cover
Contact Name
Elan Jaelani
Contact Email
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Phone
+628157000699
Journal Mail Official
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Editorial Address
CV. Widina Media Utama Komp. Puri Melia Asri Blok C3 No. 17 Kec. Solokan Jeruk Kab. Bandung.
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Published by CV Widina Media Utama
ISSN : -     EISSN : 28083407     DOI : -
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan adalah jurnal dengan ISSN (2808-3407)Â yang dikelola oleh penerbit widina di bawah badan hukum CV. Widina Media Utama. Mempublikasikan artikel tentang kegiatan pengabdian kepada masyarakat di bidang pendidikan, sosial, pengembangan sumber daya manusia, kesehatan, Hukum, teknologi tepat guna, Pemberdayaan Masyarakat Perdesaan dan UMKM.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 599 Documents
Pendampingan Strategi dan Kelayakan Bisnis Serendipity Elysian Serendipity Elysian Business Strategy and Feasibility Assistance Hidayat, Taufik; Yahya, Adibah; El Muiz, Najmi Tsania; Andri, Hendri Kartika; Kamela, Hurian
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2139

Abstract

The growth of the accessories market demands brands that are able to provide high-quality, trendy products at competitive prices. This business model is designed to address this gap. The objective of this activity is to formulate and validate a strategic and competitive Business Model Canvas (BMC) for accessories brands that focus on balancing premium quality and affordable prices. The methods used were problem identification, interviews, training and mentoring in the form of NIB creation, SWOT analysis, and model design through a nine-block BMC analysis. The results of the activities show that the partners are considered viable businesses, having obtained business licences and being able to compile SWOT and BMC analyses that can encourage business growth and sustainability.ABSTRAKPertumbuhan pasar aksesoris menuntut adanya merek yang mampu menyediakan produk berkualitas tinggi dan trendi dengan harga yang kompetitif. Model bisnis ini dirancang untuk mengatasi kesenjangan tersebut. Tujuan kegiatan Merumuskan dan memvalidasi Business Model Canvas (BMC) yang strategis dan berdaya saing untuk merek aksesoris yang berfokus pada keseimbangan antara mutu (premium quality) dan keterjangkauan harga (affordable price). Metode yang digunakan yaitu identifikasi masalah, wawancara, pelatihan dan pendampingan berupa pembuatan NIB, analisis SWOT, dan perancangan model dilakukan melalui analisis sembilan blok BMC. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra dinilai sebagai usaha yang layak dengan mendapatkan legalitas usaha, serta dapat menyusun analisis SWOT dan BMC yang dapat mendorong pertumbuhan dan keberlanjutan usaha. 
Strategi Inovasi Kemasan Teh Hijau Zaenx Makmur untuk Meningkatkan Daya Saing dan Kualitas Produk Suhada, Wiwin; Muharom, Ibnu Fajar; Lutviani, Rani; Lesmana, Nurul Fadilah; Zahra, Adzkya Salsabila; Ramadhan, Alfina; Kurniawan, M. Imam; Latifah, Ainun
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 5 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i5.2240

Abstract

This community service program aims to develop and implement packaging innovation strategies for Zaenx Makmur green tea products to increase market competitiveness and improve product quality. Through innovative approaches in packaging design, the use of environmentally friendly materials, and modern packaging technology, it is hoped that this will attract consumer interest and optimally maintain the freshness and quality of green tea. This activity involved training for business actors and testing the effectiveness of packaging innovation on consumer perceptions and sales levels. The results of this activity showed that attractive and informative packaging innovation not only improves product image but also has a positive effect on increasing marketing and perceptions of the quality of Zaenx Makmur green tea. Through training and mentoring in environmentally friendly packaging design, the results obtained were that packaging innovation increased consumer purchasing interest by 40% and sales by 30%. This program demonstrated that informative and sustainable packaging effectively strengthens brand image and expands the local market.ABSTRAKPengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan dan menerapkan strategi inovasi kemasan pada produk teh hijau Zaenx Makmur guna meningkatkan daya saing pasar serta memperbaiki kualitas produk. Melalui pendekatan inovatif dalam desain kemasan, penggunaan bahan ramah lingkungan, dan teknologi pengemasan modern, diharapkan mampu menarik minat konsumen serta menjaga kesegaran dan mutu teh hijau secara optimal. Kegiatan ini melibatkan pelatihan kepada pelaku usaha dan pengujian keefektifan inovasi kemasan terhadap persepsi konsumen dan tingkat penjualan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa inovasi kemasan yang menarik dan informatif tidak hanya meningkatkan citra produk, tetapi juga berpengaruh positif terhadap peningkatan pemasaran dan persepsi kualitas teh hijau Zaenx Makmur. Melalui pelatihan dan pendampingan dalam desain kemasan ramah lingkungan, diperoleh hasil bahwa inovasi kemasan meningkatkan minat beli konsumen sebesar 40% dan penjualan 30%. Program ini menunjukkan bahwa kemasan informatif dan berkelanjutan efektif memperkuat citra merek dan memperluas pasar lokal.
Optimalisasi Peran Tenaga Pendidik Dalam Deteksi Awal Gangguan Komunikasi dan Menelan pada Anak Berkebutuhan Khusus Husadani, Rizki; Wiliyanto, Dian Atnantomi; Putra, Sinar Perdana
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2182

