cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
jaheeducation85@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai NO 23 Bangkinang
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal Of Human And Education (JAHE)
ISSN : 27767876     EISSN : 27765857     DOI : -
Journal of Human And Education (JAHE) merupakan wadah penerbitan naskah ilmiah terbaik mengenai kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat. Naskah ini diharapkan dapat memuat berbagai kegiatan dalam menghadapi dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan dan permasalahan yang ada di masyarakat sehingga dapat memberikan kesempatan untuk berbagi wawasan dari berbagai disiplin ilmu dan praktik terkait pengabdian masyarakat dan pelibatan masyarakat (Multidisiplin). Jurnal memiliki ISSN Online 2776-5857 dan ISSN Cetak 2776-7876
Articles 1,340 Documents
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Produksi Olahan Yoghurt Buah Naga Di Desa Bukit Lembah Subur, Kerumutan, Pelalawan Irda, Sayuti; Mahadi, Imam; Harlis, Harlis; Darmawati, Darmawati; Nursal, Nursal
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 6 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i6.1704

Abstract

Telah dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan pembuatan yoghurt kulit buah naga kepada masyarakat Desa Bukit Lembah, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Kegiatan ini merupakan aplikasi dari Pengabdian Bina Desa yang bertujuan meningkatkan kegiatan ekonomi masyarakat desa dengan produksi produk Yoghurt buah naga yang khas dan bernilai jual. Kegiatan pengabdian dilakukan dalam tiga tahap yakni; tahap sosialisasi kepada masyarakat, tahap pelatihan dan tahap bimbingan pembuatan yoghurt dari kulit buah naga. Tahap sosialisasi dilakukan dengan bekerja sama dengan pemerintah desa, Tim Penggerak PKK, serta guru – guru sekolah dari Desa Bukit Lembah Suburl. Tahap pelatihan dilakukan dengan metode demonstrasi langsung, bimbingan dan diskusi terbuka berkaitan dengan pembuatan Yoghurt dari kulit buah naga. Hasil dari kegiatan ini didapat produk Yoghurt kulit buah naga dengan cita rasa khas, sehat dan bernilai jual
Penguatan Salbia Sebagai Alternatif Netralitas Birokrasi (ASN, Kepala Desa Beserta Perangkat Desa) Di Kecamatan Tapa Dan Kecamatan Bulango Utara Mahmud, Ramli; Adjie, Zulfikar; Hamim, Udin; Djama, Sofyan
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 5 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i5.1705

Abstract

Salbia as a noble value based on customs can be used as an alternative to internalizing bureaucratic attitudes (ASN, Village Heads, village officials) to maintain neutrality in the election. Salbia is also a contextual agenda and can be practiced through modern bureaucratic practices in the narrative of local democracy. This service aims at 1) Identifying the problem of vulnerability to election violations that occur around the bureaucratic environment, 2) Building bureaucratic awareness to remain aware of the types of election violations. 3) Providing reinforcement on the application of Salbia values as an alternative to bureaucratic neutrality in the election. 4) as a means of political education to strengthen political preferences of the bureaucracy to become smart voters and actively participate in supervising the 2024 simultaneous elections. Through this service, the bureaucracy can be massively active in carrying out participatory supervision ahead of the 2024 simultaneous elections.
Netralitas Birokrasi (ASN, Kepala Desa Beserta Perangkat Desa) Di Kecamatan Botupingge Dan Kecamatan Suwawa Selatan Mahmud, Ramli; Djaafar, Lucyane; M. Wantu, Sastro; Adjie, Zulfikar
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 5 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i5.1707

Abstract

Bureaucratic neutrality has always been a significant challenge in every democratic event, whether in general elections (Pemilu) or local elections (Pemilukada). In the upcoming 2024 simultaneous elections, various strategies have been formulated by election organizing bodies (KPU and Bawaslu) at both the central and regional levels to strengthen and raise awareness among bureaucrats to maintain neutrality in the electoral process. However, these efforts have yet to yield optimal results, as bureaucracies are frequently utilized as tools to mobilize support for vote acquisition. Factors such as familial ties, career motives of campaign teams, superiors, candidate pairs, and the position of regional heads as personnel authorities (PPK) make it difficult for civil servants (ASN) to remain neutral. Based on this context, this community service aims to: 1) Identify the vulnerabilities of election violations by bureaucrats (civil servants, village heads, and village apparatus); 2) Build awareness within the bureaucracy to refrain from engaging in practical politics; and 3) Provide political education to strengthen bureaucratic political preferences, encouraging them to become intelligent voters who prioritize independence and neutrality in the lead-up to the 2024 simultaneous elections in Bone Bolango Regency.
Penguatan Perilaku Rasional Politik Birokrasi (ASN, Kepala Desa Beserta Perangkat Desa) Di Kecamatan Kabila Dan Kecamatan Bulango Timur Mahmud, Ramli; Adjie, Zulfikar; Wantu, Asmun; Yunus, Rasid
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 5 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i5.1708

