan Ancaman dalam pengembangan wisata berkonsep camping untuk mengoptimalkan pendapatan ekonomi warga Desa Batu Bersurat, Kabupaten Kampar. Berdasarkan temuan analisis dari tim pengabdian, diketahui bahwa: a) Potensi sumber daya alam yang dimiliki Objek Wisata Desa Batu Bersurat dapat diberdayakan untuk merancang beragam aktivitas wisata alam, seperti kegiatan camping, dan sebagainya. Hal tersebut dapat meningkat ekonomi pendapatan masyarakat setempat. b) Mengadakan berbagai kegiatan sebagai media promosi mengenai objek wisata berbasis camping di Desa Batu Bersurat Kabupaten Kampar, termasuk dalam memasarkan potensi hebat yang dimiliki oleh masyarakat setempat, serta c) Mengoptimalkan peran kelompok sadar wisata (POKDARWIS) untuk bersama-sama meningkatkan tingkat kunjungan ke objek wisata disekitar Desa Batu Bersurat Kabupaten Kampar sehingga berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat. 
Pencegahan Cedera melalui Pemeriksaan Keseimbangan dan Evaluasi Risiko Jatuh di Masyarakat Kecamatan Segeri Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan Mukrim, Harvina; Sarifin G, Sarifin G; Arimbi, Arimbi; Arsal, Ulfah Widyastuti; Anggraeni. M, Andi Sri Dewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2227

Abstract

Falls are a serious and common public health problem in older adults. Falls can cause injuries, bruises, fractures, dislocations, decreased function, loss of independence, hospitalization, and even death. Various tools have been validated to detect balance disorders and fall risk in community physiotherapy practice. Two of these are the Four Square Step Test (FSST), which assesses dynamic balance through steps in four directions, and the Fukuda Stepping Test (FST), which evaluates the function of the vestibular and proprioceptive systems in maintaining postural balance. This community service program aims to examine the level of balance and fall risk in older adults in Segeri District, Pangkajene and Kepulauan Regency using the FSST and FST. The target group is residents aged ?60 years who are able to stand and follow simple instructions, with purposive sampling used. Based on the results of the balance test with Fukuda stepping, the majority of elderly people were in the moderate risk category as many as 18 people (45%), 11 people (27.5%) were classified as having low risk and 11 other people (27.5%) were classified as having high risk, which indicates the need for further clinical physiotherapy intervention. The results of the fall risk test using the four step test showed that the majority of respondents were in the moderate risk category, namely as many as 17 people (42.5%), 12 respondents (30%) were included in the low risk category and 11 respondents (27.5%) were classified as having high risk. The results of this community service can be an early indicator to identify elderly people at risk of falling and determine the appropriate balance training program and vestibular rehabilitation for the elderly.ABSTRAKJatuh merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius dan umum terjadi pada orang lanjut usia. Jatuh dapat menyebabkan luka, memar, patah tulang, dislokasi, penurunan fungsi, kehilangan kemandirian, rawat inap, hingga kematian. Berbagai alat telah divalidasi untuk mendeteksi gangguan keseimbangan dan risiko jatuh dalam praktik fisioterapi komunitas. Dua di antaranya adalah Four Square Step Test (FSST) yang menilai keseimbangan dinamik melalui langkah ke empat arah, dan Fukuda Stepping Test (FST) yang mengevaluasi fungsi sistem vestibular serta proprioseptif dalam menjaga keseimbangan postural.  Pengabdian ini bertujuan untuk memeriksa tingkat keseimbangan dan risiko jatuh pada lansia di Kecamatan Segeri Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan menggunakan FSST dan FST. Sasaran kegiatan adalah warga berusia ?60 tahun yang mampu berdiri dan mengikuti instruksi sederhana dengan pemilihan sampel menggunakan purposive sampling. Berdasarkan hasil uji tes keseimbangan dengan Fukuda stepping diperoleh mayoritas lansia berada pada kategori risiko sedang sebanyak 18 orang (45%), 11 orang (27,5%) tergolong memiliki risiko rendah dan 11 orang lainnya (27,5%) yang tergolong risiko tinggi, yang menandakan perlunya intervensi fisioterapi klinis lebih lanjut, Hasil tes resiko jatuh menggunakan four step test menunjukkan menunjukan bahwa mayoritas responden berada pada kategori risiko sedang, yaitu sebanyak 17 orang (42,5%), 12 responden (30%) termasuk dalam kategori risiko rendah dan 11 responden (27,5%) tergolong memiliki risiko tinggi. Hasil pengabdian ini dapat menjadi indikator dini untuk mengidentifikasi lansia berisiko jatuh dan menentukan program latihan keseimbangan serta rehabilitasi vestibular yang tepat bagi lansia.
Pendampingan Produksi Paving Blok Berbasis Limbah Anorganik di Kalipang Kecamatan Sutojayan, Blitar Setiawan, Hangga Prima; Yusofa, Devis; Saputra, Abi Bima
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2307

