cover
Contact Name
Elan Jaelani
Contact Email
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Phone
+628157000699
Journal Mail Official
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Editorial Address
CV. Widina Media Utama Komp. Puri Melia Asri Blok C3 No. 17 Kec. Solokan Jeruk Kab. Bandung.
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Published by CV Widina Media Utama
ISSN : -     EISSN : 28083407     DOI : -
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan adalah jurnal dengan ISSN (2808-3407)Â yang dikelola oleh penerbit widina di bawah badan hukum CV. Widina Media Utama. Mempublikasikan artikel tentang kegiatan pengabdian kepada masyarakat di bidang pendidikan, sosial, pengembangan sumber daya manusia, kesehatan, Hukum, teknologi tepat guna, Pemberdayaan Masyarakat Perdesaan dan UMKM.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 599 Documents
PELATIHAN LAPORAN KEUANGAN BAGI UMKM BERBASIS SAK EMKM UNTUK PENGUATAN INOVASI DAN VALUE PROPOSITION DI KOTA METRO LAMPUNG Sari, Pipit Novila; Hasbullah, Hasbullah; Oktaria, Eka Travilta; Alie, Maria Septijantini; Isabella, Astrid Aprica; Safitri, Febri Dwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2266

Abstract

MSMEs in Metro City significantly contribute to the local GDP, but a major obstacle is the low literacy in structured accounting and financial management. This weakness prevents MSMEs from calculating accurate Cost of Goods Sold (COGS), which is essential for developing innovative products and determining a competitive Value Proposition. Objective: This community service activity aims to enhance the understanding and skills of Metro City MSMEs in preparing simple financial statements (based on SAK EMKM) and using this financial data as a strategic foundation for new product development and strengthening their value proposition. Methods: The method involved classical training followed by intensive one-month mentoring for 25 selected MSME actors in Metro Pusat District. The training focused on practicing transaction recording, preparing Income Statements, and cost analysis for COGS calculation. Evaluation was conducted through pre-tests and post-tests. Results: There was an average participant score increase of 48% from the pre-test to the post-test regarding the understanding of SAK EMKM and COGS. After mentoring, 85% of MSMEs were able to prepare monthly Income Statements and began using cost data to identify potential product differentiation and formulate a stronger value proposition (e.g., setting more competitive prices or adding value-added features). Conclusion: The training successfully transferred accounting knowledge and integrated it with business strategy, providing a solid financial foundation for Metro City MSMEs to achieve innovative product development and a superior value proposition.ABSTRAKUMKM di Kota Metro memiliki kontribusi signifikan terhadap PDB lokal, namun kendala utama yang dihadapi adalah rendahnya literasi akuntansi dan manajemen keuangan yang terstruktur. Kelemahan ini menghambat UMKM dalam menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP) yang akurat, yang merupakan dasar penting untuk pengembangan produk inovatif dan penentuan Proposisi Nilai (Value Proposition) yang kompetitif. Tujuan: Kegiatan PkM ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan UMKM Kota Metro dalam menyusun laporan keuangan sederhana (berbasis SAK EMKM) dan memanfaatkannya untuk inovasi produk serta penguatan value proposition. Metode: Metode yang digunakan adalah pelatihan klasikal yang dilanjutkan dengan pendampingan intensif selama satu bulan kepada 25 pelaku UMKM terpilih di Kecamatan Metro Pusat. Pelatihan difokuskan pada praktik pencatatan transaksi, penyusunan Laporan Laba Rugi, dan analisis biaya untuk menghitung HPP. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test. Hasil: Terjadi peningkatan rata-rata nilai peserta sebesar 48% dari hasil pre-test ke post-test terkait pemahaman SAK EMKM dan HPP. Setelah pendampingan, 85% UMKM mampu menyusun Laporan Laba Rugi bulanan dan mulai menggunakan data biaya untuk mengidentifikasi potensi diferensiasi produk dan merumuskan value proposition yang lebih kuat (misalnya, penentuan harga yang lebih kompetitif atau penambahan fitur bernilai tambah). Kesimpulan: Pelatihan ini berhasil mentransfer pengetahuan akuntansi dan mengintegrasikannya dengan strategi bisnis, memberikan landasan keuangan yang kokoh bagi UMKM Kota Metro untuk mencapai pengembangan produk inovatif dan value proposition yang unggul.
Pelatihan Expressive Art Counseling untuk Meningkatkan Keprofesionalan Guru Bimbingan dan Konseling Handayani, Puji Gusri; Taufik, Taufik; Putra, Febri Wandha; Fadli, Rima Pratiwi; Suri, Gusni Dian; Sari, Azmatul Khairiah; Febriani, Rahmi Dwi; Zola, Nilma; Hasan, Ikhwanul; Syahril, Putri Wie
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2194