Abstract

Children with special needs are children who experience obstacles in physical, motoric, intellectual, social and emotional development. Children with special needs consist of children with visual, hearing, intellectual, physical and motoric disabilities, autism spectrum disorder, ADHD and multiple disabilities. This community service aims to provide additional insight to teachers about the characteristics of children who experience communication and swallowing problems at school age in children with special needs. This is an effort to optimize the role of educators in early detection. The target of this community service is educators at the Adi Waluyo Karanganyar Foundation Special Needs School. The method used in this community service starts from activity preparation, activity implementation and activity evaluation by measuring the knowledge of educators about early detection of children with special needs who experience communication and swallowing disorders using a pre-post test. The result of this community service is an increase in educators' knowledge after conducting socialization about early detection of communication and swallowing disorders in children with special needs.ABSTRAKAnak berkebutuhan khusus merupakan anak yang mengalami hambatan dalam perkembangan fisik, motorik, intelektual, sosial dan emosional. Anak berkebutuhan terdiri dari anak hambatan penglihatan, pendengaran, intelektual, fisik dan motorik, autism spectrum disorder, ADHD dan majemuk. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan tambahan wawasan kepada guru tentang karakteristik anak yang mengalami permasalahan komunikasi dan menelan pada usia sekolah pada anak berkebutuhan khusus. Hal tersebut sebagai upaya optimalisasi peran dari tenaga pendidik dalam deteksi awal. Target sasaran pengabdian ini adalah tenaga pendidik di SLB Yayasan Adi Waluyo Karanganyar. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini mulai dari persiapan kegiatan, pelaksanaan kegiatan dan evaluasi kegiatan dengan mengukur pengetahuan tenaga pendidik tentang deteksi awal anak berkebutuhan khusus yang mengalami gangguan komunikasi dan menelan menggunakan pre-post test. Hasil pengabdian ini adalah 18 guru mengalami peningkatan nilai pre-test ke post-test. Mean Rank adalah sebesar 9,50, sedangkan rangking positif atau sum of ranks adalah sebesar 171,00. Dengan demikian, ada pengaruh sosialisasi terhadap pengetahuan tenaga pendidik tentang deteksi awal gangguan komunikasi dan menelan pada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).
PENINGKATAN KOPETENSI MAHASISWA DAN PETERNAK IKAN MELALUI PELATIHAN DASAR PRAKTIK PENYUNTIKAN HORMON OVAPRIM PADA IKAN LELE (Clarias sp.) Nurhasan, Nurhasan; Yusapri, Andi; Hafiz, Ahmad; Kadir, Abdul; Indrawan, Faldi Gusti; Pangestu, Indra Wahyudi Tri; Radiramadhan, Muhammad; Azizi, Tiara
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2158

