Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education, (2723-5386: online media): is a peer-reviewed scientific periodical journal published by the Master of Islamic Education Study Program at the Postgraduate School of Ibn Khaldun University, Bogor. This journal dedicated to publishing scientific articles in the study of Islamic Education management from different aspects and perspectives. It distributes its articles twice a year, in January and July.
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 6 No. 1 (2025)"
:
10 Documents
clear
Strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam membina hubungan interpersonal guru dan orang tua dalam membentuk karakter anak
Sidqia, Fanny;
Listiowati;
Victorynie, Irnie
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/itjmie.v6i1.17326
This tudy aims to eplore the strategies of school principals in building strong interpersonal relationships between teachers and parents to shape children’s character. Through a qualitive approach involving in-depth interviews, observations, and document analysis, it was found that effective school principals integrate open communication, collaboration, and parental involvement in school activities. The result indicate that these strategies positively influence student character formation, enhance parental involvement, and strengthen interpersonal relationships in the school environment. In conclusion, it discusses the strategies implemented by school principals to strengthen the relationship between teachers and parents, as well as their positive impact on children's education in shaping student character. Abstrak Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam membangun hubungan interpersonal yang kuat antara guru dan orang tua guna membentuk karakter anak. Melalui pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen, ditemukan bahwa kepala sekolah yang efektif memadukan komunikasi terbuka, kolaborasi, dan keterlibatan orang tua dalam kegiatan sekolah. Hasilnya menunjukkan bahwa strategi ini secara positif memengaruhi pembentukan karakter siswa, meningkatkan keterlibatan orang tua, dan memperkuat hubungan interpersonal di lingkungan sekolah. kesimpulannya Ini membahas strategi yang diterapkan oleh kepala sekolah untuk memperkuat hubungan antara guru dan orang tua, serta dampak positifnya terhadap pendidikan anak dalam pembentukan karakter siswa.
Curriculum innovation in the part-time madrasah learning system in Singapore
Sarkiman, Akhmudi;
Zamsiswaya;
Husti, Ilyas;
Salman, Nola Fibriyani Bte
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/itjmie.v6i1.17496
Singapore is a secular government system, where every policy does not include religious elements, including education. However, the Singapore government is quite responsive in providing support for the sustainability of Islamic educational activities. This study aims to analyze the management and curriculum of part-time madrassas and also find out how the role of part-time madrassas in equipping Muslim children of various ages with secular education to understand and practice Islam as a way of life especially in facing the challenges of the times. This study offers an overview and look at the management, curriculum and role of part-time madrasas in Singapore. Using a qualitative method that includes a literature review and field study, the research is a combination of object research conducted directly at the research site, combined with literature research. Data was obtained through interviews with several parties involved in part-time education as well as research papers related to the basics of Islamic education in Singapore either in the form of books or journal articles, as well as other documents. The results show that the Islamic Religious Council of Singapore (MUIS) plays a major role in monitoring and managing the development of Islamic education in Singapore. Since the Muslim community in Singapore needs to display progressive characteristics and have a vision of a model community that creates a distinctive Singaporean Islamic thought, MUIS introduced the aL.I.V.E (Learning Islamic Values Everyday) Program curriculum established through SIES (Singapore Islamic Education System) for part-time madrassas. Abstrak Singapura adalah sistem pemerintahan sekuler, di mana setiap kebijakan tidak memasukkan unsur agama, termasuk pendidikan. Namun, pemerintah Singapura cukup responsif dalam memberikan dukungan bagi keberlangsungan kegiatan pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen dan kurikulum madrasah paruh waktu dan juga mengetahui bagaimana peran madrasah paruh waktu dalam membekali anak-anak Muslim dari berbagai usia yang berpendidikan sekuler untuk memahami dan mengamalkan Islam sebagai pandangan hidup terutama dalam menghadapi tantangan zaman. Penelitian ini menawarkan gambaran dan melihat manajemen, kurikulum dan peran madrasah paruh waktu di Singapura. Dengan menggunakan metode kualitatif yang mencakup tinjauan literatur dan studi lapangan, dimana penelitian yang dilakukan merupakan gabungan antara penelitian obyek yang dilakukan secara langsung di lokasi penelitian, dipadukan dengan penelitian kepustakaan. Data diperoleh melalui wawancara dengan beberapa pihak yang terlibat dalam pendidikan paruh waktu serta penelitian makalah yang berkaitan dengan dasar-dasar pendidikan Islam di Singapura baik dalam bentuk buku atau artikel jurnal, serta dokumen lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Majelis Ugama Islam Singapura (MUIS) berperan besar dalam memantau dan mengelola perkembangan pendidikan Islam di Singapura. Karena komunitas Muslim di Singapura perlu menampilkan karakteristik progresif dan memiliki visi model komunitas yang menciptakan pemikiran Islam khas Singapura, MUIS memperkenalkan kurikulum Program aL.I.V.E (Learning Islamic Values Everyday) yang dibentuk melalui SIES (Singapore Islamic Education System) untuk madrasah paruh waktu.