Abstract

Mental health is very important for everyone, including students, for various reasons, especially in supporting the learning process and self-development. However, in reality, there are still many students who experience disturbed mental health, this is caused by: high academic pressure, bullying, lack of social support, family problems, use of technology and social media, hormonal changes, and lack of resources and professional support. Guidance and Counseling (BK) teachers are professionals in schools who will help students. However, BK teachers experience limited skills in helping students to overcome mental health. This is due to the difficulty in detecting student problems due to the lack of openness of students to BK teachers. Therefore, increasing openness by students to BK teachers can reduce and overcome mental health disorders. This community service aims to improve the counseling skills of BK teachers in implementing counseling services. The service method used is the ASSURE model. The results of community service are that BK teachers can understand the implementation and implement expressive art counseling for students. The implication is that BK teachers will practice it with students at school as a form of needs study effort, so that the Guidance and Counseling program can be implemented effectively.ABSTRAKKesehatan mental sangat penting bagi semua orang tak terkecuali bagi siswa karena berbagai alasan, terutama dalam mendukung proses pembelajaran dan pengembangan diri. Namun, pada kenyataannya masih banyak terdapat siswa yang mengalami kesehatan mental yang terganggu, hal ini disebabkan oleh; tekanan akademik yang tinggi, bullying, kurangnya dukungan sosial, masalah keluarga, penggunaan teknologi dan media sosial, perubahan hormonal, serta kurangnya sumber daya dan dukungan profesional. Guru Bimbingan dan Konseling (BK) merupakan tenaga professional di sekolah yang akan membantu siswa. Namun, guru BK mengalami keterbatasan keterampilan untuk membantu siswa untuk mengatasi kesehatan mental. Hal ini disebabkan sulitnya mendeteksi permasalahan siswa karena kurangnya keterbukaan siswa baik kepada Guru BK. Oleh karena itu, peningkatan keterbukaan oleh siswa kepada Guru BK dapat mengurangi dan mengatasi gangguan kesehatan mental. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan keterampilan konseling Guru BK dalam melaksanakan layanan konseling. Metode pengabdian yang digunakan adalah model ASSURE. Hasil pengabdian kepada Masyarakat bahwa guru BK dapat memahami pelaksanaan dan mengimplementasi expressive art counseling pada siswa. Implikasi Guru BK akan mempraktekannya kepada siswa di sekolah sebagai bentuk upaya studi kebutuhan, agar program Bimbingan dan Konseling dapat terlaksana dengan efektif.
Hilirisasi Produk Pertanian melalui Revitalisasi Mesin Produksi dan Pendampingan UMKM Keripik Berbasis PKK di Desa Ngindeng, Ponorogo Rahmat, Kristiawan Basuki; Al Manaanu, Yusuf; Hidayah, Akmal; Firmansyah, Muhammad Sholihin Muzaki; Rizqullah, Ghani; Abdillah, Ridho; Harris, Jaudat Iqbal
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2511

Abstract

This community service program aimed to reactivate the chip-producing MSMEs in Ngindeng Village, which had ceased operations due to equipment damage and limited technical skills among the local community. The approach employed was participatory assistance through two main stages: the revitalization of production machines that had been non-functional for six years until fully operational, and the transfer of knowledge through workshops and hands-on practice for the Family Welfare and Empowerment Group (PKK). The results demonstrated a significant increase in partner capacity, from initially being unable to produce to being able to operate the equipment and produce independently. In addition, a product brand identity and modern packaging design were developed, enhancing product competitiveness and market value. The program made a tangible contribution by transforming dormant assets into active production facilities while strengthening human resource capacity, serving as a foundation for village economic self-reliance based on local potential.ABSTRAKKegiatan pengabdian ini bertujuan mereaktivasi UMKM produksi keripik di Desa Ngindeng yang terhenti akibat kerusakan alat dan keterbatasan keterampilan teknis masyarakat. Pendekatan yang digunakan adalah pendampingan partisipatif melalui dua tahap utama, yaitu revitalisasi mesin produksi yang tidak beroperasi selama enam tahun hingga kembali berfungsi, serta transfer pengetahuan melalui lokakarya dan praktik langsung kepada kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas mitra yang signifikan, dari kondisi awal tidak mampu berproduksi menjadi mampu mengoperasikan alat dan menghasilkan produk secara mandiri. Selain itu, dihasilkan identitas merek dan desain kemasan modern yang meningkatkan daya saing dan nilai jual produk. Kegiatan pengabdian berkontribusi nyata dalam mentransformasi aset terbengkalai menjadi sarana produksi aktif serta memperkuat kapasitas sumber daya manusia sebagai fondasi kemandirian ekonomi desa berbasis potensi lokal.
Mengembangkan Mindset Entrepreneur Terhadap Mahasiswa Akhir di Surabaya Timur Hamida, Nurul Atik; Prihardini, Firna Maristha; Zainida, Maya Revanola; Arif, Miftakhul Ainun; Mubandari, Gayatri Putri; Anurahman, Datice
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2277

