cover
Contact Name
RIZKI
Contact Email
gemas@poltekkesjakarta1.ac.id
Phone
+6283822133725
Journal Mail Official
gemas@poltekkesjakarta1.ac.id
Editorial Address
Wijaya Kusuma Street number 47 South Jakarta
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Gemakes: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27984826     DOI : 10.36082/gemakes
Core Subject : Health,
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal yang berisikan hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat serta pemberdayaan kesehatan masyarakat. Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu di bulan Juni dan bulan Desember. Jurnal ini menerima hasil pengabdian masyarakat yang dapat berupa penerapan bidang ilmu keperawatan gigi, kebinanan, keperawatan, orthotik prostetik dan semua bidang ilmu yang berhubungan dengan ilmu kesehatan yang belum pernah dipublikasi dimedia manapun. Bentuk kegiatan yang dipublikasi di jurnal ini dapat berupa hasil pemantauan, investigasi, skrinning, penerapan teknologi tepat guna, pelatihan, penyuluhan, pengembangan implementasi system program kesehatan, pemberdayaan kesehatan dan kegiatan kegiatan lainnya yang berhubungan dengan pengabdian masyarakat di dalam rumpun ilmu kesehatan. Artikel yang masuk akan di-review secara double blind review.
Articles 260 Documents
INOVASI EDUKASI PERTOLONGAN PERTAMA: FILM PENDEK BERBAHASA DAERAH SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAGI SISWA SMP: FIRST AID EDUCATION INNOVATION: REGIONAL LANGUAGE SHORT FILMS AS LEARNING MEDIA FOR MIDDLE SCHOOL STUDENTS Ekaprasetia, Feri; Madyaning Nastiti, Eky; Darotin, Rida; Wahyu Wulansari, Yunita; Wirasakti, Guruh
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i3.2175

Abstract

Pertolongan pertama merupakan keterampilan dasar yang penting untuk diajarkan sejak dini guna meningkatkan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi keadaan darurat medis. Namun, keterbatasan metode pembelajaran konvensional, seperti ceramah dan teks, sering kali menghambat pemahaman dan retensi informasi. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas film pendek berbahasa daerah sebagai media edukasi dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai pertolongan pertama. Kegiatan ini dilakukan di SMP Negeri 1 Kalisat dengan melibatkan 120 siswa sebagai partisipa. Evaluasi dilakukan menggunakan desain pre-test dan post-test, di mana data dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa setelah intervensi (P = 0.001), dengan nilai rata-rata pre-test 9.96 ± 2.324 meningkat menjadi 11.44 ± 2.486 pada post-test. Temuan ini menunjukkan bahwa film pendek berbahasa daerah efektif dalam memperjelas konsep pertolongan pertama dan meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Implikasi dari penelitian ini menegaskan bahwa penggunaan media edukasi berbasis budaya lokal dapat menjadi alternatif inovatif dalam meningkatkan literasi kesehatan di sekolah. Keberlanjutan dari kegiatan ini menjadikan media ini sebagai media pembelajaran yang terintegrasi ke kurikulum sekolah.
UPAYA PENINGKATAN PEMAHAMAN ORANG TUA TERHADAP KESEHATAN KAKI PADA ANAK DI KLUB SEPAK BOLA MIFTAH: ENHANCING PARENTAL UNDERSTANDING OF CHILDREN'S FOOT HEALTH AT MIFTAH FC CLUB Triandari, Listya; Khasanah, Dini Afriani; Nelissa, Deni; Mylati, Raditha Azqa; Fitria, Sherni Vania
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i3.2266

