cover
Contact Name
RIZKI
Contact Email
gemas@poltekkesjakarta1.ac.id
Phone
+6283822133725
Journal Mail Official
gemas@poltekkesjakarta1.ac.id
Editorial Address
Wijaya Kusuma Street number 47 South Jakarta
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Gemakes: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27984826     DOI : 10.36082/gemakes
Core Subject : Health,
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal yang berisikan hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat serta pemberdayaan kesehatan masyarakat. Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu di bulan Juni dan bulan Desember. Jurnal ini menerima hasil pengabdian masyarakat yang dapat berupa penerapan bidang ilmu keperawatan gigi, kebinanan, keperawatan, orthotik prostetik dan semua bidang ilmu yang berhubungan dengan ilmu kesehatan yang belum pernah dipublikasi dimedia manapun. Bentuk kegiatan yang dipublikasi di jurnal ini dapat berupa hasil pemantauan, investigasi, skrinning, penerapan teknologi tepat guna, pelatihan, penyuluhan, pengembangan implementasi system program kesehatan, pemberdayaan kesehatan dan kegiatan kegiatan lainnya yang berhubungan dengan pengabdian masyarakat di dalam rumpun ilmu kesehatan. Artikel yang masuk akan di-review secara double blind review.
Articles 260 Documents
PENINGKATAN KAPASITAS KADER MELALUI DETEKSI DINI KANKER REPRODUKSI PADA AKSEPTOR KELUARGA BERENCANA (KB) DI DESA LEMBAH SARI KABUPATEN LOMBOK BARAT: INCREASING CADRE CAPACITY THROUGH EARLY DETECTION OF REPRODUCTIVE CANCER IN FAMILY PLANNING ACCEPTORS IN LEMBAH SARI Sudarmi, Sudarmi; Rumintang, Baiq Iin; Halimatusyaadiah, Siti; Anggraeni, Ni Putu Dian Ayu
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i3.2630

Abstract

Kesehatan reproduksi adalah hak dasar setiap orang yaitu kondisi sehat menyangkut sistem, fungsi, dan proses reproduksi. Keberhasilan program Keluarga Berencana (KB) telah diakui secara global. Pengunaan kontrasepsi hormonal (pil, implant, suntik) memiliki efek bagi wanita yang mengunakannya, salah satunya dapat mengakibatkan kanker reproduksi. Hormon yang dimasukkan dalam tubuh mengakibatkan perubahan sel yang normal menjadi tidak normal. Berdasarkan laporan dari The Global Cancer Observatory, Kanker serviks di Indonesia sebanyak 36.633 jiwa (17,2%) menempati posisi kedua setelah kanker payudara dan menempati posisi ketiga penyebab kematian akibat kanker. Secara nasional hanya sebanyak 8,3% perempuan usia 30-50 tahun yang melakukan pemeriksaan dini kanker serviks melalui metode Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA test) dan kanker payudara dengan Periksa Payudara Sendiri (SADARI). Berdasarkan uraian diatas maka Dosen Jurusan Kebidanan melaksanakan pengabdian masyarakat dengan judul Peningkatan Kapasitas Kader Melalui Deteksi Dini Kanker Reproduksi pada Akseptor Keluarga Berencana (KB) di Desa Lembah Sari Kecamatan Batulayar Kabupaten Lombok Barat. Setelah dilakukan kegiatan pengabdian Masyarakat berupa edukasi dan konseling dengan metode ceramah, diskusi dan demonstrasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan tentang pemeriksaan IVA sebelumnya mean±SD (7.53±1.613) menjadi mean±SD (9.00±1.017). Sedangkan Pengetahuan tentang Pemeriksaan SADARI juga meningkat yang sebelumnya mean±SD (2.77±0.568) menjadi mean±SD (7.00±1.174). Sebanyak 10 orang responden (33.3%) yang termotivasi dan langsung melakukan pemeriksaan IVA test. Diharapkan Kader sebagai ujung tombak yang membantu petugas kesehatan bisa meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya sehingga bisa membantu masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Meninting.
UPAYA EDUKASI KESEHATAN GIGI BERBASIS TEKNOLOGI VIRTUAL REALITY PADA ANAK DI DESA KASANG PUDAK: VIRTUAL REALITY TECHNOLOGY-BASED DENTAL HEALTH EDUCATION EFFORTS FOR CHILDREN IN KASANG PUDAK VILLAGE Halid, Idham; Gumilar, Mira Sri; Riyadi, Slamet
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i3.2658