Abstract

The tendency for the bureaucracy to not be neutral in the election arena is caused by the bureaucracy's political behavior patterns. Political behavior in sociological and party approaches makes these policies patterned at segmentation of religious groups, ethnicities, political parties and so on. Bureaucratic neutrality can be achieved if the political preferences of the bureaucracy (ASN, Village Head, Village Apparatus) are influenced by rational political behavior. This service aims to 1) Identify problems of vulnerability to election violations that occur around the environmental bureaucracy, 2) Build awareness of the bureaucracy to continue working to overcome types of election violations. 3) Provide enforcement of rational political behavior values ​​in supporting bureaucratic neutrality in elections. 4) As a means of political education to strengthen the preferences of the political bureaucracy so that they become intelligent voters and actively participate in supervising the 2024 simultaneous elections. Through this service, the bureaucracy can play a massive active role in carrying out participatory supervision ahead of the 2024 simultaneous elections.
Pembangunan Sumber Daya Manusia Indonesia Di Era Digital: Pembahasan Pada Seminar Oleh Dosen Lintas Perguruan Tinggi Wahyoedi, Soegeng; Apramilda, Riesna; Rais, Rinovian; Kushariyadi; Judijanto, Loso; Amin, Saeful; Syofya, Heppi; Anshori, M. Isa
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 6 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i6.1709

Abstract

Seminar yang diadakan oleh kolaborasi lintas perguruan tinggi dengan mengangkat tema besar pembangunan sumber daya manusia Indonesia di era digital bertujuan untuk memberikan edukasi dan wawasan pada para peserta tentang bagaimana upaya dan strategi yang perli disiapkan oleh organisasi hari ini dan juga dosen sebagai tenaga pendidikan di perguruan tinggi dalam membangun kapasitas serta kesiapan mental dari peserta didik, agar mereka mampu bersaing dengan sumber daya manusia lainnya di era digital. Topik dari seminar adalah tentang membangun kesiapan manusia Indonesia agar memiliki kualitas dan kompetensi di era digital. Peserta yang mayoritas dosen diharapkan mampu mengambil bagian dan menjadi agen perubahan di institusi nya masing-masing. Dosen memiliki peran dan andil penting dalam mempersiapkan setiap lulusan yang mumpuni dan mampu berkontribusi dalam menghadapi tantangan Indonesia emas. Tidak hanya dosen, namun perguruan tinggi sebagai pilar terakhir dalam proses pendidikan juga diharapkan mampu mengakomodir dan memfasilitasi proses pembentukan kapasitas dari setiap lulusan. Seminar diadakan pada hari Sabtu, 14 September 2024 secara daring melalui aplikasi zoom. Seminar terselenggara atas kerjasama lintas perguruan tinggi di Indonesia. Simpulan dari kegiatan seminar adalah bahwa organisasi hari ini membutuhkan tenaga kerja yang terampil dan mahir dalam menggunakan dan mengoperasikan peralatan digital baik itu untuk tujuan operasional ataupun strategis, sehingga kapasitas dari lulusan harus disiapkan dengan sangat matang oleh setiap tenaga pendidik agar tercipta manusia Indonesia yang punya kualifikasi handal di era digital.
Pencegahan Pernikahan Dini, Remaja Di Desa Sumare Kecamatan Mamuju Darwis, Raodatul Jannah; Prasetyo, Joko; Indasah, Indasah; Yammar, Yammar
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 6 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i6.1711