Abstract

Pendahuluan. Pemahaman tentang kesehatan kaki menjadi sebuah upaya promosi kesehatan. Klub sepak bola Miftah meyakini kesehatan kaki sebagai fondasi awal untuk keberhasilan jangka panjang para pemainnya. Orangtua anak pemain sepakbola di Klub sepakbola Miftah masih jarang untuk mengecek kondisi kaki anaknya setelah latihan dan lebih berfokus pada prestasi anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman oangtua terhadap kesehatan kaki pemain sepakbola di Klub Miftah. Metode. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Klub sepakbola Miftah Pontianak pada bulan Januari 2024. Metode pelaksanaan kegiatan PKM yang digunakan yaitu penyuluhan. Hasil. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test, terdapat peningkatan pemahaman orangtua terhadap kesehatan kaki pada anak yang sebelumnya dengan nilai rata-rata 11,59 menjadi 19,41.   Pembahasan. Metode penyuluhan yang diberikan sangat efektif dan tepat sasaran dalam meningkatkan pemahaman / literasi kesehatan orangtua tentang pemahaman kesehatan kaki pada anak pemain sepakbola di Klub Miftah. Kesimpulan. Metode penyuluhan dengan materi yang terstruktur, relevan dengan kebutuhan mitra, holistik, dan komprehensif terbukti meningkatkan pemahaman orangtua terhadap kesehatan kaki pada anak. Keberlanjutan dan implementasi dalam praktik sehari-hari masih sangat diperlukan agar dapat menjadi sarana edukasi yang lebih spesifik khususnya pada banyak komunitas olahraga.
PENYULUHAN TABLET TAMBAH DARAH MENGGUNAKAN VIDEO INTERKATIF PADA REMAJA PUTRI: COUNSELING ON IRON SUPPLEMENT TABLETS USING INTERACTIVE VIDEOS FOR ADOLESCENT GIRLS Layuk, Nurrahma; Mutalib, Rasmin Hi ABD
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i3.2346

Abstract

Remaja merupakan masa peralihan dari masa anak-anak menuju masa dewasa yang dialami oleh kelompok usia dengan rentang  10 sampai sebelum 18 tahun. Pada masa remaja seringkali terjadi peningkatan angka kesakitan yang salah satunya dikarenakan anemia. Anemia dapat terjadi karena beberapa faktor diantaranya kekurangan nutrisi, penyerapan nutrisi yang tidak memadai, kondisi ginekologi dan obstetri. Anemia yang terjadi pada remaja putri dapat mengakibatkan terganggunya pertumbuhan fisik dan mental. Media pembelajaran seperti video interaktif dapat membantu proses penyampaian materi sehingga remaja lebih mudah dalam memahami serta menumbuhkan semangat dan motivasi sehingga media video lebih memiliki keunggulan dibanding media pembelajaran cetak. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan tablet tambah darah menggunakan video edukasi dan dilaksanakan pada 16 Oktober pukul 09.00-13.00 WIT. Kegiatan penyuluhan dilakukan dengan metode ceramah terkait anemia dan pentingnya konsumsi tablet tambah darah  menggunakan media  video serta diskusi dengan menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan mampu menambah wawasan remaja putri serta diharapkan remaja putri mengkonsumsi tablet tambah darah secara rutin agar terhindar dari anemia.
PENINGKATAN PENGETAHUAN PENGOLAHAN MAKANAN SEHAT UNTUK CEGAH FOODBORNE DISEASES DI WISATA NEGERI KAHYANGAN, SAWANGAN, MAGELANG: IMPROVING KNOWLEDGE ABOUT SAFE AND HEALTHY FOOD PROCESSING TO PREVENT FOODBORNE DISEASES IN NEGERI KAHYANGAN TOURISM MANAGERS, WONOLELO, SAWANGAN, MAGELANG Wastutiningsih, Sri Peni; Lestari, Lily Arsanti; Utami, Sri Nuryani Hidayah; Meilani, Niken; Yantafi, Ulum; Partini, Partini
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i3.2362

Abstract

Penyakit yang ditularkan melalui makanan (foodborne diseases) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada manusia. Penyakit ini disebabkan oleh berbagai agen seperti bakteri, virus, parasit, dan jamur yang masuk ke dalam tubuh melalui makanan yang terkontaminasi. Keracunan makanan juga dapat dipicu oleh bahan kimia, pestisida, bahan biologi, atau kontaminan lain. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui ceramah interaktif dan sesi tanya jawab, dengan sasaran ibu-ibu pengelola wisata kuliner di kawasan wisata Negeri Kahyangan, Desa Wonolelo, Sawangan, Magelang. Sebanyak 21 peserta hadir, mewakili seluruh warung dan kafe di area tersebut. Kegiatan meliputi tahapan koordinasi awal, analisis kebutuhan, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Koordinasi dilakukan dengan perangkat desa, pengurus BUMDes, pelaku usaha lokal, pemuda desa, serta petani sekitar lokasi wisata. Setelah itu, dilakukan analisis kebutuhan masyarakat dan pelaksanaan kegiatan, termasuk evaluasi melalui post-test. Hasil post-test menunjukkan bahwa sebagian besar peserta masih berada dalam kategori pengetahuan cukup. Beberapa topik yang banyak dijawab salah (>30%) meliputi: pengendalian serangga (38,1%), higiene personal (42,9%), bahaya biologis (57,1%), benda asing dalam makanan (71,4%), dan pemahaman dasar tentang keamanan pangan (76,2%). Sebagai tindak lanjut, akan dilakukan pendampingan praktik langsung mengenai pengolahan makanan sehat guna mencegah risiko foodborne diseases di kawasan wisata ini.
EDUKASI MENGGUNAKAN PANDUAN MAKANAN SEHAT DAN GIGI SEHAT TERHADAP PENGETAHUAN DAN KONDISI GIGI SISWA SMPN 1 KABANJAHE: EDUCATION USING THE GUIDELINES HEALTHY FOOD AND HEALTHY TEETH ON THE KNOWLEDGE AND DENTAL CONDITIONS OF STUDENTS SMPN 1 KABANJAHE Manurung, Nelly Katharina; Ria, Ngena; Simaremare, Susy Adrianelly
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i3.2390

