cover
Contact Name
adi santoso
Contact Email
adisantoso@umpo.ac.id
Phone
+6282234441600
Journal Mail Official
edumediasolution@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sidomulyo, RT/ 03 RW/01 Desa Babadan, Kecamatan Babadan, Kab. Ponorogo, Jawa Timur, Indonesia, 63491
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Society: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 2827878X     DOI : -
Society: Jurnal Pengabdian Masyarakat diterbitkan oleh Lembaga Edumedia Solution adalah peer-reviewed journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat dan penelitian terapan lainnya. Artikel-artikel yang dipublikasikan di Society: Jurnal Pengabdian Masyarakat meliputi hasil-hasil kegiatan pengabdian pada masyarakat, artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru, atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada dimuat di Society: Jurnal Pengabdian Masyarakat maupun dalam terbitan berkala ilmiah lainnya. Society: Jurnal Pengabdian Masyarakat terbit 6 (enam) kali setahun, setiap bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September, dan November. Artikel yang telah publish dapat didownload secara gratis, dibaca dan disebarluaskan sebagai rujukan artikel selanjutnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 428 Documents
Pemanfaatan Limbah Karton Sebagai Media Pembelajaran Untuk Meningkatkan Motivasi Peserta didik SD Inpres Minasa Upa 1 Yunus, Siti Fathin Faizah; Mukramin, Sam'un; Risnayanti, Risnayanti; Radiah, Radiah; Kadir, Rezky Hardianti
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 6 (2024): November
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/jpm.v3i6.455

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah kardus sebagai media pembelajaran realistik di sekolah. Hal tersebut akan tercapai dengan baik apabila guru kreatif dalam mengolah kardus, hal ini akan memudahkan guru dalam mengajar peserta didik di sekolah. Seperti diketahui, anak-anak belajar matematika di sekolah hanya empat sampai enam jam per minggu. Hal ini membatasi pemahaman anak terhadap matematika dan mata pelajaran lainnya. Dengan adanya kreativitas guru dalam membantu mengajar peserta didik dengan membuat media yang terbuat dari limbah kardus. Pemanfaatan media dalam proses pembelajaran dapat membangkitkan keinginan dan minat yang baru, menciptakan motivasi dan merangsang kegiatan belajar, bahkan dapat memberikan efek psikologis bagi peserta didik. Metode pelaksanaan pendampingan yaitu dengan melakukan praktik langsung kemudian memperagakannya di depan peserta didik. Hasil peragaan, guru mendapatkan referensi baru untuk membuat media pembelajaran yang dapat bernilai ekonomis dan terbuat dari bahan baku yang mudah diperoleh. Peserta didik juga mendapatkan media pembelajaran yang dapat memudahkan mereka dalam memahami cara berhitung. 
Pengembangan Keterampilan Pembuatan Produk Limbah Plastik untuk Meningkatkan Ekonomi Kreatif di Desa Bandung Sugio Lamongan Aggilia Amanda Putri, Sindy Anggi; Darianto, Darianto; Indarto, Vicky; Wahyono, Didik Puji
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 6 (2024): November
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/jpm.v3i6.458