Analisis pengaruh fear of missing out pada penggunaan media sosial terhadap akhlak siswa di MAN 1 Kota Bogor
Fadhillah, Fajri
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/itjmie.v6i1.18033
On the other hand, the use of social media in some cases has quite an impact on students' academic fields where they will experience a decrease in concentration in learning activities in class. One of the impacts that students will experience when using social media is Fear of Missing Out (FoMO). FoMO is a worry experienced by someone when other people are doing activities that are more enjoyable than or without them. The influence of social media at this time can also change the morals of today's students. This research aims to identify the influence of FOMO among social media users on student morals at MAN 1 Bogor City. In this research, the author chose descriptive research with the aim of explaining the influence of Fear of Missing Out on the use of social media on student morals. The qualitative approach aims to understand a phenomenon about what is experienced by the research subject, for example behavior, perceptions, interests, motivation, actions, by describing it through words, language and accurate information appropriate to the field. The research results show that students are currently affected by FOMO on social media which results in despicable and praiseworthy morals and teachers also have an important role in supervising their students' activities on social media and can educate students to be wise and responsible in using social media. The advice in this research is for students to be careful when using social media and for teachers to always supervise their students on social media. Abstrak Pada sisi lain penggunaan sosial media dalam beberapa kasus cukup berpengaruh pada bidang akademik siswa di mana mereka akan mengalami penurunan konsentrasi dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Salah satu dampak yang akan dialami siswa pada penggunaan sosial media yaitu Fear Of Missing Out (FoMO). FoMO merupakan kekhawatiran yang dialami seseorang yang di mana orang lain sedang melakukan aktivitas yang lebih menyenangkan dari pada atau tanpa dirinya. Pengaruh sosial media pada saat ini juga dapat mengubah akhlak pada siswa pada saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruhnya FOMO pada pengguna media sosial terhadap akhlak siswa di MAN 1 Kota Bogor. Dalam penelitian ini penulis memilih jenis penelitian deskriptif dengan tujuan menjelaskan terkait pengaruh Fear Of Missing Out pada penggunaan sosial media terhadap akhlak siswa. Pendekatan kualitatif bermaksud untuk memahami suatu fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian misalnya perilaku, persepsi, minat, motivasi, tindakan, dengan mendeskripsi melalui kata-kata, bahasa dan informasi akurat sesuai di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa pada saat ini terdampak FOMO pada sosial media yang menghasilkan akhlak tercela dan terpuji dan guru juga memiliki peran penting dalam mengawasi kegiatan siswanya di media sosial serta dapat mengedukasikan siswa agar bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan sosial media. Saran dalam penelitian ini untuk siswa agar berhati-hati dalam bersosial media dan untuk guru agar selalu mengawasi siswanya di sosial media.