Abstract

Based on 2024 data from the Central Statistics Agency, the national open unemployment rate was recorded at 5.45%, with the largest contribution coming from high school and higher education graduates. This fact indicates a misalignment between educational outcomes and actual labor market demands. Responding to this condition, universities, through this program, are taking on a broader role, not only preparing students to enter the formal workforce but also building the capacity of graduates to create independent businesses through an entrepreneurial approach. The activities focused on providing applied experience and psychological encouragement, so students could recognize their personal potential, seize business opportunities, and have the courage to start their own businesses. The program was implemented using an educational approach, including material presentations, two-way discussions, and a question-and-answer forum. Participants focused on final-year students in East Surabaya. Evaluation of the program's effectiveness was conducted through qualitative analysis combined with a paired sample t-test. Findings showed an increase in entrepreneurial understanding after the program, marked by increased student confidence in starting a business (64.3%), an increase in concrete business ideas or plans (78.6%), and a shift in perspective on business risks (50%).ABSTRAKBerdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2024 mencatat bahwa angka pengangguran terbuka nasional berada pada level 5,45%, dengan kontribusi terbesar berasal dari kelompok lulusan sekolah menengah atas dan pendidikan tinggi. Fakta ini mengindikasikan belum selarasnya keluaran pendidikan dengan tuntutan aktual pasar tenaga kerja. Merespons kondisi tersebut, perguruan tinggi melalui program ini mengambil peran yang lebih luas, tidak sebatas menyiapkan mahasiswa untuk memasuki dunia kerja formal, tetapi juga membangun kapasitas lulusan agar mampu menciptakan usaha secara mandiri melalui pendekatan kewirausahaan. Kegiatan yang diselenggarakan difokuskan pada pemberian pengalaman aplikatif sekaligus dorongan psikologis, sehingga mahasiswa dapat mengenali potensi personal, menangkap peluang bisnis, dan memiliki keberanian untuk memulai usaha sendiri. Pelaksanaan program dilakukan menggunakan pendekatan edukatif berupa pemaparan materi, diskusi dua arah, serta forum tanya jawab. Peserta kegiatan difokuskan pada mahasiswa tingkat akhir di kawasan Surabaya Timur. Evaluasi efektivitas program dilakukan melalui analisis kualitatif yang dikombinasikan dengan uji paired sample t-test. Temuan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman kewirausahaan setelah kegiatan berlangsung, ditandai dengan naiknya kepercayaan diri mahasiswa untuk merintis usaha (64,3%), bertambahnya gagasan atau rencana bisnis yang konkret (78,6%), serta pergeseran cara pandang terhadap risiko usaha (50%).
Pemberdayaan Dosen, Himpunan Mahasiswa (Hima) Prodi Paud Universitas Mulia Balikpapan Dalam Akselerasi Implementasi Indikator PHBS Di Wilayah Rt 19 Kelurahan Sungai Nangka Kecamatam Balikpapan Selatan Purwanti, Sri; Vitriana, Bety; Merlina, Merlina; Norlaila, Norlaila; Maurellia, Cindy; Wahida, Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2274

