cover
Contact Name
Avid Leonardo Sari
Contact Email
editor.jcm2019@gmail.com
Phone
+6281221512892
Journal Mail Official
editor.jcm2019@gmail.com
Editorial Address
Jl. Islamic Centre Makmur Tengah (ICM Tengah) No. B3 Cikadut, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Community Service
Published by Ikatan Dosen Menulis
ISSN : 27152901     EISSN : 2715291X     DOI : https://doi.org/10.56670/jcs.v1i1
Journal of Community Service (JCS) is a peer-reviewed journal that focuses on critical studies of community service. Investigated the education, science and technology, soio-economy and bussiness, and cultural & society. Besides focusing on the service of studies issues of basic education, JCS covered the critical view, comprehensive mind in the community service and social education. Journal of Community Service (JCS) is published by Ikatan Dosen Menulis in collaboration with GoAcademica CRP. Publishing twice a year, ie Issue 1 Issue 2 in June and December and already have a registration number p-ISSN: 2715-2901 and e-ISSN: 2715-291X since 2019.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 303 Documents
STRATEGI PENGEMBANGAN UKM ALJ ALUMINIUM MELALUI PENGUATAN MANAJEMEN BISNIS DAN STANDARISASI KUALITAS PRODUK DI KOTA PALEMBANG Divianto; M. Riska Maulana; Al Hushori; Vivin Wulandari; Desti Raya Sari; Aisyah Salsabila; Gresia Riandi
Journal of Community Service Vol 8 No 1 (2026): JCS, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v8i1.435

Abstract

Usaha Kecil dan Menengah (UKM) memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, namun masih menghadapi berbagai kendala dalam aspek manajemen usaha, kualitas produk, dan pemasaran. UKM ALJ Aluminium di Kota Palembang sebagai mitra kegiatan pengabdian mengalami permasalahan berupa belum optimalnya pengelolaan bisnis, belum adanya standar operasional produksi, pembukuan keuangan yang masih manual, serta pemasaran yang masih mengandalkan metode konvensional. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menyusun strategi pengembangan UKM melalui penguatan manajemen bisnis, standarisasi kualitas produk, dan pemasaran digital. Metode pelaksanaan meliputi observasi, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, penerapan teknologi tepat guna, serta evaluasi. Program yang dilaksanakan meliputi penyusunan standar operasional prosedur (SOP) produksi, pelatihan manajemen usaha dan pembukuan sederhana, pendampingan legalitas usaha, serta optimalisasi pemasaran digital melalui media sosial. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan keberdayaan mitra pada aspek produksi sebesar 86,88%, sedangkan pada aspek pemasaran digital, branding, promosi, dan perluasan akses pasar mencapai rata-rata 87,00%. Program ini juga meningkatkan efisiensi proses produksi, kualitas produk, kemampuan manajemen usaha, serta kapasitas pemasaran digital mitra. Dengan demikian, kegiatan pengabdian berhasil memperkuat kemandirian usaha dan daya saing UKM ALJ Aluminium. Model pemberdayaan yang mengintegrasikan penguatan manajemen bisnis, standarisasi kualitas produk, teknologi tepat guna, dan transformasi digital berpotensi menjadi model pengembangan UKM yang berkelanjutan serta dapat direplikasi pada usaha sejenis.
PENINGKATAN DAYA SAING IKM SALRIZCRAFT MELALUI SCALE-UP PRODUKSI DAN DIGITALISASI PEMASARAN PRODUK KREATIF RAMAH LINGKUNGAN BERBASIS PELEPAH PISANG Divianto; Rezania Agramanisti Azdy; Keti Purnamasari; Shabita Tri Julianti; Nabilla Putri Syaharany
Journal of Community Service Vol 8 No 1 (2026): JCS, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v8i1.436

Abstract

Industri Kecil dan Menengah (IKM) memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif melalui pemanfaatan sumber daya lokal dan inovasi produk. Namun, IKM SalRizCraft masih menghadapi kendala berupa keterbatasan kapasitas produksi, penggunaan teknologi yang sederhana, serta pemasaran digital yang belum optimal. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan daya saing IKM SalRizCraft melalui scale-up produksi dan penguatan pemasaran produk kreatif ramah lingkungan berbahan pelepah pisang dan kain wastra Nusantara. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi sosialisasi, pelatihan teknologi produksi, inovasi desain produk, digital marketing, penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG), pendampingan, evaluasi, dan penyusunan strategi keberlanjutan. Program menghasilkan berbagai luaran berupa penerapan sistem Quality Control, pengembangan brand guideline, e-katalog, website, panduan strategi pemasaran digital, serta prototipe produk baru yang mengikuti tren pasar dengan tetap mempertahankan identitas budaya Nusantara. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan keberdayaan mitra sebesar 86,88%, sedangkan pada aspek pemasaran digital, branding, promosi, dan perluasan akses pasar mencapai rata-rata 87%. Program ini berhasil meningkatkan efisiensi proses produksi, kualitas produk, kapasitas pemasaran digital, serta kemandirian usaha mitra. Model pemberdayaan yang mengintegrasikan teknologi tepat guna, inovasi produk, pelestarian budaya, dan transformasi digital berpotensi menjadi model pengembangan IKM kreatif yang berkelanjutan dan dapat direplikasi pada usaha sejenis.
PENDAMPINGAN INOVASI DAN KREATIVITAS HOME INDUSTRI MELAUI PENGOLAHAN LIMBAH KULIT KOPI MENJADI TEH CASCARA Herma Yunita; Sulastri Ningsih; Maresta Dora; Retno Ulfayatun H.
Journal of Community Service Vol 8 No 1 (2026): JCS, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v8i1.439