Strategi guru PAI dalam meningkatkan pembelajaran membaca Alquran sesuai hukum tajwid
Abdillah, Muhamad Fikry Haikal;
Sa'diyah, Maemunah;
Hambari
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/itjmie.v6i1.18051
The background of problem in this study is there are still students who are not fluent in reading the Qur'an and tajweed law. The objectives of this study are (1) To find out how the PAI teacher's strategy in improving the ability to read the Qur'an. (2) To find out how the implementation of PAI teachers in improving the ability to read the Qur'an according to the Law of Tajweed. (3) To find out the supporting and inhibiting factors in improving the ability to read the Qur'an. The method used in this research is qualitative method with a descriptive approach. The results showed that. (1) teachers are highly required use a variety of strategies. Teachers use sorogan method to determine student abilities. (2) teacher carries out learning regularly, the teacher focuses students on learning the law of dead nun, the teacher gives awards students who always obey the rules as well the teacher will give punishment to students who violate. (3) supporting factors for teachers are existence of great teachers, supporting facilities and infrastructure the support and encouragement of parents, while the inhibiting factor is the narrow learning time. Abstrak Latar belakang masalah pada penelitian ini yaitu masih ada siswa yang belum lancar dalam membaca Alquran dan hukum tajwid. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui bagaimana strategi guru PAI dalam meningkatkan kemampuan membaca Alquran. (2) Untuk mengetahui bagaimana pelaksaan guru PAI dalam meningkatkan kemampuan membaca Alquran Sesuai Hukum Tajwid. (3) Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam meningkatkan kemampuan membaca Alquran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa. (1) guru sangat dituntut untuk menggunakan berbagai macam strategi. Guru menggunakan metode sorogan untuk mengetahui kemampuan siswa. (2) guru melaksanakan pembelajaran secara rutin, Guru memfokuskan siswa mempelajari hukum nun mati, guru memberikan penghargaan untuk siswa yang selalu menaati aturan begitu juga guru akan memberikan hukuman untuk siswa yang melanggar. (3) faktor pendukung guru adanya pengajar yang hebat, sarana dan prasarana yang mendukung dan adanya dukungan dan dorongan dari orang tua, adapun faktor penghambat yaitu waktu belajar yang sempit.
Hubungan pembelajaran Alquran Hadits dengan kemampuan baca tulis Alquran di MAN 2 Bogor
Rakhmawati, Siti;
Tanjung, Hasan Basri;
Subagiya, Bahrum
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/itjmie.v6i1.18155
Many fundamental problems today are that students in madrasah educational institutions are somewhat behind in reading and understanding the Qur'an. The purpose of this study was to understand the results of the influence of Alquran Hadith learning on the ability to read and write the Qur'an of class XI MAN 2 Bogor, and to analyze the obstacles faced by Alquran Hadith subject teachers of MAN 2 Bogor. This study uses a combination of quantitative descriptive and qualitative descriptive methods. The results of this study are that: (1) the results of the correlation test show a strong or high relationship between variable X and variable Y. The Sig. value is 0.000 <0.05 which means that the relationship between variables X and Y is significant so that Ha is accepted and Ho is rejected, (2) the results of interviews regarding the obstacles faced by Alquran Hadith subject teachers are the lack of time given, there are students who do not yet have the basic ability to read and write the Qur'an, the lack of student responsibility in maintaining and caring for the facilities provided by the school, and the time used in learning activities does not support. Abstrak Banyak permasalahan mendasar saat ini adalah peserta didik pada lembaga pendidikan madrasah agak tertinggal dalam membaca dan memahami Alquran. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami hasil dari pengaruh pembelajaran Alquran Hadits terhadap kemampuan Baca Tulis Alquran kelas XI MAN 2 Bogor, dan menganalisis hambatan yang dihadapi oleh guru mata pelajaran Alquran Hadits MAN 2 Bogor. Penelitian ini menggunakan metode kombinasi kuantitatif deskriptif dan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini bahwa: (1) hasil uji korelasi menunjukkan kekuatan hubungan yang kuat atau tinggi antara variabel X dengan variabel Y. Adapun nilai Sig. 0,000 < 0,05 yang berarti bahwa hubungan antara variabel X dan Y adalah signifikan sehingga Ha diterima dan Ho ditolak, (2) hasil wawancara mengenai hambatan yang dihadapi guru mata pelajaran Alquran Hadits yaitu kurangnya waktu yang diberikan, terdapat siswa yang belum memiliki dasar kemampuan membaca dan menulis Alquran, kurangnya tanggung jawab peserta didik dalam menjaga dan merawat fasilitas yang disediakan oleh sekolah, dan waktu yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran tidak mendukung.