Abstract

Tingginya prevalensi karies anak  berkaitan dengan kebiasaan makan. Anak usia sekolah, umumnya sangat menyukai jajanan yang manis, lunak dan lengket. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa kegiatan promotif dan preventif dengan memberikan edukasi menggunakan buku panduan “Makanan Sehat dan Gigi Sehat”. Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur pengetahuan siswa tentang makanan sehat dan gigi sehat sebelum dan sesudah diberikan edukasi serta menilai kebersihan gigi. Kegiatan ini diawali dengan pemberian kuesioner untuk mengetahui pengetahuan siswa tentang makanan sehat dan gigi sehat serta pemeriksaan kebersihan gigi dan mulut. Selanjutnya dilakukan pemberian edukasi menggunakan buku panduan “Makanan Sehat & Gigi Sehat”. Setelah dilakukan evaluasi, terlihat adanya perubahan pengetahuan siswa. Jumlah siswa dengan pengetahuan dalam kriteria baik meningkat dari 7 orang (11,6%)  menjadi 49 orang (81,7%). Debris Index dengan kategori baik meningkat dari 9 orang (15,0%) menjadi 49 orang (81,6%). Edukasi menggunakan buku panduan “Makanan Sehat dan Gigi Sehat” berdampak pada peningkatan pengetahuan, menurunkan Debris Indeks dan OHIS pada siswa. Penggunaan buku panduan “Makanan Sehat dan Gigi Sehat” dalam edukasi mampu mendorong timbulnya kesadaran siswa untuk mengkonsumsi makan yang sehat dan memelihara kesehatan gigi dan mulutnya. Siswa sudah mulai menerapkan kebiasaan sikat gigi yang baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari. Dapat disimpulkan bahwa edukasi dengan menggunakan buku panduan “Makanan Sehat dan Gigi Sehat” sudah terlaksana dengan baik. Pengetahuan siswa tentang makanan sehat dan gigi sehat  sudah semakin baik. Kondisi gigi dan mulut siswa/i yang dinilai berdasarkan angka OHI-S juga semakin baik, 85% siswa memiliki OHIS ? 1,2 (dalam kategori baik).
PENDIDIKAN DAN PENDAMPINGAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI KOTA TASIKMALAYA: DENTAL AND ORAL HEALTH EDUCATION AND ASSISTANCE FOR CHILDREN WITH SPECIAL NEEDS IN TASIKMALAYA CITY Dewi, Tita Kartika; Dewi, Defa Srirahma; Fauziah, Syifa Aulia
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i3.2488

Abstract

Masalah kesehatan gigi dan mulut masih sering ditemukan pada anak berkebutuhan khusus, yang memiliki keterbatasan dalam melakukan perawatan diri secara mandiri. Kurangnya pemahaman orang tua mengenai cara menjaga kebersihan gigi anak dapat meningkatkan risiko terjadinya karies dan penyakit periodontal. Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anak berkebutuhan khusus serta orang tuanya dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut melalui edukasi dan demonstrasi secara individual. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 18 Maret 2025 di Gedung Galih Prawestri, Kota Tasikmalaya, bekerja sama dengan Gabungan Organisasi Wanita (GOW). Metode: Metode pelaksanaan terdiri dari pemeriksaan gigi dan mulut, pemberian edukasi menggunakan leaflet, serta demonstrasi teknik menyikat gigi dengan phantom. Evaluasi dilakukan melalui tanya jawab dan praktik langsung menyikat gigi. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar anak mengalami karies dan belum terbiasa menyikat gigi secara teratur. Setelah kegiatan, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam menjaga kesehatan gigi. Kesimpulan: Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap perubahan perilaku anak dan orang tua dalam merawat gigi dan mulut.
UJI COBA DAN SOSIALISASI PROTOTYPE DASHBOARD SISTEM INFORMASI KEPUASAN DI KLINIK KESEHATAN: TRIAL AND SOCIALIZATION OF THE PROTOTYPE DASHBOARD OF THE SATISFACTION INFORMATION SYSTEM IN A HEALTH CLINIC Idris, Haerawati; Misnaniarti, Misnaniarti; Ainy, Asmaripa; Safriantini, Dian
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i3.2516