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan inovasi dan kreativitas home industri melalui pemanfaatan limbah kulit kopi menjadi teh cascara di Kecamatan Utara I, Kelurahan Taba Baru. Program ini dilatarbelakangi oleh permasalahan penumpukan limbah kulit kopi yang belum dimanfaatkan secara optimal, rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai nilai ekonomis cascara, keterbatasan keterampilan pengolahan, belum tersedianya jaringan pemasaran yang memadai, serta rendahnya motivasi untuk melakukan inovasi usaha. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dengan melibatkan mitra secara aktif pada tahap perencanaan, pelatihan, pendampingan, hingga evaluasi. Program meliputi pelatihan teori dan praktik pengolahan teh cascara, penyediaan modul, bantuan peralatan produksi, pendampingan pemasaran, serta monitoring keberlanjutan program. Luaran yang diharapkan meliputi peningkatan pengetahuan peserta, peningkatan keterampilan pengolahan limbah kulit kopi menjadi produk bernilai tambah, serta tumbuhnya kemampuan pemasaran dan diversifikasi usaha berbasis potensi lokal. Untuk mendukung keberlanjutan program, diperlukan pelatihan lanjutan, penguatan kerja sama dengan instansi terkait, peningkatan kapasitas pemasaran digital, pengembangan inovasi produk turunan, serta publikasi hasil kegiatan sebagai referensi bagi daerah lain. Melalui program ini diharapkan tercipta peningkatan kesejahteraan petani kopi, berkembangnya usaha berbasis limbah pertanian, serta terwujudnya pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan.
DIGITALISASI MANAJEMEN USAHA DAN PEMASARAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN DAYA SAING UMKM PETERNAKAN AYAM BANGKOK DAN BURUNG HIAS ABADI FARM PALEMBANG Al Hushori; Divianto; Billy Dewantara; Dika Setiagraha; Indira Putri Apriliafiz; Msy. Azahra Kirana; Amanda Amalia
Journal of Community Service Vol 8 No 1 (2026): JCS, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v8i1.441

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk pada sektor peternakan ayam bangkok petarung dan burung hias. Namun, sebagian besar pelaku UMKM masih menghadapi kendala dalam pengelolaan manajemen usaha dan pemasaran digital sehingga menghambat peningkatan daya saing. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas usaha UMKM Abadi Farm Palembang melalui digitalisasi manajemen usaha dan pemasaran. Metode pelaksanaan meliputi observasi, Focus Group Discussion (FGD), pelatihan, pendampingan, implementasi teknologi tepat guna, serta monitoring dan evaluasi. Program yang diberikan meliputi pelatihan manajemen usaha, pembukuan sederhana berbasis digital, branding usaha, penyusunan katalog digital produk, pelatihan digital marketing, serta pendampingan administrasi usaha. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra mampu menyusun pencatatan keuangan usaha secara lebih sistematis, memiliki identitas merek usaha, mengoptimalkan media sosial sebagai sarana promosi, serta menyusun katalog digital produk. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kemampuan mitra pada aspek manajemen usaha dan pemasaran digital dengan rata-rata capaian keberhasilan mencapai lebih dari 85%. Program ini juga meningkatkan kemampuan mitra dalam mengelola usaha secara profesional, memperluas jangkauan pemasaran, serta memperkuat daya saing usaha peternakan ayam bangkok dan burung hias. Dengan demikian, model pemberdayaan melalui digitalisasi manajemen usaha dan pemasaran dapat menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan kemandirian dan keberlanjutan UMKM peternakan.
MENJAGA KATA, MERAWAT RASA: PELATIHAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI EMPATIK DI LINGKUNGAN PANTI ASUHAN Fitriani, Indah; Suryaningrum, Cahyaning; Nurhamida, Yuni
Journal of Community Service Vol 8 No 2 (2026): JCS, December 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v8i2.450