Pengaruh lingkungan sekolah terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam siswa kelas X SMAN 4 Kota Bogor
Azizah, Siti Nur;
Tanjung, Hasan Basri;
Alfaien, Noor Isna
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/itjmie.v6i1.18156
The school environment is all the objects and all conditions that exist in formal educational institutions that systematically implement educational programs and help students develop their potential. The aims of this research are (1) to determine the results of the influence of the school environment on the learning outcomes of class Bogor City (3) to determine the influence of the school environment on the learning outcomes of class X students in Islamic Religious Education subjects at SMAN 4 Bogor City. This research uses descriptive quantitative methods by distributing questionnaires. The results of this study show that: (1) the total average school environment is 48.08, meaning the school environment is in the very good category. (2) PAI learning outcomes obtained a total average score of 92.33, this shows that PAI learning outcomes are included in the very good category, (3) Simple linear regression test results of 0.000 < 0.05 indicate that there is a positive and significant influence from the environment school on PA learning outcomes, so that Ha is accepted and Ho is rejected. Abstrak Lingkungan sekolah adalah semua benda serta seluruh kondisi yang ada di dalam lembaga pendidikan formal yang secara sistematis melaksanakan program pendidikan dan membantu siswa mengembangkan potensinya. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui hasil dari pengaruh lingkungan sekolah terhadap hasil belajar siswa kelas X pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMAN 4 Kota Bogor (2) untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas X pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMAN 4 Kota Bogor (3) untuk mengetahui pengaruh lingkungan sekolah terhadap hasil belajar siswa kelas X pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMAN 4 Kota Bogor. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan menyebarkan angket. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) lingkungan sekolah rata-rata total sebesar 48.08 bahwa lingkungan sekolah termasuk kategori sangat baik. (2) hasil belajar PAI memperoleh nilai rata-rata total sebesar 92.33 hal tersebut menunjukkan bahwa hasil belajar PAI termasuk ke dalam kategori sangat baik, (3) Hasil uji regresi linear sederhana 0,000 < 0,05 menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari lingkungan sekolah terhadap hasil belajar PA, sehingga Ha diterima dan Ho ditolak.