Abstract

The use of Ovaprim hormone in catfish breeding is one of the artificial reproduction technologies (induced breeding) that has proven effective in enhancing the quality and quantity of fish seeds. This community service activity aims to provide education and practical training to students and catfish farmers on the proper and efficient techniques for administering Ovaprim hormone injections. The activity was conducted at the Aquaculture Laboratory of Indragiri Islamic University, which serves as a center for fish farming education. The method used in the injection practice was an experimental approach that included direct demonstrations and technical assistance. After the training, participants showed an increased understanding in selecting mature gonad breeders and correctly administering hormone injections. The results of the spawning demonstrated an average success rate exceeding 80%, with a production volume of seeds that showed an increase compared to natural methods. Several fish farmers stated that after this activity, they felt more confident in conducting their own spawning and began to innovate with more efficient pond systems and hatching techniques. Through practical training and assistance, both students and fish farmers acquired new technical knowledge, such as how to select fish breeders ready for spawning, proper injection techniques, egg and larva handling, water quality management, and pond sanitation. This has helped farmers become more independent and professional in running their aquaculture businesses. It is hoped that similar activities can be conducted continuously so that this technology can be widely adopted to enhance aquaculture productivity and the welfare of fish farmers.ABSTRAKPenggunaan hormon ovaprim dalam pembenihan ikan lele merupakan salah satu teknologi reproduksi buatan (Induced breeding) yang terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas benih. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan praktis kepada mahasiswa dan peternak ikan lele mengenai teknik penyuntikan hormon ovaprim secara tepat dan efisien. Kegiatan ini dilakukan di Laboratorium Budidaya Perairan Universitas Islam Indragiri yang merupakan sentra edukasi budidaya ikan. Metode yang digunakan dalam praktik penyuntikan yaitu metode eksperimen meliputi demonstrasi langsung dan pendampingan teknis. Setelah pelatihan dilakukan peserta menunjukkan peningkatan pemahaman dalam memilih induk matang gonad dan melakukan penyuntikan hormon dengan benar. Hasil pemijahan memperlihatkan bahwa tingkat keberhasilan rata-rata melebihi 80%, dengan jumlah produksi benih mencapai (jumlah rata-rata) yang menunjukkan peningkatan dibandingkan dengan metode alami. Beberapa peternak ikan menyatakan bahwa setelah kegiatan ini mereka lebih percaya diri melakukan pemijahan sendiri dan mulai berinovasi dengan sistem kolam dan penetasan yang lebih efisien. Melalui pelatihan praktis dan pendampingan mahasiswa dan peternak ikan memperoleh pengetahuan teknis baru seperti cara memilih induk ikan yang siap pijah, teknik penyuntikan hormon secara tepat, penanganan telur dan larva, manajemen kualitas air dan sanitasi kolam. Hal ini membantu peternak menjadi lebih mandiri dan profesional dalam menjalankan usaha budidaya. Diharapkan kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan agar teknologi ini dapat diadopsi secara luas untuk meningkatkan produktivitas budidaya dan kesejahteraan peternak ikan.
Edukasi dan Pendampingan Pembuatan Inovasi Eco Enzyme KWT Tunas Mandiri Nurdiani, Ulfah; Karim, Akhmad Rizqul; Mandamdari, Alpha Nadeira; Utami, Dewanti Risa; Saputro, Wahyu Adhi
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2179