Abstract

This community-service program aimed to raise the implementation of 12 Clean- and-Healthy-Life-Behavior (PHBS) indicators in RT 19, Sungai Nangka Village, South Balikpapan, where coverage was only 68.01 % of the 95 % national target. Using a collaborative-educative approach, lecturers and students of the Early- Childhood-Teacher-Education (PAUD) study program of Universitas Mulia accompanied residents through counseling, hands-on demonstrations, and behavioral-change monitoring. A participatory method was applied in stages: baseline survey, interactive education, proper-hand-washing practice, waste management, communal morning exercise, and a healthy-vegetable bazaar. The result was a significant improvement in PHBS practices, evidenced by winning first place in the city-level PHBS competition. The activity strengthened the university’s Tridharma role, built sustainable campus–community partnerships, and serves as a model for community-based health education. The program demonstrates that university, community collaboration effectively creates lasting healthy-behavior change.ABSTRAKProgram pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan implementasi 12 indikator Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di RT 19 Kelurahan Sungai Nangka, Balikpapan Selatan, yang capaiannya baru 68,01% dari target nasional 95%. Melalui pendekatan kolaboratif dan edukatif, dosen dan mahasiswa Prodi PAUD Universitas Mulia mendampingi warga dengan kegiatan penyuluhan, demonstrasi praktik, dan monitoring perubahan perilaku. Metode partisipatif diterapkan secara bertahap: survei awal, edukasi interaktif, praktik cuci tangan, pengelolaan sampah, senam massal, dan bazar sayur sehat. Hasilnya, terjadi peningkatan signifikan perilaku PHBS, dibuktikan dengan meraih Juara 1 Lomba PHBS tingkat Kota Balikpapan. Kegiatan ini memperkuat peran kampus dalam Tridharma, membangun kemitraan berkelanjutan dengan masyarakat, serta menjadi model pendidikan kesehatan berbasis komunitas. Program ini menunjukkan bahwa kolaborasi kampus-masyarakat efektif menciptakan perubahan perilaku hidup sehat yang berkelanjutan.
Pemasangan dan Perbaikan Instalasi PJU sebagai Upaya Peningkatan Penerangan Jalan di Kampung Prapatan Muni Desa Batujajar Kabupaten Bogor Ramadhan, Marshalin; Sunardi, Sunardi; Supriadi, Oky
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2448

Abstract

Inadequate street lighting conditions in rural areas have a direct impact on the safety, security, and comfort of community activities at night. In Batujajar Village, Cigudeg District, Bogor Regency, several road segments remain unpaved and are characterized by dark spots due to damaged or absent Public Street Lighting (PJU). This Community Service Program (PkM) aims to improve the quality of street lighting through the refurbishment and installation of PJU electrical systems, while also enhancing community understanding of PJU operation and maintenance. The implementation method consists of coordination with village authorities and local residents, analysis of existing conditions to determine priority locations, system design in accordance with the General Requirements for Electrical Installations (PUIL), installation and repair of PJU units, and evaluation through field observations and community questionnaires. The program successfully repaired three non-functioning PJU points and installed two new PSL units in areas that previously had no street lighting. All installations utilized standard poles, luminaires, and cables to enhance system reliability and service life. Evaluation results indicate a significant improvement in nighttime illumination levels, as well as increased community awareness regarding PJU operation and maintenance. Based on the questionnaire results, more than 80% of residents reported understanding basic PJU maintenance procedures after the program’s implementation. Overall, this activity generated positive impacts in the form of improved environmental safety, more efficient electricity utilization, and strengthened the role of Universitas Pamulang particularly the Electrical Engineering Study Program in community empowerment through the application of practical, field-based solutions.ABSTRAKKondisi penerangan jalan yang kurang memadai di wilayah pedesaan berdampak langsung pada aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan aktivitas masyarakat pada malam hari. Di Desa Batujajar, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, masih terdapat sejumlah ruas jalan belum beraspal dengan titik-titik gelap akibat kerusakan maupun ketiadaan Penerangan Jalan Umum (PJU). Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas penerangan jalan melalui peremajaan dan pemasangan instalasi listrik PJU sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pengoperasian dan pemeliharaan PJU. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahapan koordinasi dengan perangkat desa dan warga, analisis kondisi eksisting untuk penentuan titik prioritas, perancangan sistem instalasi sesuai standar PUIL, implementasi pemasangan dan perbaikan PJU, serta evaluasi melalui observasi lapangan dan kuesioner kepada masyarakat. Implementasi kegiatan berhasil memperbaiki 3 titik PJU yang sebelumnya tidak berfungsi dan memasang 2 titik PJU baru pada area jalan yang belum memiliki penerangan sama sekali. Seluruh instalasi menggunakan tiang, armatur, dan kabel standar guna meningkatkan keandalan dan umur pakai sistem. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan tingkat penerangan yang signifikan pada malam hari serta peningkatan pemahaman masyarakat terhadap operasional dan perawatan PJU. Berdasarkan hasil kuesioner, lebih dari 80% warga menyatakan memahami prosedur dasar pemeliharaan PJU setelah kegiatan berlangsung. Kegiatan ini memberikan dampak positif berupa peningkatan keselamatan lingkungan, efisiensi pemanfaatan listrik, serta penguatan peran perguruan tinggi Universitas Pamulang, khususnya Program Studi Teknik Elektro, dalam pemberdayaan masyarakat berbasis kebutuhan nyata di lapangan.
Santri Melek AI Rekonstruksi Mindset Digital Menuju Prestasi Belajar Unggul di MA Al-Ahliyah Bagus, Solihah; Luthfi, Taufik; Kholis, Mar’ahtul Azizah Bela Norma
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2570