Abstract

Desa Bandung di Kecamatan Sugio, Lamongan, memiliki potensi besar untuk berkembang dalam sektor ekonomi kreatif, terutama dalam pengelolaan limbah plastik. Meningkatnya penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari mengakibatkan limbah plastik menjadi masalah lingkungan yang perlu diatasi. Pengelolaan yang tidak efektif berkontribusi pada pencemaran dan dampak kesehatan masyarakat. Namun, dengan pengolahan yang tepat, limbah plastik dapat diubah menjadi sumber ekonomi yang berharga. Saat ini, banyak daerah telah berhasil mengonversi limbah plastik menjadi produk kreatif, seperti tas dan kerajinan hias, tetapi masyarakat Desa Bandung masih kekurangan keterampilan dalam hal ini. Rendahnya pemahaman tentang ekonomi kreatif dan peluang bisnis dari limbah plastik juga menjadi penghalang bagi peningkatan kesejahteraan dan penciptaan lapangan kerja. Oleh karena itu, pengembangan keterampilan dalam pembuatan produk dari limbah plastik sangat penting untuk mendorong masyarakat memanfaatkan limbah sebagai sumber pendapatan yang berkelanjutan, sekaligus meningkatkan pengetahuan mereka tentang pengelolaan sampah yang baik. Program ini bertujuan menciptakan alternatif ekonomi ramah lingkungan yang berkelanjutan di Desa Bandung Sugio dengan pelatihan keterampilan pembuatan produk dari limbah plastik, sehingga masyarakat mampu mengubah limbah menjadi produk kreatif bernilai jual, mendukung ekonomi kreatif desa, memperluas lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan keluarga. Selain itu, program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan limbah dan kelestarian lingkungan.
Edukasi Zero Waste pada Ibu Rumah Tangga di Kelurahan Kedung Badak, Kabupaten Bogor Juliani, Kurnia Dwi; Swamilaksita, Prita Dhyani
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 6 (2024): November
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/jpm.v3i6.461

Abstract

Timbulan food waste yang terus meningkat dapat membahayakan keberlangsungan hidup manusia. Banyaknya sisa makanan dapat berdampak buruk pada aspek sosial, ekonomi, maupun lingkungan. Berbagai langkah dapat dilakukan untuk mengurangi sampah sisa makanan, salah satunya dengan pelaksanaan pengabdian masyarakat melalui edukasi. Pengabdian masyarakat melalui edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman terkait food waste. Pengabdian masyarakat ini dilakukan di Aula Warga RT 04 RW 01 Kelurahan Kedung Badak, Kabupaten Bogor bersama dengan para ibu rumah tangga yang memiliki tempat penyimpanan bahan pangan memadai, yakni kulkas. Kegiatan ini diisi dengan adanya edukasi terkait kondisi food waste dan dampak buruk yang ditimbulkan dari adanya food waste, langkah penyimpanan pangan yang tepat, kadaluwarsa pangan, dan pengolahan sisa makanan menjadi food best untuk mengurangi sampah sisa makanan.
Skrining Risiko Tuberkulosis Paru pada Masyarakat Desa Bajo Indah Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe Sukurni, Sukurni; Sudayasa, I Putu; Rangki, La; Kolewora, Yusuf Musafir
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 6 (2024): November
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/jpm.v3i6.462

Abstract

Kabupaten Konawe menduduki peringkat ketiga setelah Kota Kendari dan Kabupaten Muna dengan jumlah kasus tuberkulosis tertinggi di Sultra, yaitu sebanyak 1.479 kasus pada tahun 2020. Keadaan ini disebabkan oleh rendahnya kepatuhan pasien dalam meminum obat anti tuberkulosis yang diresepkan oleh penyedia layanan kesehatan. Kurangnya pengawasan yang dilakukan oleh PMO (Pemerhati Obat Pasien) terhadap pasien yang meminum obatnya, serta rendahnya kesadaran masyarakat untuk berobat ke fasilitas kesehatan ketika jatuh sakit. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan skrining pada penderita TBC paru. masyarakat Bajo Indah di Kecamatan Soropia. Pengabdian dilakukan dengan memeriksa 30 orang di Desa Bajo Indah, Kabupaten Konawe. Prevalensi kasus TBC paru di Desa Bajo Indah, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe masih tergolong tinggi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini perlu dilakukan secara bertahap kepada seluruh masyarakat, khususnya kelompok risiko tuberkulosis, untuk menurunkan angka kematian dan mencegah penyebaran penyakit tersebut kepada individu yang sehat.
Edukasi dan Pemeriksaan Kesehatan di Desa Ulu Lalimbue Kecamatan Kapoiala Alifariki, La ode; Sudayasa, I Putu; Mujahid, Edy Husnul; Hajri, Waode Syahrani; Sukurni, Sukurni; Purnamasari, Yenti
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 6 (2024): November
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/jpm.v3i6.463