Abstract

Masalah kesehatan gigi dan mulut pada anak masih didominasi oleh karies gigi yang dapat berdampak pada sosial, emosional, dan fungsional tubuh pada anak. Angka bebas karies nasional hanya 15%, jauh dari target WHO 50%. Di Muaro Jambi prevalensi karies diperkirakan 74%, dengan Desa Kasang Pudak mencapai 80% dan SD Negeri 186/IX Kumpeh Darat tertinggi 83%. Penyebab utama karies gigi adalah rendahnya keterampilan menyikat gigi, konsumsi makanan kariogenik, dan rendahnya kesadaran berkunjung ke fasilitas kesehatan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut serta keterampilan menyikat gigi. Pengabdian masyarakat di Desa Kasang Pudak dilaksanakan bulan Juni–Agustus 2025 pada 53 siswa kelas 2 dan 3 SD Negeri 186/IX Kumpeh Darat melalui edukasi kesehatan gigi dan mulut berbasis virtual reality. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pretest–posttest dan capaian indikator kegiatan. Kegiatan pengabdian masyarakat di SDN 186/IX Kumpeh Darat dapat meningkatkan 82% siswa dalam pengetahuan kesehatan gigi dan mulut serta 90% siswa dalam keterampilan menyikat gigi. Peningkatan tersebut diharapkan dapat merubah perilaku sasaran sehingga dapat berdampak pada penurunan prevalensi karies gigi.
EDUKASI PENINGKATAN KESEHATAN GIGI DENGAN BAHAN LOKAL UNTUK MENCEGAH STUNTING DI DESA SIMPANG SUNGAI DUREN, KABUPATEN MUARO JAMBI: DENTAL HEALTH PROMOTION USING LOCAL MATERIALS TO PREVENT STUNTING IN SIMPANG SUNGAI DUREN VILLAGE, MUARO JAMBI REGENCY Handayatun, Naning Nur; Rosmawati, Rosmawati; Fitria, Karin Tika
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i3.2662

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang tidak hanya dipengaruhi oleh asupan makanan, tetapi juga oleh kondisi kesehatan gigi dan mulut, terutama pada ibu hamil dan balita. Karies dan infeksi mulut dapat mengganggu proses makan serta penyerapan nutrisi, sehingga berdampak pada pertumbuhan anak. Materi edukasi berfokus pada pemanfaatan pangan lokal yang tidak hanya berperan dalam meningkatkan asupan gizi dan mengurangi risiko stunting, tetapi juga membantu proses self cleansing serta mendukung kesehatan gigi dan mulut, seperti madu hutan, ikan lambak, nanas, buah senduduk dan bahan pangan lokal lainnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Simpang Sungai Duren, Kabupaten Muaro Jambi, pada minggu pertama dan keempat bulan Agustus 2025. Metode kegiatan meliputi pre-test kuesioner pengetahuan dan observasi teknik menyikat gigi menggunakan pantom, penyuluhan tentang menjaga kesehatan gigi dengan pemanfaatan bahan lokal, demonstrasi menyikat gigi bersama, serta pembagian modul dan bahan pangan. Pertemuan kedua mencakup post-test, observasi ulang, dan diskusi penguatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 8,06 menjadi 8,11 (p=0,894) dan sikap dari 9,49 menjadi 9,57 (p=0,785), namun keduanya tidak signifikan. Sebaliknya, perilaku kader meningkat signifikan dari 13,77 menjadi 22,00 (p=0,000). Temuan ini menegaskan bahwa edukasi berbasis bahan lokal efektif dalam mengubah perilaku kader, memperkuat peran UKGMD, dan mendukung pencegahan stunting di tingkat desa.
PENDEKATAN GAMES BASED LEARNING SEBAGAI UPAYA MITIGASI KEBISINGAN DI INDUSTRI MANUFAKTUR: GAME-BASED LEARNING APPROACH AS A NOISE MITIGATION EFFORT IN THE MANUFACTURING INDUSTRY Kahar, Kahar; Kamaludin, Ade; Iqbal, Muhamad
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i3.2665