Abstract

The rapid development of digital technology, particularly Artificial Intelligence (AI), has significantly transformed the field of education. However, the reality in Islamic schools and pesantren shows that many students remain passive users of technology, utilizing it mainly for entertainment rather than as a tool for learning. Through the program “Santri Al-Ahliyah Embracing AI: Reconstructing the Digital Mindset Towards Excellent Learning Achievement”, this community service project aims to foster a constructive digital mindset among students of MA Al-Ahliyah, enabling them to use AI wisely, productively, and ethically to enhance their academic performance. The program was implemented in three stages: socialization, training, and mentoring. The results indicate an improvement in students’ understanding of AI concepts, greater awareness of the importance of digital literacy, and increased motivation to integrate technology into learning activities while maintaining Islamic values. The satisfaction survey further revealed that most participants perceived the program as highly beneficial, giving high appreciation to the facilitators in terms of mastery of the material, systematic delivery, provision of relevant examples, and encouragement of active participation. This program demonstrates that reconstructing the digital mindset in pesantren can effectively strengthen students’ capacity to face the challenges of the Industrial Revolution 4.0 and Society 5.0.Abstrak Perkembangan teknologi digital, khususnya Artificial Intelligence (AI), membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. Namun, realitas di madrasah dan pesantren menunjukkan bahwa santri masih cenderung menjadi pengguna pasif teknologi, lebih banyak memanfaatkannya untuk hiburan daripada pembelajaran. Melalui program “Santri Al-Ahliyah Melek AI: Rekonstruksi Mindset Digital Menuju Prestasi Belajar yang Unggul”, kegiatan pengabdian ini bertujuan membangun mindset digital santri MA Al-Ahliyah agar bijak, produktif, dan etis dalam memanfaatkan AI untuk mendukung prestasi belajar. Metode kegiatan dilakukan melalui tiga tahap: sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan pemahaman santri mengenai konsep AI, kesadaran akan pentingnya literasi digital, serta munculnya motivasi baru untuk mengintegrasikan teknologi dalam kegiatan belajar tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman. Hasil survei kepuasan juga menggambarkan bahwa mayoritas peserta menilai kegiatan sangat bermanfaat, dengan apresiasi tinggi terhadap fasilitator dalam penguasaan materi, penyampaian yang sistematis, pemberian contoh konkret, serta mendorong partisipasi aktif. Program ini membuktikan bahwa rekonstruksi mindset digital di pesantren dapat memperkuat kapasitas santri menghadapi era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0. 
Peningkatan Keseimbangan Fisik Lansia dengan Virtual Reality di Komunitas Lansia Yayasan Senior Madani Sugathot, Aan Ika; Lathifah, Witri; Andriani, Githa; Meisatama, Herta; Putri, Meila Nurlita Maulida
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2322