Abstract

This community service activity (Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM)) aims to enhance the knowledge and skills of the residents of Kalipang, Blitar, in managing inorganic waste through the application of the 3R principles and the production of paving blocks made from plastic waste. The methods used include field surveys, socialization, technical training, as well as assistance in production and marketing. The results show an improvement in the community’s understanding of waste sorting, technical skills in shredding, melting, mixing, and molding paving blocks. This innovation helps reduce plastic waste generation and creates economic opportunities through low-cost construction products. The program has proven to provide ecological and socio-economic benefits to the local community.ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga Kalipang, Blitar, dalam pengelolaan limbah anorganik melalui penerapan 3R dan produksi paving blok berbahan sampah plastik. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan, sosialisasi, pelatihan teknis, serta pendampingan produksi dan pemasaran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat dalam pemilahan limbah, keterampilan teknik pencacahan, pelelehan, pencampuran, dan pencetakan paving blok. Inovasi ini mampu mengurangi timbulan sampah plastik serta membuka peluang ekonomi melalui produk konstruksi berbiaya rendah. Program ini terbukti memberikan manfaat ekologis dan sosial-ekonomi bagi masyarakat setempat.
Meningkatkan Literasi Pencatatan Keuangan UMKM melalui SI APIK: Studi di Kab. Cirebon Rokhayati, Hijroh; Firasati, Aoliyah; Prasetyo, Ari; Pranata, Puguh; Sitorus, Lorensia; Setianda, Rizky Aldi
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2283

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) struggle to make decisions and obtain finance due to insufficient accounting record-keeping methods. This community service project aims to increase the financial recording competence of MSMEs in Cirebon Regency through training participants in order to use the SI APIK application and provide structured mentoring. This activity was participated in by 25 MSMEs. The problem was the absence of credible financial information in decision-making and finance related to manual recording. The problem-solving strategy consisted of instruction and coaching regarding how to use the SI APIK program for MSMEs. The intervention comprised a 4-hour workshop and mentorship sessions for 25 MSMEs at T+7 and T+30. The training's effectiveness was evaluated through pre-post tests (15 items), practice rubrics (10 entries), satisfaction questionnaires, monitoring logs, and thematic analysis of qualitative data. The results showed that the combination of practical training and brief mentoring effectively improved digital literacy and recording practices, strengthening cash flow materials, micro-tutorials, and weekly SOPs is recommended for wider-scale implementation.ABSTRAKPraktik pencatatan keuangan yang lemah menghambat pengambilan keputusan dan akses pembiayaan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pencatatan keuangan UMKM di Kabupaten Cirebon melalui pelatihan penggunaan aplikasi SI APIK dengan pendampingan terstruktur. Kegiatan ini diikuti oleh 25 pelaku UMKM. Permasalah yang dihadapi adalah keterbatasan informasi keuangan yang andal dalam pengambilan keputusan dan pembiayaan karena pencatatan yang bersifat manual. Metode pemecahan masalah yang digunakan antara lain dengan melakukan pelatihan dan pendampingan penggunaan aplikasi SI APIK bagi UMKM. Intervensi meliputi workshop 4 jam dan pendampingan pada T+7 dan T+30 terhadap 25 pelaku UMKM. Pengukuran efektivitas pelatihan dengan menggunakan evaluasi menggunakan tes pra–pasca (15 item), rubrik praktik (?10 entri), kuesioner kepuasan, monitoring log, dan analisis tematik data kualitatif. Hasil menunjukkan adanya bahwa melalui kombinasi pelatihan praktis dan pendampingan singkat efektif meningkatkan literasi dan praktik pencatatan digital, penguatan materi arus kas, micro-tutorial, dan SOP mingguan direkomendasikan untuk skala lebih luas.
Pelatihan dan Pendampingan pengelola untuk Peningkatan Layanan Wisata Berbasis Konservasi di Pulau Kosiok Desa Muara Jalai Aqsa, Muh. Ali; Rahmat, Yogie; Yapentra, Arhipen; Hendrayani, Hendrayani; Dehotman, Khornelis; Jenita, Jenita
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2218