A Pembinaan ibadah shalat di TPA An-Nubuwwah Desa Sidosari Natar Lampung Selatan
Ningsih, Apria;
Nugroho, Anggi Septia;
Putra, Arizal Eka
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/itjmie.v6i1.18840
This research aims to find out what prayer coaching strategies are carried out for children at the An-Nubuwwah Al-Qur'an Education Park (TPA). The method used is qualitative with a descriptive approach. Data collection was carried out through observation, interviews and documentation. The research informant was one of the ustadz or supervisors at An-Nubuwwah TPA. Data analysis was carried out descriptively. The results of the research show that the prayer coaching carried out by the ustadz consists of several methods, namely: 1) learning activities are carried out with question and answer sessions, so that children are involved during the coaching. 2) show a disciplined attitude such as being solemn and calm, in order to be a good example for children. 3) carry out a demonstration of prayer practice in an interesting and exciting way. 4) provide motivation by appreciating the various efforts that children have made in learning to pray. And 5) carrying out evaluation sessions by correcting and providing additional assignments. In addition, this research identified various obstacles experienced when coaching prayer services, including environmental factors, limited time for coaching, and the lack of parents' role in providing motivation and support. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi pembinaan ibadah shalat yang dilakukan terhadap anak-anak di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) An-Nubuwwah. Metode yang digunakan ialah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan penelitian adalah salah satu ustadz atau pembina di TPA An-Nubuwwah. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan ibadah shalat yang dilakukan oleh ustadz terdiri dari beberapa metode yaitu: 1) aktivitas pembelajaran dilakukan dengan sesi tanya jawab, sehingga anak ikut terlibat selama pembinaan berlangsung. 2) menunjukkan sikap disiplin seperti khusyuk dan tenang, agar menjadi contoh yang baik bagi anak-anak. 3) melakukan demonstrasi praktik shalat dengan cara yang menarik dan seru. 4) memberikan motivasi dengan mengapresiasi berbagai usaha yang telah dilakukan anak-anak dalam mempelajari shalat. Serta 5) melaksanakan sesi evaluasi dengan mengoreksi dan memberikan tugas tambahan. Selain itu, penelitian ini mengidentifikasi berbagai kendala yang dialami saat pembinaan ibadah shalat, termasuk faktor lingkungan, keterbatasan waktu pembinaan, serta kurangnya peran orang tua dalam memberikan motivasi dan dukungan.
Implementasi program perpustakaan keliling Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Lampung Barat dalam menumbuhkan budaya literasi masyarakat
Almufariz, M Deby;
Murtadho, Ali;
Amaliah , Eni
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/itjmie.v6i1.19008
PISA research in 2022 announced that Indonesia was ranked 68th out of 81 country participation, reflecting the low Indonesian Literacy Interest Index, one of the main causes is limited access to quality reading materials and lack of reading habits that worsen literacy conditions. This study aims to find out how the quality of service and productivity of the mobile library program in fostering a literacy culture in the people of West Lampung Regency. This type of research is qualitative in nature which is carried out by determining the location of the researcher, selecting respondents, and collecting information from informants, this research is carried out to collect descriptive data and then compiled in the form of reports and descriptions. Primary data sources are obtained through direct interviews with sources and secondary data sources are obtained through various references, such as literature, books, articles, and available websites. The results of the study show the positive impact of the mobile library program. Abstrak Penelitian PISA pada tahun 2022 mengumumkan Indonesia berada di peringkat 68 dari 81 partisipasi negara mencerminkan rendahnya Indeks Minat Literasi Indonesia, salah satu penyebab utamanya adalah keterbatasan akses terhadap bahan bacaan berkualitas dan kurangnya kebiasaan membaca yang memperburuk kondisi literasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kualitas layanan dan produktivitas dari program perpustakaan keliling dalam menumbuhkan budaya literasi pada masyarakat Kabupaten Lampung Barat. Jenis penelitian ini bersifat kualitatif yang dilakukan dengan menetapkan lokasi penelitian, memilih responden, serta mengumpulkan informasi dari informan, penelitian ini dilakukan untuk mengumpulkan data deskriptif kemudian disusun dalam bentuk laporan dan uraian. Sumber data primer diperoleh melalui wawancara langsung dengan narasumber dan sumber data sekunder diperoleh melalui berbagai referensi, seperti literatur buku, artikel serta situs web yang tersedia. Hasil penelitian menunjukkan dampak positif dari program perpustakaan keliling.