Abstract

Kepuasan pasien merupakan salah satu indikator penting dalam menilai mutu layanan kesehatan, karena mencerminkan persepsi pengguna terhadap kualitas pelayanan yang diterima. Berdasarkan Permenpan RB No. 14 Tahun 2017, setiap fasilitas pelayanan publik wajib melakukan survei kepuasan masyarakat secara berkala sebagai dasar peningkatan mutu layanan. Namun, proses pengukuran secara manual masih menghadapi tantangan terkait efisiensi dan validitas data. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat penerimaan tenaga kesehatan terhadap prototipe dashboard kepuasan pasien berbasis web yang dirancang untuk mempermudah pemantauan dan pelaporan hasil survei di fasilitas kesehatan. Kegiatan dilaksanakan di Klinik UNSRI selama September–November 2024 menggunakan metode sosialisasi dan uji coba kepada 30 tenaga kesehatan. Data dikumpulkan melalui survei daring dengan pertanyaan tertutup dan terbuka mengenai kemudahan dan kepuasan penggunaan dashboard. Hasil menunjukkan bahwa 60% peserta merasa sangat puas dan menilai dashboard mudah digunakan. Peserta juga memberikan masukan untuk penambahan fitur keamanan dan peningkatan kualitas jaringan internet. Hambatan utama dalam implementasi meliputi keterbatasan infrastruktur digital, validitas data, serta perlunya pelatihan berkelanjutan bagi tenaga kesehatan. Secara keseluruhan, dashboard ini diterima dengan baik dan berpotensi menjadi alat inovatif dalam meningkatkan transparansi serta mutu layanan kesehatan. Dukungan kelembagaan dan infrastruktur digital menjadi faktor penentu keberhasilan dan keberlanjutan implementasinya.
KONSULTASI GIZI DALAM RANGKA PENCEGAHAN DAN PENANGANAN OBESITAS SERTA PENYAKIT TIDAK MENULAR PADA MASYARAKAT KOTA BOGOR: NUTRITION CONSULTATION FOR THE PREVENTION AND MANAGEMENT OF OBESITY AND NON-COMMUNICABLE DISEASES IN THE BOGOR CITY COMMUNITY Putra, Muh Guntur Sunarjono; Amrinanto, Ahmad Hisbullah; Rodhiah, Widi Siti; Zhafarina, Adlina; Sarwono, Amalia Shalihat Fauziyah; Septiani, Eka; Sari, Dini Nilam; Ghassani, Syadzwina
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i3.2575

Abstract

Latar Belakang: Kota Bogor menunjukkan tren peningkatan prevalensi obesitas dan Penyakit Tidak Menular (PTM), seperti hipertensi dan diabetes mellitus. Prevalensi obesitas di Kota Bogor pada tahun 2018 mencapai 20,73%. Kondisi ini didorong oleh faktor risiko utama, yaitu gaya hidup sedentari dan pola konsumsi tinggi kalori, serta rendahnya akses terhadap edukasi gizi. Oleh karena itu, diperlukan intervensi atau program gizi yang komprehensif yang mengacu pada pedoman gizi seimbang dan/atau kaidah dietetika. Tujuan: Melakukan konsultasi gizi terkait pencegahan dan penanganan obesitas dan PTM pada masyarakat Kota Bogor yang diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan agar dapat meningkatkan derajat status kesehatan masyarakat yang lebih baik. Metode: Kegiatan pelayanan konsultasi gizi dengan jumlah peserta sebanyak 41 orang yang mencakup pengukuran antropometri dan Bioelectrical Impedance Analysis (BIA) untuk menilai komposisi tubuh dan edukasi gizi yang merupakan bagian dari layanan konsultasi gizi secara personal. Hasil: Terdapat  61% peserta didominasi oleh ibu rumah tangga, mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, dan mengalami overfat atau obese berdasarkan persentase lemak tubuh. Masalah kesehatan lainnya adalah gangguan lambung (51,2%) dan hipertensi (39%), diikuti PTM lainnya seperti hiperkolesterolemia dan diabetes mellitus. Hal tersebut menggambarkan urgensi pendekatan gizi yang holistik untuk mengatasi spektrum masalah kesehatan yang kompleks dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Bogor melalui kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kota Bogor.
SOSIALISASI KETERAMPILAN PIJAT BAYI UNTUK TUMBUH KEMBANG OPTIMAL: SOCIALIZATION OF INFANT MASSAGE SKILLS FOR OPTIMAL GROWTH AND DEVELOPMENT Mayasari, Dian; Utami, Dian Asih Ning
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i3.2591