Abstract

Kosiok Island in Muara Jalai Village has unique potential as a conservation-based tourism destination that requires professional management to achieve superior and sustainable services. This research and community service activity aims to improve the quality of tourism services through intensive training and mentoring for local managers. The methods used included needs analysis, theoretical and practical training, and direct field mentoring. The training covered key topics such as conservation and ecotourism principles, tourist service standards, operational management, and digital marketing strategies. The results of this activity demonstrated a significant increase in managers' understanding of the concept of conservation integrated with tourism, improvements in service operational standards, and enhanced communication and tour guiding skills based on local and environmental knowledge. Ongoing mentoring ensured the implementation of best practices that focus on an educational tourist experience and minimize negative impacts on the environment. In conclusion, structured training and mentoring empower local managers, which in turn will drive improvements in the quality of tourism services, maintain the sustainability of the Kosiok Island ecosystem, and sustainably improve the well-being of the Muara Jalai Village community.ABSTRAKPulau Kosiok di Desa Muara Jalai memiliki potensi unik sebagai destinasi wisata berbasis konservasi yang membutuhkan pengelolaan profesional untuk mencapai layanan yang unggul dan berkelanjutan. Penelitian dan kegiatan PKM ini bertujuan untuk memperbaiki mutu layanan wisata melalui pelatihan dan pendampingan intensif bagi para pengelola lokal. Metode yang digunakan meliputi analisis kebutuhan, pelatihan teoritis dan praktis, serta pendampingan langsung di lapangan. Pelatihan mencakup materi penting seperti prinsip-prinsip konservasi dan ekowisata, standar pelayanan wisatawan, manajemen operasional, serta strategi pemasaran digital. Temuan kegiatan ini memperlihatkan lonjakan yang nyata pada pemahaman pengelola mengenai konsep konservasi yang terintegrasi dengan pariwisata, perbaikan dalam standar operasional layanan, dan peningkatan keterampilan komunikasi serta pemanduan wisata yang berbasis pengetahuan lokal dan lingkungan. Pendampingan berkelanjutan memastikan penerapan praktik terbaik yang berfokus pada pengalaman wisatawan yang mendidik dan meminimalisir dampak negatif terhadap lingkungan. Kesimpulannya, pelatihan dan pendampingan yang terstruktur mampu memberdayakan pengelola lokal, yang pada gilirannya akan mendorong peningkatan mutu layanan wisata, menjaga kelestarian ekosistem Pulau Kosiok, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Muara Jalai secara berkelanjutan.
PENGADAAN BAK SAMPAH UNTUK KEBERSIHAN LINGKUNGAN DI DESA KARANGETANG KECAMATAN DENGILO KABUPATEN POHUWATO Rudi, Rudi; Urfan, Urfan; Said, Sugira; Saputra, Wawan Edi; Umar, Indriani; Kurniawati, Nevi; Fatmawati, Fatmawati; Cono, Titi Hawanda Metania; Ramadhani, Bulan Suci; Karim, Febriyanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2297