Abstract

Pernikahan dini merupakan bagian dari fenomena sosial yang harus disikapi secara serius karena sangat berpengaruh terhadap kehidupan anak remaja yang memasuki umurdewasa.Tujuan PkM adalah terciptanya kondisi lingkungan yang kondusif, ramah anak serta kesadaran kolektif semua komponen pemerintah dan masyarakat desa dalam membina dan menjaga kehidupan remaja. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah melakukan Survei lokasi dan koordinasi dengan pemerintah desa setempat serta identifikasi masalah pernikahan dini di desa Sumare. Hasilyang dicapai adalah terciptanya kesadaran dari masing-masing lembaga pemerintahan desa Sumare serta masyarakat terhadap pentingnya pencegahan pernikahan usia dini. KesimpulanPkM ini adalah Pernikahan dini adalah pernikahan yang dilakukan di bawah umur yang telah di tetapkan dalam pernikahan usia sehat menurut BKKBN, yaitu perempuan yang menikah pertama kali pada umur di bawah 20 tahun dan laki –laki di bawah umur 25 tahun pada pernikahan pertamanya. Penetapan ini berkaitan dengan kejahatan reproduksi. Pernikahan dini di desa Sumare terjadi karena keinginan sendiri dan individunya, karena faktor budaya yang sudah ada semenjak dahulunya dan adanya nilai-nilai dalam masyarakat dalam menentukan umur yang layak untuk menikah.
Pelatihan Tour Guide Lokal Dalam Mendukung Trekking Desa Ole, Marga, Tabanan Ni Kadek, Herna Lastari; Ni Wayan, Merry Nirmala Yani; Ni Putu, Lianda Ayu Puspita
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 6 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i6.1718

Abstract

Bali, yang dikenal sebagai pulau seribu pura, memiliki potensi besar sebagai pulau seribu desa wisata. Perintisan desa wisata menawarkan manfaat signifikan, termasuk peningkatan ekonomi lokal, pelestarian budaya, dan kesadaran lingkungan. Desa Adat Ole, terletak di Desa Marga Dauh Puri, Kabupaten Tabanan, Bali, menyimpan sejarah perjuangan Pahlawan I Gusti Ngurah Rai melawan penjajah dan memiliki keindahan alam yang dapat dikembangkan sebagai daya tarik wisata. Namun, potensi ini belum dimanfaatkan secara optimal, sebagian besar disebabkan oleh kurangnya pengetahuan tentang pengelolaan pariwisata berkelanjutan. Oleh karena itu, prioritas kegiatan untuk Desa Adat Ole adalah memaksimalkan kawasan untuk aktivitas tradisional yang menawarkan pengalaman baru bagi wisatawan, seperti trekking dan pelatihan bahasa asing. Tour guide lokal dan masyarkat desa telah memahami bahan yang dapat digunakan untuk memandu wisatawan dan pengembangan yang masih dapat divariasikan serta kemampuan bahasa asing dasar juga menunjukkan peningkatan setelah pelatihan walaupun memerlukan waktu untuk memperoleh hasil yang maksimal.
Penanaman Pohon di Area Kampus Sekolah Tinggi Teknologi Migas Program CSR PT Elnusa Tbk dengan Prodi D3 Teknik Instrumentasi Elektronika Migas 2024 Sahara, Ain; Yanti, Dawi; Nurjanah; Manik, Nijusiho; Oktafiani, Fitri
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 6 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i6.1723

Abstract

Penghijauan merupakan sebuah pemulihan dari suatu kerusakan yang terjadi di lingkungan. Pemulihan yang dilakukan dengan penghijauan merupakan pemulihan yang akan membuat lingkungan dapat menghasilkan serta memiliki fungsi sebagai pengatur dan pelindung. Penghijauan dapat dilakukan melalui kegiatan penanaman pohon. Penanaman pohon diutamakan dilakukan untuk penanganan lahan kritis dan daerahndaerah yang rawan terhadap banjir serta daerah dengan tingkat polusi yang tinggi. Penanaman pohon juga penting dilakukan di tempat dengan aktivitas manusia yang tinggi seperti lingkungan sekolah, kampus, dan perkantoran, hal ini dapat meningkatkan keasrian, kebersihan udara, dan lingkungan yang sehat. Oleh karena itu, tim dosen STT Migas bekerjasama dengan PT. Elnusa Tbk memanfaatkan area lahan yang masih kosong untuk penanaman pohon dengan tujuan yang ingin dicapai yaitu penghijauan lingkungan kampus agar lebih asri dan bersih, lingkungan yang lebih segar, nyaman, dan indah, meningkatkan kesadaran civitas kampus akan pentingnya penghijauan lingkungan diantaranya mahasiswa, dosen, dan karyawan serta peningkatan kualitas lingkungan hidup. Penanaman jenis pohon yang ditanam antara lain yaitu penanaman pohon buah-buahan yaitu alpukat, kedondong, dan kelengkeng. Dimana sebelum dilakukan penanaman terlebih dahulu menyiapkan titik atau lubang penanaman pohon yang sebelumnya sudah diberi pupuk, dan ada sekitar 10 titik penanaman. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan manfaat lebih bagi lingkungan sekitar.
Pelatihan Dan Pendampingan Tata Kelola Desa: Meningkatkan Kapasitas Pejabat Desa Dalam Kemahiran Teknologi Dan Modernisasi Administrasi Di Kampung Kweel Jalal, Nur; Munfarikhatin, Anis; Enala, Syahrabudin Husein; Haris, Umiyati; Mana, Frederikus Antonius
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 6 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i6.1724