Abstract

The purpose of this community service activity is to provide education and assistance in making eco-enzymes, one of the benefits of which is as an organic fertilizer. This is based on one of the active women's farmer groups in Banyumas, namely KWT Tunas Mandiri, regarding the problem experienced, namely the still low utilization of waste around KWT Tunas Mandiri. Participants in this community service activity were 15 members of KWT Tunas Mandiri and the activity was carried out in June 2025. The method applied in this community service activity is service learning which includes five stages of community service activities from preparation to evaluation. The initial stage is conducting a problem survey, then continued to prepare appropriate solutions and continued with education through socialization and counseling until it ends with direct practice activities for making eco-enzymes. Based on the results of community service activities, there has been an increase in knowledge and skills about making eco-enzymes for KWT Tunas Mandiri. The participants of the community service activity have also been able to practice making them independently at their respective homes. This is also proven by an increase in knowledge from the results of the pre-test and post-test which increased by 20%.ABSTRAKTujuan kegiatan pengabdian ini adalah memberikan edukasi dan pendampingan pembuatan eco-enzyme yang memiliki manfaat salah satunya sebagai pupuk organik. Hal ini didasarkan pada salah satu kelompok wanita tani yang aktif di Banyumas adalah KWT Tunas Mandiri mengenai permasalahan yang dialami yaitu masih rendahnya pemanfaatan sampah yang ada di sekitar KWT Tunas Mandiri. Peserta kegiatan pengabdian ini adalah anggota KWT Tunas Mandiri sejumlah 13 orang dan pelaksanaan kegiatan dilakukan pada Bulan Juni Tahun 2025. Metode yang diterapkan dalam kegiatan pengabdian ini adalah service learning yang meliputi lima tahapan kegiatan pengabdian dari persiapan hingga evaluasi. Tahapan awal adalah melakukan survey permasalahan kemudian dilanjutkan menyiapkan solusi yang tepat dan dilanjutkan dengan edukasi dengan cara sosialisasi dan penyuluhan hingga diakhiri dengan kegiatan praktik langsung pembuatan eco enzyme. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan tentang pembuatan eco enzyme bagi KWT Tunas Mandiri. Para peserta kegiatan pengabdian juga sudah bisa melakukan praktik pembuatan secara mandiri di rumah masing-masing. Hal ini juga terbukti bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dari hasil pre-test dan post-test yang mengalami kenaikan sebesar 20%.
Peningkatan Kompetensi Digitalisasi Pelaku UMKM pada Forum UMKM Cikarang Pusat Yuningsih, Nining; Mardiputra, Ilham Muhammad; Hidayati, Rika Nur; Ramdani, M R Rafli
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2127

Abstract

Increasing the competence of MSME players in the Bekasi Regency area needs to be improved in the digital era. One of the challenges for the Cikarang Centre MSME Forum is the lack of understanding of the importance of digital-based business management. The purpose of this training is to enhance the knowledge and practical skills of MSME players, enabling them to adopt digital technology in managing HR, particularly in the context of e-commerce. This activity involved 15 participants at Balai Deas Cikarang Pusat. The results of the activity showed a significant increase in the understanding of e-commerce, especially Product Search Engine Optimisation and Product Photos. thus successfully changing the level of confidence and ability of MSME implementation from the phase of knowing to mastering the basics of digital operations. The implication of the activity is expected to be sustainable, facilitating the adoption of technologies such as Artificial Intelligence (AI) in creating product photos and preparing MSMEs to enter a more advanced stage of innovation.ABSTRAKPeningkatan kompetensi pelaku UMKM di wilayah Kabupaten Bekasi perlu ditingkatkan dalam menghadapi era digital. Salah satu yang menjadi tantangan pada Forum UMKM Cikarang Pusat adalah kurangnya pemahaman yang penting dalam me manage usaha berbasis digital. Tujuan dari pelatihan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis pelaku UMKM agar mampu mengadopsi teknologi digital dalam mengelola SDM terutama mengenai e-commerce. Kegiatan ini melibatkan 15 peserta di Balai Desa Cikarang Pusat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan pada pemahaman e-commerce, terutama Search Engine Optimization Produk dan Foto Produk. sehingga berhasil mengubah tingkat kepercayaan dan kemampuan implementasi UMKM dari fase mengenal menjadi menguasai dasar-dasar operasional digital. Implikasi kegiatan diharapkan dapat berkelanjutan atas adopsi teknologi seperti Artificial Intelligence (AI) dalam pembuatan foto produk yang juga diperkenalkan, dan mempersiapkan UMKM untuk memasuki tahap inovasi yang lebih maju.
Digitalisasi Eduwisata dan Peternakan Rakyat sebagai Model Pemberdayaan Masyarakat di Desa Muntang Aldo, Dasril; Kurniawat, Ajeng Dyah; Anwar, Toni; Mulyani, Sri; Fathan, Faizal Burhani Ulil; Al Faiz, M. Hanif; Maulana, Ihsan; An-Naayif, Hanief Taqiyuddien Adz-Dzaky
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2281