Abstract

Waste is the residue of human activities, which can be in solid, liquid, or gaseous form. Waste problems are still common in various areas, including Karangetang Village, which boasts a beautiful environment but still finds scattered waste. This condition can degrade environmental quality and impact community health and comfort. This community service activity aims to provide a suitable and environmentally friendly waste incinerator to prevent waste from polluting the surrounding environment. The activity was carried out in February 2024, involving students and the local community. Implementation was carried out through the stages of observation, planning, construction of the incineration facility, and socialization of the facility's use to residents. The results of the activity showed an increase in public awareness of environmental cleanliness and a more orderly use of waste management facilities. Through this activity, it is hoped that Karangetang Village can maintain environmental cleanliness sustainably and foster public awareness of responsible waste management.ABSTRAKSampah merupakan sisa hasil aktivitas manusia yang dapat berbentuk padat, cair, maupun gas. Permasalahan sampah masih sering dijumpai di berbagai daerah, termasuk di Desa Karangetang yang memiliki lingkungan asri namun masih ditemukan sampah yang berserakan. Kondisi ini dapat menurunkan kualitas lingkungan dan berdampak pada kesehatan serta kenyamanan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menyediakan tempat pembakaran sampah yang layak dan ramah lingkungan agar limbah hasil pembakaran tidak mencemari lingkungan sekitar. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Februari 2024 dengan melibatkan mahasiswa dan masyarakat setempat. Pelaksanaan dilakukan melalui tahapan observasi dimana diikuti oleh 11 Mahasiswa KKLP, 15 Warga desa Bumbulan dan 3 orang aparat desa. Dalam pembangunan fasilitas pembakaran, serta sosialisasi pemanfaatan sarana tersebut kepada warga desa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan dan penggunaan fasilitas pengelolaan sampah secara lebih tertib. Melalui kegiatan ini diharapkan Desa Karangetang dapat menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan serta menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan sampah yang bertanggung jawab. Indikator keberhasilan kegiatan ini dapat dilihat dari meningkatnya perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, seperti kebiasaan membuang sampah pada tempatnya dan memanfaatkan fasilitas pengelolaan sampah secara tertib. Selain itu, berkurangnya titik-titik sampah liar, meningkatnya partisipasi warga dalam kegiatan kebersihan, serta bertambahnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab juga menjadi tanda bahwa kesadaran lingkungan mulai tumbuh dan program berjalan efektif.
Edukasi Kesehatan, Kebersihan dan Perawatan Klinis di Sekolah: Membentuk Karakter Peduli Sehat dan Lingkungan Sekolah Sejak Dini di SD Negeri 032 Balikpapan Utara bersama Dosen STT Migas, HMTPM dan ITK (Unit Layanan Kesehatan) Megawati, Eka
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2302