Abstract

Permasalahan komunikasi dalam kehidupan bersama di panti asuhan dapat muncul melalui candaan, ejekan, sindiran, maupun respons verbal yang menimbulkan ketidaknyamanan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan melatih keterampilan komunikasi empatik penghuni panti melalui program “Menjaga Kata, Merawat Rasa”. Program melibatkan 22 peserta dari jenjang SD/MI, SMP, dan SMA serta dilaksanakan dalam empat pertemuan dengan alur Sadar → Pahami → Dengar & Jeda → Respons. Kegiatan menggunakan ceramah interaktif, studi kasus, diskusi, latihan berpasangan atau kelompok, role play, dan refleksi. Evaluasi dilakukan melalui pretest–posttest, observasi role play, evaluasi kegiatan, dan refleksi peserta. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pemahaman komunikasi empatik dari 5,50 menjadi 7,05, dengan perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest (p < 0,001). Observasi menunjukkan bahwa peserta mulai mempraktikkan keterampilan komunikasi empatik dalam situasi latihan, meskipun beberapa keterampilan masih membutuhkan arahan. Peserta juga memberikan penilaian positif terhadap pelaksanaan program. Program ini memberikan hasil pembelajaran jangka pendek yang positif terutama pada pemahaman komunikasi empatik serta memberikan kesempatan kepada peserta untuk mencoba keterampilan tersebut dalam situasi latihan.
COLLABORATIVE GOVERNANCE PEMERINTAH DAERAH DALAM PENGEMBANGAN PONDOK PESANTREN DI KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG Surkati, Unaizah; Mustanir, Ahmad; Dema, Herman
Journal of Community Service Vol 8 No 2 (2026): JCS, December 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v8i2.452

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis Collaborative Governance pemerintah daerah dalam pengembangan pondok pesantren di Kabupaten Sidenreng Rappang serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan kerangka Ansell dan Gash yang meliputi kondisi awal, desain kelembagaan, kepemimpinan fasilitatif, dan proses kolaborasi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan pemerintah daerah, pengurus pondok pesantren, serta masyarakat atau tokoh masyarakat. Analisis dilakukan secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta verifikasi, dengan dukungan NVivo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi telah terbentuk dan didukung oleh kepercayaan antarpihak, kemauan bekerja sama, dukungan pemerintah, kemandirian pesantren, serta modal sosial masyarakat. Namun, kolaborasi belum optimal dan belum sepenuhnya terinstitusionalisasi. Komunikasi dan koordinasi masih situasional, akses informasi belum merata, keterlibatan pesantren lebih kuat pada tahap pelaksanaan daripada perencanaan, dan terdapat fragmentasi kewenangan antarinstansi. Hambatan lainnya adalah keterbatasan anggaran dan perbedaan kapasitas administrasi pesantren. Penguatan kolaborasi perlu diarahkan pada forum koordinasi rutin, pemetaan kebutuhan berbasis data, penetapan prioritas bersama, pembagian peran yang jelas, transparansi, peningkatan kapasitas administrasi, serta monitoring dan evaluasi bersama.
MEMBANGUN WAWASAN TEOLOGI JEMAAT MELALUI PENGAJARAN TEOLOGI DASAR DI GBI ROCK SEJAHTERA YOGYAKARTA Siahaya, Karel Martinus; Budiyanto, Stefanus Agus; Imanuel; Ate, Antonius Dengo
Journal of Community Service Vol 8 No 2 (2026): JCS, December 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v8i2.462

Abstract

Wawasan teologi merupakan elemen penting dalam kehidupan iman jemaat karena berkaitan dengan kemampuan memahami, menghayati, dan mengaktualisasikan ajaran Kristen secara benar dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pengajaran teologi dasar dalam membangun literasi teologi jemaat melalui kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan di GBI Rock Sejahtera pada 29 April 2026. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi. Proses pembelajaran dilakukan melalui metode ceramah dan tanya jawab yang memungkinkan interaksi dialogis antara pengajar dan peserta. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan terhadap doktrin-doktrin dasar, meliputi bibliologi, teologi proper, kristologi, dan pneumatologi. Peserta mulai memahami Alkitab sebagai firman Allah yang berotoritas, mengenal Allah secara lebih sistematis, memahami Kristus sebagai pusat keselamatan, serta menghayati peran Roh Kudus dalam kehidupan iman. Selain itu, terjadi transformasi dalam kehidupan iman yang ditandai dengan meningkatnya kesadaran reflektif dan tanggung jawab dalam menghidupi iman. Dengan demikian, pengajaran teologi dasar yang sistematis dan dialogis memiliki peran strategis dalam membangun literasi teologi jemaat yang bersifat kognitif, reflektif, dan transformatif.
PENINGKATAN KOMPETENSI MASYARAKAT DALAM PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL UNTUK PRODUKTIVITAS EKONOMI Andreas J Watkaat; Librina Tria Putri; Netty Herawati; Triyugo Winarko; Asni
Journal of Community Service Vol 8 No 1 (2026): JCS, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v8i1.449