Abstract

Pelatihan dan pendampingan tata kelola desa di Kampung Kweel bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pejabat desa dalam kemahiran teknologi dan modernisasi administrasi. Permasalahan yang dihadapi adalah rendahnya kemampuan pejabat desa dalam memanfaatkan teknologi informasi, yang berdampak pada efisiensi dan efektivitas pelayanan publik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pelatihan, workshop, dan pendampingan langsung selama enam bulan. Kegiatan ini dirancang untuk membekali pejabat desa dengan keterampilan penggunaan perangkat lunak administrasi, pengelolaan data, dan komunikasi digital. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan teknis pejabat desa, dengan 80% peserta melaporkan peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam teknologi informasi. Selain itu, terjadi peningkatan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan desa yang didukung oleh transparansi informasi yang lebih baik. Dengan demikian, program ini berhasil menciptakan tata kelola desa yang lebih responsif dan akuntabel, serta memberikan model yang dapat diterapkan di desa-desa lain untuk meningkatkan kualitas layanan publik.
PKM Pelatihan Teknik Persuasi Digital, Manajemen Usaha dan Pengolahan Minyak Goreng Bekas terhadap Komunitas Pemuda Pengumpul Jelantah (KPPJ) Dharmasraya Widia Nanda, Dodi; Hendra, Muhammad; Putra, Firmansyah; Hasanah, Hikmatul; Rakhmadani, Fatahillah Husen
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 6 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i6.1727

Abstract

Terdapat tiga permasalahan utama yang dialami mitra sebagai urgensi dari pengabdian ini dilakukan. Permasalahan pertama adalah dalam bidang produksi. Saat ini, minyak jelantah yang dikumpulkan oleh mitra tidak langsung diproduksi menjadi produk bernilai ekonomi. Permasalahan kedua adalah terkait manajemen usaha. Di kondisi saat ini, mitra belum melakukan catatan pembukuan terstruktur.. Permasalahan ketiga yang dialami oleh mitra adalah dari aspek pemasaran. Setelah diberikan pendampingan intensif berupa aplikasi IPTEK (Ilmu pengetahuan dan Teknologi) serta pendampingan inovasi pengolahan melalui pelatihan terstruktur agar meningkatkan keterampilan mitra dalam mengubah minyak jelantah menjadi produk bernilai ekonomi seperti sabun cuci. Sedangkan, untuk mengatasi permasalahan manajemen usaha dimana mitra belum melakukan pembukuan terstruktur dalam mencatat modal, keuntungan dan pendapatan. Maka pengabdian ini memberikan solusi konkret berupa pendampingan dan pelatihan terkait manajemen usaha, utamanya tentang pembukuan otomatis menggunakan Microscoft Excel. Dalam hal permasalahan pemasaran, untuk isu pemasaran dari hulu dimana mitra masih mendapatkan minyak jelantah yang terbatas dengan maksimal 1000 liter/4 bulan, maka pengabdian ini memberikan solusi konkret berupa memberikan pelatihan teknik persuasi yang memadai beserta cara pemasarannya kepada mitra, baik melalui sosialisasi langsung maupun secara digital via Instagram, Facebook, Tiktok dan lain sebagainya. Akhirnya, karena pendampingan yang diberikan tersebut, sudah terjadi peningkatan usaha mitra secar signifikan.

Page 87 of 134 | Total Record : 1340