Abstract

This community service program aims to address the low level of health and hygiene awareness among elementary school students at SD Negeri 032 North Balikpapan. Partners' challenges include a lack of basic knowledge about personal health, limited understanding of environmental hygiene, and minimal introduction to simple clinical care practices from an early age. This activity is designed to provide health education, instill clean living habits, and introduce basic clinical care practices appropriate for elementary school-aged children. The program is implemented through interactive education methods, health demonstrations, proper handwashing training, environmental sanitation socialization, and an introduction to simple clinical care. The entire series of activities is carried out collaboratively by lecturers from STT Migas, the ITK Health Service Unit, and HMTPM students. The results of the activities show an increase in student awareness of the importance of health, changes in more positive hygiene behaviors, and an increased understanding of health practices that can be implemented in the school environment. Overall, this program proves that integrated health and hygiene education is effective in developing healthy lifestyle behaviors from an early age and supports the creation of a healthier and more comfortable school environment.ABSTRAKProgram pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi rendahnya kesadaran kesehatan dan kebersihan pada siswa sekolah dasar di SD Negeri 032 Balikpapan Utara. Permasalahan mitra meliputi kurangnya pengetahuan dasar mengenai kesehatan diri, pemahaman terbatas tentang kebersihan lingkungan, serta minimnya pengenalan praktik perawatan klinis sederhana sejak usia dini. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan edukasi kesehatan, menanamkan kebiasaan hidup bersih, serta memperkenalkan praktik perawatan klinis dasar yang sesuai bagi anak usia sekolah dasar. Pelaksanaan program dilakukan melalui metode edukasi interaktif, demonstrasi kesehatan, pelatihan cuci tangan yang benar, sosialisasi sanitasi lingkungan, serta pengenalan perawatan klinis sederhana. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara kolaboratif oleh dosen STT Migas, Unit Layanan Kesehatan ITK, dan mahasiswa HMTPM. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran siswa terhadap pentingnya kesehatan, perubahan perilaku kebersihan yang lebih positif, serta meningkatnya pemahaman mengenai praktik kesehatan yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah. Secara keseluruhan, program ini membuktikan bahwa edukasi kesehatan dan kebersihan yang terintegrasi efektif dalam membentuk perilaku hidup sehat sejak dini serta mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang lebih sehat dan nyaman.
Pemanfaatan Platform Digital di SD INPRES RSS OESAPA Kota Kupang dalam Peningkatan Literasi Digital Kurniawan, Budi; Meilani, Dian; Letasado, Muhamad Rusadi; Bacotang, Bacotang; Nuriyah, Nuriyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2304

Abstract

The rapid development of digital technology has significantly transformed the field of education; however, its implementation in elementary schools in Kupang City remains limited, as many teachers are unable to optimize digital platforms in classroom learning. This community engagement study aims to enhance teachers’ digital literacy and skills in using interactive digital learning media. A descriptive qualitative approach was employed through training sessions, observations, interviews, and direct mentoring for elementary school teachers, with data analysis conducted using the interactive Miles Huberman model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that practice-based training effectively improved teachers’ understanding, skills, and confidence in using digital media such as Wordwall, Bamboozle, and Puzzle.org, while also fostering positive changes in teaching attitudes and creativity. Teachers began integrating digital tools into their lesson plans and demonstrated greater readiness to implement technology-supported learning. These findings suggest that participatory training approaches are effective in cultivating a digital culture within elementary school environments. In conclusion, strengthening teachers’ digital competencies can be achieved through intensive and continuous mentoring; however, sustained support from local government and educational institutions is essential to expand the impact of this program to other regions in East Nusa Tenggara;ABSTRAKPerkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi signifikan dalam dunia pendidikan, namun pemanfaatannya pada jenjang Sekolah Dasar di Kota Kupang masih rendah karena banyak guru belum mampu mengoptimalkan platform digital dalam pembelajaran. Penelitian pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi digital serta keterampilan guru dalam menggunakan media pembelajaran digital interaktif. Pendekatan kualitatif deskriptif diterapkan melalui pelatihan, observasi, wawancara, dan pendampingan langsung kepada guru-guru SD, dengan analisis data menggunakan model interaktif Miles Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik langsung meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan kepercayaan diri guru dalam mengoperasikan media digital seperti Wordwall, Baamboozzle, dan Puzzle.org, serta memengaruhi perubahan sikap dan kreativitas dalam mengajar. Guru mulai mengintegrasikan teknologi ke dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dan menunjukkan kesiapan yang lebih baik dalam menerapkan pembelajaran digital. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan pelatihan partisipatif efektif dalam membangun budaya digital di sekolah dasar. Kesimpulannya, peningkatan kompetensi digital guru dapat tercapai melalui pendampingan yang intensif dan berkelanjutan, namun keberlanjutan program membutuhkan dukungan pemerintah daerah dan lembaga pendidikan agar dampaknya dapat diperluas ke wilayah lain di Nusa Tenggara Timur.
PELATIHAN TEKNOLOGI ASISTIF BAGI FORUM TUNANETRA DI SURABAYA Arbi, Riski Prasetya; Beny, Acep Ovel Novari; Pamuji, Pamuji; Wagino, Wagino; Murtadlo, Murtadlo
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2206