Abstract

Tumbuh kembang merupakan suatu kegiatan untuk menemukan secara dini adanya penyimpangan pemantauan (status gizi kurang atau buruk, anak pendek), penyimpangan perkembangan. Tumbuh kembang bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan perkembangan anak serta menemukan secara dini adanya gangguan tumbuh kembang sehingga dapat ditindaklanjuti agar hasil lebih baik. Masa bayi dan balita merupakan masa emas untuk pertumbuhan dan perkembangan anak sehingga perlu mendapatkan perhatian khusus. Pijat bayi merupakan perawatan rutin untuk bayi yang sudah dikenal lama oleh masyarakat dan merupakan salah satu terapi tertua di dunia. Pijat bayi dapat meningkatkan ikatan kasih sayang antara anak dengan orang tua karena dilakukan langsung oleh orang tua kepada bayinya secara langsung. Pijat bayi sering disebut pula dengan stimulus touch. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini dengan melakukan demonstrasi tehnik pemijatan pada bayi dengan jumlah peserta 40 orang. Tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan keterampilan tambahan pada siswa SMK. Metode yang dilakukan pada kegiatan ini yaitu dengan pembuatan materi dan video tentang pijat bayi dan melakukan demonstrasi pijat bayi dan evaluasi kegiatan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini yaitu siswa SMK mempraktekan pijat bayi pada phantom bayi, kegiatan ini membuat siswa SMK antusias dan aktif bertanya terkait manfaat dan tehnik pijta bayi. Kegiatan ini perlu dilakukan kembali dengan ilmu yang update bagi pengembangan pengetahuan dan keterampilan siswa SMK.
PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN RISIKO STUNTING MELALUI PENDEKATAN MULTISEKTORAL : PREVENTION AND REDUCTION OF THE RISK OF STUNTING USING A MULTISECTORAL APPROACH Idela, Cici; Renidayati, Renidayati; Yuzar, Yessi
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i3.2629

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang kompleks dan multidimensional. Meskipun prevalensi stunting di Indonesia mengalami penurunan pada tahun 2023, angka kejadian di beberapa wilayah seperti Sumatera Barat masih tergolong tinggi. Pengabdian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi pendekatan multisektoral dalam penanggulangan stunting di Korong Teluk Belibi Selatan dan Kampung Baru, Padang Pariaman dengan lintas sektor bidang kebidanan, keperawatan, gizi, kesehatan lingkungan dan kesehatan gigi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Sasaran pengabdian ini adalah ibu hamil, menyusui, anak usia 0 – 23 bulan dan 24 – 59 bulan, remaja dan wanita usia subur. Aspek yang dinilai pada kegiatan ini adalah status gizi anak, keaktifan kunjungan ibu hamil, nilai indeks karies gigi anak dengan metode deft dan sanitasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kolaborasi lintas sektor, termasuk tenaga kesehatan, kader, dan institusi pendidikan, telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi dan sanitasi. Sebanyak 30% anak mengalami status gizi kurang atau stunting dan rata – rata skor indeks karies gigi anak adalah 2,1 dengan kategori rendah. Namun, masih ditemukan tantangan berupa kondisi sanitasi yang buruk, seperti tidak tersedianya tempat pembuangan sampah, jarak sumber air yang tidak memenuhi standar, serta kurangnya fasilitas jamban sehat. Masalah ini meningkatkan risiko penyakit menular yang berdampak pada status gizi anak. Kesimpulan pengabdian ini adalah masyarakat Korong Teluk Belibi Selatan dan Kampung Baru masih memiliki risiko stunting. Oleh karena itu, kegiatan pemeriksaan kesehatan perlu dilaksanakan intensif untuk mencegah risiko stunting lebih tinggi.