Abstract

Kebisingan di lingkungan kerja merupakan salah satu faktor risiko yang dapat berdampak serius terhadap kesehatan pekerja. Paparan kebisingan yang terjadi secara terus-menerus terbukti berkontribusi terhadap penurunan fungsi pendengaran, gangguan keseimbangan, hingga gangguan tidur. Hasil observasi dan wawancara dengan mitra menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) berupa earmuff atau earplug karena belum terbiasa dalam penggunaannya. Kondisi ini berdampak pada rendahnya kemampuan mendengar dengan baik, terlihat dari beberapa pekerja yang meminta pengulangan pertanyaan saat wawancara, sehingga mengindikasikan adanya gejala awal penurunan fungsi pendengaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pekerja terkait pengendalian kebisingan. Intervensi dilakukan melalui pembuatan media edukasi berupa brosur dan poster, penyuluhan, diskusi interaktif, serta simulasi penggunaan APD dengan pendekatan permainan interaktif. Metode pelaksanaan meliputi pendidikan kesehatan kerja, penguatan pemahaman tentang hirarki pengendalian bahaya kebisingan, serta pengukuran pengetahuan menggunakan instrumen pre-test dan post-test. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan nilai p<0,05, dimana kategori baik meningkat dari 12% menjadi 82% setelah intervensi (kenaikan sebesar 69,6%). Temuan ini menegaskan bahwa penyuluhan disertai simulasi interaktif efektif dalam meningkatkan kesadaran pekerja terhadap pentingnya penggunaan APD dan pengendalian kebisingan. Disarankan kepada pihak Health, Safety, and Environment (HSE) untuk melakukan survei lapangan secara berkala, melaksanakan pengarahan rutin sebelum bekerja, serta menerapkan reward and punishment sebagai upaya memperkuat budaya keselamatan kerja.
PENINGKATAN PENGETAHUAN KADER POSYANDU UNTUK MENINGKATKAN STATUS KESEHATAN GIGI DAN MULUT MASYARAKAT: ENHANCING THE KNOWLEDGE OF POSYANDU CADRES TO IMPROVE COMMUNITY ORAL HEALTH STATUS Sofian, Rizki; RE, Pudentiana Rr; Kasihani, Ni Nyoman; Lestari, Syifa Yulia; Anggreni, Eka; Nurbayani, Siti; Muliawati, Dian; Juzika, Olline
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i3.2682

Abstract

Latar belakang: Pemberdayaan sumber daya manusia berbasis komunitas melalui kader kesehatan menjadi sebuah solusi yang sangat relevan dan potensial. Kader yang merupakan anggota masyarakat setempat, memiliki keunggulan dalam aspek kedekatan budaya, sosial, dan kemudahan akses. Posisi strategis mereka sebagai jembatan antara masyarakat dan sistem kesehatan telah terbukti efektif dalam berbagai program kesehatan sehingga peningkatan pengetahun kader pada bidang kesehatan gigi dan mulut perlu ditingkatkan. Metode: kegiatan dilakukan dengan memberikan edukasi kesehatan gigi dan mulur pada kader secara ceramah, demonstrasi dan simulasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 24-25 Juni 2025 di wilayah Kelurahan Pondok Labu Kecamatan Cilandak Jakarta Selatan. Hasil: kegiatan menunjukan bahwa adanya meningkatkan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut kader dari 64,38 menjadi 79,38 dengan nilai signifikasni 0,000. Kegiatan ini sangat bermanfaat dan terbukti dapat meningkatkan pengetahuan kader, harapannya kader dapat melakukn transfer of knowledge dan transfer of skills kepada masyarakat umum, sehingga akan berdampak pada peningkatan derajat kesehatan gigi dan mulut masyarakat. Kesimpulan: adanya peningkatan pengetahuan kader setelah diberikan intervensi pada kagiatan pengabdian kepada masyarat ini.
EDU TOUR KESEHATAN GIGI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KETERAMPILAN MENGGOSOK GIGI PADA ANAK PRASEKOLAH: DENTAL HEALTH EDU TOUR AS AN EFFORT TO IMPROVE TEETH BRUSHING SKILLS IN PRESCHOOL CHILDREN Purnama, Tedi; Ngatemi, Ngatemi; Fadjeri, Indrayati; Emini, Emini; Nurilawaty, Vitri; Puteri, Amelia Dwi
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i3.2703