Abstract

Permasalahan utama yang terjadi adalah pemanfaatan telepon pintar dan media sosial yang masih dominan untuk komunikasi, sementara penggunaannya untuk promosi, pemasaran, pembuatan konten, dan pengelolaan aktivitas ekonomi belum optimal. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung produktivitas ekonomi. Kegiatan melibatkan 30 peserta, dilaksanakan melalui beberapa tahapan, seperti edukasi, praktik, diskusi, pendampingan, serta evaluasi yang dilakukan melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum kegiatan dilaksanakan, kemampuan peserta masih belum merata dan pemanfaatan teknologi cenderung terbatas pada komunikasi serta pencarian informasi. Setelah memperoleh materi, praktik, dan pendampingan, peserta mulai mampu menggunakan teknologi secara lebih produktif, khususnya dalam promosi melalui media sosial, pemasaran melalui marketplace, pembuatan konten digital, serta pengelolaan transaksi secara lebih aman. Perubahan tersebut juga terlihat dari hasil evaluasi yang menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata kemampuan peserta dari 42,6 menjadi 78,8, atau mengalami peningkatan sebesar 36,2 poin. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis praktik dan pendampingan mampu memperkuat kemampuan masyarakat dalam mengalihkan penggunaan teknologi dari aktivitas yang bersifat konsumtif menuju pemanfaatan yang lebih produktif dan bernilai ekonomi.
PENDAMPINGAN SERTIFIKASI HALAL DAN BRANDING PRODUK UMKM Muchtar Anshary Hamid Labetubun; Prastika Suwandi Tjeng; Rina Nopianti; Ramli Semmawi; Syahril
Journal of Community Service Vol 8 No 1 (2026): JCS, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v8i1.453

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai sertifikasi halal sekaligus memperkuat kemampuan dalam membangun branding produk. Kegiatan diikuti oleh 30 peserta yang dilaksanakan melalui beberapa tahapan, seperti sosialisasi, praktik, konsultasi, serta pendampingan, serta evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mempersiapkan legalitas serta memperkuat identitas produk. Hal ini terlihat dari peningkatan rata-rata hasil evaluasi dari 45% pada pre-test menjadi 86,7% pada post-test, atau meningkat sebesar 41,7 poin persentase. Peningkatan paling tinggi terlihat pada pemahaman mengenai pentingnya sertifikasi halal dan konsep branding produk. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa pendampingan berbasis praktik membantu peserta memahami persiapan sertifikasi halal dan menerapkan prinsip branding secara lebih terarah. Kegiatan ini juga mendorong peserta untuk memperbaiki identitas produk, informasi kemasan, serta kemampuan dalam mengomunikasikan keunggulan produk kepada konsumen. Dengan demikian, pendampingan sertifikasi halal dan branding dapat menjadi upaya strategis untuk meningkatkan kesiapan legalitas, kepercayaan konsumen, dan daya saing produk UMKM.
STRATEGI PENGUATAN EKONOMI LOKAL MELALUI PENGEMBANGAN PRODUK, KEMASAN, DAN PEMASARAN PADA UMKM BAWANG GORENG BINAAN PKK DAN PADA USAHA ROJA SNACK Febrianty; Erna Listyaningsih; Weka Indra Darmawan; Galih Iman Pramujati; Gangsar Pangestu
Journal of Community Service Vol 8 No 1 (2026): JCS, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v8i1.459

Abstract

Penguatan ekonomi lokal dapat dilakukan melalui peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mengembangkan inovasi produk dan memperluas pemasaran. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan usaha bawang goreng binaan PKK dan Roja Snack dalam mengoptimalkan inovasi produk, kemasan, branding, serta strategi pemasaran sebagai upaya meningkatkan daya saing dan nilai ekonomi produk lokal. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan partisipatif berupa observasi, sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan mencakup pengembangan variasi produk, perbaikan desain dan informasi kemasan, penguatan identitas produk, serta pengenalan strategi pemasaran secara konvensional dan digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan pelaku usaha dalam mengelola produk secara lebih terarah, mulai dari proses produksi, pengemasan, hingga pemasaran. Optimalisasi inovasi dan pemasaran juga mendorong produk bawang goreng dan Roja Snack memiliki tampilan yang lebih menarik serta berpotensi menjangkau konsumen yang lebih luas. Dengan demikian, kegiatan ini dapat menjadi salah satu langkah dalam memperkuat kapasitas UMKM, meningkatkan daya saing produk, dan mendukung pengembangan ekonomi lokal secara berkelanjutan.