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Ulu Lalimbue, Kecamatan Kapoiala, dengan fokus penyuluhan dan skrining kesehatan untuk meningkatkan kewaspadaan dan pengetahuan masyarakat terhadap penyakit hipertensi. Sebanyak 38 orang peserta yang sebagian besar adalah orang dewasa dan lansia dengan latar belakang pendidikan yang beragam mengikuti kegiatan ini. Edukasi disampaikan oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo dengan menggunakan media powerpoint dan leaflet, yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang risiko dan pencegahan penyakit hipertensi. Setelah penyuluhan, dilakukan skrining kesehatan yang meliputi pengukuran tekanan darah, tinggi badan, berat badan, serta pemeriksaan kadar glukosa, kolesterol, dan asam urat. Proses ini didampingi oleh dokter yang merupakan alumni Fakultas Kedokteran. Hasil pemeriksaan dilanjutkan dengan pemberian obat sesuai resep dokter. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan kesehatan masyarakat dapat meningkat dan masyarakat berperan aktif dalam menjaga kesehatan diri sendiri.
Edukasi Kesehatan Reproduksi pada Remaja di SMPN 1 Kendari Saida, Saida; Purnamasari, Nur Indah; Rahmawati, Rahmawati; Sukurni, Sukurni; Afrini, Ida Mardhiah; Hajri, Waode Syahrani; Rangki, La
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 6 (2024): November
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/jpm.v3i6.464

Abstract

Masa remaja merupakan masa transisi yang ditandai dengan perubahan fisiologis, psikologis dan perubahan sosial yang sangat signifikan sehingga menyebabkan remaja harus menghadapi perubahan permasalahan kesehatan termasuk kesehatan reproduksi. Remaja memiliki proporsi sebesar 17% dari total populasi Indonesia. Remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa, berada di rentan usia 10-18 tahun. Akses informasi yang cukup dapat membantu remaja untuk terhindar dari ancaman remaja masa kini. Salah satu upaya peningkatan informasi dan pengetahuan berupa penyuluhan/edukasi. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan remaja Oleh karena itu, mempersiapkan remaja wanita dengan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi yang cukup sangatlah penting untuk optimalisasi kualitas hidup remaja pada masa mendatang. Kegiatan edukasi dihadiri sebanyak 52 orang siswa/I kelas VIII SMPN 1 Kendari meliputi 33 orang laki-laki, 19 orang perempuan. Hasil kegiatan ini menunjukkan terdapat peningkatan sebesar 20% pengetahuan remaja setelah mengikuti kegiatan Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja. 
Strengthening the Understanding of History for Generation Z Rahman, Abdul; Ima Kesuma, Andi; Junaeda, St.; Dahlan, Mubarak; Najering, Rifal
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/jpm.v4i1.465

Abstract

History is the best teacher in life. By learning history, every citizen will have a high love and loyalty to their country. However, it is undeniable that in the midst of global progress, the younger generation, especially the millennials, are exposed to a lack of historical awareness and understanding. Therefore, this activity was designed to provide an in-depth understanding to the millennial generation related to history, especially those related to the history of Makassar City. This activity in the form of a seminar involved the millennial generation from the campus environment, history teachers. After the activity took place, an evaluation was carried out by asking questions directly to the younger generation regarding this activity. In general, they were enthusiastic about this activity and have an understanding that Makassar City today has a longhistorical dynamic.
Socialization of the Play with Children Program (Program Beranak) to Mothers of Children with Special Needs Jiu, Cau Kim; Pratama, Kharisma; Usman, Usman
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/jpm.v4i1.466