Abstract

Masalah kesehatan gigi yang banyak diderita masyarakat Indonesia adalah karies gigi. Hal ini dibuktikan Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023 melaporkan 82,8% memiliki prevalensi karies gigi dan anak usia 5-9 tahun prevalensi karies gigi sebesar 84,8%. Tingginya angka penyakit gigi dan mulut saat ini sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor yang salah satunya adalah faktor perilaku masyarakat yang belum menyadari pentingnya pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Hal ini terlihat bahwa perilaku menyikat gigi penduduk umur ? 3 tahun sebesar 6,2% yang menyikat gigi dengan benar. Kemampuan menggosok gigi secara baik dan benar merupakan faktor yang cukup penting untuk perawatan kesehatan gigi dan mulut anak. Edu tour kesehatan gigi dipilih sebagai metode untuk pendidikan kesehatan gigi karena dapat mengajarkan kepada anak sambil bermain. Anak akan memiliki ketertarikan berinteraksi dengan multipel permainan dan metode setiap stagenya. Tujuan pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan keterampilan menggosok gigi anak prasekolah dengan edukasi edu tour kesehatan gigi. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan beberapa tahapan mulai persiapan yaitu perencanaan, menyusun edukasi edu tour kesehatan gigi, dan pelaksanaan kegiatan diawali dengan pre-test, penerapan edukasi edu tour kesehatan gigi dan terakhir post-test. Hasil kegiatan dapat meningkatkan keterampilan menggosok gigi rata-rata menggosok gigi sebelum edukasi edu tour kesehatan gigi dengan rata-rata menggososk gigi melalui edu tour kesehatan gigi dengan nilai 46,5 menjadi 91,5 serta rerata selisih sebesar 45,5. Disimpulkan penerapan edu tour kesehatan gigi dapat meningkatkan keterampilan menggosok gigi pada anak prasekolah
SINERGI REHABILITASI DAN PEMBERDAYAAN EKONOMI KELUARGA PENYINTAS ODGJ MELALUI PLATFORM DIGITAL: SYNERGY OF REHABILITATION AND FAMILY ECONOMIC EMPOWERMENT FOR PERSONS WITH MENTAL DISORDERS THROUGH DIGITAL PLATFORMS Avelina, Yuldensia; Herminsih, Adelheid Riswanti; Silva, Gregoriany Cesilia Krisphina Dessy Da; May, Martinus; Rian, Oktavianus Nong; Tokan, Haryanti Ina
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i3.2716