Abstract

This community service program aims to transform Muntang Village, Kemangkon District, Purbalingga Regency into a digital-based literacy and people’s livestock education center. The activities were carried out through seven stages: needs assessment, socialization, digital system development, training on production and financial SOPs, implementation of an integrated system, mentoring, and sustainability evaluation. The results indicate significant improvements in management capacity, digital promotion, and financial efficiency. The implementation of production SOPs reached 100%, financial recording accuracy improved by 95%, community participation increased by 40%, and digital promotion activities grew by 200%. A satisfaction survey recorded an average score of 4.72 (very satisfied category). This program successfully established a community empowerment model based on digital literacy and appropriate technology that can be replicated in other villages toward a Smart Eduwisata Village.ABSTRAKProgram pengabdian ini bertujuan untuk mentransformasi Desa Muntang, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga menjadi pusat eduwisata literasi dan peternakan rakyat berbasis digital. Kegiatan dilaksanakan melalui tujuh tahapan, meliputi observasi kebutuhan, sosialisasi, pengembangan sistem digital, pelatihan SOP produksi dan keuangan, penerapan sistem terintegrasi, pendampingan, serta evaluasi keberlanjutan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan terhadap kapasitas manajemen, promosi digital, dan efisiensi keuangan komunitas. Penerapan SOP produksi mencapai 100%, akurasi pencatatan keuangan meningkat 95%, partisipasi masyarakat naik 40%, dan aktivitas promosi digital tumbuh hingga 200%. Survei kepuasan masyarakat memperoleh skor rata-rata 4,72 (kategori sangat puas). Program ini berhasil membangun model pemberdayaan masyarakat berbasis literasi digital dan teknologi tepat guna yang berpotensi direplikasi di desa lain menuju Smart Eduwisata Village.
DIVERSIFIKASI PRODUK PANGAN LOKAL: INOVASI PENGOLAHAN BUAH “SALACCA ZALACCA” MENJADI ASINAN UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT DESA BUNTU PANE Syofra, Anil Hakim; Mapilindo, Mapilindo; Silaen, Nova Eliza; Pane, Siti Aminah; Pratiwi, Diah; Nurfadillah, Siti
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2159

Abstract

Food diversification based on local potential is an important strategy to increase the added value of agricultural products and support community food security. This research aims to analyze the process of processing Salacca zalacca fruit into saltan and review the economic potential of the community through training based on product innovation. The research method uses a qualitative descriptive approach through training activities and evaluation of community skills. The research results showed an increase in participants' skills from 30% to 90% in the technique of making pickles and an increase in understanding of the creative economy up to 90%. Salak salted products have the potential to become regional superior products with longer shelf life and higher selling value.ABSTRAKDiversifikasi pangan berbasis potensi lokal merupakan strategi penting untuk meningkatkan nilai tambah hasil pertanian dan mendukung ketahanan pangan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pengolahan buah Salacca zalacca menjadi asinan serta meninjau potensi ekonomi masyarakat melalui pelatihan berbasis inovasi produk. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui kegiatan pelatihan dan evaluasi keterampilan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keterampilan peserta dari 30% menjadi 90% dalam teknik pembuatan asinan dan peningkatan pemahaman ekonomi kreatif hingga 90%. Produk asinan salak berpotensi menjadi produk unggulan daerah dengan daya simpan lebih lama dan nilai jual yang lebih tinggi.
Pelatihan Tahsin dan Tartil dengan Metode Al-Barqi sebagai Upaya Optimalisasi Literasi Al-Qur’an di MI Nurunnajah Kota Jambi Sholiha, Mar’atun; Arief, Hidayatul; Vahlepi, Sahrizal; Helty, Helty; Harianto, Neldi
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2148