Abstract

One of the needs of children is play, but some parents are not optimal in utilizing play time with children at home. Although children have special needs such as autism spectrum disorders and intellectual disabilities, the desire to play in children still exists and must be fulfilled by parents. The community service program to play with children, which is called the “Program Beranak”, is one of the programs that aims to bring closer the physical and emotional relationship between mothers and children so that it can increase self-confidence, stimulate cognitive development, social and emotional skills of children with special needs. In addition, playing with children with special needs is a form of therapy so that children can express themselves and train children's concentration. The method of this community service activity was carried out through lectures, small group discussions and simulations. The results of this activity show that there is an increase in the knowledge and skills of mothers who have children with special needs in playing with children at home. Some activities that mothers can do when playing with children at home such as reading fairy tales or storybooks, arranging puzzle toys, painting and coloring. It is expected that mothers can spend time with their children at least 30-45 minutes a day to play and the type of game is adjusted to the age and development of the child.
Creative training in creating advertising content on social media for entrepreneur students Isalman, Isalman; Mubaraq, Ahmad; Conny, Conny; Purwati Ningtyas, Ajeng
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/jpm.v4i1.468

Abstract

Creative training in creating advertising content on social media aims to improve students' skills in designing effective, aesthetic advertisements, and being able to increase brand awareness and sales. This program is intended for entrepreneurial students of the Faculty of Economics and Business, Halu Oleo University who have businesses or interests in digital marketing. This one-day training takes place in a computer laboratory, covering three stages: preparation, implementation, and evaluation. The preparation stage includes participant identification, module preparation, and provision of tools such as laptops and design applications. During the implementation, participants receive theoretical material on digital marketing, visual design, storytelling, and copywriting, followed by direct practice using design applications such as Canva to create content in the form of images or short videos. The results of the work are then presented to get input. This training improves participants' ability to design relevant and attractive advertisements, as well as understand the importance of social media algorithms and data-based strategies to maximize reach. In addition to encouraging consumer engagement, the training equips participants with practical skills that can support the success of their businesses in the digital era. With the right creative content, students are expected to be able to increase sales while creating business sustainability
Penguatan Pemahaman Budaya dan Kearifan Lokal Melalui Penguasaan Bahasa Daerah Junaeda, St; Tahir, Hery; Kasmita, Maya; Heri, Ririn Nurfaathirany; Henri, Henri
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 6 (2024): November
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/jpm.v3i6.469

Abstract

Era globalisasi yang disertai dengan kemajuan teknologi membawa banyak kemudahan dalam mengakses sumber ilmu pengetahuan. Arus globalisasi semakin mendekatkan jarak antarnegara, bahkan antarbenua serta kemudahan dalam mengakses informasi secara real time. Keberagaman budaya merupakan aset yang sangat berharga sebagai salah satu modal untuk memahami konsep multikulturalisme. Dengan pemahaman terhadap keberagaman budaya tersebut diharapkan dapat menciptakan hubungan yang harmonis dalam hubungan sosial termasuk untuk menghadirkan sikap inklusif. Keberagaman budaya tersebut merupakan warisan kolektif yang harus dilindungi, dikembangkan dan dimanfaatkan. Dengan terciptanya kesadaran dan pemahaman terhadap keberagaman budaya, dapat mendorong upaya semua pihak untuk membangun komunikasi dan menciptakan kesadaran bahwa semua budaya adalah sederajat dan tidak ada budaya yang lebih tinggi dari budaya yang lain. Dalam konteks yang lebih luas, kesadaran tersebut dapat membangun jembatan antarbangsa sehingga muncul sikap saling pengertian dan kerja sama lintas budaya. Bahasa sebagai salah satu unsur kebudayaan sangat penting bagi keberlangsungan peradaban manusia. Pemahaman dan penguasaan Bahasa Daerah penting, tidak hanya sebagai identitas kelompok masyarakat tertentu, tetapi juga sebagai penanda keberagaman budaya.