Abstract

Jumlah kasus Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kecamatan Nelle pada tahun 2025 tercatat sebanyak 50 kasus yang tersebar di lima desa, dengan 19 orang mengalami putus obat. Sebanyak 20 ODGJ telah menunjukkan perbaikan kondisi, namun upaya pemulihan bagi mereka belum terlaksana secara optimal. Selama ini, ODGJ yang telah membaik hanya tinggal di rumah tanpa aktivitas produktif, sehingga berisiko mengalami kekambuhan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung proses pemulihan ODGJ melalui pendekatan rehabilitasi dan pemberdayaan ekonomi berbasis platform digital, memperkuat jejaring kolaborasi, serta memecahkan permasalahan kesehatan jiwa berbasis riset. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi kepada ODGJ dan keluarga pendamping, pelatihan keterampilan, pendampingan intensif, serta monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam aspek pemulihan ODGJ, pengetahuan dan keterampilan, serta kepatuhan minum obat. Bagi keluarga pendamping, terjadi peningkatan pengetahuan, peran, dan dukungan terhadap anggota keluarga penyintas ODGJ. Sementara itu, kader kesehatan jiwa mengalami peningkatan kapasitas dan empati dalam memberikan pendampingan. ODGJ peserta program mampu menghasilkan karya berupa tenun ikat dan kursi bambu, serta memasarkan produk melalui platform digital (media sosial pada smartphone). Program ini membuktikan bahwa sinergi antara rehabilitasi psikososial dan pemberdayaan ekonomi berbasis teknologi dapat mendukung proses pemulihan ODGJ, menurunkan angka kekambuhan, serta meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan keluarga.
TAPIS BAHAYA RISIKO STUNTING MELALUI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PENDAMPINGAN KELUARGA DI KELURAHAN MULYOREJO KOTA MALANG: TACKLING THE DANGERS OF STUNTING THROUGH COMMUNITY EMPOWERMENT AND FAMILY ASSISTANCE IN MULYOREJO SUB-DISTRICT MALANG CITY Dwipajati, Dwipajati; Astuti, Erlina; Tyas, Maria Ciptaning; Ernawati, Naya; Kurniasari, Fitriana; Pertami, Sumirah Budi; Jayadi, Lukky; Trisnanto, Puguh Yudho
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i3.2739

Abstract

Masalah makan pada balita seringkali menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya balita stunting. Ibu balita menjadi penentu keberhasilan praktek pemberian makan balita. Sedangkan kader posyandu merupakan penggerak masyarakat yang turut ambil bagian dalam mentransfer informasi terkait gizi dan kesehatan dalam mendukung tumbuh kembang balita. Sehingga pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan kader dalam mendeteksi gangguan tumbuh kembang pada balita yang mengarah pada kondisi stunting dan juga peningkatan kemampuan ibu balita dalam menyiapkan makanan balita stunting sehingga berdampak pada pertambahan tinggi dan berat badan. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kader posyandu yang masuk kategori baik dalam mendeteksi gangguan tumbuh kembang baik dari segi antropometri atau penggunaan form skrining (KPSP). Selain itu terjadi peningkatan peningkatan keterampilan Ibu balita dalam menyiapkan makan sehingga nafsu makan anak membaik. Nafsu makan yang membaik menyebabkan peningkatan berat badan dan tinggi badan balita dengan rerata peningkatan berat badan selama 1 bulan sebesar 420 gram dan pertambahan tinggi badan sebesar 1,88 cm. Program  pengabdian masyarakat pendampingan pada keluarga balita stunting yaitu menjadi salah satu terobosan baru  dalam  penentuan strategi  yang  efektif  dan  terintegrasi,  berbasis  masyarakat  untuk menurunkan  resiko  stunting.
PENINGKATAN KAPASITAS ALUMNI DALAM IMPLEMENTASI PEMANFAATAN DAUN KELOR BAGI KESEHATAN IBU HAMIL: INCREASING ALUMNI CAPACITY IN IMPLEMENTING THE UTILIZATION OF MORINGA LEAVES FOR THE HEALTH OF PREGNANT WOMEN Halimatussakdiah, Halimatussakdiah; Abdurrahman, Abdurrahman; Ahmad, Aripin; Zakiah, Noni
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i3.2741