Abstract

This community service program aims to optimize Qur’anic literacy at MI Nurunnajah, Jambi City, through Tahsin and Tartil training based on the Al-Barqi Method. The training was carried out participatively through three stages: socialization, hands-on practice, and implementation observation. The program focused on improving the competence of Qur’an teachers to apply the visual, auditory, and kinesthetic (VAK) approach in teaching. The results showed a 25% increase in teachers’ skills in applying the Al-Barqi Method, as well as a significant improvement in students’ motivation and fluency in reading the Qur’an. Teachers became more confident and creative, while students showed greater enthusiasm and accuracy in pronouncing Arabic letters. This program also strengthened collaboration between the Islamic school and the university in improving the quality of Islamic education. The novelty of this activity lies in the application of the Al-Barqi Method within a service-learning framework oriented toward the collaborative empowerment of madrasa teachers.ABSTRAKKegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan literasi Al-Qur’an di MI Nurunnajah Kota Jambi melalui pelatihan tahsin dan tartil berbasis Metode Al-Barqi. Pelatihan dilakukan secara partisipatif melalui tiga tahap, yaitu sosialisasi, praktik langsung, dan observasi penerapan. Program ini difokuskan pada peningkatan kompetensi guru Al-Qur’an agar mampu menerapkan pendekatan visual, auditori, dan kinestetik (VAK) dalam pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan guru dalam penggunaan metode Al-Barqi sebesar 25%, serta peningkatan motivasi dan kelancaran membaca Al-Qur’an siswa secara signifikan. Guru menjadi lebih percaya diri dan kreatif, sementara siswa lebih antusias dan tepat dalam pelafalan huruf hijaiyah. Program ini juga memperkuat kolaborasi antara madrasah dan perguruan tinggi dalam peningkatan mutu pendidikan Islam. Kebaruan kegiatan ini terletak pada penerapan Metode Al-Barqi dalam skema service learning yang berorientasi pada pemberdayaan guru madrasah secara kolaboratif.
Pelestarian Lacak sebagai Warisan Budaya Melayu Jambi di Desa Teluk, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batanghari Jambi Fatonah, Fatonah; Hudaya, Padhil; Defrianti, Denny; Rahman, Abd; Siregar, Isrina; Resiyani, Wulan; Bahri, Zainul
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2178

Abstract

Lacak is one of the unique cultural heritages of the Malay people of Jambi, possessing high historical and philosophical value. Its existence is not only a symbol of regional pride, but also reflects the identity of the Malay people, who uphold the values of honor and wisdom. However, amid the tide of modernization and changing lifestyles among the younger generation, interest in learning about and preserving traditional cultures such as lacak is declining. Based on these issues, a team of lecturers from the University of Jambi carried out a community service activity with the theme “Preservation of Lacak as a Cultural Heritage of the Malay People of Jambi” which was held on October 4, 2025, in Teluk Village, Pemayung District, Batanghari Regency. This activity included training in making lacak, guided by Jambi cultural expert Zainul Bahri, and attended by local school children and teenagers. In addition to the training, a cultural quiz was held on lacak and historical figures of Jambi, such as Sultan Thaha Saifuddin and Raden Mattaher. The results of the activity showed an increase in participants' knowledge about the meaning and form of lacak, as well as a growing enthusiasm for preserving local culture. This activity successfully served as an educational and recreational means of strengthening the cultural identity of the Teluk Village community.ABSTRAKLacak merupakan salah satu warisan budaya khas Melayu Jambi yang memiliki nilai historis dan filosofis tinggi. Keberadaannya tidak hanya menjadi simbol kebanggaan identitas daerah, tetapi juga mencerminkan jati diri masyarakat Melayu yang menjunjung tinggi nilai kehormatan dan kebijaksanaan. Namun, di tengah arus modernisasi dan perubahan gaya hidup generasi muda, minat untuk mengenal dan melestarikan budaya tradisional seperti lacak semakin menurun. Berdasarkan permasalahan tersebut, tim dosen dari Universitas Jambi melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Pelestarian Lacak sebagai Warisan Budaya Melayu Jambi” yang dilaksanakan pada tanggal 4 Oktober 2025 di Desa Teluk, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batanghari. Kegiatan ini meliputi pelatihan pembuatan lacak yang dipandu oleh budayawan Jambi, Zainul Bahri, serta diikuti oleh anak-anak sekolah dan remaja setempat. Selain pelatihan, juga diselenggarakan kuis budaya mengenai lacak dan tokoh sejarah Jambi seperti Sultan Thaha Saifuddin dan Raden Mattaher. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pengetahuan peserta tentang makna dan bentuk lacak, serta tumbuhnya semangat pelestarian budaya lokal. Kegiatan ini berhasil menjadi sarana edukatif dan rekreatif dalam memperkuat identitas budaya masyarakat Desa Teluk.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 6, No 2 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 1 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 5 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 4 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 3 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 2 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 6 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 5 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 4 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 3 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 2 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 1 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 6 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 5 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 4 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 3 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 2 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 1 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 6 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 5 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 4 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 3 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 2 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 1 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 1, No 2 (2021): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 1, No 1 (2021): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan More Issue