Abstract

Aging process contributes to gradual deterioration of sensorimotor function including somatosensory, vestibular, and visual systems which increases the likelihood of balance impairment and falls among older adults. This underscores the urgency of conducting systematic balance assessments and implementing targeted interventions. This community engagement program aimed to evaluate the static balance of older adults using the Romberg Test and to enhance balance ability through Virtual Reality (VR) based training within the Social Club Indonesia community. The program involved coordination with the Senior Madani Foundation, baseline assessment of postural stability, and dynamic balance exercises using VR tennis as a multisensory activity. Twenty-five older adults participated in the program. Romberg Test findings revealed that 18 participants maintained stability with eyes open, whereas only 5 remained stable with eyes closed, while the others demonstrated slight sway progressing to instability. That is indicating reliance on visual input and reduced sensorimotor integration. After three VR training sessions, notable improvements were observed: 20 participants showed better stability with eyes open, and 12 demonstrated improved balance with eyes closed, while the remaining participants continued to experience mild sway to instability. VR training elicited highly positive feedback; participants reported increased confidence, enjoyment, and willingness to move compared to traditional exercises. The activity also fostered social engagement and intrinsic motivation, demonstrated by participants’ interest in acquiring VR devices and seeking physiotherapy services that incorporate digital technologies. Overall, the program successfully improved participants’ training experience, enhanced social interaction, and raised awareness of the importance of continuous balance training for fall prevention in older adults.ABSTRAKPenuaan berdampak pada penurunan fungsi sensorimotor, meliputi sistem somatosensorik, vestibular, dan visual, yang berkontribusi terhadap meningkatnya risiko gangguan keseimbangan dan jatuh pada lansia. Kondisi ini menegaskan perlunya penilaian dan intervensi keseimbangan sebagai langkah preventif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan menilai kemampuan keseimbangan statis lansia menggunakan Romberg Test serta meningkatkan stabilitas postural melalui latihan berbasis Virtual Reality (VR) di komunitas lansia Social Club Indonesia. Metode mencakup koordinasi dengan pengurus Yayasan Senior Madani, pelaksanaan pengukuran awal Romberg Test, dan pemberian latihan keseimbangan dinamis menggunakan permainan tenis virtual sebagai stimulasi multisensorik. Sebanyak 25 lansia terlibat sebagai peserta. Hasil awal menunjukkan 18 peserta stabil dengan mata terbuka, namun hanya 5 peserta stabil saat mata tertutup, sedangkan sebagian lainnya mengalami goyangan ringan hingga tidak stabil. Setelah tiga sesi latihan VR, terjadi peningkatan nyata: 20 peserta menunjukkan stabilitas lebih baik pada kondisi mata terbuka dan 12 peserta mengalami perbaikan keseimbangan pada kondisi mata tertutup, sedangkan sisanya masih goyang ringan hingga tidak stabil. Respons peserta terhadap latihan VR sangat positif, ditandai meningkatnya kepercayaan diri, motivasi gerak, serta kenyamanan selama sesi latihan dibanding metode konvensional. Selain manfaat fisik, interaksi sosial antar peserta semakin kuat, bahkan beberapa peserta menyatakan minat untuk memiliki perangkat VR dan mengakses layanan fisioterapi berbasis teknologi. Program ini terbukti efektif meningkatkan pengalaman latihan, kesadaran kesehatan, dan keseimbangan fungsional lansia.
Kampanye “Saring Sebelum Sharing” sebagai Upaya Penguatan Literasi Digital Muslimah Aisyiyah di Palu Barat Romadon, Mochammad Muchlis; Salwa, Novita; Bhakti B, Fachri Kurnia; Mardiah, Mardiah; Munarif, Munarif
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2340