Abstract

Daun kelor merupakan bahan yang mudah didapat dan dapat dikembangkan dalam usaha  pangan berkualitas untuk pencegahan anemia ibu hamil. Data dari BPS tahun 2021, menyebutkan bahwa, usaha  di Indonesia saat ini didominasi oleh kegiatan perdagangan   besar dan eceran (37,72 %) yang berupa Industri, sedangkan usaha yang bersifat pengolahan hanya (16,28 %). Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan wirausaha produk kelor pada alumni Poltekkes Kemenkes Aceh. Pengabmas ini menggunakan pendekatan Proses Keperawatan komunitas meliputi: 1) Pengkajian dengan melakukan pengumpulan data jumlah peserta dari Ka Prodi, 2) Membuat perencanaan dan koordinasi dengan narasumber 3) Melakukan pretest pembekalan materi dan praktik ke UMKM, 4) melakukan posttest, 5) pengolahan dan analisis data dan 6) melakukan evaluasi. Pengabmas dilakukan tanggal 1 – 2 Agustus 2024 di Poltekkes Kemenkes Aceh dan UMKM Aroma Food. Jumlah peserta 20 orang dari 5 Jurusan di Poltekkes kemenkes Aceh. Analisis data menggunakan komputer dan data disajikan dalam bentuk tabel dan dilakukan penjelasan narasi atau deskriptif.  Hasil nilai pretest didapatkan nilai dominan pada katagori baik sebanyak 13 orang (65 %) dan pada meningkat nilai posttest yaitu18 orang (90 %) pada katagori baik. Sisanya pada katagori nilai cukup. Kegiatan pengabdian bermanfaat untuk peningkatan pengetahuan dan keterampilan alumni tentang usaha dan tehnis pemasaran produk olahan daun kelor. Diharapkan setelah pengabmas ini adanya kader wirausaha dari alumni Poltekkes Kemenkes Aceh dalam bentuk UMKM makanan siap saji  untuk pencegahan anemia ibu hamil dari bahan kelor yang dipasarkan secara online.
OPTIMALISASI REMAJA DALAM DETEKSI KEKURANGAN ENERGI KRONIK MELALUI PENGGUNAAN MEDIA CAKRAM EDUKASI DI DESA SRI KUNCORO BENGKULU TENGAH: OPTIMIZING THE ROLE OF ADOLESCENTS IN DETECTING CHRONIC ENERGY DEFICIENCY THROUGH THE USE OF AN EDUCATIONAL DISC MEDIA IN SRI KUNCORO VILLAGE CENTRAL BENGKULU Simanjuntak, Betty Yosephin; Krisnasary, Arie; Rizal, Ahmad; Kusdalinah, Kusdalinah
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i3.2743

Abstract

Pendahuluan: Kegiatan kelompok posyandu remaja di desa Sri Kuncoro terbatas hanya pembagian Tablet Tambah Darah (TTD) bagi remaja, seharusnya kegiatannya bisa beragam. Penyelenggaraan posyandu remaja juga dapat digunakan sebagai deteksi dini masalah gizi melalui pemantauan keadaan gizi setiap bulan. Namun fakta di lapangan, kegiatan posyandu remaja sebatas pembagian tablet zat besi kepada remaja putri. Padahal kegiatan dapat dioptimalisasi melalui kegiatan pengukuran status gizi baik BB, TB dan Lingkar Lengan Atas sehingga dapat diantipasi kejadian malnutrisi pada remaja baik kekurangan maupun kelebihan gizi. Metode: Kegiatan ini dilakukan pada bulan Agustus - Septermber 2025 diawali dengan mengadvokasi dan mensosialisasi  kegiatan di kantor kepala desa dengan berkoordinasi dengan kepala Puskesmas Sri Kuncoro. Tim dosen mengedukasi 10 remaja putri dan dilanjutkan menginterpretasikan hasil pengukuran menggunakan media Cakram Edukasi. Tahapan berikutnya adalah kesepuluh remaja membawa remaja putri yang ada di Desa Kuncoro sebanyak masing-masing 5 orang, sehingga mereka dapat mempraktekkan cara menggunakan pita LILA, menginterpretasikan hasil perhitungan dan memberikan edukasi seputar LILA dan KEK kepada teman sebayanya. Data peningkatan pengetahuan dianalisis dengan menggunakan Excel, sementara data keterampilan dianalisis berdasarkan kemampuan remaja melakukan pengukuran LILA dan menginterpretasikan hasil LILA menggunakan cakram edukasi. Hasil:  Peningkatan pengetahuan remaja terlihat dari rata-rata pretest pengetahuan dari 54,5 menjadi 78. Peningkatan keterampilan remaja melalui demontrasi penggunaan pita LILA dan menginterpretasikan hasil pengukuran menggunakan cakram edukasi.  Remaja putri yang diukur LILA berada di rentang usia 15-23 tahun, mayoritas memiliki status gizi baik, tidak terdapat satupun remaja yang memiliki status gizi obesitas, overweight, maupun gizi buruk. Kesimpulan: Terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan remaja terkait dengan deteksi dini status gizi melalui penggunaan pita LILA dan cakram edukasi.