Abstract

Assistive technology training aims to enhance the independence of visually impaired participants in accessing digital technology. This program focused on the use of screen readers (NVDA, JAWS, TalkBack) and community-based applications such as Be My Eyes. Using a pre-test and post-test design, 16 participants were involved. Results indicated an increase in the average score from 11.19 to 12.75 with a significance value of 0.005 and a large effect size. The training proved effective in improving participants’ knowledge, skills, and confidence. A follow-up program with advanced modules is recommended.ABSTRAKPelatihan teknologi asistif bertujuan meningkatkan kemandirian tunanetra Forum Tunanetra Surabaya dalam mengakses teknologi digital. Kegiatan ini berfokus pada penggunaan pembaca layar (NVDA, JAWS, TalkBack) dan aplikasi komunitas seperti Be My Eyes. Dengan desain pre-test dan post-test, pelatihan diikuti 16 peserta. Hasil menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 11,19 menjadi 12,75 dengan signifikansi 0,005 dan effect size besar. Pelatihan terbukti efektif meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri peserta. Program lanjutan direkomendasikan untuk memperkuat kemandirian dan inklusi digital.
Wanita Berdaya Keluarga Sejahtera: Peningkatan Kapasitas KWT Makmur Berkah dalam Mengembangkan Wahana Agroedukasi Melalui Implementasi Greenhouse dan Drip Irrigation Sunendar, Sunendar; Solekan, Muhamad; Verrysaputro, Exwan Andriyan; Budiyoko, Budiyoko; Lestari, Asrie Uny; Darmawan, Saffri Ardi
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2285

Abstract

This community service program aims to enhance the capacity of the Makmur Berkah Women Farmers Group (KWT) in Kutasari Village, Baturraden District, Banyumas Regency through the implementation of greenhouse and drip irrigation technologies as part of developing an agro-education center. The activity involved lecturers, volunteer agricultural instructors, and KWT members through participatory training that included counseling, demonstrations, hands-on practice, and mentoring. Evaluation was carried out using pre- and post-tests on participants’ knowledge and skills. The results showed an average increase of 55.4% in knowledge and 80% in practical skills. The collaboration between academics and volunteer instructors proved to be an effective model in strengthening the role of women farmers as drivers of sustainable agriculture and in realizing more prosperous families through modern, productive agricultural activities.ABSTRAKKegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Makmur Berkah di Desa Kutasari, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas melalui penerapan teknologi greenhouse dan sistem irigasi tetes (drip irrigation) sebagai bagian dari pengembangan wahana agroedukasi. Pelaksanaan kegiatan melibatkan dosen, penyuluh swadaya, dan anggota KWT dalam bentuk pelatihan partisipatif yang mencakup penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test terhadap aspek pengetahuan dan keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan sebesar 55,4% dan peningkatan keterampilan praktik mencapai 80%. Keberhasilan kolaborasi antara akademisi dan penyuluh swadaya menjadi model efektif dalam memperkuat peran wanita tani sebagai penggerak pertanian berkelanjutan serta mewujudkan keluarga yang lebih sejahtera melalui kegiatan produktif berbasis pertanian modern.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 6, No 2 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 1 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 5 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 4 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 3 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 2 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 6 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 5 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 4 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 3 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 2 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 1 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 6 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 5 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 4 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 3 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 2 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 1 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 6 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 5 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 4 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 3 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 2 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 1 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 1, No 2 (2021): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 1, No 1 (2021): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan More Issue