Abstract

The rapid development of digital technology has transformed patterns of communication and information dissemination within society, including religious communities. While digital media facilitate easy access to information, they also increase the spread of misinformation, disinformation, and hoaxes. This condition highlights the urgent need to strengthen digital literacy and information ethics so that communities can manage information critically and responsibly. This article aims to describe the implementation and impact of a community service program focused on strengthening digital literacy and information ethics among Muslimah Aisyiyah study groups in Palu Barat District through the Saring Sebelum Sharing campaign. The program employed the Participatory Learning and Action (PLA) approach, positioning participants as active subjects in the learning process through educational, dialogical, and hands-on activities. The program was conducted through several sessions, including raising awareness of the urgency of digital literacy, identifying linguistic characteristics of hoaxes, reinforcing information ethics from an Islamic perspective through the principle of tabayyun, and providing training in information verification and the identification of artificial intelligence–based manipulation. The results indicate a significant improvement in participants’ knowledge, attitudes, and skills in filtering, evaluating, and sharing digital information wisely. This program demonstrates that a participatory approach integrated with Islamic values is effective in fostering a culture of critical, ethical, and responsible digital literacy.ABSTRAKPerkembangan teknologi digital telah mengubah pola komunikasi dan penyebaran informasi di masyarakat, termasuk dalam komunitas keagamaan. Kemudahan akses informasi melalui media sosial dan aplikasi pesan instan turut meningkatkan risiko penyebaran misinformasi, disinformasi, dan hoaks. Kondisi ini menuntut penguatan literasi digital dan etika informasi agar masyarakat mampu mengelola informasi secara kritis dan bertanggung jawab. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan dan dampak program pengabdian masyarakat berupa penguatan literasi digital dan etika informasi bagi Muslimah Pengajian Aisyiyah di Kecamatan Palu Barat melalui kampanye Saring Sebelum Sharing. Metode yang digunakan adalah Participatory Learning and Action (PLA) yang menempatkan peserta sebagai subjek aktif dalam proses pembelajaran melalui kegiatan edukatif, dialogis, dan praktik langsung. Program dilaksanakan melalui beberapa sesi, meliputi peningkatan kesadaran urgensi literasi digital, pengenalan ciri kebahasaan hoaks, penguatan etika informasi dalam perspektif Islam melalui prinsip tabayyun, serta pelatihan verifikasi informasi dan pengenalan manipulasi berbasis kecerdasan buatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan, sikap, dan keterampilan peserta dalam menyaring, mengevaluasi, dan menyebarkan informasi digital secara bijak. Program ini membuktikan bahwa pendekatan partisipatif yang terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman efektif dalam membangun budaya literasi digital yang kritis, etis, dan bertanggung jawab.
Pemanfaatan Limbah Perkotaan sebagai Media Tanam untuk Mendukung Pertanian Urban di Kota Kendari Alam, Syamsu; Yunus, Lukman; Hasan, Asmar; Arif, La Ode Kasno; Rejeki, Sri; Anas, Arsy Aysyah; Febriyanto, Febriyanto; Iskandar, Iskandar
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2364

Abstract

Kendari City faces a serious problem related to the accumulation of organic and inorganic waste generated from household waste and market waste that has not been optimally utilized. This condition not only has a negative impact on the environment but also ignores potential that could actually be utilized and has economic value. Based on this, Community Service (PKM) activities integrated with thematic KKN are carried out to realize urban agricultural practices based on a circular economy. The objective of the activity was to increase community awareness and skills in managing waste as a planting medium to support urban farming practices. The results of the activity showed a 35% increase in community knowledge after socialization and training on waste utilization, starting from sorting, cleaning, modification, and filling the media so that it is ready for planting. The utilization of inorganic waste not only reduces the volume of urban waste but can also increase urban agricultural productivity. This activity successfully built synergy between the community, students, and academics in creating an environmentally friendly urban farming system. As a follow-up, the program will be developed into a training center for waste utilization and processing at the village level to expand the program's impact and sustainability.ABSTRAKKota Kendari menghadapi permasalahan serius terkait penumpukan limbah baik organik maupun anorganik yang dihasilkan dari sampah rumah tangga dan sisa pasar yang belum termanfaatkan secara optimal. Kondisi ini tidak hanya menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan, tetapi juga mengabaikan potensi yang sebenarnya dapat dimanfaatkan dan bernilai ekonomis. Berdasarkan hal tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) terintegrasi KKN tematik dilaksanakan untuk mewujudkan praktek pertanian urban berbasis ekonomi sirkular. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam mengelola limbah menjadi media penanaman dalam mendukung praktek pertanian urban. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat sebesar 35% setelah sosialisasi dan pelatihan pemanfaatan limbah mulai dari pemilahan, pembersihan, modifikasi hingga pengisian media agar siap ditanami. Pemanfaatan limbah anorganik selain mampu menekan volume sampah perkotaan juga dapat meningkatkan produktivitas pertanian urban. Kegiatan ini berhasil membangun sinergi antara masyarakat, mahasiswa, dan akademisi dalam menciptakan sistem pertanian urban yang ramah lingkungan. Sebagai tindak lanjut, program akan dikembangkan menjadi pusat pelatihan pemanfaatan dan pengolahan limbah di tingkat kelurahan guna memperluas dampak dan keberlanjutan kegiatan.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 6, No 2 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 1 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 5 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 4 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 3 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 2 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 6 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 5 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 4 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 3 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 2 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 1 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 6 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 5 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 4 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 3 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 2 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 1 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 6 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 5 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 4 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 3 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 2 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 1 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 1, No 2 (2021): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 1, No 1 (2021): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan More Issue