Penerapan bimbingan periodik untuk meningkatkan kreativitas guru di SMA Citra Madani Cibinong
Alwahid, Muhamad Azhar;
Subagiya, Bahrum;
Hidayat, Muhammad Faishal;
Nurmawati
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/itjmie.v6i1.19049
Teacher creativity is an important factor in improving the quality of learning. However, there are still obstacles in developing teacher creativity, especially in terms of planning and implementing innovative learning. One of the efforts that can be done to overcome this problem is through periodic guidance by the principal. This study aims to examine the effectiveness of periodic guidance in improving teacher creativity at Citra Madani Cibinong High School. This study used a qualitative method with a School Action Research (SAI) approach. The research was conducted in two cycles consisting of preparation, implementation, observation, and reflection stages. Data were collected through observation, interviews, and document analysis. The results showed that periodic guidance by the principal contributed positively to the improvement of teacher creativity. Indicators of this improvement can be seen from the better attendance rate of teachers, the ability of teachers to develop lesson plans independently, and the results of principal supervision that show improved teacher performance. Findings from the first and second cycles show that teachers' creativity continues to improve along with the implementation of continuous periodic guidance. Abstrak Kreativitas guru merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Namun, masih terdapat kendala dalam pengembangan kreativitas guru, terutama dalam hal perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang inovatif. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini adalah melalui bimbingan periodik oleh kepala sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas bimbingan periodik dalam meningkatkan kreativitas guru di SMA Citra Madani Cibinong. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Penelitian Tindakan Sekolah (PTS). Penelitian dilakukan dalam dua siklus yang terdiri dari tahapan persiapan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan periodik oleh kepala sekolah berkontribusi positif terhadap peningkatan kreativitas guru. Indikator peningkatan ini terlihat dari tingkat kehadiran guru yang lebih baik, kemampuan guru dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) secara mandiri, serta hasil supervisi kepala sekolah yang menunjukkan peningkatan kinerja guru. Temuan dari siklus pertama dan kedua menunjukkan bahwa kreativitas guru terus meningkat seiring dengan pelaksanaan bimbingan periodik yang berkelanjutan.
Peran keluarga dalam membentuk karakter keislaman siswa kelas 9 di SMP IT Nurul Iman Pesawaran
Pratama, Syahriza Ariyo;
Khoironi;
Rohili, Thahir
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/itjmie.v6i1.19086
This research will discuss the role of the family in shaping the Islamic character of grade 9 students at SMP IT Nurul Iman Pesawaran. Against the background of the adolescent moral crisis in the era of globalization, this research aims to understand family efforts in educating children's Islamic values. Using qualitative methods includes observation, interviews and documentation. The research results indicate that the family has an important role through example, habitual worship, and open communication. Congregational prayer activities, reciting the Koran, and moral learning must also be implemented regularly. The obstacles for parents in educating their children's character are limited time, the influence of technology, and an unsupportive environment. The solution that can be taken is collaboration between families, schools and religious communities to create a good environment for the formation of children's Islamic character. This research provides insight for parents and educational institutions to form a young generation with Islamic character who is ready to face changing times. Abstrak Penelitian ini akan membahas peran keluarga dalam membentuk karakter keislaman siswa kelas 9 di SMP IT Nurul Iman Pesawaran. Yang dilatar belakangi krisis akhlak remaja di era globalisasi, Penelitian ini bertujuan memahami upaya keluarga dalam mendidik nilai-nilai islami anak. Menggunakan metode kualitatif mencakup observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian mengindikasikan keluarga memiliki peran yang penting melalui teladan, pembiasaan ibadah, dan komunikasi terbuka. Kegiatan shalat berjamaah, mengaji, dan pembelajaran akhlak juga harus di terapkan secara rutin. Kendala orang tua dalam mendidik karakter anak adalah keterbatasan waktu, pengaruh teknologi, dan lingkungan yang kurang mendukung. Solusi yang bisa di ambil ialah kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan komunitas keagamaan guna menciptakan lingkungan yang baik untuk pembentukan karakter islami anak. Penelitian ini memberikan wawasan bagi orang tua dan Lembaga pendidikan guna membentuk generasi muda yang berkarakter islami yang siap menghadapi perubahan zaman.